Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 1190

Program Makanan Bergizi Gratis Berjalan, Siswa SMKN 1 Batam Mulai Kurangi Jajan

0
Ilustrasi. SMK Negeri 1 Batam di Batuaji. Foto: Dok.Batam Pos

batampos – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Batam mulai menunjukkan hasil positif. Sejak berjalan awal semester ini, banyak siswa merasakan manfaatnya, baik dari sisi kesehatan maupun pengeluaran harian. Program ini juga dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, sehingga menunjang konsentrasi belajar mereka.

Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, mengatakan bahwa pelaksanaan program MBG berjalan efektif dan tertib. Setiap harinya, siswa diarahkan untuk mengambil makanan yang sudah disediakan agar kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik.

“Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan bergizi yang mendukung aktivitas belajar,” ujarnya.

Meski program ini berjalan, kantin sekolah tetap beroperasi seperti biasa. Menurut Deden, masih ada siswa yang memilih untuk membeli jajanan. “Kami tidak melarang anak-anak jajan, hanya saja kami menganjurkan agar mereka memilih jajanan yang lebih sehat dan bergizi,” tambahnya.

Baca Juga: Mobil Sport Nissan GTR Tewaskan Pengendara Motor, DPRD Batam Kawal Kasus hingga Tuntas

Hasil pengamatan guru menunjukkan adanya perubahan kebiasaan siswa. Banyak yang mulai mengurangi kebiasaan jajan karena kebutuhan makan utamanya sudah terpenuhi melalui menu MBG yang disediakan sekolah. Bahkan, beberapa siswa mengaku lebih berhemat karena tidak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk membeli makanan di luar.

Selain itu, program ini juga terbukti membantu siswa yang memiliki kegiatan tambahan di sekolah. Mereka tetap bisa berkegiatan tanpa khawatir kehabisan tenaga, karena sudah mendapat asupan bergizi dari program MBG.

“Menu yang disediakan cukup mengenyangkan dan sehat, jadi kami tetap bersemangat meski ada kegiatan sore,” kata salah satu siswa.

Pihak sekolah juga memastikan distribusi makanan berjalan aman dan tertib. Setiap kelas mendapatkan giliran sesuai jadwal, sehingga proses pembagian tidak menimbulkan antrean panjang. “Semua terkontrol dengan baik, anak-anak juga sudah terbiasa mengikuti alur yang ada,” jelas Deden.

Baca Juga: Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

Orang tua siswa pun menyambut baik program ini. Mereka merasa terbantu, khususnya dalam mengurangi biaya harian yang biasanya dikeluarkan untuk bekal atau uang jajan anak. Selain itu, mereka lebih tenang karena yakin anak-anak mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi setiap harinya.

Dengan hasil positif yang dirasakan, SMKN 1 Batam berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program ini. Deden berharap, ke depan menu MBG dapat lebih bervariasi agar siswa tidak cepat bosan, sekaligus semakin mendorong kesadaran akan pentingnya pola makan sehat di kalangan pelajar. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Program Makanan Bergizi Gratis Berjalan, Siswa SMKN 1 Batam Mulai Kurangi Jajan pertama kali tampil pada Metropolis.

Demo Jilid II, Buruh Siap Geruduk Gedung DPR/MPR dan Kantor Gubernur pada Kamis

0
Demo 25 Agustus di kawasan gedung DPR rusuh, massa bentrok dengan petugas. Polisi menghalau massa dengan menyemprotkan air dan menembakkan gas air mata. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan, pihaknya tidak ikut serta dalam aksi demo di Gedung DPR RI pada Senin (25/8). Menurutnya, Partai Buruh, KSPI, serta Koalisi Serikat Pekerja akan menggelar aksi sendiri pada Kamis (28/8) nanti.

“Ribuan buruh akan melakukan aksi 28 Agustus 2025, serempak dilakukan di 38 provinsi,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/8).

Untuk Jabodetabek, aksi rencananya difokuskan di depan gedung DPR/MPR. Sementara, untuk yang berada di luar Jabodetabek aksi tersebut dilakukan di depan kantor gubernur masing-masing.

