Upacara pembukaan Kemah Budaya Pramuka Lingga di Implasemen Dabo, Lingga. F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Kemah Budaya Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Lingga resmi dibuka di lapangan gedung implasmen Dabo Singkep, Rabu (20/8).
Acara ini ditandai dengan upacara pembukaan serta pemasangan tanda peserta oleh Wakil Bupati Lingga, Novrizal, yang juga menjabat sebagai Wakil Mabigus Kwarcab Pramuka Lingga.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka Indonesia ke-64. Kemah berlangsung hingga 23 Agustus 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 671 orang.
Mereka terdiri dari 280 Pramuka siaga, 130 penggalang, 200 penegak, serta 61 pembina pendamping dari delapan Kwartir Ranting (Kwaran).
Pantauan di lokasi, ratusan tenda berdiri di kawasan lapangan implasmen Dabo Singkep. Meski sempat diguyur hujan, peserta tetap bersemangat mendirikan tenda sebelum upacara pembukaan.
Dalam amanatnya, Novrizal mengingatkan peserta untuk menjaga ketertiban dan menjunjung nilai-nilai dasar Pramuka.
“Anggota Pramuka harus mencerminkan nilai-nilai Dasar Dharma dalam setiap kegiatan sehari-hari sebagaimana diajarkan oleh bapak Pramuka Dunia Robert Baden Powell,” tegasnya.
Salah satu pembina, Rendi Fadhlani dari Madrasah Aliyah Al-Barkah Singkep, mengatakan semangat anak-anak patut diapresiasi. “Meski diguyur hujan deras, mereka tetap pantang menyerah untuk mendirikan tenda,” ujarnya. (*)
Tradisi Mandi Safar di Pulau Penyengat Tanjungpinang. F. Diskominfo Tanjungpinang
batampos – Tradisi turun-temurun ini bukan sekadar ritual biasa, melainkan merupakan kearifan lokal dan warisan leluhur masyarakat Melayu. Berakar dari keyakinan religius serta adat budaya, tradisi ini merupakan doa permohonan tulus kepada Maha Kuasa, agar terhindar dari malapetaka.
Pagi itu, hari al-Arba’a tanggal 26 Safar 1447 Hijriah, cahaya matahari lembut menyinari Pulau Penyengat Tanjungpinang. Diringi angin laut yang berhembus pelan, puluhan orang bersiap, baik lelaki, perempuan, tua, dan muda.
Puluhan orang berpakaian sopan dan rapi bernuasa Melayu. Sebagian anak muda mengenakan kain sarung dan baju kurung Melayu. Wajah bercahaya penuh gembira, seakan tengah menuju sebuah pertemuan sakral.
Pagi itu pula, masyarakat yang memakai pakaian terbaik, membuat Pulau Penyengat Tanjungpinang seakan berubah menjadi panggung religi dan bernuansa spiritual.
Ternyata, hari yang bercahaya itu, bukan hari biasa. Hari itu adalah hari penuh doa dan sakral. Hari yang bertepatan pada Rabu 20 Agustus 2025 adalah hari Rabu terakhir di bulan Safar. Bulan ke-2 dalam kalender Islam.
Hari dan bulan yang sejak ratusan tahun lalu dipercaya oleh masyarakat Melayu Islam untuk memanjatkan doa kebaikan dan tolak bala yang dibalut dalam sebuah tradisi sakral, yaitu Mandi Safar.
Puluhan anak muda didampingi oleh orang tua dan kerabatnya itu bersemangat dan bersiap menuju ke Balai Keluharan Penyengat untuk mengikuti Mandi Safar.
Di Balai Kelurahan Penyengat, sejumlah ulama, tokoh adat Melayu dan tokoh masyarakat, telah menunggu anak-anak muda yang akan mengikuti Mandi Safar.
