Senin, 20 April 2026
Beranda blog Halaman 11715

Terkait Laporan Hilangnya Plat Baja, Pemprov Kepri Akan Kooperatif

0
Besi sisa pembangunan Jembatan I Dompak diduga raib dengan kerugian negara mencapai Rp 4, 4 M.
F. YUSNADI/BATAM POS

x.batampos.co.id – Pengacara Pemerintah Provinsi Kepri, Andi Muhammad Asrun mengatakan terkait hilangnya plat baja, Pemprov Kepri adalah pihak yang sangat berkepentingan. Atas dasar itu, ia menjamin Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertahanan (PUPR) Provinsi Kepri, Abu Bakar akan memenuhi panggilan penyidik Polda Kepri.

“Pemprov Kepri yang membuat laporan. Artinya kita adalah pihak yang sangat berkepentingan dalam perkara ini,” ujar Andi Muhammad Asrun menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (2/10) di Tanjungpinang.

Pria yang akrab disapa Asrun tersebut menjelaskan, pada Jumat (28/9) lalu, ia sudah mendampingi Kadis PUPR Kepri tersebut memenuhi panggilan di Diskrimsus dan Diskrimum Polda Kepri. Persoalan di Diskrimsus adalah terkait adanya laporan masyarakat. Sedangkan di Diskrimum mengenai laporan yang dibuat.

“Karena penyidik Diskrimsus berhalangan, kita diarahkan ke Diskrimum. Disana hanya menyerahkan dokumen, dan belum ada pemeriksaan lanjutan,” papar Asrun.

Tegaskannya, laporan di Diskrimsus objeknya sama yakni mengenai plat baja yang hilang. Mereka menuding adanya indikasi dugaan korupsi.

Menyikapi hal itu, Asrun mengatakan Pemprov Kepri dalam hal ini, akan menghormati laporan tersebut.

“Kita masih menggunakan asas praduga tidak bersalah. Biarkan proses hukum yang menentukan, apakah ada indikasi penyelewengan atau tidak,” tegas Asrun.

Ditambahkannya, apapun ceritanya, bahwa di mata hukum plat baja yang dilaporkan hilang tersebut merupakan aset daerah. Apalagi pembangunan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang masih dalam masa pemeliharaan.

Terkait hal ini, dari penjelasan yang ia terima, Penyidik Polda Kepri

juga akan melakukan pemeriksaan terhadap PT. Nindya Karya selaku pemegang proyek Jembatan I Dompak tahap pertama.

“Kita minta kepada Kapolda Kepri perkara ini harus menjadi atensi dan diusut tuntas. Apalagi menyangkut nama baik Gubernur yang diseret-seret,” tutup Asrun.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kepri, Abdurrahman mendesak Kapolda Kepri untuk segera menuntaskan persoalan ini. Karena plat baja yang hilang adalah merupakan aset negara. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menegaskan, siapa pun pihak yang terlibat harus diberlakukan sama di mata hukum.

“Kami berharap, persoalan ini menjadi atensi Polda Kepri. Sehingga masalahnya cepat terungkap,” ujar Abdurahman, kemarin.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta Kadis PUPR Kepri, Abu Bakar untuk segera memenuhi panggilan Polda Kepri. Karena menyangkut dengan aset Pemprov Kepri yang hilang. Meskipun namanya turut diseret, Gubernur Nurdin menegaskan tidak akan mempersoalan itu.

“Kami ikuti aturan main saja. Apalagi persoalan ini sudah dilaporkan ke penegak hukum,” ujar Gubernur Nurdin di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang. (jpg)

Waspadai Cuaca Kong Rey

0

x.batampos.co.id – Badan Meteorologi Ranai merilis data citra satelit di sekitar wilayah Natuna terjadi pertumbuhan awan konvektif yang
berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Perakirawan Meteorologi Ranai Asrul Saparudin mengataka, kondisi cuaca tidak menutup kemungkinan disertai guntur dan angin kencang yang datang secara tiba-tiba. Hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di sekitar Pulau Bunguran sebelah Utara seperti di Kecamatan Pulau Tiga, Bunguran Barat dan Midai.

