Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1209

Terima Kunker Komisi V DPR RI, Gubkepri Ansar Minta Dukungan Pembangunan Jembatan Batam – Bintan

0
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan rombongan di Graha Kepri, Batam, Rabu (29/10/2025). (Rangga/BIRO ADPIM KEPRI)

batampos– Kepada rombongan Komisi V DPR RI, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan jika Jembatan Batam–Bintan adalah impian masa depan Kepulauan Riau, menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di dua pulau utama Kepri, Batam dan Bintan.

“Jembatan Batam–Bintan adalah impian masa depan kami. Proyek ini akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di dua pulau utama Kepri.”

Demikian disampaikan Gubernur Ansar kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, beserta rombongan yang melaksanakan kunjungan kerja reses di Graha Kepri, Batam Centre, Rabu (29/10/2025).

Turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wakil Ketua III DPRD Kepri, Kepala OPD Pemprov Kepri, Bupati Natuna, Wali Kota Tanjungpinang, serta perwakilan BP Batam. Hadir pula mitra kerja Komisi V DPR RI dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, BMKG, Basarnas, dan sejumlah instansi lainnya.

Gubernur Ansar dalam sambutannya memaparkan potensi strategis Kepri yang berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka — salah satu rute tersibuk di dunia, dilalui lebih dari 90.000 kapal setiap tahun.

BACA JUGA: Kabid PUTR Lingga Jadi Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Marok Kecil, Langsung Ditahan

Kondisi geografis ini menuntut pemerintah daerah untuk terus membangun konektivitas antar pulau dan memperkuat infrastruktur transportasi.

“Provinsi Kepri dengan wilayahnya yang sebagian besar lautan membutuhkan infrastruktur yang mampu menghubungkan seluruh pulau agar mobilitas masyarakat dan ekonomi berjalan lancar. Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Batam–Bintan,” kata Ansar.

Ditegaskan pula jika seluruh yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab daerah telah dilaksanakan. Jembatan penghubung Batam dan Bintan disebut Ansar bukan hanya simbol pembangunan fisik, tetapi juga pintu bagi percepatan pertumbuhan ekonomi, logistik, dan pariwisata di wilayah perbatasan Indonesia–Singapura.

“Kini kami berharap dukungan penuh dari DPR RI agar proyek strategis ini segera terwujud,” tambah Ansar.

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam juga memaparkan sejumlah agenda strategis, termasuk pengembangan bandara dan pelabuhan, kronologi pengalokasian tapak jembatan Batam–Bintan, serta dukungan teknis yang dibutuhkan untuk memperlancar pelaksanaan proyek.

Sejumlah kementerian dan lembaga mitra kerja Komisi V menyatakan siap mendukung langkah Pemprov Kepri dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan. Mereka menilai, percepatan pembangunan daerah akan menjadi cerminan keberhasilan pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura menerima kunker reses Komisi V DPR RI di Graha Kepri, Batam, Rabu (29/10/2025). (Rangga/BIRO ADPIM KEPRI)

Komit Dukung Percepatan Pembangunan Jembatan Babin

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyatakan pembangunan jembatan penghubung Pulau Batam dan Pulau Bintan harus diwujudkan.

“Impian membangun Jembatan Batam–Bintan harus kita wujudkan bersama. Ini bukan proyek besar semata, tapi simbol keterhubungan antarpulau di provinsi kepulauan yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura,” katanya menanggapi pernyataan Gubernur Ansar Ahmad yang berharap jembatan dua pulau utama di Kepri ini dapat segera diwujdukan.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus yang hadir bersama rombongan menegaskan bahwa kunjungan ke Kepri untuk memastikan seluruh program pembangunan nasional, termasuk proyek strategis di daerah, berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap pembangunan sarana, prasarana, dan infrastruktur di Kepri terlaksana dengan baik dan berdampak pada penguatan ekonomi serta peningkatan layanan publik,” ujarnya.

