Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1208

Sebanyak 66.495 Honorer Ditolak jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Penyebabnya

0
Ilustrasi para peserta seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) menunjukkan berkas pendaftaran. (RIANA SETIAWAN/JAWA POS)

batampos – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan ada sebanyak 66.495 honorer yang ditolak menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK Paruh Waktu.

Zudan menyebut, ada sejumlah alasan yang melatarbelakangi penolakan honorer menjadi PPPK Paruh Waktu itu. Ia merinci, sebanyak 41,6 persen karena tidak aktif bekerja.

Lalu, 17 persen penolakan karena alasan tidak ada kebutuhan organisasi, 39,7 persen karena tidak tersedia anggaran, dan 1,6 persen karena honorer tersebut telah meninggal dunia.

“Dan kalau kita melihat dari sisi alasan ditolak tidak aktif bekerja ada 41,6 persen, tidak tersedia anggaran ini besar kurang lebih 39,7 persen, hampir 40 persen,” kata Zudan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI dengan Deputi SDM Kementerian PANRB dan BKN di Jakarta, Senin (25/8).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan dari data yang honorernya banyak ditolak untuk menjadi PPPK Paruh waktu ada 10 daerah yang tercatat menyumbang paling banyak.

Mulai dari Kabupaten Mamuju yang menolak honorer sebanyak 3.036 orang, disusul Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 2.564 orang. Lalu sebanyak 2.262 orang honorer dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 1.523 orang honorer. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Tuban sebanyak 1.419 orang honorer, Pemerintah Kota Malang 1.387 orang honorer.

Lalu, ada Pemerintah Kota Sumba Barat sebanyak 1.251 orang honorer, Pemerintah Kabupaten Bekasi sebanyak 1.127 orang honorer, Pemerintah Kota Blitar sebanyak 1.110 orang honorer, dan Pemerintah Kabupaten Boyolali sebanyak 1.099 orang honorer.

“Ini yang 10 besar jumlahnya terbanyak. Yang di bawah ini masih banyak yang ditolak datanya yang sudah disampaikan oleh BKN ke instansi,” pungkasnya. (*)

Artikel Sebanyak 66.495 Honorer Ditolak jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Penyebabnya pertama kali tampil pada News.

Bunga 4 Persen, Sudah 23 UMKM Menerima Manfaat Pinjaman Dana Bergulir di Batam

0
Ilustrasi: Pelaku UMKM saat mengikuti bazar kuliner di Dataran Engku Putri, Batamcentre. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Salim, menuturkan bahwa sejak Januari hingga Agustus 2025, sudah ada 23 penerima manfaat yang terdiri dari 22 pelaku usaha mikro dan satu koperasi, dengan total dana tersalurkan Rp2,38 miliar.

“Jenis usahanya beragam, ada sembako, pangkalan gas, laundry, hingga kuliner rumahan. Itulah keunikan Batam, lebih variatif dibanding daerah lain,” katanya.

Menurutnya, dana bergulir memang ditujukan bagi usaha mikro yang punya potensi berkembang tetapi terbatas akses modal. Dengan plafon pinjaman hingga Rp150 juta, tenor maksimal lima tahun, dan bunga flat 4 persen per tahun, program ini dianggap lebih ramah dibanding pinjaman konvensional.

Namun, Salim menegaskan Pemko Batam tidak hanya memberi pinjaman, melainkan juga membekali pelaku usaha dengan pelatihan manajemen.

“Kami ingin dana ini betul-betul bermanfaat, bukan jadi beban. Karena itu, pelatihan keuangan dasar dan manajemen usaha rutin kami lakukan untuk mencegah kredit macet,” jelasnya.

Saat ini, terdapat dua pengajuan tambahan yang sudah diverifikasi dengan nilai Rp250 juta. Pemko optimistis program ini terus berkembang, seiring dengan meningkatnya minat pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas modal murah ini.

