Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 127

Silahkan Ajukan Reaktivasi Penerima Bantun Iuran Jaminan Kesehatan Nasional, Ini Syaratnya

0
Ilustrasi JKN. F Istimewa

batampos– Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam menjelaskan mekanisme pengajuan reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) bagi warga yang statusnya dinonaktifkan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Zulkifli Aman, mengatakan masyarakat yang ingin mengaktifkan kembali kepesertaan PBI JKN dapat mengajukan permohonan langsung ke kantor Dinsos PM di Sekupang dengan melengkapi sejumlah persyaratan.

“Syaratnya harus ada keterangan dari rumah sakit terkait penyakit yang diderita. Setelah itu kita ajukan permohonan ke Kementerian Sosial untuk dinilai sesuai kriteria yang ada. Jika disetujui, baru kemudian diproses kembali oleh BPJS Kesehatan,” ujar Zulkifli, Senin (9/3).

Menurutnya, saat ini sudah ada warga yang datang mengurus pengaktifan kembali kepesertaan PBI JKN tersebut. Hingga saat ini tercatat sedikitnya 15 orang telah mengajukan reaktivasi.

“Sudah ada yang datang ke Dinas Sosial untuk pengajuan reaktivasi PBI JKN. Terakhir yang saya tandatangani pengusulannya ada 15 orang,” katanya.

Zulkifli menjelaskan, sebagian besar warga baru mengetahui status kepesertaan mereka tidak aktif saat sedang menjalani pengobatan atau perawatan di fasilitas kesehatan.

Meski demikian, ia mengatakan masyarakat tidak banyak mengeluhkan proses tersebut. Warga umumnya mengikuti mekanisme yang telah dijelaskan oleh petugas Dinas Sosial.

“Mereka tidak komplain. Yang penting minta diaktifkan kembali. Kami jelaskan mekanismenya dan mereka mengikuti prosesnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan akhir terkait reaktivasi tetap berada di Kementerian Sosial yang akan melakukan penilaian terhadap dokumen pengajuan, termasuk riwayat penyakit serta kondisi ekonomi pemohon.

Jika hasil penilaian menunjukkan status kesejahteraan seseorang tidak lagi masuk kategori penerima bantuan, maka pengajuan reaktivasi berpotensi tidak disetujui.

Namun demikian, Zulkifli menyebut sebagian besar pengajuan yang disampaikan Dinas Sosial Batam selama ini mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.

“Rata-rata yang kita usulkan memang disetujui. Sampai saat ini sudah bisa aktif kembali, hanya sekitar dua sampai tiga orang yang masih dalam proses pengajuan,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini tercatat sebanyak 49.703 peserta PBI JKN di Kota Batam telah dinonaktifkan, sementara 356.616 peserta lainnya masih berstatus aktif.(*)

Artikel Silahkan Ajukan Reaktivasi Penerima Bantun Iuran Jaminan Kesehatan Nasional, Ini Syaratnya pertama kali tampil pada Metropolis.

KM Makmur Jaya Terbalik di Perairan Bintan Dihantam Gelombang Tinggi, 20 Orang Selamat, 9 Masih Dicari

0
Kapal SAR Purworejo milik Basarnas Tanjungpinang dikerahkan untuk mencari korban KM Makmur Jaya yang terbalik di perairan Pulau Merapas Bintan. F. Basarnas untuk Batam Pos.

batampos – Kapal motor KM Makmur Jaya yang mengangkut 29 orang dilaporkan terbalik setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Pulau Merapas, kawasan Kijang, Minggu (8/3) dini hari.

Sebanyak 20 orang berhasil diselamatkan, sementara 9 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan insiden kapal terbalik terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari agen kapal, KM Makmur Jaya sebelumnya berangkat dari kawasan Kampung Bugis di Tanjungpinang pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 14.00 WIB dengan tujuan menuju Pulau Pengibu.

“Kapal miring setelah dihantam gelombang tinggi dan akhirnya terbalik,” ujar Fazzli.

