Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1240

Eks Akademi Napoli Bikin Heboh, Cetak Gol di Tarkam Jemaja

0
Tarkam Jemaja
Wisatawan asal Italia, Simon (jersey biru) saat mengikuti turnamen tarkam di Letung, Kecamatan Jemaja. F. Gusdi Munandar untuk Batam Pos.

batampos – Minggu pagi (24/8), lapangan sepak bola di Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, riuh oleh sorak-sorai warga yang menyaksikan Turnamen Sepak Bola Antar Kampung (Tarkam) untuk memeriahkan HUT ke-80 RI.

Namun, suasana semakin heboh ketika seorang pemuda Italia bernama Simon (25) ikut turun ke lapangan. Awalnya hanya menonton, ia kemudian meminta izin untuk bermain. Panitia pun menyambutnya dengan antusias.

Bukan sembarang wisatawan, Simon mengaku pernah menimba ilmu di akademi Napoli, salah satu klub besar Serie A Italia. Ia memperkuat tim Desa Rewak, KTTH United, yang sedang melawan KTRB FC Bukit Padi.

Begitu masuk sebagai pemain pengganti, Simon langsung mencuri perhatian. Dalam waktu singkat, ia sukses melepaskan tendangan keras yang menjebol gawang lawan. Sorakan penonton pun membahana melihat bule Italia mencetak gol di tarkam Jemaja.

Skor sementara berubah 1-0, namun akhirnya KTRB FC menyamakan kedudukan 1-1. Laga berlanjut ke adu penalti, dan KTRB FC keluar sebagai pemenang 3-1.

Meski timnya kalah, Simon tetap gembira. Ia menyebut pengalaman bermain sepak bola di Jemaja sebagai momen tak terlupakan.

“Saya senang sekali bermain bola di sini. Masyarakat sangat ramah dan luar biasa,” ujarnya dengan wajah berbinar.

Bagi warga, kehadiran Simon menjadi cerita istimewa. Kepala Desa Rewak, Deva Syahputra, menilai pengalaman ini bisa menjadi magnet untuk pariwisata Anambas.

“Semoga semakin banyak wisatawan yang datang, bukan hanya untuk melihat, tapi juga ikut berinteraksi dengan warga,” katanya.

Momen ini membuktikan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang mampu menyatukan siapa saja—bahkan seorang eks akademi Napoli dan masyarakat kampung di Jemaja.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Eks Akademi Napoli Bikin Heboh, Cetak Gol di Tarkam Jemaja pertama kali tampil pada Kepri.

Gurita Bisnis Keluarga Terkaya India Anil Ambani Diperiksa Badan Investigasi India Terkait Dugaan Penipuan

0
Badan investigasi federal India tengah melakukan penyelidikan terhadap pengusaha Anil Ambani dan perusahaannya, Reliance Communications Ltd (RCom). (The Hindu)

batampos – Badan investigasi federal India tengah melakukan penyelidikan terhadap pengusaha Anil Ambani dan perusahaannya, Reliance Communications Ltd (RCom). Penyelidikan dilakukan menyusul pengaduan dari bank terbesar di India atas dugaan penipuan.

Dikutip dari Reuters, Minggu (24/8), State Bank of India (SBI) menuduh Anil Ambani, adik dari miliarder Mukesh Ambani, dan perusahaannya Reliance Communications melakukan penipuan. Penipuan ini menyebabkan kerugian bank sebesar 30 miliar rupee India atau setara USD 344 juta.

Biro Investigasi Pusat India (CBI) pun dilaporkan telah melakukan penggeledahan di rumah Anil Ambani di Mumbai pada Sabtu. Penggeledahan juga dilakukan di kantor Reliance Communications yang kini bangkrut.

CBI menyatakan, Ambani dan perusahaannya telah menyalahgunakan dan mengalihkan dana bank untuk hal-hal di luar kesepakatan. Bulan lalu, Direktorat Penegakan Hukum India juga telah menggeledah 35 lokasi yang terkait dengan Reliance Group sebagai bagian dari penyelidikan dugaan pencucian uang dan penyalahgunaan dana publik. Reliance Group ketika itu tidak memberi tanggapan resmi, namun seorang sumber internal membantah tuduhan tersebut.