Anak-anak muda khususnya lelaki itu pun tiba. Tanpa malu, anak-anak muda itu membuka pakaian dan hanya mengenakan sarung. Lalu duduk berjejer di kursi yang telah disediakan sebelumnya.
Sejumlah ulama dan tokoh adat, secara bergantian membasuh kepala anak-anak muda itu menggunakan centong batok kelapa yang berisi air doa permohonan kepada Yang Maha Kuasa.
Air doa keselamatan itu lalu membasahi seluruh tubuh dan terasa seperti aliran berkah. Senyum, doa dan percikan air bercampur menjadi satu. Menciptakan harmoni antara tradisi, kebersamaan dan keimanan.
Selain itu, Mandi Safar bukan hanya sekadar membersihkan tubuh, tapi melambangkan permohonan perlindungan kepada Yang Maha Kuasa, agar terhindar dari segala hal buruk, bala dan malapetaka.
Dalam prosesi Mandi Safar di Pulau Penyengat Tanjungpinang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza ikut memandikan anak-anak sebagai simbol penerusan tradisi.
Harapannya agar Kota Tanjungpinang beserta masyarakatnya, terhindar dari hal-hal buruk atau tolak bala.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus Masjid Raya Sultan Riau Penyengat atas upaya melestarikan tradisi Mandi Safar sebagai budaya tak benda Kota Tanjungpinang.
“Masih banyak adat dan tradisi lokal yang perlu dilestarikan agar budaya Melayu terus hidup,” katanya.
Tradisi Mandi Safar, kata Ariza, harus terus digelar sebagai agenda tahunan dan sebagai bagian dari pelestarian Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Tanjungpinang.
“Tujuannya agar tetap terpelihara untuk generasi mendatang,” jelas Ariza.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan Kepri Juramadi Esram, mengatakan Mandi Safar merupakan bentuk syukur sekaligus upaya menjaga warisan budaya.
Menurutnya, Pulau Penyengat Tanjungpinang dikenal sebagai pusat peradaban Melayu yang sarat nilai budaya dan spiritual. Karena itu, ritual Mandi Safar menjadi wujud rasa syukur.
“Sekaligus upaya menjaga agar tradisi tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kepri juga terus berkomitmen mendukung pelestarian adat dan tradisi yang sarat nilai lokal, seperti Mandi Safar, yang diyakini menjadi bagian dari identitas bangsa.
“Saya mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga Pulau Penyengat yang kaya sejarah dan budaya religius,” imbau Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang ini.
Tradisi dari Zaman Kesultanan Riau Lingga
Sementara itu, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dedi Arman menjelaskan, tradisi Mandi Safar berakar dari masa kerajaan yang berpusat di Pulau Penyengat Tanjungpinang.
Sejarah mencatat, Mandi Safar sebagai amalan doa bersama di bulan Safar, telah dipraktikkan sejak era Kesultanan Riau Lingga.
Pada ratusan tahun silam itu, ulama, raja dan bangsawan Melayu mengajarkan doa bersama, dzikir kemudian menggelar Mandi Safar sebagai simbol penyucian diri pada hari hari al-Arba’a terakhir di bulan Safar.
Mandi Safar, jelas Dedi, diyakini sebagai perantara doa permohonan kepada Allah, agar terhindar dari hal-hal buruk. Terhindar dari seluruh bala dan mara bahaya yang mungkin menimpa.
“Mandi Safar itu ritual dan tradisi yang sudah ada sejak zaman Kesultanan Riau Lingga sekitar tahun 1900. Digelar di Lingga dan Pulau Penyengat Tanjungpinang,” jelas Dedi, Kamis (21/8).
Kini, lanjut Dedi, Mandi Safar tidak hanya menjadi ritual tolak bala. Namun menjadi pesta budaya yang bernuasa religi hingga menjadi agenda tahunan bagi pemerintah dan masyarakat.
“Saat ini sudah digelar setiap tahun. Tetapi esensinya tetap sama yaitu memanjakan doa kepada Allah agar terhindar dari malapetaka,” jelasnya.
