Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 11606

Mulai hari Ini, Listrik di Pulau Kasu Menyala 24 Jam

0
listrik

batampos.co.id – Pulau Kasu, Batam masuk dalam daftar pulau yang sudah mendapatkan pelayanan listrik 24 jam dari PLN Area Tanjungpinang. Hari ini, Kamis (25/10) dilakukan peresmian secara langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, M. Irwansyah bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

”PLN Area Tanjungpinang terus berupaya untuk memberikan pelayanan listrik yang prima. Kini giliran Pulau Kasu, Batam yang mendapatkan pelayanan listrik 24 Jam,” ujar Humas PLN Area Tanjungpinang, Fendi menjawab pertanyaan Batam Pos, tadi malam.

Menurut Fendi, dengan bertambahnya mesin PLTD Sub ULP Pulau Kasu akan memperkuat Sistem Kelistrikan di Pulau Tersebut yang memiliki beban puncak sebesar 180 kW. Dengan adanya tambahan daya sebesar 400 Kw. Sementara beban puncak di sana mencapai 190 Kw.

”Artinya, membuat surplus daya sebesar 130 Kw di Pulau Kasu,” jelas Fendi.

Masih kata Fendi, penambahan 1 unit mesin PLTD su­dah menjadikan Pulau Kasu menyala 24 jam yang sebelumnya nyala hanya 14 Jam. Lebih lanjut katanya, Infrastruktur PLTD ini didukung oleh Jaringan Tegangan Menengah 1,276 KMs, Jaringan Tegangan Rendah 2,5 KMs dan 4 unit Gardu Distribusi daya 250 kVA.

Penambahan jam nyala ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena Listrik sudah menjadi kebutuhan masyarakat pada zaman ini. Dengan adanya listrik dapat meningkatkan kegiatan perekonomian di suatu daerah.

”Setelah ini, tentunya daerah lain yang belum menikmati listrik 24 jam akan diprioritaskan,” tutup Fendi.

Belum lama ini, Gubernur Kepri Nurdin Basirun me-ngatakan, ketersediaan pasokan listrik merupakan kebutuhan wajib yang harus diselesaikan, dengan slogan habis gelap terbitlah terang semua pihak merasa harus terus bekerja keras dalam mewujudkan salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

“Apalagi Kepri dengan pulau-pulau nya yang masih banyak belum teraliri listrik, kita terus berupaya bersama mengatasi permasalahan kelistrikan ini,” ujar Nurdin.

Nurdin berharap ke depan keberadaan listrik di Kepri tersebut dapat konsisten dan terus ada untuk masyarakat. Nurdin ingin salah satu kebutuhan pokok tersebut harus bisa dirasakan menyeluruh bukan hanya masyarakat di kota saja namun juga untuk masyarakat di pulau-pulau.

“Semoga dengan apa yang dipaparkan pihak PLN terkait pemetaan listrik di Kepri bisa direalisasikan dan ada bukti yang nyata,” jelas Nurdin.(jpg)

Pekan Depan Sandiaga Uno Sambangi Batam

0
Sandi uno
foto: twitter

batampos.co.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno dijadwalkan akan roadshow ke Batam, Kepulauan Riau, Senin (29/10) pekan depan.

”Kedatangan Sandi ke Kepri adalah bagian dari roadshow. Tentatifnya hanya di Batam,” ujar Sekretaris Partai Gerindra Kepri, Onward Siahaan, Rabu (24/10) di Tanjungpinang.

Onward optimis pasangan Capres-Cawapres, Prabowo-Sandi menang besar di Kepri.

Pria yang didapuk sebagai ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi di Kepri memprediksikan, pasangan Prabowo-Sandi akan meraih kemenangan di atas angka 60 persen dari total pemilih di Kepri. Hal itu tentunya berkaca dari meningkatkan elektabilitas Prabowo belakangan ini dimata masyarakat Kepri. Bahkan pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo meraih dukungan 46 persen di Kepri dari jumlah pemilih.

”Kami juga melakukan berbagai diskusi dalam kunjungan ke kabupaten/kota. Masyarakat antusias untuk mendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 nanti,” jelas Onward.

Legislator Komisi II DPRD Kepri tersebut juga menga-takan, kalah dalam jumlah tim pemenangan tidak menjadi dasar untuk menilai pasangan Prabowo-Sandi mendulang suara di Kepri. Menurut Onward, tugas tim pemenangan hanya berkoordinasi saja. Karena peran penting justru berada di tangan relawan-relawan yang berada di daerah.

