Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 12515

Bayar Rp 5 Juta Langsung Bisa Jualan

0
Ruko yang dihadirkan Dreamland City Marina. F. PKP untuk Batam Pos

batampos.co.id – PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) selaku pengembang kawasan Dreamland di Marina Waterfront, menyuguhkan promo spesial setiap pembelian unit di Dreamland City. Berupa cukup bayar uang tanda jadi (UTJ) sebesar Rp 5 juta, konsumen bisa langsung jualan.

Selain UTJ hanya Rp 5 juta, konsumen juga bisa membayar dengan cara lain, uang muka (DP)sebesar 20 persen bisa dicicil selama 30 bulan. Dengan cicilan perbulan hanya Rp 3 jutaan. “Penawaran ini diberikan karena saat ini ada unit yang sudah siap huni,” ujar Pimpinan proyek Dreamland City, Sofyan kemarin.

Sofyan mengatakan bukan hanya penawaran spesial tersebut, selama pameran PKP Imlek Sale di atrium BCS Mall, pengembang juga menawarkan kemudahan lainnya. Seperti keuntungan (cuan) hingga 50 persen, diskon (ceng li) antara 30 sampai 40 persen, dan cin cai pembayaran cash bertahap bisa 70 kali.

Saat ini bangunan banyak yang sudah siap, dan pengembang memberikan kemudahan pembayaran cara bayar panjang. Kawasan dikelilingi ribuan rumah serta pasar yang hampir rampung dan harga jual masih kompetitif. “Kawasan ini ditujukan untuk investasi, dan untuk tujuan membuka usaha karena menguntungkan,” katanya.

Dreamland City menjual ruko dan pasar. Selain Dreamland City, di kawasan Dreamland juga di hadirkan Dreamland lainnya seperti Dreamland 1, 2, Dream Park dan Dreamland Square. Dreamland 1, dan 1 menjual hunian dengan tipe 38, 48, 58, 68 dan town house. Sedangkan Dream Park memasarkan rumah & ruko, serta Dreamland Square memasarkan plaza, ruko, dan food court.

Adapun tipe ruko yang ditawarkan di Dreamland City diantaranya tipe 88, dengan luas tanah bervariasi luasnya, rata rata seluas 70 meter persegi. Sedangkan pasar dibangun seluas 3000 meter persegi, dimana ruko ini mengelilingi pasar.
“Saat ini kondisi pasar sudah siap bahkan diperkirakan akan operasi dalam waktu dekat, tinggal pengaspalan jalan saja,” terangnya.

Proyek ini baru dipasarkan pertengahan 2015 lalu. Berlokasi di area padat penduduk, sekitar Basecamp, Batuaji sampai Sekupang. Dan dihuni puluhan ribu keluarga dengan puluhan proyek perumahan. Maka sangat wajar jika Dreamland City sejak di kenalkan penjualan terbilang laris manis.

“Lokasi ini merupakan sentra bisnis baru. Bagi yang tertarik dengan bisnis baru ataupun mengembang usaha yang sudah ada, mungkin proyek ini menjadi jawaban yang tepat untuk memulainya,” ajak Sofyan.

Berminat untuk berinvestasi di Dreamland City, info lebih lengkap kunjungi pameran PKP Imlek Sale di atrium BCS Mall atau kunjungi kantor pemasaran dilokasi proyek ruko Dreamland City blok G1 Nomor 23 – 25, Marina. (ocu)

Diskon Uang Muka Rp 40 Juta

0
Rumah tipe 48/51 di Cluster Tiban Hills, Tiban Koperasi. F.Ridwan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Pengembang PT Batam Shellindo Pratama menawarkan promo untuk pembelian hunian di Cluster Tiban Hills, Sekupang. Promonya berupa diskon uang muka sebesar Rp 40 juta.

Uang muka hunian ini sebesar 10 persen. Dengan cicilan selama 12 bulan atau Rp 3,2 juta perbulannya. “Uang muka ini sangat ringan. Bandingkan dengan hunian setara lainnya,” ujar Marketing Batam Property, Ridwan, Minggu (21/1).

