Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1194

Belum Punya Gedung Sekolah, 4 Rombel SMKN 12 Batam Menumpang di Gedung SMAN 27 Batuaji

0
Ilustrasi. Orantua calon siswa saat mendaftar online tingkat SMPN di Batuaji. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Tahun ajaran baru membawa babak baru bagi pendidikan kejuruan di Batam. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 12 Batam resmi menerima siswa angkatan pertama, meski untuk sementara kegiatan belajar mengajar masih menumpang di gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 27 Batam di Batuaji Batuaji.

Sebanyak empat rombongan belajar (rombel) siswa baru lini menjalani pembelajaran di gedung SMAN 27. Agar tidak mengganggu proses belajar, para siswa SMKN 12 dijadwalkan belajar di siang hari, sementara siswa SMAN 27 bersekolah pagi hingga siang.

Kondisi dua sekolah berbeda dalam satu gedung ini sejauh ini berjalan lancar. Pihak sekolah memastikan pembagian jadwal dan penggunaan ruang kelas tertata dengan baik.

Meski masih menumpang, SMKN 12 tetap berupaya memberikan pembelajaran optimal kepada siswa angkatan pertamanya. Berbagai fasilitas dasar untuk mendukung kegiatan belajar telah disiapkan, meski keterbatasan ruang masih menjadi tantangan utama.

BACA JUGA: Amsakar Bicara di Hadapan Kepala Sekolah: Batam Jauh Lebih Baik Sangat Bergantung pada Guru

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri wilayah Batam, Kasdianto, mengatakan bahwa status gedung SMKN 12 ke depannya masih dalam kajian. “Apakah nanti SMKN 12 akan dibangunkan gedung sendiri atau tetap menggunakan gedung SMAN 27, itu masih kami bahas bersama Disdik Kepri,” ujarnya.

Kasdianto menyebut, kehadiran SMKN 12 merupakan solusi atas tingginya animo masyarakat Batam terhadap sekolah kejuruan. Selama ini, SMK favorit seperti SMKN 1 dan SMKN 5 kewalahan menampung calon siswa, sementara banyak lulusan SMP dan MTs belum mendapatkan sekolah negeri.

“Peminat SMK sangat tinggi. Kehadiran SMKN 12 ini diharapkan bisa mengurangi penumpukan dan memberikan akses pendidikan yang lebih merata,” tambahnya.

Proses penerimaan siswa baru SMKN 12 juga telah resmi masuk ke sistem SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun ini. Dengan empat rombel yang diterima, SMKN 12 mulai mewujudkan misi pemerataan akses pendidikan kejuruan di wilayah Batuaji dan sekitarnya.

Meski menumpang, Disdik Kepri memastikan kualitas pembelajaran tetap menjadi prioritas utama. Guru-guru yang ditugaskan di SMKN 12 telah dipersiapkan agar proses belajar siswa berjalan maksimal meskipun sarana belum sepenuhnya mandiri.

“Kami ingin memastikan bahwa meski fasilitas sementara, siswa tetap mendapat pengalaman belajar yang optimal. Soal gedung, itu akan menjadi prioritas dalam pembahasan berikutnya,” tutup Kasdianto.(*)

Reporter: Eusebius sara

Artikel Belum Punya Gedung Sekolah, 4 Rombel SMKN 12 Batam Menumpang di Gedung SMAN 27 Batuaji pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemkab Bintan Siapkan Kebijakan Medikalisasi Belajar dan Jam Malam Pelajar

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tengah menyusun kebijakan untuk mendukung kelangsungan pembelajaran anak secara aman dan optimal. Salah satunya melalui konsep medikalisasi belajar serta penerapan jam malam bagi pelajar.

Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika menjelaskan, medikalisasi belajar merupakan upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan, keluarga, dan instansi terkait, termasuk Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Tujuannya, memaksimalkan proses belajar anak melalui pendekatan persuasif dan dukungan psikososial.

“Agar proses pembelajaran dari rumah menjadi bagian penting, dengan tingkat pendampingan yang lebih baik di malam hari,” ujar Ronny, Kamis (28/8).

Menurutnya, strategi tersebut dirancang untuk meminimalkan permasalahan yang kerap muncul di malam hari, seperti kecemasan maupun gangguan terhadap anak.

“Ini untuk memastikan proses belajar tetap berlangsung secara optimal,” tegasnya.

