Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 1119

Pasar Tarempa Sepi Malam Hari, Warga Resah Jadi Tempat Mesum

0
Pasar Tarempa
Kondisi kios di Pasar Tradisional Tarempa Barat yang memprihatinkan, banyak sampah menumpuk dan jadi tempat mesum. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kondisi Pasar Tradisional Tarempa Barat, Kabupaten Kepulauan Anambas yang sepi pada malam hari menimbulkan keresahan warga. Sepinya pasar disebut dimanfaatkan sejumlah pasangan kekasih untuk berbuat mesum.

Seorang warga, Agus, mengaku pernah memergoki pasangan yang hendak berbuat tak senonoh di lantai dua pasar tersebut. Kejadian itu berlangsung beberapa hari lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

“Yang laki-laki pakai masker, sedangkan perempuan tidak. Mereka naik ke lantai dua pasar jam sebelas malam,” ujar Agus kepada wartawan, Rabu (27/8).

Agus menuturkan, minimnya penerangan di pasar memudahkan pasangan melakukan aksi tak pantas. Ia bahkan menyebut warga sebelumnya pernah menemukan alat kontrasepsi bekas pakai di area pasar.

“Satpol PP mungkin bisa rutin patroli ataupun menempatkan satu anggota untuk menjaga. Apalagi itu aset daerah,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Anambas, Ulil Amri, mengaku baru mengetahui pasar tersebut kerap dijadikan lokasi mesum.

“Dengan adanya temuan ini, membuat kita menambah titik patroli untuk menyisir kawasan yang diduga menjadi tempat mesum di Anambas,” kata Ulil.

Menurutnya, patroli selama ini lebih difokuskan pada titik rawan lain, seperti Batu Tompak Tiga, pelataran Masjid Agung Baitul Ma’mur, dan Bukit Tengkorak. Untuk kos-kosan, biasanya Satpol PP turun setelah ada laporan dari Ketua RT.

Ulil pun mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar.

“Kalau ada aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke Satpol PP supaya cepat kita tindaklanjuti,” tegasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Pasar Tarempa Sepi Malam Hari, Warga Resah Jadi Tempat Mesum pertama kali tampil pada Kepri.

Jalan Santai dan Lomba Unik Meriahkan HUT RI di MIN Tanjungpinang

0
Karnaval MIN
Murid MIN Tanjungpinang mengikuti jalan santai semarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Suasana ceria tampak di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanjungpinang saat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Rabu (27/8). Ratusan murid bersama guru dan orang tua ikut memeriahkan dengan menggelar jalan santai serta berbagai perlombaan unik.

Kegiatan dimulai dengan jalan santai mengelilingi kawasan sekolah. Para murid mengenakan atribut merah putih sederhana, sebagian membawa bendera kecil, menciptakan suasana meriah penuh semangat nasionalisme.

Usai jalan santai, beragam lomba digelar. Gelak tawa terdengar dari berbagai lomba unik yang diikuti para murid. Beberapa guru juga ikut ambil bagian, menambah keakraban dan keceriaan dalam perayaan tersebut.

Kepala MIN Tanjungpinang Suriyati menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata pendidikan karakter, menanamkan semangat persatuan sekaligus mengenang jasa para pahlawan.

“Kami ingin anak-anak merasakan suasana kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan, sekaligus belajar nilai kebersamaan dan sportivitas,” kata Suriyati.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize bagi pemenang lomba maupun peserta jalan santai. Keceriaan tampak terpancar dari wajah murid yang dengan bangga mengibarkan bendera kecil di tangan mereka.

