Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 1162

Tingkatkan Produktivitas dan Pemasaran Tanjak, PKM Uniba Bersama Pengrajin Tanjak Rumahitam

0
Tim PKM Uniba foto bersama dengn pegrajin Tanjak Rumahitam. f.tarmizi untuk batampos

batampos – Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Batam (Uniba) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bersama Bengkel Tanjak Rumahitam, salah satu sentra kerajinan tanjak di Kota Batam. Tim ini diketuai oleh Assoc. Prof. Dr. Ir. Yuanita FD Sidabutar, dan anggotanya Dr. Malahayati Rusli Bintang, serta Raymond.

Ketua tim PKM, Dr. Yuanita FD Sidabutar, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta memperluas pemasaran produk tanjak sebagai warisan budaya Melayu.

Selama ini, para pengrajin masih menghadapi berbagai kendala. Diantaranya, penggunaan alat produksi sederhana yang membuat proses pembuatan tanjak lambat dan kualitas produk tidak seragam.

BACA JUGA: BP Batam Gelar Salat Idul Adha di Masjid Tanjak

“Di sisi lain, pemasaran masih mengandalkan metode konvensional, seperti penjualan langsung dan promosi dari mulut ke mulut, sehingga pangsa pasar terbatas,” ujarnya.

Ia menjelaskan melakui program PKM, tim Uniba memberikan pelatihan manajemen produksi, pendampingan strategi pemasaran digital, serta penguatan branding produk. Para pengrajin diperkenalkan pada teknologi sederhana yang mampu mempercepat proses produksi dan menjaga konsistensi mutu.

Selain itu, tim juga menyusun modul pemasaran yang mudah dipahami serta membantu pembuatan media promosi untuk mendukung penjualan secara online. Hasilnya, mitra menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola produksi maupun pemasaran.

“Evaluasi yang dilakukan melaluipre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan pemahamanmitra hingga 40 persen. Para pengrajin kini lebih percaya diri menggunakan media sosial dan e-commerce sebagai saranapromosi, sekaligus memperbaiki kemasan dan membangun identitas merek yang lebih profesional,” katanya

Yuanita menambahkan program ini diharapkan mampu menjadikan tanjak Batam sebagai produk budaya yang memiliki nilai jual tinggi.

“Melalui pendampingan berkelanjutan dan dukungan pemerintah daerah, Bengkel Tanjak Rumahitam dapat berkembang menjadi sentra kerajinan yang tidak hanya melestarikan budaya Melayu, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta pengembangan industri kreatif.

“Dengan adanya kegiatan PKM ini, diharapkan UMKM di Batam semakin berdaya saingdan mampu menembus pasar nasional maupun internasional,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

Artikel Tingkatkan Produktivitas dan Pemasaran Tanjak, PKM Uniba Bersama Pengrajin Tanjak Rumahitam pertama kali tampil pada Metropolis.

Apindo Pastikan Batam Tetap Kondusif di Tengah Gejolak Nasional

0
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.

batampos– Gelombang protes di sejumlah kota besar di Indonesia belakangan ini menimbulkan kekhawatiran terkait stabilitas investasi. Namun, kondisi berbeda terlihat di Batam.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, mengatakan iklim usaha dan investasi di Batam sejauh ini masih terjaga dengan baik.

“Untuk Batam saat ini boleh dikatakan kondisi dunia usaha tetap baik-baik saja. Mungkin tidak begitu berpengaruh dengan gejolak yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia,” katanya, Selasa (2/9).

BACA JUGA: Apindo Batam Sebut Investasi dan Ekspor Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Meski demikian, Rafki mengakui sebagian investor sempat menanyakan situasi keamanan di Batam. Tetapi, pihaknya memberikan jaminan bahwa Batam relatif aman.

“Meskipun ada aksi unjuk rasa, tetapi itu berjalan dengan tertib. Itu sudah berlangsung sejak dulu,” ujar dia.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena adanya rasa memiliki yang tinggi dari masyarakat Batam terhadap daerahnya. “Rasa untuk menjaga Batam agar tetap kondusif sebagai daerah tujuan investasi ada di setiap warganya, baik kelompok masyarakat umum, mahasiswa, buruh, pengusaha, hingga pemerintah,” tambahnya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menjadikan Batam tetap menarik di mata investor. Sejauh ini tidak ada tanda-tanda investasi terganggu.

