Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11735

Bertemu Badut-Badut Cantik di Pulau Hantu

0

Namanya memang Pulau Hantu. Namun pulau yang berada di gugusan Pulau Abang, Kecamatan Galang, Batam, itu tidak seseram namanya. Sebaliknya, pulau ini menyimpan pesona bawah laut yang sangat layak untuk diselami.

Sekitar 90 menit menyusuri jalan trans Barelang (Batam-Rempang-Galang), akhirnya mobil yang kami tumpangi berhenti di sebuah pelabuhan rakyat di Pulau Galang, Batam, Sabtu (28/04/2018). Tanpa istirahat, kami lanjutkan perjalanan dengan pancung, kapal kayu dengan dua mesin tempel di bagian belakang. Pulau Nguan adalah tujuan kami.

Hanya sekitar lima menit mengarungi laut yang tenang, kami sudah merapat di dermaga Pulau Nguan, Kecamatan Galang. Di sini kami singgah di markasnya Galang Bahari, agen tur yang membawa rombongan kami yang berjumlah enam orang.

Di markas Galang Bahari ini, kami juga tak berlama-lama. Hanya sekitar 10 menit. Dalam waktu yang singkat itu, yang kami lakukan adalah ganti baju yang nyaman untuk aktivitas snorkling. Selain itu, kami juga memilih baju pelampung, sepatu karet, masker selam, snorkel, dan fin (sepatu katak) sesuai ukuran masing-masing.

Setelah semua beres, kami kembali naik ke pancung dengan membawa sepatu katak, baju pelampung, sepatu karet, dan tentu saja kamera dan HP. Sementara barang-barang kami lainnya ditinggal di markas Galang Bahari. Tujuan kami berikutnya adalah Pulau Dedap. Salah satu gugusan Pulau Abang, Kecamatan Galang.

Dedi, juru kemudi pancung sekaligus tour guide kami, langsung menggeber mesin pancung berkapasitas 2×15 PK. Pancung melaju kencang membelah lautan. Meski jarum jam baru menunjukkan pukul 10.00 WIB, namun cuaca pagi itu terasa begitu panas.

Untungnya, pancung yang membawa kami menggunakan penutup. Sehingga panasnya terik matahari tak langsung menerpa kulit.

Sekitar 45 menit berlalu, pancung mulai mengurangi kecepatannya. Di depan mata terlihat jelas sebuah pulau dengan garis pantai yang putih bersih. Pantai berpasir putih itu terlihat di sisi kanan dan kiri pulau. Dan ternyata, Dedi mengarahkan haluan pancung-nya ke pantai di sisi kanan pulau.

“Sudah pada bisa memasang masker dan snorkel,” tanya Dedi dari buritan pancung.

Di antara kami berenam, sebagian besar kompak menjawab ‘belum’. Dedi pun merapatkan pancungnya ke arah bibir pantai lalu membuang jangkar. Posisi pancung masih cukup jauh dari tepi pantai. Sekitar 70 meter dari bibir pantai. Hanya saja, air di lokasi labuh jangkar pancung sangat dangkal. Sehingga terlihat jelas dasar lautnya yang berpasir putih bersih.

Di sini, kami berlatih mengenakan masker dan snorkel yang baik dan benar. Setelah dirasa cukup, kami melanjutkan perjalanan ke titik snorkling. Masih di area Pulau Dedap.

Ternyata lokasinya tak seberapa jauh. Dalam sekejap, kami sudah tiba di titik snorkling di Pulau Dedap.

“Sebenarnya ada beberapa titik snorkling di pulau ini. Tapi kita berhenti di sini saja,” kata Dedi sembari melempar jangkar.

Pilihan Dedi memang tak salah. Dari atas kapal pancung, kami sudah bisa melihat keindahan bawah laut Pulau Dedap. Hamparan aneka terumbu karang dapat dilihat dengan mata telanjang. Karena air laut saat itu sangat tenang dan jernih. Ditambah cuaca yang cerah, dasar laut Pulau Dedap kiat jelas terlihat. Sungguh indah.

Tanpa menunggu lama, kami menceburkan diri. Tentunya dengan masker dan snorkel yang telah terpasang. Kedalaman air laut di sini sekitar lima meter. Dan, saat mulai ber-snorkle ria, pemandangan bawah laut di Pulau Dedap terlihat makin memesona mata.

Selain aneka terumbu karang yang memukau, juga terdapat beragam jenis ikan yang seoalah menyapa dan menggoda. Belum lagi ada pasir putih yang terhampar di sela-sela terumbu karang. Indah bak taman.

Apalagi, dengan menggunakan masker, objek di bawah laut terlihat lebih besar dan lebih dekat dari ukuran dan jarak sebenarnya.

Di sini, kami mendapati beragam biota laut yang cantik dan indah. Khususnya beragam jenis ikan hias. Seperti Yellow Tang, Blue Devil, hingga ikan badut alias Clown Fish, atau yang sering disebut ikan Nemo.

Selain ikan-ikan kecil nan lucu itu, juga ada beberapa jenis ikan yang ukurannya sedang. Sebesar telapak tangan orang dewasa. Tapi jumlahnya jarang. Kalaupun ada, biasanya mereka di bagian-bagian dengan kedalaman tertentu.

Puas berenang dan ber-snorkle di Pulau Dedap, kami segera beranjak naik kembali ke atas pancung. Maklum, jarum jam sudah menunjukkan pukul 12.30 WIB. Selain cuaca makin panas, rasa lapar juga mulai mendera.

Dedi memacu pancung-nya dengan enam pria kelaparan di dalamnya. Dan kali ini kami menuju sisi barat Pulau Dedap. Di sinilah kami akan melaksanakan ritual yang tak kalah penting dari acara snorkling: makan siang.

“Kita akan makan siang di Pantai Dedap. Pantainya sangat indah,” kata Dedi di tengah perjalanan.