Selain bonus uang muka, pembelian hunian ini diberikan gratis Akta Jual Beli (AJB), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Tiban Hills Residence hadir di atas tanah seluas 1,6 hektare, yang terdiri dari dua tipe yakni tipe 48/81 dan tipe 54/105 (double dinding) dengan total 93 unit.

“Huniannya ready stock dan sekarang bisa langsung huni. Bagi yang ingin buka usaha, di kawasan ini kami juga bangun ruk,” terang Ridwan.

Keunggulannya, hunian ini berdekatan dengan Pelabuhan Sekupang, Pasar Cipta Puri, pusat pemerintahan, pusat wisata kuliner Tiban Center, Universitas Putera Batam, dan sekolah

“Kawasan ini aksesnya juga strategis. Bisa langsung menuju arah Batuaji. Keunggulan lainnya, bebas dari banjir,” tutur Ridwan.

Sedangkan spesifikasi bangunan yang digunakan diantaranya struktur tapak beton bertulang, dinding bata merah diplester, lantai keramik 40×40 cm, plafon gypsum, penutup atap genteng flat beton, dan rangka atap menggunakan baja ringan.

“Untuk sementara fasilitas yang tersedia ada jogging track, taman bermain, serta fiber optik,” terang Ridwan. Informasi lebih detail mengenai Perumahan Tiban Hills Residence ini kunjungi kantor pemasaran di Komplek Tiban Hills Blok B, Nomor 5, Sekupang. (opi)

UNRI dan Banyan Tree Teliti Pariwisata Lagoi

0
Rektor UNRI Prof Aras Mulyadi bersama GM Laguna Bintan Alpha Eldiansyah menandatangani kerja sama penelitian tentang pariwisata di Lagoi, Jumat (19/1) lalu. F. Renal untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Universitas Riau (UNRI) merangkul Banyan Tree Lagoi untuk melakukan kerja sama penelitian pariwisata di Lagoi. Hal itu dilakukan seusai menandatangani kerja sama di Laguna Bintan, Lagoi, Jumat (19/1).

Rektor UNRI Prof Aras Mulyadi mengungkapkan, Lagoi merupakan kawasan pariwisata
yang berharga karena menyimpan potensi sumber daya alam (SDA) yang luar biasa. Karena itu keindahan alam yang dianugerahkan Sang Pencipta di Lagoi mesti terus dijaga dan dikembangkan.

Selain itu, ia menyebut, UNRI dan Banyan Tree memiliki visi yang sama dalam pelestarian liingkungan, memajukan dunia pendidikan dan kontribusi kepada masyarakat. Makanya melalui kerja sama program magang dan penelitian yang dilakukan mahasiswa berbagai fakultas di UNRI akan terus berkelanjutan.

“Sebetulnya kerja sama UNRI dan Banyan Tree Bintan sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini juga, ia mengharapkan akan membuat Lagoi dan UNRI berkembang karena para ahli nantinya akan melahirkan beragam inovasi untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Lagoi.

Renal perwakilan Angsana, grup Banyan Tree Bintan menjelaskan berbagai penelitian yang sudah dilakukan UNRI dan Banyan Tree seperti pelestarian terumbu karang, penyu dan kemampuan sumber daya manusia pariwisata di Lagoi.

“Kami senang kerja sama yang sudah dilakukan selama ini bisa disepakati karena akan mendukung pariwisata yang ada di Lagoi menjadi lebih baik,” tukasnya. (met)

Jembatan Rusak Diprioritaskan dalam Musrenbang

0
Warga berada di rumahnya yang tergenang air laut pasang di Kampung Belak, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, kemarin. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Masyarakat Kampung Belak, Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan mengharapkan pembangunan jembatan di kampungnya. Sebabnya, jembatan yang biasa mereka gunakan kondisinya sudah rusak dan makin parah. Selain itu, akses jalan ke kampung itu selalu tergenang air laut pasang.

“Kasihan kami mas, mau sampai kapan kami ke sekolah melalui jalan yang tergenang air,” kata Kandra, salah seorang guru yang mengajar di sekolah dasar di Kampung Belak kepada Batam Pos, Minggu (21/1) lalu.

Ia mengatakan sudah lama mengajar di sekolah itu dan jalan yang bisa dilalui adalah jalan tersebut.