”Kami meyakini, banyak relawan secara suka rela ingin bergabung untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Kepri. Makanya relawan-relawan atau sekoci itulah yang kami gerakan,” tegas Onward

Disebutkan Onward, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan tim-tim yang ada di Kabupaten/Kota. Ditambahkannya, pengalaman tiga kali Pilpres sudah membuktikan betapa besar pengaruh relawan.

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai menjabat dua periode dan Presiden Joko Widodo bisa menang tidak lepas dari kerja keras para relawan.

”Sekarang banyak sekali datang menawarkan diri menjadi relawan. Tentu itu menjadi spirit kami dalam memperjuangkan kemenangan Prabowo-Sani di Kepri,” tutup Onward. (jpg)

Ruang DPRD Batam Kosong, Seluruh Anggota ke Jakarta

0
Suasana lobi Kantor DPRD Batam.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Seluruh ruangan di DPRD Batam yang terdiri dari empat komisi yakni Komisi I, II, III dan IV kosong, Rabu (24/10). Pasalnya, hampir seluruh anggota DPRD Batam berangkat kunjungan kerja (kunker) ke Jakarta dan Tangerang sejak dua hari lalu. Hanya Ruslan Ali Wasyim yang tak ikut kunjungan kerja ke Jakarta.

”Memang benar semua lagi kunjungan kerja, tapi tempatnya ke mana saya tak hafal,” ujar Kabag Humas DPRD Batam, Taufik kepada Batam Pos, Rabu (24/10/2018).

Kunker seluruh anggota DPRD Batam ke Jakarta dan Tangerang ini, lanjut Taufik, sudah sesuai dengan yang diagendakan di Banmus. ”Ini kan agenda kunkernya sudah terjadwal setelah mereka beberapa hari lalu menggelar rapat full dengan para OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Dalam dua hari ini mereka kunker semua,” terangnya.

Pantauan Batam Pos di seluruh ruang komisi di DPRD Batam, hanya tampak staf. Sedangkan ruangan untuk anggota DPRD Batam kosong semua.

”Iya, tak ada semua, hanya pak Ruslan Ali Wasyim saja yang tak berangkat kunker ke Jakarta,” ujar salah satu staf di Komisi I.

Begitu juga di Komisi IV dan III, beberapa staf mengatakan kalau seluruh anggota DPRD Batam lagi kunker ke Jakarta.

Apa saja materi dan agenda kunker tersebut, berbeda beda. Seperti misalnya kunker Komisi I. Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardianto menegaskan komisinya berangkat kunker ke Depok tepatnya ke Insepektorat untuk menggali seputar pengawasan tentang CPNS.

Sedangkan anggota Komisi II DPRD Batam, Sallon Simatupang mengatakan, kunkernya Komisi II ke Jakarta dan Tangerang membawa materi mengenai pendapatan daerah. Begitu juga anggota DPRD Komisi IV, Aman mengatakan, kunker Komisi IV ke Tangerang materinya adalah pemberda-yaan perempuan.

”Kami ingin memberdayakan para ibu-ibu untuk berkreasi, mengingat kondisi ekonomi di Batam yang lagi lesu,” ujarnya.

Sementara anggota Komisi III DPRD Batam, Jefri Simanjuntak mengatakan, Komisi III berangkat ke Jakarta untuk studi banding mekanisme parkir, dan cara pencapaian retribusi maksimal. (gas)

BPTP Kepri Dukung Ketahanan Pangan dalam Pengembangan Wilayah Perbatasan dengan Demoplot dan Bimtek Padi di Kabupaten Natuna

0

BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau melakukan kegiatan bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya pertanian khususnya diwilayah perbatasan.

Latar belakang permasalahan yang dihadapi oleh petani adalah

  1. lahan mengandung keasaman tinggi,
  2. pemupukan tidak berimbang, tidak dilakukan pencucian lahan, kurangnya aplikasi kapur pertanian,
  3. Ketersediaan sarana produksi pertanian yang kurang sesuai baik kuantitas dan kualitas.

Menjawab permasalahan budidaya padi sawah BPTP Balitbangtan Kepri melakukan kegiatan bimbingan teknis kerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Natuna. Metode pelaksanaan dengan pemutaran film, bahan tayang PPT tentang budidaya padi sawah spesfik lokasi dengan berbagai teknologi budidaya padi sawah. Nara sumber memberikan kesempatan dalam diskusi kepada peserta kegiatan untuk menyampaikan terkait budidaya padi sawah. Peserta yang hadir sejumlah 30 orang sesuai dengan undangan yang disampaikan.