Dedi memang tidak berlebihan. Indah. Begitulah kesan pertama saat kami merapat di Pantai Dedap.

Hamparan pasir putih, rimbunnya pohon bakau, jernihnya air laut, dan semilirnya angin merupakan kombinasi panorama bahari yang akan sulit kami lupakan. Dan yang membuat Pantai Dedap istimewa karena pantai itu tak berpenghuni. Hanya ada Pak Agus, penjaga pantai itu.

Kebetulan pula, saat itu sedang tidak ada pengunjung lain selain rombongan kami. Sehingga, singgah dan makan siang di Pantai Dedap ini seolah seperti sedang berlibur ke pantai pribadi.

Sementara menu makan siang kami, meskipun sederhana, mampu menambah suasana semakin sempurna. Ikan asam pedas, kerupuk ikan, dan tumis sawi putih, terasa sangat nikmat ketika dimakan di sebuah pantai yang indah, dan di saat perut sedang lapar-laparnya.

Makan siang kami kian sempurna karena ditutup dengan kelapa muda yang segar. Fresh from the tree. Alias dipetik langsung dari pohonnya.

Selesai makan dan mengeksekusi kelapa muda, kami ekspolore Pantai Dedap. Terlalu sayang jika tidak mengabadikan pantai ini dalam foto.

Sekitar satu jam berlalu. Kami pun melanjutkan perjalanan kembali dalam kondisi perut kenyang. Kali ini tujuan kami adalah Pulau Abang. Di sana, kami akan kembali ber-snorkel ria.

Tiga puluh menit berselang, kami sampai di Pulau Abang. Tepatnya di laut yang berada di antara Pulau Abang dan Pulau Hantu. Tanpa menunggu aba-aba, kami kembali menceburkan diri ke laut.

Secara umum, pemandangan bawah laut di sini relatif sama dengan laut Pulau Dedap. Hanya saja, di sini lautnya lebih dalam. Airnya lebih dingin. Karangnya juga lebih beragam. Begitu juga dengan aneka biota lautnya, lebih bervariasi.

Namun ikan badut masih tetap mendominasi di antara ikan-ikan hias lainnya. Ukuran ikan badutnya juga lebih besar dibandingkan di Pulau Dedap. Dan, mereka lebih jinak dan manja.

“Biasanya turis suka ngasih makan mereka. Makanya mereka jinak,” kata Dedi yang kemudian menyarankan supaya kami tak usah memberi makan ikan-ikan badut yang cantik nan lucu itu.

Dedi mengatakan, laut di antara Pulau Abang dan Pulau Hantu itu memang menjadi salah satu lokasi favorit para penyelam dan snorkler di wilayah Pulau Abang dan gugusannya. Karena selain karangnya masih bagus, biota lautnya juga lebih beragam.

Karena itu pula, kami begitu betah ber-snorkel di sana. Hampir satu jam kami bercengkerama dengan ikan-ikan badut dan teman-temannya. Sampai akhirnya Dedi mengingatkan, bahwa hari sudah mulai sore.

Dengan perasaan puas, kamipun kembali ke atas pancung. Segera pancung kami melaju ke Pulau Nguan, untuk selanjutnya menuju ke Pulau Galang, dan melanjutkan perjalanan darat ke Batam. Pulang.

Bagaimana ke Pulau Abang

Wisata bahari ke Pulau Abang saat ini memang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Batam. Tak hanya turis domestik, wisata ini juga digemari pelancong dari luar negeri.

Sehingga tak heran jika saat ini ada banyak sekali penyedia jasa wisata atau agen travel yang menyediakan paket-paket wisata ke Pulau Abang dan sekitarnya. Seperti Galang Bahari yang melayani One Day Trip kami, Sabtu (28/04/2018) lalu itu.

Wisata Bahari Pulau Abang ini meliputi pulau-pulau kecil di sekitarnya. Seperti Pulau Dedap, Pulau Petong, Pulau Hantu, Pulau Ranoh, dan lain sebagainya. Namun untuk pulau yang terakhir, kabarnya sudah dikelola swasta. Sehingga masuk ke sana dikenakan tarif tersendiri.

Untuk mencapai lokasi Pulau Abang ini, memang dibutuhkan waktu yang cukup lama. Perjalanan dimulai dari Batam menuju Pulau Galang dengan transportasi darat. Perjalanan ini memakan waktu kurang lebih 90 menit atau satu setengah jam.

Dari Pulau Galang, biasanya pelancong langsung dibawa ke lokasi tujuan. Misalkan ke Pulau Petong, Pulau Dedap, atau lainnya.

Perjalanan dari Galang ke lokasi tujuan ini menggunakan kapal cepat atau speed boat. Jarak tempuhnya tergantung tujuan. Namun rata-rata sekitar 45 menit. Kecuali ke Pulau Petong yang lokasinya lebih jauh dari pulau-pulau lainnya di gugusan Pulau Abang.

Berapa Biayanya?
Untuk biaya wisata ke Pulau Abang sebenarnya tergantung jenis paket dan agen yang melayani. Beda agen mungkin beda harganya. Tapi rata-rata selisihnya tidak terlalu jauh.

Selain itu, lokasi penjemputan juga mempengaruhi harga paket. Mau dijemput dari Batam, atau dijemput di pelabuhan di Pulau Galang, tentu biayanya akan berbeda.

Untuk paket one day trip, jika dijemput di Pulau Galang, maka biayanya Rp 300 ribu per orang (dewasa). Tapi karena kami waktu itu dijemput dari Batamcenter, maka biayanya menjadi Rp 340 ribu per orang. Itu harga akhir pekan, untuk hari biasa, harganya lebih murah lagi.

Paket tersebut sudah termasuk

  • Satu set alat snorkeling
  • Life jacket
  • Makan siang
  • Guide bersertifikat
  • Foto underwater
  • Kelapa muda
  • Teh / kopi panas
  • Air mineral
  • Permen
  • P3K
  • Transportasi laut
  • Transportasi darat PP (kalau minta dijemput)
  • Kantong baju basah
  • Dan tentunya snorkling di dua lokasi.

