Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 114

Viktor Axelsen Umumkan Gantung Raket

0
Viktor Axelsen (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen mengumumkan gantung raket. Hal ini disampaikan peraih dua medali emas Olimpiade tersebut melalui laman media sosial pribadinya.

Melansir Antara, Axelsen mengungkapkan bahwa cedera punggung yang di derita menjadi alasan utamanya untuk pensiun.

“Hari ini adalah hari yang tidak mudah untuk saya. Karena masalah punggung, saya tidak bisa lagi bersaing dan berlatih di tingkat teratas,” tulis Viktor Axelsen dalam akun Instagramnya, Rabu (15/4).

Pebulu tangkis berusia 32 tahun tersebut mengatakan telah menjalani sejumlah metode pemulihan termasuk operasi, perubahan metode latihan hingga menjalani perawatan lainnya demi mengurangi rasa sakit di punggungnya.

Namun usaha tersebut mengalami kebuntuan setelah rasa sakit yang diderita Axelsen tidak berkurang.

“Menerima situasi saat ini sangatlah sulit. Tapi saya telah mendapatkan kesimpulan bahwa tubuh saya sudah tidak bisa melanjutkan,” tulis Axelsen.

Pebulu tangkis yang berkompetisi di sektor tunggal putra tersebut sebelumnya menjadi pebulu tangkis nomor satu dunia peringkat BWF.

Selain itu, Axelsen juga merupakan peraih dua medali emas Olimpiade berturut-turut yang diperolehnya ketika tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.

Axelsen juga merupakan salah satu pebulu tangkis tersukses sepanjang sejarah karena telah mengamankan gelar kejuaraan dunia BWF tepatnya pada Glasgow 2017 dan Tokyo 2022.(*)

Artikel Viktor Axelsen Umumkan Gantung Raket pertama kali tampil pada Olahraga.

Kekerasan Senior pada Junior di Polda Kepri Mencuat, Kompolnas Dorong Mekanisme Pencegahan

0
Bripda Natanael Simanungkalit semasa hidup.

batampos – Dugaan tindak kekerasan oleh senior kepada junior di Polda Kepulauan Riau (Kepri) memakan korban jiwa. Polisi muda Bripda Natanael Simanungkalit menjadi korban meninggal dunia.

Berulangnya kasus serupa membuat Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) buka suara. Mereka mendorong mekanisme pencegahan yang menyeluruh.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menyampaikan bahwa Polri harus mencari solusi dan memikirkan secara mendalam mekanisme pencegahan yang tepat.

Tujuannya agar peristiwa serupa tidak terulang. Menurut Anam, perlu langkah konkret agar tidak ada lagi polisi yang menjadi korban tindak kekerasan oleh senior kepada junior.

”Penting didorong lebih konkret mekanisme pencegahan itu. Di beberapa kesempatan ide untuk membangun mekanisme pencegahan sudah dimulai, hanya memang perlu penguatan ide tersebut agar terwujud,” kata Anam, Rabu (15/4).

Selain mekanisme pencegahan, Anam juga menekankan pentingnya mekanisme pengawasan di internal kepolisian. Baik yang dilakukan secara periodik maupun non periodik.

Menurut dia, pengawasan yang baik akan mendukung langkah-langkah pencegahan yang dilakukan.

Bukan hanya berkaitan dengan tindak kekerasan senior kepada junior, pengawasan bisa dilakukan untuk mencegah pelanggaran lain.

”Selain itu, yang juga penting untuk dipikirkan secara mendalam, khususnya bagi rekan-rekan kepolisian, pentingnya segala upaya pengawasan secara internal yang terus menerus,” ucap Anam.

Atas meninggalnya Bripda Natanael, Kompolnas sangat menyesalkan. Menurut dia, tindak kekerasan terhadap korban sangat tidak perlu.

Untuk itu, pihaknya mendorong agar Polda Kepri melakukan mekanisme etik dan proses hukum pidana.

Saat ini, kedua mekanisme tersebut sudah dilakukan oleh jajaran Bid Propam dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri.

”Kami memang mendorong ada pemeriksaan etik dan pemeriksaan pidana, untuk memastikan kejadian yang sama tidak boleh berulang kembali,” kata mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tersebut.

