Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 12668

Pelatihan ICT Bagi Pelaku Industri Rumahan

0

batampos.co.id – Pelatihan Information and Communications Technology (ICT) bagi pelaku industri rumahan oleh Kementrian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (APTIKOM) beserta Politeknik Negeri Batam, resmi selesai pada Sabtu Minggu 25-26 November 2017.

Dihadiri para ibu di Batam yang mempunyai usaha di bidang pangan, kerajinan tangan, penjahit, pertanian, perikanan dan peternakan. Acara ini dihadiri total 240 orang selama dua hari.

Ketua Panitia Pelatihan, Afdhol Dzikri mengatakan dalam rangkaian pelatihan ini diadakan beberapa program pelatihan yang mendukung penguasaan keahlian teknologi informasi dan komunikasi. Pelatihan tersebut merupakan pembelajaran teori dan praktek secara langsung yang meliputi pengenalan ICT bagi industri rumahan.

Materi seperti pelatihan termasuk pengenalan ICT bagi industri rumahan, mencari informasi menggunakan internet, menghitung biaya produksi dan harga jual.

“Selain itu, teknik bagaimana memasarkan produk menggunakan media sosial, korespondensi, surat menyurat, membuat profil usaha dan pengajuan kebutuhan dana,” jelas Afdhol.

Dia melanjutkan bagi Politeknik Negeri Batam, dasar dari kegiatan ini yakni sebagai implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk para industri rumahan sebagai bentuk dari pengabdian masyarakat.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Teknik Informatik ini berharap semoga industri bisa terbantu dalam meningkatkan usahanya dalam sisi profit dengan menggunakan TIK.

“Pelatihan ini, insyaallah akan berkesinambungan dengan pelatihan selanjutnya di tahun depan untuk memajukan perekonomian di Kota Batam dengan bantuan TIK,” terangnya. (cr17)

Wonderful Indonesia Berkibar di Event All Points Rally Festival Selandia Baru

0

Strategi memperkuat promosi pariwisata Indonesia kembali dilancarkan Kementerian Pariwisata. Pada 15 hingga 25 November 2017 kemarin, Wonderful Indonesia turut ambil bagian di ajang yacht international, All Points Rally Festival Opus, Selandia Baru.

Dalam kegiatan yang diikuti 160 yacht dari berbagai belahan dunia ini, Kemenpar mempromosikan pariwisata Indonesia. Khususnya sebagai salah satu tujuan wisata bahari kelas dunia.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana mengatakan, salah satu upaya promosi wisata bahari Indonesia adalah berupa pendukungan event bahari berkelas internasional. Hal ini guna membangun jejaring dengan komunitas-komunitas wisata minat khusus bahari, seperti wisata yachting atau berlayar.

“Salah satu event yachting yang banyak dihadiri oleh para pelayar adalah All Points Rally Festival,” ujar Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu.

Pitana mengatakan, pemilihan dukungan di ajang tersebut memang tidak lepas dari banyaknya komunitas yacht yang hadir. Mereka diantaranya adalah yachter dari yang dari Tahiti, Tonga, Fiji, Vanuatu, Kaledonia Baru serta negara-negara lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenpar berupaya mensosialisasikan seluas-luasnya dan promosi Indonesia sebagai destinasi wisata yacht, serta memberikan wawasan kepada komunitas yachter di Selandia Baru.

Baik mengenai hal-hal yang berhubungan dengan jalur layar, lama tinggal dan juga lokasi-lokasi beserta jadwal yang dapat dikunjungi oleh para yachter saat mereka melakukan perjalanan melewati wilayah Indonesia.

“Selain kemudahan berupa bebas visa bagi kunjungan kurang dari 30 hari, para pelancong juga dapat menikmati proses clearance imigrasi lewat hub pelabuhan yang lebih cepat dari sebelumnya,” katanya.

Pitana menjelaskan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia serta sangat strategis bagi para pelayar di kawasan Asia Pasifik.

Untuk itu berbagai upaya perlu dilakukan untuk meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi wisata bahari, antara lain dengan mempromosikan potensi wisata bahari Indonesia kepada dunia internasional.