Ia menegaskan Komisi V DPR RI berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Jembatan Batam–Bintan (Babin) sebagai salah satu prioritas nasional yang akan memperkuat konektivitas dan daya saing kawasan.

Lasarus menilai nilai investasi proyek yang diperkirakan mencapai Rp16 triliun relatif kecil dibanding dampak ekonomi jangka panjang yang akan dihasilkan.

“Kita hanya perlu kemauan politik dan kerja keras bersama agar pembangunan ini benar-benar terealisasi,” katanya.

Adapun Kunker Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 Komisi V DPR RI ke Kepri ini difokuskan untuk meninjau dan membahas program pembangunan infrastruktur strategis, terutama proyek Jembatan Batam–Bintan serta pengembangan sarana transportasi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Komisi V DPR RI akan terus mengawal proyek-proyek vital seperti ini. Karena jika daerah maju, maka Indonesia juga akan ikut maju,” pungkas Lasarus.

Turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wakil Ketua III DPRD Kepri, Kepala OPD Pemprov Kepri, Bupati Natuna, Wali Kota Tanjungpinang, serta perwakilan BP Batam. Hadir pula mitra kerja Komisi V DPR RI dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, BMKG, Basarnas, dan sejumlah instansi lainnya. (*/adv)

Artikel Terima Kunker Komisi V DPR RI, Gubkepri Ansar Minta Dukungan Pembangunan Jembatan Batam – Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Investasi Batam Meroket, Capai Rp33,66 Triliun dan Serap 51 Ribu Tenaga Kerja Baru

0

batampos-Realisasi investasi Kota Batam dari triwulan I hingga triwulan III tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir triwulan III, nilai investasi yang masuk meroket, tercatat mencapai Rp33,66 triliun, atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp36,9 triliun.

Capaian tersebut meningkat 74,94 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp19,24 triliun. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan signifikan pada penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA), masing-masing mencapai Rp15,03 triliun, dengan pertumbuhan hingga 150,96 persen.

Adapun lima sektor penyumbang terbesar realisasi investasi di Batam antara lain: Jasa lainnya sebesar Rp7,09 triliun atau 30,52 persen, kemudian Listrik, air, dan gas sebesar Rp5,12 triliun atau 22,06 persen.

BACA JUGA: Realisasi Investasi Batam Capai Rp33,6 Triliun, Sudah 91 Persen dari Target Tahunan

Selanjutnya, Industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, dan lainnya sebesar Rp4,57 triliun atau 19,69 persen. Selain itu, Perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp3,39 triliun atau 14,59 persen. Dan terakhir, Perdagangan dan reparasi sebesar Rp3,05 triliun atau 13,14 persen.

Selain peningkatan nilai investasi, Batam juga mencatat penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 51.939 orang pada periode Juli–September 2025, menunjukkan kontribusi nyata investasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan investasi menjadi bukti kuat bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin tinggi dan solid.

“Kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam semakin kokoh dan meningkat. Capaian realisasi investasi hingga triwulan III tahun 2025 ini merupakan hasil kerja kolektif antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, serta dukungan dunia usaha,” ujar Amsakar, Selasa (28/10/2025).

Amsakar menjelaskan, sejumlah program prioritas seperti pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan perizinan, serta penataan kawasan industri berdaya saing tinggi menjadi pondasi utama dalam menarik minat investor.

“Capaian ini tidak hanya mencerminkan kinerja ekonomi yang kuat, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan terhadap arah pembangunan Batam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga konsistensi pelayanan publik dan kepastian berusaha di Kota Batam.

“Setiap kebijakan diarahkan untuk memberi dampak langsung bagi dunia usaha dan masyarakat. Kami ingin memastikan Batam terus menjadi magnet investasi nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Batam akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Artikel Investasi Batam Meroket, Capai Rp33,66 Triliun dan Serap 51 Ribu Tenaga Kerja Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

Investasi Batam Meroket, Capai Rp33,66 Triliun dan Serap 51 Ribu Tenaga Kerja Baru

0

batampos-Realisasi investasi Kota Batam dari triwulan I hingga triwulan III tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir triwulan III, nilai investasi yang masuk meroket, tercatat mencapai Rp33,66 triliun, atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp36,9 triliun.