Selain harga, syarat setiap agen wisata juga berbeda. Ada yang mensyaratkan rombongan minimal 10 orang. Tapi ada juga yang bisa melayani grup dalam jumlah minimal 8 orang. (suparman)

Nominasi Gelar Pahlawan Mengerucut 6 Nama, Tak Ada Nama Gus Dur dan Soeharto

0
Foto Pak Harto blusukan yang jadi sampul buku.

batampos.co.id – Proses penyematan gelar pahlawan tahun ini terus mengerucut. Dari 16 nama yang diusulkan Kementerian Sosial (Kemsos) dan Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) pekan lalu, lebih dari setengahnya telah dikeluarkan dari nominasi.

“Jumlahnya (tersisa) enam,” kata Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Ryamizard Ryacudu, usai rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/11).

Sayangnya, Ryamizard enggan menyebut keenam nama tersebut. Pasalnya, kata dia, selama belum ditetapkan jumlahnya bisa berkurang atau malah bertambah.

Rencananya, hasil final akan diumumkan pada 9 November 2018 oleh Menteri Sekretaris Negara.

“Gak boleh diumumkan dulu,” kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut.

Namun, Ryamizard menyebutkan jika keenam nominasi tersebut berasal dari berbagai daerah. Salah satu kriteria yang diprioritaskan keberadaan pahlawan di sebuah provinsi.

“Kalau provinsi yang baru belum ada pahlawan ya kita masukkan,” tuturnya. Lantas, adakah nama Presiden kedua Soeharto dan Presiden keempat Abdurrahman Wahid di antara dua enam nama tersebut? Wakil Ketua Dewan Gelar Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Jimly Ashiddiqie memastikan tidak ada.

Jimly menuturkan, kedua nama itu memang sudah diajukan berkali-kali setiap tahunnya. Namun selalu kandas. “Tahun ini tidak diajukan oleh tim TP2GP,” ujarnya.

Gus Dur

Dia sendiri mengaku tidak mengetahui alasannya. Menurutnya, itu kewenangan TP2GP dan Kemsos. Sebagaimana ketentuan UU 20/2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, pihak yang berwenang mengajukan adalah TP2GP.

Terkait syarat seseorang mendapat gelar, Jimly menyebut diatur dalam UU 20/2009. Di antaranya pernah berjuang di wilayah NKRI, memiliki integritas moral dan keteladanan, berjasa terhadap negara, setia dan tidak mengkhianati negara, serta tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan.

Selain itu, ada syarat lain seperti pernah memimpin perjuangan bersenjata, politik, atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Lalu tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan, pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara, dan pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(far/jpg)

BP Batam Promosikan Pengembangan Pelabuhan

0
BP Batam mengikuti pameran infrastruktur di Jakarta International Expo.

batampos.co.id – Mengandalkan fasilitas Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas, Badan Pengusahaan (BP) Batam mempromosikan Batam dalam acara Indonesia Infrastructure Week (IIW) di Jakarta International Expo, Rabu (31/10).

”BP ikut untuk mempromosikan berbagai rencana proyek pengembangan infrastruktur pelabuhan yang dikembangkan BP Batam,” kata Kasubdit Promosi BP Batam, Ferdiana Sumiartony, Kamis (1/11).

Dalam seminar ini, terdapat tujuh sektor pengembangan infrastruktur, yakni pengembangan energi (Infra Energy), perkeretaapian (Infra Rail), kepelabuhanan (Infra Port), pembangunan wilayah industri dan ekonomi khusus (SEIZ), pengelolaan air bersih dan air limbah (Infra Water), pengamanan dan pengawasan infrastruktur Indonesia (Infra Security) dan manajemen lalu lintas (Infra Traffic).

Untuk pameran ini, BP juga membawa perwakilan dari Kantor Pelabuhan Laut BP Batam yang merupakan penge-lola jasa kepelabuhanan di Batam.

”Kegiatan ini akan memberikan berbagai pandangan dan juga wawasan bagi BP Batam perihal iklim investasi dan kondisi ekonomi Batam dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur,” ucapnya lagi.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 16 ribu pengunjung dan 131 partisipan dari 11 perusahaan BUMN, 72 perusahaan swasta nasional dan 48 perusahaan internasional yang berasal dari sepuluh negara di kawasan Asia dan Eropa.

Selain pameran, ada juga kegiatan seminar dan workshop sebanyak 30 kegiatan dari berbagai bidang keilmuan dan teknologi terkait dan kegiatan bilateral meeting yang dikuti oleh negara Malaysia, India, Australia, Inggris dan Tiongkok.(leo)

PGN Jamin Pasokan Gas di Kawasan Industri

0

batampos.co.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen memajukan industri nasional seiring de-ngan pengembangan kawasan industri yang kian masif.

Direktur Keuangan PGN, Said Reza Pahlevi mengatakan, sejalan dengan perkembangan kawasan industri, PGN ikut ambil peran menyukseskan kinerja kawasan industri. Teranyar, PGN siap menyokong realisasi pembangunan kawasan industri di berbagai wilayah di Indonesia. Teranyar, PGN siap menyokong realisasi pembangunan kawasan industri baru di Purwakarta, Jawa Barat.

Terkait hal ini, PGN telah meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Perum Jasa Tirta dan PT Multi Optimal Sentosa (MOS).

“Sehingga dengan gas PGN, industri bisa nyaman tidak terusik fluktuasi harga, terjamin pasokan, serta jauh lebih hemat dalam jangka panjang,” ujar Reza di Jakarta, Kamis (1/11).

Selain itu, kata Reza, PGN juga menjanjikan adanya nilai lebih penggunaan gas. Salah satu pelanggan yang mengaku mendapatkan banyak benefit dari penggunaan gas yaitu PT Tomoe Valve Batam yang bergerak di bidang industri katup atau valve.