Dalam aksi tersebut, buruh akan mengangkat enam isu utama. Pertama, mendesak pemerintah menghapus outsourcing dan menolak upah murah. Iqbal menegaskan, outsourcing hanya untuk pekerjaan penunjang. Sayangnya, keberadaan PP No. 35 Tahun 2021 justru melegalkan outsourcing secara luas. Karenanya, dalam aksi nanti pihaknya akan meminta agar PP tersebut dicabut.

Kemudian, buruh meminta agar pemerintah menaikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5-10,5 persen. Angka tersebut merujuk pada besaran inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi yang dikeluarkan BPS. Di mana, pertumbuhan ekonomi disampaikan mencapai 5,1-5,2 persen.

“Perhitungan ini berdasarkan formula resmi yang ditetapkan dalam putusan Mahkamah Konstitusi No. 168, yakni inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentum,” jelasnya.

Kedua, buruh meminta agar pemerintah bisa menyetop PHK. Salah satunya, dengan membentuk Satgas PHK seperti yang dijanjikan segera.

Kemudian, buruh juga meminta agar dilakukan reformasi pajak. “Buruh mendorong pemerintah untuk menaikkan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) Rp 4,5 juta per bulan menjadi Rp7,5 juta rupiah per bulan,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah didesak untuk menghapus pajak pesangon, menghapus pajak THR, dan menghapus pajak JHT. “Keempat, sahkan rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru sesuai perintah Mahkamah Konstitusi paling lambat 2 tahun. Ini hampir 1 tahun tidak dibentuk semenjak dikeluarkannya putusan MK No. 168 tahun 2024 yang dimenangkan oleh Partai Buruh,” keluhnya.

Selanjutnya, Partai Buruh juga meminta pemerintah memberantas korupsi dengan mengesahkan RUU perampasan aset. Menurutnya, ini mendesak untuk disahkan mengingat betapa gawatnya praktik ini di Indonesia. terakhir, buruh ingin Undang-Undang Pemilu direvisi sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Di sisi lain, Iqbal pun turut mengkritisi gaji serta tunjangan anggota DPR yang mencapai Rp 3 juta per hari atau sekitar Rp 104 juta per bulan. Menurutnya, hal itu sangat menyayat hati, mengingat sangat berbanding terbalik dengan gaji pekerja/buruh. Contohnya, buruh outsourcing atau kontrak yang menerima gaji hanya sekitar Rp 5,2 juta per bulan. Di mana, ketika dibagi 30 hari, maka penghasilan mereka rata-rata hanya Rp 170 ribu.

“Ketidakadilan ini semakin jelas apabila kita menengok pekerja di sektor informal. Banyak buruh yang hanya menerima Rp 1,5 juta per bulan, yang jika dibagi 30 hari itu berarti sekitar Rp50 ribu per hari,” ungkapnya.

“Bayangkan, seorang anggota DPR bisa menikmati Rp 3 juta lebih per hari, sementara pekerja informal pontang-panting di jalan hanya mengantongi beberapa puluh ribu,” pungkasnya. (*)

Artikel Demo Jilid II, Buruh Siap Geruduk Gedung DPR/MPR dan Kantor Gubernur pada Kamis pertama kali tampil pada News.

Truk Pengangkut Sampah Over Load, Sampai Berceceran di Jalan

0
Ilustrasi. Petugas kebersihan mengangkut sampah di wilayah Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kedapatan membawa muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Load (ODOL). Akibatnya, sampah yang diangkut berjatuhan di jalan raya, Senin (25/8).

Tumpukan sampah dari truk berplat merah tersebut tampak berserakan di sepanjang jalan. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Riki, seorang pengendara motor, mengaku was-was saat melewati jalur itu. Ia menilai truk DLH kerap membawa muatan berlebih sejak pagi hingga sore.

Baca Juga: Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

“Kalau kena ban bisa bikin selip, apalagi kalau plastik, pasti licin. Harusnya truk dinas lebih hati-hati bawa muatan,” katanya.