Pihak Anil Ambani juga telah menyampaikan bantahannya atas dugaan penipuan oleh SBI tersebut. Ia menyebut sang pengusaha secara selektif dijadikan target. “Bapak Ambani dengan tegas membantah semua tuduhan dan dakwaan, dan akan membela diri sebagaimana mestinya,” ujar seorang juru bicara Ambani pada Reuters. Dikonfirmasi terpisah, sayangnya pihak SBI belum memberikan jawaban apapun.

Sementara itu, dilansir dari Times Of India, kasus ini telah didaftarkan pada Kamis. Tak berselang lama, CBI langsung menggeledah kediaman Ambani di kawasan Cuffe Parade, Mumbai, serta kantor Reliance Communications pada Sabtu. Dari sumber internal Times of India, disebutkan jika saat penggeledahan, Ambani bersama istrinya Tina dan anak-anak mereka berada di rumah.

Dalam pengaduannya ke CBI, SBI menyatakan penipuan tersebut terungkap setelah auditor forensik yang ditunjuk oleh pihak bank menyampaikan laporannya pada Oktober 2020 lalu. Audit itu mencakup laporan pada periode April 2013 hingga Maret 2017.

Dalam siaran persnya, CBI menyatakan para terlapor diduga bersekongkol secara kriminal, memberikan keterangan menyesatkan, dan memperoleh fasilitas kredit dari SBI untuk kepentingan Reliance Communications Ltd. Tindakan itu dituding sebagai konspirasi kriminal, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan. Detailnya, ada dugaan penyalahgunaan/pengalihan dana pinjaman, kemungkinan pengalihan dana antarperusahaan, penyalahgunaan pembiayaan faktur penjualan, diskonto tagihan RCom oleh Reliance Infratel Ltd (RITL), pergerakan dana melalui deposito antarperusahaan, penghapusan uang muka modal ke Netizen Engineering Pvt Ltd (perusahaan dalam Reliance ADA Group), hingga penciptaan/penghapusan piutang fiktif.

Menurut laporan SBI, dugaan penipuan ini terjadi di Mumbai. Para terlapor diduga memperoleh fasilitas kredit dengan cara menipu, lalu menyalahgunakan dana melalui transaksi yang melanggar syarat-syarat kredit. Setelah itu, pinjaman berubah menjadi kredit macet (NPA). SBI juga menyampaikan, bahwa pada 2023, dalam proses identifikasi penipuan akun, telah diterbitkan surat peringatan kepada debitur dan para direktur/pemegang saham perusahaan untuk memberikan kesempatan pembelaan. Berdasarkan jawaban yang diberikan, akun tersebut diklasifikasikan sebagai penipuan pada Juni 2025.

Juru bicara Ambani menambahkan bahwa pada masa terkait, Ambani hanya menjabat sebagai direktur non-eksekutif tanpa keterlibatan dalam pengelolaan harian. “Perlu dicatat bahwa SBI, melalui keputusannya sendiri, telah mencabut proses hukum terhadap lima direktur non-eksekutif lainnya. Namun demikian, Ambani tetap secara selektif dijadikan sasaran,” ujarnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Gurita Bisnis Keluarga Terkaya India Anil Ambani Diperiksa Badan Investigasi India Terkait Dugaan Penipuan pertama kali tampil pada News.

Ayah dan Anak di Tarempa Selamat usai Perahu Terbalik Dihantam Gelombang

0
Perahu terbalik
Hibatullah Ariq (11) dan Desrianto (49) saat diperiksa oleh tenaga medis RSUD Tarempa usai selamat dari tenggelam. F. Wira untuk Batam Pos.

batampos – Dua warga Tarempa Barat, Desrianto (49) dan anaknya, Hibatullah Ariq (11), mengalami peristiwa menegangkan saat mencari ikan di perairan Batu Lepe, Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Anambas pada Minggu (24/8).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas, Wira, menjelaskan keduanya berangkat melaut menggunakan jongkong atau perahu tradisional dari kawasan Pasir Putih sekitar pukul 07.00 WIB.