Capaian tersebut meningkat 74,94 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp19,24 triliun. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan signifikan pada penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA), masing-masing mencapai Rp15,03 triliun, dengan pertumbuhan hingga 150,96 persen.

Adapun lima sektor penyumbang terbesar realisasi investasi di Batam antara lain: Jasa lainnya sebesar Rp7,09 triliun atau 30,52 persen, kemudian Listrik, air, dan gas sebesar Rp5,12 triliun atau 22,06 persen.

BACA JUGA: Realisasi Investasi Batam Capai Rp33,6 Triliun, Sudah 91 Persen dari Target Tahunan

Selanjutnya, Industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, dan lainnya sebesar Rp4,57 triliun atau 19,69 persen. Selain itu, Perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp3,39 triliun atau 14,59 persen. Dan terakhir, Perdagangan dan reparasi sebesar Rp3,05 triliun atau 13,14 persen.

Selain peningkatan nilai investasi, Batam juga mencatat penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 51.939 orang pada periode Juli–September 2025, menunjukkan kontribusi nyata investasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, peningkatan investasi menjadi bukti kuat bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin tinggi dan solid.

“Kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam semakin kokoh dan meningkat. Capaian realisasi investasi hingga triwulan III tahun 2025 ini merupakan hasil kerja kolektif antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, serta dukungan dunia usaha,” ujar Amsakar, Selasa (28/10/2025).

Amsakar menjelaskan, sejumlah program prioritas seperti pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan perizinan, serta penataan kawasan industri berdaya saing tinggi menjadi pondasi utama dalam menarik minat investor.

“Capaian ini tidak hanya mencerminkan kinerja ekonomi yang kuat, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan terhadap arah pembangunan Batam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga konsistensi pelayanan publik dan kepastian berusaha di Kota Batam.

“Setiap kebijakan diarahkan untuk memberi dampak langsung bagi dunia usaha dan masyarakat. Kami ingin memastikan Batam terus menjadi magnet investasi nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Batam akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Artikel Investasi Batam Meroket, Capai Rp33,66 Triliun dan Serap 51 Ribu Tenaga Kerja Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

Pria di Nongsa Babak Belur Usai Pesan Cewek Lewat MiChat

0
Ilustrasi

batampos – Seorang pria berusia 30 tahun babak belur usai nenjadi korban pengeroyokan sadis empat orang tak dikenal. Modus pelaku menjebak korban usai memesan cewek lewat aplikasi MiChat (kencan online).

Korban diduga dianiaya di dua lokasi berbeda sebelum ditinggalkan dalam kondisi tak sadarkan diri di kawasan pemakaman Tionghoa Nongsa. Usai kasus penganiayaan itu, korban melapor dan dua dari empat pelaku berhasil diamankan anggota Polsek Nongsa.

Kejadian bermula ketika korban memesan teman kencan melalui aplikasi tersebut. Setelah berkomunikasi dengan seorang wanita, korban diarahkan menuju Homestay 81 di kawasan MTC Nongsa.

Namun setibanya di lokasi, bukannya bertemu wanita yang dijanjikan, korban justru dijebak. Saat mencari kamar yang dimaksud di lantai dua, empat pria tak dikenal langsung mencekik dan menyeretnya ke kamar 2080.

Baca Juga: Kasus Ledakan Pertama di PT ASL Masuk Tahap Akhir Penyidikan, Tersangka 2 Orang

Di dalam kamar, korban dipukuli hingga berteriak minta tolong. Petugas keamanan sempat datang karena mendengar keributan, tapi para pelaku keburu membawa korban ke lantai satu dan memaksanya naik sepeda motor.