Hal senada disampaikan Suci, pengendara lain. Ia menyebut selain membawa sampah melebihi kapasitas, truk pengangkut itu sering melaju cukup kencang di jalan raya.

“Kadang ngebut juga, jadi makin bahaya,” ujarnya.

Batam Pos berusaha menghubungi Dinas Lingkungan Hidup kota Batam. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada respons terkait truk pengangkut sampah ini. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Truk Pengangkut Sampah Over Load, Sampai Berceceran di Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis Berlebihan Picu Gagal Ginjal hingga Diabetes di Usia Muda

0
Ilustrasi gula dan kadar gula darah (Pixabay/Steve Buissinne)

batampos – Makanan dan minuman manis memang digemari banyak orang karena rasanya yang enak dan mampu menjadi moodbooster. Produk seperti kue, permen, cokelat, hingga minuman kemasan sering menjadi pilihan praktis untuk camilan sehari-hari.

Namun, di balik kelezatannya, terkandung gula dalam jumlah tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan dapat membahayakan kesehatan tubuh. Sayangnya, banyak orang belum terlalu peduli dengan batas asupan gula harian yang dianjurkan.

Batas konsumsi gula harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan RI adalah sekitar 50 gram atau 4 sendok makan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit jika mengonsumsi gula terlalu banyak.

Penjelasan tentang Minuman Manis

Maxi Rein Rondonuwu, selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara dengan konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tertinggi di Asia Pasifik.

Dikutip dari ayosehat.kemkes.go.id, minuman kemasan rata-rata mengandung 22,8 gram gula per 250 ml. Jumlah ini sudah mencukupi sekitar 45,6% dari batas konsumsi gula harian yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Minuman kemasan yang mengandung banyak pemanis tambahan adalah teh atau kopi kemasan kekinian, soda, minuman berenergi, dan beberapa jus buah dalam kemasan.

Kebiasaan buruk mengonsumsi minuman kemasan dapat membawa efek buruk terhadap kesehatan. Terdapat beberapa tanda jika tubuh mengonsumsi gula berlebihan, yaitu mudah lelah dan mengantuk, keinginan untuk selalu konsumsi gula (sugar craving), dan luka yang sulit sembuh.

Penyakit Akibat Minuman Manis

Cairan sangat dibutuhkan oleh organ untuk pembentuk sel dan penyalur nutrisi. Cairan yang dimaksud di sini adalah air mineral, sehingga minuman kemasan tidak termasuk di dalamnya.

Kurangnya asupan cairan akan menyebabkan fungsi organ terganggu, salah satu yang kerjanya terganggu adalah ginjal. Jika ginjal kurang tercukupi cairannya, maka akan terjadi peradangan pada ginjal yang mengakibatkan gagal ginjal.

Tingginya angka pasien cuci darah di rumah sakit, salah satu penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi minuman manis kemasan yang berlebihan, apalagi tidak dibarengi dengan aktivitas olahraga. Mirisnya, mayoritas pasien cuci darah adalah pasien usia muda.

Dikutip dari Halodoc, orang yang suka mengonsumsi minuman manis kemasan juga berpotensi terkena darah tinggi dan diabetes. Hal ini disebabkan kadar gula darah yang meningkat dan merusak fungsi insulin. Jika terus dibiarkan, maka orang tersebut akan tergolong penderita Diabetes Melitus tipe 2.

Maka dari itu, kita perlu mengurangi konsumsi minuman manis kemasan agar tidak menyesal di kemudian hari. Selain itu, biasakan untuk aktivitas olahraga minimal 30 menit sehari untuk memperkuat sistem imun. Perhatikan dan awasi batas konsumsi gula harian kita dan orang-orang di sekitar kita. (*)

Artikel Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis Berlebihan Picu Gagal Ginjal hingga Diabetes di Usia Muda pertama kali tampil pada Lifestyle.

Catat! Libur Panjang September 2025 Jatuh pada Tanggal Ini

0
Ilustrasi Kalender (JawaPos.com)

batampos – Bulan September 2025 tinggal menghitung hari saja. Setiap bulan dinantikan hari libur oleh masyarakat untuk beristirahat.

