Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 1156

Mobil Rantis Tabrak dan Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas, Perwira Brimob Dipecat

0
Perwira Brimob Polri, Kompol Cosmas Kaju Gae, saat mendengarkan putusan dalam sidang KEPP yang dilaksanakan oleh Divisi Propam Polri hari ini (3/9). Dia disanksi PTDH atau pemecatan dari Polri. (Istimewa)

batampos – Komandan Batalyon C Resimen IV Pasukan Pelopor Korps Brimob Polda Metro Jaya Kompol Cosmas Kaju Gae diputus melanggar kode etik berat. Dalam sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) Rabu malam (3/9), Cosmos mendengarkan putusan sidang yang dia jalani. Dia kena sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) atau dipecat dari dinas kepolisian.

”Pemberhentian dengan Tidak Hormat atau PTDH sebagai anggota Polri. Demikian putusan sidang KEPP ini,” ungkap ketua sidang.

Mendengar putusan tersebut, Cosmos hanya terdiam. Saat diberikan kesempatan untuk merespons putusan itu, dia menatap langit-langit ruang sidang. Sambil menahan tangis, dia kemudian berkata bahwa seluruh insiden tragis yang menyebabkan driver ojek online (ojol) Affa Kurniawan meninggal dunia pada Kamis pekan lalu (28/8), sama sekali tidak pernah terlintas dalam benaknya.

”Sesungguhnya (saya) hanya melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai perintah institusi,” imbuhnya.

Tugas yang dimaksud oleh Cosmas adalah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dalam aksi demo buruh di DPR/MPR. Dia pun menegaskan bahwa, dirinya tidak pernah memiliki niat untuk membuat orang lain celaka. Apalagi sampai menyebabkan Affan meninggal dunia. Dia mengaku berusaha melindungi dan menyelamatkan seluruh anggotanya yang berada dalam kendaraan taktis (rantis).

”Kejadian atau peristiwa (yang menimpa Affan) bukan menjadi niat sungguh-sungguh. Demi Tuhan, bukan ada niat untuk membuat orang celaka, tetapi sebaliknya. Namun peristiwa itu sudah terjadi. Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban, Affan Kurniawan serta keluarga besar,” ungkap dia.

Cosmas menyampaikan bahwa insiden tragis itu sungguh berada di luar dugaannya. Dia menyatakan, dirinya baru mengetahui korban meninggal dunia setelah video insiden tragis itu beradar luas dan menjadi viral. Dia mengaku sama sekali tidak tahu telah menabrak dan melindas Affan. Informasi mengenai Affan menjadi korban dia ketahui beberapa jam setelah kejadian.

”Dalam kesempatan ini pula saya mohon maaf ke pimpinan Polri atau rekan-rekan Polri yang sedang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban umum. Kalau mungkin sudah membuat rekan-rekan atau pimpinan Polri menjadi pekerjaan yang banyak mengorbankan waktu dan tenaga. Tapi, bukan maksud dan tujuan kami,” ujarnya.

CCTV

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM mengumpulkan rekaman kamera pengawas (Closed-circuit Television/CCTV) untuk mengecek fakta-fakta terkait kematian pengemudi ojek Affan Kurniawan, yang diduga ditabrak dan dilindas kendaraan taktis kepolisian semasa aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025.

“Kami menyurati secara resmi berbagai instansi yang ada di sepanjang jalan untuk mendapatkan rekaman CCTV dan untuk memastikan keseluruhan fakta-fakta bisa kami kumpulkan sebelum kejadian, saat kejadian, dan setelah kejadian,” kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan pentingnya pemeriksaan rekaman video dari kamera-kamera pengawas di sekitar lokasi Affan Kurniawan (21) tertabrak dan terlindas kendaraan taktis milik Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, untuk memverifikasi fakta.

“Potongan-potongan fakta yang beredar ini mesti kita verifikasi, termasuk misalnya video-video yang tadi katanya ada yang mendorong, itu perlu kita pastikan secara forensik digital apakah peristiwa itu benar karena kita butuh kepastian, apakah itu genuine (asli) atau sudah merupakan pekerjaan editing,” ia menjelaskan.

Komnas HAM juga siap menampung informasi maupun rekaman video dari warga mengenai kejadian yang menimpa Affan.