Sementara Vinsensius Jemadu menambahkan, guna semakin memeriahkan acara promosi, Indonesia di kesempatan itu juga menebar branding Wonderful Indonesia dengan berbagai materi promosi, kegiatan promosi dan juga menghadirkan sejumlah pertunjukkan kesenian.

“Kami terus berupaya mempromosikan wisata berlayar (yacht) kepada ratusan pemilik kapal, pelaut, dan perusahaan bisnis asuransi kapal layar,” kata Vinsen.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, komunitas wisata minat khusus bahari itu banyak dan harus dipromosikan dengan teliti dan masif. Menpar menyebut ada komunitas surfing, diving, sailing, yachting, cruising dan sebagainya.

Kata Menpar, wisata yachting merupakan salah satu bentuk wisata bahari yang berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

”Kedekatan jarak antara Australia dan Selandia Baru dengan wilayah timur Indonesia menjadi salah satu alasan banyaknya kapal yacht Australia yang berkunjung ke Indonesia. Luas dan kayanya wilayah laut Indonesia menjadikan bangsa kita berpotensi besar untuk menjadi destinasi pariwisata bahari terkemuka di kawasan Asia Pasifik,”kata Menpar Arief Yahya.(*)

Kapal Pesiar Costa Victoria Merapat di Sail Sabang 2017

0

Sejak Senin (27/11), Sabang mulai disinggahi kapal pesiar Costa Victoria. Ada 1.980 wisatawan mancanegara yang ikut dibawa ke Sabang. Semuanya diajak menikmati suguhan even sail terbesar di Indonesia, Sail Sabang 2017.

Kedatangan kapal tersebut disambut tarian Likok Pulo dan Silat Aceh oleh para penari di Dermaga CT-3. Penyambutan juga dihadiri oleh Asisten I Pemko Sabang, Zakira dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang Adi Taufik.

“Totalnya ada 1.980 wisatawan mancanegara yang datang via cruise Costa Victoria. Mereka berasal dari Malaysia, Arab Saudi, Singapura dan Brunei Darussalam. Mereka langsung ke Banda Aceh untuk mengunjungi Masjid Raya Baiturahman, dan langsung kembali ke Sabang,” kata Kadis Pariwisata Kota Sabang, Adi Taufik, Selasa (28/11).

Layanan premium pun langsung disiapkan. Untuk mobilisasi ribuan wisman tadi, Pemerintah Kota Sabang mengerahkan 30 bus. Semuanya langsung diajak menikmati panorama alam Sabang yang indah. “Transportasi disiapkan yang terbaik. Prinsipnya semua tamu dilayani dengan baik,” tandas Taufik.

Sementara itu, Asisten I Pemko Sabang, Zakira mengatakan momen Sail Sabang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apalagi pihak kapal pesiar ini sebelumnya sudah berjanji mereka akan terus singgah di Sabang empat kali dalam seminggu. “Sail Sabang kita harapkan berlangsung lancar dan membawa positif bagi wisata Sabang dan Indonesia,” ujar Zakira.

Zakira menambahkan, Sail Sabang didesain secara profesional. Evennya tidak hanya diset untuk menarik dan menghibur wisatawan, tetapi juga berani tampil beda dari event sail lainnya.

“Ini akan menjadi event penutup 2017 yang luar biasa. Kita siapkan semua dengan standar internasional dengan tetap menonjolkan kearifan budaya lokal. Ini yang membuatnya tampil beda,” terang Zakira.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya seakan tidak mau ketinggalan berkomentar. Menurutnya, Indonesia memang memiliki faktor iklim yang menguntungkan untuk mengembangkan wisata kapal pesiar dan wisata yacht. “Indonesia punya suhu yang hangat sepanjang tahun. Pantainya juga bagus, budaya, dan makanannya juga lengkap,” ujarnya.

Lantas apa saja nanti yang bisa dinikmati pengunjung bila datang ke Sail Sabang 2017? Ada beberapa event seperti Sabang Underwater Photography di Pantai Iboih dan Gapang dan siap menyapa pengunjung pada 29 November mendatang. Setelah itu, ada bazar dan ekspo di Sabang Fair, Free Dive Championship pada 3 Desember.

Ada juga lomba memancing di sekitar Pulau Rondo pada 3-4 Desember. Juga terdapat festival budaya, parade perahu nelayan, serta wind surfing.