Sebelumnya, Polda Kepri sudah menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan tindak kekerasan yang menyebabkan Bripda Natanael Simanungkalit tewas. Tersangka merupakan senior polisi muda tersebut. Dia adalah Bripda AS.

Kabid Propam Polda Kepri Kombes Eddwi Kurniyanto menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengambil beberapa langkah pasca mendapat informasi berkaitan dengan kasus tersebut. Termasuk di antaranya memeriksa terduga pelaku dan saksi-saksi.

”Sementara ini baru satu anggota yang kami tetapkan sebagai tersangka, yakni Bripda AS. Namun kami masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan personel lain,” kata Eddwi dikutip pada Rabu (15/4).

Kematian Bripda Natanael menjadi perhatian publik. Dia diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh senior di Asrama Polda Kepri pada Senin malam (13/4).

Setelah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Bripda Natanael dinyatakan meninggal dunia.

Kapolda Kepri Irjen Asep Safruddin memastikan bahwa proses hukum berjalan dan tidak akan ditutup-tutupi.

Dia menyatakan, semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sudah diperiksa. Sampai saat ini, setidaknya ada 4 orang polisi yang menjalani pemeriksaan.

”Propam polda mengamankan anggota yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban, serta beberapa orang saksi lainnya guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata dia.

Orang nomor satu di Polda Kepri itu menyampaikan bahwa saat ini Bid Propam Polda Kepri terus bekerja.

Pihaknya tengah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Bukan hanya terhadap terduga pelaku, melainkan kepada semua pihak yang diduga mengetahui dan terlibat. Selain Bid Propam Polda Kepri, Ditreskrimum Polda Kepri juga sudah bekerja.

”Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi dalam penanganan kasus ini,” tegas Asep.(*)

Artikel Kekerasan Senior pada Junior di Polda Kepri Mencuat, Kompolnas Dorong Mekanisme Pencegahan pertama kali tampil pada News.

Kasus Kematian Bripda Natanael Naik Sidik, Polda Klaim Korban Lain Dalam Kondisi Baik ‎

0
Petugas RS Bhayangkara Polda Kepri bersama polisi mengangkat peti jenazah Bripda Natanael Simanungkalit, anggota polisi yang meninggal karena dianiaya oleh seniornya, saat akan dibawa pulang dari RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa (14/4). F.Cecep Mulyana

batampos – Tembok barak polisi yang selama ini identik dengan disiplin, kehormatan, dan pembinaan anggota, kini justru menyimpan cerita kelam. Kematian Bripda Natanael Simanungkalit (21) tidak lagi sekadar dugaan biasa. Hasil otopsi memastikan ada jejak kekerasan serius di balik meninggalnya anggota muda kepolisian itu.

‎Asep Safrudin mengakui hasil otopsi menunjukkan adanya tindakan kekerasan yang menjadi penyebab kematian korban.

‎“Hasil otopsi bahwa penyebab kematian memang ada tindakan kekerasan. Maka itu bisa dijadikan dasar oleh penyidik untuk mendalami kepada tersangka. Kenapa sampai terjadi tindakan tersebut,” kata dia, Rabu (15/4) siang saat ditemui Batam Pos di Wyndham Panbil.

Baca Juga: Bripda AS Resmi Tersangka Penganiayaan Berat yang Menewaskan Bripda Natanael Simanungkalit

Pernyataan itu mempertegas bahwa kasus yang sebelumnya hanya disebut sebagai dugaan kini telah bergerak ke tahap yang lebih serius. Kematian Natanael tidak lagi dipandang sebagai insiden biasa di lingkungan internal, melainkan telah masuk ke ranah pidana.

‎Saat ditanya apakah perkara tersebut sudah masuk unsur pidana? “Ya udah lah. Sudah naik sidik, kemudian sudah kita lakukan penanganannya di kriminal umum,” kata jenderal bintang dua itu.

‎Meski telah naik ke tahap penyidikan, polisi belum membuka siapa saja yang berpotensi menjadi tersangka tambahan.

‎Hingga kini, penyidik masih mendalami keterangan dari tiga orang saksi lain yang diduga mengetahui rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal.