Sekitar pukul 11.45 WIB, usai memancing, mereka memutuskan pulang. Namun, perjalanan berubah mencekam saat perahu dihantam gelombang dari arah belakang hingga terbalik. Jangkar perahu juga tersangkut di karang sehingga tidak bisa bergerak.

“Beruntung kejadian ini terlihat warga yang langsung menghubungi BPBD. Tim penyelamat segera datang ke lokasi,” kata Wira.

Saat tim tiba, Desrianto dan Ariq masih bertahan di atas perahu yang terbalik. Keduanya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke RSUD Tarempa untuk pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah kondisi mereka sehat dan langsung dipulangkan ke rumah. Sementara perahu masih berada di lokasi dan akan dievakuasi setelah air laut surut,” tambah Wira.

Ia mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat melaut dengan memperhatikan kondisi cuaca. “Jika cuaca tidak mendukung, sebaiknya menunda keberangkatan demi keselamatan,” pesannya.

Sementara itu, BMKG Tarempa memprediksi hujan ringan disertai angin kencang masih akan melanda perairan Anambas sepekan ke depan. Nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Ayah dan Anak di Tarempa Selamat usai Perahu Terbalik Dihantam Gelombang pertama kali tampil pada Kepri.

Pemprov Kepri Pastikan 3.841 PPPK Tak Terima TPP Tahun Ini

0
Kepala BPKAD Kepri
Kepala BKAD Kepri, Venni (kiri) bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad (kanan). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan sebanyak 3.841 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) pada tahun ini.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kepri, Venni Meitaria Detiawati menjelaskan, ribuan PPPK tersebut baru dilantik pada Mei 2025, sehingga belum memiliki kinerja satu tahun penuh.

“Kalau TPP PPPK tahun ini memang belum (diberikan). Kan baru diangkat, jadi belum ada kinerjanya,” kata Venni, Minggu (24/8).

Menurutnya, TPP untuk PPPK baru akan dianggarkan pada tahun 2026. Namun, Pemprov Kepri belum bisa memastikan berapa besarannya. Nilai TPP nantinya disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta kinerja para PPPK.

“Belum kita hitung berapa besaran TPP-nya, namun akan disesuaikan dengan undang-undang dan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Venni menegaskan, alokasi belanja pegawai tetap maksimal 30 persen dari total APBD Kepri.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta seluruh PPPK yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan baik. Kinerja mereka akan menjadi dasar evaluasi untuk perpanjangan kontrak setiap lima tahun.

Selain itu, dari total 3.841 PPPK, terdapat 20 orang yang hanya bekerja selama setahun. Hal itu karena mereka akan memasuki masa pensiun pada usia 57 tahun. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pemprov Kepri Pastikan 3.841 PPPK Tak Terima TPP Tahun Ini pertama kali tampil pada Kepri.

Harga Sembako Kerap Naik, Kopdes Merah Putih Kepri Didorong Buka Gerai

0
Kadis UMKM Kepri
Kepala Dinas UMKM Kepri Riky Rionaldi. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kepulauan Riau (Kepri) disarankan membuka toko sembako yang menjual bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Langkah ini dinilai penting agar harga kebutuhan pokok, khususnya di desa maupun kelurahan se-Kepri, tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Yang kita kejar saat ini adalah kantor Kopdes yang memiliki gerai sembako dan simpan pinjam,” kata Kepala Dinas UMKM Kepri, Riky Rionaldi, Minggu (24/8).

Menurut Riky, Kopdes Merah Putih bisa bekerja sama dengan distributor maupun Bulog untuk memastikan ketersediaan sembako. Selain itu, koperasi juga dapat melibatkan investor lokal dalam mengembangkan bisnisnya.

