Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 1163

Ini Rinciannya 7 Kantor Polisi di Jakarta Timur Kena Amuk Massa

0
Kondisi di depan Polres Jakarta Timur di Jatinegara, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

batampos – Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal memastikan ada tujuh kantor polisi di wilayahnya yang menjadi sasaran amuk massa dalam kericuhan beberapa waktu lalu.

Tidak hanya Polres Metro Jakarta Timur, sejumlah polsek juga turut mengalami kerusakan akibat serangan massa.

“Kalau kantor kepolisian, ya itu semuanya ada tujuh. Diantaranya yang pertama adalah Polres Metro Jakarta Timur, kemudian Polsek Jatinegara, Matraman, Kramat Jati, Ciracas, Cipayung, dan juga Makasar dekat Halim,” ungkap Kombes Alfian dalam keterangannya, Minggu (31/8).

Pasca-kerusuhan, jajaran kepolisian bersama Pemerintah Kota Jakarta Timur langsung bergerak melakukan pembersihan lingkungan kantor polisi yang rusak dan kotor akibat aksi massa.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Wali Kota yang telah mendukung untuk melakukan kebersihan lingkungan. Ini bentuk kepedulian agar pelayanan kepada masyarakat bisa kembali berjalan dengan baik,” kata Alfian.

Pembersihan dilakukan secara bertahap. Alfian menjelaskan, sebelumnya sudah dilakukan di dua polsek, dan selanjutnya akan dilanjutkan ke empat polsek lain.

“Hari ini kita tuntaskan di Polres, besok kita lanjutkan lagi. Harapannya Senin nanti pelayanan bisa kembali maksimal,” katanya.

Ia menegaskan meski ada kerusakan dan trauma di masyarakat, pelayanan kepada warga Jakarta Timur tetap berjalan.

“Mungkin ada beberapa kejadian semalam yang kita dengar, itu juga tetap kita lakukan pelayanan kepada masyarakat. Kami akan terus hadir untuk melayani aduan dan laporan warga,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Ini Rinciannya 7 Kantor Polisi di Jakarta Timur Kena Amuk Massa pertama kali tampil pada News.

Batam Pastikan Aman, Amsakar Jalankan Arahan Mendagri Tito Karnavian

0
Amsakat beserta jajaran saat rakor bersama Mendagri. (Humas Pemko Batam untuk Batam Pos)
batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, pada Sabtu (30/8). Rakor yang digelar secara virtual itu berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, dan membahas langkah antisipasi atas perkembangan situasi nasional di berbagai daerah.
Dalam arahannya, Mendagri ingin sinergi pemerintah pusat dengan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. Hal demikian dinilai krusial untuk memastikan roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan baik di tengah dinamika sosial-politik yang ada.
Menanggapi hal tersebut, Amsakar menyatakan pihaknya di Batam siap menjalankan arahan pemerintah pusat. Kondisi kondusif adalah modal utama dalam menjaga Batam sebagai kota investasi dan perdagangan yang strategis.
“Rapat koordinasi ini menjadi arahan penting bagi kami di daerah. Intinya, kita harus menjaga suasana tetap kondusif, aman, dan terkendali, seiring dengan perkembangan situasi di tingkat nasional,” kata Amsakar.
Sebagai bentuk langkah nyata, Pemko Batam bersama forkopimda telah melakukan sejumlah upaya antisipatif. Salah satunya dengan menunda pelaksanaan pesta rakyat malam puncak HUT ke-80 RI di Batam. Keputusan itu diambil sebagai wujud empati sekaligus untuk menghindari potensi penumpukan massa.
Amsakar menambahkan, langkah penundaan tersebut sejalan dengan arahan Mendagri untuk mengedepankan ketertiban umum. Ia juga menyebut, kebijakan itu mendapat dukungan dari masyarakat Batam yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kedamaian.
“Kami percaya masyarakat Batam selalu mendukung suasana kondusif dan menjaga keamanan di kota ini. Dengan kolaborasi semua pihak, Batam akan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan menarik bagi semua,” katanya. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Batam Pastikan Aman, Amsakar Jalankan Arahan Mendagri Tito Karnavian pertama kali tampil pada Metropolis.