“Mungkin ada wait and see dalam jangka pendek melihat perkembangan beberapa waktu ke depan, tetapi itu tidak begitu terasa pengaruhnya,” kata Rafki.

Ia memastikan calon investor masih menaruh kepercayaan pada Batam. Dia menyebut, tidak ada kekhawatiran berlebihan dari pihak luar terhadap stabilitas kota industri ini.

“Calon investor tidak begitu khawatir. Jadi kita berdoa semoga Batam tetap seperti ini, aman, kondusif, tetap disukai para investor sehingga Batam tetap menjadi primadona investasi di Indonesia,” ujarnya.

Apindo Batam juga mengimbau semua pihak untuk saling menjaga kondusivitas kota. Batam merupakan rumah bersama sekaligus ruang hidup bagi berbagai kalangan.

“Batam adalah tempat kita berusaha semuanya, baik itu berbagai kalangan. Semua menjadikan Batam tempat untuk berusaha, tempat hidup, tempat mencari mata pencaharian dan lain sebagainya,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dan rasa tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat sangat menentukan terjaganya iklim investasi. “Imbauan kita semoga Batam tetap aman dan kondusif. Tidak terpengaruh terhadap pergolakan yang terjadi,” lanjut Rafki. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Apindo Pastikan Batam Tetap Kondusif di Tengah Gejolak Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Tumbang Timpa Garasi Warga di Tanjungpinang

0
Pohon tumbang Tanjungpinang
Petugas BPBD Tanjungpinang saat mengevakuasi pohon tumbang timpa atap garasi warga di Jalan Ir. Sutami, Selasa (2/9). F. BPBD untuk Batam Pos.

batampos – Hujan deras disertai angin kencang membuat sebuah pohon tumbang di Jalan Ir. Sutami, Gang Vinus, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (2/9) pagi. Pohon tersebut menimpa garasi mobil milik warga hingga menyebabkan kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, M. Yamin, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas langsung turun melakukan evakuasi sekitar pukul 11.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa, hanya garasi warga yang mengalami kerusakan. Jadi kita datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi,” ujar Yamin.

Ia menyebutkan, cuaca ekstrem sejak Senin kemarin telah menimbulkan sejumlah insiden di beberapa titik di Tanjungpinang.

Di antaranya, atap rumah warga di Kampung Bugis jebol akibat diterpa angin kencang, serta pohon tumbang di Kelurahan Penyengat yang menutup akses jalan ke area makam Raja Haji Fisabilillah.

Selain itu, satu unit pompong dilaporkan terguling dihantam ombak di Pelabuhan Senggarang. Beruntung, tujuh penumpang berhasil diselamatkan.

“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan,” pungkas Yamin. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Tumbang Timpa Garasi Warga di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Diplomat RI di Peru Tewas Ditembak Saat Bersepeda, Begini Kronologinya

0
Diplomat ditembak.
Zetro Leonardo Purba, diplomat RI yang tewas ditembak di Peru. F. x.com/RogerAderly

batampos – Kabar duka datang dari dunia diplomasi Indonesia. Seorang diplomat muda, Zetro Leonardo Purba, tewas usai menjadi korban penembakan di Lima, Peru, Senin (1/9) malam waktu setempat.

Dilansir dari Radar Solo, peristiwa bermula ketika Zetro tengah bersepeda santai bersama istrinya. Tiba-tiba seorang pelaku mendekat dan melepaskan tembakan.

“Korban ditembak tiga kali hingga terkapar di lokasi. Sempat dibawa ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah,” tulis laporan tersebut.

Kepolisian Nasional Peru langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan menutup wilayah sekitar kejadian. Sang istri dilaporkan selamat tanpa cedera fisik, namun kini berada di bawah pengawasan kepolisian sebagai saksi kunci.

