Sabtu, 27 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1123

BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

0
Aksi bersih-bersih waduk Duriangkang yang dikomandoi oleh Ariastuty Sirait. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – BP Batam kembali melakukan aksi pembersihan gulma di Waduk Duriangkang pada Selasa (18/11), menyusul meningkatnya tekanan ekologis yang dialami waduk terbesar di Kota Batam tersebut.

Melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling, pembersihan difokuskan pada penanganan eceng gondok serta putri malu yang dalam beberapa pekan terakhir terus menutupi permukaan air.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut, langkah ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi upaya strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem waduk. Pertumbuhan gulma yang tidak terkendali dapat mengganggu sirkulasi air, mengurangi kadar oksigen, hingga berpotensi menurunkan kualitas air baku.

Dia menjelaskan, Waduk Duriangkang memegang peran vital dalam penyediaan air bersih di Batam. Dengan cakupan luas wilayah tangkapan airnya, waduk ini menjadi tumpuan utama bagi sistem SPAM.

“Maka, ketika gulma mulai mendominasi permukaan, itu menjadi sinyal penting bahwa kondisi ekosistem sedang tertekan,” katanya.

Gulma air seperti ecng gondok cenderung berkembang cepat terutama pada musim-musim tertentu. Jika tidak dikendalikan, tanaman tersebut dapat membentuk hamparan tebal yang menghambat cahaya matahari menembus permukaan air. Kondisi itu memicu penurunan kualitas air serta mempercepat proses pendangkalan.

Selain dampak ekologis, keberadaan gulma juga mengganggu operasional pengolahan air karena menyulitkan proses pengambilan air baku. Hal inilah yang mendorong BP Batam untuk mengintensifkan pembersihan secara berkala, termasuk dengan mengerahkan personel khusus dari SPAM dan Fasling yang rutin memantau kondisi waduk.

Aksi pembersihan sebelumnya juga telah dilakukan di dua waduk lain, yakni Waduk Tembesi dan Rempang, sebagai bagian dari upaya menyeluruh menjaga stabilitas pasokan air di seluruh Batam. Tuty menyebut, tekanan ekologis tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan dapat muncul di berbagai waduk tergantung kombinasi faktor cuaca, lingkungan, dan aktivitas manusia.

Pmeliharaan ekosistem waduk tidak bisa hanya bergantung pada intervensi teknis. Edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan waduk tetap sehat.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk terlibat merawat waduk-waduk yang menjadi sumber air kita,” katanya.

Ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga daerah tangkapan air masih perlu diperkuat. Aktivitas di sekitar waduk, termasuk pembuangan limbah dan perubahan tutupan lahan, turut mempengaruhi tingkat kesuburan air dan mempercepat pertumbuhan gulma.

Melalui aksi pembersihan ini, BP Batam berharap dapat menstabilkan kondisi ekologis waduk sekaligus memastikan kualitas air baku tetap terjaga. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

0
Aksi bersih-bersih waduk Duriangkang yang dikomandoi oleh Ariastuty Sirait. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – BP Batam kembali melakukan aksi pembersihan gulma di Waduk Duriangkang pada Selasa (18/11), menyusul meningkatnya tekanan ekologis yang dialami waduk terbesar di Kota Batam tersebut.

Melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling, pembersihan difokuskan pada penanganan eceng gondok serta putri malu yang dalam beberapa pekan terakhir terus menutupi permukaan air.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut, langkah ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi upaya strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem waduk. Pertumbuhan gulma yang tidak terkendali dapat mengganggu sirkulasi air, mengurangi kadar oksigen, hingga berpotensi menurunkan kualitas air baku.

Dia menjelaskan, Waduk Duriangkang memegang peran vital dalam penyediaan air bersih di Batam. Dengan cakupan luas wilayah tangkapan airnya, waduk ini menjadi tumpuan utama bagi sistem SPAM.

“Maka, ketika gulma mulai mendominasi permukaan, itu menjadi sinyal penting bahwa kondisi ekosistem sedang tertekan,” katanya.