“Dana bergulir ini ibarat roda ekonomi rakyat. Kalau dijaga dengan baik, akan terus berputar dan mengangkat banyak usaha kecil di Batam,” tutup Salim. (*)

Artikel Bunga 4 Persen, Sudah 23 UMKM Menerima Manfaat Pinjaman Dana Bergulir di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Bingung Pilih Minuman Pagi? 5 Manfaat Susu Ini Bisa Ubah Rutinitasmu

0
Ilustrasi. Banyak mitos tentang susu. Padahal minuman ini juga bermanfaat untuk tubuh. (jawapos)

batampos – Pagi hari menjadi momen serba cepat. Semua aktivitas berjalan bersamaan tanpa memikirkan waktu sarapan.

Pagi hari identik dengan minuman hangat seperti kopi, teh, susu, dan air putih. Namun, pilihan susu hanya dipilih oleh anak – anak.

Padahal, minum susu pada pagi hari memiliki banyak manfaat untuk orang dewasa. Ini 5 manfaat minum susu di pagi hari, dikutip dari EatingWell:

1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kalsium dan vitamin D dalam susu penting untuk pertumbuhan, menjaga kepadatan tulang dan gigi, serta mencegah osteoporosis.

2. Memberikan energi untuk memulai hari

Susu memiliki kandungan karbohidrat, protein, dan lemak sehat. 3 kandungan ini memberikan energi cepat dan tahan lama. Vitamin B, magnesium, dan asam lemak juga mendukung produksi energi.

3. Menjaga fungsi otak dan konsentrasi

Kandungan vitamin B kompleks, B12, riboflavin, dan asam lemak mendukung fungsi kognitif, memori, dan konsentrasi.

4. Membantu menurunkan atau menjaga berat badan

Protein dan lemak dalam susu memberikan rasa kenyang lebih lama. Kalsium dan vitamin D berpotensi membantu metabolisme lemak.

5. Menjaga keseimbangan cairan dan fungsi jantung

Potassium dalam susu membantu regulasi tekanan darah dan keseimbangan cairan yang mendukung kesehatan jantung.

Minum susu di pagi hari bisa menjadi pilihan praktis dan bermanfaat untuk memulai hari. Namun, efeknya berbeda tergantung kondisi individu seperti toleransi laktosa atau kebutuhan diet khusus.

Pastikan susu yang kamu pilih mengandung protein, karbohidrat, lemak, yodium, vitamin, dan mineral. (*)

 

Reporter: Juliana Belence

Artikel Bingung Pilih Minuman Pagi? 5 Manfaat Susu Ini Bisa Ubah Rutinitasmu pertama kali tampil pada Lifestyle.

DJP Tegaskan Anggota DPR Tetap Bayar Pajak

0
Ilustrasi

batampos – Isu anggota DPR tak bayar pajak kembali jadi perbincangan publik. Pasalnya, anggota DPR RI memperoleh tunjangan untuk membayar Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang nilainya mencapai Rp 2.699.813 per bulan. Bahkan, tunjangan PPh tersebut diberikan di luar gaji pokok sebesar Rp4,2 juta per bulan.

Dari hal di atas, apakah benar Anggota DPR RI bebas membayar pajak penghasilan?

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan bahwa anggota DPR maupun pejabat negara tetap membayar pajak penghasilan. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan isu yang sempat beredar di publik terkait anggapan bahwa wakil rakyat tidak dikenakan pajak.

“Pajak penghasilan anggota DPR maupun pejabat negara tetap dibayarkan ke kas negara, tidak ada pembebasan pajak,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, dalam keterangannya, Senin (25/8).

Rosmauli menjelaskan, mekanisme pembayaran pajak dilakukan langsung melalui sistem penggajian. Hal ini lantaran gaji dan tunjangan pejabat negara, ASN, serta anggota TNI/Polri bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk memastikan ketertiban administrasi agar pajak dihitung, dipotong, disetor, dan dilaporkan dengan benar, maka kewajiban tersebut dilaksanakan langsung oleh instansi pemerintah melalui bendahara negara,” ujarnya.

Dengan mekanisme itu, pejabat negara menerima penghasilan bersih (neto). Sementara pajak penghasilannya otomatis sudah masuk ke kas negara melalui APBN.