Diketahui, dari total 80 ribu Kopdes Merah Putih yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, sebanyak 407 unit tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kepri. Beberapa koperasi di antaranya bahkan menjadi percontohan nasional.

Riky menambahkan, Pemprov Kepri bersama pemerintah kabupaten/kota akan mengintensifkan pengembangan kapasitas (capacity building) bagi pengurus Kopdes Merah Putih. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pengelolaan koperasi.

“Beberapa daerah, seperti Kota Batam, sudah menyiapkan anggaran capacity building di APBD Perubahan 2025. Bahkan di Kabupaten Karimun ada dukungan dana CSR untuk penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Harga Sembako Kerap Naik, Kopdes Merah Putih Kepri Didorong Buka Gerai pertama kali tampil pada Kepri.

Streamer Jean Pormanove Tewas saat Livestream Marathon, Diduga Jadi Korban Kekerasan, Polisi Prancis Buka Penyelidikan

0
Jean Pormanove, streamer berusia 46 tahun asal Perancis, ditemukan tewas setelah melakukan streaming selama 10 hari bersama rekan-rekannya (Dok Instagram @jeanpormanove)

batampos – Warganet dihebohkan dengan kematian seorang streamer asal Prancis, Jean Pormanove, yang tewas saat melakukan livestream marathon selama lebih dari 10 hari berturut-turut pada Selasa (19/8).

Sebelum tewas, Jean Pormanove, yang bernama asli Raphael Graven, terlihat diperlakukan dengan sangat buruk oleh rekan-rekannya.

Ia mengalami kekerasan fisik dan dipermalukan di depan ribuan penonton secara langsung selama siaran yang berlangsung hampir 300 jam tanpa henti.

Pormanove, yang memiliki lebih dari 500 ribu pengikut di platform Kick, telah membuat banyak video tantangan dan bermain game bersama rekan-rekannya.

Menanggapi tragedi ini, Kick, platform streaming asal Australia, menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwajib dan meninjau ulang konten-konten mereka di Prancis.

“Prioritas kami adalah untuk melindungi para kreator dan memastikan lingkungan streaming yang lebih sehat di Kick,” tulis mereka dalam pernyataan resmi di platform X.

Mereka juga mengonfirmasi bahwa seluruh streamer yang terlibat telah di-ban selama investigasi berlangsung.

Mengutip dari Reuters, pihak berwajib Prancis telah memulai otopsi dan membuka penyelidikan terkait kematian pria berusia 46 tahun itu, yang terjadi di desa Contes, di bagian utara kota Nice, pada Senin (19/9).

Menteri Muda Kecerdasan Buatan dan Teknologi Digital Prancis, Clara Chappaz, menyebut kematian Jean Pormanove dan kekerasan yang dialaminya sebagai “hal yang mengerikan.”

Chappaz juga mengatakan investigasi telah dirujuk ke regulator komunikasi digital dan audiovisual Prancis, Arcom, serta dilaporkan ke Pharos, platform resmi setempat untuk melaporkan konten internet terlarang.

Tak hanya itu, Chappaz juga meminta penjelasan dari Kick, menekankan bahwa “tanggung jawab platform dalam menyebarkan konten ilegal bukanlah pilihan, melainkan tanggung jawab hukum.”

Di sisi lain, Yassin Sadouni, pengacara salah satu pelaku, menjelaskan kepada media lokal bahwa Pormanove memiliki masalah kardiovaskular. Ia menambahkan bahwa semua aksi kekerasan yang dilakukan kliennya hanya “berpura-pura” dan “mengikuti skrip.”

Streamer asal Amerika Serikat, Adin Ross, bersama penyanyi dan rapper Kanada, Drake, mengatakan akan membiayai seluruh biaya pemakaman untuk Jean Pormanove.

Warganet dihebohkan dengan kematian seorang streamer asal Prancis, Jean Pormanove, yang tewas saat melakukan livestream marathon selama lebih dari 10 hari berturut-turut pada Selasa (19/8).

