Minggu, 31 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12014

Billboard Harus Sejalan Program Penataan Kota Batam

0
ilustrasi reklame. foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Pengelola Komplek Graha Sulaiman mendukung setiap program penataan kota yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, termasuk penataan jalan yang dilakukan Pemko Batam.

“Kami pribadi sangat mendukung program pemerintah ini, sekarang kami lihat Pemko Batam sedang fokus lakukan ini,” ucap Direktur PT Sulaiman Mitra Propertindo, R Endy Junaidy Sastra, belum lama ini.

Untuk itu, semua pihaknya hendaknya memberi kesempatan agar program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Seperti pemasangan reklame yang hendaknya mempertimbangkan penataan jalan agar selesai terlebih dahulu.

“Program pemerintah untuk keindahan kota juga,” terangnya.

Di depan komplek Graha Sulaiman ada satu papan billboard yang akan berakhir 15 September 2018 berdasarkan izin titik yang diberikan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Namun demikian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam Gustian Riau mengatakan pihaknya tidak memberikan izin mendirikan bangunan untuk billboard di lokasi depan komplek Graha Sulaiman.

“Estetika kota “tidak masuk” di sana,” kata Gustian.

Ia menegaskan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendirian bangunan harus mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemko Batam. Ia meminta semua pihak memahami kebijakan penataan kota ini.

“Jika hanya izin titik atau koordinat dari BP Batam, tidak bisa (mendirikan). Ada undang-undang nya, harus ada IMB,” imbuh dia.

Ia mengatakan kini pihaknya mempersiapkan aturan untuk penataan reklame di Batam, dari jarak antar reklame hingga jarak reklame ke jalan.

“Kami sudah konsep Perwakonya. Nanti semua pembangunan reklame berdasarkan Perwako,” pungkasnya. (iza)

Ketua DPRD Batam: Buat Apa Perda APBD, kalau Rasionaliasi Sepihak

0

batampos.co.id – Rasionaliasi anggaran sepihak oleh Pemko Batam di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menjadi polemik di DPRD Batam. Bahkan kalangan legislatif mengaku telah mengutus anggotanya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), guna mempertanyakan hal tersebut.

“Itulah yang masih kami persoalkan di DPRD terkait perubahan-perubahan anggaran 2018. Kemarin, saya telah mengutus komisi 1,3 dan 4 ke Kemendagri,” kata Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Senin (3/9).

Diakuinya, Pemko Batam beralasan mengubah struktur anggaran di setiap OPD berdasarkan perwako. Hanya saja yang menjadi persoalan, perubahan itu sifatnya hanya pemberitahuan pemko ke DPRD. Sementara rasionaliasi di setiap OPD ini dilakukan sepihak oleh eksekutif, tanpa melibatkan pihak legislatif.

“Menurut kami apa yang dilakukan pemko itu bertentangan dengan filosofi kesepakatan perda. Jadi buat apa kita sepakati perda APBD, jika di tengah jalan dilakukan perubahan sepihak,” sesal Nuryanto.

“Ini yang masih belum sepaham antara DPRD dan Pemko Batam,” lanjut dia lagi.

Dari hasil konsultasi kemarin, lanjut dia, memang perubahan APBD tidak serta merta boleh dilakukan sepihak. Karena bagaimana pun Perda APBD adalah kesepakatan bersama antara DPRD dan pemko. Sementara bila dilakukan perubahan ada ruang dan waktunya, yakni melalui pembahasan bersama di APBD perubahan.

“Hasilnya memang harus di perubahan. Kita menyesalkan pembahasan belum masuk ke sana (APBD Perubahan), tapi secara teknis objek dan pelaksanaan perda APBD 2018 telah berubah,” beber Nuryanto.

Ia sendiri meyakini pembahasan APBD perubahan akan semakin alot dengan adanya perubahan sepihak ini. Terkait apakah ada rencana DPRD untuk berkonsultasi ke bagian hukum, Nuryanto menjawab tidak menutup kemungkinan, jika hal tersebut betul-betul terbukti melanggar dan tak sesuai ketentuan yang berlaku.

foto: cecep mulyana / batam pos

“Ini yang masih kita dalami. Karena bagaimana pun perda adalah kesepakatan kita bersama. Bila perlu kita akan konsultasikan ke bagian hukum,” tegas Nuryanto.