Zetro diketahui baru sekitar lima bulan bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, setelah sebelumnya pernah menempati pos di Konsulat Jenderal RI Melbourne, Australia.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun resmi Instagram @kemlu_ri menyampaikan belasungkawa mendalam. Pemerintah Indonesia juga meminta otoritas Peru melakukan penyelidikan menyeluruh serta membantu proses pemulangan jenazah ke Tanah Air. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Diplomat RI di Peru Tewas Ditembak Saat Bersepeda, Begini Kronologinya pertama kali tampil pada News.

Aktivitas Kendaraan Berat di Batam Makin Mengkhawatirkan, Warga Minta Jalur Khusus

0
Kendaraan berat tanpa pengawasan di jalan raya di Batuaji. f. Eusebius Sara

batampos– Aktivitas kendaraan berat di berbagai ruas jalan utama Batam semakin mengkhawatirkan. Hingga Selasa (2/9), truk trailer dan kendaraan bermuatan besar terus hilir-mudik, baik di jalan protokol maupun di jalan pemukiman. Kondisi ini membuat warga resah karena mengancam keselamatan sekaligus memperparah kerusakan jalan.

Di kawasan Marina City, kendaraan berat seperti trailer perusahaan dan truk pengangkut material tanah untuk proyek pematangan lahan menjadi pemandangan sehari-hari. Tak hanya membahayakan pengguna jalan lain, aktivitas ini juga mempercepat kerusakan jalan. “Jalan jadi makin turun dan bergelombang, apalagi kalau hujan. Kondisinya sangat berbahaya,” kata Lismanto, warga Marina City.

Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Jalur yang menghubungkan kawasan industri galangan kapal ini setiap hari padat oleh kendaraan berat, termasuk di jam-jam sibuk. Akibatnya, arus lalu lintas sering tersendat hingga menyebabkan kemacetan panjang.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Tiban Center, Amsakar Instruksikan Evaluasi Kendaraan Berat

“Di jam sibuk, motor dan mobil pribadi harus antre karena jalannya diisi truk besar semua,” ujar Suhardi, warga Batuaji.

Masyarakat menilai, padatnya aktivitas kendaraan berat ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga membahayakan nyawa pengendara. “Kalau sopirnya ugal-ugalan atau truknya remnya blong, bisa habis kita semua,” keluh Suhardi.

Warga pun mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk mengambil langkah tegas. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pemisahan jalur atau pengaturan jadwal operasional kendaraan berat. “Kalau ada jalur khusus atau minimal diatur jam operasionalnya, kami pengguna jalan lain juga bisa lebih tenang,” ujar Nurdin, warga lainnya.

Kondisi jalan yang semakin rusak akibat beban berlebih juga dikhawatirkan memperbesar potensi kecelakaan. Terlebih, beberapa ruas jalan seperti di Marina City sudah tampak berlubang dan menurun. “Setiap hujan, jalannya licin dan makin parah. Truk besar tetap lewat, padahal bahaya,” tambah Nurdin.

Di Tanjunguncang, warga menilai perlu adanya pengaturan arus lalu lintas yang lebih ketat. “Hampir setiap hari macet. Kalau tidak segera ditata, masalah ini akan terus berulang,” kata Suhardi.

Kasubdit I Satlantas Polresta Barelang, Iptu Andika, mengatakan pihaknya sedang mengevaluasi pengaturan lalu lintas kendaraan berat. “Kami akan mengkaji opsi pembatasan jam operasional dan jalur khusus bekerja sama dengan pemerintah kota,” ujarnya.

Pemerintah Kota Batam pun diminta segera turun tangan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak sekaligus mengatur distribusi kendaraan berat agar tidak mengganggu jalur umum. “Jangan sampai keselamatan dan kenyamanan masyarakat dikorbankan,” tegas Suhardi

Warga berharap masalah ini tidak lagi menjadi wacana semata. “Kami butuh tindakan nyata, bukan janji. Batam ini kota industri, tapi bukan berarti keselamatan warga harus jadi taruhan,” pungkas.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Aktivitas Kendaraan Berat di Batam Makin Mengkhawatirkan, Warga Minta Jalur Khusus pertama kali tampil pada Metropolis.