“Kami himbau kepada warga dan nelayan untuk berhati-hati saat
beraktifitas di luar rumah dan di lautan,” ungkap Asrul Sapruddin,
Selasa (2/10/2018).

Saat ini kata Asrul, cuaca di Natuna mengalami dampak dari siklon
tropis Kong Rey yang terjadi di wilayah Indonesia terutama di Samudra Pasifik sebelah utara Papua dengan arah dan kecepatan 19 kilometer per jam dengan bergerak menuju Barat Daya Laut.

“Cuaca saat ini merupakan dampak dari Siklon Tropis Kong Rey di
wilayah Indonesia Timur dan samudra pasifik sebelah utara Papua,” jelasnya.

Dampak Siklon Tropis Kong Rey sambung Asrul, akan berpotensi terjadi gelombang laut setinggi 0,5 hingga 1,25 meter di perairan Laut Natuna Utara dan Perairan Kepulauan Anambas-Natuna. Meteorologi merekomendasikan agar masyarakat mewaspadai angin, hujan dan guntur serta gelombang tinggi. (arn)

Setelah Tiga Bulan, Polisi Tangkap Buronan Perampok

0
ilustrasi

batampos.co.id – Setelah melakukan pengejaran hampir selama tiga bulan, satu pelaku perampokan di Perumahan Mitra Raya, Batamkota dibekuk Sat Reskrim Polresta Barelang bersama dengan Unit Reskrim Polsek Batamkota, Sabtu (29/9/2018) lalu.

Indra Afriyandi, 28, diamankan oleh tim gabungan di kamar kosnya di kawasan Nagoya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, Indra Afriyadi beraksi bersama seorang rekannya yang ditangkap terlebih dahulu, Josua Prasetya.

“Modusnya dengan mematikan saklar listrik rumah korban. Setelah korban keluar, pelaku memukul korban dengan linggis, kemudian dibawa masuk ke rumah untuk mengambil barang berharga korban,” katanya, kemarin.

“Dalam kejadian ini, tersangka yang baru kami amankan ini bertugas diluar untuk memantau lokasi sekitar kejadian. Josua bertugas untuk masuk ke dalam rumah dengan menguras harta benda korban,” tuturnya. (gie)

Masjid Raya Batam Center segera Direnovasi

0
Masjid Raya Batam

batampos.co.id – Masjid Raya Batam Center (sekarang disebut Masjid Agung) segera direnovasi.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), Suhar mengatakan desain revitalisasi Masjid Agung Batam, Batamcenter telah rampung dibuat.

“Untuk desain dari arsitekturnya sudah siap. Cuma nanti untuk pengesahan APBD murninya, akan dipertajam dengan lembar kerja termasuk hasil desain ini. Baru di tenderkan sekitar Desember nanti,” ujar Suhar, Selasa (2/10/2018).

Dalam bentuk desain ini, lanjutnya, terdapat beberapa perubahan yang mencolok, salah satunya penambahan empat menara masjid. Kelak akan menjadi lima menara.

“Empat menara ditambah di kanan kiri depan belakang masjid, dengan satu menara utama. Jadi ada lima menara,” terangnya.

Di samping itu, pembangunan basement juga menjadi prioritas yang diperkirakan mengeluarkan biaya cukup besar dalam revitalisasi Masjid Agung Batam.

Basement akan dibuat di area bawah koridor (dilakukan penggalian bawah tanah).

“Hal ini agar parkiran kendaraan tertata rapi dan tidak sembarangan,” jelas Suhar.

Selanjutnya, akan dilakukan penambahan kapasitas bangunan ke kiri dan ke kanan agar terlihat seimbang dengan masjid utama. Area tersebut juga akan di pasang keramik hingga dapat dijadikan area salat terbuka.

