Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 1164

Viral Netizen Sebut Sahroni Kabur ke Singapura Usai Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Difoto Lagi di Bandara

0

 

 

Ahmad Sahroni tertangkap kamera sedang di bandara. (Istimewa)

batampos – Sebuah unggahan di media sosial viral lantaran menampilkan sosok mirip Ahmad Sahroni yang disebut-sebut kabur ke Singapura, usai dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Dalam foto yang dibagikan akun Instagram @irwandiferry, terlihat Ahmad Sahroni mengenakan topi hitam dan jaket krem tengah duduk di kursi bandara sambil bersandar. Unggahan tersebut disertai tulisan, “Sahroni kabur ni ke SG.”

Kemunculan foto itu langsung menuai beragam komentar warganet. Sejumlah pihak menduga sosok dalam gambar adalah Ahmad Sahroni, namun ada pula yang meragukan kebenarannya. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Sahroni maupun pihak Partai NasDem terkait isu tersebut.

Selain menyoroti foto, warganet juga melontarkan kritik pedas, jika benar Sahroni kabur, maka tindakan tersebut mencerminkan sikap pengecut dan tidak bertanggung jawab.

“Mau kabur sejauh apa pun, warga sipil akan selalu ada di mana-mana. Hadapi kausalitas yang sudah anda lahirkan, bukan kabur,” tulis akun tersebut.

Isu kaburnya Sahroni ke luar negeri ini muncul hanya berselang beberapa jam setelah Fraksi NasDem resmi mencopotnya dari posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI melalui surat yang ditandatangani Viktor Bungtilu Laiskodat pada Jumat (29/8).

Bahkan, Sahroni kabur ke luar negeri di tengah aksi demonstrasi besar-besaran yang menyasar Gedung DPR RI, sejak Senin (25/8) hingga Jumat (29/8).

Pencopotan Ahmad Sahroni sebagai Pimpinan Komisi III DPR tertuang dalam surat Fraksi Partai NasDem Nomor 758/DPR-RI/VIII/2025. Pencopotan ini dilakukan setelah pimpinan Fraksi Partai NasDem menggelar rapat, pada Jumat (29/8).

“Sesuai Rapat Pimpinan Fraksi Partai NasDem DPR RI, dengan hormat kami sampaikan pergantian nama Anggota Komisi III dan IV terhitung mulai tanggal 29 Agustus 2025 dari Fraksi Partai NasDem DPR RI,” sebagaimana surat yang ditandatangani Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Pria yang dikenal sebagai crazy rich Tanjung Priok itu dipindahtugaskan sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Sementara, posisi Wakil Ketua Komisi III DPR akan digantikan Rusdi Masse Mappasessu.

“Semula Anggota Komisi IV menjadi Wakil Ketua Komisi III,” tulis surat tersebut.

Surat itu ditembuskan kepada Pimpinan DPR RI, Pimpinan Komisi I, III, dan IV DPR RI, Sekjen DPR RI, hingga Deputi Bidang Persidangan Setjen DPR RI. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Viral Netizen Sebut Sahroni Kabur ke Singapura Usai Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Difoto Lagi di Bandara pertama kali tampil pada News.

Polda Kepri Pastikan Keamanan Investor di Batam

0
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Mr. Furugori Toru, di ruang kerjanya, Jumat (29/8).

batampos – Polda Kepri menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. Termasuk keamanan investor di Batam, untuk menjaga iklim investasi.

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan, posisi strategis Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menuntut pengamanan ekstra. Terlebih daerah Batam menjadi tujuan utama investor.

“Kami memiliki tanggung jawab besar menjaga stabilitas keamanan. Jika situasi aman, iklim investasi akan tetap kondusif,” ujar Kapolda Kepri saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Mr. Furugori Toru, di ruang kerjanya, Jumat (29/8).

Ia menegaskan, Polda Kepri selalu terbuka terhadap laporan gangguan keamanan dari masyarakat maupun investor. Pendekatan humanis dilakukan melalui ormas, serikat pekerja, hingga Bhabinkamtibmas, tanpa mengurangi ketegasan dalam penegakan hukum.

“Kami juga fokus memberantas human trafficking, narkoba, hingga penipuan lintas negara. Layanan darurat 110 siap diakses kapan saja,” tegasnya.

Dalam kunjungan itu, Konsul Jenderal Jepang menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polda Kepri. Menurutnya, Batam dan Kepri kini semakin kondusif, sehingga menarik minat investor Jepang.