Lanjutan acara keren lainnya, pertemuan bisnis dengan cruise operator di Kota Sabang pada 30 November. Setelah itu, pembukaan Sail Sabang 2017 Pasiran pada 2 Desember mendatang. Pada hari itu juga akan diselenggarakan parade kapal tradisional dan eksibisi paramotor di Teluk Sabang. (*)

Malam Ini, Weh Island Night Carnival 2017

0

Sabang makin terlihat eksotis. Makin terlihat menarik. Tampilan kotanya dipenuhi cat warna warni tak ubahnya seperti Kampung Warna Warni di Malang. Dan detak kotanya, makin terasa ‘panas’ lantaran ada Weh Island Night Carnival yang ikut mendampingi, Rabu (29/11).

Bagi yang penasaran, silakan langkahkan kaki ke Sabang, Aceh. Di sana Anda dijamin bisa menikmati experience baru. Selain kotanya dicat warna warni, pepohonan di tepi pantai juga dihiasi dengan lampu yang tak kalah eksotisnya. Semua penuh warna. Bila malam tiba, pendaran lampu warna warni di tepi pantai itu terlihat sangat indah. Sedangkan di pusat kota, di depan kantor walikota juga dihiasi lampu warna warni yang bergerak jatuh seperti air hujan.

Alun alun tempat acara puncak digelar juga tak kalah menggeliatnya. Sejumlah seniman sudah mulai terlihat sibuk menyeting panggung, tenda-tenda dan ornamen lainnya. Dekorasinya pun sangat artistik.

“Itu baru tampilan fisiknya. Ini belum bicara even pendukung yang jumlahnya hampir mendekati 30 item,” tutur Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Wawan Gunawan, Selasa (28/11).

Salah satu unggulannya adalah Weh Island Night (WIN) Carnival. Acara yang digelar 29 November malam tersebut menampilkan bergam kesenian dan budaya Sabang. Dari mulai Saman Breakdance hingga tarian Perang Sabilillah, bakal ditampilkan.

Konsepnya sangat simpel. Ide yang ingin diangkat adalah memadukan sejarah, ragam budaya dan modernitas ke-Aceh-an yang diangkat melalui pagelaran seni dan budaya. Namun, konsepnya dibuat dengan kreativitas tinggi. Tidak asal-asalan. Dan pakemnya pun harus mengacu pada standar global.

Karena tak ingin tampil seadanya, Kemenpar pun langsung merancang even yang tidak bikin boring. Rangkaian kegiatannya panjang. Dari mulai Competition Model dan Fashion show, pawai mobil hias,Opening Art seperti Marching band, barongsai, live music, semua ada.

Pesertanya pun pilihan. Yang akan tampil di antaranya devile kelompok marching band, devile Paskibraka, devile art fashion, devile perangkat adat dan raja-raja Aceh, devile kelompok kreatif dan berbagai pertunjukkan lainnya. “Nanti ada juga sejumlah kelompok partisan yang unik-unik,” tambah Esthy.

Wawan Gunawan ikut mengamini. Dalang yang sudah tampil di puluhan negara itu mengatakan bahwa WIN Carnival diset sangat istimewa. Arahnya adalah mengangkat Sail Sabang serta seni budaya Aceh ke level yang lebih tinggi lagi. Kibarannya tidak hanya diperuntukkan untuk nusantara, tetapi juga merambah ke dunia internasional.

“Di sinilah peran pemerintah pusat sangat diperlukan. Kami akan total membantu dan mempromosikan seni budaya Aceh sehingga bisa menjadi daya tarik bagi turis-turis manca negara untuk datang berkunjung ke Bumi Serambi Mekkah,” ujar Wawan.

Ditambahkannya dalam WIN Carnival ini juga melibatkan sejumlah kurator seni budaya yang memang pakar di bidangnya. “Dengan melibatkan kurator, kita bisa menampilkan bagaimana sebuah pergelaran itu menjadi lebih berkualitas dan menarik dari sisi seni dan budaya,” ujar Wawan.

Adanya kurator ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Sabang, agar ke depan bisa kembali menampilkan seni budaya yang lebih menarik, kreatif dan inspiratif.

