Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1169

SMAN 5 Batam Melaju ke Babak 4 Besar

0

batampos – SMAN 5 Batam kembali menunjukkan taringnya di ajang Hi School Futsal Championship 2025. Lewat permainan yang solid dan penuh determinasi, mereka sukses mengamankan satu tempat di babak empat besar.Padang 8 besar SMAN 5 berhasil menghentikan langkah SMAN 20 Batam dengan skor 2 -1.

Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga bukti konsistensi dan semangat juang tim yang terus membara sejak fase penyisihan.

Dengan hasil ini, SMAN 5 Batam semakin dekat dengan impian mereka: tampil di partai final dan mengangkat trofi juara. Suporter setia pun makin antusias, siap memberikan dukungan penuh di laga berikutnya.

Apakah SMAN 5 Batam akan terus melaju hingga puncak? Satu yang pasti, mereka kini jadi salah satu tim yang patut diwaspadai.

SMAN 5 akan kembali bertarung besok, Minggu (3/8/2025), untuk menentukan posisi juara 1 hingga 4. Setiap langkah jadi semakin krusial, dan setiap gol bisa menentukan sejarah.

Ajang HSFC 2025 yang digagas oleh Universitas Terbuka (UT) Batam bekerja sama dengan Batam Pos ini juga menghadirkan para talenta muda dari berbagai daerah di Kepri, termasuk Tanjungpinang dan Karimun. Total ada 32 tim SMA/SMK sederajat yang berpartisipasi, menjadikan turnamen ini sebagai panggung sejati bagi bintang masa depan futsal Kepri.

(*)

Artikel SMAN 5 Batam Melaju ke Babak 4 Besar pertama kali tampil pada Metropolis.

Dari Wushu hingga Tari Papua,  Pertukaran Budaya Indonesia-Tiongkok di Batam

0

batampos – Selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Agustus 2025, Mega Mall Batam Center menjadi tuan rumah acara Pertukaran Seni Budaya Indonesia-Tiongkok. Digelar di Atrium Kiri, acara ini terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Mega Mall dan Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) Kepulauan Riau, yang bertujuan memperkenalkan kekayaan seni budaya kedua negara sekaligus menjadi wadah unjuk bakat generasi muda.

“Adanya acara pertukaran seni budaya ini, anak-anak senang karena bisa mengisi liburan dengan kegiatan positif. Mereka juga mendapatkan banyak teman baru,” kata Ketua Perhimpunan INTI Kepri, Peter Tanjaya, saat ditemui pada Sabtu (2/8/2025) di lokasi acara.

BACA JUGA: Korban Kavling Bodong Sepakat Lapor Polisi, Usai Datangi Kantor Lurah Seibinti

Pertunjukan yang ditampilkan antara lain seni tari, menyanyi, seni lukis, wushu, hingga kegiatan edukatif seperti seni gunting kertas yang dipandu langsung oleh pengajar dari Chongqing, Tiongkok.

Selain itu, pengunjung juga disuguhkan penampilan seni dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Papua dan sanggar-sanggar lokal di Batam.

“Ini merupakan pertama kalinya acara seperti ini diadakan di Batam. Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses digelar di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali,” ucap Peter.

Acara ini tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga menjadi ajang edukasi budaya lintas negara yang memperluas wawasan generasi muda.

Hal ini sejalan dengan misi Perhimpunan INTI untuk mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok melalui pendekatan budaya.

Caroline, dari tim promosi dan acara Mega Mall Batam Center, berharap kegiatan ini bisa menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya leluhur.

“Diharapkan generasi muda terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai tradisi yang positif, khususnya seni dan budaya Nusantara, serta memperkenalkannya dengan bangga hingga ke mancanegara,” ujar Caroline. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Dari Wushu hingga Tari Papua,  Pertukaran Budaya Indonesia-Tiongkok di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kalahkan SMKN7, SMAN 3 Amankan Tiket 8 Besar Hi School Futsal Championship 2025 

0

batampos– Gelaran hari kedua Hi School Futsal Championship 2025 yang berlangsung di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam, Sabtu (2/8), berjalan meriah dan penuh semangat kompetitif. Turnamen futsal antarpelajar terbesar di Provinsi Kepri ini diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT) Batam bekerja sama dengan Batam Pos.

