Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 12840

115 Anggota Satpol PP Dites Urine

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, melakukan tes urine terhadap jajaran Satpol PP Kepri, di aula kantor Gubernur kepri, di Dompak, Selasa (10/10) pagi.

Sedianya tes urine tersebut diikuti 149 orang personel Satpol PP Provinsi Kepri. Namun, yang hadir hanya 115 orang. Sedangkan 34 orang tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Dikonfirmasi terkait hasil tes urine personel Satpol PP Kepri tersebut. Kepala BNNP Kepri, Nixon Manurung, mengatakan dirinya belum mengetahui hasilnya. Sebab, tim yang turun ke kantor Gubernur Kepri masih dalam perjalanan pulang menuju kantor BNNP.

“Saya belum tahu hasilnya, karena tim belum kembali kesini (Batam),” ujar Nixon.

Dikatakan Nixon, permintaan tes urine terhadap personel Satpol PP Kepri. Merupakan permintaan dari Sekda Kepri TS Arif Fadila yang menginginkan seluruh pejabat, ASN termasuk Satpol PP agar tidak terlibat narkoba.

“Ini komitmen Pemprov untuk mewanti pejabat, ASN agar tidak terlibat narkoba. Tes urine sendiri dilakukan secara berkala tergantung Pemprov,” ucapnya. (ias)

Bikin Wisman Makin Nyaman, Bandara Soetta Pasang Video Contact Center

0
foto: tangerangonline.id

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta semakin nyaman saja bagi wisatawan. Siapapun yang membutuhkan berbagai informasi terkait penerbangan dan lainnya, kini bisa memanfaatkan layanan video contact center yang baru diluncurkan Angkasa Pura II.

Para wisatawan maupun pengguna jasa bandara tinggal datang ke booth yang telah disiapkan. Layanan pun akan diberikan secara interaktif.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, ini merupakan bentuk inovasi tiada henti yang dilakukan AP II dalam meningkatkan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa bandara.

Sebelumnya AP II juga telah meluncurkan operasional Skytrain Bandara yang memudahkan pergerakan pengguna antarterminal bandara dan ke kawasan lainnya di Bandara Soekarno-Hatta.

“Layanan video contact center di Terminal 3 ini terhubung ke Contact Center Airport Bandara Internasional Soekarno Hatta Angkasa Pura II,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam pesan singkatnya, Selasa (10/10).

Para pengguna jasa bandara, baik pengantar maupun calon penumpang, dapat memanfaatkan layanan video contact center guna mendapatkan berbagai informasi tentang bandara. Baik soal lokasi-lokasi di terminal, seputar jadwal penerbangan seluruh maskapai, hingga tenant yang ada di terminal.

“Video contact center ini ditujukkan bagi para pengguna jasa yang ingin memembutuhkan informasi berbagai hal, baik di Bandara Soekarno-Hatta, maupun di 12 bandara lain,” ujar Awaluddin.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan menjelaskan, layanan video contact center saat ini baru ditempatkan di Terminal 3 Domestik dan Internasional.

Namun ke depan fasilitas serupa juga akan dipasang di Terminal 1 dan Terminal 2 dan bahkan di seluruh bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II. “Fasilitas ini terhubung dengan contact center 138 yang awalnya bisa dijangkau menggunakan telepon, bedanya ini bisa video call dengan operator kami, sehingga lebih interaktif,” ujar M Suriawan.

Menggunakan layanan video contact center ini pun sangat mudah. Angkasa Pura II telah menempatkan booth yang dilengkapi dengan kamera dan monitor. Pengguna tinggal menekan tombol hijau sebagai tanda panggilan telepon video.

Setelahnya pengguna jasa akan terhubung dengan operator contact center dan dapat langsung menanyakan informasi yang diinginkan.
“Misalnya, ada penumpang yang mau ke luar negeri lalu transit di Soekarno-Hatta, bisa tanya ke contact center interaktif, tempat makan favorit yang ada apa saja. Kalau pengantar mau tanya kapan pesawat kerabatnya sampai, bisa tanya juga. Semua informasi terintegrasi di contact center,” tutur M Suriawan.