“Target kami memang kegiatan ini bisa menjadi kalender tetap setiap tahun. Sehingga apa yang dilakukan dengan disupport dari Kemenpar benar-benar terasa manfaatnya. Terlebih nantinya kegiatan ini mampu mendorong sektor industri pariwisata dan mampu memutar roda perekonomian masyarakat di sini,” ujar Wawan.

Dengan adanya Sail Sabang, yachter-yachter dunia yang belum tahu Pulau Weh di Aceh dijamin akan terkesima. Yang belum kenal dengan Sail Sabang, juga bakal dibuat penasaran lantaran semua info menarik terkait event di Aceh itu terpublish dengan lengkap. Ujungnya, mereka faham tentang konsep Marine Tourism Triangle Cooperation antara Sabang-Phuket-Langkawi (Saphula) yang digagas Menpar Arief Yahya.

Tanggapan Menpar Arief Yahya sangat positif. Dengan persiapan yang baik, Sabang pun dinilai jadi bisa makin pede untuk mengajak wisman untuk datang ke daerahnya. “Ini sangat bagus. Event ini bisa membangun dan mengembangkan kembali Kota Sabang sebagai kota wisata bahari dengan bentang lautnya yang indah,” ujar Menpar Arief Yahya.

Kebetulan, Kota Sabang diuntungkan dengan letak geografis yang sangat strategis. Wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Malaysia dan Thailand.

Selain itu juga kota Sabang berada di pintu utama Selat Malaka dan memiliki pelabuhan alam terbaik seperti halnya pelabuhan Tanjung Priok.

“Selat Malaka menjadi sarana transportasi laut tersibuk dan termurah di dunia. Singgahnya kapal-kapal yang melewati Selat Malaka akan memberikan efek besar bagi pertumbuhan ekonomi melalui jasa dan bea seperti bea sandar, bea labuh, dan jasa-jasa pelabuhan lainnya dan transaksi bisnis lainnya termasuk industri pariwisata,” ungkap Arief. (*)

Kue Favorit Bung Karno

0

Tahukah Anda kue favorit Bung Karni Presiden pertama RI?

Kue Pelite itulah namanya.

Kue ini kini menjadi kue khas Pulau Bangka. Ada pula kue Si Kentut yang sedap aromanya.

Belum cukup, ada juga Hoklopan atau Martabak Bangka yang kelezatannya sudah tersebar ke seluruh penjuru nusantara, paduan rasa gurih dan manisnya yang tiada tara. Belum lagi Lempah Kuning yang ketajaman rasa kuahnya dijamin bakal membuat rasa pening anda langsung hilang.

Tergoda? Jika iya, maka catat acara yang satu ini. Bangka Belitung Food Festival (BBFF) 2017 yang akan berlangsung pada 7 hingga 9 Desember 2017 mendatang di Citraland Botanical City, Pangkalpinang, Bangka.

Ketua BBFF 2017 Wendo Irwanto mengatakan, kegiatan yang didukung Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel), dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi Babel ini dipastikan bakal memanjakan para wisatawan dengan kelezatan makanan khas Babel yang begitu lezat.

“Selain alamnya yang indah, Provinsi Bangka Belitung juga sangat kaya akan kelezatan kulinernya. Siapa pun yang datang ke Bangka, dijamin akan langsung jatuh cinta dengan deretan kulinernya yang lezat,” ujar Wendro.

Ia mengatakan, BBFF 2017 juga akan dikemas dengan sebaik mungkin. Deretan acara pendukung lainnya dijamin akan membuat siapapun bakal betah.

Mulai dari Lomba Membuat Kue Tradisional Khas Bangka, Lomba Makan Hoklopan (Martabak), Lomba Memasak Lempah Kuning, Lomba Mewarnai dan Melukis, Amazing Race (Cooking Race) dan tidak ketinggalan Lomba Membuat Kopi.

Bagi pehobi masak, digelar pula Demo Interaktif, Coaching Clinic, Pentas Seni dan Budaya serta Live Music.

“Kami juga menghadirkan Desi Trisnawati, Putri Babel yang memenangkan Masterchef. Kemudian juga Eddrian Tjhia, pengasuh Kuliner di DAAI TV, Bangka Cuisine, Healthy Food Specialist. Dua chef terkenal itu selain menjadi juri mereka akan memberikan edukasi dan motivasi seputer kuliner,” kata Wendo.