Bulan September 2025 memiliki libur panjang yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

Bulan September 2025 hanya memiliki satu hari libur nasional. Dikutip dari Kaltim Post, libur ini jatuh pada Jumat, 5 September 2025.

Hari libur nasional itu mengenai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bertepatan dengan akhir pekan, masyarakat Indonesia dapat menikmati libur panjang selama tiga hari berturut – turut, mulai Jumat hingga Minggu (5 – 7 September 2025).

Kesempatan libur panjang bisa digunakan untuk beristirahat, liburan singkat, dan momen kumpul bersama keluarga atau kerabat. Libur panjang ini juga membantu siklus ekonomi berjalan karena ramai kunjungan masyarakat ke tempat hiburan.

Setelah bulan September, libur panjang akan kembali hadir pada bulan Desember. Hari libur nasional atau cuti bersama jatuh pada 25 Desember 2025 saat Hari Raya Natal.

Adanya libur panjang bulan September 2025 bisa digunakan masyarakat untuk merencanakan berbagai kegiatan atau istirahat. (*)

 

Reporter: Juliana Belence

Artikel Catat! Libur Panjang September 2025 Jatuh pada Tanggal Ini pertama kali tampil pada News.

Mobil Sport Nissan GTR Tewaskan Pengendara Motor, DPRD Batam Kawal Kasus hingga Tuntas

0
Polisi mengevakuasi korban tabrak lari di Jalan Ahmad Yani, Batam Centre, Selasa (19/8). F.Istimewa

batampos – Kasus laka lalu lintas maut di Batam lagi-lagi menjadi sorotan publik. Setelah insiden tabrakan di daerah Tiban beberapa bulan lalu belum juga menemukan titik terang, kini peristiwa serupa kembali terjadi di Jalan Ahmad Yani beberapa hari yang lalu.

Seorang pengendara motor tewas usai ditabrak mobil sport Nissan GTR 3800 CC. Tragisnya, pengemudi mobil tersebut langsung melarikan diri pascakejadian.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas, menyampaikan apresiasi kepada media yang terus mengawal kasus tersebut. Katanya, keterbukaan informasi dan kontrol publik penting agar proses hukum berjalan sesuai aturan.

“Saya apresiasi teman-teman wartawan yang mengontrol persoalan ini. Sekarang kita berikan kepercayaan penuh ke pihak kepolisian untuk betul-betul melakukan penyelidikan,” kata dia, Senin (25/8).

Baca Juga: Macet Parah di Jalur Mukakuning–Tembesi, Warga Desak Pelebaran Jalan

Pihaknya memahami bahwa untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka diperlukan proses hukum yang matang. “Karena kita (DPRD) di luar penyelidikan dan penyidikan, kita menunggu dan percayakan sepenuhnya ke aparat kepolisian,” tambahnya.

Meski begitu, DPRD Batam akan tetap mengawasi jalannya penyelidikan agar berjalan transparan. Ia berharap kepolisian segera memberikan kejelasan kepada publik, khususnya keluarga korban yang masih menanti keadilan.

“Kami akan terus mengawasi proses itu tetap berjalan dan menunggu hasil kepolisian untuk melakukan publish terhadap tersangka penabrakan tersebut,” ujar pria yang akrab disapa Acang itu. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Mobil Sport Nissan GTR Tewaskan Pengendara Motor, DPRD Batam Kawal Kasus hingga Tuntas pertama kali tampil pada Metropolis.

Terima Tanda Kehormatan dari Prabowo, Publik Pertanyakan Jasa Seskab Teddy

0
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8). (Istimewa)

batampos – Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto dalam acara penganugerahan tanda kehormatan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8). Teddy termasuk ke dalam 141 tokoh nasional yang mendapat penghargaan tersebut.

Dalam prosesi itu, Presiden Prabowo mengalungkan selempang tanda kehormatan ke bahu Teddy. Penghargaan diberikan karena dinilai berjasa luar biasa dalam bidang pemerintahan dan pelayanan publik.