Ketua PGRI Bintan, Oky Silfebri, menyambut baik wacana tersebut. Ia menekankan pentingnya mencegah pengaruh negatif terhadap anak di luar jam sekolah.

“Kami mendukung kebijakan jam malam untuk melindungi mereka dari pengaruh-pengaruh kurang sehat di masyarakat,” jelas Oky.

Menurutnya, kebijakan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemkab Bintan dalam membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademis, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis, keamanan, dan kesejahteraan anak. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Pemkab Bintan Siapkan Kebijakan Medikalisasi Belajar dan Jam Malam Pelajar pertama kali tampil pada Kepri.

Injektor Rusak, MV Lintas Kepri Hentikan Pelayaran Jagoh-Punggur

0
MV Lintas Kepri
MV Lintas Kepri saat berlayar dari pelabuhan Jagoh menuju pelabuhan Telaga Punggur. F. Istimewa.

batampos – MV Lintas Kepri yang melayani rute Jagoh-Punggur dan Punggur-Jagoh untuk sementara waktu tidak beroperasi, Jumat (29/8). Kapal tersebut mengalami kerusakan teknis pada bagian injektor.

Kepala Bidang Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Ardiansyah membenarkan informasi tersebut.

“Iya benar, untuk hari ini MV Lintas Kepri tidak melayani pelayaran rute Jagoh-Punggur dan Punggur-Jagoh dikarenakan mengalami kerusakan pada injektor,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Ardiansyah, perbaikan dilakukan di Batam dan hanya membutuhkan waktu satu hari. Dengan begitu, layanan pelayaran dipastikan kembali normal pada Sabtu (30/8/2025).

“Insyaallah besok MV Lintas Kepri sudah kembali melayani pelayaran. Kapal akan berangkat dari Punggur menuju Jagoh,” katanya.

Ardiansyah menegaskan, karena perbaikan singkat, tidak ada kapal pengganti untuk melayani rute tersebut. Meski demikian, masyarakat Lingga yang ingin ke Batam tetap memiliki opsi perjalanan lain.

“Kalau kondisi mendesak, bisa menggunakan ferry tujuan Tanjungpinang, lalu melanjutkan perjalanan ke Batam,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Injektor Rusak, MV Lintas Kepri Hentikan Pelayaran Jagoh-Punggur pertama kali tampil pada Kepri.

Ditemukan Makanan Program Makan Bergizi Gratis Tak Layak Konsumsi di Batam

0
Tim Gizi Dokkes Polda Kepri mengecek kualitas gizi pada menu makanan bergisi gratis (MBG) yang diproduksi dari Dapur SPPG Polda Kepri, Kota Batam, Senin (25/8/2025). (ANTARA/Laily Rahmawaty.)

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah dasar di Batam kembali menuai sorotan. Dalam periode 18–26 Agustus, ditemukan sejumlah makanan yang tidak layak konsumsi.

Mulai dari sayur berbelatung hingga berambut; lauk telur basi; ayam terdapat telur lalat, bahkan nasi bercampur plastik dan semut.

Tidak hanya di wilayah Kabil, temuan serupa juga terjadi di Bengkong, di mana makanan MBG dalam kondisi basi.

Baca Juga: Warga Keluhkan Lubang di Jalan Depan SPBU Seipanas

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvester Simamora, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut. Apalagi sebelumnya, Kapolda sudah mengintruksikan kepada Ditreskrimsus untuk melakukan pengawasan program MBG agar tak ada penyimpangan.

“Dari informasi ini pasti akan kami lakukan tindaklanjut. Sampai sekarang memang belum ada laporan resmi, tapi informasi ini akan kami follow-up,” ujarnya, Kamis (28/8).

Silvester menjelaskan, program MBG seharusnya sudah memiliki mekanisme pengawasan sendiri. Mulai dari punya tim khusus yang mengawasi food security, kualitas, dan higienitasnya.

Baca Juga: Jambret Kalung Emas Senilai Rp 88 Juta, Timbul Dituntut 6 Tahun Penjara

“MBG punya standar pengawasan.Tapi dengan adanya temuan seperti ini, jelas harus ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut dia, masalah kualitas makanan pada program MBG sangat rawan bila tidak diawasi dengan baik. Apalagi yang mengonsumsi adalah anak-anak sekolah.