Berdasarkan pengakuan perusahaan, terang Reza, Tomoe kini bisa berhemat dengan penggunaan layanan Gas In dari PGN. Produsen katup yang berlokasi di Latrade Industrial Park, Tanjunguncang, Batam itu menggunakan gas bumi yang dipasok PGN untuk menggerakkan mesin produksi seperti die casting dan painting. Dengan penggunaan gas PGN, perusahaan yang berorientasi ekspor dengan pasar Asia Pasifik itu mengklaim hemat ongkos produksi mencapai Rp 100 juta per bulan.

Sebagai catatan, sepanjang kuartal I/2018, PGN tercatat berhasil menyalurkan volume distribusi sebesar 836 MMscfd atau naik sebesar 2 persen dibanding kuartal I/2017.

Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi gas dari sektor Industri.

”Tentunya kinerja itu patut diapresiasi, dan sejalan dengan program Nawacita yang diusung pemerintah guna membangun perekonomian nasional yang lebih berkualitas,” katanya.(leo)

Kawan Lama Hadir di Gresik, Jatim

0

Kawan Lama Retail terus berekspansi dengan membuka toko pertama di Gresik tepatnya di Icon Mall, Jl. Dr Wahidin Sudiro Husodo, pada hari Jumat 26 Oktober 2018. Bisnis unit yang dibuka adalah ACE yaitu pusat perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup, dan INFORMA yaitu pusat furnitur dan aksesoris untuk hunian dan bisnis.

Nana Puspa Dewi, Marketing Director Kawan Lama Group menjelaskan “Pembukaan toko baru di berbagai kota di Indonesia merupakan komitmen Kawan Lama Retail untuk hadir lebih dekat dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Gresik merupakan kota baru dan pertama kalinya ACE dan INFORMA buka, dimana kami melihat peluang yang cukup baik karena Gresik merupakan kawasan yang sedang berkembang, ditambah dengan banyaknya pembangunan hunian baru dan hotel. Harapannya, dengan pembukaan ACE dan INFORMA di Gresik dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kota ini akan perlengkapan rumah tangga, furnitur, hingga gaya hidup dengan staf dan pelayanan yang profesional.”

ACE

Di area seluas 2.200 M2, ACE Gresik menawarkan puluhan ribu jenis produk yang menjadi solusi untuk perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup seperti perkakas, hobi, travelling, hingga otomotif. Sesuai komitmen sebagai The Helpful Place, ACE juga memberikan kenyamanan berbelanja melalui pelayanan staf yang sigap serta layanan purnajual seperti layanan antar produk, layanan instalasi, garansi dan service produk.

Untuk keamanan produk yang dibeli di ACE, pelanggan dapat memanfaatkan layanan ACE Assurance yaitu perlindungan menyeluruh terhadap kerusakan di luar kerusakan internal produk yang mencakup kerusakan akibat terjatuh, terbentur, terlindas, terjatuh ke dalam air, kebakaran, ledakan, kerusuhan, pemogokan, huru-hara, maupun bencana alam seperti petir, badai, topan, gelombang pasang, banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Premi ACE Assurance cukup terjangkau mulai dari Rp. 79 ribu bagi member ACE Rewards dan Rp. 99 ribu bagi non member untuk pembelian sebagian besar produk seharga Rp.300 ribu – Rp.50 juta di seluruh toko ACE di Indonesia.

Untuk kemudahan dan kenyamanan berbelanja, ACE kini telah memiliki aplikasi mobile yang dilengkapi beragam fitur penting serta memudahkan para pelanggan hanya dengan mengunduh ACE Mobile Apps di www.acehardware.co.id/app melalui pencarian kata kunci “ACE HARDWARE INDONESIA” dari Google Playstore bagi pengguna Android, atau App Store bagi pengguna iOS.

Dengan pembukaan toko di Gresik saat ini ACE telah memiliki 18 toko di Jawa Timur, dan secara nasional menjadi toko ke-169 di 40 kota di Indonesia, termasuk ACE Xpress yaitu konsep toko yang menyediakan beragam produk perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup untuk kebutuhan sehari-hari dengan tampilan toko lebih ringkas, yang saat ini tersedia di Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

INFORMA

INFORMA menghadirkan inspirasi melalui beragam furnitur dan aksesoris untuk hunian maupun bisnis yang akan mewujudkan tampilan interior ruangan sesuai dengan gaya dan selera pelanggan. Di area lebih dari 2.400 M2 , INFORMA Gresik hadir lebih lengkap dengan produk elektronik, serta menyediakan jasa konsultasi design interior untuk pemilihan produk dan konsep ruangan yang diinginkan.

Untuk kenyamanan berbelanja, selain memberikan layanan antar produk dan instalasi, Informa juga menyediakan layanan yang inspiratif seperti Furniture Protection dan Electronic Protection yaitu layanan proteksi untuk furnitur dan elektronik kesayangan, Pick & Move yaitu pemindahan produk INFORMA mulai dari pembongkaran, pengantaran, dan pemasangan produk kembali, serta Clean & Care yaitu jasa pembersihan sofa dan matras sampai dengan AC yang akan membantu untuk tidur dan hidup lebih sehat.

Dengan pembukaan toko di Gresik saat ini INFORMA telah memiliki 12 toko di Jawa Timur, dan secara nasional menjadi toko ke-80 di 39 kota di Indonesia.

Bagi pelanggan setia, ACE dan INFORMA memberikan reward dan kemudahan melalui program membership dengan keuntungan antara lain poin setiap belanja nominal tertentu, penukaran poin dengan voucher belanja atau produk menarik, belanja lebih hemat dengan poin (pay all with points), diskon khusus, gratis layanan antar dan instalasi serta promo khusus di merchant yang bekerjasama dengan Kawan Lama Retail. Untuk kemudahan bertransaksi, disediakan juga fasilitas cicilan 0% hingga 24 bulan menggunakan kartu kredit bank partner. Khusus di INFORMA, cicilan bisa tanpa kartu kredit melalui jasa pembiayaan yang bekerjasama dengan INFORMA, salah satunya adalah Danakini yaitu layanan finansial dibawah naungan Kawan Lama Group. Untuk kemudahan berbelanja, produk ACE dan Informa saat ini bisa didapatkan secara online melalui authorized online retailer dari Kawan Lama Group di www.ruparupa.com.

