Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1279

Kapolresta Barelang Beri Penghargaan Kapolsek Batu Aji yang Jadi Komandan Paskibraka di Istana Negara

0
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin memberikan penghargaan ke Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, Rabu (3/9). F.Budi untuk Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, memberikan penghargaan kepada personelnya yang berprestasi, Rabu (3/9). Salah satunya Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang.

AKP Bimo dipercaya menjadi Komandan Kompi Pasukan Paskibraka pada upacara kenegaraan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2025 lalu.

“Penghargaan ini diberikan atas inisiatif, konsistensi, serta kontribusi positif Kapolsek Batu Aji dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Zaenal.

Zaenal menegaskan, apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, inovasi, dan pengabdian tulus anggota Polresta Barelang akan selalu dihargai. “Semoga dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja,” katanya.

Dalam arahannya, Zaenal meminta jajarannya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), serta menghindari segala bentuk pelanggaran.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan baik saat bertugas maupun di luar jam dinas, serta memperkuat pengamanan markas Polresta dan Polsek. “Tingkatkan kesiapsiagaan operasional untuk mengantisipasi dinamika situasi yang berkembang cepat,” ucapnya.

Zaenal juga menekankan agar seluruh personel terus meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan dengan berpedoman pada Tribrata dan Catur Prasetya. “Hindari pelanggaran disiplin, kode etik profesi, maupun pidana, serta jauhi tindakan yang menimbulkan antipati masyarakat,” tutupnya.

Selain AKP Bimo, penghargaan juga diberikan kepada putra-putri keluarga besar Polresta Barelang yang berhasil terpilih sebagai anggota Paskibraka Kota Batam. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kapolresta Barelang Beri Penghargaan Kapolsek Batu Aji yang Jadi Komandan Paskibraka di Istana Negara pertama kali tampil pada Metropolis.

Inflasi Kepri Agustus 2025 Turun Jadi 0,18 Persen, Peringkat Keempat Terendah di Sumatera

0
Ilustrasi. Tampubolon pedagang di Toss 3000 saat menimbang cabai merah di lapaknya. Salah satu komoditas Ppendorong utama inflasi Agustus, Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat inflasi bulanan (month to month/mtm) sebesar 0,18 persen pada Agustus 2025. Angka ini turun tipis dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 0,19 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Rony Widijarto, mengatakan meski inflasi bulanan menurun, inflasi tahunan (year on year/yoy) justru naik menjadi 2,19 persen dari 1,97 persen pada Juli 2025. Data tersebut berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Secara regional, tiga kabupaten/kota dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kepri juga mengalami inflasi. Batam mencatat inflasi terendah 0,08 persen (mtm), disusul Tanjungpinang 0,26 persen (mtm), sementara Karimun mencatat inflasi tertinggi 1,03 persen (mtm).

Kepri menempati peringkat keempat inflasi tahunan terendah di Sumatera setelah Lampung, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung. Inflasi tahunan Kepri 2,19 persen tercatat lebih rendah dari rata-rata inflasi Sumatera 3,04 persen dan inflasi nasional 2,31 persen.

Pendorong utama inflasi Agustus berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan kenaikan 0,83 persen (mtm) serta andil 0,24 persen terhadap total inflasi. Kenaikan harga komoditas seperti cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, buncis, kacang panjang, cabai hijau, dan rokok kretek mesin menjadi faktor utama.

Keterbatasan pasokan dari daerah sentra, tingginya permintaan, serta kendala distribusi menjadi penyebab lonjakan harga pangan tersebut. Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 0,31 persen (mtm) dengan kontribusi 0,02 persen, serta kelompok pakaian dan alas kaki naik 0,17 persen (mtm) dengan andil 0,01 persen.