“Saat ini terdapat sekitar 72 perusahaan Jepang yang beroperasi di Kepri. Kami berharap perlindungan terhadap warga dan perusahaan Jepang tetap menjadi perhatian utama,” ucapnya.

Ia menambahkan, kondisi keamanan di Kepri akan dilaporkan langsung ke Tokyo. “Kami akan menyampaikan bahwa Kepri aman dan layak menjadi tujuan investasi maupun pariwisata,” kata Furugori.

Kunjungan tersebut juga membahas persoalan salah satu perusahaan Jepang yang tengah menghadapi kendala operasional. Konsul Keamanan Konsulat Jepang, Mr. Komada Takayasu, meminta dukungan agar masalah hak karyawan segera ditangani sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menambahkan, perusahaan Jepang di Batam dapat berkoordinasi dengan polsek setempat. “Setiap kecamatan terdapat perusahaan Jepang. Kami pastikan layanan cepat, termasuk melalui nomor darurat 110,” ujarnya.

Polda Kepri melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) juga memastikan setiap kawasan industri memiliki pola pengamanan terpadu. Beberapa perusahaan Jepang bahkan sudah menjalin MoU langsung dengan Polda Kepri demi kelancaran operasional.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama memperkuat kerja sama keamanan, perlindungan warga, dan keberlangsungan investasi Jepang di Kepri. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Pastikan Keamanan Investor di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ingatkan Siswa di Lingga, Jaksa: Salah Main Medsos Bisa Terjerat Pidana

0
Sosialisasi jaksa
Siswa dan pendidik SMA Negeri 2 Singkep antusias mendengarkan paparan Jaksa soal efek pidana salah bermain medsos. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga mengingatkan pelajar agar berhati-hati menggunakan media sosial. Sebab, kesalahan kecil dalam berinteraksi di dunia maya bisa berujung pidana.

Pesan itu disampaikan dalam program Jaksa Masuk Sekolah yang digelar di SMA Negeri 2 Singkep dengan tema “Bermain Sosial Media Agar Tidak Berakhir Pidana”, Jumat (29/8).

Kasi Intel Kejari Lingga, Adimas Haryosetyo, menegaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan membekali siswa tentang batasan dalam bersosial media.

“Ini program dari Kejari Lingga agar bisa menjadi pedoman ketika adik-adik bergaul,” ujar Adimas.

Ia menambahkan, banyak kasus hukum bermula dari aktivitas di dunia maya, mulai dari ujaran kebencian, penyebaran hoaks, hingga cyberbullying. Karena itu, siswa perlu memahami konsekuensi hukumnya sejak dini.

“Kita berbagi informasi dan pengetahuan agar tidak tersandung masalah hukum,” tegasnya.

Kepala SMA Negeri 2 Singkep, Frans Edwinata, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelajar harus dibekali kesadaran hukum agar bijak dalam bermedia sosial.

“Kegiatan ini untuk pencerahan anak-anak, apalagi soal media sosial dan bullying. Mudah-mudahan mereka bisa lebih bijak dalam penggunaannya,” ujar Frans.

Ia juga meminta para siswa yang hadir agar serius mengikuti materi. “Pemahaman sejak dini akan mencegah pelanggaran hukum di kemudian hari,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Kejari Lingga berharap generasi muda lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi, sekaligus menjadi pelopor penggunaan media sosial yang sehat, baik di sekolah maupun di masyarakat. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Ingatkan Siswa di Lingga, Jaksa: Salah Main Medsos Bisa Terjerat Pidana pertama kali tampil pada Kepri.

Pasutri dan Anggota Polri Ditemukan Tewas, Kapolresta Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi

0
ilustrasi

batampos – Warga Kavling Sei Tering Melcem, Batu Ampar, digegerkan dengan penemuan sepasang jasad di dalam kamar kos di Blok B1, Kamis (28/8) malam. Jasad yang diduga pasangan suami istri (pasutri) tersebut ditemukan dalam kondisi yang berbeda.

Jasad suami berinisial SK, 29, ditemukan tergantung di kamar mandi. Sedangkan jasad wanita, SQ, 32 tergeletak dengan berlumuran darah di atas kasur.

Ilham, salah seorang warga mengatakan penemuan jasad ini berawal dari kecurigaan pemilik kos. Pasutri ini sudah tidak terlihat selama beberapa hari dan tak ada terdengar aktivitas dari dalam kamar.