Korban kemudian dibawa menuju kawasan TPU Tionghoa Nongsa. Di lokasi gelap itu, korban kembali dianiaya hingga pingsan dan ditinggalkan begitu saja oleh para pelaku.

Beberapa jam kemudian, korban sadar dan berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi di area hutan. Dalam kondisi luka dan ketakutan, ia berjalan tertatih hingga bertemu warga yang langsung membantunya dan melapor ke Polsek Nongsa.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Nongsa bergerak cepat. Dipimpin Kanit Reskrim Iptu Rahmat Susanto, tim berhasil melacak keberadaan para pelaku. Dua orang, masing-masing R, 22, dan D, 17, ditangkap di kawasan Botania pada Senin (27/10) dini hari.

“Dua pelaku sudah kami amankan. Identitas dua lainnya sudah kami kantongi dan masih dalam pengejaran,” ujar Kapolsek Nongsa Kompol Dr Arsyad Riyandi, Rabu (29/10).

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku melakukan aksi pengeroyokan bersama dua rekannya yang kini buron. Motifnya bermula dari dendam lama setelah seorang wanita berinisial A, 18, yang dikenal para pelaku, mengaku pernah dipesan korban melalui aplikasi MiChat namun tidak dibayar.

Baca Juga: Korban Tewas Ledakan MT Federal II Bertambah, Jadi 14 Orang

Pernyataan itu memicu emosi para pelaku hingga akhirnya mereka menjebak dan menganiaya korban. Polisi kini juga mendalami kemungkinan adanya jaringan yang memanfaatkan aplikasi MiChat untuk mencari target.

“Kami menduga ada kelompok yang menggunakan aplikasi tersebut untuk menjebak korban. Hal ini masih kami dalami,” kata Kompol Arsyad.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Polisi masih memburu dua pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi.

Disinggung apakah ada modus lain dalam aksi tersebut, Arsyad menegaskan masih proses penyidikan. Termasuk dugaan portitusi online. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Pria di Nongsa Babak Belur Usai Pesan Cewek Lewat MiChat pertama kali tampil pada Metropolis.

Ramalan Shio 30 Oktober 2025, 6 Shio Terpilih Bersiap Mendapatkan Kabar Baik

0
F. Freepik.

batampos – Enam shio diprediksi akan mendapatkan keberuntungan besar pada Kamis (30/10). Hari ini berada di bawah pengaruh pilar monyet air dalam bulan anjing api dan tahun ular kayu, yang membawa energi harmonis antara unsur kayu dan logam.

Kombinasi ini dipercaya memperkuat peluang keberhasilan bagi enam shio yang beruntung hari ini.

Berikut enam shio yang diramalkan mendapatkan kabar baik:

1. Monyet
Usaha kerasmu akhirnya menunjukkan hasil. Rencana yang sempat tertunda kini menemui titik terang. Keberuntungan berpihak saat kamu berbicara tegas dan bertindak cepat.

2. Ular
Hari ini membawa kelimpahan dari hasil kerja keras. Sikap rendah hati dan percaya diri menjadi kunci keberuntunganmu.

3. Tikus
Proyek sampingan atau ide lama akan mulai menunjukkan hasil nyata. Waktu yang tepat untuk eksekusi rencana besar.

4. Naga
Segalanya berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Jangan ragu menerima kebaikan yang datang, karena kamu memang pantas mendapatkannya.

5. Kambing
Keberuntungan hadir perlahan tapi pasti. Perhatikan sekelilingmu — ada seseorang yang tulus atau peluang finansial yang segera terbuka.

6. Macan
Visibilitas dan reputasimu meningkat. Keberhasilan datang dari konsistensi dan keyakinan diri yang kuat.

Enam shio ini akan merasakan hari yang penuh energi positif dan kejutan menyenangkan. Apa pun zodiak Tiongkokmu, tetap bersyukur dan manfaatkan peluang baik yang datang hari ini.(*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Ramalan Shio 30 Oktober 2025, 6 Shio Terpilih Bersiap Mendapatkan Kabar Baik pertama kali tampil pada Lifestyle.