“Kalau seandainya kualitas makanan tidak bagus, tentu rawan bagi anak-anak. Itu yang jadi perhatian kami,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Ditemukan Makanan Program Makan Bergizi Gratis Tak Layak Konsumsi di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Keluhkan Lubang di Jalan Depan SPBU Seipanas

0
Jalan Laksamana Bintan, tepat di depan SPBU Seipanas, yang rusak parah. F. M Sya’ban

batampos – Warga mengeluhkan Jalan Laksamana Bintan, tepat di depan SPBU Seipanas, yang rusak parah. Satu ruas jalan terlihat berlubang.

Pantauan Batam Pos, Jumat (29/8), sejumlah pengendara bermotor harus menghindari lubang tersebut. Tak sedikit yang terlihat oleng saat melintas, karena posisi lubang berada di jalur utama kendaraan. Kondisi ini bisa memicu kecelakaan sehingga membahayakan pengguna jalan.

Arsyad, seorang pengendara mengeluhkan kerusakan itu karena setiap hari harus mengantar anaknya ke sekolah melalui jalan tersebut.

Baca Juga: Dari Demo Buruh di Batam, Angkat Tiga Isu Lokal

“Lubangnya dalam, kalau malam hari susah terlihat. Saya harap segera diperbaiki sebelum ada korban. Apalagi tiap pagi ramai anak sekolah lewat sini,” ujarnya

Keluhan serupa datang dari Yanti. warga Sei Panas. Kata dia, jalan tersebut sudah rusak sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, warga sudah sering kecewa dengan pola perbaikan jalan di Batam yang terkesan asal-asalan.

“Setiap hari banyak kendaraan lewat sini. Jalannya makin parah, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan, palingan kalau diperbaiki cuma ditambal begitu saja. Beberapa minggu kemudian rusak lagi. Harusnya dikerjakan benar-benar biar tidak cepat hancur,” katanya.

Batam Pos telah berupaya mengonfirmasi kondisi ini ke pihak Bina Marga, namun hingga berita ini diturunkan masih belum tanggapan terkait jalan rusak tersebut. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Warga Keluhkan Lubang di Jalan Depan SPBU Seipanas pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 4 Dampak Berpikir Negatif Terhadap Kesehatan Fisik

0
Ilustrasi orang overthinking atau berpikir berlebihan. (Freepik)

batampos – Banyaknya tuntutan kehidupan yang harus dicapai, seringkali membuat seseorang overthinking. Padahal apa yang dipikiran belum tentu terjadi.

Akibatnya, pikiran negatif mulai muncul di kepala. Bukan menjadi hal yang asing lagi, cara berpikir mempengaruhi kondisi setiap orang.

Pikiran negatif, tidak hanya berpengaruh terhadap Kesehatan mental. Namun, berdampak juga pada kesehatan fisik

Merangkum dari laman @ayosehat.kemkes dan @promkes.kemkes, Jumat (29/8). Berikut empat dampak pikiran negatif bagi kesehatan tubuh.

1. Darah Tinggi

Saat kamu berprasangka buruk akan menimbulkan risiko stres. Akibatnya, detak jantung yang tidak stabil dan meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi.

Hal ini dapat memicu potensi penyakit kardiovaskular, mulai dari gangguan jantung, stroke, hingga gagal jantung

2. Gangguan Pencernaan

Pikiran buruk secara berlebihan dapat meningkatkan produksi asam lambung yang berlebih. Hal ini diakibatkan oleh ketidakseimbangan bahkan zat kimia di otak.

Gangguan pada sistem pencernaan menjadi dampak yang disebabkan pikiran negatif.

3. Risiko Obesitas

Seseorang yang mempunyai pikiran negatif biasanya mengabaikan kondisi kesehatannya. Hal ini akan berpengaruh terhadap pola hidup yang dijalani.

Mengabaikan kebutuhan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, menjadi jarang berolahraga.

4. Impotensi

Kondisi pikiran yang buruk berpengaruh terhadap masalah seksual, misalnya impotensi. Mulai dari disfungsi ereksi pada laki-laki hingga hilangnya Hasrat seksual pada perempuan. (*)

Artikel Ini 4 Dampak Berpikir Negatif Terhadap Kesehatan Fisik pertama kali tampil pada Lifestyle.

Tinggalkan Manchester United, Ini Pelabuhan Baru Rasmus Hojlund

0
Rasmus Hojlund. ( AP Photo/Miguel Oses)

batampos – Manchester United dan Napoli dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal terkait transfer Rasmus Hojlund. Striker muda asal Denmark itu dipastikan meninggalkan Old Trafford setelah tak lagi masuk rencana pelatih Ruben Amorim.

