Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1202

Biaya Haji Turun, Diusulkan Rp 88,4 Jutaan Per Jemaah

0
Jemaah sedang melakukan thawaf di Masjidil Haram. (Media Center Haji 2025)

batampos – Kabar baik bagi calon jemaah haji keberangkatan 2026. Tahun depan biaya haji diusulkan turun mencapai Rp 1 jutaan per jemaah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp 88,4 jutaan per jemaah.

Seperti diketahui BPIH adalah biaya riil haji. Sementara biaya haji yang ditanggung jemaah disebut Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Formulasinya adalah Bipih adalah BPIH dikurangan subsidi dari hasil pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Usulan biaya haji 2026 itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak di Komisi VIII DPR (27/10). Dia menyampaikan usulan BPIH 2026 sebesar Rp 88.409.366 per jemaah. Nilai ini turun sekitar Rp 1 juta dari BPIH 2025 yang dipatok Rp 89.410.258 per jemaah.

Dahnil melanjutkan untuk haji tahun depan, pemerintah mengusulkan penggunaan nilai manfaat pengelolaan dana haji sebesar Rp 33.485.365 per jemaah. Penggunaan nilai manfaat atau subsidi haji ini, turun atau lebih rendah dari tahun 2025. Pada haji 2025 penggunaan nilai manfaat ditetapkan Rp 33.978.509 per jemaah.

Terkahir Dahnil menyampaikan besaran rata-rata Bipih atau biaya yang ditanggung jemaah haji 2026 senilai Rp 54.924.000 atau 62 persen dari biaya riil haji (BPIH). Biaya yang jadi tanggungan jemaah itu lebih murah dibandingkan musim haji 2025. Tahun ini rerata Bipih ditetapkan Rp 55.431.750 per jemaah.

“Besaran biaya haji berbeda-beda di tiap Embarkasi,” kata Dahnil. Karena terkait dengan jarak penerbangan dari bandara Embarkasi menuju ke Saudi.

Dahnil juga menyampaikan bahwa usulan biaya haji itu dirancang dengan prinsip efisiensi dan efektifitas. “Sehingga penyelenggaraan haji dapat terlaksana dengan baik dan biayanya wajar,” tandasnya. Dia lantas menyampaikan sumsi kurs USD yang digunakan adalah Rp 16.500 per USD. Kemudian asumsi kurs riyal ditetapkan Rp 4.400 per riyal.

Dia juga menyampaikan untuk kuota haji 2026 tidak ada perubahan. Yaitu tetap 221 ribu jemaah. Perinciannya 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus. Untuk haji reguler dipecah-pecah lagi. Yaitu untuk jemaah haji reguler murni 201.585 kursi, petugas haji daerah 1.050 kursi, dan pembimbing KBIHU 685 kursi.

Dalam berbagai kesempatan Dahnil menyampaikan perintah Presiden Prabowo supaya biaya haji terus ditekan. Dia mengakui sulit menurunkan biaya haji dengan cara otak-atik fiskal. Karena ada inflasi dan aturan pajak di kedua negara.

Baca Juga: Kemenag Pastikan Proses Peralihan ke Kemenhaj Lancar, Tak Ganggu Proses Haji 2026

Yang bisa dilakukan Kemenhaj adalah menutup celah adanya korupsi, kickback, atau sejenisnya. Menurut Dahnil adanya praktik kotor itu membuat biaya haji menjadi naik dan tidak efektif. Tetapi ketika praktik culas itu ditutup, penyedia jasa bersedia menurunkan ongkosnya. Karena mereka tidak perlu lagi membayar uang ke oknum. (*)

Artikel Biaya Haji Turun, Diusulkan Rp 88,4 Jutaan Per Jemaah pertama kali tampil pada News.

PLN Batam Nyalakan Terang di Empat Kelurahan

0

batampos — Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan HUT ke-25 PLN Batam, PT PLN Batam melaksanakan penyalaan simbolis program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025 di empat kelurahan sekaligus, yaitu Sambau, Setokok, Tanjung Uma, dan Tanjung Riau.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Batam untuk memberikan akses listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini belum dapat menikmati listrik secara mandiri.

