Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1280

Anggaran Makan Minum Rp1,3 Miliar DPRD Tanjungpinang Tuai Sorotan

0
DPRD Tanjungpinang
Anggota DPRD Tanjungpinang saat menjalani rapat paripurna, Selasa (2/9). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Anggaran makan minum dan perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjadi sorotan publik. Nilainya mencapai miliaran rupiah di tengah kondisi keuangan pemerintah daerah yang sedang tidak stabil.

Tercatat, biaya perjalanan dinas pimpinan, komisi, dan AKD DPRD tahun 2025 mencapai Rp3,6 miliar. Sementara belanja pakaian dinas dianggarkan Rp347 juta dan belanja makan minum pimpinan serta anggota DPRD mencapai Rp1,304 miliar.

Sekretaris DPRD Tanjungpinang, M. Amin, membenarkan adanya mata anggaran tersebut. Ia menyebut alokasi perjalanan dinas dan makan minum sebenarnya sudah ditekan dibanding tahun sebelumnya.

“Itu sudah dipres (efisiensi). Tahun lalu perjalanan dinas saja mencapai belasan miliar rupiah,” kata Amin, Selasa (2/9).

Meski begitu, akademisi Tanjungpinang, Robby Patria, menilai anggaran tersebut masih terbilang fantastis. Ia menyarankan DPRD lebih bijak dalam menentukan prioritas pengeluaran.

“Selama ini hasil perjalanan dinas tidak pernah dipublikasikan. Coba tunjukkan ke masyarakat apa manfaatnya. Lebih baik dialihkan untuk kebutuhan mendesak di Tanjungpinang,” tegas Robby, Rabu (3/9).

Menurutnya, DPRD seharusnya bisa mengutamakan anggaran untuk hal yang menyentuh langsung kepentingan warga, seperti proyek penanganan banjir.

“Kalau anggaran perjalanan dinas bisa dialihkan ke penanganan banjir, Pemko tidak perlu pinjam dana ke bank. Itu jelas lebih bermanfaat,” pungkasnya.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Anggaran Makan Minum Rp1,3 Miliar DPRD Tanjungpinang Tuai Sorotan pertama kali tampil pada Kepri.

Tiga Rumah yang jadi Mes Karyawan PT Naga Tata Mestika Ludes Terbakar di Bukit Melati, Sagulung

0
Tiga unit mess pekerja di Sagulung terbakar. f. Eusebius Sara

batampos– Kaveling Bukit Melati I, RT 04/RW 06, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, digemparkan oleh kebakaran hebat yang meludeskan tiga unit rumah mes karyawan PT Naga Tata Mestika, Rabu (3/9) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Perusahaan ini diketahui merupakan subcon di galangan kapal PT Marcopolo. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa itu terjadi saat para penghuni mes sedang bekerja di galangan kapal. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah bangunan mes. Dalam hitungan menit, api membesar dan melalap seluruh isi rumah mes, membuat warga sekitar panik dan berusaha memberikan pertolongan.

“Apinya dari tengah mes itu. Langsung besar, dan kami tak bisa berbuat banyak karena pintu terkunci,” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian. Upaya pemadaman manual yang dilakukan warga tidak membuahkan hasil karena kobaran api yang semakin membesar.

BACA JUGA: Polda Kepri Tunggu Hasil Labfor Kebakaran Gudang PT Desa Air Cargo

Kondisi semakin sulit karena bangunan mes terbuat dari material yang mudah terbakar. Akibatnya, dua unit mes lain yang berada di kiri dan kanan mes utama ikut dilalap si jago merah. Sementara itu, satu unit mes di sisi kiri berhasil diselamatkan setelah armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman secara cepat.

Selain bangunan mes, satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam mes ikut ludes terbakar. Beruntung, tiga sepeda motor lain yang berada di luar bangunan berhasil diselamatkan oleh siswa SMKN 11, yang sekolahnya berlokasi tidak jauh dari area kebakaran.

Warga sekitar mengaku lega karena rumah milik seorang warga bernama Wawan yang berada di sisi kanan mes tidak ikut terbakar berkat upaya pemadaman cepat oleh petugas. “Kalau damkar lambat, mungkin rumah saya juga habis terbakar,” ujar Wawan yang masih tampak shock dengan kejadian tersebut.