Baca Juga: Pemerhati Kepolisian Sebut Pelaku Penganiayaan Bripda Natanael Simanungkalit dan Pengawas Harus Diusut Tuntas

“Masih proses ini kita ada pendalaman terhadap tiga saksi lainnya. Saya belum dapat upgrade bisa terjadi tersangka atau saksi,” ujar Asep.

‎Dalam kasus ini, sempat muncul dugaan adanya korban lain selain Natanael. Namun, Kapolda sebut kondisi korban lainnya tidak berada dalam situasi serius.

‎“Itu biasa, gak ada ini, tidak ada masalah,” kata Asep. (*)


Artikel Kasus Kematian Bripda Natanael Naik Sidik, Polda Klaim Korban Lain Dalam Kondisi Baik ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama Berlaku di Seluruh Indonesia, Ini Syaratnya

0
Ilustrasi layanan perpanjangan STNK di kantor Samsat beberapa waktu lalu.

batampos – Korlantas Polri terus meningkatkan layanan publik dalam pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Termasuk untuk STNK dari kendaraan yang sudah diperjualbelikan. Kini, masyarakat tidak perlu lagi menyertakan KTP pemilik lama kendaraan bekas yang sudah berpindah tangan.

Menurut Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo kebijakan itu merupakan salah satu ikhtiar untuk memastikan seluruh kendaraan bermotor teregistrasi sesuai aturan dan ketentuan. Karena itu, perpanjangan STNK tanpa KTP pemilik lama tidak berlaku selamanya alias hanya sementara.

Brigjen Wibowo menjelaskan bahwa setiap kendaraan bermotor wajib diregistrasi. Baik saat mendaftarkan kendaraan baru, pengesahan tahunan, perpanjangan lima tahunan, maupun registrasi saat terjadi perubahan kepemilikan. Tujuannya bukan hanya untuk memastikan setiap kendaraan bermotor teregistrasi, melainkan demi keamanan dan kenyamanan pemilik.

”Aturannya setiap kendaraan yang sudah berpindah tangan wajib untuk dibalik nama. Tapi, dengan berbagai macam pertimbangan, waktu, biaya, segala macam, mungkin masyarakat datang ke Samsat tidak siap untuk biaya balik nama, hanya siap untuk bayar pajak saja, sehingga kami berikan kesempatan untuk balik nama di tahun depan,” terang dia pada Rabu (15/4).

Namun demikian, Wibowo menekankan bahwa petugas di lapangan akan tetap menjalankan protap. Yakni dengan mengarahkan setiap kendaraan yang sudah berpindah tangan atau diperjualbelikan untuk di balik nama. Jika pemilik kendaraan belum memiliki biaya untuk balik nama dan tidak punya akses terhadap KTP pemilik lama, petugas akan tetap melayani.

”Karena banyak pertimbangan, mungkin masyarakat belum siap tahun ini (untuk balik nama), kami berikan kesempatan maksimal untuk balik nama di tahun depan dengan mengisi surat pernyataan, formulir pernyataan yang berisi tentang bahwa yang bersangkutan adalah sebagai pemilik sah kendaraan dengan nomor sekian, sekian, sekian, sekian,” bebernya.

Selain itu, pemilik kendaraan bakal diminta mengajukan permohonan blokir atas kendaraan tersebut dan menyatakan siap untuk melakukan proses balik nama tahun depan. Wibowo menyebut, kebijakan yang dikeluarkan oleh Korlantas Polri sangat sederhana. Semua dilakukan atas dasar permintaan masyarakat dan demi kepentingan masyarakat.

”Kami ingin mengakomodasi keluhan masyarakat. Sesuai dengan kebijakan bapak kapolri, kami harus selalu mentransformasi bidang pelayanan publik. Keluhan masyarakat saat ini yang nyata dan real dan memang banyak adalah itu. Pokoknya kami berikan solusi. Kewajiban normatifnya harus balik nama. Tapi tadi, kami mempertimbangkan mungkin waktu atau mungkin masyarakat datang uangnya hanya untuk bayar pajak saja,” tegasnya.

Jenderal bintang satu Polri itu pun menekankan, pengurusan surat-surat kendaraan bermotor harus tetap disertai KTP. Khusus kendaraan yang sudah berpindah tangan, KTP pemilik lama tidak akan dipersoalkan. Tentu dengan tahapan yang sudah dia jelaskan. Yakni pemilik kendaraan membuat pernyataan akan melakukan balik nama kendaraan tahun depan.