“Ibu kos yang curiga melapor ke RT dan bersama-sama membuka kamar kos,” ujarnya.

Ia mengatakan pasutri ini merupakan pendatang dan baru sekitar 3 pekan menyewa kamar tersebut. Pasutri ini juga dikenal tertutup dengan warga sekitar.

“Saya sendiri hanya 2 kali melihat yang laki-laki. Istrinya belum pernah,” katanya.

Ilham sendiri merasa janggal dengan penemuan 2 jasad tersebut. Sebab, sang istri terlihat dipenuhi luka di bagian wajah.

“Kemungkinan ada penganiayaan dulu (istri dibunuh), baru suami bunuh diri. Tapi itu ranah polisi yang menyelidiki,” ungkapnya.

Sementara Kanit Polsek Batu Ampar, Iptu M. Brata Ul Husna mengatakan kedua jasad dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Ia mengaku belum bisa memastikan penyebab pasutri ini tewas.

“Kami masih belum bisa kasih statement. Karena saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan kasus ini masih penyelidikan. Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kematian para korban.

“Masih penyelidikan. Kita tunggu hasil autopsi dulu,” ujarnya.

Selain penemuan jasad pasutri ini, Aiptu Donald Satria, personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumahnya di Perumahan Green Bay, Tiban, Sekupang, Kamis (28/8) malam.

Donald diketahui tinggal sendiri di rumah tersebut dan kecurigaan muncul saat ia tidak berdinas dan tak bisa dihubungi beberapa hari.

“Dugaan awal faktor kesehatan, karena yang bersangkutan memiliki riwayat medis,” kata Zaenal.

Zaenal mengaku saat ini jasad sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab personelnya tersebut tewas.

“Kamu tetap melakukan pemeriksaan luntuk memastikan penyebab meninggalnya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Pasutri dan Anggota Polri Ditemukan Tewas, Kapolresta Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Targetkan Perbaikan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, beserta jajaran saat meninjau pembangunan infrastruktur dan normalisasi drainase. (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos – BP Batam terus berupaya mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah titik di Kota Batam. Melalui pembangunan dan normalisasi drainase, pekerjaan di lapangan ditargetkan selesai secara bertahap pada tahun ini.

Penegasan tersebut disampaikan dalam peninjauan lapangan ke lima titik rawan banjir pada Jumat (29/8). Lokasi yang menjadi fokus perhatian meliputi Jalan Sekolah Mondial, Jalan Kawasan Sei Nayon, Jalan Perumahan Orchid Park, Jalan Raja Isa (Simpang Helm), serta kolam retensi di kawasan Simpang Kepri Mall.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyebut penanganan banjir menjadi prioritas bersama di tengah pesatnya pembangunan kota. Katanya, infrastruktur drainase yang andal sangat penting untuk menunjang investasi, mobilitas warga, dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami berkomitmen mencari solusi terbaik dalam mengendalikan banjir di Kota Batam. Penanganan ini dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan pemerintah daerah, industri, dan masyarakat,” katanya.

Koordinasi juga dilakukan dengan pemilik utilitas di bawah tanah agar penyesuaian teknis pembangunan drainase dapat berjalan sesuai kebutuhan lapangan. “Pembangunan kota harus seiring dengan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Langkah BP Batam ini sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pihak swasta dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih tangguh. Dengan target rampung bertahap tahun ini, manfaat nyata dari perbaikan drainase di berbagai titik rawan banjir bakaln terasa.

Sementara itu, Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Boy Zasmita, menjelaskan bahwa banjir di beberapa titik terjadi akibat sedimentasi, penyempitan saluran (bottleneck), hingga perlambatan aliran air karena banyaknya belokan menuju hilir. Kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian dimensi saluran serta bangunan pelintas.

“Untuk di titik Sekolah Mondial, sudah dilakukan pekerjaan pembuatan saluran ke arah laut bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan CSR industri. Pekerjaan ini ditargetkan selesai Oktober 2025,” katanya.

Selain itu, BP Batam telah mengidentifikasi kebutuhan saluran baru di sejumlah titik. Saat ini, salah satu saluran dengan panjang lebih dari 300 meter dan dimensi 10 x 3 meter sedang dalam tahap pembangunan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mencegah genangan saat musim hujan.

Pihaknya juga tengah menyiapkan pembangunan crossing jalan di beberapa lokasi serta kolam retensi di Simpang Kepri Mall. Penyesuaian bangunan pelintas juga dilakukan agar dapat menampung debit air sesuai dengan catchment area.