Gulma air seperti ecng gondok cenderung berkembang cepat terutama pada musim-musim tertentu. Jika tidak dikendalikan, tanaman tersebut dapat membentuk hamparan tebal yang menghambat cahaya matahari menembus permukaan air. Kondisi itu memicu penurunan kualitas air serta mempercepat proses pendangkalan.

Selain dampak ekologis, keberadaan gulma juga mengganggu operasional pengolahan air karena menyulitkan proses pengambilan air baku. Hal inilah yang mendorong BP Batam untuk mengintensifkan pembersihan secara berkala, termasuk dengan mengerahkan personel khusus dari SPAM dan Fasling yang rutin memantau kondisi waduk.

Aksi pembersihan sebelumnya juga telah dilakukan di dua waduk lain, yakni Waduk Tembesi dan Rempang, sebagai bagian dari upaya menyeluruh menjaga stabilitas pasokan air di seluruh Batam. Tuty menyebut, tekanan ekologis tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan dapat muncul di berbagai waduk tergantung kombinasi faktor cuaca, lingkungan, dan aktivitas manusia.

Pmeliharaan ekosistem waduk tidak bisa hanya bergantung pada intervensi teknis. Edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan waduk tetap sehat.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk terlibat merawat waduk-waduk yang menjadi sumber air kita,” katanya.

Ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga daerah tangkapan air masih perlu diperkuat. Aktivitas di sekitar waduk, termasuk pembuangan limbah dan perubahan tutupan lahan, turut mempengaruhi tingkat kesuburan air dan mempercepat pertumbuhan gulma.

Melalui aksi pembersihan ini, BP Batam berharap dapat menstabilkan kondisi ekologis waduk sekaligus memastikan kualitas air baku tetap terjaga. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air pertama kali tampil pada Metropolis.

Belanja Pegawai Anambas Diproyeksi Naik 18 Persen, DPRD Minta Evaluasi

0
Bupati Anambas, Aneng saat melantik pejabat, beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekat Aneng segera evaluasi TPP ASN agar pembangunan tetap berjalan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Rencana belanja daerah Kabupaten Kepulauan Anambas tahun anggaran 2026 mulai dibahas lebih awal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas ingin memastikan seluruh program berjalan tanpa terkendala persoalan anggaran di tahun mendatang.

Salah satu isu yang mencuri perhatian adalah naiknya porsi belanja pegawai pada 2026. Anggaran belanja pegawai diproyeksikan tumbuh 18 persen atau sekitar Rp545 miliar. Jumlah tersebut hampir setengah dari total rancangan APBD 2026 yang hanya Rp966 miliar.

Kondisi itu membuat legislatif memberi perhatian serius. Anggota DPRD Anambas, Hino Faisal, menyoroti kenaikan tersebut karena mencakup gaji ASN, tunjangan, dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Menurut Hino, kenaikan anggaran terasa tidak tepat di tengah situasi keuangan daerah yang tidak stabil. Terlebih, dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) diperkirakan turun pada 2026, sementara pendapatan daerah hanya naik sekitar 1 persen.

Ia menilai peningkatan belanja pegawai berpotensi mempersempit ruang fiskal dan perlu dievaluasi sebelum APBD disahkan.

“Kami menilai jika peningkatan belanja pegawai ini harus diimbangi dengan peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik agar tidak membebani APBD tanpa dampak signifikan kepada masyarakat,” ujar Hino Faisal, Rabu (19/11).

Politisi Partai Demokrat itu juga mengingatkan agar kenaikan belanja pegawai tidak memangkas porsi belanja modal yang berkaitan langsung dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.

“Belanja pegawai boleh naik, tapi jangan sampai pembangunan ikut tersendat. APBD harus tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan habis untuk biaya rutin,” tegas Hino.

Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menjelaskan bahwa kenaikan belanja pegawai tidak terhindarkan karena penyesuaian gaji dan tunjangan ASN, termasuk pegawai dari pengangkatan PPPK.

“Kita coba menjaga agar kenaikan pos belanja pegawai ini tidak mengganggu fiskal pembangunan,” kata Aneng.