 Nasib Eko Patrio dan Uya Kuya bagai Roller Coaster: Tunjangan Naik, Joget-joget, Rumah Dijarah, Kini Dipecat Jadi Anggota DPR

0
Eko Patrio (kiri) didampingi Pasha Ungu, meminta maaf setelah aksinya joget-joget di DPR menuai kritik dari publik. (Instagram ekopatriosuper)

batampos – Tak ada yang tahu garis nasib seseorang. Sesaat jauh tinggi di atas, hanya dalam sekedipan mata kemudian bisa jatuh terpelanting ke tanah. Bak naik roller coaster. Itulah nasib yang dialami dua anggota DPR dari kalangan artis yang menjadi anggota Fraksi PAN, Eko Patrio dan Uya Kuya.

Pada 15 Agustus 2025 lalu, keduanya terlihat sangat riang berjoget. Tepatnya usai Presiden Prabowo memberi pidato RAPBN 2026 dan Nota Keuangan selesai.

Nasib baik kembali menghampiri keduanya ketika pada 20 Agustus 2025, tunjangan perumahan anggota DPR diumumkan naik, yang nilainya sekitar Rp 50 juta per bulan. Aksi joget keduanya plus kenaikan tunjangan perumahan yang jumlahnya fantastis tak pelak membuat rakyat meradang.

Berbagai akrobat dari anggota DPR termasuk Eko Patrio dan Uya Kuya yang malah membikin konten yang kesannya malah meledek, akhirnya menyulut kemarahan warga, hingga timbul demonstrasi besar yang dimulai pada 25 Agustus 2025.

Pada 28 Agustus 2025, demonstrasi memanas, ditambah lagi dengan kematian driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob Polri kian membuat situasi tambah membara.

Kerusuhan pun pecah dimana-mana, hingga puncaknya pada Sabtu (30/8) hingga hari inj. Minggu dini hari (31/8), rumah mewah para anggota DPR, yaitu Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya porak-poranda diterobos para penjarah. Permintaan maaf yang sebelumnya disampaikan oleh Eko Patrio dan Uya Kuya rupanya tak mempan untuk meredakan emosi warga yang sudah naik sampai ubun-ubun.

Eko Patrio dan Uya Kuya yang oleh banyak orang dianggap sebagai biang kerok kerusuhan massal tak hanya harus menanggung akibatnya secara finansial, secara politik, karier mereka pun ikut berantakan.

Uya Kuya meminta maaf usai tingkahnya berjoget menyakiti hati rakyat dan memicu demonstrasi. (Tangkapan layar Instagram Uya Kuya)

Hari ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mengeluarkan keputusan yang isinya adalah menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya sebagai anggota DPR RI mulai Senin, 1 September 2025.

Hal itu diumumkan PAN melalui siaran pers yang diteken oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN Viva Yoga Mauladi pada Minggu.

PAN menyatakan berkomitmen menjaga kehormatan, disiplin, serta integritas wakil rakyat yang berasal dari PAN dalam menjalankan tugas-tugas konstitusional di DPR RI.

“PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Dia meminta masyarakat percaya bahwa Presiden Prabowo akan menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

Dalam siaran pers itu, PAN yang lahir dari rahim reformasi menyatakan bakal tetap terus memegang teguh untuk merealisasikan nilai-nilai reformasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

PAN juga berkomitmen untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat untuk menjadi kebijakan dan program-program pemerintah agar sesuai dengan aspirasi masyarakat dan dapat bermanfaat buat masyarakat secara langsung.

Perjuangan PAN di lembaga legislatif juga akan tetap menjaga komitmen dan tugas-tugas konstitusional untuk fungsi legislasi, penganggaran, dan kontrol serta pengawasan, agar pemerintahan dan tata kelola Negara dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berdampak pada kemajuan dan kemakmuran bangsa.

“Demikian siaran pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” kata Viva. (*)

Sumber: JP Group

Artikel  Nasib Eko Patrio dan Uya Kuya bagai Roller Coaster: Tunjangan Naik, Joget-joget, Rumah Dijarah, Kini Dipecat Jadi Anggota DPR pertama kali tampil pada News.

Penertiban Jukir Liar: Batuaji–Sagulung Minta Prioritas

0
Ilustrasi. Jukir liar mengutip uang parkir di pasar kaget. Dokumen Batam Pos

batampos – Mulai Senin (1/9/2025), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan menggelar operasi penertiban juru parkir (jukir) liar. Razia ini diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar menyasar titik-titik rawan yang selama ini luput dari pengawasan, terutama di kawasan Batuaji dan Sagulung.