Direktur UT Batam, Angga Sucitra, mengungkapkan bahwa ajang ini telah digelar untuk keempat kalinya dan melibatkan 32 tim dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kota Batam. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota dan Provinsi, Kepolisian, hingga media.

“Ajang ini bukan hanya kompetisi, tapi juga menjadi ruang positif bagi generasi muda. Kami ingin UT Batam semakin dikenal di kalangan pelajar, termasuk di wilayah kerja kami yang mencakup Kepri, bahkan Johor dan Singapura,” ujarnya.

BACA JUGA: Event UT Batam HI-School Futsal Championship 2025 di Sport Hall jadi Peluang Rejeki Bagi Pelaku UMKM

Angga juga berharap sisa pertandingan di hari kedua dan ketiga dapat berlangsung tertib dan kondusif. Ia menekankan pentingnya sportivitas di tengah tingginya antusiasme suporter dan peserta.

Pertandingan paling menyita perhatian terjadi antara SMAN 3 Batam melawan SMKN 7 Batam. Kedua tim unggulan ini menyajikan laga yang intens, disertai dukungan penuh dari ribuan suporter masing-masing tim. SMAN 3 Batam sempat unggul lebih dulu 1-0 sebelum disamakan oleh SMKN 7 menjadi 1-1 di babak pertama. Namun, ketenangan dan kekompakan SMAN 3 di babak kedua berhasil membuahkan gol tambahan. Mereka menang tipis 2-1 dan memastikan langkah ke babak delapan besar.

Pertandingan lainnya juga berlangsung tidak kalah seru. SMAN 5 Batam tampil dominan saat melumat SMAN 26 Batam dengan skor telak 6-1. Awalnya berlangsung sengit, namun SMAN 5 menunjukkan kualitasnya di pertengahan hingga akhir pertandingan.

Drama adu penalti pun mewarnai sejumlah laga, seperti pertandingan MAN 2 Batam melawan SMAN 17 Batam. Setelah bermain imbang di waktu normal, MAN 2 menang 3-2 melalui adu penalti. Nasib serupa dialami SMAN 4 Batam yang menang atas SMKN 5 Batam dengan skor penalti 5-4, serta SMKN 6 Batam yang menang dramatis 6-5 atas SMAN 8 Batam.

### Hasil Lengkap Hari Kedua:

SMAN 3 Batam vs SMKN 7 Batam 2-1
SMAN 5 Batam vs SMAN 26 Batam 6-1
MAN 2 Batam vs SMAN 17 Batam 3-2 (adu penalti)
SMAN 25 Batam vs SMAN 20 Batam 2-3
SMAN 10 Batam vs MAN 1 Batam 4-2
SMKN 5 Batam vs SMAN 4 Batam 4-5 (adu penalti)
SMKN 6 Batam vs SMAN 8 Batam 6-5 (adu penalti)
SMAN 16 Batam vs SMKN 1 Batam 0-3

Tim yang Lolos ke 8 Besar:

1. SMAN 3 Batam
2. SMAN 5 Batam
3. MAN 2 Batam
4. SMAN 20 Batam
5. SMAN 10 Batam
6. SMAN 4 Batam
7. SMKN 6 Batam
8. SMKN 1 Batam

Dengan atmosfer kompetisi yang semakin memanas, delapan tim terbaik kini bersiap untuk saling berhadapan di babak perempat final. Ribuan penonton diprediksi akan kembali memadati Sport Hall Temenggung Abdul Jamal pada hari ketiga untuk menyaksikan siapa yang akan melaju ke semifinal dan mendekat ke trofi juara Hi School Futsal Championship 2025. (*)

Reporter: Azis

Artikel Kalahkan SMKN7, SMAN 3 Amankan Tiket 8 Besar Hi School Futsal Championship 2025  pertama kali tampil pada Metropolis.

21 Anak di Kepri Terlibat Judi Online, Deposit Capai Rp700 Juta

0
Ilustrasi: Judi online. (ISQ Espana).

batampos– Praktik judi online (Judol) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kian mengkhawatirkan. Tak hanya digemari orang dewasa, ternyata judol juga digemari anak di bawah umur.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri mengungkap fakta mengejutkan terkait maraknya praktik judi online di wilayah ini. Berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), tercatat ada 66 ribu warga Kepri yang terlibat dalam aktivitas judi daring, dengan total nilai deposit mencapai Rp432 miliar.