Pemkab, lanjut Aneng, telah menyiapkan sejumlah langkah pengendalian, seperti penataan sumber daya aparatur dan redistribusi pegawai sesuai kebutuhan. Pemerintah juga akan meninjau besaran TPP agar selaras dengan kinerja dan kemampuan fiskal.

Ia menegaskan komitmen untuk menjaga proporsi belanja modal dan belanja publik agar tidak tergerus pembiayaan pegawai. “Kita juga akan efisiensi pada belanja operasional lainnya,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Belanja Pegawai Anambas Diproyeksi Naik 18 Persen, DPRD Minta Evaluasi pertama kali tampil pada Kepri.

BPS: Mobilitas Penumpang Batam September 2025 Fluktuatif, Aktivitas Ekonomi Tetap Stabil

0
Ilustrasi. Suasana di Bandara Hang Nadim Batam. BPS Kota Batam mencatat mobilitas penumpang udara dan laut sepanjang September 2025 mengalami fluktuasi. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat mobilitas penumpang udara dan laut sepanjang September 2025 mengalami fluktuasi. Meski ada penurunan pada sejumlah sektor, BPS menegaskan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berada pada level stabil.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan kenaikan pada transportasi udara domestik menjadi indikator bahwa mobilitas antarwilayah terus menguat. Sepanjang September, jumlah penumpang datang melalui jalur udara domestik mencapai 147.858 orang, naik 6,99 persen dibanding Agustus 2025. Sementara penumpang berangkat mencapai 146.629 orang, meningkat 6,38 persen.

“Peningkatan mobilitas udara domestik biasanya terkait dengan aktivitas ekonomi menjelang akhir tahun, seperti pertemuan bisnis, distribusi barang, maupun perjalanan antarwilayah,” ujar Eko, Rabu (19/11).

Berbanding terbalik, penumpang internasional melalui jalur udara mengalami penurunan. Keberangkatan tercatat 6.089 orang (turun 5,61 persen) dan kedatangan sebanyak 5.448 orang (turun 9,03 persen). Menurut Eko, penurunan ini lebih dipengaruhi faktor musiman dan penyesuaian kebijakan perjalanan lintas negara.

Pada sektor laut domestik, tren penurunan juga kembali terlihat. Kedatangan penumpang mencapai 141.635 orang, turun 2,37 persen, sementara keberangkatan turun 6,38 persen menjadi 143.415 orang.

Sebaliknya, jalur laut internasional masih menjadi penopang utama mobilitas Batam. Kedatangan penumpang internasional mencapai 220.528 orang, turun tipis 1,83 persen, namun melonjak 10,52 persen dibanding tahun lalu. Keberangkatan ke luar negeri tercatat 228.166 orang, naik 4,07 persen dari bulan sebelumnya.

“Arus internasional lewat laut tetap kuat. Ini menunjukkan tingginya mobilitas pekerja, wisatawan, dan pelaku ekonomi ke Singapura dan Malaysia,” kata Eko.

Pergerakan kargo udara juga mencatat pertumbuhan stabil. Bongkar kargo domestik mencapai 2.350 ton (naik 0,48 persen), sementara muat kargo domestik hanya turun tipis 0,36 persen namun tetap naik 14,28 persen secara tahunan. Kargo internasional menunjukkan kenaikan lebih signifikan, baik muat maupun bongkar.

Eko menegaskan bahwa secara keseluruhan, mobilitas Batam pada September 2025 mencerminkan aktivitas ekonomi yang masih terjaga.

“Fluktuasi merupakan pola normal. Yang penting, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap bergerak. Itu menunjukkan stabilitas ekonomi di Batam,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel BPS: Mobilitas Penumpang Batam September 2025 Fluktuatif, Aktivitas Ekonomi Tetap Stabil pertama kali tampil pada Metropolis.