Hal senada diungkapkan Bujang, warga Kampung Belak. Menurutnya, sebenarnya terdapat jalan lain, namun jalan tersebut rusak parah karena belum diaspal. Selain itu, jalannya juga jauh, jadi banyak masyarakat yang jarang melalui jalan itu.

“Jadi inilah jalan utamanya meski jalan kampung, namun masyarakat biasa menggunakan jalan ini karena dekat, kalau jalan yang satunya memutar dan jauh lebih kurang 7 kilometer,” katanya, Minggu kemarin.

Camat Teluk Bintan Assun Ani yang dihubungi Batam Pos, kemarin mengatakan, di pembahasan musrenbang desa telah diusulkan bahkan diprioritaskan pembangunan jembatan sekaligus jalannya.

“Kalau di musrenbang kecamatan baru dilakukan 29 Januari nanti, itu juga akan kita prioritaskan dalam pembahasan musrenbang tingkat kabupaten, karena sudah lama rusak,” katanya.

Ia berharap, usulan itu disetujui dalam musrenbang tingkat kabupaten sehingga nantinya bisa dibangun jembatan sekaligus jalan agar masyarakat tidak perlu lagi berjalan di jalan yang tergenang air laut ketika pasang. (met)

TPID Pastikan Distribusi Komoditas Lancar

0
Aktivitas jual beli Sembako di Pasar KUD Tanjungpinang, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tanjungpinang sedang menyiapkan strategi agar distribusi komoditas kebutuhan pokok dari luar daerah tetap lancar masuk ke Tanjungpinang. Hal ini perlu dipikirkan siasatntya mengingat sepanjang Januari ini masih ada kemungkinan angin kencang dan gelombang tinggi yang bisa saja menghambat jalur distribusi.
“Jangan sampai barang tidak ada, nanti harga melambung tinggi dam inflasi jadi tidak terkendali,” ujar Ketua TPID Tanjungpinang, Riono, kemarin.
Strategi pengendalian komoditas yang masuk, sambung Riono, adalah kunci utama agar inflasi di Tanjungpinang tidak melonjak drastis. Karena itu, kepada pihak-pihak terkait yang bersentuhan langsung dengan kerja distribusi komoditas dari luar daerah, dimintanya ikut memberikan solusi agar tidak terjadi kelangkaan barang.
Termasuk, sambung Riono, mengatur pasokan ikan ke Tanjungpinang yang selama ini banyak didatangkan dari Kabupaten Anambas. “Angin kencang ini memang bikin orang susah dapat ikan, jadi barang kiriman dari Anambas itu juga harus dikontrol ketersediaannya biar harga masih terjangkau di pasar,” ucap Riono.
Sementara itu, dari data resmi yang dipaparkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, dinyatakan bahwa inflasi Tanjungpinang berada di poin 3.37. Angka ini meningkat 0,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kendati begitu, inflasi Tanjungpinang masih bisa dikatakan terkendalikan. Pasalnya, angka ini masih berada di bawah inflasi nasional.
“Nasional ada di angka 3,61, sementara Batam 4,13 dan Kepri 4,02. Jadi inflasi di Tanjungpinang masih stabil,” pungkas Riono. (aya)

Target Kemenag Kepri Pertahankan Titel WTP

0
Marwin Jamal. F: Jailani/Batam Pos.

batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama Wilayah Kepulauan Riau bertekad mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahunan yang disampaikan. Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal menegaskan, tekad itu harus sudah diimplementasikan dalam kerja sejak awal tahun ini.

“Karena perencanaan yang baik akan menghasilkan kerja yang baik juga,” ucap Marwin, kemarin.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya masih menemukan beberapa kendala dalam penyajian laporan keuangan berbasis akrual. Menurutnya beberapa pola harus diubah seperti pola pikir dari pimpinan sampai dengan operator satker yang sebagian besar masih Cash Toward Accrual (CTA), sistem akuntansi belum sepenuhnya akrual, dimana Sistem Akuntansi Instansi (SAI) saat ini masih menggunakan Sistem hasil modifikasi SAKPA yaitu SAIBA, sehingga masih memerlukan Jurnal Penyesuaian.