”Beban biaya balik nama sudah ditiadakan, artinya 0 rupiah. Kemudian masyarakat tinggal membayar PNBP saja. Kalau motor itu Rp 385.000, kemudian mobil Rp 675.000,” ujarnya.(*)

Artikel Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik Lama Berlaku di Seluruh Indonesia, Ini Syaratnya pertama kali tampil pada News.

Ini Wajah 20 Finalis Encik dan Puan Batam Terpilih

0
Para finalis Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026 berfoto bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam usai audisi di Mega Mall Batam Centre. (Foto: Pemko Batam untuk Batam Pos)

batampos – Tidak semua beruntung melangkah lebih jauh. Dari ratusan anak muda yang datang membawa mimpi, hanya 20 yang akhirnya bertahan dan berdiri sebagai finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026.

‎Audisi yang digelar di Mega Mall Batam Centre, Minggu (12/4), bukan sekadar ajang seleksi. Ia menjadi panggung pembuktian, tentang keberanian tampil, ketajaman wawasan, hingga kemampuan membawa diri di hadapan publik.

‎Dari proses panjang tersebut, akhirnya terpilih 20 nama-nama terbaik yang berhak melangkah ke tahap berikutnya. Mereka akan melanjutkan perjalanan ke pra karantina, karantina, hingga grand final yang menjadi puncak ajang.

Baca Juga: Dari Ajang Kompetisi ke Ruang Kolaborasi, Pilmapres 2026 Satukan Mahasiswa Terbaik Riau–Kepri

‎Sepuluh finalis Encik yang lolos yakni Fikri Ismail, Firli Farouq, Willyam Sahut, Alfajar Madani, Sanjit Saputra, Arya Saputra, Raveyan Muhamad, Muhamad Nabil, Harya Gilang, dan Hadrian Ivander.

‎Sementara itu, sepuluh finalis Puan yang berhasil melangkah adalah Sabrina Putri, Chelsea Anisa, Kezia Hirano, Rebecca Teresia, Nayla Balqis, Jo Fanny Chantika, Dina Hulbi Aulia, Charla Ranadhiya, Rameyza Alya, dan Meysa Aurelia.

‎Proses seleksi berlangsung ketat. Dewan juri yang terdiri dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, bersama para praktisi dan alumni duta wisata, menilai setiap peserta secara menyeluruh, tidak hanya dari penampilan, tetapi juga karakter dan wawasan.

‎Di antaranya hadir Kartika Dewi (Puan 1 Duta Wisata Batam 2012), Reza Mardian (Encik 1 Duta Wisata Batam 2007), Rudi dari Solidaritas Musisi Indonesia, serta Edo dari Solidaritas Pembawa Acara Kota Batam.

‎Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi tingginya partisipasi generasi muda dalam ajang ini. Ia melihat banyak potensi yang tidak hanya menjanjikan, tetapi juga mencerminkan masa depan pariwisata Batam.

‎“Dari ratusan peserta yang mengikuti audisi, kami melihat banyak potensi luar biasa dari generasi muda Batam. Para finalis yang terpilih hari ini merupakan yang terbaik, tidak hanya dari segi penampilan, tetapi juga wawasan, sikap, dan kemampuan komunikasi,” ujarnya.

Baca Juga: Wajib Coba! 5 Donat Viral di Batam yang Lezat untuk Camilan dan Hidangan Penutup

‎Perjalanan para finalis belum selesai. Mereka akan memasuki tahap pembinaan yang lebih intensif melalui pra karantina dan karantina. Di sana, mereka akan dibekali berbagai materi, mulai dari kepariwisataan, budaya, public speaking, hingga pengembangan diri.

‎Tahapan ini akan menjadi ruang pembentukan karakter, sekaligus ujian untuk melihat siapa yang benar-benar siap menjadi representasi Batam.

‎Dengan terpilihnya 20 finalis ini, kompetisi pun memasuki fase yang lebih serius. Mereka bukan lagi sekadar peserta, melainkan calon duta yang akan membawa wajah Batam ke panggung yang lebih luas.