“Beliau dikenal sebagai sosok penuh disiplin, tegas, dan loyal, aktif memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan cepat, serta efisien,” demikian pembacaan tanda jasa oleh pembawa acara.

Namun, pemberian Tanda Jasa dan dan Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo kepada Seskab Teddy Indra Wijaya menimbulkan beragam spekulasi publik. Pasalnya, publik mempertanyakan apa jasa Teddy Indra Wijaya terhadap bangsa dan negara, sehingga mendapatkan tanda penghormatan.

Sebagian masyarakat menganggap keputusan itu sarat muatan politis, sementara pemerintah menilai pemberian penghargaan dilakukan berdasarkan jasa dan kontribusi terhadap negara.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai dinamika semacam ini merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Ia meyakini, pemerintah mempunyai pertimbangan yang matang, sehingga sebanyak 141 tokoh menerima tanda kehormatan dari negara.

“Tentu pemerintah punya penilaian sendiri untuk memberikan bintang tanda jasa semacam itu. Pasti yang dapat bintang tanda kehormatan itu adalah mereka yang dinilai sudah berjasa, berkontribusi untuk bangsa dan negara. Itu ukuran pemerintah. Meski harus diakui, kadang publik punya ukuran tersendiri yang mungkin berbeda dengan pemerintah, ini perkara biasa dalam demokrasi,” kata Adi Prayitno kepada JawaPos.com, Senin (25/8).

Adi menambahkan, polemik pemberian tanda kehormatan sejatinya bukan fenomena baru di Indonesia. Hal itu pernah terjadi saat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanda penghormatan ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

“Dari dulu, pemberian bintang tanda kehormatan selalu saja memunculkan tanda tanya publik. Itu alamiah dalam demokrasi. Misalnya, ketika Fahri Hamzah dan Fadli Zon dapat penghargaan semacam ini, publik kritis dan heboh. Atas dasar apa pemberian tanda kehormatan ini,” jelasnya.

Menurutnya, perbedaan persepsi antara pemerintah dan publik merupakan bagian dari iklim demokrasi yang sehat. Bahkan, kritik publik dianggap sah sebagai kontrol sosial agar kebijakan yang diambil tidak terlepas dari perhatian rakyat.

“Bahkan dalam banyak hal, pemberian bintang kehormatan ke Fadli Zon dan Fahri dinilai sebagai upaya membungkam suara kritis ke Jokowi. Begitulah dalam demokrasi, pasti muncul tuduhan ini dan itu,” urai Adi.

Kendati demikian, Adi menegaskan pemerintah tentu memiliki standar dan ukuran tersendiri yang menjadi dasar keputusan penganugerahan tanda jasa. Ia menyebut, kriteria tersebut tidak selalu bisa dipahami masyarakat luas, sehingga menimbulkan spekulasi.

“Tapi yang jelas pemerintah punya ukuran dan standar untuk berikan tanda jasa. Itu hak mereka yang berwenang,” pungkasnya. (*)

Artikel Terima Tanda Kehormatan dari Prabowo, Publik Pertanyakan Jasa Seskab Teddy pertama kali tampil pada News.

Hanya ada 1 Kios Buka di Lantai 2 Pasar Puan Maimun

0
Kios kios di Pasar Puan Maimun Karimun banyak yang sudah tutup. f. tri

batampos– Kondisi kios lantai 2 blok A pasar Puan Maimun yang dikelola oleh Perumda Bumi Berazam Jaya, kondisinya banyak yang tutup oleh para pedagang sejak terjadi pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu. Dari 76 kios yang dulunya cukup ramai dengan pedagang pakaian kini hanya tersisa 4 kios yang masih buka.

Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Muhammad Mahsun ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, sehingga pihaknya langsung melakukan penyegalan terhadap kios-kios yang tidak membuka usahanya. Dan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk membuka kios-kiosnya.

” Sekarang ada 72 kios sudah kita tempel stiker “dikuasai oleh Perumda Bumi Berazam Jaya”. Artinya, apabila pedagang tersebut benar-benar sudah tidak berjualan maka akan diberikan kepada masyarakat untuk menyewa kios-kios tersebut,” terangnya kepada Batam Pos, Senin (25/8).