“Memang beberapa regulasi sudah diterbitkan termasuk regulasi mengenai pedoman penyusunan laporan keuangan dengan akuntansi berbasis akrual,” kata Marwin.

Sumber daya manusia yang tersedia pada Kanwil Kemenag Kepri, sebutnya, sejauh ini masih banyak yang belum memahami secara baik mengenai akuntansi berbasis akrual.

“Mereka belum siap untuk mengoperasikan sistem akuntansi berbasis akrual, ditambah lagi SDM teknis non akuntansi namun berkaitan langsung dengan transaksi keuangan belum mendapatkan pelatihan. Dan terkait dengan sistem yang ada belum sepenuhnya mengakomodasi kompleksitas transaksi entitas akuntansi, khususnya yang berbasis akrual, penggantian dari sistem yang ada menjadi sistem yang berbasis akrual membutuhkan waktu, usaha, dan biaya,” bebernya.

Untuk itu pihaknya sedang berupaya melakukan sejumlah langkah strategis antara lain dengan menggenjot pelaksanaan proses Rekonsiliasi Laporan Keuangan tepat waktu, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di bidang pengelolaan keuangan negara secara memadai seperti optimalisasi kualitas pegawai dengan mengikutsertakan pegawai yang bertugas menyusun laporan keuangan pada kegiatan terkait, dan pendampingan penyusunan Laporan Keuangan ke satker.

Di tempat yang sama, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Kanwil Kemenag Kepri, Syahjohan menyebutkan pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis laporan keuangan berbasis akrual kini sedang dikerjakan dan diikuti pegawai dari kabupaten/kota. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pihaknya bimtek memberikan pemahaman yang cukup signifikan kepada para operator penyusunan laporan keuangan terutama di tingkat satuan kerja.

“Kami menilai kegiatan bimtek ini setelah dilaksanakan selama tiga tahun memberikan pengaruh yang signifikan dalam penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu kami menganggap kegiatan ini sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada operator yang berada di satuan kerja terutama untuk memecahkan berbagai persoalan yang ditemui dalam konteks penyusunan laporan keuangan”, kata Syahjohan.

Kegiatan diikuti oleh 64 peserta yang merupakan operator di tingkat satker dengan rincian Kanwil 14 peserta, Kemenag Bintan 11 peserta, Kemenag Karimun 8 peserta, Kemenag Natuna 8 peserta, Kemenag Tanjungpinang 6 peserta, Kemenag Kota Batam 10 peserta, Kemenag Anambas 3 peserta dan Kemenag Lingga 4 peserta. (aya)

Tim Transisi ISI Batam Adakan Baksos

0

batampos.co.id – Tim transisi Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) Kota Batam mengadakan kegiatan bakti sosial pada Sabtu (20/1). Baksos diadakan di dua tempat yaitu Panti asuhan Viran Sejahtera di Legenda Malaka dan PA Ya Bunnayya di Barelang.

Donasi diberikan dalam bentuk sembako, uang tunai, pakaian dan beberapa barang lainnya.

Mewakili tim transisi ISI Kota Batam, Anastasia Purnomo mengatakan program baksos ini sudah jauh-jauh hari direncanakan oleh anggota tim transisi. ‘’Memang sudah kami niatkan. Dananya diambilkan dari uang kas masa kepengurusan ISI Kota Batam 2014-2017,’’ katanya.

Ditambahkan, nantinya di Batam tetap akan eksis organisasi yang mewadahi para sekretaris ini dengan kepengurusannya yang baru.

Sementara, Vina pengelola panti asuhan Viran Sejahtera yang saat ini mengasuh sekitar 36 anak mengatakan sangat berterima kasih atas donasi yang diberikan oleh tim transisi ISI Kota Batam. Selain para donatur, ujar Vina, sejumlah anak panti Viran Sejahtera yang sudah bekerja juga tetap memberikan sumbangsih. ‘’Selain itu kami juga ada laundry kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,’’ katanya.