‎Harapannya, dari proses ini akan lahir sosok-sosok muda yang tak hanya tampil menarik, tetapi juga mampu berbicara, memahami, dan mempromosikan Batam dengan cara yang lebih hidup.

‎”Kami ingin mereka dapat berkembang menjadi duta wisata yang profesional dan mampu membawa nama Batam lebih dikenal luas,” kata Ardi. (*)

Artikel Ini Wajah 20 Finalis Encik dan Puan Batam Terpilih pertama kali tampil pada Metropolis.

Cuaca Lagi Berubah-ubah? Ini 7 Cara Simpel Biar Daya Tahan Tubuh Tak Menurun

0
Ilustrasi: Selama musim hujan kesehatan harus dijaga. (Foto: India Today/Getty Images)

batampos – Batam dikenal dengan cuacanya yang berubah-ubah dengan cepat. Bahkan sering terjadi hujan lokal, sementara di tempat lain yang hanya dipisahkan satu komplek sedang panas-panasnya.

Cuaca yang berubah-ubah tanpa pola sering bikin tubuh kamu “kaget”. Pagi panas menyengat, siang tiba-tiba hujan, malam malah dingin menusuk, kondisi seperti ini bisa dengan mudah menurunkan daya tahan tubuh jika kamu nggak siap menghadapinya.

Di saat seperti ini, menjaga kesehatan bukan cuma soal makan dan tidur cukup, tapi juga soal bagaimana kamu menyesuaikan kebiasaan sehari-hari. Kalau kamu abai, risiko terserang flu, batuk, hingga kelelahan bisa meningkat tanpa disadari.

Berikut 7 tips menjaga kesehatan saat cuaca tak menentu!

1. Jangan Anggap Sepele Asupan Air Putih

Saat cuaca berubah-ubah, tubuh kamu tetap butuh cairan yang cukup untuk menjaga metabolisme tetap stabil. Jangan tunggu haus untuk minum, karena itu tanda tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Usahakan minum secara rutin sepanjang hari agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

2. Perhatikan Pola Makan, bukan Sekadar Kenyang

Kamu perlu asupan makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya vitamin seperti buah dan sayur. Makanan yang kamu konsumsi akan sangat berpengaruh pada imun tubuh, jadi jangan asal makan cepat saji terus-menerus meskipun praktis.

3. Selalu Sedia Perlindungan Ekstra saat Keluar Rumah

Payung atau jas hujan bisa jadi penyelamat di tengah cuaca tak menentu. Selain itu, jaket ringan juga penting untuk mengantisipasi perubahan suhu yang tiba-tiba dingin, supaya tubuh kamu tidak “kaget”.

4. Jaga Kualitas Tidur, Bukan cuma Durasinya

Tidur yang cukup tapi sering terbangun tidak akan memberikan manfaat maksimal. Pastikan kamu tidur dengan kualitas yang baik agar tubuh punya waktu optimal untuk memulihkan diri dan memperkuat sistem imun.

5. Rutin Berolahraga, tapi Jangan Memaksakan Diri

Olahraga tetap penting untuk menjaga kebugaran, tapi kamu harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan cuaca. Pilih waktu dan jenis olahraga yang aman, seperti di pagi atau sore hari, agar tubuh tetap aktif tanpa risiko kelelahan.

6. Jangan Lupa Menjaga Kebersihan Diri

Perubahan cuaca sering membawa kuman dan virus lebih mudah menyebar. Kamu perlu rajin mencuci tangan, mandi setelah kehujanan, dan mengganti pakaian basah agar tidak mudah terserang penyakit.

7. Kenali Sinyal Tubuh Sebelum Terlambat

Kalau kamu mulai merasa tidak enak badan, lemas, atau meriang, jangan diabaikan. Istirahat yang cukup dan penanganan sejak dini bisa mencegah kondisi menjadi lebih parah. Jangan tunggu sampai benar-benar sakit untuk mulai peduli. (*)

 

Artikel Cuaca Lagi Berubah-ubah? Ini 7 Cara Simpel Biar Daya Tahan Tubuh Tak Menurun pertama kali tampil pada Lifestyle.