Perayaan sederhana namun meriah ini menjadi bukti semangat nasionalisme terus hidup di kalangan generasi muda Tanjungpinang, sekaligus memperkuat kebersamaan antara sekolah, guru, murid, dan orang tua. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Jalan Santai dan Lomba Unik Meriahkan HUT RI di MIN Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

ESDM Gelar Sertifikasi Kompetensi Listrik untuk SMK dan Politeknik di Kepri

0
Para pserta Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Jalur Vokasional Khusus di Provinsi Kepri, Selasa-Rabu (26-27/8). Kegiatan yang dipusatkan di SMK Negeri 5 Batam ini diikuti puluhan pelajar SMK dan mahasiswa vokasi dari berbagai daerah di Kepri. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Jalur Vokasional Khusus di Provinsi Kepri, Selasa-Rabu (26-27/8). Kegiatan yang dipusatkan di SMK Negeri 5 Batam ini diikuti puluhan pelajar SMK dan mahasiswa vokasi dari berbagai daerah di Kepri.

Sertifikasi ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 Pasal 44 tentang Ketenagalistrikan, yang mewajibkan setiap usaha ketenagalistrikan memenuhi standar keselamatan Ketenagalistrikan. Mulai dari standardisasi peralatan dan pemanfaatan tenaga listrik, pengamanan instalasi, hingga pengelolaan yang ramah lingkungan. Bertujuan untuk menciptakan kondisi yang andal bagi instalasi, aman bagi manusia dan makhluk hidup lainnya serta ramah lingkungan.

Plt. Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan yang diwakili Subkoordinator Pengawasan Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Arnaldo Simarmata, membuka kegiatan secara daring. Turut hadir perwakilan Dinas ESDM Kepri, Dinas Pendidikan Kepri, kepala sekolah, dosen, dan guru pendamping dari berbagai SMK dan perguruan tinggi vokasi.

Peserta yang mengikuti sertifikasi berasal dari SMK Negeri 5 Batam, SMKS Teladan Batam, SMK Negeri 3 Tanjungpinang, SMK Negeri 7 Batam, SMK Negeri 1 Karimun, SMK Negeri 1 Bintan Utara, serta Politeknik Negeri Batam.

Subkoordinator menjelaskan, program ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan tenaga teknik muda yang kompeten dan siap terjun ke dunia industri. “Kami berharap lulusan vokasi tidak hanya punya ijazah, tapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional,” katanya.

Sertifikasi mencakup empat bidang utama, yakni pembangkit, transmisi, distribusi, dan pemanfaatan tenaga listrik. Peserta diuji baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap kerja sesuai standar kompetensi yang berlaku.

Salah satu asesor, Andi Syofian menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar formalitas. “Standar kompetensi adalah rumusan kemampuan yang dilandasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Semuanya harus diterapkan di tempat kerja sesuai unjuk kerja yang dipersyaratkan,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, pemerintah berharap lulusan vokasi di Kepri memiliki daya saing tinggi, mampu memenuhi kebutuhan industri tenaga listrik, sekaligus mendukung pembangunan sektor energi nasional. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel ESDM Gelar Sertifikasi Kompetensi Listrik untuk SMK dan Politeknik di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Siswa SMAN 2 Tanjungpinang Terpaksa Tahan Lapar Gara-Gara Kantin Tutup

0
Kantin tutup
Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua saat sidak kantin SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Rabu (27/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Orangtua murid SMA Negeri 2 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengeluhkan penutupan kantin sekolah yang sudah berlangsung sekitar enam bulan. Kondisi ini membuat para siswa kesulitan mencari makan saat jam istirahat.

Keluhan itu langsung ditindaklanjuti DPRD Kepri dapil Tanjungpinang dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah pada Rabu (27/8). Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan pihak sekolah beralasan penutupan kantin dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah.

“Kata Kepala Sekolah karena untuk menghapuskan sampah, biar tidak ada sampah, kantinnya malah ditutup,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut membuat banyak siswa mengeluh. Murid terpaksa membawa bekal dari rumah, memesan makanan melalui aplikasi, hingga ada yang memilih menahan lapar.