Hal senada dikatakan Ustad Bro, pengelola PA Ya Bunnayya di Barelang ketika tim transisi ISI Kota Batam datang memberikan donasi. ‘’Terima kasih atas bantuannya. Semoga apa yang dilakukan ibu-ibu sekretaris menjadi amal ibadah dan berkah,’’ ujarnya. (umy)

Kondisi Jalan Semakin Memprihatinkan, Pak Walikota

0
Jalan rusak terlihat di ruas jalan Ahmad Yani Depan Kepri Mall, Minggu (21/1). Kerusakan jalan yang berada di Simpang Kabil ini bisa mengganggu pengendara yang melintas kawasanm tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jalan rusak di Kota Batam kian banyak bermunculan, terutama saat musim hujan tiba. Beberapa titik, seperti di simpang Panbil dan Kepri Mall, ruas jalan terlihat rusak parah bahkan berlubang. Akibatnya jalan menjadi tidak rata dan bergelombang. Sejumlah pengendara mengaku kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintah.

“Kondisinya cukup memprihatinkan. Lubang dimana-mana,” ujar Septian, pengguna jalan, Minggu (21/1).

Dia mengatakan pengendara yang melewati dua titik jalan tersebut harus berhati-hati dan memelankan laju kendaraannya. Sebab, jika tidak, pengendara akan siap-siap terpelanting, karena lubangnya cukup besar, yakni rata-rata berdiameter sekitar 4 sampai 5 meter.

“Sangat membahayakan, apalagi kalau saat musim hujan,” katanya.

Sebelumnya, ruas jalan penghubung antara Batamcenter dan Batuaji ini sudah pernah diperbaiki dengan cara menambal aspal dibagian jalan yang berlubang. Namun, karena sering digenangi air hujan, aspal kembali rusak dan terkelupas.

Di Simpang Kepri Mall juga demikian kondisinya. Puluhan lubang terlihat menganga di sepanjang jalan tersebut. Banyaknya lubang dapat dijumpai di simpang ini diduga karena aliran air yang tak teraliri dengan baik, parit di sisi kiri jalan tak dapat berfungsi dengan baik. Imbasnya, ruas jalan di simpang Kepri Mall kerap tergenang selepas hujan.

“Di sini sudah sering ditambal, entah karena aspalnya yang tak bagus atau karena sering digenangi air hujan,” ujar Ranto pengguna jalan.

Ia pun berharap, pemerintah secepatnya menanggapi masalah jalan berlubang tersebut. “Jangan sampai korban berjatuhan baru bertindak,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga Yumasnur menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk diketahui dua ruas jalan tersebut berada pada ruas jalan nasional. Bahkan, beberapa waktu lalu dia mengaku membawa serta satuan kerja (satker) jalan nasional turun langsung mengecek lokasi ruas jalan nasional yang rusak dan sering banjir. (une)

Panen Perdana Tambak Udang di Lingga

0
Gubenur Kepri Nurdin Basirun memperlihatkan udang yang baru saja dipanen di Kabupaten Lingga, Minggu (21/1). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyebutkan, potensi-potensi yang masih tersimpan di berbagai pulau di Kepri harus digali. Potensi di darat, di laut kalau dikelola dengan baik akan memberi manfaat untuk masyarakat.

“Bonus dan potensi kita ubah menjadi bermanfaat untuk rakyat. Karena itu, hasil hari ini jangan hanya panen perdana, tapi terus panen ke depannya,” kata Nurdin saat Panen Perdana Pilot Project Pembangunan Tambak Udang/Ikan Bandeng di Desa Sungai Besar Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga, Ahad (21/1).

Menurut Gubernur ada proses yang tidak sebentar untuk membuat pekerjaan seperti ini berhasil. Proses-proses ini yang harus dihadapi dengan sabar. Nurdin memang melihat tambak udang di Desa Sungai Besar ini “manual”. Dia yakin jika kemajuan teknologi dimanfaatkan, hasilnya akan sangat baik.

“Semuanya bersemangat dan ada keinginan. Keinginan untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan di Kepri ini tiap daerah punya keunggulan masing-masing. Kepala Daerahnya berinovasi dengan potensinya. Saling support antar daerah.

“Berbangga dengan kabupaten kota yang berinovasi untuk kemajuan,” kata Nurdin.

Nurdin mengajak semua pihak bergandeng tangan bahu membahu membuat negeri ini maju. Tak mungkin sendiri-sendiri. Dengan bergandeng tangan dan bahu membahu banyak pekerjaan akan selesai.