Kepala OJK Kepri, Sinar Dananjaya mengatakan Judol bukan hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak di bawah umur.

“Ada 21 pemain judi online yang masih di bawah usia 16 tahun, dengan total deposit mencapai Rp700 juta,” ujar Sinar, Sabtu(2/8).

BACA JUGA: Sidang Moritius Umbu Rider: Modus Rekrut 40 Orang, 500 Rekening Palsu untuk Judi dan Penipuan Online

Dijelaskannya, berdasarkan data yang didapat OJK, kelompok usia 20–30 tahun mendominasi jumlah pemain judol, yakni mencapai 26.000 orang dengan total deposit Rp118 miliar. Di peringkat kedua, kelompok usia 31–40 tahun dengan 21.983 pemain, disusul kelompok usia 41–50 tahun sebanyak 12.832 pemain.

“Usia 20 hingga 30 tahun menjadi kelompok tertinggi bermain judol di Kepri,” jelasnya.

Lebih mengkhawatirkan, mayoritas pelaku judi online justru berasal dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Dimana pendapatan rata-rata di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Dari 66 ribu pemain itu, sekitar 39.916 di antaranya berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. Ini tentu sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Sinar menjelaskan, edukasi keuangan menjadi hal mendesak di tengah gempuran promosi judi daring. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak mengelola keuangan dan tidak tergiur keuntungan semu dari judi.

“Kalau menerima uang, hal pertama yang harus disiapkan adalah dana darurat. Setelah itu baru menabung, lalu investasi. Jangan sampai seluruh penghasilan justru dihabiskan untuk konsumsi dan judi. Itu keliru dan sangat merugikan,” tegasnya.

OJK Kepri, telah menggandeng berbagai pihak termasuk perbankan dan kepolisian untuk memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat. Salah satunya digelar di One Batam Mall bersama komunitas pengusaha Tionghoa, BPR, serta perencana keuangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat lebih melek keuangan dan terhindar dari praktik judi daring yang bisa menjerumuskan ke masalah hukum dan kerugian finansial,” ucapnya.

Sinar juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai dan aktivitas anak di dunia digital. “Judi online bukan hanya ancaman ekonomi, tapi juga merusak moral generasi muda. Edukasi harus dimulai dari rumah juga,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel 21 Anak di Kepri Terlibat Judi Online, Deposit Capai Rp700 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

8 Besar Panas, SMAN 3 Batam Lengkapi Deretan Tim Terbaik di HSFC 2025

0

batampos – Turnamen futsal pelajar paling bergengsi di Kepri, Hi School Futsal Championship 2025, makin mendekati babak puncak. Bertempat di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam, Minggu (2/8), persaingan semakin tajam setelah SMAN 3 Batam sukses menyudahi perlawanan SMKN 7 Batam dan mengamankan satu tiket terakhir menuju babak 8 besar dengan skor 2-1.

Dengan hasil ini, lengkap sudah delapan tim terbaik yang akan saling sikut dalam duel panas sore ini.

Berikut daftar laga yang siap menggetarkan lapangan:

  • MAN 2 Batam vs SMAN 10 Batam
    Dua tim kuat dengan karakter permainan menyerang akan saling menguji strategi dan ketangguhan fisik. Laga ini diprediksi berlangsung sengit hingga menit akhir.
  • SMAN 4 Batam vs SMKN 1 Batam
    Pertemuan dua tim solid yang sama-sama menunjukkan performa konsisten sejak awal turnamen. Duel ini bisa jadi penentu kejutan berikutnya.
  • SMAN 5 Batam vs SMAN 20 Batam
    SMAN 5 datang dengan percaya diri setelah kemenangan telak di babak sebelumnya. Namun SMAN 20 bukan lawan mudah, dikenal punya lini belakang yang disiplin.
  • SMKN 6 Batam vs SMAN 3 Batam
    SMKN 6 akan menghadapi kekuatan baru dari SMAN 3 yang tengah on fire. Kedua tim punya momentum bagus, dan ini bisa jadi pertandingan paling seru malam ini.

Pemenang dari empat pertandingan ini akan kembali bertarung besok, Minggu (3/8/2025), untuk menentukan posisi juara 1 hingga 4. Setiap langkah jadi semakin krusial, dan setiap gol bisa menentukan sejarah.