Permasalahan ini memang perlu diselesaikan secepatnya mengingat SMA Negeri 2 Tanjungpinang merupakan sekolah favorit dengan 1.600 siswa pada tahun ini.

“Karena itu orangtua mengeluh. Tadi sudah ada solusinya, kantin akan dibuka minggu depan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Kariadi menjelaskan penutupan kantin dilakukan karena sedang dalam tahap renovasi sekaligus mengurangi sampah di lingkungan sekolah.

“Memang sampah berkurang, tapi ada orangtua yang keberatan. Kita tidak ada niat menghentikan selamanya, kantin akan segera dibuka,” pungkas Kariadi. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Siswa SMAN 2 Tanjungpinang Terpaksa Tahan Lapar Gara-Gara Kantin Tutup pertama kali tampil pada Kepri.

Terjerat Kasus yang Melibatkan Immanuel Ebenezer, Suami Pegawai KPK Ditetapkan sebagai Tersangka

0
Tersangka kasus korupsi pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel menuju ruang konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tetap memproses hukum Miki Mahfud, tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3), meski diketahui sebagai suami salah satu pegawai lembaga antirasuah tersebut. Kasus ini turut menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.

“Benar, bahwa salah satu pihak yang diamankan, belakangan diketahui merupakan suami salah satu pegawai KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (26/8).

Budi menegaskan, status keluarga dengan pegawai KPK tidak memengaruhi proses hukum. Lembaganya memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum.

“KPK tidak menghentikan prosesnya, dan kepada yang bersangkutan setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik dan ditemukan kecukupan bukti, ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 orang lainnya,” tegasnya.

Menurut Budi, langkah hukum terhadap Miki merupakan wujud sikap zero tolerance KPK terhadap praktik melawan hukum. “Proses hukum ini menunjukkan komitmen KPK untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum,” ujarnya.

Meski begitu, Budi enggan menyebut identitas pegawai KPK yang suaminya terjerat perkara tersebut. Ia memastikan, pegawai itu telah diperiksa oleh tim internal.

“KPK pun telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai KPK tersebut dan hingga saat pernyataan ini dibuat, diketahui bahwa tidak ada keterlibatannya dengan perkara yang melibatkan suaminya,” jelasnya.

Dalam kasusnya, KPK menetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Selain Noel, terdapat delapan pejabat di lingkungan Kemenaker dan dua pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka di antaranya Irvan Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 tahun 2022–2025; Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022–2025; serta Anitasari Kusumawati selaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020–2025.

Selanjutnya, Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020–2025; Fahrurozi selaku Dirjen Biswanaker dan K3 pada Maret 2025–sekarang; Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan 2021–2025; Sekarsari Kartika Putri dan Supriadi selaku Koordinator; serta dua pihak swasta Temurila dan Miki Mahfud dari PT KEM Indonesia.

Penetapan tersangka ini dilakukan usai KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Noel pada Rabu (20/8) malam. Seluruh tersangka kemudian ditahan selama 20 hari pertama, terhitung 22 Agustus hingga 10 September 2025, di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (e) dan/atau Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Artikel Terjerat Kasus yang Melibatkan Immanuel Ebenezer, Suami Pegawai KPK Ditetapkan sebagai Tersangka pertama kali tampil pada News.

BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rencana Perluasan Kawasan Perdagangan Bebas

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kegiatan yang digelar di Ruang Balairungsari pada Selasa siang (26/8/2025) ini dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Elen Setiadi, melalui virtual Zoom. Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan partisipan publik.

Konsultasi publik ini digelar untuk menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak dalam rancangan perubahan PP 46 Tahun 2007. Harapannya, perluasan wilayah mampu membuka peluang investasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan perdagangan internasional.

Hadir secara daring maupun luring antara lain perwakilan dari Kementerian Keuangan, Bea Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, jajaran dan pimpinan BP Batam, Forkopimda Kota Batam, akademisi, asosiasi perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kepri, serta Lembaga Adat Melayu Kepri.