Seluruh acara BBFF 2017 itu juga akan dijadikan tema Lomba vlog, blog dan lomba jurnalistik Wisata Kuliner bagi para blogger, vlogger dan praktisi pers/wartawan.

Ketua Umum GIPI Kepulauan Babel, Djohan Riduan Hasan menambahkan, dari banyaknya tema kuliner yang dihadirkan, tema besar yang akan dihadirkan adalah Lempah Kuning dan Martabak ‘Hoklopan’ Bangka. Dua kuliner Babel ini memang sudah dikenal dan akan didorong menjadi ikon di Babel.

Pada festival yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-17 Provinsi Babel ini, wisatawan juga bisa menikmati ribuan makanan tradisional dari Kota Pangkalpinang dan enam Kabupaten se-Babel yang dikoordinir oleh Ibu Melati Erzaldi Rosman, Ketua Dekranasda Babel yang melibatkan Dekranasda Kabupaten dan Kota.

“Di acara puncak, Melati Erzaldi Rosman bersama Dekranasda Provinsi, Kota dan Kabupaten akan menggelar Festival Makanan Tradisional Khas Bangka dari Kota Pangkalpinang dan Enam Kabupaten yang terkenal dengan Kota Seribu Kue (Muntok) dan Kota Seribu Warung Kopi (Manggar),” ujar Dhojan.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman tidak ketinggalan mengajak para wisatawan untuk datang untuk menikmati sajian kuliner Bangka yang khas.

“Wisatawan kuliner belum terakui sebagai pemburu kuliner lezat kalau belum menyantap kuliner Bangka,” ujarnya.

Kuliner, kata Erzaldi, memang bagian yang tak bisa dipisahkan dari Bangka Belitung. Lempah Kuning misalnya. Bagi masyarakat Babel, ada ungkapan tiada hari tanpa Lempah Kuning.

“Lempah Kuning sudah sangat melegenda dan tetap lestari (living culinary legend) menjadi makanan sehari-hari. Ketika rutinitas kehidupan membuat pening, maka Lempah Kuning yang kaya rempah itu akan mengusir rasa pening,” ujarnya.

Ia pun berharap ajang ini bisa meningkatkan citra pariwisata Bangka Belitung, yang tidak hanya dengan alamnya yang indah tapi juga kulinernya.

“Destinasi wisata, termasuk destinasi wisata kuliner, baik itu restoran, cafe, warung-warung makan yang memenuhi kriteria sapta pesona wisata, promosikanlah di ajang kuliner bergengsi ini. BBFF harus menjadi ajang sinergi sekaligus berbagi; saling berpromosi,” ujar Gubernur Erzaldi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Bangka Belitung Food Festival 2017. Ia mengatakan, kuliner bisa menjadi “pintu masuk” yang kuat bagi Provinsi Bangka Belitung dalam menarik wisatawan.

“Selama ini Belitung sudah dikenal luas wisatawan dengan alamnya yang indah. Maka kuliner ini tentu akan bisa memperkuat destinasi, khususnya di Pulau Bangka,” kata Menpar Arief Yahya.

Dengan mudahnya akses transportasi, khususnya penerbangan ke Bangka, maka menjadi kelebihan bagi Provinsi Babel untuk meningkatkan pariwisata.

“Waktu tempuhnya dari Jakarta tidak sampai satu jam. Harga tiketnya pun tidak terlalu mahal. Ditambah dengan komitmen yang kuat dari Kepala Daerah, maka Babel akan menjadi destinasi utama wisatawan,” ujar Arief Yahya.(*)

Jupiter Aerobatic Team Bakal Hiasi Langit Sabang

0
Inilah saat enam pesawat TNI AU melakukan atraksi. (Twitter)

Akrobatik udara Jupiter Aerobatic Team (JAT) dipastikan siap unjuk kebolehan di Sail Sabang 2017.

Dari mulai manuver membentuk hati, manuver menyilang, manuver olak-alik dan meluncur tegak lurus ke atas dengan mengeluarkan asap di ekornya, semua dipastikan siap dipertontonkan ke puluhan ribu wisatawan yang datang ke Sabang.