Dari total 29 orang di kapal tersebut, sebanyak 20 orang berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke bagian badan kapal yang terbalik.

Sementara sembilan orang lainnya berusaha menyelamatkan diri menggunakan sekoci kapal, namun terpisah dari kapal yang terbalik.

Dua puluh orang yang bertahan di atas badan kapal akhirnya berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas di lokasi, yakni KM Sinar Abadi, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Sebanyak 20 orang tersebut langsung dievakuasi ke pelabuhan di Kijang,” kata Fazzli.

Saat ini, para korban selamat telah diserahkan kepada pihak agen kapal untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, sembilan orang yang sebelumnya menggunakan sekoci penyelamat masih dalam proses pencarian.

Untuk mempercepat operasi pencarian, Basarnas Tanjungpinang mengerahkan tim penyelamat serta kapal SAR ke lokasi kejadian.

Tim SAR juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Vessel Traffic Service Batam.

Selain itu, kapal penyelamat KN SAR Purworejo turut dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kapal terbalik.

“Kami juga telah mengirim Tim Rescue dan KN SAR Purworejo menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran di area pencarian,” ujar Fazzli.

Operasi pencarian terhadap korban yang masih hilang hingga kini masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (*)

Artikel KM Makmur Jaya Terbalik di Perairan Bintan Dihantam Gelombang Tinggi, 20 Orang Selamat, 9 Masih Dicari pertama kali tampil pada Kepri.

THR ASN Pemko Batam Belum Cair, Ini Penjelasan Kadiskominfo

0
Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Foto. Pemko Batam

batampos – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam hingga kini belum dicairkan. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyebut prosesnya masih berada pada tahap pengajuan administrasi oleh masing-masing perangkat daerah.

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan saat ini proses pengajuan THR masih berjalan sehingga pencairannya belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. “Belum, masih dalam pengajuan,” kata Rudi kepada Batam Pos, Senin (9/3/2026) siang.

‎Ia menjelaskan, pencairan THR nantinya akan dilakukan bersamaan dengan pembayaran gaji serta tunjangan kinerja (tukin) ASN di lingkungan Pemko Batam.

‎“Turunnya bersamaan dengan gaji dan tunjangan kinerja. Sekarang sudah boleh diajukan oleh masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.

‎Rudi menyebut, pembahasan mengenai percepatan pencairan THR tersebut juga telah dilakukan dalam rapat yang digelar pada Jumat (6/3) lalu. Dalam rapat tersebut, perangkat daerah diminta segera memproses pengajuan agar pencairan THR dapat dilakukan secepatnya.

‎“Dalam rapat itu disampaikan agar pengajuan segera dilakukan untuk mempercepat pencairan THR ASN,” katanya.

‎Selain itu, menurut Rudi, arahan juga datang dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, agar seluruh perangkat daerah mengantisipasi proses administrasi menjelang masa libur mendatang sehingga pencairan THR tidak mengalami keterlambatan.

‎Saat ini, kata dia, pengajuan dari perangkat daerah sudah mulai dilakukan dan hanya tinggal menunggu proses administrasi selanjutnya.

‎“Pengajuan sudah kami lakukan. Sekarang tinggal menunggu proses administrasi saja. Secara substansi sudah oke dan alokasi anggarannya juga sudah tersedia,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, proses administrasi tersebut dilakukan oleh masing-masing perangkat daerah sebelum nantinya diproses lebih lanjut untuk pencairan.
‎Rudi memastikan sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam proses pengajuan THR bagi ASN di lingkungan Pemko Batam.

‎“Tidak ada kendala, baik dari sisi administrasi maupun pencairannya. Semuanya sudah berjalan sesuai prosedur,” katanya.