Selain penyalaan listrik gratis, PLN Batam juga mengadakan pembagian sembako di setiap lokasi kegiatan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian nyata PLN Batam kepada masyarakat pada dua momentum penting, 80 tahun semangat kelistrikan nasional dan 25 tahun perjalanan PLN Batam.

“Tahun ini kami merayakan HUT PLN Batam ke-25 dan HLN ke-80 bukan dengan seremoni besar, melainkan dengan aksi nyata, menghadirkan listrik bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program BPBL ini, PLN Batam ingin memberikan kado istimewa bagi masyarakat Batam agar dapat menikmati terang listrik secara merata,” ujar Kwin Fo.

Ia menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk pemasangan baru berdaya 900 VA lengkap dengan instalasi rumah bagi warga di wilayah yang telah terjangkau jaringan PLN Batam.

Menurutnya, program BPBL bukan hanya menyalakan lampu, tetapi juga menyalakan harapan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kami percaya, cahaya listrik bukan hanya penerangan, tapi juga sumber kehidupan. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, keluarga dapat berusaha dari rumah, dan masyarakat bisa hidup lebih produktif,” tambahnya.

Lurah Sambau, Raja Zulkarnain, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN Batam atas kepedulian terhadap masyarakatnya. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar warga Sambau merupakan masyarakat hasil relokasi yang masih berjuang membangun kehidupan yang lebih layak.

“Kami berterima kasih kepada PLN Batam atas perhatian dan kepeduliannya. Banyak warga kami yang sebelumnya belum memiliki listrik tetap, kini bisa menikmati penerangan di rumah sendiri. Program ini sangat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Raja Zulkarnain.

Ia berharap agar masyarakat dapat menjaga fasilitas yang diberikan dan menggunakan listrik secara bijak, serta mendoakan agar seluruh insan PLN Batam selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Salah satu penerima bantuan, Zamri, mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah rumahnya resmi teraliri listrik untuk pertama kalinya.

Sebelumnya, ia terpaksa menyambung listrik dari tetangga karena keterbatasan biaya.

“Sebelumnya saya sambung listrik dari tetangga. Setelah dapat bantuan dari PLN Batam, sekarang sudah punya listrik sendiri. Sangat membantu ekonomi kami. Semoga program seperti ini bisa terus berlanjut dan dicontoh oleh BUMN serta pemerintah lainnya,” ungkapnya penuh haru.

Program BPBL 2025 mengusung tema “Berbagi Cahaya, Mewujudkan Harapan, dan Menebar Berkah.”

Inisiatif ini menjadi simbol dari semangat PLN Batam dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan pemerataan energi di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Melalui kegiatan ini, PLN Batam menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja operasional, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Tidak ada perayaan yang lebih indah daripada melihat senyum warga yang rumahnya kini disinari cahaya listrik untuk pertama kalinya,” pungkas Kwin Fo.

Selain di Kelurahan Sambau, kegiatan penyalaan simbolis juga dilaksanakan serentak di tiga lokasi lain, yakni Kelurahan Setokok, Kelurahan Tanjung Uma, dan Kelurahan Tanjung Riau.

Di setiap lokasi, PLN Batam juga melaksanakan kegiatan pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial peringatan Hari Listrik Nasional ke-80.

Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) merupakan inisiatif sosial PLN Batam yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah yang telah terjangkau jaringan listrik namun belum memiliki sambungan sendiri.

Melalui program ini, PLN Batam menanggung seluruh biaya instalasi dan penyambungan hingga daya 900 VA, dengan standar keamanan dan kualitas instalasi sesuai ketentuan.

Tahun 2025, program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HLN ke-80 dan HUT ke-25 PLN Batam, sebagai wujud komitmen perusahaan untuk terus menyebarkan terang, menumbuhkan harapan, dan memperkuat kebersamaan dengan masyarakat.