Dedi menambahkan, meski zaman telah berubah, tradisi ini harus tetap dilestarikan dan dijaga. Pemerintah daerah harus menjadikan tradisi Mandi Safa sebagai agenda budaya dan wisata religi tahunan.
Di tengah modernitas, ritual klasik ini menjadi pengingat bahwa manusia selalu butuh sandaran doa, agar senantiasa terjaga dan terhindar dari segala hal buruk. Selain itu, menjadi warisan yang dapat menyatukan masyarakat dengan nilai spiritualitas, keimanan dan kearifan lokal.
“Jadi kewajiban pemerintah daerah untuk menjaga dan melestarikan tradisi ini. Jangan cuma penetapan WBTb saja. Tapi harus ada pelestarian juga,” tutupnya. (*)
Para tersangka mafia tanah saat menjalani proses tahap dua di Kejari Tanjungpinang, Kamis (21/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menerima pelimpahan tahap dua kasus pemalsuan dokumen lahan yang terjadi di Tanjungpinang, Bintan, dan Batam.
Pelimpahan enam tersangka dilakukan penyidik Polresta ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tanjungpinang pada Kamis (21/8). Enam tersangka tersebut berinisial ES, MR, ZA, RAZ, LL, dan KS.
“Penyerahan tersangka dan barang bukti terhadap enam tersangka ini dibagi menjadi lima berkas perkara,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tanjungpinang, Martahan Napitupulu.
Martahan menjelaskan, empat tersangka sudah ditahan dalam perkara lain sehingga tidak dilakukan penahanan ulang. Sementara dua tersangka lain, LL dan KS, langsung ditahan kembali karena tidak ditahan dalam perkara lain.
Ia menambahkan, tim JPU akan meneliti berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) untuk disidangkan.
“Penuntut umum akan menyusun berkas dakwaan dan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” ujarnya.
Dalam tahap dua ini, Kejari Tanjungpinang juga menerima barang bukti berupa tiga unit rumah, 14 mobil, satu kapal pompong, speed boat, perhiasan, barang elektronik, dokumen, hingga uang tunai Rp689 juta.
“Para tersangka didakwa melanggar Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” pungkas Martahan. (*)
Pickup yang mengangkut sembako dan mikol terguling di Ramp Door Pelabuhan Roro Jagoh, Rabu (20/8). F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Sebuah mobil pickup berwarna putih terguling di Ramp Door Pelabuhan Roro Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Rabu (20/8).
Mobil tersebut diduga terguling karena kelebihan muatan atau over dimension over load (ODOL). Parahnya, selain membawa bahan sembako, pickup itu juga kedapatan mengangkut minuman beralkohol (mikol).
Awalnya, mobil ditarik kendaraan lain untuk keluar dari kapal. Namun, saat proses penarikan, ban depan terangkat hingga akhirnya terguling ke arah kiri.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Hendry Efrizal, menegaskan insiden ini seharusnya tidak terjadi bila pengawasan di pelabuhan asal dilakukan dengan baik.
“Ini kesalahan besar dari pelabuhan asal, baik Batam maupun Tungkal,” tegas Hendry, Kamis (21/8).
Hendry menyebut pihaknya akan melayangkan surat resmi ke pengelola ASDP agar kendaraan bermuatan berlebih tidak lagi diizinkan keluar dari pelabuhan demi keselamatan.
Sementara itu, Plt Kepala Disperindagkop UMKM Lingga, Febrizal Taufik, mengungkapkan surat rekomendasi koperasi konsumen Lingga Bertuah Bersama selaku pengelola angkutan perintis sudah berakhir sejak 31 Juli 2025.
“Mereka melanggar aturan karena surat rekomendasi sudah mati, tapi masih beroperasi. Surat itu juga hanya untuk angkutan bahan pokok, bukan minuman beralkohol,” jelas Febrizal.