Sebelum tewas, Jean Pormanove, yang bernama asli Raphael Graven, terlihat diperlakukan dengan sangat buruk oleh rekan-rekannya.

Ia mengalami kekerasan fisik dan dipermalukan di depan ribuan penonton secara langsung selama siaran yang berlangsung hampir 300 jam tanpa henti.

Pormanove, yang memiliki lebih dari 500 ribu pengikut di platform Kick, telah membuat banyak video tantangan dan bermain game bersama rekan-rekannya.

Menanggapi tragedi ini, Kick, platform streaming asal Australia, menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwajib dan meninjau ulang konten-konten mereka di Prancis.

“Prioritas kami adalah untuk melindungi para kreator dan memastikan lingkungan streaming yang lebih sehat di Kick,” tulis mereka dalam pernyataan resmi di platform X.

Mereka juga mengonfirmasi bahwa seluruh streamer yang terlibat telah di-ban selama investigasi berlangsung.

Mengutip dari Reuters, pihak berwajib Prancis telah memulai otopsi dan membuka penyelidikan terkait kematian pria berusia 46 tahun itu, yang terjadi di desa Contes, di bagian utara kota Nice, pada Senin (19/9).

Menteri Muda Kecerdasan Buatan dan Teknologi Digital Prancis, Clara Chappaz, menyebut kematian Jean Pormanove dan kekerasan yang dialaminya sebagai “hal yang mengerikan.”

Chappaz juga mengatakan investigasi telah dirujuk ke regulator komunikasi digital dan audiovisual Prancis, Arcom, serta dilaporkan ke Pharos, platform resmi setempat untuk melaporkan konten internet terlarang.

Tak hanya itu, Chappaz juga meminta penjelasan dari Kick, menekankan bahwa “tanggung jawab platform dalam menyebarkan konten ilegal bukanlah pilihan, melainkan tanggung jawab hukum.”

Di sisi lain, Yassin Sadouni, pengacara salah satu pelaku, menjelaskan kepada media lokal bahwa Pormanove memiliki masalah kardiovaskular. Ia menambahkan bahwa semua aksi kekerasan yang dilakukan kliennya hanya “berpura-pura” dan “mengikuti skrip.”

Streamer asal Amerika Serikat, Adin Ross, bersama penyanyi dan rapper Kanada, Drake, mengatakan akan membiayai seluruh biaya pemakaman untuk Jean Pormanove. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Streamer Jean Pormanove Tewas saat Livestream Marathon, Diduga Jadi Korban Kekerasan, Polisi Prancis Buka Penyelidikan pertama kali tampil pada News.

Harga Sembako di Pasar Victoria Stabil, Kenaikan Beras Jadi Sorotan

0
Ilustrasi pedagang beras.

batampos – Harga kebutuhan pokok di Pasar Victoria, Batam, masih relatif stabil. Bahkan sejumlah komoditas mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. Namun, kenaikan harga beras hingga menembus Rp15 ribu per kilogram menjadi keluhan warga dan sorotan para pedagang.

Pantauan di lapangan, Minggu (24/8), harga daging sapi segar masih bertahan di angka Rp110 ribu per kilogram. “Harga daging stabil, tidak ada perubahan sejak beberapa minggu lalu,” ujar Yatno, pedagang daging di Pasar Victoria.

Untuk kebutuhan dapur, cabai merah dan bawang merah justru turun harga. Cabai merah dijual Rp12 ribu per seperempat kilogram atau Rp48 ribu per kilogram. Sementara bawang merah yang sempat menembus Rp16 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp12 ribu. “Bawang merah sudah mulai turun, stok dari Jawa cukup banyak, jadi harga terkendali,” jelas Siti, pedagang bumbu.