Tekanan inflasi berhasil ditekan oleh deflasi pada kelompok transportasi sebesar 0,74 persen (mtm). Penurunan ini dipengaruhi promo tarif angkutan udara dari sejumlah maskapai dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Menurut Rony, keberhasilan pengendalian inflasi di Kepri tidak lepas dari koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. BI bersama TPID terus menggerakkan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Memasuki September 2025, BI dan TPID tetap mewaspadai sejumlah faktor yang berpotensi memicu inflasi. Namun dengan dukungan panen hortikultura dan percepatan penyaluran beras SPHP, Rony optimistis inflasi Kepri dapat terjaga pada sasaran 2,5±1 persen.

“Ada beberapa faktor yang perlu diantisipasi, seperti pergerakan harga emas perhiasan yang mengikuti harga global, penyesuaian harga pangan dari daerah sentra, serta dampak regulasi baru terkait pengiriman barang konsumsi,” ujar Rony. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Inflasi Kepri Agustus 2025 Turun Jadi 0,18 Persen, Peringkat Keempat Terendah di Sumatera pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemprov Kepri Gelontorkan Rp4,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pelantar Dua

0
Jalan Pelantar Dua akses jalan menuju Pelabuhan Kuala Riau amblas akibat konstruksi yang keropos. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
Jalan Pelantar Dua akses jalan menuju Pelabuhan Kuala Riau amblas akibat konstruksi yang keropos. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal segera memperbaiki Jalan Pelantar Dua, Kota Tanjungpinang. Jalur ini merupakan akses penting keluar masuk truk bongkar muat di Pelabuhan Kuala Riau yang kini mengalami kerusakan parah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Rodi Yantari, mengatakan perbaikan akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp4,5 miliar.

“Pondasinya sudah rusak atau korosi karena usia jalan mencapai 30 tahun. Jadi harus segera diperbaiki,” ujar Rodi, Rabu (3/9).

Pada tahap awal, Pemprov Kepri akan fokus memperbaiki bagian jalan sepanjang 25 meter yang mengalami kerusakan paling parah. Sementara sisa 180 meter lainnya direncanakan diperbaiki pada tahun 2026.

“Yang rusak berat kita tangani dulu, sekitar 25 meter,” jelasnya.

Akibat amblasnya jalan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang menutup total akses keluar truk maupun kendaraan warga dari Pelantar Dua. Kondisi konstruksi beton dinilai sudah terlalu berbahaya.

Sebagai alternatif, kendaraan bongkar muat dialihkan melalui Pelabuhan Pelantar Satu. Warga yang menggunakan sepeda motor juga diminta tidak lagi melintas di jalur Pelantar Dua demi keselamatan. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pemprov Kepri Gelontorkan Rp4,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pelantar Dua pertama kali tampil pada Kepri.

Li Claudia Beberkan Transformasi Tata Pembangunan Batam, Era “Suka-Suka” Berakhir

0
Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

batampos – Masalah banjir di Batam yang tak kunjung usai menjadi sorotan tajam bagi masyarakat. Namun demikian, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meyakinkan pemerintahannya memiliki niat tulus untuk menyelesaikan persoalan ini.

Ia bahkan mengakui penanganan banjir bukanlah pekerjaan yang bisa selesai dalam sekejap layaknya pahlawan super. Li Claudia menceritakan, ia baru benar-benar memahami kompleksitas masalah banjir setelah melakukan pengamatan langsung sejak bulan Maret.

“Saya jadi mengerti persoalannya apa. Banjir di Batam tidak hanya disebabkan oleh hujan deras, tetapi juga oleh pasang air laut. Ini menjadi tantangan tambahan karena Batam dikelilingi lautan,” katanya, saat memberikan penyampaian saat temu ramah dengan para jurnalis, Rabu (3/9).

Ia juga menyorot peran masyarakat dalam mengatasi banjir. Salah satu penyebab utama adalah kebiasaan membuang sampah ke sungai.

“Saya juga minta ke masyarakat Batam kalau buang sampah jangan buang ke sungai, itu bisa menyebabkan banjir. Penanganan banjir memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan warga,” ujar Li Claudia.