Memeriahkan pembukaan ACE dan INFORMA ICON Mall Gresik, beragam penawaran menarik dihadirkan untuk para pelanggan, seperti Super Spesial yaitu harga khusus untuk produk dengan jumlah terbatas yang berlangsung hanya tiga hari hingga 28 Oktober 2018 dan penawaran menarik lainnya yang berlangsung hingga 4 November 2018 seperti harga spesial untuk produk pilihan, hadiah langsung setiap belanja nominal tertentu, serta gratis voucher belanja dari flyer pre-opening.

Aksi sosial juga menjadi agenda perayaan pembukaan ACE dan INFORMA ICON Mall Gresik melalui Kawan Lama Foundation, yaitu yayasan yang menaungi kegiatan CSR Kawan Lama Group, dengan melakukan aksi lingkungan hidup yaitu kegiatan bersih-bersih dan donasi alat kebersihan (tempat sampah outdoor dan sapu kebun) serta rak buku untuk Masjid Agung Gresik yang dijadwalkan sekitar satu bulan setelah pembukaan toko. Program ini dilakukan sebagai realisasi salah satu dari empat pilar kegiatan CSR Kawan Lama Foundation, yaitu pendidikan, kemanusiaan, lingkungan hidup dan pengembangan masyarakat. (*)

Ekonomi Batam Tumbuh karena Pariwisata

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, di Batam kini belum banyak perusahaan baru yang membangun usahanya secara fisik. Itu karena, rencana usaha masih tahap pengurusan izin. Peningkatan ekonomi justru disumbang sektor pariwisata yang ia klaim mulai berkembang.

”Saya tanya di mana perusahaan ini, katanya tidak tahu. Jadi, perusahaan yang disebut belum beroperasi,” ucap Rudi.

Meski begitu, ia mendorong semua pihak tetap menjaga kondusivitas Batam agar rencana usaha dapat terealiasi dan program peningkatan sektor pariwisata terus berjalan.

Menurut Rudi, sektor pariwisata yang kini memberikan sumbangsih kepada perekonomian daerah. Ia mengungkapkan, pada semester I 2018 wisman yang berkunjung ke Batam sekitar 1 juta kunjungan. Maka dari itu, ia mengatakan Pemko Batam gencar mengembangkan dunia pariwisata yang dimulai dengan pembenahan infrastruktur.

Menurutnya, kini memang jalan belum terlalu sempurna karena sedang proses pembangunan.

Sejumlah turis asal Korea naik bus saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Jumat (12/10). Para turis melakukan kunjungan untuk menikmati waktu liburan ke Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

”Tahun 2025 seluruh jalan utama akan diselesaikan, semua jadi lima lajur. Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) saya, ini tujuan pengembangan pariwisata,” ujar mantan anggota DPRD Kota Batam itu.

Rudi mengatakan, dalam dua tahun ke depan, Batam bagian timur jalannya juga sudah selesai, sampai ke bandara. Tujuannya adalah untuk menyambut wisatawan.

”Tak perlu repot macet lagi. Jalan sudah dilebarkan, ada flyover,” ujarnya.

Ia mengatakan, Batam meru-pakan daerah yang berada di simpang strategis. Tidak hanya itu, berlatar belakang daerah kepulauan, Batam hadir dengan banyak potensi.

”Contohnya kuliner, seafood tak usah khawatir, mudah dapatnya, segar-segar dan murah,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan kesempatan pembangunan resort di pulau. Terkait ini, ada tiga pulau yang diberi izin. Dua tahun ke depan, sarana tersebut sudah selesai dibangun dan dinikmati wisatawan.

”Satu lagi, golf di Batam ini juga banyak,” terangnya.

Hal yang sama juga diutarakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam, Gustian Riau. Ia menegaskan, sampai saat ini belum ada investasi riil yang masuk.

”Karena salah satu izinnya berada di kami, bukan hanya IMB (Izin Mendirikan Bangunan) tapi Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) juga ada di DPM-PTSP. Hanya ada izin prinsip penanaman modal dalam negeri yang mau memulai usaha tapi memang belum jalan,” ujar Gustian Riau.

Ia menampik apa yang sebelumnya terekspos di media yang menyebut ada investor yang akan membuka usaha di Batam. Sebab, setelah di-survei lokasi, ternyata tidak ada.

”Urusan lahan saja masih susah, bagaimana mau buka usaha. Mereka baru mau mencari lokasi saja,” terangnya. (gas/iza)

Dewan Pengupahan Kota Batam Ajukan Rp 3,8 Juta, Buruh Rp 4,2 Juta

0

batampos.co.id – Dewan Pengupahan Kota (DPK) Batam telah merampungkan pembahasan angka Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2019, Kamis (1/11). Ada dua angka UMK yang akan disampaikan ke wali kota Batam untuk selanjutnya diajukan ke gubernur Kepri. Yakni Rp 3.806.358 dan Rp 4.228.112.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Dinasker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan usulan UMK sebesar Rp 3,8 juta itu merupakan hasil rekomendasi dari rapat terakhir DPK Batam, kemarin.

Sementara angka UMK Rp 4,2 juta merupakan rekomendasi dari kalangan asosiasi buruh di Batam yang menghendaki UMK Batam 2019 naik 20 persen dari UMK 2018.

“Usulan DPK itu sesuai hasil perhitungan UMK berdasarkan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan,” kata Rudi, Kamis (1/11).