‎Pemerintah pusat sebelumnya telah menyampaikan bahwa pencairan THR bagi ASN, TNI-Polri, dan pensiunan dilakukan secara bertahap sejak akhir Februari. Namun untuk di lingkungan Pemko Batam, proses pencairan masih menunggu rampungnya tahapan administrasi di tingkat perangkat daerah.(*)

Artikel THR ASN Pemko Batam Belum Cair, Ini Penjelasan Kadiskominfo pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Larang ASN Terima THR dan Parsel dari Perusahaan, Pelanggar Bisa Disanksi hingga Pemberhentian

0
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam diingatkan untuk tidak menerima Tunjangan Hari Raya (THR), parsel, maupun bentuk pemberian lain dari perusahaan atau pihak yang berkepentingan.

‎Jika terbukti menerima gratifikasi, ASN dapat dikenakan sanksi mulai dari teguran hingga pemberhentian.

‎Peringatan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri. Ia mengatakan setiap tahun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan gratifikasi menjelang hari raya.

‎Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Menjelang Hari Raya.

‎“Setiap tahun KPK mengeluarkan surat edaran. Di Batam juga sudah ditindaklanjuti oleh Wali Kota melalui SE Nomor 16 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi menjelang hari raya,” kata Yusfa kepada Batam Pos, Senin (9/3) siang.

‎Ia menegaskan, jika ada ASN yang terbukti menerima gratifikasi, maka kasus tersebut akan diproses melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Pemko Batam.

‎“Nanti akan dilihat dulu tingkat pelanggarannya seperti apa. Apakah pemberian itu berkaitan dengan jabatannya atau tidak. Kalau terbukti, tentu ada sanksinya,” ujarnya.

‎Menurut Yusfa, sanksi yang diberikan mengacu pada aturan disiplin pegawai negeri yang berlaku. Tingkatannya bervariasi, mulai dari sanksi ringan hingga sanksi berat.

‎“Hukumannya bisa berupa surat peringatan tertulis, penundaan kenaikan pangkat, hingga yang paling berat adalah pemberhentian dari jabatan atau sebagai ASN. Semua tergantung tingkat pelanggarannya,” jelasnya.

‎Bahkan, kata dia, tidak menutup kemungkinan kasus tersebut berujung pada proses pidana apabila pemberian tersebut berkaitan dengan proyek, kepentingan tertentu, atau terdapat unsur tersembunyi di balik pemberian tersebut.

‎“Kalau misalnya momentum Lebaran tetapi pemberiannya berkaitan dengan fee proyek atau ada kepentingan tertentu, tentu itu sudah masuk ranah lain dan bisa mengarah pada pidana,” katanya.

‎Untuk mencegah praktik tersebut, Pemko Batam telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang bertugas menerima laporan dan melakukan penilaian terhadap dugaan gratifikasi di lingkungan pemerintah daerah.

‎Pembentukan UPG tersebut telah dituangkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Batam yang diterbitkan pada Oktober 2025 lalu.

‎Selain melalui UPG, masyarakat juga dapat melaporkan dugaan gratifikasi melalui berbagai saluran pengaduan. Salah satunya melalui website Whistle Blowing System (WBS) yang telah disiapkan oleh Inspektorat Kota Batam.

‎“Pengaduan bisa dilakukan langsung ke UPG, melalui website WBS yang kami sediakan, atau masyarakat juga bisa melaporkan langsung ke website KPK melalui Gratifikasi Online atau GOAL KPK,” jelas Yusfa.

‎Ia menegaskan bahwa ASN harus menjadi teladan dalam menjaga integritas dan tidak meminta atau menerima pemberian yang berkaitan dengan jabatan, terutama menjelang hari raya.

‎Jika ada ASN yang terlanjur menerima pemberian, maka yang bersangkutan wajib melaporkannya dalam waktu maksimal 30 hari sebagaimana diatur dalam surat edaran wali kota tersebut.

‎Untuk pemberian seperti parsel atau bingkisan hari raya, ASN juga tidak diperbolehkan menyimpannya. Bingkisan tersebut harus segera disalurkan kepada pihak yang membutuhkan, seperti panti asuhan, rumah jompo, atau anak yatim piatu, dengan tetap dilaporkan kepada UPG.