Bimbingan teknis budidaya padi sawah di Kabupaten Natuna bertempatan di desa Gunung Putri Kecamatan Bunguran Batubi Kabupaten Natuna. Bimbingan teknis budidaya padi yang dihadiri penyuluh pertanian(THL), upt pertanian Kab. Natuna, petani kooperator dan kelompok tani.

Narasumber dari BPTP Balitbangtan Kepri, Penyuluh Pertanian :Robinson Putra.

Teknologi yang didesiminasikan

  1. VUB Badan Litbangtan Pertanian,
  2. Pencucian lahan,
  3. Pemupukan berimbang,
  4. Pemupukan organik dan pengapuran,
  5. Intermitten Drainase.

Kegiatan demoplot merupakan salah.satu kegiatan pemetaan dan pengembangan wilayah perbatasannya mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Natuna. Ketahanan pangan diwilayah perbatasan. Pendekatan kelompok tani digunakan dalam kegiatan demoplot dan bimbingan tekni, diharapkan akan meningkatkan adopsi inovasi secara masal.

Menurut kepala BPTP Balibangtan Kepri,b Dr.Ir. Mizu Istianto, MP kegiatan bimbingan teknis perlu di lakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan oleh para pihak yang terkait.

Lebih lanjut disampaikan demoplot sebagai alat agar pelaksanaan penerapan teknologi budidaya padi sawah mudah di adopsi oleh para petani. Mudah-mudahan Kabupaten Natuna menjadi Kabupaten dengan swasembada pangan berbasis kepulauan (Robinson Putra)

Bagi Honorer K2 Berumur di Atas 35 Tahun Bisa Jadi Pegawai Pemerintah

0
Guru SDN 019 Perumahan Villa Mukakuning, Tembesi, Sagulung memberikan arahan saat pertama masuk sekolah, Senin (16/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menyambut baik rencana Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk memprioritaskan tenaga honorer K2 diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Khususnya, bagi tenaga honorer yang berusia di atas 35 tahun dan tak bisa mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS).

”Tentunya kami sangat senang P3K ini tidak memiliki batasan usia,” kata Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Rabu (24/10).

Hendri menyebutkan ada ratusan tenaga honorer yang sudah berusia di atas 35 tahun. Sebanyak 80 di antaranya sudah lulus tes K2. Namun, banyak yang tidak lulus dan jumlahnya mencapai ratusan.

Saat penerimaan CPNS yang masih bergulir hingag saat ini, banyak tenaga honorer yang kecewa karena tidak bisa mendaftar akibat terbentur usia. Padahal, mereka sudah cukup lama mengabdi.

”Dengan adanya perekrutan P3K ini seperti memberikan angin segar bagi mereka. Ini kesempatan mereka untuk menjadi tenaga pemerintahan non PNS,” lanjutnya.

P3K ini termasuk aparat pemerintah, karena mereka menerima gaji dan tunjangan setiap bulannya. Namun tidak menerima dana pensiun kelak. ”Itu saja bedanya. Mereka tetap tenaga peme-rintahan,” ungkapnya.

Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait penerimaan tenaga P3K ini. Apakah ada pengumpulan berkas atau tes yang harus dilalui tenaga honorer guru untuk bisa menjadi tenaga pemerintahan ini.

”Kami masih tunggu informasi lebih lanjut soal ini. Mudah-mudahan setelah CPNS ada kelanjutan P3K ini,” ujar pria yang sebelumnya berprofesi sebagai guru ini.

Nurhamidah, 32, salah seorang tenaga hononer senang dengan adanya pe-rekrutan P3K ini. Menurut perempuan yang telah me-ngajar selama sembilan tahun ini, perekrutan P3K bisa menjadi kesempatan kedua jika gagal menjalani tes CPNS.

”Informasinya lowongan lebih banyak dari CPNS yang lagi dibuka. Semoga mereka yang gagal ikut tes CPNS bisa lulus P3K ini,” harap guru honorer salah satu SMPN di Sekupang ini. (yui)

Disperkimtan Rehab 188 Rumah Perbatasan

0
Eryudhi, Kepala Dinas Perkimtan Pemko Batam.
foto: batampos.co.id / Yulitavia

batampos.co.id – Sebanyak 188 rumah tidak layak huni mdirenovasi tahun ini oleh Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam tahun ini.