Komunitas Adat Terpencil Singkep Barat Dapat Bantuan 83 Karung Beras

0
Warga Kecamatan Singkep Barat menerima bantuan beras dari AKBP Apri Fajar Hermanto, Rabu (19/11). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kecamatan Singkep Barat, menerima bantuan 83 karung beras ukuran 5 kilogram dari mantan Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, yang kini menjabat sebagai Wakapolresta Metro Bekasi.

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Apri Fajar terhadap masyarakat Lingga, tempat ia pernah bertugas. Ia menyebut ikatan emosional yang terjalin sejak lama membuatnya tetap merasa dekat dengan warga Singkep Barat.

Kehadiran bantuan disambut antusias. Warga tampak senang saat menerima paket beras, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu.

“Meski jauh di mata, warga Lingga khususnya di Singkep Barat selalu dekat di hati,” ujar Apri, Rabu (19/11).

Apri berharap bantuan sembako tersebut dapat meringankan kebutuhan warga, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan. Menurutnya, situasi ekonomi saat ini membuat aksi sosial menjadi sangat berarti.

Warga Kampung Baru menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Mereka menilai perhatian Apri tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menghadirkan harapan dan kepedulian nyata.

Selain sebagai bentuk kepedulian, penyaluran bantuan ini juga menjadi penghormatan Apri terhadap kultur masyarakat Lingga. Ia mengajak warga untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan yang diwariskan leluhur.

“Hal itu agar kita selalu ingat dan mendoakan para leluhur pendiri dan penjaga Bunda Tanah Melayu,” ujarnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Komunitas Adat Terpencil Singkep Barat Dapat Bantuan 83 Karung Beras pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern

0
Rusun milik BP Batam di Mukakuning.

batampos – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas rusun di Muka Kuning dan Batu Ampar setelah melakukan peninjauan lapangan pada Selasa lalu.

Menurutnya, BP Batam tengah memprioritaskan peningkatan kawasan komersial serta pemeliharaan bangunan untuk meningkatkan kenyamanan penghuni. Tuty mengatakan, kunjungan terbaru dilakukan ke rusun Muka Kuning untuk melihat langsung kondisi fasilitas penunjang.

“Kami fokus mengembangkan pusat komersial sebagai fasilitas pendukung di lingkungan rusun,” katanya, Rabu (19/11).

Ia menyebut, kebutuhan pemeliharaan masih cukup besar, terutama di Batu Ampar. “Rusun di Batu Ampar butuh pengecatan ulang. Kalau di Muka Kuning beberapa blok sudah dicat, namun masih ada beberapa yang belum,” tambahnya.

Selain itu, area komersial di Batu Ampar juga dinilai perlu ditata ulang. BP Batam berencana melengkapinya dengan sejumlah fasilitas dasar.

“Pengembangan daerah komersial seperti tempat-tempat jualan harus ada perbaikan, termasuk melengkapi toilet di dalam. Untuk fasilitas mini soccer, sudah tersedia di sana,” ujar dia.

Berbeda dengan Batu Ampar, kawasan komersial di Muka Kuning memerlukan pendekatan yang lebih modern agar sesuai dengan karakter penghuninya.

“Daerah sana itu banyak anak muda, jadi komersialnya juga harus bergaya ‘anak zaman now’,” kata Tuty.

BP Batam juga tengah mempersiapkan pembangunan tower rusun baru untuk mengatasi keterbatasan daya tampung.

“Kami mau mengembangkan pembangunan tower rusun yang baru karena sudah penuh di sana. Kita upayakan bersama Kementerian PU maupun Kementerian Perumahan Rakyat,” katanya.

Namun, rencana tersebut masih harus menunggu dukungan anggaran pemerintah pusat. Tahun ini, BP Batam sebenarnya sudah mengajukan pembangunan tower di Tanjung Uncang, namun belum dapat direalisasikan.

“Kementerian PU anggarannya terbatas tahun ini. Kita lihat lagi tahun depan,” katanya.

Dia juga menyinggung soal anggaran pemeliharaan rusun yang dikelola BP Batam. Menurutnya, nilai yang tersedia tidak terlalu besar sehingga pihaknya tengah menjajaki peluang kerja sama.