Hojlund yang sempat menjadi andalan di lini depan Setan Merah musim lalu, akhirnya menerima kenyataan pahit. Keputusan Amorim mencoretnya dari skuad sejak awal musim Liga Inggris 2025/26 membuat karirnya di klub kian terpojok.

Musim lalu, Hojlund hanya mencetak empat gol di Premier League meski kerap dipercaya sebagai penyerang utama. Catatan itu jauh dari harapan klub yang memboyongnya dari Atalanta pada 2023.

Kedatangan Benjamin Sesko dengan mahar fantastis £74 juta (sekitar Rp 1,58 triliun) dari RB Leipzig semakin menutup peluangnya. United pun membuka pintu keluar bagi sang striker. Hojlund awalnya ingin bertahan, namun akhirnya menyerah setelah berulang kali tak masuk daftar susunan pemain Amorim.

Kesepakatan dengan Napoli

Menurut pakar transfer Gianluca Di Marzio, Napoli berhasil menjadi yang terdepan dalam perburuan Hojlund. Klub Serie A itu siap meminjam sang striker selama satu musim penuh. Setelahnya, mereka wajib membeli secara permanen dengan biaya €45 juta atau setara Rp 790 miliar.

Angka tersebut membuat United merugi. Pasalnya, mereka semula membayar sekitar £74 juta (Rp 1,58 triliun) kepada Atalanta. Artinya, Setan Merah kehilangan sekitar £35 juta (Rp 747 miliar) dari investasi mereka.

Fabrizio Romano melalui akun X juga menguatkan kabar ini. “Hanya soal waktu sebelum Rasmus Hojlund resmi menjadi pemain baru Napoli,” tulis dia.

Simpati dari Mantan Striker United

Meski dicap gagal, mantan penyerang United Louis Saha menaruh simpati pada Hojlund. Dia menilai pemain berusia 22 tahun itu terlalu muda untuk menanggung ekspektasi besar.

“Saya punya simpati untuk Rasmus Hojlund. Dia berusaha keras, tapi masih terlalu muda. Striker seumuran itu butuh kepercayaan diri, tapi juga harus belajar kerendahan hati dan kerja keras,” ujar Saha dikutip Metro.

Sejak 2023, Hojlund mencatatkan 26 gol dari 95 pertandingan bersama United. Namun, kurangnya konsistensi dan tekanan tinggi membuat kariernya di Old Trafford berakhir cepat.

Kini, Manchester United, Napoli, dan Rasmus Hojlund menjadi tiga nama utama dalam drama transfer panas musim panas ini. Bagi Setan Merah, kepergian Hojlund menandai kerugian besar, sementara Napoli berharap mampu menghidupkan kembali ketajaman sang penyerang di Serie A. (*)

Artikel Tinggalkan Manchester United, Ini Pelabuhan Baru Rasmus Hojlund pertama kali tampil pada Olahraga.

7 Anggota Brimob Diamankan Usai Lindas Pengemudi Ojol Sampai Tewas

0
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim. (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

batampos – Div Propam Polri mengamankan 7 anggota polisi yang mengendarai mobil rantis hingga melindas driver ojek online (ojol) di Pejompongan, Jakarta Pusat. Pelaku dikonfirmasi sebagai anggota Brimob.

“Saat ini pelaku sudah diamankan,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Karim belum banyak berbicara mengenai pelaku. Dia hanya memastikan proses penyelidikan akan berjalan terhadap para pelaku di Mako Satbrimob Polda Metro Jaya.

“Diamankan dalam rangka pemeriksaan,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia usai ditabrak mobil lapis baja milik Brimob di Jalan Peramburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Detik-detik insiden tabrakan itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun @bemptma.zona3. Video itu pun viral di media sosial dan beredar di gorup-gorup whatsapp.

“Info terkini untuk korban ojol yang terlindas telah menghembuskan nafas terakhirnya, kami segenap keluarga BEM PTMA ZONA III turut berduka cita sedalam dalamnya,” tulis pemilik akun dalam captionnya.

Dalam video itu terlihat mulanya mobil lapis baja polisi melintas dari arah Pejompongan menuju arah Polsek Tanah Abang menggunakan jalur kanan atau melawan arah.