Kepala Disperkimtan Batam, Eryudhi menyebutkan rehabilitasi rumah ini dikhususkan bagi mereka yang tinggal di perbatasan.

“Iya ada 188 yang kami rehab tahun ini. Pengerjaan ditargetkan selesai Desember mendatang,” kata dia, Selasa (23/10).

Ia menyebutkan 188 rumah tersebar di Kelurahan Kabil 73 rumah, Kelurahan Batumerah 45 unit dan Tanjungsengkuang 70 rumah. “Rehab meliputi atap, dinding dan lantai,” sebutnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam ini mengungkapkan data rumah ini berdasarkan data penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Jadi setelah kami minta data lalu diverifikasi. Mana tau ada yang sudah mendapat bantuan perbaikan,” ujarnya.

Masing-masing rumah mendapatkan bantuan rehabilitasi sebesar Rp 15 kita. Dana bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 ini.

“Total Rp 2,8 miliar untuk perbaikan rumah perbatasan ini,” ujarnya.

Peningkatan kualitas rumah tidak layak huni ini diharapkan bisa memberikan tempat tinggal yang layak bagi mereka.

“Kami berusaha meningkatkan kualitasnya bukan membangun ulang. Ya setidaknya mereka bisa menempati rumah yang nyaman,” tutupnya.(yui)

Akses Jalan SMPN 35 Sagulung mulai Dibuka

0

batampos.co.id – Akses jalan masuk menuju SMPN 35 Batam di Tembesi mulai dibuka. Pengerjaan dimulai dari samping kantor Camat Sagulung. Akses jalan baru tersebut lewat depan SMPN 35 dan tembus jalan depan perumahan Phoenix Garden.

Pantauan di lapangan pengerjaan sedang digesah. Untuk pengerasan sudah hampir selesai, sehingga pengerjaan dilanjutkan dengan semenisasi. Semenisasi juga sudah berjalan separuh persisnya dari simpang perumahan Puteri Hijau atau samping kantor camat Sagulung hingga ke tikungan ujung sebelum SMPN 35. Dua unit alat berat masih bekerja menyelesaikan pengerasan jalan pada bagian ujung jalan depan perumahan Phoenix Garden dan juga membuka saluran drainase jalan.

“Pengerasan sudah selesai, tinggal semenisasi. Kalau tak hujan awal bulan sudah bisa rampung, ” ujar Agus, seorang pekerja.

Lebar akses jalan baru itu row 50 meter sehingga dapat dipergunakan sebagai jalur alternatif untuk warga Puteri Hijau dan sekitarnya untuk keluar dan masuk dari jalan utama.

Kasi Trantib Kecamatan Sagulung Jammil, sebelumnya mengakui pembukaan akses jalan baru itu untuk mempermudah siswa dan tenaga pengajar SMPN 35 yang selama ini harus numpang jalan pemukiman.

“Kasihan anak-anak kita di SMPN 35 itu. Tak ada akses jalan mereka. Kalau hujan harus becek-becekan,” ujar Jammil.

Pembukan akses jalan baru itu diakui Jammil terdiri dari dua tahap. Tahap pertama pembukaan jalan row 50 meter depan SMPN 35.

“Tahap selanjutnya nanti tembus jalan Trans Barelang. Pengerjaan bertahap,” ujar Jammil saat menetibkan bangunan liar diatas row jalan baru itu, Jumat (21/9) lalu.

Camat Sagulung Reza Khadafi saat dikonformasi menyambut baik pembukaan akses jalan baru itu. Sagulung sebagai kecamatan dengan penduduk terpadat butuh banyak akses jalan seperti itu untuk mempermudah aktifitas masyarakat.

“Ada satu lagi yang kami perjuangkan yakni dari simpang Tahu Sumedang (depan ruko air mas jaln R Suprapto) tembus SMPN 21 kaveling Nato. Tapi untuk saat ini masih fokus ke SMPN 35 dulu. Butuh memang akses jalan seperti ini sehingga mempermudah masyarakat,” kata Reza.