“Hari ini kita mulai berangkat dari Yogyakarta dengan rute ke Jakarta, Palembang, Medan, Banda Aceh hingga Sabang,” ujar Leader JAT Letkol pnb Kisha, Selasa (28/11).

Total, ada 6 pesawat aerobatic yang diterbangkan ke Sabang. Dan pesawat-pesawat ini, dijadwalkan akan mendarat di Sabang tanggal 29 November. Semuanya akan langsung tampil pada Kamis (30/11) dan Sabtu (2/12) di atas pelabuhan CT3 Teluk Sabang.

“Dari perjalanan Medan ke Sabang nantinya, tim JAT akan terbang rendah (low pass) di atas Kota Banda Aceh sebagai tanda penghormatan kepada masyarakat Aceh,” pungkas Letkol Kisha.

Manuvernya dijamin bakal seru. Total, ada 12 manuver yang telah siap ditampilkan di Sail Sabang.

“Sebagai satu-satunya tim erobatic yang ada di ASEAN tentu kita akan tampilkan yang terbaik. Manuver up roll, cross over break tanpa loop, twin half cuban with wheel, heart, callypso, dan masih banyak lainnya. Jangan lupa untuk diabadikan dan unggah ke medsos ya,” harapnya.

Terpisah Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti menerangkan. Selain penampilan tim JAT, TNI AU juga akan mengadakan pameran alat utama sistem persenjataan (alustsista) milik TNI AU. Kegiatan itu diharap menjadi momentum bagi masyarakat untuk melihat langsung kekuatan persenjataan TNI AU di Sabang.

“Danlanud Maimun Saleh, Sabang, Letkol Penerbang A.P.U Tarigan sudah menyatakan kesiapannya memeriahkan Sail Sabang. Ini merupakan bukti bahwa seluruh elemen mempunya satu visi dalam pengembangan pariwisata,” kata Esthy.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya langsung melayangkan apresiasi. Rencana akrobatik udaranya dinilai sangat oke. Sangat layak diviralkan di media sosial.

“Saya yakin wisatawan akan sangat antusias dengan berbagai permainan dirgantara itu,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Akrobat udara di Sail Sabang 2017 itu, lanjut Menpar Arief, bahkan bisa dipromosikan secara khusus sebelumnya agar bisa menarik wisman. Apalagi, di Aceh Kemenpar punya pasukan Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Inilah relawan bentukan Kemenpar yang gemar mempromosikan pariwisata Indonesia via medsos.

Kemenangan Indonesia di World Halal Tourism Award (WHTA) tahun 2015 dan 2016 salah satunya lahir dari kerja keras GenPI. GenPI pula yang ikut berjasa memviralkan vote video Wonderful Indonesia di ajang UNWTO Award. Dan setiap harinya, GenPI selalu rajin bikin trending topic di medsos. Terakhir, GenPI kembali berperan dalam memenangkan polling online di laman Dive Magazine.

“Nanti harus disupport Kemenpar lewat metode paid, owned, social media, dan endorser. Gengsi event akan naik, dan coverage medianya bisa lebih luas,” kata Arief Yahya. (*)

Pariaman Triathlon 2017 Libatkan Peserta dari Mancanegara

0

Mendunia dengan Tour de Singkarak, Sumbar merancang event lain di luar balap sepeda untuk menggali potensi wisata.

Sumbar kini bersiap menghelat kompetisi ‘ manusia besi’ Pariaman Triathlon 2017 untuk ke empat kali mulai 2 sampai 3 Desember 2017.

Pantai Kota Pariman Sumatera Barat, menjadi gelanggang ketahanan fisik ini. Rencana ini langsung mendapat respons positif dari atlet-atlet penjuru dunia.

Atlet mancanegara seperti dari Jerman, New Zealand, Italia, Australia, Amerika Serikat, Spanyol, Belanda, Aljazair, Inggris, Malaysia, Singapura, Taiwan, Austria, Brazil dan tuan rumah Indonesia siap menjajal ketangguhan medan berat Pantai Kota Pariaman.

Effendi Jamal, selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman bahkan sudah berani memberikan garansi , event ini bakal menyedot perhatian para wisatawan mancanegara melihat animo peserta berasal dari luar negeri.