Tidak hanya sekadar penambahan layanan, video call center ini juga menjadi salah satu cari bagi AP II untuk menangkap berbagai hal atau masukan yang akan ditanyakan para pengguna sebagai data.

“Setiap pengguna yang menggunakan video contact center ini terekam untuk dijadikan data. Data tersebut digunakan untuk perbaikan pelayanan kami,” tuturnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi inovasi-inovasi yang selalu dihadirkan Angkasa Pura II dalam meningkatkan layanan yang dapat memberi kenyamanan bagi para pengguna jasa bandara, utamanya wisatawan.

Akses terhadap informasi dikatakan Arief Yahya merupakan salah satu hal penting yang perlu disiapkan untuk wisatawan.
“Terlebih bagi wisatawan yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata sendiri telah menghadirkan Tourist Information Center di Terminal Kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Hal tersebut merupakan bagian dari Kemenpar dalam menyiapkan akses informasi yang dibutuhkan para wisatawan serta pengguna jasa bandar udara lainnya.

“Semoga ke depan kemitraan dan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Angkasa Pura II dapat terus terlaksana dengan baik,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Riau Expo 2017 Akan Tonjolkan Sektor Pariwisata dan Industri

0

Sejak pariwisata menjadi leading sector, daerah berlomba-lomba mempromosikan potensi pariwisatanya. Riau Expo 2017 misalnya. Event yang digelar yang digelar 14-20 Oktober itu menonjolkan kepariwisataan selain juga mempromosikan usaha industri berskala besar dan menengah
ke bawah.

Tema yang diusung tahun ini juga mengangkat tentang kebudayaan, dengan menghulu budaya Melayu, menghilir Riau berintegritas. Karena yang ditonjolkan lebih pada kepariwisataan, maka pada Riau Expo 2017 yang digelar di Ska Co Ex, panitia akan menampilkan berbagai potensi kepariwisataan yang ada di kabupaten/kota di Riau.

“Tahun ini yang kita tonjolkan kepariwisataan. Porsinya lebih besar,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Evarefita, Selasa (10/10).

Berbagai kegiatan dan acara juga akan menyemarakkan Penyelenggaraan Riau Expo 2017 di antaranya, Riau Investment Forum, Gemerlap Kampung Melayu, Pemilihan Duta Promosi, Fashion show, Wisata Kuliner,
Pertunjukan Seni & Budaya dari Kabupaten/Kota se-Riau, Penampilan Artis Ibukota di malam penutup, serta penampilan hiburan yang menarik lainnya.

Acara Riau Expo 2017 tersebut akan dibuka langsung Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pada tanggal 14 Oktober mendatang. Acara akan dibuka dari jam 10.00 WIB pagi sampai 22.00 WIB malam.

Evarefita menyebutkan, destinasi wisata Bono yang ada di Pelalawan, potensi pantai Rupat dan Beting Aceh Bengkalis serta berbagai objek lainnya di Kampar adalah destinasi unggulan yang akan ditampilkan.

Alasannya simpel. Nama Bono sudah mendunia. Begitu juga dengan Pantai
Rupat dan Beting Aceh Bengkalis. “Kita fokus mengusung Bono agar benar-benar tampil atas kekuatannya yang dinilai sebagai gelombang sungai terbaik di dunia. Begitu juga dengan potensi lainnya. Ini kita
lakukan dengan benar-benar terkonsep, terukur, dan memiliki sistem perencanaan sampai evaluasi,” katanya.

Kebetulan, DPMPTSP juga akan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata di Riau Expo 2017. Mereka inilah yang bertugas mempromosikan dan memasarkan pariwisata di Riau. “Kalau promosi dan pemasaran tetap berada di Dinas Pariwisata. Sementara kita lebih pada pengembangannya.

Seperti jika ada investor berminat membangun industri pariwisata. Seperti cortage, homestay seperti yang telah dicanangkan Kementerian
Pariwisata. Sekarang Dinas Pariwisata Riau makin gencar mempromosikan pariwisata ke luar. Karena itu sekarang kabupaten kota diharapkan bisa mensuportnya,” papar Evarefita.