Sebelumnya, kalangan legislatif menemukan adanya sejumlah perubahan anggaran di masing-masing OPD Pemko Batam. Di Komisi IV saja misalnya, ada selisih anggaran Rp 4,9 miliar pada Dinas Pendidikan (Disdik) Batam. Dari awalnya Rp 562 miliar di APBD murni 2018 jadi Rp 557 miliar di APBD penjabaran.

Komisi IV juga menemukan perubahan anggaran Rp 6 miliar di dinas tersebut. Bahkan tidak disitu saja, dinas ini berencana akan merasionaliasi kembali anggaran mereka sebesar Rp 2 miliar. Hal serupa juga terjadi di Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam kota Batam, ada selisih anggaran Rp 5,9 miliar.

“Kami tidak dilibatkan dalam perubahan anggaran ini. Karena bagaimana pun pengesahan anggaran kesepakatan bersama yakni Pemko dan DPRD Batam,” sebut Ketua Komisi IV DPRD Batam, Djoko Mulyono. (rng)

Ruli di Dam Mukakuning Terus Bertambah

0
Rumah liar di Batam.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Rumah liar (ruli) di sekitar dam Mukakuning terus bertambah. Pohon-pohon yang dulunya ada di atas bukit sudah gundul dan ditebangi untuk pembangunan ruli baru.

Seorang warga ruli di depan rusunawa tersebut, Wandi, mengatakan beberapa bulan lalu, ruli belum sampai ke atas bukit.

“Lihat saja sekarang, sudah sangat banyak yang tambah pak. Kita mana bisa melarang. Kita juga warga ruli,” katanya.

Ia mengaku khawatir karena bukit di atas rumahnya sudah gundul. Khawatir akan terjadi longsor suatu saat nanti. Ia berharap ada pihak yang bisa melarang penambahan ruli di atas bukit.

“Itu sudah sampai ke tower. Tahun lalu itu masih hutan semua,” tambahnya.

Ruli di sana sebagian besar memang masih non permanen. Tetapi sudah hampir semuanya beralaskan beton. Bahkan di sana sudah ada warga yang menjadikan rulinya sebagai tempat berbisnis dengan menyewakan rulinya.

“Di situ ada yang menyewakan ruli. Mungkin dia punya tempat tinggal lain,” katanya.

Sementara itu, Direktur pengamanan BP Batam Brigjen Pol Suherman beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pengamanan di sejumlah dam tetap dilakukan BP Batam. Di mana sebelumnya sudah dilakukan penertiban keramba dan kebun di sekitar dam Duriangkang.

“Jadi tetap dilakukan untuk menjaga kelestarian dam. Tapi ini akan kita lakukan bertahap. Tetap akan dilakukan penertiban,” katanya. (ian)

KPU Batam Coret Satu Bacaleg

0
Komisioner Bidang Teknik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Zaki Setiawan

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, mencoret satu nama bakal calon legislatif (Bacaleg) pasca proses tanggapan masyarakat terkait daftar calon sementara (DCS) yang telah diumumkan beberapa waktu lalu.

Komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan menyebutkan satu nama yag berasal dari partai Berkarya tersebut tidak memenuhi syarat bakal pencalonan diri sebagai bacaleg.

“Dicoret karena proses hukum,” kata Zaki, Senin (3/9).

Ia menjelaskan yang bersangkutan dicoret pasca KPU menerima tanggapan dari masyarakat yang karena bacaleg tersebut pernah tersandung kasus hukum dan itu cukup menimbulkan kehebohan pada masa itu.

Pihaknya mengaku telah melakukan penelusuran ke kejaksaan guna mendapatkan kepastian bacaleg yang bersangkutan. “Laporan atau tanggapan yang kami terima ya terkait kasus hukumnya. Jadi yang bersangkutan berpotensi dicoret dan sudah kami konfirmasi kepada instansi terkait,” jelasnya.

Ia menyebutkan telah meminta konfirmasi dari partai yang menanungi bacaleg tersebut. Namun karena setelah dilihat lagi berkas pencalonan, ternyata memang tidak memenuhi.

Zaki menyebutkan seseorang yang tersandung kasus hukum harus melampirkan beberapa berkas agar pencalonan bisa dilanjutkan seperti surat bebas dari kejaksaan hingga bukti pengumuman ke publik dari media massa terkait status balaceg tersebut.

“Dan ini tidak dilampirkan. Jadi harus dilakukan pergantian karena syarat pencalonan tidak terpenuhi,” sebutnya.