Melalui program ini, PLN Batam menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai pembawa cahaya, kesejahteraan, dan harapan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“PLN Batam 25 Tahun dan HLN 80 Tahun : Menyalakan Cahaya, Menebar Manfaat, dan Membangun Harapan.” (*)

Artikel PLN Batam Nyalakan Terang di Empat Kelurahan pertama kali tampil pada Metropolis.

PLN Batam dan Maxpower Indonesia Resmikan Pengoperasian 50 MW PLTMG Batam

0

batampos — Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-80, PT PLN Batam bersama PT Maxpower Indonesia meresmikan pengoperasian 50 megawatt (MW) pertama dari total 100 MW Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sewa Batam.

Peresmian ini menandai langkah strategis PLN Batam untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus memenuhi meningkatnya kebutuhan energi di Batam dan Kepulauan Riau.

Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, menyampaikan rasa syukur atas tercapainya tahapan penting ini. Ia menjelaskan, dari total 100 MW kapasitas yang direncanakan, 50 MW pertama kini resmi beroperasi, terdiri atas 40 MW di Sekupang dan 10 MW di Sagulung.

“Alhamdulillah, hari ini kita mencapai tonggak penting dengan beroperasinya 50 MW dari total target 100 MW PLTMG Sewa Batam. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang solid antara PLN Batam, Maxpower, dan seluruh mitra,” ujar Dinda.

Proyek ini dimulai sejak groundbreaking pada 16 Januari 2025, dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Februari 2026. Namun, Dinda menegaskan bahwa dengan semangat sinergi dan kerja keras seluruh tim, Max Power menargetkan seluruh 100 MW dapat beroperasi lebih cepat, yakni pada Desember 2025.

“Kita optimis 100 MW bisa tuntas lebih cepat dari rencana awal. Ini adalah bentuk komitmen PLN Batam dan Max Power untuk terus menyediakan energi yang andal dan efisien bagi Batam, yang kini tumbuh pesat sebagai pusat industri dan data center,” tambahnya.

Dinda mengungkapkan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik di Batam mencapai lebih dari 12–13% per tahun, bahkan penjualan listrik meningkat hingga 21%, jauh di atas rata-rata nasional.

Hal ini menjadi tantangan besar bagi PLN Batam dalam menjaga keandalan sistem listrik seiring dengan meningkatnya aktivitas industri dan bisnis di wilayah tersebut.

“Pertumbuhan energi di Batam sangat tinggi, terutama dari sektor industri dan data center. Karena itu, PLN Batam terus berupaya memastikan pasokan listrik yang cukup, andal, dan efisien,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak dapat diwujudkan secara sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, mitra swasta, dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Managing Director PT Maxpower Indonesia, Priandika Permana, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PLN Batam dalam proyek strategis ini.

Menurutnya, keberhasilan pengoperasian 50 MW pertama merupakan bukti dari kerja sama erat, komunikasi terbuka, dan semangat gotong royong antara kedua perusahaan.

“Proyek PLTMG Batam ini adalah simbol sinergi yang baik antara PLN Batam dan Maxpower. Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas, keselamatan, dan keandalan setiap unit pembangkit dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan berpengalaman,” ujar Priandika.

Ia menambahkan bahwa Maxpower telah mendampingi PLN Batam sejak tahun 2017, dengan kontribusi daya yang kini meningkat dari 180 MW menjadi 230 MW, menjadikannya salah satu mitra strategis utama PLN Batam dalam penyediaan listrik tenaga gas di wilayah Batam–Bintan.

Peresmian PLTMG 50 MW ini juga menjadi kado istimewa bagi masyarakat Batam di momentum Hari Listrik Nasional ke-80. PLN Batam merayakan HLN dengan cara yang sederhana namun bermakna — bukan melalui acara seremonial megah, tetapi dengan aksi nyata menambah kapasitas listrik dan menebar manfaat sosial.