Meski begitu, ia optimistis dengan langkah-langkah yang telah diambil. Titik-titik yang sebelumnya rentan banjir kini sudah mulai berkurang. Progres ini, meskipun kecil, menunjukkan adanya perbaikan dari upaya yang telah dilakukan.

“Kalau mau diakui, kita bisa lihat titik-titik yang tadinya hujan sebentar bisa banjir, sekarang sudah berkurang,” ujarnya.

Dia juga menyinggung tentang hambatan dalam penanganan masalah ini, yaitu anggaran dan proses birokrasi. Ia menjelaskan, pekerjaan seperti ini tidak bisa dilakukan sembarangan, berbeda dengan sektor swasta.

“Anggaran itu setahun, dua kali: murni dan perubahan. Kan, enggak boleh suka-suka,” katanya.

Selain itu, ia menyebutkan rencana pembangunan infrastruktur lain, seperti menaikkan beberapa jembatan yang terlalu rendah dan menghambat aliran air. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki sistem drainase kota.

Lalu, ada pernyataan menarik dari Li Claudia, adalah pengakuan tentang tata kelola pembangunan Batam di masa lalu yang disebut “suka-suka”. Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk melakukan reformasi dan menata pembangunan kota agar lebih terencana dan tidak asal-asalan.

“Selama ini, pembangunan Batam pun, mohon maaf, suka-suka. Ini sekarang di zaman kami (Amsakar-Li Claudia) enggak bisa lagi suka-suka,” ujarnya.

Li Claudia menyampaikan harapannya agar masyarakat bisa bersabar dan memberikan dukungan. Penyelesaian masalah besar seperti banjir memerlukan waktu, dedikasi, dan kerja keras, bukan kekuatan super.

“Percaya sama kami. Mungkin dua tahun lagi bisa lebih baik. Butuh waktu. Kami bukan power rangers. Saya senang kritik. Tapi tentu kritiknya membangun. Jangan kami kerja, tapi dipikir enggak kerja,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Li Claudia Beberkan Transformasi Tata Pembangunan Batam, Era “Suka-Suka” Berakhir pertama kali tampil pada Metropolis.

Li Claudia Beberkan Transformasi Tata Pembangunan Batam, Era “Suka-Suka” Berakhir

0
Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

batampos – Masalah banjir di Batam yang tak kunjung usai menjadi sorotan tajam bagi masyarakat. Namun demikian, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meyakinkan pemerintahannya memiliki niat tulus untuk menyelesaikan persoalan ini.

Ia bahkan mengakui penanganan banjir bukanlah pekerjaan yang bisa selesai dalam sekejap layaknya pahlawan super. Li Claudia menceritakan, ia baru benar-benar memahami kompleksitas masalah banjir setelah melakukan pengamatan langsung sejak bulan Maret.

“Saya jadi mengerti persoalannya apa. Banjir di Batam tidak hanya disebabkan oleh hujan deras, tetapi juga oleh pasang air laut. Ini menjadi tantangan tambahan karena Batam dikelilingi lautan,” katanya, saat memberikan penyampaian saat temu ramah dengan para jurnalis, Rabu (3/9).

Ia juga menyorot peran masyarakat dalam mengatasi banjir. Salah satu penyebab utama adalah kebiasaan membuang sampah ke sungai.

“Saya juga minta ke masyarakat Batam kalau buang sampah jangan buang ke sungai, itu bisa menyebabkan banjir. Penanganan banjir memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan warga,” ujar Li Claudia.

Meski begitu, ia optimistis dengan langkah-langkah yang telah diambil. Titik-titik yang sebelumnya rentan banjir kini sudah mulai berkurang. Progres ini, meskipun kecil, menunjukkan adanya perbaikan dari upaya yang telah dilakukan.

“Kalau mau diakui, kita bisa lihat titik-titik yang tadinya hujan sebentar bisa banjir, sekarang sudah berkurang,” ujarnya.