Dengan angka Rp 3,8 juta itu, artinya UMK Batam 2019 naik sebesar 8,03 persen dari UMK 2018. Angka tersebut sesuai dengan rekomendasi Kementerian Ketenagakerjaan yang disampaikan melalui surat edaran Menaker, beberapa waktu lalu.

Sedangkan kalangan buruh menginginkan UMK Batam 2019 naik sebesar 20 persen atau menjadi Rp 4,2 juta. Perwakilan buruh menilai, kenaikan UMK hingga 20 persen itu sepadan dengan naiknya harga kebutuhan pokok dan biaya hidup sehari-hari saat ini.

“Buruh menilai tarif air dan listrik terus naik. Juga harga kebutuhan pokok,” kata Rudi.

Sementara kalangan pengusaha Batam juga memiliki usulan sendiri. Mereka menginginkan UMK Batam 2019 naik lima persen saja. Alasannya, saat ini kondisi ekonomi Batam belum sepenuhnya stabil, sehingga kenaikan UMK sebesar 8,03 persen itu akan sangat memberatkan. Apalagi jika naik sampai 20 persen.

“Jadi dengan pertimbangan itu, DPK usulkan dua angka ke Pak Wali (Kota Batam) dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Selanjutnya, usulan UMK Batam 2019 ada di tangan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Rudi harus sudah menyampaikan usulan tersebut ke Gubernur Kepri Nurdin Basirun paling lambat pada 20 November ini.

Perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Marthen Tandi Rura, mengatakan sebenarnya pengusaha keberatan jika harus membayar UMK Batam 2019 sebesar Rp 3,8 juta. Atau dengan kata lain, UMK naik 8,03 persen. Sebab perekonomian Batam sendiri saat ini hanya tumbuh 4,2 persen.

“Ini yang berat. Kenaikan perekonomian kita saja masih rendah. Tapi pengusaha di-paksa mengikuti angka nasional 8,03 persen,” ujar Martin usai rapat pembahasan UMK Batam 2019 di Kantor Disnaker Kota Batam, Kamis (1/11).

ilustrasi
foto: batampos.co.id / dalil harahap

Ia menilai kenaikan UMK 5 persen dirasa rasional untuk diterapkan melihat perkembangan perusahaan yang belum signifikan di daerah. Keluhan juga masuk dari pelaku usaha kecil menengah (UKM).

“Iya, mereka sangat keberatan. Makanya meminta dispensasi kenaikan sebesar lima persen,” lanjutnya.

Apindo Kota Batam juga minta Kementerian Ketenagakerjaan untuk meninjau kembali Surat Edaran (SE) tentang besaran kenaikan upah yang akan diterapkan awal 2019.

Martin menjelaskan, Kamar Dagang Industri (Kadin) Batam sudah mengirim surat kepada Kementerian Ketenagakerjaan yang berisi permintaan untuk meninjau kembali SE tersebut karena dinilai tidak objektif.

“Pertumbuhan ekonomi hanya 4,5 persen, lalu kita dikasih formula kenaikan gaji 8,03 persen, ini sangat tidak realistis,” ujar Martin.

Martin menjelaskan, dari pihak pengusaha juga menolak SE tersebut namun dengan versi yang berbeda dengan penolakan yang disampaikan serikat pekerja.

“Kami meminta formulanya diturunkan sedangkan pihak buruh meminta dinaikkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bagi pihak pengusaha yang belum mampu membayar UMK sesuai ketetapan nanti, maka diberi keringanan untuk mengajukan penangguhan pembayaran dengan persetujuan pemerintah.

“Namun harus tetap dibayar hingga waktu yang sudah ditetapkan,” ujar Martin.

Ia berharap pemerintah bisa menjaga pasokan kebutuhan pokok di Batam supaya tetap lancar sehingga tidak mengakibatkan kenaikan harga kebutuhan pokok yang dapat membebani masyarakat.

“Dengan kenaikan UMK tahun depan, mudah-mudahan bisa membuat ekonomi masyarakat Batam lebih baik,” katanya. (yui)

 

Petani Minta Fasilitas Pelatihan ke BP Batam

0
Petani bunga hias mengunjungi kantor BP Batam di Batam Center, Kamis (1/11).

batampos.co.id – Ada yang tak biasa pada Rabu (31/10) di Gedung Marketing BP Batam. Jika biasanya BP mendapat kunjungan dari investor dan pengusaha, kali ini BP kedata-ngan tamu yakni para petani bunga hias yang tergabung dalam Forum Komunikasi Petani Seitemiang.

”Kami ingin menyampaikan terkait permasalahan yang dihadapi juga harapan-harapan ke depan,” kata salah seorang petani, Sukarjo, Kamis (1/11).

Sukarjo mengatakan pihaknya meminta BP Batam agar dapat memfasilitasi pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pertanian di Seitemiang.

”Kami sebenarnya mendukung jika BP Batam ingin mengembangkan kawasan Agromarina di Temiang menjadi sentra pertanian terpadu,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan pihaknya akan mengakomodir keinginan petani sesegera mungkin. Apalagi peran petani sangat penting dalam mengembangkan Agromarina Temiang.

”Dulunya kawasan tersebut memang pengembangan kawasan industri pertanian terpadu dan sudah ada master plan-nya sejak 2004 yang disusun bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB),” ungkapnya.

Namun, karena keterbatasan daya dukung lahan, kurangnya unsur hara, kondisi tanah yang cenderung asam, dan keterbatasan air di musim kemarau menjadi sejumlah kendala dalam mengembangkannya.

”Tapi ini menjadi tantangan untuk mengembangkan pertanian di sana. Meskipun begitu, perlu ditambah kegia-tan yang punya nilai tambah tinggi,” ujarnya.

Makanya master plan terbaru telah disempurnakan pada tahun 2014 bekerja sama dengan Universitas Indonesia. Tujuannya adalah mengembangkan Agromarina Seitemiang jadi kawasan destinasi wisata.