Dalam kesempatan yang sama, PLN Batam bersama Maxpower juga menyerahkan 2.500 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Batam sebagai wujud kepedulian dan rasa syukur atas pencapaian ini.

“Hari Listrik Nasional adalah momen refleksi bagi seluruh insan ketenagalistrikan. Kita rayakan bukan dengan pesta, tetapi dengan karya dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Dinda Alamsyah.

Artikel PLN Batam dan Maxpower Indonesia Resmikan Pengoperasian 50 MW PLTMG Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan Duyung Mulai Diperlebar, Drainase dan Badan Jalan Ditata Ulang

0
Sejumlah kendaraan saat melintas di jalan Duyung Batuampar, Kamis (23/10). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pengerjaan proyek pelebaran Jalan Duyung, Kecamatan Batuampar, mulai terlihat nyata. Pantauan di lapangan, Senin (27/10), alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan dan membuka ruas jalan di depan Pasar Pagi Jodoh. Aktivitas pekerja juga tampak sibuk menata area yang akan dilebarkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan padat tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Suhar, membenarkan bahwa proyek pelebaran ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan utama di pusat kota. “Tujuannya agar jalan ini tidak hanya lebih lebar, tapi juga bebas genangan dan banjir,” ujarnya.

Menurut Suhar, pekerjaan tahap awal fokus pada pembersihan badan jalan, penataan bahu jalan, dan perbaikan saluran air yang selama ini menjadi penyebab genangan di saat hujan deras. Setelah itu, pengerjaan lapisan aspal dan pelebaran ke sisi kiri-kanan akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Jalan Duyung Batu Ampar Rusak: Berlubang, Berdebu, dan Rawan Banjir

Andika, salah satu warga sekaligus pengguna jalan, mengapresiasi langkah Pemko Batam. Ia menilai kondisi Jalan Duyung sudah sangat memprihatinkan sejak lama. “Mulai dari depan DC Mall sampai simpang Polsek Batuampar, jalannya rusak parah. Banyak lubang, becek kalau hujan, berdebu kalau panas. Jadi bagus kalau sekarang diperbaiki dan dilebarkan,” ujarnya.

Ia berharap pengerjaan ini dapat selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal, karena Jalan Duyung merupakan akses vital yang menghubungkan kawasan Jodoh, Batuampar, hingga Pelita. “Ini akses utama ke pusat kota. Kalau jalannya bagus, otomatis lalu lintas jadi lancar dan kawasan juga lebih bersih,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan Batuampar. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut proyek pelebaran Jalan Duyung dan Lumba-Lumba akan direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2025.

“Dari Polsek Batuampar hingga DC Mall, kita lakukan overlay dan pelebaran. Yang semula dua jalur, akan kita jadikan tiga jalur,” kata Amsakar saat meninjau lokasi proyek, Selasa (21/10) lalu. Ia juga memastikan bahwa pembenahan sistem drainase akan berjalan bersamaan agar perbaikan jalan tidak terhambat genangan air.

Selain fokus pada pelebaran jalan, Amsakar menegaskan pihaknya juga memperhatikan aspek kebersihan dan estetika kawasan. “Kita ingin kawasan ini tertata rapi. Sampah di pinggir jalan dibersihkan, parkir kontainer ditertibkan, dan tumpukan pasir yang membuat debu diatasi,” ujarnya.

Penataan Jalan Duyung ini menjadi bagian dari upaya besar Pemko Batam menata ulang kawasan Batuampar yang selama ini dikenal sebagai jalur logistik dan industri padat kendaraan berat. “Perbaikan ini menyentuh semua aspek, dari jalan, drainase, hingga tata ruang kawasan. Semua dilakukan bertahap dan terintegrasi,” tegas Amsakar.

Proyek ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2025. Pemko Batam berharap, setelah proyek selesai, kawasan Batuampar dapat menjadi contoh penataan wilayah industri yang modern, tertib, dan bebas banjir, sekaligus meningkatkan kenyamanan warga serta pengguna jalan di pusat aktivitas ekonomi Kota Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jalan Duyung Mulai Diperlebar, Drainase dan Badan Jalan Ditata Ulang pertama kali tampil pada Metropolis.