Adapun skema ini tidak hanya berlaku bagi DPR, tetapi juga seluruh pejabat negara, ASN, anggota TNI/Polri, dan hakim sesuai ketentuan yang berlaku.

Rosmauli menegaskan, adanya pemotongan pajak melalui bendahara negara bukan berarti pejabat negara bebas dari pajak. Mekanisme ini dibuat untuk mempermudah administrasi sekaligus menjamin kepastian penerimaan negara.

“Praktik seperti ini juga umum ditemui di sektor swasta. Pemberi kerja menanggung atau memberikan tunjangan pajak agar pegawai menerima penghasilan neto. Intinya, pajak tetap dibayar ke negara, hanya mekanisme pembebanannya yang berbeda,” pungkasnya. (*)

Artikel DJP Tegaskan Anggota DPR Tetap Bayar Pajak pertama kali tampil pada News.

Kecelakaan Kerja di PT Lestari Ocean Indonesia, 9 Orang Saksi Telah Diperiksa

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos – Kasus kecelakaan kerja di PT Lestari Ocean Indonesia masih bergulir di Satreskrim Polresta Barelang. Saat ini, polisi sudah memeriksa 9 orang saksi, yang terdiri dari pekerja, dan pihak perusahaan.

“Masih penyelidikan. Sudah sembilan orang saksi kita periksa,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, Senin (25/8).

Debby mengaku penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya korban tewas. Korban bernama Ignasius tewas disebut tenggelam saat memperbaiki kapal tongkang.

“Penyelidikan untuk mengetahui kronologisnya. Belum bisa disimpulkan,” katanya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin berjanji akan mengungkap kasus ini. Ia mengatakan penyidik tengah bekerja sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Kami akan melakukan penanganan kasus ini sesuai prosedur,” tegasnya.

Zaenal turut mengingatkan seluruh perusahaan untuk terus melakukan pengawasan pekerjaan dan mematuhi prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

“Pengawasan pekerjaan harus dilakukan dengan baik. Dan tidak hanya mencari keuntungan semata,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kecelakaan Kerja di PT Lestari Ocean Indonesia, 9 Orang Saksi Telah Diperiksa pertama kali tampil pada Metropolis.

Gianluigi Donnarumma Dikabarkan Sepakati Kontrak dengan Manchester City

0
Kiper PSG Gianluigi Donnarumma.(Dok. Gianluigi Donnarumma)

batampos – Jendela transfer musim panas masih terbuka, dan sejumlah gosip serta pengumuman terus bermunculan.

Pelacak transfer memberikan informasi terbaru mengenai rumor dan perkembangan negosiasi dari berbagai klub Eropa, khususnya Liga Premier Inggris.

Dilansir dari laman Daily Mail pada Selasa (26/8), perhatian terbesar datang dari kabar mengenai kiper Paris Saint-Germain (PSG), Gianluigi Donnarumma.

Penjaga gawang asal Italia tersebut dilaporkan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Manchester City. Ia semakin dekat meninggalkan PSG setelah disisihkan dari skuad utama.

Menurut laporan di Prancis, Donnarumma dikeluarkan dari sesi latihan usai diberi tahu bahwa Lucas Chevalier, kiper yang baru didatangkan dari Lille dengan harga EUR 48 juta atau Rp 912 miliar dan akan menjadi pilihan utama di bawah mistar PSG.

Kondisi ini membuat mantan kiper AC Milan tersebut diminta segera mencari klub baru sebelum bursa transfer ditutup.

Donnarumma hampir dipastikan hengkang usai terlihat mengucapkan selamat tinggal kepada pendukung ultras PSG di Parc des Princes, Jumat malam lalu. City dan PSG kini sedang membicarakan biaya transfer, yang diperkirakan berada di bawah angka awal EUR 43,3 juta atau Rp 823 milliar.

Kepindahan Donnarumma juga terkait dengan masa depan Ederson, yang dilaporkan menarik minat Galatasaray.

James Trafford, kiper muda yang direkrut musim panas lalu, sempat dipercaya sebagai starter, tetapi performanya kurang meyakinkan saat menghadapi Tottenham Hotspur.