”Dari pertemuan ini juga, telah disepakati pertemuan rutin tiga kali dalam sebulan untuk mencari jalan keluar dari permasalahan dan kesulitan para petani,” katanya.(leo)

Lion Air Sewa Pesawat Milik Tiongkok

0

batampos.co.id – Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di laut Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10) lalu dikabarkan milik perusahaan asal Tiongkok, China Minsheng Investment Group Leasing Holding Ltd (CMIG). Pesawat tersebut merupakan satu dari bebera-pa pesawat Boeing 737 Max 8 yang disewa Lion Air Group dari CMIG.

Seperti dikutip Washington Post pada Kamis (1/11), penyewaan pesawat dalam bisnis penerbangan adalah hal yang lumrah. Sayangnya, hingga kemarin belum ada tanggapan resmi dari pihak CMIG.

Namun dalam sebuah pernyataan yang dirilis tanggal 14 Agustus lalu, CMIG mengumumkan pengiriman satu pesawat Boeing 737 MAX 8 MSN 43000 di Seattle untuk dioperasikan oleh Lion Air.

“Pesawat ini merupakan salah satu dari beberapa transaksi pesawat yang ada,” tulis pihak CMIG dalam rilisnya.

Chief Executive Officer CMIG Aviation Capital Peter Sixiang Gao mengatakan, Boeing MAX8 ideal untuk mendukung pertumbuhan masa depan Lion Air Group. Sebagai peserta sektor swasta, CMIG menanggapi secara aktif sebagai tugasnya untuk mendukung Belt and Road Initiative China dengan melakukan transaksi di wilayah tersebut.

CMIG Aviation Capital adalah bisnis penyewaan pesawat terbang yang berkantor pusat di Tianjin, Tiongkok, dengan lini bisnis di Hong Kong, Irlandia, dan Singapura. Portofolionya terdiri dari 21 pesawat trunk-liner modern baru yang disewakan dalam jangka panjang untuk 15 maskapai penerbangan di delapan negara dan wilayah.

Dalam rilis yang sama, pihak Lion Air Group membenarkan jika Lion Air Group menyewa beberapa pesawat milik CMIG. Di antara pesawat yang disewa itu berjenis Boeing 737 MAX 8.

“Kami senang memiliki CMIG sebagai pemberi sewa kepada Lion Group dan kami berharap dapat memperluas dan memperkuat kemitraan bisnis ini. Sebagai operator domestik terbesar di Indonesia, keselamatan dan keandalan adalah prioritas keunggulan kami,” kata Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait, sebagaimana dikutip dalam rilis tersebut.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di Karawang Senin (29/10 lalu merupakan tipe Boeing 737 MAX 8. Pesawat ini dioperasikan Lion Air sejak 15 Agustus 2018 atau sehari setelah pers rilis itu diterbitkan.

Namun saat hal ini dikonfirmasi ulang, Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait menolak berkomentar.

“Saya pikir nggak perlu lah,” kata Edward lewat pesan singkat, Kamis (1/11).

Dalam acara Paris Air Show 2017 lalu, Lion Air mencatatkan kontrak pembelian pesawat besar-besaran. Pada April 2018, Lion Air Group resmi meneken konntrak pembelian 50 pesawat Boeing 737 Max 10. Total nilai transaksi mencapai 6,24 miliar dolar AS. Pembelian pesawat itu melengkapi Boeing MAX 8 dan MAX 9 yang sudah dioperasikan oleh Lion Air Group.

Black Box Ditemukan

Sementara upaya pencarian kotak hitam (black box) Lion Air JT 610 sudah membuahkan hasil. Satu dari dua black box pesawat Lion Air PK LQP itu sudah ditemukan, Kamis (1/11) pagi.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto menduga kuat kotak hitam yang sebenarnya berwarna orange itu adalah Flight Data Recorder (FDR). Isinya data-data penerbangan seperti ketinggian, arah, dan kecepatan pesawat. FDR punya kapasitas merekam selama 25 jam dari penerbangan. Sehingga data penerbangan sebelumnya pun bisa terbaca dari FDR.

Selain FDR, ada pula Cocpit Voice Recorder (CVR) yang berisi rekaman percakapan pilot dengan co-pilot dan kru kabin, suara di kokpit, serta percakapan dengan petugas menara pengawas. Balai Pengkajian dan Penerapan Teknlogi (BPPT) yang menemukan titik FDR dengan peralatan canggih di Kapal Baruna Jaya I itu yakin bisa mendeteksi pula lokasi CVR, Jumat (2/11) hari ini.

Sekitar pukul 18.20, FDR yang dimasukan ke dalam kotak khusus berisi air itu tiba di dermaga JICT oleh Kapal RIB Taifib. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Ketua KNKT Soerjanto dan Kepala Balai Teknlogi Survei Kelautan BPPT M Ilyas. Budi menjelaskan temuan yang bisa menjadi petunjuk penyebab Lion Air penerbangangan Jakarta-Pangkal Pinang itu celaka.

”Semoga dengan diperolehnya FDR ini kami harapkan, kita bisa meneliti lebih jauh,” kata Menteri Budi.

Kepala KNKT Soerjanto menuturkan FDR yang ditemukan itu sudah lepas dari cangkang. Hanya menyisakan crash protection box yang berisi kartu memori. Nah di kartu itulah data-data penerbangan tersimpan. Sehingga bisa dianalisis untuk menemukan petunjuk utama penyebab kecelakaan pesawat Lion Air. Butuh waktu dua hingga tiga pekan untuk menganalisis data. Dia memastikan penyelidikan yang sepenuhnya di Indonesia itu akan independen.

”Tidak ada kaitannya Airbus dengan ini ya. Kami menyelidikinya masalah kenapa kecelakaan ini ya independen,” tegas dia.

Dia yakin bahwa benda yang dari kejauhan terlihat seperti tabung itu adalah FDR. Tapi, untuk memastikan perlu ada penelitian lebih lanjut di laboratorium.