‎Yusfa menyebut praktik pemberian parsel atau THR kepada ASN biasanya berasal dari pihak perusahaan atau pihak yang memiliki kepentingan tertentu terhadap pemerintah.

‎“Biasanya yang memberi itu dari perusahaan atau pihak yang memiliki kepentingan. Karena itu kami juga mengimbau agar semua pihak mendukung upaya pencegahan gratifikasi ini,” katanya.

‎Ia juga mengingatkan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemko Batam terikat oleh aturan yang berlaku, sehingga wajib mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

‎Surat edaran wali kota tersebut, lanjutnya, telah disampaikan kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam, termasuk pimpinan perusahaan, asosiasi, dan lembaga yang berhubungan dengan pemerintah.

‎“Kami mengimbau jika ada pemberian seperti itu sebaiknya ditolak sejak awal. Lebih baik ditolak daripada menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.

‎Menurut Yusfa, kepatuhan terhadap aturan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi di Kota Batam. (*)

Artikel Pemko Batam Larang ASN Terima THR dan Parsel dari Perusahaan, Pelanggar Bisa Disanksi hingga Pemberhentian pertama kali tampil pada Metropolis.

Sah! Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump Bereaksi Keras

0
Kenaikan Mojtaba Khamenei menandai pertama kalinya sejak Revolusi Islam 1979 kepemimpinan tertinggi Iran berpindah dari ayah kepada anak. F. The Guardian via JawaPos.com

batampos – Iran memasuki babak politik baru setelah Mojtaba Khamenei, putra kedua mendiang Ali Khamenei, dipilih sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran. Penunjukan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dilansir The Guardian, Senin (9/3/2026), pemilihan tersebut diumumkan oleh Majelis Ahli Iran, lembaga ulama yang memiliki kewenangan menentukan pemimpin tertinggi negara. Dalam pernyataan resminya, lembaga itu menyebut Mojtaba terpilih melalui “pemungutan suara yang menentukan” dan meminta masyarakat memberikan dukungan penuh kepada pemimpin baru di tengah situasi krisis.

Majelis Ahli juga mengajak rakyat Iran, termasuk kalangan ulama, cendekiawan, serta akademisi di lembaga pendidikan agama dan universitas, untuk menyatakan baiat atau sumpah setia kepada pemimpin tertinggi yang baru.

Baca Juga: Imbas Konflik AS-Israel dan Iran, Minyak Mentah Dunia Tembus USD 100 per Barel

Dukungan terhadap Mojtaba Khamenei juga datang dari berbagai institusi negara. Media pemerintah Iran melaporkan pimpinan angkatan bersenjata telah menyatakan kesetiaan kepada pemimpin baru tersebut. Ketua parlemen Iran bahkan menyebut mengikuti kepemimpinan Mojtaba sebagai “kewajiban religius dan nasional”.

Selain itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan kesiapannya menjalankan perintah pemimpin tertinggi yang baru.

Di tingkat regional, kelompok sekutu Iran di Yaman, Houthi Movement, turut menyampaikan ucapan selamat. Dalam pernyataannya di Telegram, kelompok itu mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Iran atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi revolusi.

Namun suksesi ini memicu reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menyatakan penunjukan Mojtaba Khamenei tidak dapat diterima oleh Washington.

Baca Juga: Defisit APBN Tembus Rp 135,7 Triliun per Februari 2026

Trump bahkan menyebut pemimpin baru Iran kemungkinan tidak akan bertahan lama jika pemerintah Iran tidak mendapatkan persetujuan dari Amerika Serikat terlebih dahulu. Ia juga menegaskan bahwa Washington seharusnya memiliki peran dalam menentukan arah politik Iran ke depan.

Selain Amerika Serikat, Israel juga mengeluarkan peringatan keras. Militer Israel melalui unggahan berbahasa Persia di platform X menyatakan akan terus mengejar setiap penerus Ali Khamenei serta pihak yang terlibat dalam proses penunjukan pemimpin baru Iran.