Pep Guardiola sendiri masih enggan memastikan siapa yang akan menjadi kiper utama dalam skuad Manchester City musim ini. (*)

Artikel Gianluigi Donnarumma Dikabarkan Sepakati Kontrak dengan Manchester City pertama kali tampil pada Olahraga.

Program Makanan Bergizi Gratis Berjalan, Siswa SMKN 1 Batam Mulai Kurangi Jajan

0
Ilustrasi. SMK Negeri 1 Batam di Batuaji. Foto: Dok.Batam Pos

batampos – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Batam mulai menunjukkan hasil positif. Sejak berjalan awal semester ini, banyak siswa merasakan manfaatnya, baik dari sisi kesehatan maupun pengeluaran harian. Program ini juga dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, sehingga menunjang konsentrasi belajar mereka.

Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, mengatakan bahwa pelaksanaan program MBG berjalan efektif dan tertib. Setiap harinya, siswa diarahkan untuk mengambil makanan yang sudah disediakan agar kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik.

“Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan bergizi yang mendukung aktivitas belajar,” ujarnya.

Meski program ini berjalan, kantin sekolah tetap beroperasi seperti biasa. Menurut Deden, masih ada siswa yang memilih untuk membeli jajanan. “Kami tidak melarang anak-anak jajan, hanya saja kami menganjurkan agar mereka memilih jajanan yang lebih sehat dan bergizi,” tambahnya.

Baca Juga: Mobil Sport Nissan GTR Tewaskan Pengendara Motor, DPRD Batam Kawal Kasus hingga Tuntas

Hasil pengamatan guru menunjukkan adanya perubahan kebiasaan siswa. Banyak yang mulai mengurangi kebiasaan jajan karena kebutuhan makan utamanya sudah terpenuhi melalui menu MBG yang disediakan sekolah. Bahkan, beberapa siswa mengaku lebih berhemat karena tidak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk membeli makanan di luar.

Selain itu, program ini juga terbukti membantu siswa yang memiliki kegiatan tambahan di sekolah. Mereka tetap bisa berkegiatan tanpa khawatir kehabisan tenaga, karena sudah mendapat asupan bergizi dari program MBG.

“Menu yang disediakan cukup mengenyangkan dan sehat, jadi kami tetap bersemangat meski ada kegiatan sore,” kata salah satu siswa.

Pihak sekolah juga memastikan distribusi makanan berjalan aman dan tertib. Setiap kelas mendapatkan giliran sesuai jadwal, sehingga proses pembagian tidak menimbulkan antrean panjang. “Semua terkontrol dengan baik, anak-anak juga sudah terbiasa mengikuti alur yang ada,” jelas Deden.

Baca Juga: Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

Orang tua siswa pun menyambut baik program ini. Mereka merasa terbantu, khususnya dalam mengurangi biaya harian yang biasanya dikeluarkan untuk bekal atau uang jajan anak. Selain itu, mereka lebih tenang karena yakin anak-anak mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi setiap harinya.

Dengan hasil positif yang dirasakan, SMKN 1 Batam berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program ini. Deden berharap, ke depan menu MBG dapat lebih bervariasi agar siswa tidak cepat bosan, sekaligus semakin mendorong kesadaran akan pentingnya pola makan sehat di kalangan pelajar. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Program Makanan Bergizi Gratis Berjalan, Siswa SMKN 1 Batam Mulai Kurangi Jajan pertama kali tampil pada Metropolis.

Demo Jilid II, Buruh Siap Geruduk Gedung DPR/MPR dan Kantor Gubernur pada Kamis

0
Demo 25 Agustus di kawasan gedung DPR rusuh, massa bentrok dengan petugas. Polisi menghalau massa dengan menyemprotkan air dan menembakkan gas air mata. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan, pihaknya tidak ikut serta dalam aksi demo di Gedung DPR RI pada Senin (25/8). Menurutnya, Partai Buruh, KSPI, serta Koalisi Serikat Pekerja akan menggelar aksi sendiri pada Kamis (28/8) nanti.

“Ribuan buruh akan melakukan aksi 28 Agustus 2025, serempak dilakukan di 38 provinsi,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/8).