Tak hanya diikuti oleh tim dari Batam, ajang HSFC 2025 yang digagas oleh Universitas Terbuka (UT) Batam ini juga menghadirkan para talenta muda dari berbagai daerah di Kepri, termasuk Tanjungpinang dan Karimun. Total ada 32 tim SMA/SMK sederajat yang berpartisipasi, menjadikan turnamen ini sebagai panggung sejati bagi bintang masa depan futsal Kepri.

Sore ini, adrenalin akan kembali berpacu. Lapangan jadi saksi, siapa yang pantas melangkah ke empat besar! (*)

Artikel 8 Besar Panas, SMAN 3 Batam Lengkapi Deretan Tim Terbaik di HSFC 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari Kedua HSFC 2025: Deras Gol, Adu Penalti, dan Kejutan

0
Susasana stadion indoor Temenggung Abdul Jamal Kota Batam saat laga futsal antar SMK se Kepri.
foto: Yusuf Hidayat / Batam Pos

batampos – Setelah dibuka meriah sehari sebelumnya, atmosfer Hi School Futsal Championship (HSFC) 2025 makin memanas pada hari kedua, Sabtu (2/8). Bertempat di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam, para tim kembali menunjukkan aksi terbaik mereka di hadapan suporter fanatik yang terus memadati tribun dengan sorakan dan koreografi penuh semangat.

Sebanyak tujuh pertandingan digelar hari itu, menyuguhkan aksi dramatis, hujan gol, hingga adu penalti yang menegangkan. Inilah hasil lengkap pertandingan hari kedua:

MAN 2 Batam vs SMAN 17 Batam
Laga berlangsung sengit dan berimbang di waktu normal dengan skor 1-1. Namun MAN 2 Batam akhirnya mengunci kemenangan lewat adu finalti, unggul 3-2 atas SMAN 17.

SMAN 5 Batam vs SMAN 26 Batam
SMAN 5 tampil garang sejak menit awal, menggempur lawan tanpa ampun. Skor akhir 6-1 jadi bukti dominasi mereka di atas lapangan.

SMAN 25 Batam vs SMAN 20 Batam
Pertandingan berjalan ketat dengan jual beli serangan. Namun SMAN 20 berhasil keluar sebagai pemenang lewat keunggulan tipis 3-2.

SMAN 10 Batam vs MAN 1 Batam
SMAN 10 menunjukkan permainan solid dan kompak, menundukkan MAN 1 Batam dengan skor meyakinkan 4-2.

SMKN 5 Batam vs SMAN 4 Batam
Setelah imbang 1-1 di waktu normal, laga berlanjut ke adu finalti. SMAN 4 berhasil memanfaatkan peluang dan menang 5-4.

SMKN 6 Batam vs SMAN 8 Batam
Laga berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Drama adu penalti pun tak terhindarkan, dan SMKN 6 Batam keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5.

SMAN 16 Batam vs SMKN 1 Batam
SMKN 1 tampil efisien dan disiplin, menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0 atas SMAN 16.

Saat ini tengah berlangsung 1 pertandingan lain yakni SMKN 7 Batam vs SMAN 4 Batam. Yang menang hari ini akan berlaga lagi sore ini untuk mendapat tiket melaju ke babak final yang akan digelar Minggu (2/7/2025)

Dengan pertandingan-pertandingan seru seperti ini, Hi School Futsal Championship 2025 bukan sekadar turnamen olahraga, tapi juga ajang pembuktian karakter, semangat juang, dan persaingan sehat antar pelajar Batam.

Gelaran akbar Hi School Futsal Championship 2025 resmi dibuka di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam, Jumat (1/8). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT) Batam bekerja sama dengan Batam Pos ini ditandai dengan laga pembuka seru antara SMAN 3 Batam melawan SMAN 15 Batam, disaksikan langsung Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura dan Direktur UT Batam Angga Sucitra. (*)

Artikel Hari Kedua HSFC 2025: Deras Gol, Adu Penalti, dan Kejutan pertama kali tampil pada Metropolis.

Sampah Menumpuk di Akses Barelang, Bau Menyengat dan Estetika Kota Tercoreng

0
Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Trans Barelang. Foto. M. Sya’ban/ batampos.co.id

batampos – Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Trans Barelang, tepatnya di jalur menuju Jembatan Barelang maupun arah balik ke Tembesi, semakin mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Kondisi ini terlihat jelas pada Sabtu (2/8), dan telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir tanpa penanganan yang memadai.