Lurah Sei Harapan Dilaporkan Dugaan Penipuan ke Polsek Sagulung

0
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris

batampos– Polsek Sagulung menerima laporan dugaan penipuan dengan terlapor, M,  Lurah Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Laporan tersebut diajukan oleh salah satu warga yang mengaku dijanjikan proyek di wilayah Sagulung, namun hingga kini proyek yang dimaksud tidak pernah terealisasi. Sa, inisial pelapor mengaku telah menyerahkan sejumlah uang sebagai bentuk komitmen, namun merasa tertipu karena janji itu tak kunjung terbukti.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul, melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan mengumpulkan keterangan dari pihak terkait sebelum mengambil langkah selanjutnya,” ujar Anwar, Selasa (2/9).

Kasus ini semakin menarik perhatian publik karena lurah yang dilaporkan adalah sosok yang sempat viral beberapa waktu lalu. Publik Batam digegerkan dengan kabar menghilangnya lurah Sei Harapan sejak hampir dua bulan terakhir. Keberadaannya tak diketahui, dan ia tak pernah lagi terlihat menjalankan tugas di kantor kelurahan.

BACA JUGA: Layanan Administrasi di Kelurahan Sei Harapan Tetap Berjalan Meski Lurah Tak Masuk Kantor

Sebelumnya, Camat Sekupang, Kamarul, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berulang kali memberikan pembinaan kepada lurah tersebut. Namun, tidak ada perubahan berarti hingga akhirnya lurah tersebut benar-benar tidak masuk kantor.

Situasi ini membuat pelayanan masyarakat di wilayah Sei Harapan menjadi terhambat. Beberapa urusan administrasi yang membutuhkan persetujuan lurah menjadi tertunda. Warga pun mengeluhkan lambannya proses pelayanan publik akibat ketidakhadiran lurah yang bersangkutan.

Menanggapi kondisi ini, sebelumnya Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku telah menerima laporan dari Camat Sekupang mengenai hilangnya lurah Sei Harapan. Ia sudah menginstruksikan Plt Sekretaris Daerah Kota Batam untuk segera mencari keberadaan lurah tersebut sekaligus memberikan teguran keras atas ketidakhadiran yang berkepanjangan.

Meski begitu, perkembangan terbaru terkait laporan dugaan penipuan menambah panjang daftar masalah yang membelit lurah tersebut. Pihak kepolisian memastikan akan mengusut laporan ini secara profesional, termasuk memeriksa bukti dan saksi-saksi. Masyarakat pun berharap agar kasus ini segera mendapat kejelasan dan pelayanan publik di wilayah Sei Harapan bisa kembali berjalan normal. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Lurah Sei Harapan Dilaporkan Dugaan Penipuan ke Polsek Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Tumpahan Solar Bikin Jalan di Anambas Licin, Warga Resah

0
Tumpahan solar
Petugas kepolisian dibantu warga sedang membersihkan tumpahan solar. Di Anambas, tumpahan BBM ini sering terjadi dan meresahkan warga. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Tumpahan minyak solar kembali terjadi di jalan raya Kabupaten Kepulauan Anambas. Peristiwa ini meresahkan warga karena membahayakan pengendara dan rawan menyebabkan kecelakaan.

Insiden terbaru berlangsung di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di turunan kantor Pengadilan Agama (PA) Tarempa, Selasa (2/9/2025). Solar diketahui tumpah dari jerigen milik pengangkut BBM hingga mengenai ruas jalan.

“Bahaya ini, bisa celaka kami. Minyak sering tumpah, tak hati-hati bawanya,” kata Rian, seorang warga yang melintas.

Ia meminta pihak berwenang, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas), bertindak tegas. Menurutnya, kejadian serupa sudah sering terjadi dan membuat pengendara resah.

“Kalau angkut minyak, jerigennya harus ditutup rapat. Jangan seenaknya saja, minyak tumpah, dia enak jalan terus, warga sama polisi yang susah bersihkan,” tegasnya.