Penunjukan Mojtaba terjadi tidak lama setelah kematian Ali Khamenei yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari lalu, hari pertama perang terbuka antara Iran dan kedua negara tersebut.

Mojtaba Khamenei selama ini dikenal sebagai figur berpengaruh di balik layar kekuasaan Iran. Ulama berusia 56 tahun itu lahir pada 1969 di Mashhad dan menempuh pendidikan teologi di kota suci Qom.

Meski tidak pernah memegang jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum, ia disebut memiliki pengaruh besar melalui kedekatannya dengan kantor ayahnya serta jaringan ulama konservatif dan Garda Revolusi Iran.

Namanya mulai dikenal luas secara internasional setelah pemilihan presiden Iran yang kontroversial pada 2009. Sejumlah tokoh reformis menuduhnya berperan dalam mendukung tindakan keras aparat terhadap demonstrasi besar yang terjadi setelah pemilu tersebut.

Baca Juga: Jelang THR Cair, Penipuan Online Meningkat, Ini Modusnya!

Di tengah pergantian kepemimpinan ini, konflik militer di kawasan juga terus meningkat. Serangan Israel terhadap sejumlah fasilitas energi di sekitar Teheran memicu kebakaran besar dan kepulan asap di ibu kota Iran.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait.

Ketegangan tersebut juga memicu kekhawatiran terhadap dampak ekonomi global. Iran memperingatkan konflik berkepanjangan berpotensi mendorong harga minyak dunia melonjak hingga lebih dari 200 dolar AS per barel. (*)

Artikel Sah! Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump Bereaksi Keras pertama kali tampil pada News.

Wamandag RI Dorong Pelaku UMKM di Batam Tembus Pasar Internasional

0
Wamendag RI Dyah Roro Esty Widya Putri bersama dengan pelaku UMKM di Batam. f. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty Widya Putri mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Batam untuk meningkatkan kapasitas usaha hingga mampu menembus pasar internasional. Hal tersebut disampaikan saat dialog bersama para eksportir dan pelaku usaha di Mall Pelayanan Publik (MPP) Batam, Senin (9/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Roro menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki tiga target utama dalam mendorong pertumbuhan sektor perdagangan nasional. Pertama, mengamankan pasar dalam negeri agar produk lokal, khususnya dari UMKM, memiliki ruang yang luas di pasar domestik.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya membantu UMKM agar dapat memasarkan produknya di dalam negeri, salah satunya dengan menghubungkan pelaku usaha dengan jaringan ritel modern.

“UMKM yang memang fokus menjual produknya di pasar dalam negeri kita bantu untuk terhubung dengan ritel modern. Dengan begitu produk mereka bisa dipajang dan dipasarkan di gerai-gerai yang ada di berbagai daerah,” ujarnya.

Target kedua adalah memperluas pasar ekspor melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional. Ia menyebutkan perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) memiliki peran penting dalam membuka akses pasar bagi produk Indonesia ke luar negeri.

Namun, menurutnya masih terdapat kesenjangan informasi terkait pemanfaatan perjanjian dagang tersebut, khususnya di tingkat daerah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong sosialisasi kepada para pelaku usaha.

“Kami melihat masih ada gap antara perjanjian dagang yang sudah disepakati di tingkat pusat dengan pemanfaatannya oleh pelaku usaha di daerah. Karena itu sosialisasi perlu terus dilakukan agar pelaku usaha mengetahui peluang pasar ekspor,” jelasnya.

Kementerian Perdagangan juga bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk meningkatkan pemanfaatan berbagai perjanjian perdagangan internasional tersebut. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pelaku usaha dapat memahami peluang ekspor dan memanfaatkannya secara maksimal.

Target ketiga, lanjutnya, adalah mendorong UMKM agar mampu bersaing di pasar global. Untuk itu, pemerintah melakukan pendampingan bagi UMKM yang dinilai telah siap melakukan ekspor.