Selain menimbulkan bau menyengat, keberadaan sampah juga merusak estetika kota. Sampah terlihat menumpuk di pinggir jalan, terdiri dari kantong plastik, limbah rumah tangga, hingga sisa makanan dan menciptakan pemandangan kumuh yang tidak sedap dipandang. Aroma tak sedap kian tajam, terutama saat siang hari di bawah terik matahari.

Lebih parah lagi, tumpukan sampah tersebut tidak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan. Beberapa warga sekitar bahkan memilih membakarnya demi mengurangi bau. Namun, cara ini justru menimbulkan polusi udara yang berbahaya dan dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Pejabat Struktural dan Petugas Lapangan DLH Batam Sudah Diperiksa Polisi, Kasus Dugaan Korupsi Retribusi Sampah

Dandi, seorang pengemudi ojek online yang sering melintas di jalur tersebut, mengaku sangat terganggu dengan kondisi ini. “Baunya menyengat banget, apalagi kalau siang. Kadang penumpang juga komentar karena tidak tahan dengan baunya,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Sunggul, seorang karyawan swasta yang setiap hari melewati jalan tersebut sepulang kerja. Ia menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya pengelolaan sampah oleh pihak berwenang. “Sampahnya selalu ada, malah makin banyak. Ini bikin risih dan bisa jadi sumber penyakit,” katanya.

Ironisnya, jalan ini merupakan akses utama menuju kawasan wisata Jembatan Barelang yang menjadi ikon Batam. Jika dibiarkan, kondisi tersebut bukan hanya merusak wajah kota tetapi juga bisa menurunkan citra Batam sebagai destinasi pariwisata unggulan.

Warga dan pengguna jalan mendesak agar pemerintah kota, khususnya dinas lingkungan hidup, segera turun tangan. Penanganan yang cepat, konsisten, dan berkelanjutan dinilai sangat penting agar persoalan ini tidak berkembang menjadi masalah kesehatan dan lingkungan yang lebih serius. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Sampah Menumpuk di Akses Barelang, Bau Menyengat dan Estetika Kota Tercoreng pertama kali tampil pada Metropolis.

Banding Dikabulkan, MT Arman 114 Resmi Jadi Barang Bukti Negara: Gugatan OMS Ditepis Pengadilan Tinggi

0
Kapal MT Arman 114. (kiri).

batampos – Sengketa hukum mengenai kepemilikan kapal super tanker MT Arman 114 resmi menemukan titik terang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau (PT Kepri) yang membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Batam dan menyatakan gugatan perdata PT Ocean Mark Shipping (OMS) Inc tidak dapat diterima.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, melalui Kepala Seksi Intelijen, Priandi Firdaus, mengatakan putusan banding ini sejalan dengan semangat penegakan hukum pidana, khususnya dalam kasus pencemaran lingkungan laut yang menyeret kapal berbendera Iran tersebut.

“Majelis hakim menyatakan gugatan OMS cacat hukum dan tidak berdasar, karena MT Arman 114 adalah barang bukti dalam perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht),” kata Priandi, Sabtu (2/8).

Baca Juga: Putusan Kontras Kapal MT Arman 114: Dirampas Negara di Pidana, Dikembalikan ke Pemilik di Perdata

Dalam amar putusan yang dibacakan pada 31 Juli 2025, PT Kepri menilai bahwa PT OMS tidak memiliki dasar hukum yang sah atas klaim kepemilikan kapal tersebut. Majelis hakim berpendapat dokumen-dokumen yang diajukan hanya bersifat administratif dan tidak cukup membuktikan status kepemilikan yang sah secara hukum.

“Dokumen itu umum digunakan oleh operator atau agen pelayaran, bukan bukti sah kepemilikan. Lagi pula, gugatan ini berpotensi menghambat proses hukum pidana yang sedang berjalan,” jelas Priandi.

Kejari Batam sebelumnya mengajukan banding terhadap putusan PN Batam yang memenangkan gugatan OMS dan sempat memerintahkan pengembalian kapal kepada pihak penggugat. Putusan tersebut menuai kritik dari sejumlah ahli hukum yang menilai pengadilan tingkat pertama keliru dalam menetapkan kepemilikan atas objek yang merupakan barang sitaan negara dalam perkara pidana.