Dalam sambutannya, Elen Setiadi mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian besar pada Batam agar dapat menjadi kawasan andalan di Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Arahan Presiden pada 13 Maret dan 22 Mei 2025 adalah agar BP Batam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, simplifikasi regulasi dan perizinan, penyelesaian lahan, optimalisasi sektor strategis, dan pengembangan destinasi pariwisata,” kata Elen.

Pemerintah menargetkan perekonomian Batam dapat tumbuh 2 persen di atas rata-rata nasional, yakni sebesar 10 persen.

Untuk mendukung target ini, Pemerintah Pusat telah menerbitkan PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025 guna mendorong peran KPBPB lebih optimal sebagai pusat logistik, manufaktur, dan perdagangan internasional, serta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Berdasarkan arahan tersebut, kami mendiskusikan perubahan dalam PP 46 Tahun 2007, dengan pokok perubahan berupa perluasan wilayah KPBPB Batam. Sebelumnya mencakup 8 pulau, kini ditambah 14 pulau dan sebagian kecil wilayah perairan,” ujar Elen Setiadi.

Dengan perluasan tersebut, Elen menjelaskan, diharapkan investasi yang tidak tertampung di Batam dapat dioptimalkan ke wilayah sekitar yang juga memiliki fasilitas KPBPB. “Wilayah baru akan diberikan fasilitas sama dengan wilayah FTZ Batam. Artinya, akan ada kawasan unggulan baru dengan fasilitas dan kemudahan,” kata Elen.

Konsultasi publik dilanjutkan dengan pemaparan Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007 oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad.

Dalam paparan dan sesi tanya jawab, Sudirman menegaskan hak-hak swasta dan masyarakat sekitar akan dihormati sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
“Hak warga yang belum memiliki hak milik, namun secara substantif sudah berada di sana, akan diprioritaskan,” tutur Sudirman.

Ia menambahkan, “Meskipun akan dikembangkan sebagai daerah investasi, masyarakat dapat hidup secara alamiah. Perlindungan lingkungan pesisir diperlukan, dan wilayah tangkapan nelayan akan tetap dihormati.”

Sementara itu, bagi pihak swasta yang sudah ada, Sudirman menjelaskan bahwa Hak Atas Tanah yang ada sebelum masuk FTZ akan diakui sampai jangka waktunya berakhir.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana peserta dari berbagai lembaga dan asosiasi menyampaikan pandangan maupun pertanyaan secara langsung.

Harapan publik, dalam pembangunan perluasan wilayah ini, BP Batam dapat mengedepankan kepentingan masyarakat pesisir dan kampung tua, melakukan mediasi dengan pihak swasta yang sudah ada, serta memperhatikan kelestarian lingkungan pesisir, hutan, dan laut.

Masukan komprehensif dari konsultasi publik ini akan ditampung oleh BP Batam guna menyempurnakan Rancangan Perubahan PP Nomor 46 Tahun 2007. Revisi PP ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam agar lebih kompetitif, menciptakan iklim usaha kondusif, memperkuat peran Batam sebagai pusat logistik, manufaktur, perdagangan internasional, dan pariwisata, serta memberikan kepastian hukum melalui integrasi wilayah darat dan laut dalam satu kesatuan KPBPB Batam.

Artikel BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rencana Perluasan Kawasan Perdagangan Bebas pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rencana Perluasan Kawasan Perdagangan Bebas

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kegiatan yang digelar di Ruang Balairungsari pada Selasa siang (26/8/2025) ini dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Elen Setiadi, melalui virtual Zoom. Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan partisipan publik.

Konsultasi publik ini digelar untuk menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak dalam rancangan perubahan PP 46 Tahun 2007. Harapannya, perluasan wilayah mampu membuka peluang investasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan perdagangan internasional.