Iqbal, koordinator penghuni mes, mengatakan bahwa ia dan 13 rekannya tidak mengetahui persis penyebab kebakaran karena seluruh penghuni sedang bekerja di galangan kapal saat kejadian. “Kami baru tahu setelah dapat informasi dari warga. Begitu sampai di sini, tiga unit mes beserta isinya dan satu motor karyawan sudah ludes seperti ini,” ujar Iqbal dengan nada sedih.

Camat Sagulung, Harfie, bersama Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul, yang turun langsung ke lokasi membenarkan kejadian ini. Mereka memastikan bahwa proses penyelidikan dan pendataan kerugian tengah dilakukan oleh pihak berwenang.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi awal, kebakaran ini diduga dipicu korsleting listrik. “Saat ini masih kami dalami. Yang jelas, tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Hanya kerugian materi yang cukup besar,” jelas Anwar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Tiga Rumah yang jadi Mes Karyawan PT Naga Tata Mestika Ludes Terbakar di Bukit Melati, Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Cemburu Sang Duda, Motor Janda Dibakar dan TV Dihancurkan

0
Polsek Sagulung ringkus pelaku pembakaran sepeda motor kekasihnya di Sagulung. f.Istimewanya

batampos— Kasus dugaan penganiayaan dan pengrusakan akibat cemburu buta menggemparkan warga Sagulung, Batam. Seorang pria berinisial KH (43), yang diketahui berstatus duda, nekat membakar sepeda motor dan merusak televisi milik pacarnya, SDT (28), seorang janda. Tak hanya itu, KH juga diduga berusaha menyerang ponakan korban dengan cairan air keras, namun aksi tersebut berhasil digagalkan.

Peristiwa ini terjadi pada 26 Agustus 2025 di kawasan Kavling Seroja, Sei Pelunggut, Sagulung. Menurut keterangan polisi, insiden bermula dari kecemburuan pelaku yang merasa pacarnya tidak pulang ke rumah hingga dini hari. “Pelaku menuduh korban berselingkuh setelah mengetahui korban berada di luar rumah dan mengaku sedang bersama teman,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, Rabu (3/9/).

Emosi yang memuncak membuat KH mendatangi rumah korban. Saat tiba, ia disambut adik korban. Tanpa pikir panjang, pelaku mencoba menyerang menggunakan cairan diduga air keras. Beruntung, korban dan keluarganya berhasil menghindar. Tak puas, pelaku kemudian menarik motor korban ke luar rumah dan membakarnya, serta menghancurkan TV 4K UHD di ruang tamu.

Tak terima dengan tindakan brutal tersebut, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sagulung. Tim opsnal yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan KH pada Rabu (27/8) di bioskop Panbil Mall, Batam. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan.

BACA JUGA: Cemburu, Warga Nongsa Bacok Rekannya

Dalam operasi penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor Honda Scoopy yang terbakar, televisi TCL 43 inci, surat keterangan leasing, serta satu botol berisi cairan yang diduga air keras. Semua barang bukti kini diamankan untuk keperluan penyidikan.

Atas perbuatannya, KH dijerat dengan Pasal 187 ayat (1) KUHPidana jo Pasal 406 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Polisi masih mendalami motif pelaku secara lebih detail, termasuk kemungkinan adanya rencana kekerasan lebih lanjut terhadap korban dan keluarganya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Cemburu Sang Duda, Motor Janda Dibakar dan TV Dihancurkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Simulasi Tanggap Bencana di Anambas Berubah Tragedi, Kapal BPBD Terbakar

0
Kapal BPBD terbakar
KM Mina Maritim 166 saat mencoba memadamkan api yang membakar kapal jenis RIB milik BPBD Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Simulasi tanggap bencana di perairan Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur, Kabupaten Anambas, mendadak berubah jadi tragedi. Satu unit kapal jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) milik BPBD Anambas terbakar, Rabu (3/9).

Dalam kapal tersebut ada lima petugas BPBD yang dipimpin Sekretaris BPBD, Wira. Beruntung, seluruhnya berhasil selamat dari insiden kebakaran itu.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga bernama Sigit. Dari kawasan RSUD Tarempa, ia melihat asap hitam membubung sekitar pukul 10.45 WIB.

“Awalnya kami kira bagian dari simulasi. Tapi lama-kelamaan asapnya makin pekat. Saya langsung kabari petugas,” kata Sigit kepada Batam Pos.

Menurut Sigit, saat terbakar kapal RIB BPBD berada berdampingan dengan kapal Basarnas. “Untung ada kapal Basarnas di dekat lokasi, jadi petugas cepat dievakuasi sebelum kapal nelayan datang membantu,” ujarnya.