Dengan normalisasi dan pembersihan saluran yang berjalan paralel, BP Batam optimistis sejumlah wilayah terdampak banjir dapat segera terbebas dari genangan.

“Kami ingin memastikan setiap pekerjaan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Boy. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Targetkan Perbaikan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Targetkan Perbaikan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, beserta jajaran saat meninjau pembangunan infrastruktur dan normalisasi drainase. (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos – BP Batam terus berupaya mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah titik di Kota Batam. Melalui pembangunan dan normalisasi drainase, pekerjaan di lapangan ditargetkan selesai secara bertahap pada tahun ini.

Penegasan tersebut disampaikan dalam peninjauan lapangan ke lima titik rawan banjir pada Jumat (29/8). Lokasi yang menjadi fokus perhatian meliputi Jalan Sekolah Mondial, Jalan Kawasan Sei Nayon, Jalan Perumahan Orchid Park, Jalan Raja Isa (Simpang Helm), serta kolam retensi di kawasan Simpang Kepri Mall.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyebut penanganan banjir menjadi prioritas bersama di tengah pesatnya pembangunan kota. Katanya, infrastruktur drainase yang andal sangat penting untuk menunjang investasi, mobilitas warga, dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami berkomitmen mencari solusi terbaik dalam mengendalikan banjir di Kota Batam. Penanganan ini dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan pemerintah daerah, industri, dan masyarakat,” katanya.

Koordinasi juga dilakukan dengan pemilik utilitas di bawah tanah agar penyesuaian teknis pembangunan drainase dapat berjalan sesuai kebutuhan lapangan. “Pembangunan kota harus seiring dengan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Langkah BP Batam ini sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pihak swasta dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih tangguh. Dengan target rampung bertahap tahun ini, manfaat nyata dari perbaikan drainase di berbagai titik rawan banjir bakaln terasa.

Sementara itu, Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Boy Zasmita, menjelaskan bahwa banjir di beberapa titik terjadi akibat sedimentasi, penyempitan saluran (bottleneck), hingga perlambatan aliran air karena banyaknya belokan menuju hilir. Kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian dimensi saluran serta bangunan pelintas.

“Untuk di titik Sekolah Mondial, sudah dilakukan pekerjaan pembuatan saluran ke arah laut bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan CSR industri. Pekerjaan ini ditargetkan selesai Oktober 2025,” katanya.

Selain itu, BP Batam telah mengidentifikasi kebutuhan saluran baru di sejumlah titik. Saat ini, salah satu saluran dengan panjang lebih dari 300 meter dan dimensi 10 x 3 meter sedang dalam tahap pembangunan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mencegah genangan saat musim hujan.

Pihaknya juga tengah menyiapkan pembangunan crossing jalan di beberapa lokasi serta kolam retensi di Simpang Kepri Mall. Penyesuaian bangunan pelintas juga dilakukan agar dapat menampung debit air sesuai dengan catchment area.

Dengan normalisasi dan pembersihan saluran yang berjalan paralel, BP Batam optimistis sejumlah wilayah terdampak banjir dapat segera terbebas dari genangan.

“Kami ingin memastikan setiap pekerjaan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Boy. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Targetkan Perbaikan Drainase Rampung Bertahap Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Penyaluran Seragam Gratis Murid Baru di Batam Sudah Capai 50 Persen, Ditargetkan Rampung September

0
Ilustrasi seragam sekolah.

batampos – Program penyaluran seragam sekolah gratis untuk murid baru SD dan SMP di Kota Batam terus berjalan. Hingga akhir Agustus 2025 ini, realisasi distribusi penyaluran telah mencapai sekitar 50 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Yusal. Menurutnya, proses pendistribusian masih berlangsung dan ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum akhir September.

“Perkiraannya sudah 50 persen, masih dalam proses distribusi. Alhamdulillah penyaluran berjalan lancar. Yang kita salurkan baju putih merah ditambah kurung Melayu,” ujarnya, Jumat (29/8).

Pemerintah Kota Batam menyiapkan 105.670 stel seragam untuk 52.835 murid baru SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Masing-masing siswa mendapatkan dua stel seragam, yaitu seragam nasional (merah putih untuk SD dan biru putih untuk SMP) serta baju kurung Melayu.

“Insyaallah seluruhnya selesai disalurkan paling lambat 30 September 2025. Harapannya program ini bisa meringankan beban orang tua murid sekaligus memastikan pemerataan akses pendidikan di Batam,” tambahnya.