Febrizal menambahkan, jika aturan dilanggar, surat rekomendasi bisa dicabut dan aktivitas angkutan dihentikan sampai ada izin baru.
Pemilik pickup, Rafik, mengatakan mobil kini sudah dibawa ke bengkel karena rusak parah. “Sempat ditahan di pos Polairud, tapi sekarang sudah dibawa ke bengkel,” ujarnya lewat telepon.
Kepala Satpolairud Polres Lingga, IPTU Lundu Herryson, belum memberikan keterangan terkait peristiwa ini. (*)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer.
Dilansir dari radarsolo.jawapos.com, OTT dilakukan pada Kamis (21/8/2025). Pimpinan KPK, Fitroh, mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, dan terdapat 10 orang lainnya yang ditangkap bersama Wamenaker.
Immanuel Ebenezer Gerungan biasa akrab dipanggil Noel lahir di Riau, 22 Juli 1975. Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) sejak awal terbentuknya Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.
Noel merupakan lulusan dari Universitas Satya Negara Indonesia sarjana bidang sosial pada 2004. Ia merupakan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Noel sempat mencoba maju sebagai calon legislatif, namun tidak terpilih. Ia tidak berhasil menduduki posisi sebagai anggota DPR.
Ia memulai karier di bidang politik saat menjadi ketua kelompok relawan presiden Joko Widodo pada masa Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019. Noel juga menjadi Ketua Umum Relawan Jokowi Mania.
Noel dilantik oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai komisaris utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada Juni 2021. Hanya menjabat setahun lebih dan diberhentikan pada Maret 2022.
Sempat mendukung Ganjar Pranowo dengan mendirikan kelompok Relawan Ganjar Pranowo Mania pada Pilpres 2024. Namun, Noel beralih mendukung Prabowo Subianto pada Februari 2023 untuk maju di Pilpres 2024.
Dilansir Jawapos.com, harta kekayaan Immanuel Ebenezer dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id, Kamis (21/8), memiliki total harta mencapai Rp 17.620.260.877 atau Rp 17,6 miliar. LHKPN itu dilaporkan saat awal menjabat, pada 17 Januari 2025.
Noel tercatat memiliki tanah dan bangunan sebanyak lima bidang yang berlokasi di Depok dan Bogor. Total harta kekayaan tidak bergerak milik Noel itu senilai Rp 12.145.000.000.
Selain itu, Noel juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi di antaranya Mitsubishi Pajero Sport 2020, Rp 500 juta; KIA Picanto 2015, Rp 90 juta; Yamaha Nmax 2015, Rp 16 juta; Toyota Fortuner 2022, Rp 430 juta; Toyota Land Cruiser 300 VX 2023, Rp 2,3 miliar. Jumlah harta bergerak milik Noel itu senilai Rp 3.336.000.000 atau Rp 3,3 miliar.
Noel juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp 109.500.000, kas dan setara kas Rp 2.029.760.877. Sehingga, harta Noel seluruhnya mencapai Rp 17.620.260.877. (*)
Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, pada Kamis (21/8).
KPK mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Terkait pengurusan sertifikasi K3,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi di Jakarta dilansir Antara, Kamis (21/8).
Lebih lanjut Fitroh mengatakan dugaan pemerasan tersebut dilakukan Wamenaker terhadap sejumlah perusahaan.
Sebelumnya, kabar OTT KPK terhadap Wamenaker dikonfirmasi oleh Fitroh.
Ia mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, dan terdapat 10 orang lainnya yang ditangkap bersama Wamenaker.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut.
Adapun OTT tersebut merupakan yang kelima pada tahun 2025.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT dan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni pada Maret 2025.
Kedua, pada Juni 2025, OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
Ketiga, OTT selama 7-8 Agustus 2025, di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Keempat, OTT di Jakarta pada 13 Agustus 2025, mengenai dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan. (*)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, pada Kamis (21/8). Kabar penangkapan terhadap pria yang karib disapa Noel itu dibenarkan oleh Pimpinan KPK.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya OTT terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer. “Benar,” singkat Fitroh dikonfirmasi, Kamis (21/8).