“Dengan sangat terbuka kami akan menerimanya,” ujar Saurlin.

Selain mengumpulkan rekaman CCTV untuk memeriksa fakta, Komnas HAM ingin mendapatkan informasi mengenai percakapan aparat kepolisian yang ada di dalam kendaraan taktis sebelum, pada saat, dan setelah Affan tertabrak dan terlindas kendaraan taktis kepolisian.

“Saya kira itu penting buat kita untuk mendapatkan keseluruhan fakta-fakta yang dibutuhkan nanti oleh Komnas HAM dalam menyusun laporan pemantauan, penyelidikan, kami yang secara independen dan kemudian melahirkan rekomendasi,” kata Saurlin.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan bahwa sampai saat ini tercatat ada sepuluh orang yang meninggal dalam aksi-aksi unjuk rasa yang dilakukan di berbagai daerah untuk memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR.

Kesepuluh orang tersebut meliputi Affan Kurniawan (Jakarta), Andika Lutfi Falah (Jakarta), ⁠Rheza Sendy Pratama (Yogyakarta), ⁠Sumari (Solo), Saiful Akbar (Makassar), Muhammad Akbar Basri (Makassar), Sarinawati (Makassar), Rusmadiansyah (Makassar), ⁠Iko Juliant Junior (Semarang), dan ⁠Septinus Sesa (Manokwari).

Anis menyampaikan bahwa Komnas HAM bekerja sama dengan lembaga HAM yang lain dalam menyelidiki penyebab kematian mereka.

Gelar Perkara

Diketahui, Divisi Propam Polri telah melaksanakan gelar perkara atas dugaan pelanggaran etik dan pidana oleh 7 personel Brimob Polri pada Selasa (2/9).

Dalam gelar perkara itu, terungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan meninggal dunia. Sanksi pemecatan dan proses hukum pidana dipastikan berjalan.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam menyampaikan hal itu usai mengikuti jalannya gelar perkara hari ini. Dia mengungkapkan, konstruksi peristiwa penabrakan dan pelindasan Affan sudah terungkap.

Dia optimistis, sidang etik yang dijadwalkan besok dan lusa akan berjalan dengan baik. Seluruh polisi yang diduga melanggar etik akan mendapat sanksi sesuai kadar pelanggaran.

”Di forum tadi memang dibuka bagaimana konstruksi peristiwa, termasuk apa yang didapatkan dalam kerangka persiapan sidang etik dan memang tadi suasananya adalah mengarah potensial untuk dituntut pada PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) atau bahasa paling gampang pemecatan,” kata Anam.

Selain itu, Kompolnas juga melihat adanya rekomendasi untuk memulai proses hukum pidana terhadap para polisi yang melindas Affan hingga meninggal dunia pada Kamis pekan lalu (28/8). Menurut Anam, Bareskrim Polri sudah menyiapkan manajemen pemidanaan dan penyidikan yang bakal dilaksanakan dalam kasus tersebut.

”Karena juga ada putusan ini semoga rekomendasi bisa segera dilakukan. Jadi, langkah-langkah pemidanaan itu berlangsung. Jadi, ada dua hal penting. Konteks rangka etik potensi besarnya adalah sampai level pemecatan dan sampai pemidanaan tadi memang disimpulkan ada potensi pidana,” jelasnya.

Menurut Anam, langkah yang diambil oleh Polri saat ini sudah sesuai dengan tuntutan dan permintaan keluarga Affan. Yakni melaksanakan proses hukum sesuai aturan dan ketentuan secara transparan. Selain itu, memastikan bahwa Affan mendapat keadilan atas insiden tragis yang dia alami dalam rangkaian pengamanan demo buruh.

”Menjawab tuntutan langsung keluarga yang disampaikan ke Kompolnas secara langsung dan juga kepada pak kapolri waktu beliau bertemu langsung dengan keluarga,” tegasnya. (*)

Artikel Mobil Rantis Tabrak dan Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas, Perwira Brimob Dipecat pertama kali tampil pada News.

Bisa Mengganggu Kesehatan dan Produktivitas, Ini 5 Dampak Buruk Kurang Tidur

0
Ilustrasi seorang pria menguap karena kurang tidur. (Pixabay)

batampos – Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang sama pentingnya dengan makan dan minum.