Keberadaan jukir liar di dua wilayah padat penduduk tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Mereka bebas memungut biaya parkir tanpa karcis resmi, bahkan kerap bersikap kasar ketika ditanya soal kejelasan tarif.

“Kalau minta karcis, mereka malah marah. Apalagi di pasar kaget, banyak yang tidak jelas identitasnya,” keluh Marlina, warga Batuaji, Minggu (31/8).

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan wisata dan pelabuhan. Di Jembatan I Barelang misalnya, pengunjung dipungut Rp5.000 hingga Rp10.000 meski hanya berhenti sebentar untuk berfoto. “Ini jelas merugikan masyarakat dan mencoreng citra wisata Batam,” kata Syamsul, warga Sagulung.

Kepala Dishub Batam, Leo Putra, menegaskan razia kali ini akan dilakukan secara masif dengan melibatkan aparat penegak hukum, termasuk Polresta Barelang, Kejaksaan, dan Polisi Militer. “Kami akan turun langsung sampai ke titik-titik terdalam. Semua juru parkir liar akan kami tindak. Tidak ada toleransi,” tegas Leo.

Program ini menjadi bagian dari penataan menyeluruh sektor parkir yang menjadi prioritas Dishub tahun 2025. Selain menertibkan jukir liar, Dishub juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir hingga Rp20 miliar, hampir dua kali lipat dari capaian tahun sebelumnya.

Sebagai langkah awal, Dishub telah mengumpulkan 600 jukir resmi untuk mengikuti sosialisasi tata kelola parkir terbaru, termasuk pembinaan etika pelayanan. “Wajah parkir Batam harus berubah. Semua jukir resmi wajib ramah, berseragam, dan memberikan karcis,” ujar Leo.

Warga Batuaji dan Sagulung menyambut baik langkah tersebut. Namun, mereka menuntut agar operasi kali ini benar-benar menyentuh lokasi yang selama ini luput dari razia.

“Selama ini operasi lebih banyak di pusat kota. Di Batuaji dan Sagulung, jukir liar seperti raja jalanan. Kami berharap kali ini benar-benar tegas,” kata Rusdi, warga Batuaji.

Mereka juga meminta sanksi tegas agar ada efek jera. “Kalau cuma diamankan sebentar, besoknya mereka balik lagi. Harus ada tindakan nyata,” tambah Syamsul.

Leo optimistis dengan kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dan dukungan masyarakat, wajah parkir Batam akan lebih tertib dan profesional. “Kami butuh dukungan warga. Bayarlah parkir hanya kepada jukir resmi, dan segera laporkan jika ada praktik parkir liar,” imbaunya.

“Kalau semua pihak bergerak bersama, bukan hanya PAD yang meningkat, tetapi citra Batam sebagai kota wisata dan bisnis juga akan semakin baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Penertiban Jukir Liar: Batuaji–Sagulung Minta Prioritas pertama kali tampil pada Metropolis.

Situasi Nasional Memanas, Anambas Pastikan Daerah Masih Kondusif

0
Anambas
Bupati Anambas, Aneng (baju kaos biru) diskusi bersama Ketua FKUB Ali Muhsin, Kapolres AKBP I Gusti Ngurah dan Danlanal Letkol Laut (P) Ari Sukmana mengenai situasi nasional yang memanas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Situasi di beberapa daerah di Indonesia belakangan ini memanas. Sejumlah kantor DPRD di Makassar, Mataram, Kediri, hingga daerah lain dibakar massa.

Bahkan, aksi brutal oknum aparat yang melindas seorang driver ojek online (ojol) di Jakarta membuat suasana semakin tegang.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas bergerak cepat agar kondisi di wilayahnya tetap kondusif.

Bupati Anambas, Aneng, langsung memimpin rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Rumah Dinas, Tarempa, Minggu, (31/8).

Rapat tersebut dihadiri Kapolres Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Ari Sukmana, Pabung Kodim 0318/Natuna Letkol Inf Ali Siregar, serta tokoh lintas agama.

Usai rapat, Aneng menegaskan bahwa kondisi Anambas masih aman. Belum ada tanda-tanda masyarakat terpengaruh isu nasional yang memanas.

“Alhamdulillah, bersama unsur TNI-Polri, BIN, dan tokoh agama kita duduk bersama. Hasilnya, belum ada isu nasional yang memengaruhi masyarakat kita,” kata Aneng.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami minta masyarakat agar sama-sama menahan diri. Kalau ada yang mengganjal di hati, mari kita diskusikan baik-baik. Karena semua kita ini saudara,” ujar Aneng.

Sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi nasional, Pemkab Anambas berencana menggelar doa dan zikir bersama, sekaligus salat gaib untuk para korban yang meninggal dalam aksi demonstrasi pada Senin, (1/9) besok.

“Mari kita doakan negeri ini kembali kondusif. Dari ujung perbatasan, kita kirim doa yang terbaik untuk bangsa,” tutup Aneng.

Diketahui, aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah dipicu oleh kekecewaan masyarakat terhadap legislator di Senayan yang enggan menurunkan tunjangan, ditambah tindakan represif aparat yang memicu kemarahan publik. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Situasi Nasional Memanas, Anambas Pastikan Daerah Masih Kondusif pertama kali tampil pada Kepri.

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Anggota DPR RI

0
Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio (ANTARA/Melalusa Susthira K)

batampos – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menonaktifkan dua kadernya, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, dari keanggotaan DPR RI mulai Senin (1/9/2025).

Keputusan tersebut diumumkan melalui siaran pers yang ditandatangani Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN Viva Yoga Mauladi, Minggu (31/8).

PAN menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen menjaga kehormatan, disiplin, dan integritas wakil rakyat yang berasal dari partai tersebut.

“PAN mengimbau masyarakat untuk bersikap tenang, sabar, dan mempercayakan sepenuhnya kepada pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, PAN percaya Presiden Prabowo akan menyelesaikan persoalan ini secara cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat demi kemajuan bangsa.

Dalam siaran pers itu, PAN juga menegaskan tetap memegang teguh nilai-nilai reformasi serta berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat diwujudkan dalam kebijakan dan program pemerintah.

“PAN akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan agar tata kelola negara berjalan efektif, efisien, dan berdampak pada kemajuan bangsa,” ujar Viva.

Di akhir pernyataan, PAN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia. “Mari kita tata kembali langkah perjuangan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Sumber: antaranews.com

Artikel PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Anggota DPR RI pertama kali tampil pada News.

Sambut Satu Dekade,Marga Yang Batam Gelar Donor Darah di One Batam Mall

0
Marga Yang Batam (MYB) menggelar aksi donor darah di Atrium A, One Batam Mall, Minggu (31/8).

batampos – Memperingati 10 tahun berdiri, Marga Yang Batam (MYB) menggelar aksi donor darah di Atrium A, One Batam Mall, Minggu (31/8). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum.

Ketua panitia kegiatan, Stephen Yong, mengatakan donor darah menjadi salah satu bentuk bakti sosial yang rutin digelar pihaknya. Momentum ulang tahun ke-10 MYB menjadi kesempatan tepat untuk kembali mengajak masyarakat berpartisipasi.

“Kegiatan ini dalam rangka 10 tahun berdirinya MYB. Jadi, kita melakukan aksi bakti sosial, dan donor darah ini jadi aksi kedua kami,” katanya, di sela-sela acara.

Ia menambahkan, setiap tahun MYB menargetkan kegiatan donor darah dengan penyediaan sembako bagi para pendonor. Tahun ini, pihaknya menyiapkan sekitar 300 paket sembako.

“Isinya berupa beras, minyak goreng, garam, mi instan, gula, dan teh. Itu bentuk apresiasi kecil kami untuk para pendonor,” katanya.

MYB juga bekerja sama dengan PMI dalam kegiatan tersebut. Sejumlah kader marga Yang yang berprofesi sebagai dokter maupun tenaga medis turut membantu jalannya donor darah.

“Target kami sebanyak-banyaknya darah yang bisa dikumpulkan dan nanti disalurkan ke PMI agar bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Stephen.

Antusiasme warga Batam terlihat tinggi sejak pagi. Hingga siang hari, antrean sudah mencapai 200 orang, dan panitia memperkirakan jumlahnya terus bertambah.

“Harapan kami dari MYB bahwa kegiatan seperti ini bisa membantu rumah sakit-rumah sakit yang masih kekurangan stok darah. Apalagi sekarang kegiatan donor darah massal mulai jarang dilakukan,” kata dia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MYB, dr Setiadjit Yang, menyebut donor darah hanyalah satu dari sekian rangkaian acara HUT ke-10 MYB. Puncak perayaan dijadwalkan pada 11 Oktober mendatang berupa syukuran dan pengukuhan pengurus baru periode 2025-2030.