“Biaya pemeliharaan di BP untuk rusun tidak begitu besar. Kami berupaya mencari mitra yang mau bekerja sama tahun depan,” kata Tuty. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern

0
Rusun milik BP Batam di Mukakuning.

batampos – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas rusun di Muka Kuning dan Batu Ampar setelah melakukan peninjauan lapangan pada Selasa lalu.

Menurutnya, BP Batam tengah memprioritaskan peningkatan kawasan komersial serta pemeliharaan bangunan untuk meningkatkan kenyamanan penghuni. Tuty mengatakan, kunjungan terbaru dilakukan ke rusun Muka Kuning untuk melihat langsung kondisi fasilitas penunjang.

“Kami fokus mengembangkan pusat komersial sebagai fasilitas pendukung di lingkungan rusun,” katanya, Rabu (19/11).

Ia menyebut, kebutuhan pemeliharaan masih cukup besar, terutama di Batu Ampar. “Rusun di Batu Ampar butuh pengecatan ulang. Kalau di Muka Kuning beberapa blok sudah dicat, namun masih ada beberapa yang belum,” tambahnya.

Selain itu, area komersial di Batu Ampar juga dinilai perlu ditata ulang. BP Batam berencana melengkapinya dengan sejumlah fasilitas dasar.

“Pengembangan daerah komersial seperti tempat-tempat jualan harus ada perbaikan, termasuk melengkapi toilet di dalam. Untuk fasilitas mini soccer, sudah tersedia di sana,” ujar dia.

Berbeda dengan Batu Ampar, kawasan komersial di Muka Kuning memerlukan pendekatan yang lebih modern agar sesuai dengan karakter penghuninya.

“Daerah sana itu banyak anak muda, jadi komersialnya juga harus bergaya ‘anak zaman now’,” kata Tuty.

BP Batam juga tengah mempersiapkan pembangunan tower rusun baru untuk mengatasi keterbatasan daya tampung.

“Kami mau mengembangkan pembangunan tower rusun yang baru karena sudah penuh di sana. Kita upayakan bersama Kementerian PU maupun Kementerian Perumahan Rakyat,” katanya.

Namun, rencana tersebut masih harus menunggu dukungan anggaran pemerintah pusat. Tahun ini, BP Batam sebenarnya sudah mengajukan pembangunan tower di Tanjung Uncang, namun belum dapat direalisasikan.

“Kementerian PU anggarannya terbatas tahun ini. Kita lihat lagi tahun depan,” katanya.

Dia juga menyinggung soal anggaran pemeliharaan rusun yang dikelola BP Batam. Menurutnya, nilai yang tersedia tidak terlalu besar sehingga pihaknya tengah menjajaki peluang kerja sama.

“Biaya pemeliharaan di BP untuk rusun tidak begitu besar. Kami berupaya mencari mitra yang mau bekerja sama tahun depan,” kata Tuty. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern pertama kali tampil pada Metropolis.

Cegah Bullying, RSJKO Kepri Beri Edukasi Kesehatan Mental Siswa SMAN 1 Bintan Utara

0
Siswa SMA Negeri 1 Bintan Utara mendapatkan edukasi penguatan mental remaja dari RSJKO EHD Provinsi Kepri, Rabu (19/11). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Siswa SMA Negeri 1 Bintan Utara menerima edukasi penguatan mental remaja dari RSJKO Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepri, Rabu (19/11). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap kesehatan mental dan mencegah aksi perundungan.

Direktur RSJKO EHD, dr Asep Guntur Sapari mengatakan program “EHD Singgah di Sekolah” digelar untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya penguatan mental sejak dini. Menurutnya, edukasi tersebut menjadi langkah penting agar remaja lebih siap dalam menghadapi tekanan sosial.

Kabid Diklat dan Litbang RSJKO EHD Kepri, Nina Noviana menjelaskan maraknya aksi bullying di sekolah maupun di lingkungan rumah menjadi alasan utama kegiatan ini digencarkan. Kasus perundungan, kata dia, sering memicu depresi, stres, kecemasan hingga tindakan ekstrem seperti percobaan bunuh diri.