KPK Tetapkan Mantan Sekjen Kemnaker Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi RPTKA

0
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Tersangka baru itu yakni, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Heri Sudarmanto.

Penetapan tersangka baru itu merupakan pengembangan penyidikan dugaan korupsi RPTKA di lingkungan Kemnaker RI.

“Benar, dalam pengembangan penyidikan perkara ini, KPK menetapkan satu orang tersangka baru, Sdr. HS. Mantan Sekjen Kemenaker,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (29/10).

Budi menjelaskan, penetapan tersangka itu setelah penyidik menerbitkan Surat Perintag Dimulainya Penyidikan (Sprindik) pada Oktober 2025.

“Sprindik Oktober,” ujar Budi.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan delapan tersangka pada 5 Juni 2025 lalu. Kedelapan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker 2020–2023 Suhartono dan Direktur PPTKA Kemenaker 2019–2024 yang juga Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker 2024–2025. Haryanto.

Selanjutnya, Direktur PPTKA Kemenaker periodr 2017-2019 Wisnu Pramono; Koordinator Uji Kelayakan Pengesahan PPTKA 2020-2024 dan Direktur PPTKA Kemenaker 2024-2025 Devi Angraeni.

Kemudian, Kepala Subdirektorat Maritim dan Pertanian Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja tahun 2019-2021 dan Koordinator Bidang Analisis dan Pengendalian Tenaga Kerja Asing Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kemenaker tahun 2021-2025, Gatot Widiartono.

Serta, tiga staf Direktorat PPTKA pada Direktorat Jenderal Binapenta & PKK Kemenaker 2019-2024 di antaranya, Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad.

Kedelapan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka diduga memeras calon tenaga kerja asing yang akan bekerja di Indonesia. Ia menyebut, total pemerasan yang dilakukan para tersangka mencapai Rp 53 miliar.

Uang hasil pemerasan itu juga diduga mengalir kepada 85 orang pegawai Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) senilai Rp 8,94 miliar. (*)

Artikel KPK Tetapkan Mantan Sekjen Kemnaker Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi RPTKA pertama kali tampil pada News.

Reformasi Birokrasi Menggiring Triliunan Rupiah ke Batam

0
Amsakar Achmad

batampos – Meski laju ekonomi global melambat, Kota Batam justru tampil sebagai salah satu daerah dengan performa investasi paling agresif di Indonesia.

Hingga akhir triwulan III tahun 2025, realisasi investasi di kota industri ini mencapai Rp33,66 triliun atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp36,9 triliun. Angka itu melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu, yang hanya menyentuh Rp19,24 triliun.

Lonjakan hampir 75 persen tersebut bukan kebetulan. Di baliknya, terdapat rangkaian kebijakan yang berfokus pada perbaikan infrastruktur, penataan kawasan industri, serta reformasi besar-besaran dalam pelayanan perizinan. Batam kini tak hanya menjual lokasi strategis, tapi juga efisiensi dan kepastian berusaha.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut capaian itu sebagai bukti bahwa arah pembangunan Batam berada di jalur yang benar.

“Kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam semakin kokoh dan meningkat. Ini hasil kerja kolektif antara pemerintah, BP Batam, dan pelaku usaha,” katanya, Rabu (29/10).

Baca Juga: Wali Kota Amsakar Ajak Pemuda Batam Jaga Api Perjuangan dan Wujudkan Indonesia Maju

Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam dalam beberapa tahun terakhir memang gencar memperkuat fondasi infrastruktur industri. Pembangunan jalan penghubung antar-kawasan industri, perluasan pelabuhan logistik, serta penyediaan jaringan listrik dan air berkapasitas besar menjadi prioritas.

“Kita pastikan semua kebutuhan dasar investor terpenuhi dengan standar tinggi,” kata Amsakar.