Proyek Strategis Jembatan Babin Terkendala Kepastian, Skema Swasta Jadi Opsi

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kepastian pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) hingga kini masih belum jelas. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai membuka peluang pembiayaan proyek tersebut melalui pihak swasta.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kelanjutan proyek strategis tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian waktu pelaksanaan pembangunan.

“Jika ada swasta yang mau membangun secara menyeluruh dengan tarif tol yang bisa memenuhi, ya kita dorong,” ujar Ansar, Rabu (15/4).

Menurutnya, sejumlah pengusaha telah diajak berdiskusi dan bahkan dipertemukan dengan Direktorat Jenderal Pembiayaan. Beberapa di antaranya disebut menunjukkan minat untuk menggarap proyek dengan nilai investasi mencapai Rp17 triliun tersebut.

Ansar juga mengungkapkan, terdapat investor yang mengusulkan perubahan desain jembatan agar lebih memungkinkan secara finansial dan teknis. Usulan tersebut dinilai sebagai peluang untuk mempercepat realisasi pembangunan.

“Ada yang menyarankan merubah desainnya supaya mereka yang bangun. Itu juga jadi opsi yang baik,” katanya.

Selain investor dalam negeri, sejumlah pihak dari luar negeri, termasuk investor asal China, juga disebut tertarik. Namun hingga kini, komunikasi dengan investor asing tersebut masih belum difasilitasi ke pemerintah pusat.

Sebagai informasi, Jembatan Babin dirancang menjadi salah satu jembatan terpanjang di Indonesia dengan total panjang sekitar 14,6 kilometer. Bentangan utamanya mencapai 7,6 kilometer yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan, serta kawasan strategis seperti Rempang dan Galang.

Meski masih dalam tahap wacana lanjutan, proyek ini diharapkan dapat mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Riau jika terealisasi.(*)

Artikel Proyek Strategis Jembatan Babin Terkendala Kepastian, Skema Swasta Jadi Opsi pertama kali tampil pada Kepri.

Hujan Deras Isi Waduk Sei Jago Bintan, Tinggi Air Kini 57 Sentimeter

0
Kondisi Waduk Sei Jago di Tanjunguban, Bintan, kembali terisi air setelah hujan mengguyur wilayah tersebut, dengan ketinggian mencapai sekitar 57 sentimeter, Rabu (15/4). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Waduk Sei Jago di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, mulai kembali terisi air setelah sebelumnya sempat mengalami kekeringan akibat musim kemarau.

Pemulihan ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Tanjunguban dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Cabang PDAM Tirta Kepri Tanjunguban, Sugito, mengatakan waduk mulai terisi sejak Senin (13/4/2026). Ketinggian air terus mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir.

“Jika Selasa masih di angka 50 sentimeter, hari ini sudah mencapai sekitar 57 sentimeter. Dari sebelumnya minus, sekarang sudah naik,” ujarnya, Rabu (15/4).

Meski mengalami peningkatan, Sugito menegaskan pasokan air bersih kepada pelanggan belum bisa kembali normal. Saat ini distribusi air masih dibatasi sekitar 8 jam per hari.

“Air baku masih terbatas, jadi kita atur agar tidak cepat habis,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan PDAM Tirta Kepri, khususnya di wilayah Tanjunguban, karena layanan belum maksimal.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama kondisi belum sepenuhnya pulih.

“Gunakan air secukupnya agar kebutuhan bisa terpenuhi merata,” pungkasnya. (*)

Artikel Hujan Deras Isi Waduk Sei Jago Bintan, Tinggi Air Kini 57 Sentimeter pertama kali tampil pada Kepri.

Gagal Mencuri, Pemuda Dompak Justru Terjerat Kasus Pencurian di 7 Lokasi

0
Polisi menggiring pelaku pencurian ke ruang penyidik di Mapolsek Bintan Timur, Rabu (15/4). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Aksi pencurian yang dilakukan seorang pemuda di Bintan Timur akhirnya terbongkar setelah pelaku meninggalkan sepeda motor di lokasi kejadian. Dari pengembangan kasus, pelaku diketahui telah beraksi di tujuh tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mencuri angpau senilai Rp20 juta.