Menurut kemkes.go.id, saat tubuh beristirahat, terjadi proses pemulihan baik secara fisik maupun mental. Hal ini membuat seseorang merasa segar, bugar, dan siap menjalani aktivitas ketika bangun tidur.

Selain itu, tidur juga berperan besar dalam mendukung tumbuh kembang anak dan remaja. Pada waktu tidur, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan yang berfungsi mendukung perkembangan fisik serta kesehatan secara menyeluruh.

Kebutuhan tidur setiap orang tidak selalu sama. Berdasarkan informasi dari alodokter.com, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7–9 jam per hari.

Sedangkan anak-anak dan remaja membutuhkan durasi tidur yang lebih lama, yaitu 8–10 jam setiap hari.

Banyak orang yang tanpa sadar sering mengabaikan waktu tidurnya karena tuntutan pekerjaan, aktivitas sosial, atau kebiasaan begadang.

Kelompok yang paling rentan mengalami kurang tidur biasanya adalah pekerja dengan jadwal padat, pelajar yang sering belajar hingga larut malam, serta pengguna gawai yang berlebihan.

Kurang tidur bukanlah hal sepele. Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, antara lain.

1. Mudah Sakit

Kurang tidur membuat sistem imun tubuh bekerja tidak maksimal. Padahal, ketika tidur cukup, tubuh memproduksi sitokin, yaitu senyawa yang membantu melawan infeksi bakteri dan virus. Jika kondisi ini dibiarkan, tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Dalam jangka panjang, risiko terkena gangguan serius seperti diabetes dan penyakit jantung juga bisa meningkat.

2. Berat Badan Meningkat

Durasi tidur yang pendek berkaitan erat dengan perubahan metabolisme tubuh. Orang dewasa yang hanya tidur sekitar empat jam sehari cenderung merasa lebih lapar dan mudah tergoda makanan tinggi karbohidrat serta berkalori tinggi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa tidur kurang dari enam jam setiap malam meningkatkan risiko obesitas dibandingkan mereka yang memiliki waktu tidur normal, yakni 7–9 jam. Kondisi serupa juga bisa terjadi pada anak-anak dan remaja.

3. Sulit Konsentrasi

Tidur berperan besar dalam menjaga fungsi otak, termasuk kemampuan berpikir dan belajar. Saat seseorang kurang tidur, fungsi kognitifnya akan terganggu.

Efeknya bisa terlihat dari menurunnya tingkat perhatian, daya ingat jangka pendek, penalaran, hingga kemampuan memecahkan masalah.

Kondisi ini tentu bisa mengganggu produktivitas, baik di sekolah maupun di tempat kerja.

4. Mudah Stres

Tidak cukup tidur dapat memengaruhi suasana hati secara langsung. Seseorang menjadi lebih mudah tersinggung, emosional, bahkan tidak sabar menghadapi hal-hal kecil.

Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini bisa memicu masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, perilaku impulsif, hingga paranoid.

5. Mudah Lupa

Kurang tidur juga berdampak pada melemahnya kemampuan otak dalam memproses informasi. Penelitian membuktikan bahwa seseorang yang kurang tidur akan lebih sulit menyimpan ingatan baru.

Hal ini membuat memori jangka pendek terganggu, sehingga informasi yang dipelajari atau pengalaman sehari-hari tidak tersimpan dengan baik.

Akibatnya, dalam beberapa hari ke depan, otak juga kesulitan mencerna dan mengolah data yang masuk. (*)

Artikel Bisa Mengganggu Kesehatan dan Produktivitas, Ini 5 Dampak Buruk Kurang Tidur pertama kali tampil pada Lifestyle.

Daihatsu Apresiasi Prestasi Anak Bangsa Peraih Medali Kejuaraan Kontes Robotik Internasional

0

batampos– Pendidikan merupakan hal fundamental bagi perkembangan individu yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan.

Sejalan dengan salah satu pilar CSR, yaitu Pintar Bersama Daihatsu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus memperkuat komitmen ini dengan mendorong lahirnya SDM unggul, serta terus berinovasi untuk memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Hal ini diwujudkan lewat pemberian dukungan dan pembinaan bagi tim robotik yang berasal dari salah satu perguruan tinggi ternama, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melalui perwakilannya yaitu Tim Robotik Ichiro.