“Kita hadir agar siswa tidak melakukan tindakan ekstrem yang merugikan diri sendiri,” ujarnya.

Nina menekankan peran besar orangtua dan pihak sekolah dalam menjaga kesehatan mental remaja. Orangtua diminta memperkuat pola asuh, menanamkan nilai keagamaan, serta membantu mengembangkan minat dan bakat anak. Sementara guru diharapkan lebih peka dan melakukan pendekatan terhadap siswa yang menunjukkan tanda-tanda memiliki masalah.

“Setiap manusia diciptakan Allah dengan potensi masing-masing. Jangan insecure, yakinkan bahwa kehadiran kita di dunia bermanfaat,” pesannya.

Psikolog Klinis RSJKO EHD Kepri, Riska Nova Pratiwi mengatakan edukasi semacam ini penting agar siswa mengenali perilaku yang dapat mengganggu kesehatan mental. Faktor penyebab gangguan mental, menurutnya, dapat muncul dari perundungan, kurangnya komunikasi di rumah, hingga konsumsi konten negatif.

“Tanpa mereka sadari, mereka sudah membuat kesehatan mental terganggu,” ungkapnya.

Riska berharap kegiatan penguatan mental ini dapat mengurangi aksi bullying yang efeknya sangat besar bagi korban. Jika mengalami perundungan, ia meminta siswa tidak diam, melainkan segera mencari guru atau orang tepercaya.

“Jangan berdiam diri. Cari guru atau orang yang dipercaya untuk menyampaikan apa yang dirasakan,” katanya.

Ia juga mengajak siswa untuk menciptakan lingkungan pertemanan yang positif, saling mendukung, dan mampu membentuk remaja yang produktif dengan kesehatan mental yang lebih kuat. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Cegah Bullying, RSJKO Kepri Beri Edukasi Kesehatan Mental Siswa SMAN 1 Bintan Utara pertama kali tampil pada Kepri.

iForte National Dance Competition ‘Inspirasi Diri’ Hadir Kembali: Menginspirasi Generasi Muda untuk Mencintai dan Melestarikan Budaya Indonesia

0
Grup tari kategori Mahasiswa dari regional Medan pada National Dance Competition Inspirasi Diri 2025

batampos– Masih ingat dengan Pagelaran Sabang Merauke? Ya, itu sebuah pagelaran yang menyajikan Tari Nusantara dari Sabang sampai Merauke yang dikemas secara spektakuler pertunjukan seni.

Kali ini, iForte kembali mempersembahkan National Dance Competition ‘Inspirasi Diri’ sebagai bentuk komitmen untuk menyalakan semangat berkarya, berbudaya, dan mencintai Indonesia melalui seni tari. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga warisan budaya Nusantara dengan semangat kolaborasi dan kebhinekaan.

Menyebarkan Rasa Bangga dan Cinta Budaya untuk Pelajar Indonesia

Sebagai bagian dari Protelindo Group, iForte percaya bahwa teknologi dan budaya dapat berjalan beriringan dalam menginspirasi masyarakat Indonesia. Melalui ajang ini, iForte berupaya menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa dan mengajak anak muda untuk menjadi pelaku aktif dalam pelestarian seni tradisi—dengan cara yang modern, positif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

National Dance Competition Inspirasi Diri 2026, dikatakan Silvi Liswanda, merupakan kompetisi tari persembahan iForte dan Protelindo Group untuk pelajar SMA atau sederajat dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengembangkan bakat seni tari mereka.

Menurut Silvi Liswanda, Vice President Director & Deputy CEO of iForte, National Dance Competition Inspirasi Diri 2026 akan digelar di 13 Kota di Indonesia. Namun, yang lebih ingin dipertegas Silvi dalam kegiatan kompetisi ini ialah mendorong generasi muda agar terus berkreasi dan meningkatkan kecintaan budaya Indonesia.