Stok Pertamax Mulai Normal, Pertalite dan Pertamax Turbo Aman di Batam

0
Pengendara roda dua dan roda empat antre saat mengisi BBM di SPBU Tiban, Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Batam sempat mengalami kekosongan Pertamax pada akhir pekan kemarin. PT Pertamina Patra Niaga memastikan kondisi tersebut terjadi karena kendala distribusi secara nasional. Namun, pasokan untuk wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), termasuk Kepulauan Riau (Kepri), mulai berangsur normal.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepri, Bagus Handoko, mengatakan pengiriman stok Pertamax ke Batam dijadwalkan tiba pada 28 Oktober 2025.

“Insya Allah jadwal bongkar kami di tanggal 28 besok. Untuk menjaga situasi karena keterbatasan stok, kami hanya menyalurkan 75 persen dari kebutuhan normal harian pada tanggal 25 sampai 27 Oktober ini,” ujar Bagus, Senin (27/10).

Meski sempat terjadi pembatasan, Bagus memastikan stok Pertamax Turbo dan Pertalite tetap aman dan tidak terdampak kendala distribusi. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan tanpa melakukan penimbunan.

Pantauan Batam Pos di sejumlah SPBU di kawasan Sekupang, menunjukkan situasi mulai berangsur normal pada Senin (27/10). Di SPBU Sekupang, sebagian pengendara tetap dapat kembali mengisi bahan bakar jenis Pertamax. Pompa Pertamax tetap beroperasi melayani masyarakat Sekupang.

Namun, antrean panjang masih terlihat di jalur pengisian Pertalite, terutama di kalangan pengendara roda dua. Sejak pagi antrean motor mengular. Sejumlah petugas SPBU terlihat mengatur barisan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Saya biasa isi Pertalite, jadi tak terlalu khawatir kalau Pertamax kosong,” kata Andre, salah seorang warga Sekupang yang ditemui saat mengantre.

Hal serupa diungkapkan Andika, pengguna mobil pribadi. Ia mengaku sempat beralih ke Pertalite beberapa hari terakhir lantaran stok Pertamax sempat kosong.

“Karena harganya juga gak jauh beda, jadi sementara pakai Pertalite dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Sisri, pengguna mobil yang biasanya setia memakai Pertamax, mengaku sempat beralih ke Pertamax Turbo saat stok Pertamax terbatas.

“Ya mau gimana lagi, tapi tadi saya isi Pertamax sudah ada kok. Mudah-mudahan besok sudah lancar lagi,” katanya.

Dengan jadwal bongkar yang dijadwalkan Senin malam ini, Pertamina memastikan distribusi Pertamax di wilayah Batam segera kembali normal. Warga diimbau tetap membeli bahan bakar sewajarnya dan tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Stok Pertamax Mulai Normal, Pertalite dan Pertamax Turbo Aman di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Angin Kencang Selama Empat Hari Rusak 11 Rumah Warga di Bintan

0
Rumah warga di Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang rusak parah setelah diterjang angin kencang pada Senin (27/10) pagi. F BPBD Bintan untuk Batam Pos.

batampos – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Bintan selama empat hari terakhir menyebabkan 11 rumah warga mengalami kerusakan di sejumlah kecamatan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, sejak Jumat (24/10) malam, empat rumah warga rusak akibat terjangan angin kencang di Kecamatan Bintan Pesisir dan Bintan Timur.

Di antaranya rumah milik Mulyadi di Desa Mapur RT 001 RW 001 Kampung Nendiang, Kecamatan Bintan Pesisir, serta rumah Rayendra, Hironimus Rego, dan Edison Edo di wilayah Kecamatan Bintan Timur.