Tim Ichiro ITS pada ajang perlombaan FIRA RoboWorld Cup 2025 di Daegu, Korea Selatan.

Tim Ichiro ITS sendiri berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih 13 medali kejuaraan robotik internasional dalam ajang FIRA (The Federation of International Robot Sports Association) RoboWorld Cup 2025 yang digelar di Daegu, Korea Selatan, pada 11–15 Agustus 2025.

Sebagai wujud apresiasi, Daihatsu menyerahkan penghargaan dan dukungan ini secara simbolis pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 Surabaya yang berlangsung pada 27 Agustus 2025. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Direktur ADM, Erlan Krisnaring Cahyono, beserta jajaran manajemen. Sedangkan dari pihak ITS, turut hadir Direktur Kemahasiswaan Nur Syahroni, para dosen pembina, dan anggota tim Ichiro yang menjadi kebanggaan bangsa.

BACA JUGA: Daihatsu Terus Mendapat Kepercayaan Pelanggan di Jawa Timur

Kompetisi bergengsi ini mempertemukan puluhan tim robotik terbaik dunia dan membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing serta berprestasi di panggung robotika dunia.

Prestasi Tim Ichiro ITS menjadi bukti nyata bahwa anak bangsa memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang teknologi. Daihatsu berharap capaian ini dapat menginspirasi lebih banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk berani bermimpi besar, berkarya, dan melahirkan inovasi yang mendunia, sekaligus memberi manfaat nyata bagi kemajuan bangsa. (*)

Artikel Daihatsu Apresiasi Prestasi Anak Bangsa Peraih Medali Kejuaraan Kontes Robotik Internasional pertama kali tampil pada Lifestyle.

Driver Ojol dan Mahasiswa Batam Gelar Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan

0
Driver Ojol, mahasiswa dan maryarakat Batam menyalakan lilin sebagai bentuk kepedulian atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas setelah tertabrak mobil taktis Brimob. f.syaban

batampos – Ratusan driver ojek online bersama mahasiswa dan masyarakat menggelar doa bersama, berbagi, serta aksi solidaritas seribu lilin di Alun-alun Engku Putri, Batam, Rabu (3/9) malam. Aksi ini digelar sebagai bentuk kepedulian atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas setelah tertabrak mobil taktis Brimob Barakuda.

Sejak pukul 20.00 WIB, peserta mulai berdatangan mengenakan atribut ojol dan pakaian hitam. Mereka kemudian menyalakan lilin secara bergantian sebagai simbol duka dan solidaritas. Tercatat sekitar 150 perwakilan ojol hadir dalam aksi damai ini, bersama komunitas driver online lain, yaitu Aliansi Driver Ojek Online (Adolf) dan Komunitas Andalan Driver Online (Komando).

Acara juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Lia Claudia Candra, serta Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin.

Dalam sambutannya, perwakilan ojol Feriyandi Tarigan mengajak seluruh peserta mendoakan Affan.

BACA JUGA: Aliansi Mahasiswa Batam Batal Demo, Pilih Audiensi dengan Wali Kota

“Ketika satu tersakiti, semua ikut merasakan. Kami tidak mau Batam seperti kota lain yang anarkis. Kami memilih doa bersama agar kota Batam tetap kondusif dan aman,” ujarnya.

Ia menegaskan, keamanan Batam penting bagi para driver online. “Kita mau kota Batam aman untuk mencari rezeki,” tambahnya.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberikan apresiasi atas aksi damai yang dilakukan para driver dan mahasiswa.

“Ojek online di Batam menunjukkan kepedulian terhadap kawan seprofesi dengan cara yang bermartabat. Saya juga berterima kasih kepada Cipayung yang mau melakukan aksi solidaritas dan doa bersama secara damai,” ucapnya.

Amsakar juga memberi apresiasi kepada mahasiswa yang ikut serta dalam aksi seribu lilin ini. Ia menilai kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan penuh makna.

“Anda semua adalah aktivis yang cerdas. Aksi yang dilakukan malam ini sudah sesuai standar, damai, dan memberi teladan bagi masyarakat,” katanya.