Lebih lanjut Fitroh mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, dan terdapat 10 orang lainnya yang ditangkap bersama Wamenaker.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut.
Adapun OTT tersebut merupakan yang kelima pada tahun 2025.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT dan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni pada Maret 2025.
Kedua, pada Juni 2025, OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
Ketiga, OTT selama 7-8 Agustus 2025, di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Keempat, OTT di Jakarta pada 13 Agustus 2025, mengenai dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan. (*)
Makan makanan basi berbahaya bagi kesehatan. (Freepik)
batampos – Makanan sisa biasanya selalu disimpan dalam kulkas. Kadang terlalu menyimpan membuat makanan tersebut menjadi basi.
Padahal makanan sisa hanya dapat bertahan maksimal 48 jam dalam kulkas. Mengonsumsi lebih dari itu bisa memberikan efek buruk bagi sistem pencernaan.
“Kandungan nutrisi dalam makanan akan hilang secara langsung, karena terpapar udara dan seberapa sering makanan tersebut dipanaskan. Makanan tersebut tidak memberikan energi atau menaikkan mood, yang pada akhirnya membuat tubuh merasa depresi dan malas,” ujar Mansi Gupta, ahli gizi Delhi di MAIA Nutrition, dikutip dari Times of India, Kamis (21/8).
Ini bahaya kesehatan dari makanan basi, dikutip dari WebMD:
1. Keracunan makanan
Makanan basi berisiko terkontaminasi bakteri seperti Salmonella, E. coli, Listeria, hingga Clostridium botulinum. Gejalanya adalah mual, muntah, diare, kram perut, demam, dehidrasi parah, dan komplikasi serius.
2. Pertumbuhan jamur dan mikotoksin
Makanan seperti roti, kacang, dan buah sangat rentan terkena jamur. Zat berbahaya ini bisa menyebabkan iritasi, alergi, gangguan sistem saraf, dan kerusakan hati atau ginjal dalam jangka panjang.
3. Penurunan gizi
Makanan basi kehilangan banyak nutrisi. Mengonsumsinya membuat tubuh tidak mendapatkan manfaat gizi yang diharapkan walaupun porsi makanan cukup.
4. Gangguan pencernaan
Gangguan seperti perut kembung, gas berlebihan, nyeri, mual, muntah, diare, dan sembelit bisa muncul beberapa jam hingga hari.
5. Reaksi alergi
Adanya senyawa dari mikroorganisme atau perubahan kimia bisa memicu alergi, seperti ruam kulit, gatal, dan risiko sesak napas pada beberapa orang.
Makanan basi memiliki ciri khas yang berbeda. Roti biasanya memiliki tekstur keras dan kering.
Rasa basi pada daging bisanya menghasilkan aroma basah. Adanya oksidasi lemak menghasilkan senyawa bau tidak sedap seperti aldehida dan keton.
Pastikan sebelum memakan periksa label kedaluwarsa terlebih dahulu. Amati secara fisik dari bau maupun tekstur.
Gunakan wadah tertutup dan bersih jika ingin disimpan. Jika ragu lebih baik membuang daripada mengalami gejala serius.(*)
Sandy Walsh resmi bergabung dengan Buriram United, fans menyayangkan tetapi ada sisi positif lainnya.
batampos – Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh menjadi salah satu pemain yang belakangan ini cukup diperbincangkan mengenai karirnya. Pasalnya, pria keturunan Surabaya itu diketahui memutuskan keluar dari salah satu klub besar di Jepang, Yokohama F Marinos.
Buriram United menjadi pelabuhan selanjutnya sang pemain untuk berkarir dan akan menjadi rekan satu tim sesama penggawa Garuda, Shayne Pattynama.