Kondisi berbeda terjadi pada beras. Beras Padang yang biasanya Rp13 ribu–Rp14 ribu kini naik menjadi Rp15 ribu per kilogram. Beras kualitas biasa juga merangkak dari Rp13 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram. “Beras ini yang terasa sekali. Hampir tiap minggu naik seribu. Konsumen banyak mengeluh, tapi kami ikut harga distributor,” ungkap Andi, pedagang beras.

Kenaikan harga beras dirasakan langsung oleh pembeli. Lilis, ibu rumah tangga yang ditemui sedang berbelanja, mengaku cukup terbebani. “Kalau bawang sama cabai turun, alhamdulillah. Tapi beras ini yang berat. Mau tidak mau tetap beli, karena kebutuhan pokok. Semoga pemerintah segera menstabilkan harga,” harapnya.

Secara umum, harga sembako di Pasar Victoria masih terkendali. Namun pedagang dan pembeli sepakat, perhatian lebih dari pemerintah diperlukan untuk menekan kenaikan harga beras agar tidak semakin membebani masyarakat. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Harga Sembako di Pasar Victoria Stabil, Kenaikan Beras Jadi Sorotan pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Harap LAM Geliatkan Peran, Jaga Marwah dan Bangun Kebersamaan

0
Amsakar saat menghadiri pelantikan pengurus LAM Kecamatan se-Kota Batam masa khidmat 2025-2030. (Humas Pemko Batam untuk Batam Pos)

batampos – Nuansa adat Melayu kental terasa dalam pelantikan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan se-Kota Batam masa khidmat 2025-2030. Acara berlangsung khidmat di Gedung LAM Kota Batam, Nong Isa “Istana Besar Madani”, Minggu (24/8).

Prosesi adat seperti tabal, tepuk tepung tawar, hingga mencium Al-Qur’an mengiringi jalannya pengukuhan. Rangkaian tersebut menghadirkan suasana sakral sekaligus menegaskan bahwa LAM bukan sekadar organisasi, melainkan lembaga yang memiliki akar budaya mendalam.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, hadir membuka secara resmi Rapat Kerja LAM yang digelar beriringan dengan pelantikan. Kehadiran Forkopimda, tokoh adat, serta perwakilan dari berbagai kecamatan semakin menambah khidmat acara.

Dia menyampaikan ucapan selamat kepada para datuk yang baru saja dilantik. Ia menyebut, pelantikan kali ini memiliki makna lebih, karena diiringi dengan rapat kerja yang akan menentukan arah LAM ke depan.

“Atas nama saya pribadi bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta Forkopimda, saya mengucapkan syahbas dan tahniah kepada para datuk yang hari ini resmi mengemban amanah,” ujarnya.

Menurutnya, pengurus LAM di kecamatan memegang peranan penting dalam menjaga marwah organisasi. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diterima bukan hanya penghormatan, tetapi juga amanah besar yang menuntut tanggung jawab.

“Yang hari ini menerajui kepemimpinan LAM di tingkat kecamatan masing-masing hendaknya menjaga marwah lembaga dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Tanggung jawab itu bersifat psikologis dan spiritual. Prosesi adat yang dilakukan saat pelantikan harus dimaknai lebih dari sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa kepemimpinan dijalankan dengan kesadaran penuh.

Amsakar juga meminta agar pengurus baru menjadikan LAM semakin menggeliat, membumi, serta membangun interaksi yang konstruktif. LAM, katanya, harus hadir bukan hanya dalam upacara adat, melainkan juga dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

Sajah LAM Kecamatan ikut merepresentasikan wajah LAM Kota Batam. Jika pengurus di tingkat bawah solid dan kompak, maka citra LAM di tingkat kota pun akan semakin baik.

“Kalau baik di bawah, maka baik pula citra di atas. Saya percaya, semakin kokoh kebersamaan di tingkat bawah, maka semakin baik pula wajah LAM di tingkat kota,” kata dia.

Selain itu, ia juga harapkan konsolidasi internal pasca pelantikan dilakukan. Perbedaan pendapat wajar muncul dalam forum resmi, tetapi setelah keputusan diambil, semua pihak harus bersatu untuk melaksanakannya.