Kasat Lantas Polres Anambas, Iptu Zulfikar Andri, membenarkan adanya tumpahan solar di lokasi tersebut. Ia menyebut pihaknya langsung turun membersihkan jalan dengan menyiram air sabun agar tidak licin.

“Kita imbau pengangkut BBM supaya lebih hati-hati. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali, karena jelas membahayakan pengendara lain,” ujar Zulfikar.

Ia menegaskan, pemilik BBM yang tumpah wajib bertanggung jawab dengan ikut membersihkan jalan, bukan malah meninggalkan lokasi.

“Kita berikan peringatan yang humanis, tapi tetap kita minta mereka bertanggung jawab agar tidak ada korban,” tambahnya.

Selain itu, Zulfikar mengingatkan pengendara agar lebih waspada. Jika melintas di jalan basah atau ada tumpahan minyak, jangan memacu kendaraan terlalu kencang dan pastikan rem berfungsi baik. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tumpahan Solar Bikin Jalan di Anambas Licin, Warga Resah pertama kali tampil pada Kepri.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Ancam Keselamatan Warga Batam, Sejumlah Pohon Tumbang

0
Kejadian pohon tumbang akibat cuaca buruk yang melanda Batam beberapa hari belakangan. f.Pemko Batam untuk Batam Pos

batampos- Kota Batam kembali diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak Senin (1/9) hingga Selasa (2/9) ini. Kondisi cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, bahkan merusak rumah warga.

Di kawasan Tiban Koperasi, tepatnya di depan Perumahan Puri Malaka, pohon besar tumbang hingga menutup sebagian badan jalan. Peristiwa yang terjadi kemarin itu membuat arus lalu lintas sempat terganggu dan pengendara terpaksa berhati-hati saat melintas.

Di hari yang sama, kejadian serupa juga dilaporkan warga Bukit Senyum RT 03/RW 07, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar. Sebuah pohon roboh akibat terpaan angin kencang dan menimpa tiga rumah warga di kawasan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski kerugian material tidak bisa dihindarkan.

Menanggapi situasi itu, Satgas Penanggulangan Bencana langsung bergerak cepat. Tim yang terdiri dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA), Dinas Pemadam Kebakaran, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), turun ke lapangan melakukan normalisasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, membenarkan adanya sejumlah laporan mengenai pohon tumbang serta genangan air di beberapa ruas jalan. Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang cukup mengganggu aktivitas masyarakat.

BACA JUGA: Cuaca Buruk, Waspada Pohon Tumbang

“Laporan sudah kami terima. Saat ini Tim Satgas Penanggulangan Bencana yang dikoordinir BPBD Kota Batam bersama dinas terkait langsung melakukan normalisasi ke sejumlah lokasi terdampak,” kata dia.

Cuaca ekstrem seperti yang terjadi pagi ini bisa menimbulkan potensi bahaya bagi warga. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, baik saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika berada di dalam rumah.

“Kita semua harus lebih waspada dengan keadaan seperti ini. Ini demi keselamatan kita bersama dan warga Kota Batam pada umumnya,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Hujan Deras Disertai Angin Kencang Ancam Keselamatan Warga Batam, Sejumlah Pohon Tumbang pertama kali tampil pada Metropolis.

Gas Melon di Batuaji, Sagulung Langka, Pemilik Pangkalan Sebut Pasokan Terlambat dari Agen

0
Para ibu rumah tangga antri di pangkalan di Sagulung dan Batuaji untuk mendapatkan gas melon. F Eusebius Sara

batampos— Warga di sejumlah wilayah di Kota Batam seperti Batuaji, Sagulung, dan Marina Tanjungriau tengah dilanda kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram atau gas melon. Sejak akhir pekan lalu, pangkalan-pangkalan di berbagai titik kehabisan stok dengan alasan belum ada pasokan dari agen. Kondisi ini membuat warga harus mencari ke luar daerah, bahkan rela membayar harga lebih mahal dari biasanya.