Komitmen ini juga diwujudkan melalui Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya, pertunjukan seni budaya yang menampilkan keragaman budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke secara kolosal, modern, dan entertaining yang digelar oleh iForte dan Protelindo Group. Sejak tahun 2024 lalu, kompetisi National Dance Competition

“Inspirasi Diri” menjadi bagian dari rangkaian “Road to Pagelaran Sabang Merauke”, yang mengusung semangat untuk menyebarkan cinta budaya ke sekolah dan kampus di seluruh Indonesia. Melalui kompetisi ini, iForte menghadirkan pengalaman

langsung bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal, mengapresiasi, dan menampilkan keindahan seni tari daerah dengan cara yang inspiratif dan kekinian.

Acara puncak Pagelaran Sabang Merauke 2025 sendiri digelar di Indonesia Arena, menampilkan kolaborasi lintas daerah, seniman nasional, dan ratusan penari dari berbagai penjuru Nusantara. Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang iForte National Dance Competition ‘Inspirasi Diri’ 2025 tampil memukau di area foyer Pagelaran Sabang Merauke, menjadi simbol sinergi antara talenta muda dan semangat pelestarian budaya Indonesia. Mengusung tema “Hikayat Nusantara”, iForte akan merilis full version video Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya – Hikayat Nusantara pada 28 Oktober 2025 melalui kanal YouTube Pagelaran Sabang Merauke, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai momen refleksi persatuan dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Lagu “Inspirasi Diri” – Kolaborasi Semangat Nusantara

Kompetisi ini menggunakan lagu “Inspirasi Diri”, karya hasil kolaborasi antara iForte, Protelindo Group, dengan penyanyi Yura Yunita dan musisi Eross Candra. Lagu ini memadukan nuansa pop modern dengan elemen etnik khas Nusantara, termasuk senandung bahasa Toraja dan 11 alat musik tradisional Indonesia seperti Fu & Tifa dari Papua, Talempong, Rebab, hingga Gamelan dari Jawa.

Sejak diluncurkan, lagu “Inspirasi Diri” telah menginspirasi banyak anak muda Indonesia. Video musiknya telah ditonton lebih dari 8,5 juta kali di kanal YouTube resmi iForte dan bahkan telah dinyanyikan dalam berbagai ajang nasional bergengsi, termasuk Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya, serta Karnaval Kemerdekaan pada malam puncak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Monas.

Tentang iForte
iForte merupakan bagian dari Protelindo Group, anak perusahaan PT. Sarana Menara Nusantara, Tbk. Protelindo merupakan penyedia infrastruktur telekomunikasi independen terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 35.000 tower dan lebih dari 58.000 tenant.
Hingga akhir tahun 2024, iForte telah membangun dan mengoperasikan jaringan kabel serat optik sepanjang lebih dari 200.000 km yang menghubungkan lebih dari 40.000 tower di seluruh Indonesia. Selain itu, iForte juga telah membangun 1.800.000+ homepass untuk layanan fiber to the home (FTTH), mengoperasikan lebih dari 7.500 situs VSAT, dan melayani hingga 6.000 pelanggan korporat. (*)

Artikel iForte National Dance Competition ‘Inspirasi Diri’ Hadir Kembali: Menginspirasi Generasi Muda untuk Mencintai dan Melestarikan Budaya Indonesia pertama kali tampil pada Lifestyle.

BP Batam Perkuat Pengamanan Hutan, 21 FKPD Tandatangani Komitmen Bersama

0
Penandatanganan komitmen bersama sebagai dasar penguatan pola pengamanan hutan dan kawasan strategis di bawah kewenangan KPBPB Batam. Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – BP Batam mengonsolidasikan kekuatan pengamanan kawasan hutan di Batam di tengah meningkatnya aktivitas ilegal dan perambahan yang mengancam kelestarian lingkungan. Langkah ini ditandai melalui Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama 21 Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang digelar di Grand Mercure Hotel Batam, Selasa (18/11).

Rapat yang dipimpin Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, itu menghasilkan penandatanganan komitmen bersama sebagai dasar penguatan pola pengamanan hutan dan kawasan strategis di bawah kewenangan KPBPB Batam.