“UMKM yang kami dorong untuk ekspor adalah yang sudah siap dari sisi produksi, kapasitas, dan keberlanjutan usaha. Sehingga ketika ada permintaan dari pasar luar negeri, mereka mampu memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, Kementerian Perdagangan saat ini memiliki jaringan promosi perdagangan di 33 negara melalui Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC). Jaringan ini dimanfaatkan untuk membantu mempromosikan produk-produk Indonesia di pasar internasional.

Menurut Roro, selama lima tahun terakhir Indonesia juga mencatat surplus neraca perdagangan. Nilai surplus perdagangan bahkan mencapai sekitar 41,05 miliar dolar Amerika Serikat.

Selama ini, ekspor Indonesia memang masih didominasi komoditas besar seperti minyak sawit mentah (CPO), produk energi, serta besi dan baja. Namun, tren ekspor produk UMKM juga terus mengalami peningkatan.

Beberapa komoditas yang menunjukkan tren positif di pasar global antara lain kopi, kakao, serta produk halal seperti makanan, minuman, hingga kosmetik.

“Produk kopi Indonesia saat ini sedang naik daun di pasar internasional. Begitu juga kakao dan berbagai produk halal yang permintaannya terus meningkat,” jelasnya.

Ia mencontohkan produk kosmetik lokal yang sudah berhasil menembus pasar internasional, seperti produk kecantikan asal Indonesia yang kini mulai tersedia di sejumlah negara.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa produk Indonesia memiliki daya saing di pasar global jika didukung dengan kualitas dan promosi yang baik.

Dalam kesempatan itu, Roro juga menyoroti posisi strategis Batam yang berada dekat dengan Singapura dan Malaysia. Kondisi geografis tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar ekspor.

“Batam memiliki lokasi yang sangat strategis, dekat dengan Singapura dan Malaysia. Ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha di daerah ini untuk mengembangkan pasar ekspor,” katanya.

Keberadaan Export Center di Batam diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mendapatkan informasi terkait peluang pasar, perjanjian dagang, hingga pendampingan ekspor.

Melalui fasilitas tersebut, pelaku usaha dapat berkonsultasi dan mendapatkan informasi mengenai potensi pasar ekspor bagi produk mereka.

“Harapannya fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh pelaku usaha. Pemerintah hadir untuk membantu UMKM agar tidak hanya naik kelas, tetapi juga mampu menembus pasar internasional,” tutupnya.(*)

 

Artikel Wamandag RI Dorong Pelaku UMKM di Batam Tembus Pasar Internasional pertama kali tampil pada Metropolis.

400 Pelajar Pekanbaru Ikuti Tryout Akbar UTBK SNBT 2026 Ilmupedia Telkomsel

0
Peserta try out UTBK SNBT 2026 foto bersama panitia di Aula Umiversitas Lancang Kuning, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (9/3/2026). F. Telkomsel untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 400 pelajar dari berbagai sekolah di Pekanbaru mengikuti Tryout Akbar UTBK SNBT 2026 yang digelar Telkomsel melalui platform edukasi digital Ilmupedia. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Universitas Lancang Kuning sebagai bagian dari rangkaian tryout nasional di delapan kota di Indonesia.

Acara dibuka oleh Manager Mobile Consumer Branch Pekanbaru Telkomsel, Andri Sulaeman, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Arden Simeru, serta Wakil Rektor II Universitas Lancang Kuning, Jeni Wardi.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Telkomsel, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam mendukung kesiapan akademik pelajar menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Baca Juga: Viral! Moncong Pesawat Garuda GA-176 Penyok Usai Mendarat di Pekanbaru

Andri Sulaeman mengatakan, tryout tersebut diharapkan dapat membantu para peserta mempersiapkan diri menghadapi seleksi UTBK SNBT dengan lebih percaya diri.