Kerusakan kembali terjadi pada Minggu (26/10), menimpa dua rumah warga, yaitu rumah Laila di Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, yang roboh ke laut, dan rumah Zainal di Kampung Sei Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur.

Kemudian pada Senin (27/10) pagi, lima rumah warga kembali rusak akibat terpaan angin kencang sekitar pukul 05.05 WIB. Rumah tersebut milik Mariam di Perumahan Kijang Permai dan Hasinah di Kampung Melayu Keke, Kecamatan Bintan Timur.

Selain itu, rumah Botri di Perumahan Lobam Mas dan Irwan Irhamsyah di Kelurahan Tanjung Permai, Kecamatan Seri Kuala Lobam, serta rumah Jakfar di Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, juga dilaporkan rusak.

Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, melalui Sekretaris BPBD Agus Ariyadi, membenarkan total ada 11 rumah warga yang terdampak angin kencang sejak Jumat malam.

“Hari ini saja ada lima rumah warga di tiga kecamatan yang rusak akibat angin kencang,” ujar Agus, Senin (27/10).

Menurutnya, kerusakan paling parah terjadi di Desa Air Glubi (Bintan Pesisir), Desa Mantang Besar (Mantang), dan Kampung Keke (Bintan Timur). Rumah Laila di Air Glubi menjadi salah satu yang roboh total akibat terjangan angin.

Rumah-rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap dapur, kamar, dan ruang tamu yang rusak tertiup angin.

Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, turun langsung meninjau lokasi rumah warga yang rusak akibat cuaca ekstrem pada Senin siang.

Dalam kunjungan tersebut, Deby menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak dan meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan rumah-rumah yang rusak akibat angin kencang dan pohon tumbang.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah mengingat cuaca yang tidak menentu. Terutama bagi nelayan, sebaiknya memantau kondisi cuaca dan gelombang sebelum melaut,” pungkas Deby. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Angin Kencang Selama Empat Hari Rusak 11 Rumah Warga di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Bupati Anambas Tegas: ASN dan PPPK Dilarang Saling ‘Senggol’ Antarinstansi

0
Bupati Anambas, Aneng menyerahkan SK Pengangkatan kepada PPPK tahap dua, Senin, (27/10). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak saling “senggol” antarinstansi.

Pernyataan tegas itu disampaikan Aneng saat memberikan sambutan dalam pelantikan PPPK Tahap II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (27/10).

Dalam arahannya, Aneng menekankan pentingnya menjaga kehormonisan dan profesionalisme antarpegawai, baik di dalam satu instansi maupun lintas perangkat daerah.

Menurutnya, ASN sejati harus bekerja dengan fokus pada tugas pokok dan fungsi masing-masing, bukan mencampuri urusan yang bukan menjadi tanggung jawabnya.

“Jangan mengganggu pos orang lain, jangan ganggu hak-haknya orang, dan jangan menyakiti orang demi kepentingan pribadi,” tegas Aneng di hadapan ribuan pegawai yang baru dilantik.

Aneng menilai, persoalan di birokrasi sering muncul karena ego sektoral dan saling berebut peran, yang justru menghambat kinerja organisasi.

Untuk itu, ia meminta seluruh ASN dan PPPK menjaga soliditas, etika kerja, serta rasa saling menghormati dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dan menjauhi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di lingkungan pemerintahan.

“Jika ada yang kedapatan melakukan KKN, saya tidak akan segan-segan mengantarkannya langsung ke Aparat Penegak Hukum,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban setiap ASN merupakan amanah negara dan masyarakat, yang harus dijaga dengan tanggung jawab dan kejujuran.

Aneng juga meminta para pegawai menunjukkan kinerja terbaik dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Aneng.

Bupati berharap, para PPPK yang baru dilantik dapat menjadi energi baru bagi birokrasi Anambas yang lebih profesional, produktif, dan berorientasi pada hasil kerja nyata.

Diketahui, pelantikan PPPK Tahap II di Anambas kali ini melibatkan 1.158 orang PPPK penuh waktu dan 36 orang PPPK paruh waktu yang resmi diresmikan.