BACA JUGA: Pemilik 9 Kios di Kijang Ditegur Gegara Gunakan Trotoar dan Parit untuk Berjualan

Walaupun sudah dilakukan penyegalan oleh pihaknya, para penyewa kios tersebut masih ada barang-barang didalam kios tersebut. Sehingga, kepada pihak penyewa kios agar segera mengosongkan kios-kios yang ditempati oleh barang-barang. Kenapa demikian, agar pihaknya bisa menawarkan kepada masyarakat untuk disewakan kios-kios kembali.

” Ada sebagian masih banyak barang di dalam kios. Jadi saya himbau kepada penyewa kios ada segera menyelesaikan administrasi. Dan, kalau tidak mau berjualan lagi agar segera kembalikan kunci,” ujarnya.

Masih kata Mahsun, apabila kios-kios tersebut masih belum ada peminatnya. Maka, akan disulap mejadi stand untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Agar dapat daya tarik bagi para wisatawan mancanegara maupun lokal.

” Kedepan akan kita berikan kepada UMKM, bisa berjualan hasil produk sendiri. Seperti, kuliner, kerajinan khas karimun dan sebagainya. Sekarang sedang dibikin regulasinya dan sudah dilaporkan ke pak bupati karimun,” ucapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, hanya ada 1 kios saja yang tetap masih buka dengan jenis usaha bordil pakaian. Selebihnya kios-kios di depan masih ada yang belum buka usahanya. Sedangkan, kios-kios yang disegel tersebut terlihat roling doornya masih bagus dan tertutup rapat.

” Cukup makan ajalah dan dapat sewa kios. Mau nambah lagi nantilah, ini masih sepi tak ada orang yang jualan bang,” kata Caang.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Hanya ada 1 Kios Buka di Lantai 2 Pasar Puan Maimun pertama kali tampil pada Kepri.

Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

0
Ilustrasi kecelakaan. Foto: jawapos.com

batampos – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyoroti masih banyaknya pengendara maupun pejalan kaki yang abai terhadap keselamatan di jalan raya. Menurutnya, hal-hal kecil yang sering dianggap sepele justru bisa memicu terjadinya kecelakaan.

“Kadang orang jalan kaki pagi hari saja sudah menggunakan lampu sorot di samping tubuhnya. Begitu juga pengendara motor, ada yang tidak memeriksa kondisi kendaraan padahal mau bergegas ke tempat kerja. Hal-hal seperti ini yang kerap menjadi celah kecelakaan,” ujar Asep, Senin (25/8).

Ia menjelaskan, faktor kecelakaan di Kepri tidak hanya disebabkan kondisi alam, seperti hujan deras yang membuat jalan licin. Faktor infrastruktur juga berperan, misalnya jalan berlubang, minim penerangan, hingga rambu lalu lintas yang kurang memadai.

Baca Juga: Modus Calo Polisi, Duit Tipu-Tipu Ludes di Judi Online

Namun, Asep menegaskan bahwa kesadaran pengemudi tetap menjadi kunci utama. “Sebagus apapun jalannya, kalau pengemudinya tidak hati-hati tetap saja berisiko. Jangan asal belok kiri atau kanan tanpa memperhatikan arus kendaraan lain,” katanya.

Asep menambahkan, jajaran kepolisian selama ini rutin melakukan patroli dan sosialisasi, tetapi dukungan masyarakat sangat diperlukan.

“Kami ingin masyarakat bisa jadi polisi bagi dirinya sendiri. Dengan begitu, mereka lebih waspada dan tidak mudah menjadi korban,” ucapnya.

Selain pengemudi kendaraan bermotor, pejalan kaki juga diminta waspada. Ia mencontohkan banyak warga yang berolahraga di jalan tanpa mengenakan perlengkapan keselamatan atau sembarangan menyeberang tanpa melihat arus kendaraan.

“Hal kecil seperti itu sering berakibat fatal. Jadi jangan menganggap enteng, karena keselamatan di jalan itu tanggung jawab bersama,” tutur Asep.