“Perbedaan pendapat wajar di forum resmi. Tapi setelah ada keputusan, mari hormati bersama. Jangan ada suara yang saling menegasikan,” ujar Amsakar.

Ia juga mengingatkan agar program kerja LAM Kecamatan selaras dengan kebijakan LAM Kota Batam. Dengan begitu, arah organisasi berjalan serasi dari tingkat kota hingga ke kecamatan.

Lalu, ia mendorong agar LAM Kecamatan menjalin kebersamaan dengan tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, hingga unsur TNI-Polri. Kolaborasi ini, menurutnya, penting untuk menjaga keharmonisan dan marwah lembaga.

Amsakar pun berharap LAM dapat mendukung penuh kebijakan Pemko Batam maupun BP Batam. Namun ia menyampaikan, ruang kritik dan masukan tetap harus terbuka demi kebaikan bersama.

“Kalau ada yang kurang tepat, jangan ragu sampaikan kepada saya. Kita saling jaga,” ujarnya.

Dengan dukungan pengurus baru dan semangat kebersamaan, Amsakar optimistis LAM akan semakin disegani. “Saya berharap rapat kerja ini melahirkan program yang terukur, bermanfaat, dan sejalan dengan arah kebijakan LAM Kota Batam,” tambahnya.

Reporter: Arjuna

Foto: Amsakar saat menghadiri pelantikan pengurus LAM. (Humas Pemko Batam untuk Batam Pos)

Artikel Amsakar Harap LAM Geliatkan Peran, Jaga Marwah dan Bangun Kebersamaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Istana Pastikan Presiden Prabowo Tak Akan Bela Koruptor

0
Tersangka kasus korupsi pemerasan sertifikasi K3 yang juga Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel resmi di tahan KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). (Salman/ Jawa Pos)

batampos – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel yang kini berstatus tersangka kasus dugaan korupsi pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, pihak Istana Kepresidenan memastikan Presiden Prabowo tidak akan memberikan perlindungan, apalagi pembelaan terhadap siapapun yang terjerat kasus korupsi.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan Presiden Prabowo tetap konsisten pada sikap tegasnya untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang menimpa Noel kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, tidak ada ruang bagi intervensi politik dalam perkara hukum, termasuk terkait kasus yang menyeret mantan pejabat negara.

“Dalam hal ini kita ikuti saja proses hukum. Biar proses hukum yang membuat semua ini terang benderang,” kata Hasan Nasbi kepada wartawan, Minggu (24/8).

Ia menekankan sejak awal pemerintahan, Presiden Prabowo sudah memberikan peenyataan tegas bahwa pemberantasan korupsi adalah komitmen utama. Terlebih, Presiden Prabowo berkali-kali memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar tidak bermain-main dengan korupsi.

“Presiden selama 10 bulan ini setiap saat memperingatkan jajarannya agar bekerja untuk rakyat dan jangan sekali-kali berani melakukan korupsi. Itu artinya presiden sangat serius,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengusutan kasus Noel maupun pejabat lainnya yang diduga terlibat praktik korupsi harus menjadi pelajaran penting bahwa tidak ada satu pun yang kebal hukum. Prinsip penegakan hukum yang adil, kata Hasan, harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Lebih jauh, Hasan menyatakan publik tidak perlu khawatir pemerintah akan mencampuri atau menutup-nutupi perkara ini. Ia pun memastikan, Presiden Prabowo sama sekali tidak memiliki toleransi terhadap perilaku koruptif.

“Jadi kita serahkan saja sepenuhnya pada penegakan hukum,” cetusnya.

Sebelumnya, Wamenaker Immanuel Ebenezer menyampaikan permintaan amnesti kepada Presiden Prabowo. Permintaan Noel itu disampaikan sesaat sebelum dirinya ditahan oleh KPK, pada Jumat (22/8).

Rupanya, Noel berkaca pada kasus hukum yang menimpa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang diberikan amnesti dari Presiden Prabowo. Serta, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong yang diberikan abolisi.