Kepada pihak pengerja, Reza berharap agar proyek pembukaan akses jalan baru itu segera dirampung sehingga akses jalam segera dipergunakan masyarakatnya. “Harapan saya juga dikerjakan dengan baik, perhatikan sistem drainase sehingga jalan itu nanti benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Reza. (eja)

Suplai BBM ke Pulau Laut, Natuna, Terputus

0

x.batampos.co.id – Pasca insiden terbakarnya pompong pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di pelabuhan Selat Lampa, Selasa (24/10) kemarin, menyebabkan suplai BBM jenis solar dan premium untuk SPBU nelayan satu harga di Pulau Laut terputus. Nelayan terancam tidak melaut untuk sementara waktu.

Sejauh ini tidak terdapat pihak yang menjamin kapal BBM unutk SPBU nelayan satu harga ini akan disalurkan kembali. Pasalnya menurut berbagai pihak, tidak ada asurasi akibat kecelakaan tersebut. Bahkan menelan korban jiwa, kerugian ditanggung pihak masing-masing.

Kepala Bagian Migas Pemkab Natuna Faisal Firman mengatakan, belum menerima informasi kapan suplai BBM untuk SPBU nelayan disuplai kembali. Menurutnya tidak terdapat asuransi akibat kerugian materil dan korban jiwa tersebut.

“Kecelakaan itu tidak ada asuransinya. Saya masih berkoordinasi kapan disalurkan kembali. Tentu pihak SPBU merugi, karena BBM ludes terbakar, apakah bisa diganti pertamina atau menjadi kerugian SPBU,” katanya, Rabu (24/10).

Diakuinya, kapal pengangkut BBM untuk suplai SPBU nelayan satu harga tersebut tidak layak dioperasikan. Tidak memenuhi standar keselamatan bekerja, dalam kondisi riskan akan kebakaran. Pemerintah Daerah sudah pernah menyampaikan kepada Menko Maritim pentingnya kapal yang layak untuk transportasi khusus mengangkut BBM ke pulau-pulau.

Menurutnya, SPBU nelayan satu harga masih tanggung jawab Presiden. Sejauh ini transportasi untuk suplai BBM di pulau-pulau tidak tanggung jawab pertamina. Mudah-mudahan setelah kejadian ini mendapat respon dari pemerintah pusat.

“Memang kapal pengangkut BBM di pulau-pulau di Natuna tidak layak, tidak standar pertamina dan sesuai ketentuan keselamatan kerja,” kata Faisal.

Sementara Camat Pulau Laut Sudirman mengataka, untuk sementara waktu, stok BBM masih tersedia hingga satu minggu ke depan. Namun stok sudah menipis, terutama BBM jenis solar. Karena kebutuhan meningkat, saat ini cuaca mendukung untuk nelayan melaut.

Di Pulau Laut kata Sudirman, terdapat pangkalan minyak yang juga menyediakan solar dan premium. Namun stoknya terbatas, sejak SBBU nelayan satu harga dibangun pemerintah. Tetapi harganya jauh lebih tinggi dibanding harga di SPBU nelayan. Dan khusus kapal diatas kapasitas 30 gros ton.

“Untuk seminggu ini premium masih cukup, tapi kalau solar bisa kurang. Karena kebutuhan nelayan meningkat,” katanya.

Dikatakan Sudirman, kecelakaan pompong pengangkut BBM untuk Pulau Laut sudah kedua kalinya terjadi. Namun kedua kalinya tidak hanya menimbulkan kerugian meteril, tapi sudah korban jiwa. Bahkan di pelabuhan Selat Lampa sudah empat kali terjadi insiden yang sama, diantaranya pompong untuk suplai BBM pulau Serasan dan Midai. Bahkan satu pompong pengangkut BBM terbakar di pelabuhan Binjai.

“Tapi kami di Pulau Laut, banyak timbul tanda tanya. Seperti apa kebijakan pertamina memberikan izin kapal pengangkut yang tidak sesuai ketentuan keselatamatan bekerja diizinkan mengangkut BBM yang rawan terjadi kecelakaan, kami menilai ada unsur asal-asalan,” kata Sudirman.

Semetara kepala Depot Pertamina Natuna Mangku Ginting belum memberikan penjelasan penyebab terjadinya kecelakaan pompong kapasitas 5 gros ton yang mengangkut BBM jenis premium dan solar terbakar di pelabuhan Selat Lampa yang tidak jauh dari lokasi depot pertamina.