Hadir secara daring maupun luring antara lain perwakilan dari Kementerian Keuangan, Bea Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, jajaran dan pimpinan BP Batam, Forkopimda Kota Batam, akademisi, asosiasi perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kepri, serta Lembaga Adat Melayu Kepri.

Dalam sambutannya, Elen Setiadi mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian besar pada Batam agar dapat menjadi kawasan andalan di Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Arahan Presiden pada 13 Maret dan 22 Mei 2025 adalah agar BP Batam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, simplifikasi regulasi dan perizinan, penyelesaian lahan, optimalisasi sektor strategis, dan pengembangan destinasi pariwisata,” kata Elen.

Pemerintah menargetkan perekonomian Batam dapat tumbuh 2 persen di atas rata-rata nasional, yakni sebesar 10 persen.

Untuk mendukung target ini, Pemerintah Pusat telah menerbitkan PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025 guna mendorong peran KPBPB lebih optimal sebagai pusat logistik, manufaktur, dan perdagangan internasional, serta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Berdasarkan arahan tersebut, kami mendiskusikan perubahan dalam PP 46 Tahun 2007, dengan pokok perubahan berupa perluasan wilayah KPBPB Batam. Sebelumnya mencakup 8 pulau, kini ditambah 14 pulau dan sebagian kecil wilayah perairan,” ujar Elen Setiadi.

Dengan perluasan tersebut, Elen menjelaskan, diharapkan investasi yang tidak tertampung di Batam dapat dioptimalkan ke wilayah sekitar yang juga memiliki fasilitas KPBPB. “Wilayah baru akan diberikan fasilitas sama dengan wilayah FTZ Batam. Artinya, akan ada kawasan unggulan baru dengan fasilitas dan kemudahan,” kata Elen.

Konsultasi publik dilanjutkan dengan pemaparan Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007 oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad.

Dalam paparan dan sesi tanya jawab, Sudirman menegaskan hak-hak swasta dan masyarakat sekitar akan dihormati sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
“Hak warga yang belum memiliki hak milik, namun secara substantif sudah berada di sana, akan diprioritaskan,” tutur Sudirman.

Ia menambahkan, “Meskipun akan dikembangkan sebagai daerah investasi, masyarakat dapat hidup secara alamiah. Perlindungan lingkungan pesisir diperlukan, dan wilayah tangkapan nelayan akan tetap dihormati.”

Sementara itu, bagi pihak swasta yang sudah ada, Sudirman menjelaskan bahwa Hak Atas Tanah yang ada sebelum masuk FTZ akan diakui sampai jangka waktunya berakhir.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana peserta dari berbagai lembaga dan asosiasi menyampaikan pandangan maupun pertanyaan secara langsung.

Harapan publik, dalam pembangunan perluasan wilayah ini, BP Batam dapat mengedepankan kepentingan masyarakat pesisir dan kampung tua, melakukan mediasi dengan pihak swasta yang sudah ada, serta memperhatikan kelestarian lingkungan pesisir, hutan, dan laut.

Masukan komprehensif dari konsultasi publik ini akan ditampung oleh BP Batam guna menyempurnakan Rancangan Perubahan PP Nomor 46 Tahun 2007. Revisi PP ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam agar lebih kompetitif, menciptakan iklim usaha kondusif, memperkuat peran Batam sebagai pusat logistik, manufaktur, perdagangan internasional, dan pariwisata, serta memberikan kepastian hukum melalui integrasi wilayah darat dan laut dalam satu kesatuan KPBPB Batam.

Artikel BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rencana Perluasan Kawasan Perdagangan Bebas pertama kali tampil pada Metropolis.

Resmi Tunangan! Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Momen Romantis Ini ke Publik

0
Taylor Swift dan Travis Kelce resmi bertunangan. (x.com/PopBase)

batampos – Kabar bahagia datang dari penyanyi asal Amerika Serikat, Taylor Swift yang resmi tunangan dengan Travis Kelce. Pengumuman ini mengejutkan seluruh penggemarnya di dunia.