Namun, tepat di depan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), mobil tersebut menabrak sopir Ojol yang tengah berada di tengah jalan. Dari video itu terlihat sopir ojol seperti sedang tersungkur dan hendak berdiri. Namun nahas sebelum ia berdiri, mobil lapis baja milik Polri menabraknya dari belakang.

“Ya Allah di injak (dilindas, RED), di injak,” teriak seorang wanita dalam video itu. (*)

Artikel 7 Anggota Brimob Diamankan Usai Lindas Pengemudi Ojol Sampai Tewas pertama kali tampil pada News.

Polibatam Tuan Rumah ARM CDIO 2025, Diikuti 14 Negara dan Puluhan Peserta

0
Foto saat seremonial pembukaan pagelaran Teknovasi 2025. F Polibatam

batampos-POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) sukses menjadi tuan rumah Asian Regional Meeting (ARM) CDIO 2025 pada Selasa-Kamis, 19–21 Agustus 2025. Ajang internasional ini mempertemukan delegasi perguruan tinggi teknik dan vokasi dari 14 negara dengan puluhan institusi peserta.

Pertemuan CDIO kali ini diisi dengan seminar internasional, diskusi panel, serta forum kolaborasi akademik yang berfokus pada pengembangan pendidikan teknik berbasis konsep Conceive – Design – Implement – Operate (CDIO).

Delegasi hadir dari berbagai negara, di antaranya: Kamboja: Royal University of Phnom Penh; China: Yanshan University, Tsinghua Shenzhen International Graduate School; India: SRM Institute of Science and Technology, Vinayaka Missions Research Foundation, Sri Vishnu Educational Society; Jepang: National Institution of Technology (KOSEN) Oyama College, Tsuruoka College, International College of Technology Kanazawa, Sendai College, Kanazawa Institute of Technology, Kisarazu College; Kazakhstan: D. Serikbayev East Kazakhstan Technical University, Higher Technical College Kokshetau City; Malaysia: Politeknik Ungku Omar, Kolej Komuniti Selayang, Politeknik Bagan Datuk, Politeknik Ibrahim Sultan; Pakistan: Ghulam Ishaq Khan Institute.

Dari Filipina: Cebu Technological University, University of Southeastern Philippines; Singapura: Singapore Polytechnic; Vietnam: Dong Nai Technology University, Duy Tan University; Swedia: KTH Royal Institute of Technology; Denmark: Aarhus University; Indonesia: Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Manado, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Negeri Malang, Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD, Politeknik Negeri Bengkalis, Universitas Jambi, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Politeknik Jambi, Universitas Riau, Politeknik Gajah Tunggal, dan Politeknik Negeri Madiun.

BACA JUGA:Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Direktur Polibatam, Ir. Bambang Hendrawan, ST., MSM., CIPMP., CISCP., menyebutkan, kegiatan ini menjadi bukti pengakuan dunia internasional terhadap kapasitas Polibatam. “ARM CDIO 2025 tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik terbaik, tetapi juga memperkuat jejaring global antarperguruan tinggi vokasi dan industri,” ujarnya.

Keberhasilan lain, Polibatam juga sukses menyelenggarakan Internasional PBL Expo 2025 pada Sabtu-Kamis, 9–21 Agustus 2025 dengan tema “Memperkuat Sinergi, Berdampak Bagi Negeri”. Ajang tahunan ini menjadi wadah mahasiswa untuk menampilkan karya berbasis Project Based Learning (PBL) sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi pendidikan vokasi lintas negara.

Tahun ini, PBL Expo mencatat pencapaian istimewa dengan hadirnya peserta internasional dari Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Kehadiran delegasi luar negeri ini semakin menegaskan reputasi Polibatam sebagai kampus vokasi yang dipercaya menjadi tuan rumah ajang inovasi berkelas internasional. Dalam kompetisi ini dibagi dalam 12 kategori, yaitu: Internet of Things; Aplikasi Web & Mobile; Animasi & Videografi; Jaringan & Keamanan Siber; Sistem Otomasi; Robotika & AI; Teknologi Tepat Guna; Proses Fabrikasi Manufaktur
– Produk Fabrikasi Manufaktur; Konsep Desain; Layanan & Jasa; dan Karya Tulis Ilmiah.

Dengan total hadiah senilai Rp36 juta, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk memperlihatkan inovasi terbaik mereka sekaligus memperluas jejaring internasional di bidang pendidikan vokasi.