“Sebelum acara hari ini, kami juga sudah menggelar bakti sosial ke sejumlah panti asuhan dan panti jompo,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua panitia HUT MYB ke-10, Suyadi Yeo, menambahkan kegiatan sosial memang menjadi fokus utama perayaan tahun ini. Selain donor darah, pihaknya juga berbagi bersama anak-anak panti asuhan saat peringatan HUT RI pada 17 Agustus lalu.

“Kami juga mengunjungi panti jompo untuk memberikan sumbangan berupa makanan dan kebutuhan lainnya. Jadi, donor darah ini bagian dari rangkaian perayaan 10 tahun MYB,” kata dia.

Dengan semangat kebersamaan, MYB berharap keberadaan mereka tidak hanya mempererat ikatan antarwarga marga Yang, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya di Bandar Dunia Madani. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Sambut Satu Dekade,Marga Yang Batam Gelar Donor Darah di One Batam Mall pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Seri Kuala Lobam Sentuh Hampir 1.000 Siswa

0
CKG Bintan
Siswa saat menjalani pemeriksan kesehatan gratis yang dilakukan petugas kesehatan Puskemas Teluk Sasah. F. dr Kurniawan untuk Batam Pos.

batampos – Hampir seribu siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Teluk Sasah. Program ini dimulai sejak 21 Agustus 2025 lalu.

Kepala Puskesmas Teluk Sasah, dr Kurniawan mengatakan, dari total 1.848 siswa SD yang tersebar di Kelurahan Teluk Lobam, Kelurahan Tanjungpermai, dan Desa Teluk Sasah, sebanyak 903 siswa sudah menjalani pemeriksaan.

“Pemeriksaan dimulai dari siswa kelas 1 sampai 3, kemudian berlanjut ke kelas 4 dan 5,” ujar Kurniawan, Minggu (31/8).

Selain siswa SD, layanan kesehatan gratis juga menyasar pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Pemeriksaan untuk 582 siswa SMP rencananya akan dimulai pada September 2025.

“Total target pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas Teluk Sasah ada 2.430 siswa, terdiri dari SD dan SMP,” tambahnya.

Pemeriksaan meliputi aspek fisik seperti tinggi dan berat badan, tajam penglihatan, kesehatan gigi dan mulut, tekanan darah, kulit, telinga, hingga deteksi dini TBC. Ada juga kuisioner untuk riwayat penyakit seperti TBC, diabetes, hepatitis, malaria, hingga kesehatan jiwa.

“Bagi pelajar SMP ditambah dengan tes kebugaran dan kuisioner kebugaran serta kesehatan reproduksi,” kata Kurniawan.

Ia menyebutkan, hasil pemeriksaan masih dalam tahap penilaian dan pengecekan laboratorium untuk TBC. Namun secara umum kondisi siswa dinilai baik meski ditemukan keluhan ringan, salah satunya gangguan penglihatan.

“Selanjutnya hasil pemeriksaan akan diunggah ke akun 1Sehat orangtua siswa, sehingga bisa dijadikan bahan konsultasi lebih lanjut ke dokter,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Seri Kuala Lobam Sentuh Hampir 1.000 Siswa pertama kali tampil pada Kepri.

Kecelakaan Maut Tiban Center, Warga Desak Penertiban Kendaraan Berat

0
Mobil crane menimpa sebuat mobil sedan saat kecelakaan di Tiban Center. f.ist

batampos – Kecelakaan maut di pertigaan Tiban Center, Sabtu (30/8), menjadi tamparan keras bagi pemerintah dan aparat penegak hukum. Insiden yang melibatkan mobil crane itu kembali membuka mata banyak pihak bahwa pengawasan serta penertiban kendaraan berat di Batam masih lemah. Warga pun mendesak tindakan tegas demi keselamatan bersama.

Menurut warga, aktivitas kendaraan berat di jalan raya kian padat, terutama di kawasan Batuaji, Sagulung, Marina City, hingga Tanjung Uncang. Kondisi ini membuat jalan umum semakin rawan kecelakaan, terlebih banyak kendaraan melintas tanpa pengawalan meski membawa muatan berisiko tinggi.

“Setiap hari trailer dan truk besar melintas, muatannya kadang besi-besi raksasa. Tingginya sampai menabrak plang penanda JPO, tapi tetap dibiarkan tanpa pengawalan. Ini sangat membahayakan pengguna jalan lain,” ujar Sujono, warga Batuaji, Minggu (31/8).