Atas keputusan ini, tidak sedikit penggemar sepak bola Tanah Air yang menyayangkan sang pemain keluar dari Liga Jepang.
Meski banyak yang menyayangkan, sejatinya terdapat beberapa sisi positif mengapa pria yang sering disapa Cak Sandy itu perlu bergabung dengan klub asal Thailand tersebut.
1. Menit Bermain
Menit bermain menjadi salah satu aspek penting seorang pemain sepak bola dalam mengasah kemampuan hingga jam terbangnya.
Buriram United disinyalir mampu memberikan menit bermain kepada eks pemain KV Mechelen tersebut untuk melanjutkan karir.
Dalam hal ini, tentu Sandy Walsh akan lebih mengenal pola permainan sepak bola di Asia Tenggara dan itu akan berdampak positif untuk Timnas Indonesia.
2. Kualitas Liga
Jangan meremehkan kualitas Liga Thailand. Liga sepak bola Negeri Gajah Putih tersebut memiliki kompetisi yang kompetitif.
Tidak sedikit pemain hebat yang lahir melalui pembinaan usia dini hingga kualitas liga utama di negeri tersebut.
Salah satunya adalah Teerasil Dangda, bomber produktif asal Thailand yang pernah menjadi ujung tombak utama klub Sanfrecce Hiroshima dan bermain apik di sana.
3. Mengenal Lebih Tentang Sepak Bola Asia Tenggara
Sepak bola di seluruh dunia tentu memiliki ciri khasnya masing-masing, tidak terkecuali di Asia Tenggara.
Kawasan yang terdiri atas sebelas negara ini diketahui memiliki ciri khas sepak bola yang keras dan cenderung mengandalkan fisik hingga kecepatan.
Tentu, dengan datangnya Sandy Walsh ke Buriram United akan membiasakan sang pemain untuk berduel hingga cenderung menggunakan fisik dalam permainannya. (*)
batampos – Memperingati hari ulang tahun ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Batam, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengadakan pesta rakyat.
Dilansir dari Instagram @mediacenterpemkobatam, pesta rakyat ini diadakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 mulai pukul 15.00 WIB di Dataran Engku Putri. Beragam hadiah doorprize serta penampilan artis akan memeriahkan acara ini.
Pemerintah Kota Batam mengundang seluruh masyarakat untuk meramaikan pesta raktyat ini dengan mengisi tautan untuk undian doorprize. Undian akan berbasis NIK dan Digital Spin Wheels pada saat acara.
“Pesta rakyat ini bukan sekadar acara hiburan, melainkan momentum kebersamaan. Kami ingin seluruh masyarakat Batam dapat tumpah ruah hadir merasakan kegembiraan sekaligus mempertebal rasa cinta tanah air,” ujar Li Claudia, Wakil Wali Kota Batam, dikutip dari Instagram @mediacenterpemkobatam, Kamis (21/8).
Pesta rakyat tingkat Kota Batam ini akan mengadakan pagelaran seni dan pertunjukan budaya daerah. Penampilan artis ibu kota oleh Charly Van Houten dan Tri Suaka.
Hadiah doorprize berupa 12 tiket umroh, 12 sepeda motor, puluhan smartphone, kulkas, dan hadiah menarik lainnya. Masyarakat yang terpilih harus membawa KTP sesuai NIK yang telah didaftarkan untuk mengambil hadiah.
Doorprize ini menjadi persembahan dan bentuk apresiasi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kepada warga Batam yang tengah merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Warga Kota Batam bisa mengisi pendaftaran undian doorprize melalui tautan link sesuai kecamatan:
– diskom.info/pestarakyatbatamhut80ri2
– diskom.info/pestarakyatbatamhut80ri3
– diskom.info/pestarakyatbatamhut80ri4
– diskom.info/pestarakyatbatamhut80ri5
Jangan sampai ketinggalan pesta rakyat Kota Batam satu ini.(*)