Acara berlangsung lancar dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan pembagian paket sembako kepada ojol dan masyarakat yang hadir. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Dravier Ojol dan Mahasiswa Batam Gelar Seribu Lilin untuk Affan Kurniawan pertama kali tampil pada Metropolis.

Terlengkap dan Harga Lebih Murah, Top 100 Hadir di Garden Avenue Square

0
Supermarket Top 100 bakal hadir di Kawasan Bengkong Sadai, Rabu (3/9. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Supermarket Top 100 cabang ke-11 akan dibuka di Garden Avenue Square, Bengkong pada 9 Sepetember mendatang. Gerai ini merupakan yang terbesar dan terlengkap dibandingkan cabang lainnya.

General Manager TOP 100 Batam, Chandra Gonawan mengatakan gerai ini dibangun diatas lahan seluas 7.600 M2 dengan konsep bangunan 2 lantai seluas 1 hektare.

“Cabang ke 11 Top 100 ini merupakan terbesar se Kota Batam. Dengan area parkir yang luas dan nyaman,” ujarnya.

Swalayan TOP 100 dikenal sebagai pusat perbelanjaan berbagai kebutuhan harian yang lengkap. Mulai dari sembako, buah-buahan, sayuran, produk hewani, produk makanan minuman, oleh-oleh, hingga berbagai jenis peralatan rumah tangga.

“Produk yang disediakan juga terlengkap dan harga lebih murah dibandingkan yang lainnya,” kata Chandra.

Selain terlengkap dan harga lebih murah, keunggulan gerai ini berada di lokasi strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Lokasinya berada di dekat kawasan Bengkong dan Batam Centre.

“Lokasinya mudah dijangkau dan mempermudah masyarakat untuk berbelanja,” ungkap Chandra.

Chandra menjelaskan gerai 10 Top 100 ini mengutamakan kenyamanan pengunjung. Seluruh lokasi kebutuhan disusun rapih sesuai dengan jenis, tempat yang luas, AC sentral yang dingin, bersih dan juga karyawan yang ramah.

“Kita juga menyediakan eskalator dari lantai 1 ke 2 untuk memudahkan pengunjung berbelanja,” katanya.

Untuk di lantai II bangunan, kata Chandra, tersedia food court dengan banyak pilihan makanan dan minuman, seperti steak dan aneka jus. Food court ini juga diisi 20 persen produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Untuk UMKM ini kita seleksi ketat dan ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap pengembangan UMKM,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Terlengkap dan Harga Lebih Murah, Top 100 Hadir di Garden Avenue Square pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemadaman di Piayu, PLN Batam Sebut Akibat Layang-layang dan Pohon Tumbang

0
Petugas PLN Batam tengah memperbaiki gangguan yang ada. (f. PLN Batam)

batampos – PT PLN Batam menyebut pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Piayu disebabkan oleh layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, mengatakan layang-layang masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan pasokan listrik di Batam. Material layang-layang, terutama plastik dan benang konduktif, dapat memicu hubungan arus pendek bila mengenai kabel listrik.

“Jaringan listrik umumnya terdiri dari tiga kabel. Jika benang atau plastik layang-layang menyentuh ketiganya sekaligus, akan terjadi short circuit atau arus pendek yang merambat ke jaringan lain. Proses perbaikannya tidak bisa instan sehingga pemadaman bisa berlangsung cukup lama,” ujar Samsul, Selasa (3/9/2025).

Selain layang-layang, lanjut Samsul, cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang juga meningkatkan risiko gangguan. Rangka layang-layang berbahan bambu atau kayu yang basah dapat menghantarkan arus listrik, sedangkan pohon tumbang atau ranting yang menyentuh jaringan juga berpotensi memutus aliran listrik.

“Mewakili manajemen PLN Batam, kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi. Kami berharap masyarakat lebih bijak dan mengingatkan anak-anak agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik. Kami juga meminta dukungan warga untuk mengizinkan pemangkasan atau penebangan pohon yang berada dekat jaringan demi mencegah gangguan berulang,” kata Samsul.

Sejalan dengan itu, Senior Manager Unit Bisnis Distribusi dan Pelayanan PT PLN Batam, Rizal Azhari, menegaskan jaringan listrik tidak boleh tersentuh benda apa pun, termasuk pohon, layang-layang, maupun hewan. Ketentuan ini sesuai dengan regulasi yang melarang penggunaan benang konduktif dan aktivitas berisiko di sekitar jaringan listrik.