Dengan dikabulkannya banding, status hukum kapal MT Arman 114 kembali ditegaskan sebagai barang bukti dalam perkara pidana pencemaran laut. Kapal tersebut kini resmi berada dalam kontrol negara untuk keperluan eksekusi oleh jaksa.

“Putusan ini menjadi landasan kuat bagi kami dalam mengeksekusi kapal MT Arman 114 sebagai barang rampasan negara. Ini juga peringatan bagi siapa pun agar tidak menyalahgunakan jalur perdata untuk menyerobot barang sitaan negara,” tegas Priandi.

Dalam perkara banding yang tercatat dengan Nomor 39/PDT/2025/PT TPG, majelis hakim juga menolak gugatan intervensi yang diajukan PT Pelayaran Samudera Corp. Kedua penggugat dihukum membayar biaya perkara di dua tingkat peradilan.

Juru Bicara PT Kepri, Priyanto Lumban Radja, menjelaskan bahwa gugatan yang diajukan para penggugat kabur (obscuur libel) dan mencampuradukkan ranah hukum pidana dan perdata.

“Penggugat salah memilih jalur hukum. Seharusnya mereka mengajukan keberatan melalui ranah pidana, bukan perdata,” ujarnya.

Menurut majelis hakim, perkara pidana dan perdata memiliki yurisdiksi dan prosedur yang berbeda. Hakim perdata tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan atau mencampuri pelaksanaan putusan pidana.

“Pelaksanaan amar putusan pidana adalah kewenangan jaksa berdasarkan KUHAP. Jalur perdata tidak bisa digunakan sebagai celah hukum,” terang Priyanto.

Putusan ini membatalkan amar PN Batam Nomor 323/Pdt.G/2024/PN Btm tertanggal 2 Juni 2025, yang sebelumnya mengabulkan gugatan PT OMS dan membuka ruang pemeriksaan substansi atas klaim kepemilikan kapal. Dengan dinyatakan tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard), perkara gugur karena cacat formil.

Priandi menegaskan bahwa kapal MT Arman 114 tetap berada dalam penguasaan Kejaksaan sebagai barang bukti negara dan akan dilelang sesuai prosedur setelah eksekusi inkracht.

“Putusan ini mempertegas batas yurisdiksi antara pengadilan pidana dan perdata, serta memperkuat kewenangan jaksa dalam menjalankan amar putusan pidana yang telah sah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Banding Dikabulkan, MT Arman 114 Resmi Jadi Barang Bukti Negara: Gugatan OMS Ditepis Pengadilan Tinggi pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Musnahkan 4,3 Kg Narkoba dari 25 Tersangka, Selamatkan 22 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkotika

0
Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Ahmad Suherlan.

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau memusnahkan 4,3 kilogram narkotika berbagai jenis, Jumat (1/8). Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan kasus sepanjang Juni 2025 dengan 25 tersangka. Pemusnahan barang bukti dilakukan di lantai 3 Polda Kepri, dengan cara dibakar, diblender hingga dicampur air.

Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Ahmad Suherlan menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 17 laporan polisi yang ditangani selama satu bulan terakhir. Dari 17 kasus tersebut, polisi menetapkan 25 orang tersangka yang sebagian besar ditangkap di wilayah Batam dan sekitarnya.

“Jumlah total barang bukti yang kami musnahkan hari ini sebanyak 2.870 gram sabu, 1.504 gram ganja, dan 165 butir ekstasi. Semua kasus ini merupakan hasil kerja tim kami selama Juli,” kata Suherlan di sela-sela pemusnahan.

Barang bukti sabu yang dimusnahkan merupakan bagian dari total 3.015 gram yang disita polisi. Sisanya disisihkan untuk keperluan pembuktian di pengadilan dan pemeriksaan laboratorium. Sementara dari total ganja sebanyak 1.509 gram dan ekstasi sebanyak 193 butir, sebagian kecil juga turut diamankan untuk keperluan serupa.

“Kalau dikalkulasikan, dari seluruh barang bukti ini negara telah menyelamatkan sekitar 22.817 jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Suherlan.

Sejumlah kasus menonjol menjadi sorotan dalam pemusnahan ini. Salah satunya melibatkan tersangka MHA yang ditangkap dengan barang bukti 425 gram sabu dan lebih dari 1,5 kilogram ganja. Ada pula tersangka MA yang ditangkap dengan sabu seberat lebih dari satu kilogram. Dalam kasus lainnya, tersangka MP diamankan dengan hampir 50 gram sabu, sedangkan SH ditangkap dengan 90 butir pil ekstasi.

“Ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba masih terus mencoba masuk ke wilayah Kepri. Tapi kami tegaskan, kami tidak akan beri ruang,” ucap Suherlan.

Beberapa kasus lainnya:

• RA diamankan dengan barang bukti 19,76 gram sabu.

• MP dengan 48,67 gram sabu.

• SH dengan 90 butir ekstasi.

• PFV dan RD dengan 41,56 gram sabu.

• KS dengan 188,24 gram sabu.

• RPB, RAS, dan RP dengan total 84,60 gram sabu.

• SA, IS, YS, dan DN dengan 61,65 gram sabu.

• SG dan AR dengan 35,62 gram sabu.

• HS dengan 113,7 gram sabu dan 50 butir ekstasi.

• SD dengan 225,71 gram sabu.

• RS dengan 146,97 gram sabu.

• EW dengan 295,62 gram sabu.

• FO dengan 42,61 gram sabu.

• MZP dengan 103 gram sabu dan 53 butir ekstasi.

• OT dan SH dengan 148,49 gram sabu. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Musnahkan 4,3 Kg Narkoba dari 25 Tersangka, Selamatkan 22 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkotika pertama kali tampil pada Metropolis.

Resmi Ditinjau! UIB Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran

0
UIB Jalani Evaluasi Pembukaan Fakultas Kedokteran, Tim Kemdiktisaintek Tinjau langsung Fasilitas Kampus

batampos-Universitas Internasional Batam (UIB) terus melangkah maju dalam upaya membuka Fakultas Kedokteran. Kamis (31/7), kampus yang terletak di kawasan Baloi ini menerima kunjungan dari tim Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan evaluasi lapangan atas usulan pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter.

Seluruh rangkaian kegiatan terpusat di Gedung B UIB dan dimulai pukul 13.30 WIB. Evaluasi dilangsungkan secara hybrid di auditorium lantai dua dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr. Nopriadi, SKM, M.Kes, perwakilan yayasan, Dinas Kesehatan, mitra rumah sakit (RSPU-Elisabeth, RSJKO, RS Bhayangkara), serta kampus mitra seperti UPH, UNHAS, dan UIN. Hadir pula sejumlah pimpinan dari puskesmas dan klinik sebagai wahana pendidikan calon dokter.

BACA JUGA: UIB Soroti Peran Kepri dalam Diplomasi Budaya Lewat Webinar BIPA

Dalam sambutannya, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan bahwa UIB telah menyiapkan segala aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Mulai dari kurikulum, tenaga pengajar, hingga jejaring kerja sama dengan institusi kesehatan.

“Kami berharap, melalui Asesmen ini, Tim Asesor dapat melihat kesungguhan dan komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan kedokteran yang bermutu . Ini adalah amanah besar yang akan kami jaga dengan sebaik baiknya,” ujar Iskandar.

Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Penataan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Deny Kurniawan, ST., M.Sc., Ph.D., turut memberikan penekanan bahwa proses evaluasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah untuk memastikan seluruh persyaratan pendirian fakultas telah terpenuhi sesuai ketentuan.

Setelah sesi pembukaan, tim evaluator melanjutkan kegiatan dengan arahan teknis, presentasi dari calon Ketua Program Studi Kedokteran, serta verifikasi dokumen kurikulum dan data administrasi. Para calon dosen juga menjalani sesi wawancara untuk menilai kompetensi dan kesiapan tenaga pengajar.

Evaluasi kemudian berlanjut ke tahap peninjauan fasilitas. Tim mengunjungi sejumlah sarana pembelajaran, seperti laboratorium anatomi, ruang keterampilan klinik, laboratorium dasar, ruang belajar mahasiswa, dan fasilitas akademik lainnya. Kelayakan fasilitas ini menjadi komponen penting dalam menentukan izin pembukaan program studi kedokteran, khususnya dalam memenuhi standar nasional pendidikan profesi dokter.

Evaluasi lapangan ini menjadi tahap krusial dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran UIB. Dengan dukungan penuh dari yayasan, mitra institusi, dan masyarakat, UIB optimistis dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis yang berkualitas di Indonesia. (*)

 

Artikel Resmi Ditinjau! UIB Selangkah Lagi Buka Fakultas Kedokteran pertama kali tampil pada Metropolis.