Kepala Pos Basarnas Anambas, Dwianto Bima Satria, juga mengira kebakaran itu masih bagian dari skenario. “Ceritanya kan memang simulasi kapal kebakaran. Tapi setelah terdengar ledakan, kami langsung sadar itu kejadian nyata,” jelas Bima.

Ia menuturkan, Basarnas segera menginstruksikan agar petugas BPBD melompat ke laut untuk menyelamatkan diri, guna mencegah api merambat ke kapal Basarnas.

“Alhamdulillah semua selamat, tidak ada korban jiwa. Hanya kapal, peralatan navigasi, dan dua mesin Suzuki 200 HP yang ikut terbakar,” katanya.

Puing kapal RIB BPBD kemudian ditarik oleh KM Mina Maritim 166 ke pantai Tanjung Momong untuk dievakuasi. Seluruh badan kapal berbahan karet berlapis fiber hangus hingga tak tersisa. Kerugian ditaksir hampir Rp1 miliar. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Simulasi Tanggap Bencana di Anambas Berubah Tragedi, Kapal BPBD Terbakar pertama kali tampil pada Kepri.

7 Cara Efektif Atasi Anger Issue agar Emosi Lebih Terkontrol

0
Ilustrasi marah
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos Anger issue atau masalah pengendalian emosi kini semakin banyak dialami sebagian orang. Kondisi ini ditandai dengan ledakan amarah secara verbal, tindakan merusak, hingga berujung pada penganiayaan.

Jika emosi tidak terkendali, kemungkinan besar seseorang mengalami anger issue. Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar amarah lebih terkontrol.

Dikutip dari Jawa Pos, berikut tujuh cara mengatasi anger issue:

1. Introspeksi diri
Kenali hal-hal yang bisa memicu kemarahan agar lebih mudah dikendalikan.

2. Pahami tanda-tanda
Jika amarah mulai muncul, sebaiknya menenangkan diri atau menyendiri sejenak.

3. Ubah pola pikir
Hilangkan pikiran negatif dengan menggantinya pada hal-hal positif.

4. Perbaiki cara komunikasi
Sampaikan isi hati dengan jelas tanpa harus melampiaskan amarah.

5. Ubah gaya hidup
Hidup sehat bisa membuat pikiran lebih tenang dan tidak mudah marah.

6. Istirahat cukup
Tidur teratur dan melakukan hobi positif membantu memperbaiki suasana hati.

7. Cari bantuan profesional
Jika belum mampu mengatasinya sendiri, konsultasi ke pakar atau berbagi dengan keluarga bisa menjadi solusi.

Masalah anger issue memang dapat membuat hidup penuh drama. Namun, setiap orang tetap memiliki kendali untuk merespons emosi dengan lebih sehat. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel 7 Cara Efektif Atasi Anger Issue agar Emosi Lebih Terkontrol pertama kali tampil pada Lifestyle.

Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa di Lingga

0
Koperasi Merah Putih
Peresmian Sekretariat Koperasi Merah Putih Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga oleh Plt Kepala Disperindagkop UMKM Kabupaten Lingga, Selasa (2/9). F. Istimewa.

batampos – Program Koperasi Merah Putih terus bergulir di Kabupaten Lingga. Setelah Kelurahan Dabo lebih dulu meresmikan, kini giliran Desa Batu Kacang meluncurkan koperasi serupa sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan.

Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, menyebut Koperasi Merah Putih hadir untuk meningkatkan nilai jual hasil bumi petani serta memperluas akses pasar.

“Semoga koperasi ini bisa melibatkan para petani dalam penyediaan alat pertanian sekaligus menjadi wadah untuk memasarkan hasil panen secara langsung,” ujar Febrizal, Rabu (3/9).

Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, koperasi ini juga mengelola berbagai unit usaha, mulai dari sembako murah, klinik kesehatan, apotek, hingga layanan simpan pinjam.

Febrizal menambahkan, kehadiran Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan diharapkan menjadi pilar pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Dengan hadirnya koperasi ini, masyarakat desa tidak hanya mendapat kemudahan usaha, tetapi juga memiliki wadah bersama untuk meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.

Reporter: Vatawari 

Artikel Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa di Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Pos Menyambut Hangat Kunjungan DPN APPEKNAS

0
Kunjungan DPN APPEKNAS ke Batam Pos, Rabu (3/9).

batampos – Batam Pos salah satu media termuka di Kota Batam, menyambut hangat kunjungan Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (DPN APPEKNAS) yang berlangsung pada Rabu (3/9). Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antara media dengan asosiasi pengusaha konstruksi.