Di Marina City, permasalahan serupa juga dikeluhkan warga. Jalan sempit dengan satu jalur dua lajur kerap macet parah akibat kendaraan berat. “Kalau mogok atau melaju pelan, arus lalu lintas bisa lumpuh total. Kami sudah lama mengeluhkan ini. Harus ada penertiban,” kata Nurdin, warga setempat.

Selain kepadatan lalu lintas, perilaku sopir kendaraan berat yang kerap melaju dengan kecepatan tinggi turut meresahkan. “Ngebut tanpa pengawalan, itu yang paling berbahaya. Kalau hilang kendali, korbannya bisa banyak,” imbuh Sujono.

Masyarakat menilai, solusi yang dibutuhkan tidak cukup hanya menindak sopir ugal-ugalan. Mereka mendesak adanya regulasi tegas mengenai jam operasi, rute khusus, hingga kewajiban pengawalan bagi kendaraan bermuatan besar atau berisiko tinggi. “Harus ada aturan yang jelas, jangan menunggu korban terus berjatuhan,” tegas Nurdin.

Sebelumnya, Kasubdit I Satlantas Polresta Barelang, Iptu Andika, mengakui pihaknya sedang mengevaluasi pengawasan kendaraan berat pascakecelakaan di Tiban Center. “Kami mengumpulkan data dan akan merekomendasikan langkah pengawasan lebih ketat,” ujarnya.

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief, menambahkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengkaji jalur dan mekanisme pengawalan kendaraan besar. “Kami juga masih memburu sopir truk yang melarikan diri,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah kota, kepolisian, dan pengelola kawasan industri duduk bersama untuk mengatur distribusi kendaraan berat secara lebih aman. “Kami ingin merasa tenang saat berkendara. Jangan biarkan jalan umum jadi jalur maut,” ucap Sujono.

Tragedi di Tiban Center menjadi peringatan keras bahwa pengabaian keselamatan tak bisa lagi ditoleransi. Penertiban dan pengawasan kendaraan berat kini bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak demi melindungi nyawa warga Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara 

Artikel Kecelakaan Maut Tiban Center, Warga Desak Penertiban Kendaraan Berat pertama kali tampil pada Metropolis.

LAM Bintan Mantapkan Langkah Besar Jaga Budaya Melayu Hingga Desa

0
LAM Bintan
LAM Bintan menerima kunjungan dari LAM Lingga di Gedung Megat Sri Rama, Kijang, Bintan pada Sabtu (30/8). F. Dato Syahri Bobo untuk Batam Pos.

batampos – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan terus memperkuat upaya pelestarian budaya Melayu. Salah satunya melalui pertemuan dengan LAM Kabupaten Lingga yang digelar di Gedung Megat Sri Rama, Kijang, Bintan, Sabtu (30/8).

Pertemuan tersebut membahas langkah konkret perlindungan, pembinaan, pengembangan, hingga pemanfaatan budaya Melayu di tengah masyarakat.

Ketua Umum LAM Kabupaten Bintan, Dato Syahri Bobo, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis. Mulai dari membentuk LAM di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, hingga menggandeng pemerintah daerah dalam kegiatan pelestarian adat.

“Kerja sama dengan pemerintah dilakukan melalui berbagai pelatihan pelaksanaan adat di masyarakat. Semua ini mengacu pada AD/ART dan Perda Kepri Nomor 1 Tahun 2014,” ujar Dato Syahri.

Ia menambahkan, selain menjaga tradisi, LAM Bintan juga berkomitmen melestarikan nilai moral dan sosial melalui bahasa dan tradisi khas Melayu seperti pantun.

“Upacara adat Melayu juga bagian dari tradisi yang memperkuat identitas budaya Melayu di masyarakat Bintan,” tambahnya.

Ketua Umum LAM Kabupaten Lingga, Dato Wira Setia Utama Dato Azmi, yang hadir dalam pertemuan itu mengapresiasi sambutan hangat dari LAM Bintan. Ia berharap kerja sama lintas daerah dalam menjaga adat Melayu terus berlanjut.

“Silaturahmi ini menjadi semangat bersama untuk melestarikan adat Melayu agar tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ucapnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel LAM Bintan Mantapkan Langkah Besar Jaga Budaya Melayu Hingga Desa pertama kali tampil pada Kepri.