Seperti diberitakan sebelumnya, pompong pengangkut BBM jenis solar dan premium meledak dan terbakar habis sessat sedang proses mengisi BBM dari mobil tangki BBM milik pertamina. Sahroni merupakan juru mesin pompong tidak terselamatkan dalam insiden naas.(arn)

Sampah Pasar Menumpuk di Pinggir Sungai Seilangkai

0

batampos.co.id – Sampah plastik dan pakain bekas bertebaran di pinggir jalan dekat sungai Seilangkai, Sagulung. Warga sekitar mulai tak nyamam sebab sampah yang diduga sisa-sisa barang dagangan dari pedagang pasar kaget ini terus bertambah setiap hari. Warga kuatir tumpukan sampah itu berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Dekat sungai masalahnya. Nanti hujan besar datang, sampah ini akan terbawa arus dan bertumpuk di sungai. Ini yang kami kuatirkan karena kalau banjir rumah-rumah kami yang dekat sungai ini yang kena duluan,” ujar Muhaijir, warga perumahan Puteri Hijau, Senin (22/10).

Kekuatiran yang lebih serius kata Muhaijir, adalah ancaman wabah penyakit. Tumpukan sampah yang bisa dibilang limbah pasar itu bisa saja membuat lingkungan tempat tinggal masyarakat jadi tak sehat. Genangan air pada wadah-wadah sampah yang bisa menampung air bisa saja menjadi sarang nyamuk. “Tong air, ember bekas dan boks banyak yang tergenang air hujan. Ini yang dikuatirkan sebab bisa jadi sarang nyamuk,” tuturnya.

Tumpukan sampah tersebut kata Muhaijir diduga berasal dari pedagang pasar kaget. Barang dagangan yang rusak dan tak laku terjual sengaja dibuang pedagang ke sana.

“Pasar kaget tak sampai 500 meter dari sini. Kemungkinan mereka yang buang ke sini karena sampah-sampah ini jenis sampah sisa-sisa barang dan perlengkapan dagang. Ada pakain bekas, keranjang, plastik hingga boks-boks penyimpan barang dagangan,” kata Muhaijir.

Hartati, warga perumahan Rabayu yang lokasinya juga berdekatan dengan tumpukan sampah itu menuturkan, dia pernah memergoki mobil pick up milik pedagang pasar kaget yang buang sampah dan barang-barang rusak ke lokasi tumpukan sampah itu. Itu dilakukan pada malam hari sehingga tak ketahuan warga sekitarnya.

“Iya pernah itu pakai pick up. Orang pasar sepertinya karena ada keranjang-keranjang rusak yang dibuang,” tuturnya.

Aksi oknum warga yang membuang sampah ke pinggir sungai itu dikecam warga sekitar. Mereka berencana akan memberikan pelajaran kepada siapa saja yang tertangkap basah membuang sampah di sana.

“Ini tidak bisa dibiarkan, karena sungai ini baru saja dibenarin. Kalau kedapatan akan kami tangkap ramai-ramai serahkan ke petugas yang berkaitan,” ujar Muhaijir.

Kepada instansi pemerintah warga juga berharap agar segera menanggapi persoalan itu sehingga tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. (eja)

2019, Pemko Batam Anggarkan Bangun Taman Internet

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali tidak menganggarkan dana pemeliharaan maupun penambahan Taman Internet untuk tahun 2019 mendatang.

“Setelah tahun 2018 tidak dianggarkan, tahun depan tidak ada juga,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (kominfo) Kota Batam, Salim, kemarin.

Terakhir penganggaran dilakukan pada tahun 2017 lalu sekitar Rp 27 juta. Tidak diperuntukkan untuk semua taman, anggaran minim tersebut khusus untuk beberapa taman yang perlu penanganan perbaikan cepat. Saat itu, ada tiga taman yang diperbaiki yakni taman internet Tibancenter, Sekupang, taman makam pahlawan, Batuaji, dan taman internet dekat kantor kelurahan Piayu.

Salim mengungkapkan, untuk hal ini membuka kesempatan Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk ikut terlibat.

“Kami sudah surati TSP (tanggung jawab sosial perusahaan),” kata dia.

Untuk diketahui, TSP Kota Batam diketuai oleh Bos Panbil Group, Johanes Kennedy.

Keterlibatan swasta ini bisa dengan memperbaiki atau memelihara taman yang sudah ada, maupun membangun baru seperti di Taman Aspirasi maupun Datar Madani yang kini tengah dikembangkan Pemko Batam.

“CSR nanti berkesempatan untuk memasang logo terkait perusahaanya di lokasi yang mereka bangun,” imbuhnya. (iza)