Kegiatan lain yang digelar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pertama di Kepri ini adalah menjadi tuan rumah ajang internasional bergengsi, South East Asian Sales Competition (SEASAC) 2025. Kegiatan ini akan berlangsung pada Rabu–Kamis, 20–21 Agustus 2025 di Polibatam.

Dengan menghadirkan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara, SEASAC 2025 di Polibatam diharapkan menjadi momentum strategis dalam membangun reputasi Indonesia sebagai pusat pengembangan kompetensi penjualan internasional di kawasan regional.

Informasi menggembirakan lainnya adalah Polibatam menerima hibah fasilitas Product Showcase and Schneider Innovation Corner dari PT Schneider Electric Manufacturing Batam. Acara penandatanganan berita acara serah terima berlangsung pada Rabu (20/8) di Lobby Gedung Techno Preneur Centre Polibatam.

Penandatanganan dilakukan Mustain Mahrus, HR Lead Batam & LAC (Taiwan & Jepang) dari PT Schneider Electric Manufacturing Batam; bersama Bambang Hendrawan. Momen bersejarah ini disaksikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.

Hibah berada di Lobby Lantai 2 Gedung Techno Preneur Centre, lengkap dengan perangkat display, desain layout, dan pemasangan Innovation Corner oleh Schneider Electric. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran sekaligus ruang inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan teknologi inovatif di bidang energi, otomasi, dan solusi digital.

Dengan hadirnya Schneider Innovation Corner, Polibatam kian memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan vokasi yang berdaya saing internasional dan siap melahirkan generasi inovatif di era transformasi digital. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung

Artikel Polibatam Tuan Rumah ARM CDIO 2025, Diikuti 14 Negara dan Puluhan Peserta pertama kali tampil pada Metropolis.

Dari Demo Buruh di Batam, Angkat Tiga Isu Lokal

0
Massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam, Kamis (28/8). F. M Sya’ban

batampos – Ratusan buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Mereka membawa sembilan tuntutan, terdiri dari enam tuntutan nasional dan tiga tuntutan lokal, pada Kamis (28/8)

Sejak pukul sembilan pagi, massa mulai berdatangan dengan membawa spanduk dan berbagai atribut. Aksi berjalan tertib dengan orasi bergantian dari atas mobil komando.

Tak berselang lama, pihak Pemko Batam bersama Kapolresta Barelang mempersilakan perwakilan buruh untuk melakukan audiensi di dalam kantor Pemko.

Ketua KRB, Yafet Ramon, menyampaikan tiga isu lokal yang mereka bawa yang perlu dipriotitaskan. Di antaranya terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta usulan subsidi khusus untuk lahan 200 meter persegi bagi pekerja dalam skema UWTO.

Baca Juga: Koalisi Rakyat Batam Gelar Aksi, Tuntut BP Batam Hapus UWTO

“Itu sudah kami sampaikan langsung kepada Sekretaris Daerah, Disnaker Provinsi, dan Plt Kadisnaker Kota. Semua poin tuntutan sudah diterima dan akan diteruskan oleh Sekda ke Wali Kota,” kata Ramon usai audensi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menilai aksi buruh berlangsung kondusif dan aspirasi yang disampaikan sejalan dengan rencana Pemko Batam.

“Apa yang disampaikan teman-teman serikat buruh perlu menjadi perhatian pemerintah. Cara penyampaiannya juga konstruktif, dan akan kami teruskan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Firman usai audensi.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Kepri, Diki Wijaya, menyebut isu K3 menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat banyaknya kecelakaan kerja belakangan ini. Ia menyinggung insiden kebakaran di PT ASL Shipyard yang menewaskan lima pekerja.

Baca Juga: Jumlah Pencari Kerja di Batam Capai 18.782 Orang

“Setiap industri wajib memiliki ahli K3 di bidangnya. Kami terus melakukan sosialisasi agar perusahaan, pekerja, dan pemerintah sama-sama menekan angka kecelakaan kerja. Target kita adalah zero accident,” katanya.

Ia menambahkan, pekerja sebenarnya telah mendapat perlindungan penuh mulai dari berangkat hingga pulang kerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. Namun, faktor kelalaian atau human error masih kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

“Yang penting bukan hanya soal santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, tetapi bagaimana memastikan aturan K3 benar-benar dijalankan. Itu tugas kami untuk mengawasi, membina, dan terus melakukan sosialisasi,” katanya. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Dari Demo Buruh di Batam, Angkat Tiga Isu Lokal pertama kali tampil pada Metropolis.