Di sisi lain, perizinan yang dulu sering dianggap berbelit mulai berubah wajah. Melalui digitalisasi sistem dan penyederhanaan prosedur, waktu pengurusan izin usaha kini bisa ditekan drastis. Investor asing maupun domestik dapat memantau proses perizinan mereka secara daring tanpa perlu bolak-balik ke kantor pemerintahan.

Hasilnya terasa nyata. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sama-sama menunjukkan lonjakan signifikan, masing-masing mencapai Rp15,03 triliun. Pertumbuhannya bahkan menembus 150,96 persen dibanding tahun sebelumnya – sebuah pencapaian yang jarang terjadi di level daerah.

Dari sisi sektor, investasi terbesar datang dari bidang jasa, listrik dan gas, serta industri mesin dan elektronik. Sektor jasa menyumbang Rp7,09 triliun atau 30,52 persen, diikuti listrik, air, dan gas sebesar Rp5,12 triliun, dan industri mesin serta elektronik Rp4,57 triliun. Kombinasi ini menunjukkan pergeseran orientasi ekonomi Batam yang semakin beragam dan bernilai tambah tinggi.

Namun demikian, yang paling menarik adalah dampak sosial ekonominya. Dalam kurun Juli-September 2025, tercatat 51.939 tenaga kerja baru terserap di berbagai sektor industri. Angka ini menandai kontribusi langsung investasi terhadap kesejahteraan warga Batam.

“Investasi tidak boleh berhenti di angka triliunan. Ia harus terasa di dapur masyarakat,” ujar dia.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan kawasan industri tematik baru yang menggabungkan konsep ramah lingkungan dan integrasi logistik. Salah satunya berlokasi di hinterland, yang dirancang menjadi pusat manufaktur berkelanjutan. Ini dapat memperluas persebaran ekonomi di luar pusat kota.

Baca Juga: Pembahasan UMK Batam 2026 masih Terkendala Regulasi Baru dari Pusat

Langkah lain yang ditempuh adalah memperkuat kerja sama dengan lembaga keuangan dan asosiasi pengusaha. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan kompetitif.

“Kita ingin Batam menjadi magnet investasi nasional, bahkan regional,” kata Amsakar.

Walau ditempa pelbagai tantangan, strategi “membuka jalan dan menyingkat izin” itu tampak berhasil mengembalikan citra Batam sebagai kawasan dengan kepastian usaha tinggi. Dengan kombinasi infrastruktur kuat, birokrasi yang efisien, dan sinergi antar-lembaga, Batam perlahan meneguhkan dirinya bukan hanya sebagai kota industri, tapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru di Asia Tenggara. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Reformasi Birokrasi Menggiring Triliunan Rupiah ke Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Biaya Haji 2026 Ditetapkan Sebesar Rp 87,4 Juta

0
Ilustrasi jemaah haji menumpang pesawat Garuda Indonesia (Dok/JawaPos.com)

batampos – Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 H/2026 M sebesar Rp 87,41 juta per jamaah. Dari total tersebut, nilai manfaat pengelolaan dana haji mencapai Rp 33,21 juta (38 persen), sementara biaya yang dibayarkan langsung oleh jamaah sebesar Rp 54,19 juta (62 persen).

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyampaikan terdapat penurunan rata-rata biaya haji sekitar Rp 2 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menegaskan, penurunan biaya ini tidak akan berdampak pada kualitas pelayanan.

“Penurunan biaya ini tidak akan mengurangi standar pelayanan kepada jamaah,” kata Marwan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/10).

Menurutnya, Komisi VIII dan pemerintah telah memastikan seluruh aspek pelayanan tetap terjaga, mulai dari pemondokan, konsumsi, transportasi darat dan udara, hingga layanan di Tanah Suci.