Pelaku berinisial MF (19), warga Dompak, Tanjungpinang, diamankan jajaran Polsek Bintan Timur setelah sebelumnya gagal mencuri di sebuah rumah di Jalan Nusantara Kilometer (Km) 17, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (22/3/2026).

Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan percobaan pencurian. Saat itu, pelaku mencongkel jendela rumah korban, namun aksinya diketahui.

“Korban keluar rumah setelah mendengar suara congkelan dan memergoki pelaku. Pelaku langsung melarikan diri,” ujar Aang dalam konferensi pers, Rabu (15/4).

Meski berhasil kabur, MF meninggalkan sepeda motor milik orang tuanya di lokasi. Dari kendaraan tersebut, polisi berhasil melacak identitas dan keberadaan pelaku.

Petugas kemudian mendatangi rumah pelaku di Dompak, namun MF tidak berada di tempat. Penyelidikan berlanjut hingga polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di kawasan Batu 6, Tanjungpinang.

“Kita amankan pada malam itu juga,” tegas Aang.

Dari hasil pemeriksaan, MF mengaku telah melakukan aksi pencurian di tujuh TKP. Lima di antaranya dilakukan sepanjang 2025, sementara dua lainnya terjadi pada 2026.

Salah satu aksi pencurian terjadi di Jalan Cemara, Kampung Budi Mulya, Kecamatan Bintan Timur, pada 20 Februari 2026. Dalam aksi tersebut, pelaku menggasak angpau milik korban dengan kerugian mencapai Rp20 juta.

Dalam setiap aksinya, MF menggunakan alat seperti besi dan obeng untuk mencongkel jendela rumah sebelum masuk dan mengambil barang berharga.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya parang, martil, obeng, kunci pas, serta sepeda motor yang digunakan pelaku. Hasil curian disebut digunakan untuk keperluan pribadi.

“Digunakan untuk foya-foya,” ungkap Aang.

Selain itu, pelaku juga diketahui merupakan residivis kasus serupa. Atas perbuatannya, MF dijerat Pasal 477 ayat 1 huruf f Jo Pasal 17 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Tokoh masyarakat Bintan, Datok Musaffa Abas, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

“Mudah-mudahan ini bisa meminimalisir kejadian yang meresahkan masyarakat,” ujarnya. (*)

Artikel Gagal Mencuri, Pemuda Dompak Justru Terjerat Kasus Pencurian di 7 Lokasi pertama kali tampil pada Kepri.

Kecelakaan Lalu Lintas di Siantan Libatkan Dua Motor, Satu Korban Kritis

0
Petugas Satlantas Polres Anambas mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Air Padang, Kecamatan Siantan. Satu pelajar dilaporkan dalam kondisi kritis. F. Satlantas Polres Anambas.

batampos – Seorang pelajar SMA Negeri 1 Siantan, Jimmy Pratama, dilaporkan dalam kondisi kritis usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Air Padang, Kecamatan Siantan, Selasa (14/4) sore.

Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan dari arah berlawanan. Jimmy saat itu mengendarai Yamaha R15 warna hitam dengan nomor polisi BP 5323 WP.

Sementara kendaraan lainnya adalah Yamaha N-Max bernomor polisi BP 4670 S yang dikendarai Sabli, warga Pesisir Timur, yang saat kejadian berboncengan bersama istri dan anaknya.

Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, AKP Zulfikar, menjelaskan kecelakaan diduga bermula saat korban melaju dari arah Air Padang menuju Teluk Red.

“Diduga pengendara tidak memperhatikan kondisi jalan dan masuk ke jalur berlawanan,” ujarnya, Rabu (15/4).

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai Sabli. Jarak yang terlalu dekat membuat kedua kendaraan tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan keras pun terjadi.

Akibat benturan tersebut, Jimmy mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban mengalami luka berat dan telah dirujuk ke Batam untuk perawatan lanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Sabli bersama istri dan anaknya mengalami luka ringan hingga sedang dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Tarempa.

Dari hasil penyelidikan sementara, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas yang relatif sepi. Namun, kontur jalan yang naik turun di lokasi diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.

Polres Kepulauan Anambas mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di ruas jalan yang rawan kecelakaan. (*)

Artikel Kecelakaan Lalu Lintas di Siantan Libatkan Dua Motor, Satu Korban Kritis pertama kali tampil pada Kepri.