BP Batam menilai sinergi lintas lembaga merupakan kunci menghadapi kompleksitas persoalan hutan Batam yang selama ini disusupi berbagai bentuk kegiatan melanggar hukum.

Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan terhadap kawasan hutan Batam meningkat signifikan. Pembangunan rumah liar, perambahan hutan, hingga aktivitas pencemaran lingkungan menjadi problem akut yang kerap memicu konflik di lapangan. Tanpa pengamanan terpadu, kondisi tersebut berpotensi memperparah kerusakan ekologis yang sudah terjadi.

Komitmen bersama 21 FKPD itu disusun untuk memperkuat koordinasi, mempercepat respons di lapangan, serta membangun mekanisme penindakan yang konsisten. Di dalamnya tercakup upaya pencegahan aktivitas ilegal, penanganan konflik secara antisipatif, hingga penegakan hukum yang memberikan efek jera kepada para pelanggar.

Amsakar mengapresiasi inisiatif Direktorat Pengamanan Aset BP Batam yang telah mendorong pembentukan Tim Terpadu dalam menjaga kawasan hutan dan aset negara. Dia menilai keberhasilan menjaga stabilitas keamanan merupakan buah dari kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi dan kolaborasi agar program pembangunan bisa terlaksana,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan komitmen bersama ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial. Menurutnya, Batam sebagai pusat industri dan investasi dengan target pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata nasional memiliki risiko gangguan yang semakin kompleks, terutama pada kawasan hutan.

Ancaman perambahan hutan, pencemaran, hingga aktivitas ilegal lain menuntut setiap lembaga untuk lebih sigap dan kompak. “Penandatanganan komitmen ini harus menjadi penguatan nyata dalam menjaga Kawasan KPBPB Batam,” tambahnya.

Sementara itu, Li Claudia menyampaikan, pengamanan kawasan bukan hanya soal menjaga investasi, tetapi juga melindungi keseimbangan alam. Menurutnya, kerusakan hutan di Batam berpotensi memicu bencana ekologis yang dampaknya bisa meluas.

“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat langsung potensi gangguan keamanan dan aktivitas ilegal. Ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam untuk menjaga kelestarian alam agar tetap seimbang,” katanya.

Ia menambahkan, langkah pengamanan perlu dibarengi edukasi kepada masyarakat. Pengelolaan alam yang bijak menjadi prasyarat penting agar tekanan terhadap hutan tidak semakin membesar.

Li Claudia mengajak masyarakat untuk turut mencintai dan merawat lingkungan dengan menghindari segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak kawasan hutan. Hutan merupakan wilayah yang telah ditetapkan negara sebagai penyangga sumber air, udara, dan ruang hidup bagi seluruh masyarakat Batam.

“Aktivitas ilegal dapat meningkatkan risiko bencana seperti erosi, sedimentasi, banjir, dan tanah longsor,” kata Li Claudia.

Karena itu, ia berharap komitmen bersama yang ditandatangani dapat menjadi momentum penguatan aksi kolektif dalam menjaga lingkungan.

Komitmen bersama 21 FKPD ini juga menjadi pijakan untuk memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman. Dengan tata kelola yang lebih terarah, BP Batam optimistis dapat menekan laju kerusakan hutan yang selama ini sulit dikendalikan.

Dalam rapat tersebut, para pemimpin instansi keamanan sepakat untuk menjalankan mekanisme pengawasan terpadu, berbagi data, serta mengintensifkan patroli pada titik-titik rawan. Langkah ini disebut sebagai bentuk konkret penegakan aturan di kawasan hutan Batam.

Dengan adanya komitmen ini, BP Batam berharap lahir kultur kerja baru yang lebih responsif dan lebih tegas dalam menjaga hutan sebagai aset strategis negara. Upaya ini sekaligus menjadi penegasan bahwa keberlanjutan pembangunan Batam tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan ekologi. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Perkuat Pengamanan Hutan, 21 FKPD Tandatangani Komitmen Bersama pertama kali tampil pada Metropolis.