Marwan juga mengapresiasi kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang mencatatkan surplus sekitar Rp 149 miliar. Surplus tersebut dinilai menjadi cadangan penting untuk menjaga keberlanjutan subsidi nilai manfaat bagi jamaah di tahun-tahun berikutnya.

Setelah penetapan BPIH 2026, jamaah akan melunasi biaya sebesar Rp 54,19 juta, dikurangi setoran awal Rp 25 juta dan saldo virtual account sekitar Rp 2,7 juta. Dengan demikian, pelunasan yang harus dibayarkan jamaah diperkirakan sekitar Rp 26,49 juta.

Selain itu, jamaah juga akan menerima pengembalian biaya hidup (living cost) sebesar Rp 3,3 juta, sehingga biaya riil yang dibayarkan menjadi sekitar Rp 23,19 juta.

“Dengan efisiensi dan pengelolaan keuangan yang baik, jamaah justru mendapat keringanan,” tegasnya.

Sementara, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan dari sudut pandang ekonomi, seharusnya biaya haji tahun 2026 justru mengalami kenaikan sebesar Rp 2,7 juta. Menurutnya, potensi kenaikan tersebut disebabkan oleh faktor inflasi dan perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pada tahun 2026, nilai tukar rupiah diperkirakan mencapai Rp 16.500 per 1 dolar AS, sedangkan pada tahun 2025 berada di kisaran Rp 16.000 per 1 dolar AS. Namun, pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI telah melakukan pembahasan dan perhitungan ulang untuk menekan sejumlah pos pembiayaan yang dinilai tidak efisien.

“Jadi kalau menggunakan hitung-hitungan ekonomis tersebut, hitungan kami itu naik Rp 2,7 juta. Namun, bersama dengan DPR RI, Komisi VIII, kita mencoba menghitung ulang mana-mana pos yang bisa kita efisiensikan, akhirnya disepakati lah turun sekitar Rp 2 juta untuk BPIH-nya,” pungkasnya.(*)

Artikel Biaya Haji 2026 Ditetapkan Sebesar Rp 87,4 Juta pertama kali tampil pada News.

Program MBG Menyebar di 10 Kecamatan, Kemenag Batam Targetkan Jangkau Pulau Terluar

0
Ilustrasi. Murid SD di Batam menikmati makanan program MBG yang dibagikan di sekolah.

batampos – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik madrasah di Kota Batam terus meluas. Hingga akhir Oktober 2025, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mencatat sebanyak 5.623 peserta didik dari 55 satuan pendidikan telah menerima manfaat dari program tersebut.

Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan mengatakan, peserta penerima manfaat MBG tersebar di seluruh jenjang pendidikan madrasah, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

“Peserta didik sebanyak 5.623 orang itu tersebar di seluruh jenjang. Ada madrasah yang siswanya mencapai 946 orang, tetapi ada juga yang hanya enam anak. Semua tetap terlayani,” ujarnya, Rabu (29/10).

Menurut Budi, dari 182 lembaga madrasah yang aktif di Kota Batam, sebagian besar kini sudah terjangkau program MBG. Program ini telah berjalan di 10 kecamatan, yaitu Belakangpadang, Batam Kota, Sagulung, Batuaji, Nongsa, Bengkong, Lubukbaja, Seibeduk, dan Sekupang.

Baca Juga: Ada Diskon Tarif UWT Rumah Ibadah dari BP Batam

“Belum ada madrasah penerima MBG di Bulang, Batuampar, dan Galang. Ke depan, kami dorong agar program ini bisa menjangkau seluruh wilayah, termasuk madrasah di daerah pulau,” tambahnya.

Ia menjelaskan, MBG menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan gizi peserta didik madrasah. Program ini diharapkan dapat membantu siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar tetap fokus belajar tanpa terkendala asupan gizi.

“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh peserta didik dan orang tua. Banyak wali murid menyampaikan terima kasih karena anak-anak mereka bisa menikmati makanan bergizi di sekolah,” kata Budi.