“Bermain layang-layang di dekat jaringan listrik PLN sangat berbahaya. Selain mengganggu kontinuitas pasokan, benang berbahan logam atau benang gelasan, terutama yang basah, dapat menghantarkan arus listrik dan membahayakan nyawa,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, petugas PLN Batam secara rutin membersihkan jaringan dari layang-layang dan memangkas pohon yang berpotensi mengganggu. Namun, pelaksanaannya di lapangan sering terkendala karena harus berkoordinasi dengan pemilik pohon.

“Kami juga memohon dukungan Pemerintah Kota Batam untuk mengedukasi masyarakat agar tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik serta mengizinkan pemangkasan atau penebangan tanaman di jalur jaringan. Banyak kasus pemadaman berkepanjangan disebabkan pohon tumbang menimpa jaringan,” kata Rizal. (*)

Artikel Pemadaman di Piayu, PLN Batam Sebut Akibat Layang-layang dan Pohon Tumbang pertama kali tampil pada Metropolis.

Sulit Dibedakan, Polda Kepri Ingatkan Warga Waspada Vape Narkotika

0
Barang bukti liquid vape yang mengandung narkotika golongan I jenis sinte gorila yang diamankan Polda Kepri.

batampos – Maraknya kasus pengungkapan vape mengandung narkotika di Kepulauan Riau (Kepri) menimbulkan keresahan masyarakat. Kekhawatiran itu wajar, sebab secara kasat mata hampir mustahil membedakan vape legal dengan yang sudah dicampur narkotika atau obat keras.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Anggoro Wicaksono, mengatakan hingga kini pihaknya masih menelusuri peredaran vape berbahaya tersebut.

“Belum ada aturan yang melarang penggunaan vape di Indonesia. Secara kasat mata tidak bisa dibedakan mana vape biasa dan mana yang sudah dicampur zat terlarang,” ujarnya, Rabu (3/9).

Menurut Anggoro, pola penjualan bisa menjadi indikator awal. Vape legal umumnya dijual bebas di minimarket atau toko khusus. Sementara vape yang diduga mengandung narkotika biasanya dipasarkan secara sembunyi-sembunyi.

“Kalau ada yang menawarkan secara diam-diam, apalagi dari orang tidak dikenal, patut dicurigai,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejumlah merek vape berbahaya sudah masuk ke Kepri dengan berbagai modus. Salah satunya, cairan narkotika disuntikkan ke liquid vape biasa. “Sekitar 8-9 tetes ditambahkan ke satu cartridge. Setelah dipakai barulah terasa efek narkotikanya, jenisnya sinte gorila,” jelasnya.

Sejak beberapa bulan terakhir, Ditresnarkoba Polda Kepri menggagalkan peredaran 4.693 cartridge vape mengandung narkotika dan obat keras. Sebagian besar diselundupkan dari Malaysia melalui pelabuhan internasional di Batam. Bahkan, pengungkapan sempat menyeret dugaan keterlibatan oknum syahbandar.

Selain itu, polisi juga membongkar laboratorium narkoba di Apartemen Harbour Bay Residence. Dari lokasi tersebut, ditemukan ribuan butir ekstasi, sabu, ketamin, hingga ratusan liquid vape berisi etomidate.

Fenomena ini membuat masyarakat semakin khawatir. Beberapa pengguna vape di Batam mengaku cemas liquid yang mereka beli ternyata mengandung narkotika. Orang tua pun resah anak-anak muda bisa menjadi korban.

Anggoro mengimbau masyarakat agar lebih selektif. “Bagi yang menggunakan vape, belilah hanya di tempat resmi. Jangan mudah percaya penawaran dari orang yang tidak jelas. Itu sangat berisiko,” tegasnya.

Ia menambahkan, penggunaan vape bercampur narkotika berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. “Kemungkinan besar ada efek buruk, tapi detailnya bisa dijelaskan lebih lanjut oleh dokter,” ujarnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Sulit Dibedakan, Polda Kepri Ingatkan Warga Waspada Vape Narkotika pertama kali tampil pada Metropolis.