Untuk Jabodetabek, aksi rencananya difokuskan di depan gedung DPR/MPR. Sementara, untuk yang berada di luar Jabodetabek aksi tersebut dilakukan di depan kantor gubernur masing-masing.

Dalam aksi tersebut, buruh akan mengangkat enam isu utama. Pertama, mendesak pemerintah menghapus outsourcing dan menolak upah murah. Iqbal menegaskan, outsourcing hanya untuk pekerjaan penunjang. Sayangnya, keberadaan PP No. 35 Tahun 2021 justru melegalkan outsourcing secara luas. Karenanya, dalam aksi nanti pihaknya akan meminta agar PP tersebut dicabut.

Kemudian, buruh meminta agar pemerintah menaikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5-10,5 persen. Angka tersebut merujuk pada besaran inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi yang dikeluarkan BPS. Di mana, pertumbuhan ekonomi disampaikan mencapai 5,1-5,2 persen.

“Perhitungan ini berdasarkan formula resmi yang ditetapkan dalam putusan Mahkamah Konstitusi No. 168, yakni inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentum,” jelasnya.

Kedua, buruh meminta agar pemerintah bisa menyetop PHK. Salah satunya, dengan membentuk Satgas PHK seperti yang dijanjikan segera.

Kemudian, buruh juga meminta agar dilakukan reformasi pajak. “Buruh mendorong pemerintah untuk menaikkan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) Rp 4,5 juta per bulan menjadi Rp7,5 juta rupiah per bulan,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah didesak untuk menghapus pajak pesangon, menghapus pajak THR, dan menghapus pajak JHT. “Keempat, sahkan rancangan undang-undang ketenagakerjaan yang baru sesuai perintah Mahkamah Konstitusi paling lambat 2 tahun. Ini hampir 1 tahun tidak dibentuk semenjak dikeluarkannya putusan MK No. 168 tahun 2024 yang dimenangkan oleh Partai Buruh,” keluhnya.

Selanjutnya, Partai Buruh juga meminta pemerintah memberantas korupsi dengan mengesahkan RUU perampasan aset. Menurutnya, ini mendesak untuk disahkan mengingat betapa gawatnya praktik ini di Indonesia. terakhir, buruh ingin Undang-Undang Pemilu direvisi sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Di sisi lain, Iqbal pun turut mengkritisi gaji serta tunjangan anggota DPR yang mencapai Rp 3 juta per hari atau sekitar Rp 104 juta per bulan. Menurutnya, hal itu sangat menyayat hati, mengingat sangat berbanding terbalik dengan gaji pekerja/buruh. Contohnya, buruh outsourcing atau kontrak yang menerima gaji hanya sekitar Rp 5,2 juta per bulan. Di mana, ketika dibagi 30 hari, maka penghasilan mereka rata-rata hanya Rp 170 ribu.

“Ketidakadilan ini semakin jelas apabila kita menengok pekerja di sektor informal. Banyak buruh yang hanya menerima Rp 1,5 juta per bulan, yang jika dibagi 30 hari itu berarti sekitar Rp50 ribu per hari,” ungkapnya.

“Bayangkan, seorang anggota DPR bisa menikmati Rp 3 juta lebih per hari, sementara pekerja informal pontang-panting di jalan hanya mengantongi beberapa puluh ribu,” pungkasnya. (*)

Artikel Demo Jilid II, Buruh Siap Geruduk Gedung DPR/MPR dan Kantor Gubernur pada Kamis pertama kali tampil pada News.

Truk Pengangkut Sampah Over Load, Sampai Berceceran di Jalan

0
Ilustrasi. Petugas kebersihan mengangkut sampah di wilayah Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kedapatan membawa muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Load (ODOL). Akibatnya, sampah yang diangkut berjatuhan di jalan raya, Senin (25/8).

Tumpukan sampah dari truk berplat merah tersebut tampak berserakan di sepanjang jalan. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Riki, seorang pengendara motor, mengaku was-was saat melewati jalur itu. Ia menilai truk DLH kerap membawa muatan berlebih sejak pagi hingga sore.