“Semoga saya, semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo,” ucap Noel saat masuk ke dalam mobil tahanan yang terparkir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8).

Dalam kesempatan itu, Noel menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo atas kasus hukum yang menimpa dirinya. Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada keluarganya, khusus kepada istri dan anaknya. “Tiga, saya minta maaf terhadap rakyat Indonesia,” ucap Noel.

Noel mengklaim dirinya tidak melakukan pemerasan dalam pengurusan K3. Menurut dia, narasi pemerasan sengaja dimainkan untuk memberatkan dirinya.

“Kasus saya bukan kasus pemerasan, agar narasi di luar tidak menjadi narasi yang kotor memberatkan saya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Selain Noel, terdapat delapan pejabat di lingkungan Kemenaker dan dua pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka.

Diantaranya Irvan Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 tahun 2022–2025; Gerry Aditya Herwanto Putra, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022–2025; serta Anitasari Kusumawati, Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020–2025.

Selanjutnya, Subhan, Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020–2025; Fahrurozi, Dirjen Biswanaker dan K3 pada Maret 2025–sekarang; Hery Sutanto, Direktur Bina Kelembagaan 2021–2025; Sekarsari Kartika Putri dan Supriadi, Koordinator; serta dua pihak swasta Temurila dan Miki Mahfud dari PT KEM Indonesia.

Mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf (e) dan/atau Pasal 12B UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Istana Pastikan Presiden Prabowo Tak Akan Bela Koruptor pertama kali tampil pada News.

Puluhan Rumah di Dabo Singkep Terendam Banjir, Dapur Warga Roboh

0
Banjir Lingga
Warga melintasi genangan banjir di daerah Dabo Singkep, Minggu (24/8). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Hujan deras yang mengguyur Dabo Singkep, Kabupaten Lingga dalam beberapa hari terakhir menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir. Bahkan, sebuah dapur rumah warga roboh akibat derasnya aliran air, Minggu (24/8).

Peristiwa tersebut dialami Yeni Susilowati, warga RW 009 RT 003 Kelurahan Dabo. Ia mengatakan sejak subuh hujan deras membuat debit air semakin tinggi hingga akhirnya dapur rumahnya ambruk sekitar pukul 06.00 WIB.

“Dapur rumah saya tiba-tiba roboh karena dihantam derasnya aliran air yang merendam banjir. Pondasinya ambruk,” kata Yeni.

Meski banjir mulai surut, Yeni khawatir jika hujan deras kembali turun, air bisa meluap lagi. “Sekarang masih mendung dan gerimis, jadi bisa saja banjir susulan terjadi,” ujarnya.

Banjir dabo
Warga membenahi dapur rumah yang roboh akibat banjir di Dabo Singkep pada Minggu (24/8). F. Vatawari/Batam Pos.

Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, membenarkan adanya beberapa titik banjir di Dabo Singkep akibat curah hujan tinggi. “Benar, anggota kita sedang berada di sejumlah titik lokasi banjir,” ungkapnya.

Salah satu titik banjir parah berada di Kelurahan Dabo Lama. Puluhan rumah warga masih terendam air setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat warga sulit beraktivitas karena jalanan tergenang dan tak bisa dilalui kendaraan bermotor.

“Kalau mau pergi harus jalan kaki karena motor tidak bisa lewat,” kata Ucok, warga setempat.

Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan, turun langsung meninjau rumah warganya yang terendam. Ia meminta masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika kondisi banjir semakin parah.

“Lokasi ini memang langganan banjir saat hujan deras. Kami bersama dinas terkait sudah melakukan kajian risiko bencana. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah normalisasi sungai di sekitar pemukiman,” jelas Harie.

Hingga kini belum ada warga yang dievakuasi. Namun, BPBD bersama instansi terkait terus bersiaga mengantisipasi kemungkinan terburuk. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Puluhan Rumah di Dabo Singkep Terendam Banjir, Dapur Warga Roboh pertama kali tampil pada Kepri.