
batampos – Anggaran makan minum dan perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjadi sorotan publik. Nilainya mencapai miliaran rupiah di tengah kondisi keuangan pemerintah daerah yang sedang tidak stabil.
Tercatat, biaya perjalanan dinas pimpinan, komisi, dan AKD DPRD tahun 2025 mencapai Rp3,6 miliar. Sementara belanja pakaian dinas dianggarkan Rp347 juta dan belanja makan minum pimpinan serta anggota DPRD mencapai Rp1,304 miliar.
Sekretaris DPRD Tanjungpinang, M. Amin, membenarkan adanya mata anggaran tersebut. Ia menyebut alokasi perjalanan dinas dan makan minum sebenarnya sudah ditekan dibanding tahun sebelumnya.
“Itu sudah dipres (efisiensi). Tahun lalu perjalanan dinas saja mencapai belasan miliar rupiah,” kata Amin, Selasa (2/9).
Meski begitu, akademisi Tanjungpinang, Robby Patria, menilai anggaran tersebut masih terbilang fantastis. Ia menyarankan DPRD lebih bijak dalam menentukan prioritas pengeluaran.
“Selama ini hasil perjalanan dinas tidak pernah dipublikasikan. Coba tunjukkan ke masyarakat apa manfaatnya. Lebih baik dialihkan untuk kebutuhan mendesak di Tanjungpinang,” tegas Robby, Rabu (3/9).
Menurutnya, DPRD seharusnya bisa mengutamakan anggaran untuk hal yang menyentuh langsung kepentingan warga, seperti proyek penanganan banjir.
“Kalau anggaran perjalanan dinas bisa dialihkan ke penanganan banjir, Pemko tidak perlu pinjam dana ke bank. Itu jelas lebih bermanfaat,” pungkasnya.
Reporter: M. Ismail
Artikel Anggaran Makan Minum Rp1,3 Miliar DPRD Tanjungpinang Tuai Sorotan pertama kali tampil pada Kepri.