“Untuk penyeimbangnya, dibuat koridor lebih tinggi yang mengelilingi area terbuka itu,” detailnya.

Sementara terhadap bangunan utama Masjid Agung Batam, tidak dilakukan perombakan bangunan selain dilakukannya perubahan arsitektur di bagian dalam masjid dan pengecatan ulang.

“Yang akan lebih banyak perubahannya memang di bagian luar, karena harus dihancurkan (rombak ulang),” papar Suhar.

Terhadap revitalisasi ini, Walikota Batam Muhammad Rudi, menyebutkan setidaknya butuh anggaran Rp 80 miliar untuk proyek tersebut. Dengan rincian, alokasi anggaran tahun 2019 sebanyak Rp 40 miliar sementara sebagiannya dianggarkan pada tahun 2020 mendatang. (nji)

SSB Citramas U-15 Menang Lima Gol Tanpa Balas

0
SSB Citramas U-15 berfoto bersama sebelum pertandingan melawan Kaki Bukit Sport Club Football Academy yang di gelar di lapangan sepakbola ITE College East, Singapura, Minggu (23/9). F. Dokumentasi SSB Citramas untuk Batam Pos

x.batampos.co.id – Laga persahabatan antara Sekolah Sepak Bola (SSB) Citramas dengan Kaki Bukit Sport Club Football Academy yang di gelar di lapangan sepakbola ITE College East, Singapura, Minggu (23/9), berlangsung meriah dan lancar.

Laga persahabatan itu mempertandingkan tiga kelompok umur, U-10, U-12, dan U-15.

Manajer SSB Citramas Azrim mengatakan jika laga persahabatan ini digelar dalam rangka menguji kemampuan dan menambah pengalaman pemain SSB Citramas.

“Selain itu juga untuk menambah jam terbang dan kepercayaan diri para pemain SSB Citramas,” kata Azrim, Selasa (2/10).

Dalam laga persahabatan yang disaksikan langsung oleh Kris Wiluan dan Francis Wong ini, SSB Citramas U-10 bermain imbang dengan skor 1-1.

Sementara U-12 harus mengakui keunggulan Kaki Bukit dengan skor 2-1. Dan U-15 menang telak dengan skor 0-5.

“Gol SSB Citramas U-10 dicetak oleh Hazik. Sedang untuk U-12 Zabran mencetak satu satunya gol bagi SSB Citramas. Di8 U-15, Bryant berhasil mencetak hattrick, sedang Krisna Arya mencetak dua gol,” tuturnya.

Sedang Chairman Citramas Kris Wiluan mengharapkan agar di masa mendatang lebih sering lagi diadakan pertandingan persahabatan sejenis.

“Selain untuk mengukur serta meningkatkan kemampuan bermain, juga untuk meningkatkan hubungan RI-Singapura di bidang olahraga,” tuturnya.

Usai menjalani laga persahabatan, seluruh anggota tim SSB Citramas dan orang tua yang berjumlah 140 orang dijamu makan siang oleh Kaki Bukit Sport Club Football Academy.

“Banyak manfaat yang bisa diambil dalam laga persahabatan ini. Tak hanya sekadar bermain bola, melainkan juga bersilaturahmi dengan manajemen Kaki Bukit Sport Club Football Academy,” kata Azrim.

“Selain itu, kegiatan ini adalah kunjungan balasan dari Kaki Bukit Sport Club Football Academy beberapa waktu lalu. Dan hubungan silaturahmi ini harus terjaga dengan baik,” paparnya.

Azrim mengatakan jika laga persahabatan ini juga menjadi ajang persiapan jelang dilaksanakannya turnamen Citramas 3, 20-21 Oktober mendatang.

“Dalam turnamen Citramas 3 nanti akan dipertandingkan dua kelompok umur, yaitu U-10 dan U-12,” ujarnya.

Sebanyak 10 SSB di Kota Batam memastikan diri untuk mengikuti turnamen ini.