Dia juga menyinggung tentang hambatan dalam penanganan masalah ini, yaitu anggaran dan proses birokrasi. Ia menjelaskan, pekerjaan seperti ini tidak bisa dilakukan sembarangan, berbeda dengan sektor swasta.

“Anggaran itu setahun, dua kali: murni dan perubahan. Kan, enggak boleh suka-suka,” katanya.

Selain itu, ia menyebutkan rencana pembangunan infrastruktur lain, seperti menaikkan beberapa jembatan yang terlalu rendah dan menghambat aliran air. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki sistem drainase kota.

Lalu, ada pernyataan menarik dari Li Claudia, adalah pengakuan tentang tata kelola pembangunan Batam di masa lalu yang disebut “suka-suka”. Pernyataan ini menunjukkan komitmen untuk melakukan reformasi dan menata pembangunan kota agar lebih terencana dan tidak asal-asalan.

“Selama ini, pembangunan Batam pun, mohon maaf, suka-suka. Ini sekarang di zaman kami (Amsakar-Li Claudia) enggak bisa lagi suka-suka,” ujarnya.

Li Claudia menyampaikan harapannya agar masyarakat bisa bersabar dan memberikan dukungan. Penyelesaian masalah besar seperti banjir memerlukan waktu, dedikasi, dan kerja keras, bukan kekuatan super.

“Percaya sama kami. Mungkin dua tahun lagi bisa lebih baik. Butuh waktu. Kami bukan power rangers. Saya senang kritik. Tapi tentu kritiknya membangun. Jangan kami kerja, tapi dipikir enggak kerja,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Li Claudia Beberkan Transformasi Tata Pembangunan Batam, Era “Suka-Suka” Berakhir pertama kali tampil pada Metropolis.

Jusuf Hamka Sebut Pelaku Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, Uya Kuya, dan Sri Mulyani dari Luar Kota

0
Rumah Uya Kuya ditutup dengan seng gelombang. ( Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Pengusaha Jusuf Hamka sempat menenangkan Uya Kuya dan Astrid, setelah pasangan suami istri tersebut dilanda kesedihan mendalam. Akibat rumah hasil jerih payah mereka di dunia hiburan dijarah massa dan barang-barang di dalam rumah diambil.

Jusuf Hamka prihatin dengan tindakan tersebut. Menurut dia, hal seperti itu tidak seharusnya terjadi.

Seandainya tindakan joget-joget Uya Kuya dan sejumlah anggota DPR lainnya dianggap melanggar, dapat diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau perbuatan dan perkataan mereka bermasalah, bisa diproses secara hukum. Tapi tidak dengan menjarah rumah,” kata Jusuf Hamka.

Berdasarkan informasi yang diterima Jusuf Hamka, para pelaku penjarahan di rumah Uya Kuya, Eko Patrio, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, dan Sri Mulyani, mayoritas bukan berasal warga sekitar.

“Saya dengar katanya itu orang-orang dari luar kota,” tuturnya.

Jusuf Hamka meyakini tindakaan aksi penjarahan di rumah sejumlah anggota DPR hingga menteri keuangan Sri Mulyani berusaha menunggangi gelaran aksi demonstarasi yang sempat memanas.

Tujuannya bisa untuk menciptakan kekacauan dan kerusuhan lebih meluas lagi seperti sempat terjadi dalam peristiwa 1998 silam.

“Saya teringat dengan peristiwa 98. Untungnya TNI saat ini tidak ditaruh di barak, TNI langsung disebar untuk ikut terlibat menangani. Kalau tidak, tidak menutup kemungkinan terjadi kerusuhan seperti tahun 98,meluas ke etnis tertentu,” tuturnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Jusuf Hamka Sebut Pelaku Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, Uya Kuya, dan Sri Mulyani dari Luar Kota pertama kali tampil pada News.