Selain itu, Kemenag Batam terus melakukan pendataan rutin dan pembaruan data penerima manfaat untuk memastikan program berjalan akurat dan transparan. Pendataan dilakukan secara manual dan digital melalui sistem daring.

“Kami lakukan pendataan lewat Google Form setiap minggu untuk memperbarui jumlah penerima manfaat. Data ini terus bergerak dan kami pantau aktif agar tidak ada madrasah yang tertinggal,” ujarnya.

Baca Juga: Tolak Pembangunan Kantor Lurah di Tengah Komplek Elit, Warga Sukajadi Ambil Langkah Hukum

Dari hasil pemantauan, hingga kini belum ada laporan keluhan terkait makanan yang disalurkan kepada siswa madrasah.

“Alhamdulillah sejauh ini aman. Tidak ada laporan keracunan, makanan basi, atau keluhan lain. Kalau pun ada, kami langsung sampaikan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar segera ditindaklanjuti,” jelas Budi.

Kemenag Batam juga melakukan monitoring lapangan secara berkala untuk memastikan makanan yang diberikan sesuai standar gizi dan kebersihan. Selain itu, sejumlah madrasah penerima turut memberikan masukan kepada penyedia makanan agar menu lebih bervariasi dan sesuai selera anak-anak.

“Madrasah juga aktif menyampaikan saran agar menu tidak monoton. Ini bagian dari upaya kami menjaga kualitas layanan,” pungkasnya.

Program Makanan Bergizi Gratis di lingkungan madrasah diharapkan terus berkembang, seiring upaya pemerintah memperluas jangkauan layanan pendidikan yang sehat, inklusif, dan merata di seluruh wilayah Batam. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Program MBG Menyebar di 10 Kecamatan, Kemenag Batam Targetkan Jangkau Pulau Terluar pertama kali tampil pada Metropolis.

Kaya Nutrisi dan Antioksidan, Ini 7 Manfaat Konsumsi Daun Kelor di Pagi Hari

0
Tanaman kelor (Alfian Rizal/Jawa Pos)

batampos – Daun kelor berasal dari tanaman Moringa oleifera, yang sering disebut sebagai pohon ajaib karena banyaknya manfaat kesehatan.

Daun kelor secara alami kaya akan protein, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin B, dan mineral penting seperti kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium.

Menurut para ahli, mengonsumsi daun kelor di pagi hari saat perut kosong dapat mengisi energi dan meningkatkan fokus.

Dilansir ndtv, berikut 7 manfaat kesehatan mengonsumsi daun kelor di pagi hari.

1.Kaya antioksidan

Daun kelor mengandung beberapa antioksidan kuat, yang bantu memerangi stres oksidatif sehingga mengurangi risiko keseluruhan penyakit kronis.

2.Sifat anti-inflamasi

Kelor mengandung isothiosianat, yang telah terbukti mengurangi peradangan dalam tubuh dan bermanfaat untuk kondisi seperti radang sendi.

3.Mendukung kesehatan jantung

Kelor dapat bantu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

4.Pengaturan gula darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelor dapat menurunkan kadar gula darah sehingga bermanfaat untuk mengelola diabetes.

5.Kaya nutrisi

Berkat profil nutrisi yang tinggi, kelor dapat meningkatkan asupan nutrisi secara keseluruhan.

Kelor merupakan sumber zat besi, vitamin B6, vitamin C, riboflavin, vitamin A, magnesium, kalium, dan banyak lagi.

6.Meningkatkan kesehatan kulit

Antioksidan dalam moringa dapat meningkatkan kesehatan kulit dan mempercepat penyembuhan luka karena sifat anti-inflamasi.

7.Mendukung kesehatan pencernaan

Daun kelor dapat membantu mengatasi masalah pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus karena kandungan serat yang tinggi. (*)

 

Artikel Kaya Nutrisi dan Antioksidan, Ini 7 Manfaat Konsumsi Daun Kelor di Pagi Hari pertama kali tampil pada Lifestyle.