“Selain itu, turnamen ini juga diikuti oleh satu SSB dari Kabupaten Karimun,” beber Azrim.

Sedang format kompetisi yang digunakan dalam Citramas Cup 3 adalah setengah kompetisi. Nantinya, 10 SSB masing-masing kelompok umur akan dibagi menjadi dua grup.

“Masing-masing SSB dalam grup itu akan bertemu dan dua peringkat teratas akan melaju ke babak selanjutnya,” jelas Azrim.

SSB Citramas berharap dapat meraih hasil maksimal dalam kejuaraan tahun ini. Dalam penyelenggaraan pertama di tahun 2016, SSB Citramas hanya meraih peringkat ketiga.

“Tetapi di penyelenggaraan kedua, kami gagal mempersembahkan gelar juara lantaran kalah bersaing dengan SSB dari luar Kepri. Kami mengundang SSB dari Medan dan Padang dengan ruang lingkup penyelenggaraan yang lebih luas,” tegasnya.

Hasil dalam laga persahabatan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan skuat yang akan diturunkan dalam Citramas Cup 3. Menurut Azrim, bayangan pemain untuk diturunkan dalam turnamen sudah siap.

“Memang ajang ini juga menjadi ajang seleksi pemain yang akan diturunkan SSB Citramas dalam turnamen nanti. Hanya saja ini belum final. Menjelang skuat akan diumumkan,” papar Azrim.

Ia juga mengatakan jika SSB Citramas bisa meraih hasil maksimal dalam turnamen nanti.

“Dalam turnamen nanti, kami akan berusaha maksimal. Dengan kemampuan pemain yang ada, kami yakin bisa meraih hasil maksimal,” tegas Azrim.(yan)

BP Batam Belajar Kelola Laut dari Terusan Suez

0

batampos.co.id – Terusan Suez sendiri merupakan salah satu saluran air terpenting di dunia. Terusan Suez (dalam bahasa Arab: Qanat as-Suways), adalah jalur air laut buatan yang menjorok ke utara ke selatan melintasi Tanah Genting Suez di Mesir untuk menghubungkan Laut Tengah dan Laut Merah.

Kanal memisahkan benua Afrika dari Asia, dan menyediakan rute maritim terpendek antara Eropa dan daratan yang terletak di sekitar samudra Pasifik India dan barat. Ini adalah salah satu jalur pelayaran yang paling banyak digunakan di dunia sehingga potensi ekonomi amat sangat besar berada di terusan ini.

Kanal ini banyak digunakan oleh kapal-kapal modern, karena merupakan penyeberangan tercepat dari Samudera Atlantik ke Samudra Hindia. Tol dibayar oleh kapal merupakan sumber pendapatan penting bagi pemerintah Mesir. Peran Suez Canal Authority (SCA) Mesir dalam pengelolaannya menjadi dasar bagi BP Batam untuk berkunjung dan menciptakan peluang kerja sama.

Kawasan Suez Canal Special Economic Zone yang luasnya 460.6 km2 terdiri dari 6 pelabuhan dan 4 kawasan industri.

Saat ini telah terdapat 68 perusahan nasional dan multinasional yg beroperasi didaerah tersebut.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo didampingi oleh Direktur PTSP, Ady Soegiharto, Kasubdit Humas, M. Taofan, Kasi Media Promosi, Ariastuty Sirait serta beberapa pengusaha Batam yaitu Hendra Asman, Cheng Liang dan juga Mulyadi dan Kabid Ekonomi KBRI di Cairo, Yubil Septian berkunjung ke Suez Canal Authority (SCA).

Meninjau terusan Suez

SCA Suez Canal Authority atau Otoritas Terusan Suez yang didirikan pada 26 Juli 1956, adalah publik dan otoritas independen yang berada langsung dibawah Perdana Menteri, bertugas mengelola, mengoperasikan, menggunakan, memelihara dan meningkatkan Terusan Suez.