PENGHARGAAN BARU, SUZUKI FRONX RAIH ‘ROOKIE OF THE YEAR’ AJANG INDONESIA AUTOMOTIVE AWARDS 2025

0
Penghargaan Suzuki Fronx ‘Rookie of The Year’ di Indonesia Automotive Awards 2025

batampos– Memasuki arus kuat tren SUV pasar otomotif nasional, Suzuki Fronx muncul sebagai pendatang baru yang sangat cepat mencuri perhatian. Baru tiga bulan sejak diluncurkan, model terbaru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meraih gelar Rookie of The Year. Penghargaan ini diberikan di Indonesia Automotive Awards 2025 di iNews Tower, Jakarta, pada 14 Agustus 2025.

Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales menyampaikan apresiasinya, “Suzuki Indonesia sangat bangga bisa menerima penghargaan yang didedikasikan oleh iNews Media Group kepada Suzuki Fronx sebagai Rookie of the Year. Sejak awal, kami sangat yakin model baru ini sanggup merebut perhatian publik dan mudah dicintai berkat nilai dan segala kelebihannya.”

Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan industri dan respons positif konsumen terhadap Fronx. Di luar dari segala keunggulannya, Fronx hadir sebagai representasi gaya hidup mobilitas baru yang mengedepankan kenyamanan sekaligus kepraktisan.

BACA JUGA: Maksimalkan Keuntungan Pelanggan, Suzuki Berikan Marvelous Deals pada GIIAS Surabaya 2025

Sebagai pabrikan otomotif yang selalu menghadirkan kendaraan baru, Suzuki menyatakan bahwa penghargaan tersebut mendorong perusahaan untuk terus maju. Produsen berpengalaman lebih dari 5 dekade di Indonesia ini selalu berkomitmen menyajikan produk berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Indonesia Automotive Awards 2025, digagas oleh iNews Media Group sebagai salah satu barometer kredibilitas tertinggi dalam industri otomotif. Ajang ini memberikan lebih dari 20 apresiasi, tidak hanya untuk kendaraan terbaik, tetapi juga untuk inovator dan figur berpengaruh.

Angela Tanoesoedibjo, CEO iNews Media Group menyampaikan sambutan kepada para pemenang, “Industri otomotif bukan hanya soal kendaraan, ia adalah gabungan dari teknologi, desain, keamanan, keberlanjutan, dan tentu saja gaya hidup. Sektor ini juga punya peran strategis dalam perekonomian kita. Menciptakan lapangan kerja, menggerakkan rantai pasok, hingga mendorong inovasi teknologi yang kian relevan di era elektrifikasi dan digitalisasi.

Menurut catatan, raihan Rookie of the Year untuk Suzuki Fronx tersebut merupakan penghargaan ke-3 yang telah diperoleh dalam kurun waktu sekitar 3 bulan sejak kelahirannya di pasar Indonesia.

Tentang Suzuki Indonesia

Suzuki Indonesia merupakan kelompok usaha yang bergerak dibidang otomotif yang memproduksi, memasarkan, memperniagakan sepeda motor, mobil, dan motor tempel (outboard-motor). Hal tersebut juga didukung dengan pelayanan purnajual suku cadang serta perbaikan/pemeliharaan di seluruh Indonesia yang solid dan terintegrasi dalam melayani para pelanggan Suzuki. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Suzuki Indonesia bisa menuju website resmi www.suzuki.co.id. (*)

Artikel PENGHARGAAN BARU, SUZUKI FRONX RAIH ‘ROOKIE OF THE YEAR’ AJANG INDONESIA AUTOMOTIVE AWARDS 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Presiden Prabowo Jadi Tamu Perayaan Hari Kemenangan Tiongkok, Bersanding dengan Xi Jinping hingga Vladimir Putin

0
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok (RRT) yang digelar di Tian’anmen, Beijing, Rabu (3/9). (Setpres)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok (RRT) yang digelar di Tian’anmen, Beijing, Rabu (3/9).