“Kami berharap pelaksanaan tryout ini dapat memberikan nilai tambah bagi para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi. Telkomsel akan terus berkomitmen mendukung ekosistem pendidikan nasional melalui inovasi layanan dan kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Melalui Ilmupedia, peserta mendapatkan pengalaman simulasi ujian yang menyerupai kondisi UTBK sebenarnya. Setelah mengerjakan soal, peserta juga dapat melihat analisis hasil untuk mengetahui kekuatan sekaligus materi yang perlu ditingkatkan.

Sebagai bentuk apresiasi, Telkomsel memberikan hadiah dana pendidikan kepada tiga peserta dengan nilai terbaik. Juara pertama memperoleh Rp1.000.000, juara kedua Rp750.000, dan juara ketiga Rp500.000.

Baca Juga: Jelang THR Cair, Penipuan Online Meningkat, Ini Modusnya!

Selain mengikuti tryout, peserta juga mendapatkan akses ke berbagai konten edukatif melalui Ilmupedia, mulai dari informasi kampus hingga tips persiapan UTBK.

Telkomsel berharap pelaksanaan Tryout UTBK SNBT 2026 di delapan kota ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk semakin siap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi dan meraih kampus impian mereka. (*)

Artikel 400 Pelajar Pekanbaru Ikuti Tryout Akbar UTBK SNBT 2026 Ilmupedia Telkomsel pertama kali tampil pada News.

Kejar Bebas TB 2030, Batam Bentuk Tim Percepatan Penanggulangan

0
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam, Melda Sari. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam membentuk tim khusus untuk mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TB) sebagai upaya mencapai target eliminasi penyakit tersebut pada 2030. Tim Percepatan Penanggulangan TB itu dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Batam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam, Melda Sari, mengatakan pembentukan tim tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan TB di Batam.

“Tim ini dibentuk untuk mengoordinasikan dan menyinergikan berbagai program penanggulangan tuberkulosis. Jadi tidak hanya dari sektor kesehatan saja, tetapi juga melibatkan lintas sektor agar penanganannya lebih efektif,” ujar Melda, Senin (9/3).

Baca Juga: Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Bermedsos, Diskominfo Batam Siap Terapkan

Ia menjelaskan, tim tersebut memiliki tugas mengoordinasikan, menyinergikan, serta mengevaluasi pelaksanaan percepatan eliminasi TB di Kota Batam. Dengan adanya tim ini, berbagai program penanggulangan TB diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi.

Menurut Melda, langkah tersebut juga sejalan dengan program prioritas nasional yang tertuang dalam agenda pembangunan Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sektor kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Program penanggulangan TB memang menjadi perhatian nasional. Pemerintah pusat juga mendorong percepatan eliminasi TB sebagai bagian dari agenda pembangunan kesehatan yang masuk dalam Asta Cita Presiden,” jelasnya.

Selain itu, pembentukan tim percepatan ini juga mengacu pada sejumlah regulasi nasional, di antaranya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis serta Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Kedua regulasi tersebut menjadi dasar penguatan program penanggulangan TB secara terpadu dari tingkat pusat hingga daerah.

Melda juga memaparkan kondisi penanganan TB secara nasional. Dari estimasi 1,09 juta kasus Tuberkulosis di Indonesia, sekitar 856 ribu kasus atau 78 persen telah ditemukan. Sementara sekitar 223 ribu kasus atau 22 persen lainnya diperkirakan masih belum terdeteksi.

“Artinya masih ada cukup banyak kasus TB yang belum ditemukan. Ini menjadi tantangan bersama agar penemuan kasus bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkit TB, di antaranya kebiasaan merokok, penyakit diabetes, konsumsi alkohol, malnutrisi, serta infeksi HIV/AIDS.

Baca Juga: Santuni Anak Yatim Saat Ramadan, Amsakar Apresiasi Inisiatif LAM Kepri Batam

“Faktor-faktor risiko ini perlu menjadi perhatian bersama. Jika tidak dikendalikan, potensi penularan TB di masyarakat juga akan semakin besar,” ujarnya.