Pada kesempatan ini, BP Batam melihat langsung juga Terusan Suez ke 2 yang selesai dibangun pada tahun 2016 setelah pembangunannya dimulai tahun 2015 atas swadaya masyarakat Mesir itu sendiri untuk menggenjot perekonomian mereka dengan membeli saham publik.

Pertemuan BP Batam ini diterima oleh Jenderal Angkatan Laut Ahmed Aribi; General Manager Pajak dan Cukai, Ahmed Mahmaout dan Kepala Hubungan Luar Negeri, Khalid Tuha.

Jenderal Angkatan Laut Ahmed Aribi menjelaskan bahwa dalam waktu 1 tahun terusan Suez kedua yang panjangnya 72 km paralel dengan Terusan Suez pertama – menghubungkan Asia dan Afrika ini sudah menjadi permata baru di timur tengah.

Menanggapi hal tersebut, Lukita mengatakan bahwa pembangunan terusan baru ini menjadi inspirasi pembangunan Pelabuhan di Batam bahwa dengan semangat kerjasama dan cita cita yang luhur untuk mengembangkan Batam semua mimpi bisa menjadi kenyataan. Selain itu, delegasi juga mengunjungi wilayah perikanan yang luasnya 7500 hektar yg telah mampu menghasikan kebutuhan masyarakat Mesir yang berjumlah 100 juta penduduk.

Sementara itu , Hendra sebagai perwakilan dari pengusaha Batam salah point penting yang harus segera tangkap dari hasil pertemuan adalah terbukanya peluang kerjasama ekspor import, terutama di bidang perikanan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan mengundang Suez Canal Authority untuk berkunjung ke Batam serta menjalin kerjasama untuk pembangunan dikedua daerah tersebut. (*)

Warga Keluhkan Debu Proyek

0

batampos.co.id – Masyarakat mengeluhkan debu akibat dampak proyek perlebaran Jalan Laksamana Bintan, Seipanas hingga Bengkong. Debu makin parah setelah adanya pemasangan gorong-gorong atau pelintasan air di Bengkong Indah.

Tak hanya dinilai menganggu pernafasan warga sekitar atau pengendara yang melintas, pengerjaan proyek itu juga membuat sejumlah pedagang menutup usaha makanan mereka.

Andie, salah seorang warga mengaku terpaksa menutup usaha warung makananya karena pengerjaan proyek tersebut. Jalur jalan ke tempat usahanya terputus. Ditambah debu karena aktivitas pelebaran jalan.

“Biasanya pembeli parkir di pinggir jalan, tapi sejak perbaikan jarang ada yang beli. Banyak debu, mending saya tutup daripada rugi,” tuturnya.

Namun ia mendukung proyek pelintasan air tersebut. Sebab, selama ini kawasan tersebut rawan banjir. Bahkan sempat memutus akses jalan di daerah tersebut karena tingginya air. “Mudah-mudahan tak banjir lagi setelah pembangunan gorong-gorong ini,” ucapnya.

Senada dikatakan Daiyadi. Pria 43 tahun itu mengaku cukup terganggu atas pe-ngerjaan proyek tersebut. Apalagi pengerjaan proyek tersebut terkesan lambat.
“Harusnya pemerintah bisa cepat, karena ini lokasi padat penduduk. Sekitar 70 persen usaha masyarakat ya makanan. Kalau debu gini kasihan yang jualan makanan dong,” imbuhnya.

Tak hanya itu, aktivitas pengerjaan proyek juga banyak menimbulkan debu. Bahkan hal itu dikhawatirkan dapat menganggu pernafasan warga. “Debu ini tak hanya dirasakan warga sekitar tapi juga pengendara. Debunya tebal banget,” kata Daiyadi.

Di sisi lain, ia tak menampik pelebaran itu akan membuat kondisi kawasan tersebut lebih baik lagi. Karena jalan yang sempit akan diperlebar, mengingat jumlah lalu lalang kendaraan cukup padat. “Paling tidak pihak terkait menyiram air usai pengerjaan, apalagi saat cuaca panas begini,” jelasnya.

Sayangnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kota Batam, Yumasnur belum bisa dikonformasi terkait keluhan warga terhadap debu yang ditimbulkan dari proyek tersebut. Dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat juga belum mendapat tanggapan. (gie/she)

Dinsos Pemko Batam mulai Verifikasi Data Miskin

0

batampos.co.id – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) memverifikasi jumlah warga miskin Batam yang akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial tahun 2019 mendatang.

Kepala Bidang Kemiskinan, Dinsos PM Batam, Rayanis Aminah mengatakan verikifasi warga miskin ini dilakukan guna mendapatkan data penerima bantuan dari pusat. Beberapa hal yang diverifikasi diantaranya pendapatan, pekerjaa, rumah hingga jumlah anggota keluarga.

“Jadi kita mau kumpulkan data administrasi mereka seperti by name by address. Pendapatannya berapa. Mana tau ada peningkatan taraf hidup sehingga bisa dilakukan pergantian data penerima,” jelas Anis, Senin (1/10/2018).

Ia menyebutkan tahun ini Batam diberikan kuota 32.493 penerima. Bantuan yang diberikan diantaranya berupa uang pendidikan, biaya kesehatan, hingga beras.

Dari kuota yang diberikan Kemensos yang tersalisasi penerimanya baru berjumlah 23.502 warga miskin karena berhasil menyelesaikan dan melengkapi data administrasi mereka.

“Semua sudah by aplikasi. Jadi data harus jelas NIK dan namanya sebelum dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan,” lanjutnya.

Untuk proses verifikasi, saat ini sudah mulai dilakukan, jumlah yang diverifikasi sama dengan tahjun lalu yakni 32.493 orang. Anis mengungkapkan daerah hanya melakukan verifikasi berdasarkan data yang dikirim oleh pusat.

“Kita memastikan apa calon penerima itu masih ada di Batam, masih hidup atau sudah meninggal, bahkan bisa saja mereka sudah mampu sekarang,” ungkapnya.

Ia menyebutkan data miskin ini paling lambat dikirim ke pusat November mendatang, sebelum ditetapkan oleh pusat nama-nama yang akan mendapatkan bantuan untuk 2019 mendatang.

Disinggung mengenai jumlah warga miskin di Batam saat ini, Rayanis menyebutkan berdasarkan data tahun lalu sedikitnya 37.428 warga miskin terdata. Angka ini mengalami penurunan dari jumlah sebelumnya yang mencapai 39.903 orang.

“Intinya kalau ingin mendapatkan bantuan tinggal lengkapi syaratnya saja. Nanti kami yang verifikasi,” tutupnya.(yui)

Dolar AS Tembus Rp 15.000

0

x.batampos.co.id – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat kembali melemah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pergerakan Rupiah kali ini banyak dipengaruhi kondisi global. Hari ini bisa jadi sejarah tersendiri bagi pasar keuangan tanah
air setelah Dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp 15.000.

Berdasarkan data perdagangan Reuters, Selasa (2/10/2018), dolar AS siang ini berada di Rp 15.001. Posisi ini menjadi yang tertinggi sepanjang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada 20 Oktober 2014 atau bertepatan saat Jokowi dilantik sebagai Presiden RI, dolar AS berada di Rp 12.030. Posisi tersebut terpantau lebih tinggi dari sebelumnya. Pada 21 Agustus 2013, saat itu dolar AS ditukar dengan Rp 11.288.
dolar tembus rp 15.000, dolar, rupiah, jokowi.

Sempat menyentuh Rp 14.710, penguatan dolar AS sempat mereda di 20 Oktober 2015 yakni di 13.645. Dolar AS kembali menyentuh level Rp 14.000an lagi pada 14 Desember 2015 yakni di 14.077.