Sedangkan Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT M. Ilyas mengungkapkan, sejak hari kedua pencarian atau Selasa (30/10) sebenarnya sinyal dari black box itu sudah diketahui. Tapi, para peneliti masih belum sepenuhnya yakin.

Hingga berulangkali dipastikan petugas di Kapal Baruna Jaya I yang membawa alat Multibeam Echosounder Hydrosweeps DS, Side Scan Sonar Edgetech 4125, G-882 Marine Magnetometer, dan Remote Operated Vehicle (ROV)-Seaeye 12196 Falcon.

”Sinyal itu dipastikan dengan ping locator milik KNKT Indonesia dan Singapura. Ada sumber frekuensi dari black box. Kami pastikan lagi dengan transponder,” kata Ilyas.

Caranya, menurut Ilyas, dengan mengirimkan sinyal berkekuatan 37,5 kilohertz sesuai dengan sinyal yang dimliki black box. Dengan alat penerima sinyal itu bisa dideteksi lokasinya dengan metode triangulasi data. Jadi, pengecekan dengan cara menembakan sinyal itu dari tiga lokasi berbeda. Titik lokasi itu lantas diberikan kepada penyelam dari TNI dan Basarnas.

Penyelam yang membawa ping locator milik KNKT mendeteksi ke area yang lebih kecil. Cara kerjanya semakin dekat dengan lokasi semakin terdengar suara ping. Hingga akhirnya Anggota Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Sertu Hendra Syahputra menemukan FDR di kedalaman 35 meter. Lokasi koordinat temuan itu di S 05 48 48.051 – E 107 07 37.622 dan koordinat S 05 48 46.545-E 107 07 38. Temuan itu sekitar pukul 10.30.

Hari ini, Jumat (2/11), tim dari BPPT masih punya pekerjaan besar untuk mencari VCR. Lokasinya sebenarnya sudah diketahui kemarin. Tapi, lokasi perkiraan itu berada sekitar 250 meter dari pipa Pertamina. Sehingga kapal Baruna Jaya pun harus bergeser hingga 600 meter dari lokasi yang diduga VCR yang ditandai dengan inisial C 31 itu. Sesuai standar, kapal hanya boleh lego jangkar dengan jarak lebih dari 550 meter dari pipa.

”Sudah tidak terdengar lagi pingnya. Dan tadi juga turun dengan rubber boat, dengan ping loacator dan KNKT Singapura dan Indonesia tidak ada bunyi,” ujarnya.

Sore kemarin ada penyelaman oleh anggota TNI dan Basarnas dengan membawa ping locator untuk mencari lokasi VCR. ”Mudah-mudahan mengetahui oh sudah ada bunyi. Berarti masih di situ,” kata Ilyas.

Strategi yang akan dilakukan tim di kapal BPPT itu hari ini dengan tetap menurunkan jangkar 600 meter dari pipa Pertamina. Tapi, dengan ROV yang punya kabel sepanjang 1.200 meter itu bisa menjelajah ke lokasi tersebut.

”Bunyi ping tidak terdengar itu bisa jadi karena lumpur. Informasi dari penyelam lumpur bisa selutut,” katanya.(jun)

Hadirkan Pelopor Zumba Indonesia

0

batampos.co.id – Acara funwalk dan funbike night Batam Pos dan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang akan digelar pada Sabtu-Minggu (24-25/11/2018) nanti akan dimeriahkan senam zumba. Tak tanggung-tanggung senam zumba ini akan dipandu langsung oleh pelopor zumba di Indonesia, Jun Ko Agus.

Senam zumba merupakan gerakan yang menggabungkan beragam unsur tarian. Selain bisa dinikmati semua umur, pria maupun wanita, penerapannya juga tidak membutuhkan tempat dan peralatan khusus. Maka tak heran, zumba begitu diminati.

Di Indonesia, zumba dikenal melalui Jun Ko Agus yang menjadi instruktur zumba pertama Tanah Air. Pendiri Dance School ini memperkenalkan dan mempromosikan program zumba dan menjadikannya besar di Indonesia hingga kini.

Dan, pada Sabtu dan Minggu (24-25/11) nanti, Jun Ko Agus akan berzumba ria dengan warga Batam. “Saya pastikan akan hadir dalam event funbike night dan funwalk ini,” ujar Jun Ko Agus melalui pesan WhatsApp, Kamis (1/11).

Ia mengaku, akan ada gera-kan-gerakan baru yang merupakan ciptaannya. “Namanya Zumba Junko,” sebutnya.

Kata Agus, gerakan zumba ini lebih variatif namun didominasi dengan gerakan dansa atau gerakan yang lebih fun. Zumba Junko membuat seluruh tubuh bergoyang dari kepala hingga kaki, namun berfokus pada pundak, perut, dan pinggul.

“Jadi, selain membakar kalori dengan iringan musik yang bertempo upbeat, pikiran juga bisa lebih refresh karena ada unsur fun-nya,” jelas pendiri JK Broadway Theater & Dance School ini.

Untuk zumba ini sendiri juga memiliki ribuan gerakan khususnya dansa. seperti, salsa, cha-cha, tango, hingga gerakan flamengo yang terbilang seksi itu.

Melengkapi penampilannya tersebut, Jun Ko Agus akan didampingi para Zin Zumba lokal sebagai penampilan pembuka yang spektakuler.

“Dijamin Anda akan merasakan sensasi zumba yang mengesankan bersama saya. So, jangan lewatkan kesempatan ini,” ajaknya.

Seperti diberitakan sebelumnya, acara funbike night agan digelar pada Sabtu (24/11) malam. Dengan pendaftaran Rp 75 ribu, peserta bisa mendapatkan hadiah utama berupa sepeda motor dan sejumlah hadiah menarik lainnya.

Sementara funwalk akan digelar Minggu (25/11) pagi di Batam Center. Panitia menyediakan hadiah utama satu unit mobil dan sejumlah hadiah menarik lainnya. Pendaftaran masih dibuka dengan biaya Rp 25 ribu per peserta. (nji)