Melda juga mengajak tenaga kesehatan dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya Indonesia bebas TB dengan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas.

“Kami mengajak tenaga kesehatan dan masyarakat untuk membantu Indonesia bebas TB dengan memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di puskesmas terdekat, sehingga kasus TB bisa ditemukan lebih cepat dan segera diobati,” katanya.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung target eliminasi TB pada tahun 2030. (*)

Artikel Kejar Bebas TB 2030, Batam Bentuk Tim Percepatan Penanggulangan pertama kali tampil pada Metropolis.

Santuni Anak Yatim Saat Ramadan, Amsakar Apresiasi Inisiatif LAM Kepri Batam

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim di Gedung LAM Kepri Kota Batam, Minggu (8/3/2026). F. Humas Diskominfo Batam/Rumawi

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Kota Batam dengan menyantuni anak yatim dalam rangkaian buka puasa bersama di Gedung LAM Kepri Batam, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan penghargaan kepada LAM Kepri Kota Batam yang telah menginisiasi kegiatan berbagi kepada anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima santunan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Saya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan LAM hari ini. Melalui acara seperti ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada sejumlah anak yatim yang hadir. Penyerahan santunan dilakukan bersama pengurus LAM Kepri Kota Batam dalam suasana penuh kehangatan.

Baca Juga: Nikmatnya Ramadan di Batam, Ini 5 Cemilan yang Cocok untuk Buka Puasa

Satu per satu anak yatim maju untuk menerima santunan, disambut dengan kebersamaan dan rasa haru dari para tamu yang hadir.

Amsakar menambahkan, santunan kepada anak yatim merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Ia mengingatkan bahwa perhatian terhadap anak yatim juga disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an, salah satunya melalui Surat Al-Ma’un.

“Dalam Surat Al-Ma’un disebutkan, tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Mereka itulah yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin. Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa peduli terhadap mereka yang membutuhkan,” katanya.

Ia berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk bersedekah dan berbagi kepada sesama.

“Momentum Ramadan ini hendaknya kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbanyak sedekah dan saling berbagi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (*/adv)

Artikel Santuni Anak Yatim Saat Ramadan, Amsakar Apresiasi Inisiatif LAM Kepri Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Santuni Anak Yatim Saat Ramadan, Amsakar Apresiasi Inisiatif LAM Kepri Batam

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim di Gedung LAM Kepri Kota Batam, Minggu (8/3/2026). F. Humas Diskominfo Batam/Rumawi

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Kota Batam dengan menyantuni anak yatim dalam rangkaian buka puasa bersama di Gedung LAM Kepri Batam, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan penghargaan kepada LAM Kepri Kota Batam yang telah menginisiasi kegiatan berbagi kepada anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima santunan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Saya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan LAM hari ini. Melalui acara seperti ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada sejumlah anak yatim yang hadir. Penyerahan santunan dilakukan bersama pengurus LAM Kepri Kota Batam dalam suasana penuh kehangatan.

Baca Juga: Nikmatnya Ramadan di Batam, Ini 5 Cemilan yang Cocok untuk Buka Puasa

Satu per satu anak yatim maju untuk menerima santunan, disambut dengan kebersamaan dan rasa haru dari para tamu yang hadir.

Amsakar menambahkan, santunan kepada anak yatim merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Ia mengingatkan bahwa perhatian terhadap anak yatim juga disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an, salah satunya melalui Surat Al-Ma’un.

“Dalam Surat Al-Ma’un disebutkan, tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Mereka itulah yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin. Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa peduli terhadap mereka yang membutuhkan,” katanya.

Ia berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk bersedekah dan berbagi kepada sesama.

“Momentum Ramadan ini hendaknya kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbanyak sedekah dan saling berbagi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (*/adv)

Artikel Santuni Anak Yatim Saat Ramadan, Amsakar Apresiasi Inisiatif LAM Kepri Batam pertama kali tampil pada Metropolis.