Cerita Pengelola Koperasi Merah Putih di Lingga Terseok-seok Jalankan Usaha

0
Koperasi Merah Putih Lingga
Koperasi Merah Putih di Dabo Singkep yang bergerak di bidang penjualan sembako, Rabu (3/9). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Di tengah gencarnya pembentukan Koperasi Merah Putih di berbagai desa dan kelurahan, ada kisah yang dialami pengurus koperasi di Kelurahan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Shabrina Febrianti, Ketua Koperasi Merah Putih Dabo Singkep, menceritakan usaha mereka yang bergerak di bidang penjualan sembako berjalan seadanya tanpa dukungan dana pemerintah.

“Kami menjalankan koperasi ini dengan modal dari iuran pengurus, anggota, dan relasi yang kami punya. Walaupun dengan keterbatasan anggaran, kami tetap optimis untuk menjalankannya meski terseok-seok,” ujar Shabrina, Rabu (3/9).

Namun, alih-alih meraih keuntungan, koperasi justru mengalami kerugian sekitar 10 persen dari modal awal Rp20 juta. Penjualan sembako yang dibanderol lebih murah dari harga pasar pun belum sepenuhnya mampu menarik minat  masyarakat.

Shabrina berharap anggaran yang dijanjikan pemerintah pusat bisa segera cair. Namu, proses pencairan ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan.

“Dana Rp3 miliar itu bukan langsung masuk ke kas koperasi. Harus lewat pengajuan proposal ke BRI atau BNI, diverifikasi, baru dicairkan sesuai usulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengajuan juga wajib mendapat persetujuan kepala desa jika koperasi berada di bawah desa, atau bupati jika berada di kelurahan.

Mekanisme ini diberlakukan karena dana desa maupun anggaran kabupaten bisa dipotong jika ada penyalahgunaan dana.

“Kalau berjalan lancar, desa dan kabupaten akan dapat 20 persen dari keuntungan koperasi. Tapi kalau gagal, potongannya bisa sampai 30 persen dari dana desa,” ungkap Shabrina.

Koperasi Merah Putih di Dabo Singkep mulai beroperasi sejak diresmikan oleh Wakil Bupati Lingga, Novrizal pada 14 Agustus 2025 lalu. Keberadaan koperasi ini digadang-gadang bisa mengangkat perekonomian desa setempat.

Reporter: Vatawari 

Artikel Cerita Pengelola Koperasi Merah Putih di Lingga Terseok-seok Jalankan Usaha pertama kali tampil pada Kepri.

Bintan Trekking 2025 Siap Digelar, 57 Tim Berkemah di Gunung Bintan

0
Sekda Bintan
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Bintan Trekking 2025 bakal kembali hadir pada 12 hingga 13 September mendatang. Sebanyak 57 tim dipastikan ikut serta dalam event tahunan yang digelar di Agrowisata Poyotomo dan Waduk Bintan Enau, kaki Gunung Bintan.

Acara ini bukan sekadar ajang trekking, tapi juga diramaikan berbagai aktivitas komunitas. Panitia menyiapkan atraksi 20 unit camper van, 30 unit jeep, hingga 30 unit kapal remote control.

Sekda Bintan, Ronny Kartika, menyebut Bintan Trekking yang akrab dijuluki “berselimut alam” menjadi agenda yang selalu ditunggu pecinta petualangan, wisatawan, maupun warga lokal.

“Bintan Trekking menjadi ajang promosi wisata alam Bintan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang memadukan olahraga, petualangan, dan rekreasi,” kata Ronny, Rabu (3/9).

Tahun ini, Bintan Trekking juga disejalankan dengan Fun Trial Run perdana. Tercatat sudah ada 201 peserta mendaftar, terdiri dari 116 pria dan 85 wanita asal Bintan, Tanjungpinang, hingga Batam.

Para peserta trekking akan berkemah dan bermalam di sekitar Gunung Bintan untuk menikmati panorama alam. Ronny berharap event ini bisa mengangkat citra Bintan sebagai destinasi wisata alam bertaraf nasional bahkan internasional. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Bintan Trekking 2025 Siap Digelar, 57 Tim Berkemah di Gunung Bintan pertama kali tampil pada Kepri.