Program seragam gratis ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Delila, orang tua murid kelas 1 SMP di Batam.“Senang sekali, ini pertama kali anak saya dapat seragam gratis dari pemerintah kota. Kebetulan baru masuk SMP, jadi sangat terasa manfaatnya,” ucapnya.

Menurut Delila, bantuan ini membuat pengeluaran orang tua lebih ringan, terutama di awal tahun ajaran baru yang biasanya cukup banyak kebutuhan.

Sebelumnya, penyerahan seragam dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Batam, Hendri Arulan, sebelum disalurkan penuh ke sekolah-sekolah melalui kecamatan.

“Setelah simbolis, distribusi langsung kita lakukan ke tiap sekolah lewat kecamatan. Jadi siswa bisa segera memakainya di tahun ajaran baru ini,” kata Hendri.

Adapun rincian penerima seragam yakni 13.215 murid SD negeri, 13.119 murid SD swasta, 14.539 murid SMP negeri, dan 11.962 murid SMP swasta.

Hendri menegaskan, kebijakan seragam gratis tidak hanya bertujuan meringankan pengeluaran keluarga, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa percaya diri para siswa.

“Kami ingin anak-anak merasa mendapat perhatian dari pemerintah. Jadi mereka bisa belajar dengan lebih semangat, tanpa terbebani soal seragam,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemko Batam dalam memastikan seluruh anak bisa mengenyam pendidikan dengan fasilitas yang memadai, tanpa terkendala faktor ekonomi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Penyaluran Seragam Gratis Murid Baru di Batam Sudah Capai 50 Persen, Ditargetkan Rampung September pertama kali tampil pada Metropolis.

Bupati Aneng Bakal Optimalkan Produksi Lokal Sikapi Lonjakan Harga Beras Premium

0
Panen Anambas
Bupati Anambas, Aneng saat memanen padi di Desa Pesisir Timur. Aneng bakal optimalkan produksi beras lokal untuk tekan harga beras premium yang melonjak tajam. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Harga beras premium di Kabupaten Kepulauan Anambas melonjak tinggi jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dari pantauan di lapangan, beras premium kini dijual dengan harga Rp18 ribu hingga Rp21 ribu per kilogram. Padahal HET hanya Rp15.400 per kilogram.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Anambas, Yohannes Marina Vianey Sawu, membenarkan kondisi ini. Menurutnya, kenaikan harga beras di Anambas sejalan dengan temuan Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Dari 514 kabupaten/kota, ada 483 daerah yang harga berasnya di atas HET. Untuk Kepri, ada tiga daerah, salah satunya Anambas. Data Kemendagri menunjukkan harga beras di Anambas naik sekitar 22 persen,” ujar Yohannes, Jumat (29/8).

Ia menjelaskan, tingginya harga beras premium di Anambas dipengaruhi jalur distribusi, transportasi, serta biaya bongkar muat.

Beras dari Jawa harus didistribusikan lebih dulu ke Jakarta, baru kemudian ke Anambas.

“Distribusinya dua kali, ini yang membuat harga ikut naik. Kalau pun gabah langsung dikirim ke Anambas untuk diolah di sini, hitungan kita tetap minus Rp4 juta per 20 ton. Jadi memang wajar harga beras di sini tinggi dari HET,” terangnya.

Untuk menekan harga, Pemkab Anambas akan menggelar rapat koordinasi dengan agen, pengecer, Satgas Pangan, dan TPID.

Sementara itu, Bupati Anambas, Aneng, menegaskan pihaknya akan mengoptimalkan produksi beras lokal dari Pulau Jemaja.

“Lahan sawah kita di Jemaja sudah masuk panen. Meski produksinya belum banyak, tapi bisa menjadi solusi sementara untuk mengurangi ketergantungan beras dari luar,” kata Aneng.

Selain itu, Pemkab juga sedang menjajaki kerja sama dengan daerah penghasil beras di Sumatera.

“Produksi mereka melimpah, kita coba masukkan beras itu ke Anambas supaya harga bisa ditekan,” tambahnya.(*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Bupati Aneng Bakal Optimalkan Produksi Lokal Sikapi Lonjakan Harga Beras Premium pertama kali tampil pada Kepri.

Autopsi Ekshumasi Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa di Tanjungpinang, Polisi: Murni Bunuh Diri

0
Kapolresta Tanjungpinang
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Hamam Wahyudi. F. Mohamad Ismail/Batam Pos. 

batampos – Teka-teki penyebab kematian HF, seorang mahasiswa di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akhirnya terungkap. Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik menyimpulkan bahwa HF murni meninggal akibat gantung diri.