Baca Juga: Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

“Kalau kena ban bisa bikin selip, apalagi kalau plastik, pasti licin. Harusnya truk dinas lebih hati-hati bawa muatan,” katanya.

Hal senada disampaikan Suci, pengendara lain. Ia menyebut selain membawa sampah melebihi kapasitas, truk pengangkut itu sering melaju cukup kencang di jalan raya.

“Kadang ngebut juga, jadi makin bahaya,” ujarnya.

Batam Pos berusaha menghubungi Dinas Lingkungan Hidup kota Batam. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada respons terkait truk pengangkut sampah ini. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Truk Pengangkut Sampah Over Load, Sampai Berceceran di Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis Berlebihan Picu Gagal Ginjal hingga Diabetes di Usia Muda

0
Ilustrasi gula dan kadar gula darah (Pixabay/Steve Buissinne)

batampos – Makanan dan minuman manis memang digemari banyak orang karena rasanya yang enak dan mampu menjadi moodbooster. Produk seperti kue, permen, cokelat, hingga minuman kemasan sering menjadi pilihan praktis untuk camilan sehari-hari.

Namun, di balik kelezatannya, terkandung gula dalam jumlah tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan dapat membahayakan kesehatan tubuh. Sayangnya, banyak orang belum terlalu peduli dengan batas asupan gula harian yang dianjurkan.

Batas konsumsi gula harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan RI adalah sekitar 50 gram atau 4 sendok makan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit jika mengonsumsi gula terlalu banyak.

Penjelasan tentang Minuman Manis

Maxi Rein Rondonuwu, selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara dengan konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tertinggi di Asia Pasifik.

Dikutip dari ayosehat.kemkes.go.id, minuman kemasan rata-rata mengandung 22,8 gram gula per 250 ml. Jumlah ini sudah mencukupi sekitar 45,6% dari batas konsumsi gula harian yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Minuman kemasan yang mengandung banyak pemanis tambahan adalah teh atau kopi kemasan kekinian, soda, minuman berenergi, dan beberapa jus buah dalam kemasan.

Kebiasaan buruk mengonsumsi minuman kemasan dapat membawa efek buruk terhadap kesehatan. Terdapat beberapa tanda jika tubuh mengonsumsi gula berlebihan, yaitu mudah lelah dan mengantuk, keinginan untuk selalu konsumsi gula (sugar craving), dan luka yang sulit sembuh.

Penyakit Akibat Minuman Manis

Cairan sangat dibutuhkan oleh organ untuk pembentuk sel dan penyalur nutrisi. Cairan yang dimaksud di sini adalah air mineral, sehingga minuman kemasan tidak termasuk di dalamnya.

Kurangnya asupan cairan akan menyebabkan fungsi organ terganggu, salah satu yang kerjanya terganggu adalah ginjal. Jika ginjal kurang tercukupi cairannya, maka akan terjadi peradangan pada ginjal yang mengakibatkan gagal ginjal.

Tingginya angka pasien cuci darah di rumah sakit, salah satu penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi minuman manis kemasan yang berlebihan, apalagi tidak dibarengi dengan aktivitas olahraga. Mirisnya, mayoritas pasien cuci darah adalah pasien usia muda.

Dikutip dari Halodoc, orang yang suka mengonsumsi minuman manis kemasan juga berpotensi terkena darah tinggi dan diabetes. Hal ini disebabkan kadar gula darah yang meningkat dan merusak fungsi insulin. Jika terus dibiarkan, maka orang tersebut akan tergolong penderita Diabetes Melitus tipe 2.

Maka dari itu, kita perlu mengurangi konsumsi minuman manis kemasan agar tidak menyesal di kemudian hari. Selain itu, biasakan untuk aktivitas olahraga minimal 30 menit sehari untuk memperkuat sistem imun. Perhatikan dan awasi batas konsumsi gula harian kita dan orang-orang di sekitar kita. (*)

Artikel Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis Berlebihan Picu Gagal Ginjal hingga Diabetes di Usia Muda pertama kali tampil pada Lifestyle.