“Sudah banyak negera peserta memberikan konfirmasi berpartisipasi dalam kegiatan ini, Kami berharap melalui event ke-4 ini dapat mendongkrak kunjungan wisata di Kota Pariaman,” kata Effendi.

Dalam ajang Pariaman Triathlon 2017, para peserta bakal menguji batas kemampuan fisik mulai dari berenang-berlari-dan mengayuh sepeda dalam rute menantang dengan panorama keindahan alam Pariaman . Dinas Pariwisata Kota Pariaman mematok target , peserta bisa mencapai 500 orang.

Event ini berkelas internasional. Pemkot Pariaman menggandeng Federasi Triathlon Indonesia (FTI) sebagai organisasi resmi penyelenggara Triathlon di Indonesia .Praktis, kompetisi ini masuk dalam kalender resmi dari Federasi Triathlon Indonesia.

Effendi menjelaskan, Pariaman sengaja memilih , Pantai Pariaman karena memiliki ombak besar. ”Ombak besar di sini bisa menjadi tantangan tersendiri dan menguras banyak tenaga,” kata Effendi.

Selain ombak menantang, Pantai Pariaman menjadi salah satu kota wisata bahari di Indonesia. Dengan panjang garis pantai mencapai 12 KM dan didominasi hamparan pasir putih bersih membuat peserta bukan cuma berkompetisi, tetapi juga bisa menikmati keindahan pantai Pariaman.

“Terlebih , terdapat 4 pulau eksotik di sekitar pantai sehingga membuat peserta bakal mendapat pengalaman tidak terlupakan mengikuti lomba triathlon di sini,” sambung Effendi.

Event ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) . Terdapat dua kategori lomba dalam event ini antara lain: Olympic Distance dan Sprint Distance. Dalam Olympic Race terbagi kategori Men and Women open, di mana para Kemudian duathlon, lomba bersepeda 20 km dan lari 5km untuk umum, Instansi/corporate dan pelajar peserta akan berenang sejauh 1.5 km, bersepeda 40 km dan berlari 10 km.

“Panitia menyiapkan kelas khusus untuk TNI/POLRI, dimana para peserta akan menempuh renang 850 m, bersepeda 20 km dan lari 10 km,” ujar Effendi.

Bagi Menpar Arief Yahya, sport tourism menjadi salah satu andalan untuk memperkenalkan destinasi wisata Pariaman dan terutama olahraga dengan unsur fun, memperlihatkan keindahan alam, dan diminati banyak peserta mancanegara, seperti cycling, marathon, half marathon, 10K, triathlon, golf, dan segala modifikasi .

Pariaman International Thriathlon 2017 ini bisa mengangkat citra pariwisata Indonesia, terutama di Tanah Minang. Lokasi ini sangat strategis . Atlet bisa dengan mudah menjangkau arena .Dari Bandara Minangkabau Padang, waktu untuk menempuh Pantai Pariaman cuma 45 menit dengan jarak 29 km.

“Proxility itu sangat penting dalam menggelar suatu even. Semakin dekat, semakin besar peluang untuk mendapatkan jumlah wisman yang lebih banyak,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Empat Perusahaan Taksi Online Ajukan Izin tapi …

0
ilustrasi

batampos.co.id – Empat perusahaan taksi online sudah mengajukan izin ke pemerintah provinsi Kepulauan Riau. Tetapi pemerintah provinsi belum mengeluarkan izin karena persyaratan belum lengkap.

“Sudah ada 4 perusahaan yang mengajukan izin. Kami tidak keluarkan, karena masih ada syarat-syarat yang belum dilengkapi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Zamhur Ismail, Selasa (28/11).

Karena belum lengkap berkas permohonan izin tersebut akhirnya dikembalikan ke perusahaan. Harapannya berkasnya bisa segera dilengkapi.

“Persyaratan itu ya sesuai dengan Permenhub yang baru. Intinya kalau sudah semua lengkap, maka akan diproses. Kita tidak pernah memperlambat,” katanya.

Saat ini Dishub Kepri masih trus melakukan survey di lapangan terkait kuota taksi online yang memungkinkan beroperasi di Batam. Di mana menurutnya, kuota harus ditentukan agar seimbang dengan kebutuhan di Batam.