Dengan jumlah tersebut, Aneng optimistis sumber daya aparatur di Kabupaten Kepulauan Anambas akan semakin kuat dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik ke depan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Bupati Anambas Tegas: ASN dan PPPK Dilarang Saling ‘Senggol’ Antarinstansi pertama kali tampil pada Kepri.

Dapur SPPG Permaisuri di Tanjunguban Mulai Salurkan Makan Gratis ke 1.038 Siswa

0
Relawan SPPG Permaisuri menyiapkan makanan di dapur SPPG yang berlokasi di Jalan Permaisuri, Bintan Utara. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Permaisuri di Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, mulai beroperasi pada Senin (27/10).

Dapur yang dikelola Yayasan Gurih Boga Abadi ini menjadi SPPG keempat yang menyediakan makan bergizi gratis bagi pelajar di Kabupaten Bintan.

Pada hari pertama beroperasi, dapur SPPG Permaisuri menyajikan menu nasi, ayam goreng bawang putih, tahu krispi, tumis sawi putih wortel jagung manis, dan buah anggur.

Ketua SPPG Permaisuri, Masudiyanto, mengatakan sebanyak 1.038 siswa dari dua sekolah di Tanjunguban telah menerima manfaat program makan bergizi gratis ini.

Dua sekolah tersebut yakni SD Negeri 003 Bintan Utara dan SMP Negeri 12 Bintan.

“Proses penyediaan makan bergizi gratis berjalan lancar mulai dari memasak hingga pendistribusian ke sekolah. Hari ini belum ada kendala, semua berjalan dengan baik,” ujar Masudiyanto.

Ia menambahkan, saat ini dapur SPPG Permaisuri mempekerjakan 38 orang tenaga kerja untuk tahap awal operasional.

Rencananya, jumlah tenaga kerja akan ditambah menjadi 47 orang, seiring perluasan layanan bagi 3.049 siswa di 10 sekolah di wilayah Tanjunguban.

“Sementara ini kami layani sekitar seribu siswa dulu. Targetnya seminggu ke depan seluruh sekolah bisa terlayani,” tuturnya.

Program makan bergizi gratis melalui SPPG Permaisuri diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi anak sekolah serta meningkatkan semangat belajar pelajar di Kabupaten Bintan. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Dapur SPPG Permaisuri di Tanjunguban Mulai Salurkan Makan Gratis ke 1.038 Siswa pertama kali tampil pada Kepri.

Imigrasi Tarempa Beri Odolf Dunya Penghargaan Pegawai Teladan

0
Kepala Kantor Imigrasi Tarempa, Ferry Khrisdiyanto saat menyerahkan penghargaan pegawai teladan kepada Odolf Dunya. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, Ferry Khrisdiyanto, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penekanan ini ia sampaikan saat kegiatan penyerahan penghargaan Pegawai Teladan yang digelar di Kantor Imigrasi Tarempa, Senin (27/10).

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada Odolf Dunya, yang dinilai menunjukkan kinerja unggul, dedikasi tinggi, serta menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK di lingkungan kerja.

Ferry menjelaskan, pemilihan pegawai teladan dilakukan melalui proses evaluasi menyeluruh, meliputi aspek kedisiplinan, tanggung jawab, inovasi, kerja sama tim, serta kontribusi terhadap peningkatan pelayanan publik di bidang keimigrasian.

Menurutnya, hasil penilaian menunjukkan Odolf konsisten menunjukkan profesionalisme, semangat kerja positif, dan mampu menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawat.

“Penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi juga motivasi bagi seluruh pegawai agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Odolf telah menunjukkan keteladanan dalam bekerja dengan integritas, tanggung jawab, dan ketulusan,” ujar Ferry.

Ferry berharap, penghargaan seperti ini dapat menumbuhkan semangat baru di kalangan pegawai agar terus berlomba-lomba memberikan yang terbaik untuk lembaga dan masyarakat.