Baca Juga: Gagal Dapat Kerja, Pemuda Nekat Lompat dari Jembatan Barelang

Polda Kepri juga menyoroti penggunaan lampu sorot atau spotlight yang dipasang secara sembarangan. Menurutnya, alih-alih membuat lebih aman, justru bisa mengganggu pandangan pengendara lain dan memicu kecelakaan beruntun.

“Semua aturan sudah jelas. Kendaraan harus sesuai standar, bukan dimodifikasi sembarangan. Itu bukan hanya soal ketertiban, tapi juga soal nyawa,” tambahnya.

Asep menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan operasi keselamatan serta edukasi masyarakat untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Kalau semua disiplin, angka kecelakaan bisa ditekan. Keselamatan di jalan harus jadi budaya bersama,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng pertama kali tampil pada Metropolis.

Unjuk Rasa di DPR Berujung Ricuh, Pimpinan Parlemen Pastikan Introspeksi Diri

0
Demo 25 Agustus di kawasan gedung DPR rusuh, massa bentrok dengan petugas. Polisi menghalau massa dengan menyemprotkan air dan menembakkan gas air mata. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Aksi unjuk rasa yang digelar elemen masyarakat di kawasan DPR RI sejak Senin (25/8) siang, berujung ricuh. Masyarakat menyuarakan protes atas kenaikan tunjangan para Anggota Dewan di tengah terpuruknya perekonomian masyarakat.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya menghormati aspirasi masyarakat terhadap lembaga legislatif. Ia menekankan, penyampaian pendapat di muka umum diatur secara sah di dalam konstitusi UUD 1945.

“Ya pada dasarnya kita menghormati hak untuk berserikat berkumpul dan menyatakan pendapat. Tentunya menyuarakan aspriasi kepada DPR RI,” kata Dasco di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu mengklaim, lembaganya akan berintrospeksi diri dari setiap kritik yang disampaikan publik.

“Kita akan terima dengan baik, kita akan lakukan instrospeksi-instrospeksi ke dalam,” tegasnya.

Terkait aksi unjuk rasa yang berujung ricuh, lanjut Dasco, dirinya mengimbau agar penyampaian pendapat dilakukan secara tertib dan mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami imbau kepada para masyarakat atau adik-adik yang menujukan apsirasi ke DPR agar tertib dan melalui aturan yang berlaku,” imbuanya.

Senada juga disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani. Legislator Fraksi PDIP itu mengklaim, lembaga yang dipimpinnya siap menampung seluruh aspirasi rakyat.

“Kami akan tetap menampung semua aspirasi,” ujar Puan.

Puan menyatakan, DPR menghormati sikap rakyat yang melakukan unjuk rasa ke depan Gedung DPR-MPR sejak Senin (25/8) siang. Ia pun lagi-lagi mengklaim, DPR sebagai wakil rakyat akan selalu terbuka menerima masukan dari masyarakat.

Ia menekankan, kritik maupun masukan dari masyarakat penting untuk membangun dan menunjang kinerja DPR ke depan.

“Tentu saja semua aspirasi itu akan kita sama-sama bicarakan untuk kita sama-sama perbaiki,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah masyarakat datang menggeruduk Gedung DPR RI, sejak pukul 10.00 WIB. Bahkan, aksi tersebut diwarnai bentrokan massa dengan aparat kepolisian.

Bentrokan antara massa aksi dengan aparat kepolisian terjadi di Jl Gatot Subroto, tepatnya di dekat fly over Senayan. Bentrokan dipicu ketika massa aksi menghalangi aparat kepolisian yang hendak melintas di jalan Gerbang Pemuda menuju arah GBK. Aparat pun naik pitam hingga menyebabkan bentrok.

Tak hanya itu, massa aksi juga melampiaskan kekesalan kepada petugas kepolisian yang berboncengan motor sambil menenteng senapan gas air mata. (*)

Artikel Unjuk Rasa di DPR Berujung Ricuh, Pimpinan Parlemen Pastikan Introspeksi Diri pertama kali tampil pada News.