​Autopsi terhadap jenazah HF dilakukan pada 13 Agustus 2025, satu pekan setelah korban dimakamkan. Kepolisian terpaksa melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk proses ini.

“Hasil ekshumasi dan autopsi kemarin tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban,” kata Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, Jumat (29/8).

​Menurut Hamam, hasil autopsi ini sejalan dengan hasil visum yang sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak keluarga. “Kita juga sudah sempat menawarkan kepada pihak keluarga untuk autopsi, namun saat itu pihak keluarga tidak mau,” tambahnya.

​Permintaan autopsi justru datang dari pihak keluarga belakangan, seperti yang dijelaskan Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo. Pihak keluarga meminta agar jenazah HF diotopsi untuk memastikan kebenaran penyebab kematian.

“Pihak keluarga yang meminta dan disaksikan oleh mereka juga. Ini agar kasus gantung diri ini dapat terang benderang,” ujar Agung.

​HF ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dapur rumahnya di Perumahan Mahkota Alam Raya, Kelurahan Batu 9, Kota Tanjungpinang. Selain tali, polisi juga menemukan sejumlah alat isap sabu di lokasi kejadian.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Autopsi Ekshumasi Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa di Tanjungpinang, Polisi: Murni Bunuh Diri pertama kali tampil pada Kepri.

Dosen di Batam Tertipu Bisnis Online, Rugi Rp36,5 Juta

0
ilustrasi online scamming.

batampos — Seorang dosen perguruan tinggi di Batam, berinisial SH, menjadi korban penipuan daring (online scamming) dengan kerugian mencapai Rp36,5 juta. Kasus ini bermula dari tawaran bisnis menggiurkan melalui media sosial Facebook yang dikemas secara profesional.

SH menceritakan, ia awalnya tertarik dengan tawaran peluang bisnis yang mengatasnamakan PT Ipos Global Indonesia. Dari sana, ia berkenalan dengan seseorang bernama Dede Yusuf Al-Munawar yang kemudian mengenalkannya kepada “mentor” bernama Rudi Gunawan dan “manajer” bernama Braja Lasmono Adining SE.

Tak lama, SH dimasukkan ke dalam grup WhatsApp berisi 63 orang. Dari percakapan di grup itu, ia diarahkan mengikuti sistem kerja yang diklaim terkait dengan platform belanja daring Tokopedia.

“Awalnya saya diminta membuka link produk di Tokopedia, lalu screenshot dan kirim ke mentor. Sebelum itu harus transfer Rp40 ribu. Setelah tugas selesai, saya diberi komisi Rp63 ribu yang langsung masuk ke rekening,” kata SH kepada Batam Pos, Kamis (28/8).

Kepercayaan SH semakin besar setelah menerima keuntungan awal. Ia pun menuruti instruksi dengan nominal transfer yang semakin tinggi, mulai Rp600 ribu, Rp1,58 juta, Rp5,58 juta, hingga Rp10,2 juta. Namun, pada tahap berikutnya, komisi yang dijanjikan tak kunjung cair dengan berbagai alasan.

Puncaknya, SH diminta mentransfer Rp20,2 juta agar saldo senilai Rp49,4 juta di akun ID miliknya bisa dicairkan. Bahkan pelaku sempat meminta setoran tambahan Rp50 juta sebagai “tugas akhir”. SH sempat diarahkan untuk meminjam uang di sebuah perusahaan pembiayaan di Batam Center, namun saat didatangi, kantor tersebut ternyata kosong.

“Di situ saya sadar sudah jadi korban penipuan online. Terakhir mereka masih minta Rp5 juta lagi, tapi tidak saya layani,” ujarnya.

Uang hasil transfer SH masuk ke sejumlah rekening berbeda, termasuk atas nama Dede Yusuf Al-Munawar, Agus Rahman, Leli Ismawati, dan Eza Dafa. Ia kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sagulung.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan laporan tersebut. “Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses pendalaman untuk penyusunan berkas awal,” ujarnya.

Anwar mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran bisnis daring yang terkesan terlalu menggiurkan. “Kalau tawarannya tidak masuk akal, sebaiknya diabaikan agar tidak menjadi korban,” tegasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Dosen di Batam Tertipu Bisnis Online, Rugi Rp36,5 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.