Sementara itu, penerima penghargaan Odolf Dunya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia menegaskan, prestasi yang diraihnya bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan buah dari kerja sama dan kekompakan seluruh tim di Kantor Imigrasi Tarempa.

“Saya menganggap ini bukan pencapaian pribadi, tetapi hasil dari kebersamaan dan dukungan semua rekan kerja yang selalu saling membantu dan menginspirasi,” ungkap Odolf.

Program Pegawai Teladan menjadi bagian dari komitmen Kantor Imigrasi Tarempa dalam menumbuhkan budaya kerja produktif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Imigrasi Tarempa Beri Odolf Dunya Penghargaan Pegawai Teladan pertama kali tampil pada Kepri.

Hadapi Nataru, Pemko Batam Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Murah

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos– Menjelang akhir tahun yang kerap diwarnai kenaikan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan langkah antisipatif. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pemerintah akan menyalurkan 52.500 paket sembako murah sebagai strategi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2025.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menekan potensi inflasi di momen-momen konsumsi tinggi. Pemerintah tak ingin warga Batam terbebani oleh kenaikan harga menjelang perayaan besar keagamaan.

“Awal Desember kita akan kembali menggelontorkan paket sembako murah untuk masyarakat. Saya minta Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan para distributor agar pasokan tetap lancar,” kata dia, Senin (27/10).

BACA JUGA: Inflasi Batam Terkendali, Pemko Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Jelang Nataru

Setiap paket sembako akan dijual sekitar separuh dari harga pasar, yakni Rp100 ribu per paket. Di dalamnya terdapat beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula 1 kilogram. Total nilai satu paket sekitar Rp200 ribu, tetapi selisih harga ditanggung melalui subsidi pemerintah.

Kebijakan subsidi ini tidak hanya bertujuan membantu warga kurang mampu, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang selama ini dijaga di bawah rata-rata nasional. “Kita berikhtiar sekuat tenaga agar masyarakat tidak terguncang oleh lonjakan harga. Stok aman, harga terkendali, dan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” tambahnya.

Kabid Perdagangan Disperindag Kota Batam, Wahyu Daryatin, menyebut, penyaluran paket sembako murah kali ini dirancang lebih sistematis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya melalui pendaftaran online, untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

“Masyarakat yang ingin ikut cukup mengisi data diri lengkap dengan nama, nomor KTP, dan nomor Kartu Keluarga. Sistem juga akan otomatis memblokir pendaftar ganda, sehingga tidak ada yang menerima lebih dari satu paket,” ujarnya.

Setelah mendaftar, masyarakat akan menerima barcode beserta jadwal pengambilan. Pada hari pelaksanaan, mereka cukup membawa KTP, barcode, dan uang Rp100 ribu ke lokasi yang telah ditentukan sesuai jadwal kecamatan.

Pembagian sembako murah akan digelar bergiliran di setiap kecamatan selama 5 hingga 10 hari. Lokasi kegiatan akan disesuaikan dengan titik yang disiapkan oleh pihak kecamatan, seperti lapangan umum, kantor lurah, atau area terbuka lainnya.

Pemko Batam juga menggandeng distributor besar dan pelaku usaha lokal untuk memastikan pasokan beras, minyak, dan gula tidak mengalami gangguan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok sekaligus mencegah spekulasi harga di pasar tradisional.

Selain membantu masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru, program sembako murah juga memberi efek domino terhadap penurunan tekanan inflasi daerah. Berdasarkan data tahun sebelumnya, kegiatan serupa mampu menahan laju kenaikan harga bahan pokok hingga 0,3 persen di Batam.

“Harapannya, dengan gebrakan ini, masyarakat dapat menyambut perayaan dengan tenang, tanpa harus khawatir dengan lonjakan harga. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga kestabilan harga dan memastikan semua warga dapat menikmati bahan pokok dengan harga yang wajar,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Hadapi Nataru, Pemko Batam Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Murah pertama kali tampil pada Metropolis.