Dalam acara berskala internasional itu, Prabowo hadir berdampingan dengan sejumlah pemimpin dunia, mulai dari Presiden Tiongkok Xi Jinping hingga Presiden Rusia Vladimir Putin.

Prabowo disambut hangat oleh Xi Jinping beserta Ibu Negara Peng Liyuan. Ia kemudian berjalan melewati pasukan jajar kehormatan sebelum mengikuti sesi foto bersama.

Dalam kegiatan itu, Prabowo tampil dengan setelan jas abu-abu dan peci hitam, menegaskan identitas budaya bangsa Indonesia di panggung internasional.

Dalam sesi foto resmi, Prabowo tampak berdiri di samping Putin. Selanjutnya, ia bersama para pemimpin dunia bergerak menuju Tian’anmen Rostrum.

Dalam formasi podium kehormatan di Tiananmen Square, Prabowo duduk di barisan terdepan dengan Xi Jinping dan Putin berada tepat di sisi kirinya. Menariknya, Prabowo menjadi tamu terakhir yang tiba di lokasi parade tersebut.

Perayaan kali ini dihadiri oleh 26 pemimpin negara dan pemerintahan. Selain Putin, hadir pula Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sejumlah pimpinan organisasi internasional juga tampak hadir, di antaranya Presiden New Development Bank (NDB), Dilma Roussef.

Sepanjang acara, Prabowo terlihat berbincang dengan sejumlah pemimpin dunia. Setelah rangkaian upacara di Tian’anmen, ia bersama para kepala negara menuju Great Hall of the People untuk menghadiri resepsi diplomatik yang digelar Xi Jinping.

Kehadiran Prabowo dalam momen bersejarah ini menegaskan peran aktif Indonesia di kancah global, sekaligus mempererat hubungan persahabatan dengan Tiongkok serta negara-negara sahabat lainnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Presiden Prabowo Jadi Tamu Perayaan Hari Kemenangan Tiongkok, Bersanding dengan Xi Jinping hingga Vladimir Putin pertama kali tampil pada News.

Inflasi Kepri Agustus 2025 Terkendali, Masih di Bawah Nasional

0
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto. f.syaban

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi Kepulauan Riau (Kepri) pada Agustus 2025 tercatat 0,18 persen. Angka ini lebih rendah dibanding Juli yang 0,19 persen. Secara tahunan, inflasi Kepri mencapai 2,19 persen, naik tipis dari bulan sebelumnya 1,97 persen.

Dari tiga kota perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), Karimun mencatat inflasi tertinggi 1,03 persen. Tanjungpinang 0,26 persen, sementara Batam hanya 0,08 persen. Dengan capaian tersebut, Kepri menjadi provinsi dengan inflasi tahunan keempat terendah di Sumatera, setelah Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Inflasi Kepri juga masih lebih rendah dibanding rata-rata Sumatera 3,04 persen maupun nasional 2,3 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto, mengatakan inflasi Agustus terutama dipicu kenaikan harga pangan, seperti cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, kacang panjang, buncis, dan cabai hijau. “Kenaikan harga dipengaruhi terbatasnya pasokan dari daerah sentra di tengah permintaan yang tinggi serta kendala distribusi,” ujarnya, Rabu (3/9).

BACA JUGA: Ekonomi Kepri Tumbuh Solid, BI Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Selain pangan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, serta pakaian dan alas kaki juga ikut menyumbang inflasi. Namun, tekanan harga tertahan oleh deflasi pada kelompok transportasi sebesar 0,74 persen, seiring adanya promo tarif pesawat dalam rangka HUT RI.

Rony menegaskan, terkendalinya inflasi tak lepas dari kerja sama erat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di provinsi maupun kabupaten dan kota. Selama Agustus, TPID bersama BI menggelar berbagai langkah stabilisasi, mulai dari pasar murah, gerakan pangan murah, penyaluran beras SPHP, hingga pemantauan harga pangan pokok strategis.