DPN APPEKNAS yang dipimpin oleh Ketua Umum, Dr.Ir. Fandy Iood.,ST.,M.PWK.,IPM menyampaikan perkenalan asosiasi dalam mendukung pengembangan usaha kontraktor dan konstruksi di Indonesia, khususnya di Batam yang dikenal sebagai kota dengan potensi investasi kreatif yang besar.

Berbagai program dan inisiatif telah disiapkan untuk kepada masyarakat untuk membangun usaha atau menarik berbagai investor untuk membuka bisnis konstruksi di Batam, Kepulauan Riau.

Kunjungan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara pengurus APPEKNAS dengan jajaran Batam Pos, membahas strategi pengelolaan, tangung jawab investasi, dan layanan penelitian, serta digitalisasi media.

Kunjungan DPN APPEKNAS ke Batam Pos menandai langkah awal yang positif bagi kolaborasi berkelanjutan dalam memajukan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Batam. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Batam Pos Menyambut Hangat Kunjungan DPN APPEKNAS pertama kali tampil pada Metropolis.

Arus Kendaraan Semrawut! Lampu Lalu Lintas Basuki Rahmat Padam Sejak Kemarin

0
Traffic light Basuki Rahmat
Kondisi lalu lintas Jalan Basuki Rahmat saat traffic light padam akibat disambar petir, Rabu (3/9). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Traffic light simpang empat Jalan Basuki Rahmat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau padam sejak Selasa (2/9) kemarin. Kondisi ini membuat arus kendaraan di kawasan tersebut semrawut.

Pantauan Rabu (3/9), pengendara tampak saling menunggu giliran untuk melintas. Salah satunya Sulaiman, warga Tanjungpinang, mengaku waswas saat harus melewati simpang itu.

“Saya mau antar anak sekolah, tapi agak takut juga karena tidak ada lampu,” ujarnya.

Lampu lalu lintas yang padam di jalur padat itu dikeluhkan pengguna jalan. Mereka berharap segera ada perbaikan, mengingat kawasan Basuki Rahmat kerap ramai terutama pagi dan sore hari.

Kabid Lalu Lintas Jalan Dishub Tanjungpinang, Syavrant Shadiq, menjelaskan kerusakan traffic light disebabkan sambaran petir saat hujan deras. Saat ini, pihaknya masih menelusuri komponen yang rusak untuk segera dilakukan perbaikan.

“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati dan tetap mematuhi rambu lalu lintas,” kata Syavrant.

Meski arus kendaraan terlihat semrawut, Dishub belum menempatkan petugas di lokasi. “Untuk saat ini belum, kita fokus perbaikan terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Arus Kendaraan Semrawut! Lampu Lalu Lintas Basuki Rahmat Padam Sejak Kemarin pertama kali tampil pada Kepri.

Bisa Picu Masalah Kesehatan, 5 Sayuran Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang

0
Ilustrasi brokoli. (pixabay)

batampos – Pernahkah kamu merasa sayang untuk membuang makanan? Lalu memilih menghangatkan makanan tersebut sebelum memakannya kembali? Jika iya, kamu harus waspada!

Ternyata, tidak semua makanan bisa dimasak ulang. Ada beberapa bahan makanan yang justru membahayakan kesehatan jika dihangatkan kembali.

Berikut adalah lima jenis sayuran yang berbahaya jika kembali dihangatkana atau dipanaskan ulang.

1. Bayam

Menurut situs Medcom, bayam merupakan sayuran yang mengandung nitrat tinggi. Nitrat dapat berubah menjadi nitrit ketika dipanaskan.

Jika nitrit masuk ke dalam tubuh, ia akan bereaksi dengan hemoglobin dalam darah. Ini membuat tubuh menjadi kekurangan oksigen dan memicu kondisi yang disebut methemoglobinemia.

Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi bayam dalam kondisi segar atau memasaknya sekali saja.

2. Brokoli

Masih menurut situs Medcom, brokoli kaya akan vitamin C dan antioksidan sulfodaphane. Pemanasan berulang akan menurunkan nutrisi pada brokoli sehingga mengurangi manfaat kesehatannya.

Selain itu, menurut tayangan Youtube Hidup Sehat tvOne, pada dasarnya sayuran hijau mengandung nitrat yang dapat berubah menjadi nitrit ketika dipanaskan ulang. Nitrit bersifat karsinogenik dan sangat berbahaya bagi kesehatan.