KPU memberikan tenggat waktu hingga tujuh hari kedepan untuk partai pengusung mengajukan berkas pergantian. Selanjutnya berkas tersebut akan diverifikasi selama tiga hari sebelum diumumkan pada daftar calon tetap (DPT) 20 September mendatang.

Ia menambahkan dari 720 bacaleg yang mendaftar 692 dinyatakan lulus verifikasi. Dengan adanya tanggapan masyarakat ini ada satu orang yang dicoret dan proses pergantian.

“Dari enam tanggapan yang kami terima, hanya satu ini yang harus dicoret,” tutupnya. (yui)

Jalan Menuju Pantai Gading Karimun Rusak

0
Akses jalan menuju wisata Pantai Gading rusak parah, Senin (3/9). Untuk menunjang akses wisata daerah setempat, warga meminta pemerintah untuk mengaspal jalan tersebut. f. Imam Sukarno/Batam Pos

batampos.co.id – Warga Kelurahan Pantai Gading meminta pemerintah segera mengaspal akses jalan menuju objek wisata di wilayah itu. Tujuannya agar wisata pantai di kelurahan tersebut bisa terangkat dan makin menarik minat masyarakat untuk datang.

Ketua RW 01, Kelurahan Gadingsari, Safi’i mengaku sudah berulang kali mengusul­kan pengaspalan jalan menuju wisata pantai.

Usulan itu sudah berkali-kali disampaikan melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), namun sampai sekarang belum ada perhatian.

“Saya sendiri sampai malu de­ngan warga. Tapi mau gima­na lagi, setiap tahun selalu di­usulkan namun belum ada per­hatian,” terang Safi’i, Senin (3/9/2018).

Terpisah, Lurah Gadingsari Bolkiat Ayati mengakui rusaknya jalan menuju wisata Pantai Gading sudah lama dikeluhkan warga maupun pengunjung pantai.

Pemerintah kelurahan juga telah menyampaikan usulan dari warga melalui musrenbang kecamatan, tapi nyatanya belum ada perbaikan.

Diketahui akses jalan menuju wisata Pantai Gading sepanjang kurang lebih 150 meter masih berupa jalan tanah. Selain kondisinya berbukit curam, jalan berlubang, dan cukup mengkhawatirkan.(ims)

Lesbi, Dihukum Cambuk, Aktivis: Tidak Manusiawi

0

 

ilustrasi

batampos.co.id -Dua perempuan Malaysia dihukum cambuk, Senin (3/9/2018). Keduanya berhubungan seks sesama jenis (lesbian).

Hukuman cambuk tersebut rupanya memicu kemarahan para aktivis. Mereka menganggap hukuman tersebut tak manusiawi dan merendahkan martabat.

Saat menerima hukuman, kedua perempuan itu mengenakan gaun putih. Masing-masing diberi enam cambukan di sebuah pengadilan syariah. Salah satu dari mereka menangis dan menjerit.

Sebagaimana dikutip dari AFP, para aktivis mengatakan bahwa hukuman cambuk terhadap perempuan ini pertama kalinya terjadi di Malaysia. Pelaku dianggap melanggar peraturan syariah yang melarang hubungan sesama jenis. Menurut opini mereka, kasus ini menjadi buruk bagi kaum sesama jenis di negara mayoritas Muslim.

Malaysia menjalankan sistem hukum jalur ganda. Pengadilan Islam dapat menangani masalah agama dan keluarga bagi warga Muslim, serta kasus-kasus seperti perzinaan.
Kedua perempuan berusia 22 dan 32 tahun itu ditangkap pada April oleh petugas penegak hukum Islam. Ketika itu mereka ditemukan di sebuah mobil di lapangan umum di Terengganu, salah satu wilayah paling konservatif di negara itu.

Pasangan yang identitasnya belum diungkap itu mengaku bersalah karena melanggar hukum Islam pada Agustus lalu. Keduanya pun dijatuhi hukuman cambuk dan denda 800 USD atau sekira Rp 11,8 juta.

Mereka dicambuk di Pengadilan Tinggi Syariah di ibu kota negara bagian Kuala Terengganu. Hukuman itu memicu rentetan kritik dari Organisasi Hak Perempuan.