Memasuki September, ada sejumlah faktor yang perlu diwaspadai, antara lain pergerakan harga emas global, penyesuaian harga pangan dari daerah sentra, serta aturan baru pengiriman barang konsumsi. Namun, musim panen hortikultura, percepatan penyaluran beras SPHP, serta tren penurunan harga minyak dunia diperkirakan bisa menahan laju inflasi.

“Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi, agar inflasi Kepri tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5 tambah 1 persen,” kata Rony. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Inflasi Kepri Agustus 2025 Terkendali, Masih di Bawah Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

Disnaker Batam Kembali Buka 23 Jenis Pelatihan Gratis, Pendaftaran 3–4 September

0
Warga Batam yang ingin ikut pelatihan berbasis kompetensi secara gratis. Mulai skerang sampai Kamis (4/9) ada pendaftaran untuk pelatihan gratis dari disnaker. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam kembali membuka program pelatihan berbasis kompetensi bagi pencari kerja anggaran perubahan tahun 2025. Sebanyak 23 jenis pelatihan tersedia dengan total ratusan peserta bagi warga yang memiliki KTP Batam.

Plt. Kepala Disnaker Batam, Nurul Iswayuni, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan keterampilan pencari kerja sekaligus sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran di Batam.

“Program ini kami siapkan untuk membantu masyarakat Batam, khususnya yang belum bekerja atau korban PHK, agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Seluruh pelatihan ini gratis karena dibiayai dari APBD Kota Batam,” ujar Nurul, Rabu (3/9).

Adapun jenis pelatihan yang dibuka meliputi antara lain Pelatihan Forklif (110 orang), Scaffolding (100 orang), Operator K3 Migas (51 orang), Autocad Desain Grafis (29 orang), Menjahit Tata Busana (25 orang), Bahasa Inggris (32 orang), serta berbagai pelatihan welder mulai dari dasar hingga tingkat lanjut, seperti Welder 3G/4G, 5G SMAW, hingga Welding Inspector Basic.

“Program itu juga ada pelatihan tata boga, jasa boga, dan animator muda, ” tambahnya.

Pendaftaran dibuka secara online melalui tautan https://bit.ly/4n31h7s pada 3–4 September 2025, pukul 08.00–16.00 WIB. Peserta hanya dapat memilih satu jenis pelatihan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui nomor WhatsApp yang didaftarkan.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Serikat Pekerja Gelar Pelatihan Bagi Pekerja

“Prioritas kami adalah pencari kerja yang belum pernah ikut pelatihan di Disnaker Batam sebelumnya. Jadi kesempatan ini benar-benar terbuka luas bagi warga yang ingin menambah kompetensi,” tambah Nurul.

Adapun persyaratan pendaftaran antara lain fotokopi KTP Batam, fotokopi kartu AK-1 yang masih berlaku, fotokopi ijazah terakhir, pas foto berwarna latar merah ukuran 3×4 sebanyak dua lembar, serta mengunggah dokumen persyaratan dalam format PDF. Peserta juga diwajibkan membawa bukti screenshot unggahan saat verifikasi data.

Untuk pelatihan K3 Madya, K3 Muda, dan Operator K3 Migas, minimal pendidikan yang dipersyaratkan adalah D3. Sedangkan untuk pelatihan welder tingkat lanjut (4G, 5G hingga 6G), diutamakan bagi peserta yang sudah memiliki pengalaman atau pernah mengikuti pelatihan las sebelumnya.

Nurul berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat Batam.

“Kami ingin tenaga kerja lokal lebih siap menghadapi persaingan industri. Semakin banyak masyarakat yang terampil, semakin besar peluang mereka untuk terserap di dunia kerja,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Disnaker Batam Kembali Buka 23 Jenis Pelatihan Gratis, Pendaftaran 3–4 September pertama kali tampil pada Metropolis.