Momen romantis tersebut diungkap melalui unggahan Instagram pribadi Taylor Swift pada Selasa (26/8/2025). Momen tunangan memperlihatkan keduanya berada di sebuah taman.

Your English teacher and your gym teacher are getting married,” tulis Taylor Swift melalui unggahan Instagramnya, dikutip dari Instagram @taylorswift, Rabu (27/8).

Taylor Swift menunjukkan cincin pertunangannya yang mewah dan elegan. Cincin tersebut memiliki potongan berlian Old Mine Brilliant Cut, hasil desain khusus Kindred Lubeck dari Artifex Fine Jewelry.

Cincin tersebut melambangkan keabadian, keberuntungan, kemewahan, dan kemakmuran. Proses lamaran sebenarnya terjadi hampir dua minggu sebelum pengumuman publik.

Proses lamaran sebenarnya telah terjadi dua minggu sebelum pengumuman di publik. Lamaran tersebut berlangsung berlangsung di rumah Leawood, Kansas.

Mereka dikabarkan berkencan diam-diam pada musim panas 2023. Setelah Travis muncul di podcast New Heights miliknya dan bercerita tentang usahanya yang gagal.

Ia memberikan Taylor gelang persahabatan dan nomor telepon saat Taylor sedang tur Eras di Kansas City. Momen itu yang menjadi awal mula hubungan mereka yang tertutup.

Hubungan mereka terungkap ke publik pada September 2023, ketika Taylor menghadiri pertandingan Chiefs untuk mendukung Travis. Ia kerap menonton pertandingan dan Travis mendukungnya dalam tur konsernya.

Rencana pernikahan keduanya belum pasti kapan dan dimana akan berlangsung. Momen tunangan ini menjadi langkah awal Taylor Swift dan Travis Kelce ke jenjang yang lebih serius.(*)

 

Reporter: Juliana Belence

Artikel Resmi Tunangan! Taylor Swift dan Travis Kelce Umumkan Momen Romantis Ini ke Publik pertama kali tampil pada Lifestyle.

Final Eco Reverie Bawa Harper Premier Nagoya Batam Juara 1

0
Harper Hotel
Micky Rizart dan Yanuwar Dedy Setyawan, General Manager Harper Premier Nagoya Batam. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Harper Premier Nagoya Batam meraih Juara 1 Black Box Battle kategori Beverage dengan nilai 313 dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Archipelago International di Aston Bogor Hotel & Resort pada 25 Agustus 2025.

Kompetisi Black Box Battle merupakan ajang tahunan yang mempertemukan talenta terbaik Food & Beverage dari seluruh jaringan hotel Archipelago di Indonesia.

Pada tahun ini, Harper Premier Nagoya Batam berhasil mencuri perhatian juri melalui kreasi inovatif dari Micki Rizart, Restaurant & Banquet Manager melalui minuman signature bertajuk “Final Eco Reverie”.

Minuman ini merupakan perpaduan harmonis antara espresso, buah leci, dan mangga, yang menyajikan sensasi segar sekaligus berkarakter.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Kemenangan tersebut membuktikan kualitas dan komitmen Harper Premier Nagoya Batam dalam menghadirkan layanan dan pengalaman terbaik bagi para tamu. Prestasi ini merupakan wujud nyata dari dedikasi, kreativitas, serta kerja keras seluruh tim,” ujar Yanuwar Dedy Setyawan, General Manager Harper Premier Nagoya Batam.

Final Eco Riverie
Final Eco Reverie, minuman signature kreasi Micki Rizart yang meraih juara 1 ajang Black Box Battle di Bogor. F. Istimewa untuk Batam Pos.

Dengan prestasi ini, Harper Premier Nagoya Batam semakin menegaskan kualitas tim kuliner dan pelayanan yang dimilikinya. Tidak hanya menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman, hotel ini juga terus berinovasi dalam menyajikan kreasi makanan dan minuman yang berkualitas.