Kelompok hak asasi manusia juga mengaku marah dan terkejut oleh pelanggaran berat ini. “Tindakan seksual antara dua orang dewasa yang saling menyetujui tidak boleh dikriminalisasi, apalagi dihukum dengan cambukan,” kata organisasi tersebut dalam keterangan persnya dilansir dari AFP. (ce1/iml/JPC)

 

Pemulihan Kondisi Masyarakat Terdampak Bencana Gempa

0
Pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi. (Dokumentasi Indosat Ooredoo untuk batampos.co.id)

batampos.co.id – Gempa bumi yang melanda Lombok sejak awal Agustus lalu menyebabkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan rumah dan infrastruktur, serta trauma bagi seluruh masyarakat yang terdampak.

Membantu masyarakat di masa tanggap darurat dan dilanjutkan masa pemulihan paska bencana, Indosat Ooredoo melakukan berbagai kegiatan sosial antara lain memberikan layanan kesehatan gratis melalui Mobil Klinik, layanan telekomunikasi gratis, serta mengajak karyawan untuk berpartisipasi memberikan donasi bagi para korban bencana gempa.

“Kami sangat berharap kondisi segera membaik agar masyarakat dapat segera menjalankan aktivitas kesehariannya seperti sedia kala,” ujar Group Head Corporate Secretary Indosat Ooredoo, Hadi Susilo, melalui siaran persnya Selasa (4/9).

Indosat Ooredoo melalui Mobil Klinik memberikan pelayanan kesehatan kuratif dan preventif, trauma healing untuk anak-anak, penyaluran bantuan paket kebutuhan darurat, serta pemberian bantuan paket komunikasi gratis.

Selama pelaksanaannya, Mobil Klinik menjangkau 10 titik pengungsian di 7 kelurahan, 5 kecamatan, 3 kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan penerima manfaat sekitar 3.500 orang. Selain mengoperasikan Mobil Klinik, Indosat Ooredoo juga membuka kesempatan donasi bagi karyawan di seluruh Indonesia, dan pemberian bantuan pulsa telepon & SMS gratis ke semua operator bagi pelanggan prabayar terpilih di wilayah Lombok selama periode tertentu. (hsl)

Banyuwangi Tawarkan Liburan Gratis untuk Peraih Emas Asian Games 2018

0
Jonathan Christie (kiri) salah satu atlet Indonesia peraih medali emas di Asian Games 2018 (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan hadiah liburan selama empat hari kepada atlet peraih medali emas di Asian Games 2018. Para juara Asia ini diharapkan menularkan virus positif kepada anak muda di Banyuwangi.

“Pertama, tentu kami semua bangga dengan prestasi Asian Games yang luar biasa,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan resminya, Senin (3/9) siang.

Bupati murah senyum itu menambahkan, “Kedua, kami berharap, semangat nasionalisme dan tak kenal menyerah yang dimiliki para atlet bisa menyebar ke Banyuwangi, khususnya ke anak-anak muda kami”.

Apresiasi liburan gratis untuk peraih medali emas ini merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata yang didukung pelaku pariwisata tanpa dana APBD.

“Atlet-atlet itu merupakan endorser yang luar biasa. Kalau mereka berlibur di Kawah Ijen atau bersantai di resor tepi pantai di Banyuwangi, lalu upload di media sosialnya yang punya follower segudang, itu promosi efektif bagi Banyuwangi,” papar Anas.

Liburan gratis empat hari itu bakal diisi dengan menikmati fenomena api biru (blue flame) yang mendunia di Kawah Ijen, G-Land dengan ombak selancar terbaik di dunia, padang rumput Taman Nasional Alas Purwo dengan komunitas banteng yang berarak, melepasliarkan anak penyu, keindahan Pulau Tabuhan, hingga melihat beragam atraksi seni-budaya serta ritual adat.
“Selain itu, tentu ada kuliner
yang enak, termasuk pecel pitik yang kerap disajikan saat acara adat Suku Osing,” ujar Anas.
Para atlet juga bisa merasakan menginap di resor-resor berarsitektur unik, baik yang ada di bibir pantai maupun kaki gunung di Banyuwangi.

“Untuk teknisnya diatur dinas terkait. Pelaksanaannya menyesuaikan waktu atletnya. Silakan sampaikan kapan ada waktu, langsung bisa ke Banyuwangi. Toh sekarang ada lima kali penerbangan per hari dari Jakarta langsung menuju Banyuwangi. Tapi akan lebih bagus jika pas pelaksanaan rangkaian Banyuwangi Festival, misalnya 22 September nanti ada jazz di kaki Gunung Ijen dan ritual adat kebo-keboan yang diikuti ribuan orang,” jelas Anas.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, menambahkan, para atlet peraih medali emas yang ingin berlibur ke Banyuwangi, dipersilakan berkorespondensi melalui email: [email protected].