“Jadi masih terus kerja kita ini. Termasuk bagaimana saat ini kebutuhan di lapangan. Kuota harus ditentukan berapa, sehingga jelas batasannya nanti,’ katanya. (ian)

Pembayaran Proyek Tertunda, Defisit

0

batampos.co.id – Defisit Pemerintah Kota (Pemko) Batam senilai Rp 168 miliar berimbas pada pembayaran pengerjaan proyek. Pembayaran ditunda hingga 2018 mendatang.

Sekretaris Daerah Jefridin menyampaikan yang paling terdampak yakni Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Manusia (DBM-SDA). Untuk diketahui, dinas yang dikepalai Yumasnur ini memang jadi ujung tombak Pemko Batam merealisasikan program pembangunan infrastruktur.

“Khusus Bina Marga saja (DBM SDA, red) saja Rp 60 miliar,” ungkap Jefridin usai rapat Wali Kota bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (27/11) siang.

Tak hanya di DBM SDA, proyek fisik yang merupakan program OPD lain juga terdampak. Termasuk, dua OPD andalan pembangunan infrastruktur selain DBM SDA, yakni Dinas Cipta Karya dan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan. Namun, ia menegaskan tunda bayar pada OPD lain tak siginifikan.

“Lain juga kena, tapi saya tak hafal betul jumlahnya. Tidak siginifikan,” ucap dia.

Ditanya berapa total tunda bayar, mantan Kepala Dinas Pendapatan Batam ini juga mengaku lupa. Namun ia memastikan penundaan tak sama jumlahnya dengan nilai defisit Rp 168 miliar yang kini dialami Pemko Batam.

“Tak sampai lah,” imbuhnya, ketika ditanya pewarta apakah tunda bayar mencapai Rp 100 miliar.

Sejatinya, Pemko Batam telah melakukan berbagai usaha menekan angka defisit. Di antaranya, memotong perjalanan dinas hingga meniadakan konsumsi rapat.

“Perlu addendum kontrak OPD dengan rekanannya. Mau tidak mau tahun depan (pembayaran, red), memang tak ada duit,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DBM SDA, Yumasnur enggan mengomentari banyaknya tunda bayar di dinas yang ia pimpin. Ia ingin fokus menyelesaikan pengerjaan proyek fisik 2017 yang kini masuk tahap finalisasi.

“Sekarang capai 80 persen. Pengerjaan proyek terakhir 15 Desember mendatang,” sebutnya, singkat. (cr13)

Pemko Batam Siapkan Rp 8 Miliar untuk 4 Puskesmas

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam akan memperbaiki empat puskesmas di 2018 mendatang dengan nilai anggaran sekitar Rp 8 miliar. Perbaikan ini dalam rangka mningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi masing-masing puskesmas itu sekitar Rp 2 miliar. Ini penting untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” kata kepala Dinas Kota Batam Didi Suharyadi, Selasa (28/11).

Ia mengatakan empat puskesmas yang akan diperbaiki tersebut adalah Puskesmas Sei Panas, Puskesmas Lubukbaja, Sengkuang, dan Sei Pancur. “Ini juga sesuai arahan dari pak Presiden dan Wali Kota bahwa pembangunan harus terlihat wujudnya,” katanya.

Selain infrastruktur ini, wujud yang dimaksud juga adalah pelayanan yang prima dan maksimal kepada masyarakat. Di mana menurutnya, semua petugas di Puskesmas harus siap bekerja 24 jam melayani masyarakat.

“Apalagi sampai ada pasien atau masyarakat yang ditolak atau diterlantarkan. Itu tidak boleh sama sekali,” katanya.

Anggota komisi IV DPRD Kota Batam Marlon Brando mengatakan pembangunan infrastruktur ini harus sejalan dengan pelayanan. Apalagi anggaran yang digenlontorkan tidak sedikit. Ia berharap pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan.

“Pelayanan yang paling utama. Pokoknya jangan lagi ada istilah masyarakat pulang dari rumah sakit kecewa karena pelayanan yang tidak maksimal,” katanya.

Menurutnya, Puskesmas itu dibuat untuk melayani masyarakat kecil. “Jadi warga harus nyaman ketika berobat di Puskesmas. Tengah malam pun harus dilayani,” katanya. (ian)