3. Kentang

Berdasarkan tayangan Youtube Hidup Sehat tvOne, kentang yang dihangatkan kembali lalu dibiarkan mendingin bisa memicu perkembangan bakteri Clostridium botulinum.

Bakteri ini dapat menjadi racun yang sangat berbahaya. Orang yang terinfeksi akan menunjukkan gejala seperti mual hingga lumpuh.

4. Wortel

Dilansir dari Health Grid, pada wortel terdapat karotenoid jenis beta-karoten yang menghasilkan warna oranye.

Pemanasan berulang wortel dapat mengurangi jumlah beta-karoten dan meningkatkan kadar gula.

Oleh karena itu, mengonsumsi wortel lebih baik dalam keadaan mentah atau dimasak sekali saja.

5. Tomat

Masih menurut Health Grid, tomat mengandung asam oksalat yang dapat bereaksi dengan logam saat dipanaskan kembali. Hal ini dapat mengubah rasa, bahkan menyebabkan pencemaran logam.

Untuk itu, hindari memanaskan tomat dalam wadah logam atau memasak berulang dalam wajan logam.

Itulah lima jenis sayuran yang tidak boleh dipanaskan kembali. Penting bagi kita untuk memperhatikan cara penyimpanan dan pemanasan ulang makanan untuk menghindari keracunan atau gangguan pencernaan. (*)

Artikel Bisa Picu Masalah Kesehatan, 5 Sayuran Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kondusif, Batam Terjaga sebagai Kota Investasi

0
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.

batampos – Gelombang protes di sejumlah kota besar di Indonesia belakangan ini menimbulkan kekhawatiran terkait stabilitas investasi. Namun, kondisi berbeda terlihat di Batam.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, mengatakan iklim usaha dan investasi di Batam sejauh ini masih terjaga dengan baik. “Untuk Batam saat ini boleh dikatakan kondisi dunia usaha tetap baik-baik saja. Mungkin tidak terlalu berpengaruh dengan gejolak yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia,” katanya, Selasa (2/9).

Meski demikian, Rafki mengakui sebagian investor sempat menanyakan situasi keamanan di Batam. Namun, pihaknya memberi jaminan bahwa Batam relatif aman.

“Meskipun ada aksi unjuk rasa, tetapi itu berjalan tertib. Itu sudah berlangsung sejak dulu,” ujarnya.

Baca Juga: Distribusi Seragam Sekolah Gratis di Batam Capai 60 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir September

Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena adanya rasa memiliki yang tinggi dari masyarakat Batam terhadap daerahnya. “Rasa untuk menjaga Batam agar tetap kondusif sebagai daerah tujuan investasi ada di setiap warganya, baik kelompok masyarakat umum, mahasiswa, buruh, pengusaha, hingga pemerintah,” tambahnya.

Kondisi tersebut, lanjut Rafki, menjadikan Batam tetap menarik di mata investor. Sejauh ini tidak ada tanda-tanda investasi terganggu.

“Mungkin ada wait and see dalam jangka pendek melihat perkembangan beberapa waktu ke depan, tetapi itu tidak terlalu terasa pengaruhnya,” katanya.

Ia memastikan calon investor masih menaruh kepercayaan pada Batam. Menurutnya, tidak ada kekhawatiran berlebihan dari pihak luar terhadap stabilitas kota industri ini.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tersedia di Grand Batam Mall

“Calon investor tidak begitu khawatir. Jadi kita berdoa semoga Batam tetap seperti ini, aman, kondusif, tetap disukai para investor sehingga Batam terus menjadi primadona investasi di Indonesia,” ujarnya.

Apindo Batam juga mengimbau semua pihak untuk saling menjaga kondusivitas kota. Batam merupakan rumah bersama sekaligus ruang hidup bagi berbagai kalangan. “Batam adalah tempat kita berusaha, baik dari berbagai kalangan. Semua menjadikan Batam tempat untuk berusaha, tempat hidup, dan tempat mencari mata pencaharian,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dan rasa tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat sangat menentukan terjaganya iklim investasi. “Imbauan kami, semoga Batam tetap aman dan kondusif. Tidak terpengaruh oleh pergolakan yang terjadi,” lanjut Rafki. (*)

Artikel Kondusif, Batam Terjaga sebagai Kota Investasi pertama kali tampil pada Metropolis.