Sempat menyentuh Rp 14.710, penguatan dolar AS sempat mereda di 20 Oktober 2015 yakni di 13.645. Dolar AS kembali menyentuh level Rp 14.000an lagi pada 14 Desember 2015 yakni di 14.077.

Pada 20 Oktober 2017, dolar AS parkir di 13.500 sebelum akhirnya mereda di 25 Januari 2018 yang tercatat di Rp 13.288. Tren pelemahan terus berlanjut hingga pada 5 September dolar AS menyentuh Rp 14.999. Tinggal
sedikit lagi dolar AS menyentuh Rp 15.000.

Sejak saat itu dolar AS bergerak pada rentang yang tak terlalu jauh dari Rp 13.900-13.800. Bahkan dolar AS tak pernah lagi menyentuh posisi di bawah Rp 14.800 hingga akhirnya hari ini posisi Rp 15.000 berhasil ditembus.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan nilai tukar dolar AS yang hampir menyentuh Rp 15.000 sendiri banyak dipengaruhi kondisi global. Mulai dari kenaikan suku bunga acuan AS, kebijakan moneter The Fed, hingga pengaruh perang dagang AS.

Akibat berbagai kebijakan dari AS tersebut membuat peredaran mata uang dolar AS jadi terbatas. Hal ini yang terjadi di Indonesia dan menyebabkan pasokan dolar AS di dalam negeri menjadi berkurang.

Terlebih, tingkat ekspor Indonesia saat ini masih lebih rendah dibandingkan impor, atau defisit. Karenanya, permintaan terhadap barang dan jasa impor justru semakin meningkat dan membuat dolar AS menjadi lebih mahal.

“Demand lebih banyak impor barang dan jasa, maka harga dolar AS menjadi mahal. Hukum supply-demand,” ujarnya beberapa waktu lalu. (jpg)

Nelayan Curhat ke Bupati Bintan

0
Bupati Bintan, Apri Sujadi mendengarkan keluhan masyarakat nelayan di Pulau Mantang Kecil Kecamatan Mantang, Bintan kemarin.
foto: x.batampos.co.id / slamet

x.batampos.co.id – Sejumlah nelayan di Kabupaten Bintan mengeluhkan kesulitan mendapatkan surat kapal mulai dari Gross Ton (GT) 1 hingga GT 6.

“Saya merasa prihatin karena sudah berulangkali mendengar keluhan ini dari nelayan,” ujar Bupati Bintan, Apri Sujadi usai mendengar keluhan nelayan di Pulau Mantang Kecil Kecamatan Mantang, Bintan kemarin.

Dia menjelaskan, saat ini penerbitan surat kapal tidak lagi diterbitkan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Bintan melainkan sudah menjadi kewenangan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 39 tahun 2017 Tentang Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal.

Dikatakannya, saat ini banyak nelayan yang mengeluhkan pengurusan surat kapal karena mekanisme pengurusan surat kapal harus menggunakan jasa agen pelayaran.

“Ada keluhan mekanisme, biasanya pengurusan surat kapal GT 1 hingga GT 6 yang biasanya di bawah kendali Dishub Bintan tak perlu menggunakan jasa agen pelayaran dalam pengurusan surat kapal, karena sudah beralih kewenangannya tentu mekanismenya juga berubah maka rata-rata nelayan yang ditemui banyak yang berkeluh kesah terkait pengurusan surat kapal nelayan saat ini,” ujarnya.

Namun bagaimanapun, menurutnya hal tersebut akan disampaikan ke instansi vertikal dan kementerian terkait agar bagaimana keluhan nelayan bisa didengar. Karena menurutnya, Kabupaten Bintan merupakan suatu kawasan yang masyarakatnya mayoritas sebagai nelayan.

“Tentunya keluhan-keluhan nelayan nanti akan kita bantu baik melalui instansi vertikal maupun kementerian terkait lainnya. Sepanjang hal itu tidak menyalahi aturan. Supaya pelayanan juga bisa berjalan baik,” tutupnya. (met)