Keberhasilan dalam ajang Black Box Battle ini menjadi motivasi bagi tim Harper Premier Nagoya Batam untuk terus mengembangkan talenta internal serta menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para tamu.

“Kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah besar kami untuk semakin dikenal di industri perhotelan nasional. Kami percaya bahwa dengan kerja sama tim yang solid dan semangat untuk berinovasi, Harper Premier Nagoya Batam akan terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap tamu,” kata Micki Rizart, Restaurant Banquet Manager.

Sebagai bagian dari jaringan Archipelago International, Harper Premier Nagoya Batam membawa standar layanan yang konsisten sekaligus menawarkan sentuhan khas lokal Batam.

Dengan dukungan fasilitas modern, lokasi strategis di Nagoya Thamrin City, serta tim yang penuh dedikasi, hotel ini siap menjadi destinasi utama untuk beristirahat, bersantap, dan mengadakan berbagai kegiatan bisnis maupun sosial. (*)

Artikel Final Eco Reverie Bawa Harper Premier Nagoya Batam Juara 1 pertama kali tampil pada Metropolis.

Pusjarah Polri Gali Data Sejarah Kepolisian 1959–1966 dari Arsip Batam Pos

0
Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos dalam rangka penelusuran data sejarah, Selasa (26/8). (F.M Tahang)

batampos – Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos dalam rangka penelusuran data sejarah, Selasa (26/8). Kehadiran rombongan yang dipimpin Kabid Rahtra Pusjarah Polri, Kombes Pol Putu Dedy disambut hangat Direktur Batam Pos, Elmi Gusti, serta Pemimpin Redaksi, Yusuf Hidayat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program penulisan sejarah perkembangan Polri pada era Demokrasi Terpimpin 1959–1966. Fokus penelitian diarahkan pada penggalian arsip, rekaman, foto, dan artikel koran yang berkaitan dengan dinamika sosial di Kepulauan Riau, khususnya peran kepolisian dalam peristiwa Dwikora di Tanjungpinang.

“Tujuan kami adalah merekonstruksi gambaran masyarakat Kepri saat itu, terutama dalam konteks operasi Dwikora. Banyak informasi yang mungkin tidak tercatat di sumber resmi, tetapi bisa ditemukan dalam tulisan koran. Hal itu menjadi referensi penting bagi kami,” ujar Kombes Pol Putu Dedy.

Baca Juga: Kakek Umur 66 Tahun Setubuhi Penyandang Disabilitas hingga Hamil, Polsek Sekupang Amankan Pelaku

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Batam Pos, Yusuf Hidayat, menyampaikan bahwa media ini telah melakukan pengarsipan berita sejak tahun 2011.

Proses digitalisasi arsip juga tengah berjalan, meski untuk periode sebelum 2010 sebagian besar masih berupa rubrik-rubrik sosial dan budaya.

“Untuk sejarah Kota Batam sendiri, kami juga mendukung dengan adanya museum dan proses pengarsipan peristiwa sejarah. Gaya penulisan di Batam Pos selalu menekankan peliputan langsung di lapangan dengan wawancara kepada pelaku sejarah. Namun ada beberapa batasan, seperti ketika data tentang tokoh Usman dan Harun menimbulkan pertentangan,” jelas Yusuf.

Baca Juga: Rawan Perdagangan Orang, Mabes Polri Minta Polresta Barelang Sigap dan Responsif Tangani TPPO

Silaturahmi ini disambut positif oleh kedua belah pihak. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan ini juga diharapkan dapat memperkaya khazanah sejarah kepolisian dan peran Kepulauan Riau dalam perjalanan bangsa. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Pusjarah Polri Gali Data Sejarah Kepolisian 1959–1966 dari Arsip Batam Pos pertama kali tampil pada Metropolis.