Suhendra, warga Batuaji, mengaku sudah beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan gas melon. “Betul sekali tabung gas 3 kilogram sangat langka di daerah Tanjungriau. Di pangkalan-pangkalan juga sangat susah. Katanya pasokan gas dikurangi, sehingga kami kesulitan. Kadang dapat gas di pedagang kaki lima dengan harga Rp30 ribu per tabung. Tolonglah, kami benar-benar susah,” keluhnya, Selasa (2/9).

Hal senada diungkapkan Nirmala, warga Marina. Ia menyebut kelangkaan ini membuat aktivitas rumah tangga terhambat. “Kami benar-benar kewalahan. Mau masak jadi sulit karena gas habis. Di pangkalan kosong, sementara di warung pinggir jalan harganya sudah tidak masuk akal,” ujarnya.

BACA JUGA: Laundry Tak Boleh Gunakan Gas Melon, Pertamina Siapkan Program Trade In

Di tingkat pangkalan, kondisi ini juga diakui pemilik usaha. Agus, salah satu pemilik pangkalan di kawasan Marina, menyebut keterlambatan pasokan dari agen menjadi penyebab utama kosongnya stok. “Sejak beberapa hari terakhir, pasokan memang tersendat. Kami juga tidak bisa berbuat banyak karena hanya menerima distribusi dari agen,” jelasnya.

Akibat kelangkaan ini, harga gas elpiji tiga kilogram di pasaran meroket. Dari harga eceran tertinggi (HET) yang semestinya, kini warga harus mengeluarkan hingga Rp30 ribu di pedagang kaki lima atau warung kecil. Kondisi ini semakin membebani masyarakat menengah ke bawah yang sangat bergantung pada gas melon untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, Pertamina bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam mengklaim tidak ada pengurangan kuota gas melon di kota ini. Namun, kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Pangkalan kehabisan stok, sementara warga kesulitan mengakses tabung gas bersubsidi tersebut.

Warga berharap pemerintah kota dan instansi terkait turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan berjalan lancar. “Kami tidak butuh janji, yang kami butuh gas ada di pangkalan dan harganya normal,” tegas Suhendra mewakili keresahan warga. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Gas Melon di Batuaji, Sagulung Langka, Pemilik Pangkalan Sebut Pasokan Terlambat dari Agen pertama kali tampil pada Metropolis.

Listrik Padam di Dabo Singkep Ganggu Layanan Informasi Cuaca BMKG

0
Kepala BMKG Lingga
Kepala Stasiun BMKG Kelas III Dabo Singkep, Ady Istyono. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Pemadaman listrik yang terjadi di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, belakangan ini berdampak langsung pada layanan informasi cuaca.

Kantor BMKG Kelas III Dabo Singkep menyatakan proses pengolahan data terganggu sehingga informasi yang disampaikan ke masyarakat berpotensi tidak akurat.

Kepala Stasiun BMKG Kelas III Dabo Singkep, Ady Istyono, mengatakan sistem kerja kantor sangat bergantung pada listrik. Tanpa pasokan listrik yang stabil, komputer pengolah data tidak dapat berfungsi optimal.

“Kalau pemadaman listrik, kondisi di Kantor BMKG jadi terganggu. Data yang kita informasikan ke masyarakat berpotensi tidak valid,” ujar Ady saat dikonfirmasi, Selasa (2/9).

Ia menjelaskan, komputer menjadi alat utama yang paling terdampak saat listrik padam. Data cuaca yang masuk sering tidak tersimpan secara menyeluruh sehingga mengganggu kinerja peralatan.

BMKG sebenarnya sudah menyiapkan genset sebagai cadangan. Namun, daya genset tidak mampu membackup seluruh perangkat penting yang ada di kantor.

“Antisipasi kami menggunakan genset, tapi tidak bisa optimal. Hanya sebagian peralatan yang bisa didukung,” jelas Ady.

Selain listrik, jaringan internet juga ikut terganggu ketika pemadaman terjadi. Padahal, internet merupakan jalur utama BMKG untuk menyampaikan informasi cuaca ke masyarakat.

“Karena kita mendesiminasikan informasi cuaca melalui internet. Jadi listrik padam sangat menghambat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Listrik Padam di Dabo Singkep Ganggu Layanan Informasi Cuaca BMKG pertama kali tampil pada Kepri.