Nurdin menambahkan, Lingga kini semakin dilirik banyak investor karena potensi alamnya menjanjikan. Karena itu jika ada investasi yang masuk sambut dengan karpet biru. Beri pelayanan terbaik dan kemudahan-kemudahan.

“Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa menjadi contoh daerah lain dengan memanfaatkan potensi-potensinya,” kata Nurdin.

Pada panen perdana ini hadir Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, Dirut Bank RiauKepri Irvandi Gustari, Komisaris Utama Bank Riau Kepri Mambang Mit.

Tambak udang dan ikan bandeng seluas sepuluh hektare ini merupakan CSR Bank RiauKepri. Dirut Bank RiauKepri Irvandi menyebutkan, apa yang dilakukan Pemkab Lingga dengan dana CSR sebesar Rp 900 juta ini sangat tepat sasaran. Karena langsung meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Dana CSR ke Lingga jadi contoh untuk daerah lainnya. Ini tidak hanya ikannya saja tapi kailnya juga,” kata Irvandi.

Dalam pada itu, Bupati Alias Wello mengatakan jika punya sumberdaya yang kuat dan didukung finansial akan bertambah beratus-ratus hektare tambak di Lingga ini. Kini, sudah ada dua investor untuk masuk sektor perikanan di dua wilayah di Kabupaten Lingga.

Dengan investasi sekitar Rp 1,2 triliun untuk lima tahun ke depan, Alias mengatakan akan terserap sekitar 3.000 tenaga kerja.

“Kita ditantang oleh kerja keras dan kerja nyata. Kita harus bisa,” kata Wello.

Menurut Wello, jika tidak pernah melakukan, tidak punya konsep, tidak punya visi, maka Desa Sungai Besar ini masih seperti semula. Dengan dana dan SDM yang terbatas, bahwa sumber daya alam yang ada di sekeliling ini sangat biasa ditambah suporting dana dikit, hasilnya luar biasa.

Proyek ini dibangun sejak April 2017. Kini mulai menampakkan hasil dari lima tambak yang ada. Udang dari tambak ini bukan tabur benih tapi hidup dari alam sini.

“Kita coba, kita kurung. Panen satu kolam. Ada lima kolam. Hasilnya di atas satu ton. Tidak dikasi makan hanya pengaturan air saja. Ini untuk lebih fokus membangun sektor perikanan. Kita bekerja maksimal untuk dapat hasil yang optimal,” kata Wello. (bni)

Anggota Pramuka Bersihkan Sungai Sugi 

0

batampos.co.id – Puluhan anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar aksi gotong royong membersihkan sampah. Mereka membersihkan sisa pengumpulan dari sejumlah warga terkait pasca banjir kemarin yang terletak di tepi jalan dan di sepanjang dalam sungai Sugi di kota Tarempa. Anggota turun hingga ke dalam sungai sugi membersihkan sampah.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan yang sudah menjadi tanggung jawab para anggota pramuka pastinya. “Kegiatan ini sangat penting dan dibutuhkan masyarakat dalam memelihara kebersihan. Kita bersama warga lain membersihkan kota hari ini,” kata Muhammad Rais selaku penegak Kwarcab ketika dihubungi, Minggu (21/1).

Syamsir selaku Sekretaris Lurah Tarempa mengatakan, petugas kebersihan masih kekurangan personil dan armada yang minim untuk dapat cepat mengangkut sampah yang telah terkumpul di tepi jalan.

“Tentu kerjasama yang baik itu yang diperlukan dan jangan mengharap kepada petugas kebersihan saja. Bisa saja mereka petugas kelelahan karena kekurangan personil, apalagi sampahnya cukup banyak pasca banjir kemarin,” tutupnya.

Bukan hanya anggota pramuka tapi sebelumnya sejumlah pegawai pemkab Anambas juga turun kelapangan untuk ikut membersihkan lingkungan. Bahkan Dinas kesehatan juga telah melaksanakan pengasapan untuk mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk. “Kita sudah lakukan fogging disekitar Tarempa,” ungkap Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Herianto beberapa hari usai banjir. (sya)