“Para pahlawan bangsa di bidang olahraga
bisa berlibur bersama keluarga dan orang tercinta. Kami persilakan atlet-atlet tersebut membawa satu orang untuk diajak berlibur ke Banyuwangi,” pungkas Bramuda.
(saf/JPC)

 

Tari Gemu Famire di Dataran Engku Putri Diikuti 1.500 Peserta

0
Kemeriahan perayaan HUT Ke-73 TNI di dataran Engku Putri, Batam Centre Batam. (Bobi Bani/JawaPos.com)

batampos.co.id – Tari Gemu Famire yang diikuti sekitar 1.500 orang di dataran Engku Putri, Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (4/9/2018).

Tari ini bagian dari perayaan HUT ke-73 TNI. Mereka tak patah semangat meski harus menari di bawah guyuran hujan.

Adapun pesertanya merupakan anak sekolah, unsur TNI dan Polri, Wali Kota Batam, Ketua DPRD Kota Batam, Danlanal Batam, Dandim 0316 Batam, dan Danyonif 136. Ikut pula Kapolresta Barelang, dan unsur pejabat lain ikut berbasah-basahan membawakan tarian Gemu Famire.

“Kami bersyukur acara tetap berjalan meriah. Walaupun mundur dari jadwal karena hujan deras, nyatanya rangkaian acara berlangsung dengan baik. Bahkan ada tambahan dari wali kota dan kepolisian,” kata Komandan Kodim 0316 Letkol Infantri Romel Jangga Wardhana seusai menari bersama peserta lainnya, Selasa (4/9/2018).

Kegiatan ini sekaligus menjadi berkah bagi para siswa. Sebab peserta terbaik mendapat apresiasi dari Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, dan Wali Kota Batam HM Rudi. Mereka yang memiliki yel-yel terbaik juga diberikan hadiah.

Adapun apresiasinya berupa uang tunai untuk keperluan sekolah. “Apresiasi dari kami untuk keperluan siswa membeli buku , jangan dibeli yang lain,” pesan Hengki disambut tepuk tangan peserta.

(bbi/JPC)

Program Menarik dari Suzuki

0
Helm fullface KYT Vendetta 2 Flat Visor berdesain khusus. (Dok. Suzuki)

batampos.co.i d– Perkembangan tren fashionbagi pengendara sepeda motor saat ini terus berkembang. Salah satunya dalam pemilihan dan penggunaan helm untuk keamanan kepala pengendara yang kerap dipadukan dengan tunggangannya.

Melihat kondisi tersebut, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali mewujudkan permintaan konsumen dengan mengakomodir tren tersebut dengan cara memberikan hadiah langsung berupa helm fullface KYT Vendetta 2 Flat Visor berdesain khusus yang berlaku bagi setiap konsumen pembeli Suzuki GSX-R150.

Hadiah langsung helm tersebut untuk mendukung karakter sporty dan dinamis dari motor GSX-R150 yang sesuai dengan jiwa pengendara yang ekspresif. Helm ini juga akan memberikan keekslusifan bagi para pengguna GSX-R150.

Yohan Yahya sebagai Sales & Marketing 2W Department Head PT. Suzuki Indomobil Sales mengungkapkan Suzuki tak hanya ingin memberikan produk yang baik untuk konsumen tetapi juga mendukung style fashion pengendaranya

“Dengan adanya program ini, kami harapkan bisa menjawab keinginan konsumen serta meningkatkan penjualan, serta menjadi tren fashion dalam berkendaraan serta unsur keselamatan yang kami utamakan” ujar Yohan di Jakarta.

Hadiah helm ini merupakan helm ekslusif yang didesain khusus kerjasama antara Suzuki dan KYT dan benar benar baru dengan jumlah terbatas serta tidak akan ditemukan di pasaran secara bebas. Ada dua pilihan warna helm yang dijadikan hadiah kepada konsumen pembeli Suzuki GSX-R150, yaitu Hitam dan Putih yang ekspresif.

Pemilihan kedua warna tersebut didasari banyaknya karakter konsumen motor sport 150cc yang tampil sporty di aktifitas kesehariannya. Program berhadiah helm Fullface ini berlaku dari bulan September – November 2018 dengan tidak ada perubahan harga yaitu Rp 30.150.000 untuk varian Keyless System dan Rp 29.150.000 untuk varian Shuttered Key.

(wzk/JPC)