Direktur PT Malik Ghonniyu Razaak, Dewi Rosariyanti Syam selaku pimpinan Even Organizer menambahkan, jumlah stand yang ditampilkan pada Riau Expo 2017 ini berjumlah 281. Yang sudah teregister per hari ini (10/10), jumlahnya sudah mencapai 260 stand. Panitia sendiri masih membuka pendaftaran stand hingga 12 Oktober mendatang.

“Artinya hampir 90 persen sudah terisi. Ada OPD di lingkungan Pemprov Riau, industri, UKMKM, BUMD, termasuk OPD kabupaten kota di Riau. Kita masih membuka hingga tanggal 12 Oktober,” pungkas Dewi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kegiatan Riau Expo 2017 ini. Menurutnya, ini momentum tepat untuk menggiring peluang investasi terutama di bidang pariwisata dan perdagangan ke Riau. Apalagi pelaksanaan perhelatan akbar kali ini juga menargetkan adanya 500 ribu pengunjung ke lokasi pameran, dengan harapan pameran ini akan mampu menarik perhatian masyarakat luas utamanya investor.

“Makanya diadakan RIF (Riau Investment Forum) yang mengundang beberapa narasumber khusus di bidang pariwisata, perdagangan, dan pelaku bisnis stakeholders. Ini harus dimanfaatkan daerah melalui Riau Expo juga,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Gebyar Wisata 2017 Bukti Bahwa Bali masih Aman

0

Siapa bilang Bali sudah tidak aman? Destinasinya tidak nyaman untuk dikunjungi? Sampai sekarang, Bali tetap aman. Tetap ramai wisatawan. Tengok saja aktivitas yang digelar DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali, 6-8 Oktober 2017. Even pameran Gebyar Wisata 2017 di Beachwalk Kuta itu ramai dikunjungi wisatawan.

Setiap harinya, even itu sukses mendatangkan 40 ribu pengunjung. Total, ada 120 ribu pengunjung yang membanjiri Gebyar Wisata 2017 di periode 6-8 Oktober.

“Even itu sudah menggambarkan kalau Bali ini aman. Bahkan jika diperlukan tamu yang terkena dampak akan kita carikan hotel di tempat lain yang lebih aman. Paling tidak apa yang ada sekarang itu yang kita garap di Bali,” kata Ketua DPD Putri Bali I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, di Bali, Selasa (10/10).

Ini sekaligus menepis banyaknya informasi menyesatkan atau hoax yang beredar. Informasi bohong yang menyebutkan bahwa erupsi Gunung Agung sudah dalam level membahayakan. Dari paparannya, tidak ada dampak langsung dari kenaikan status Gunung Agung menjadi Siaga terhadap
kawasan wisata sekitar Kuta. Karena dari pemaparannya, lokasi wisata di daerah tersebut jauh dari Gunung Agung.

Begitu pula kondisi Bandara Internasional Ngurah Rai yang jaraknya juga jauh dari Gunung Agung. Hingga saat ini, aktivitas penerbangan normal. Jadi, tidak ada alasan untuk khawatir dengan keselamatan berwisata di Bali.

“Tempat wisata di Bali seperti Tanah Lot, Uluwatu, Danau Beratan Bedugul, Istana Tampak Siring, Bali Safari dan Marine Park, Garuda Wisnu Kencana, Pantai Sanur, Tanjung Benoa, Goa Gajah, Kawasan Nusa Penida, Pantai Kuta, dan lainnya aman. Tolok ukurnya kesuksesan Gebyar Wisata ini. Kita bangun image Bali aman dan masih siap menerima
kunjungan wisatawan,” ujarnya.

“Di kesempatan terpisah, Koordinator Gebyar Wisata 2017, I Gusti Agung Ngurah Kertiyasa yang juga Sekretaris I DPD Putri Bali mengatakan selama tiga hari berlangsung, 16 partisipan yang juga anggota Putri Bali mengaku sangat puas dengan dengan penyelegaraan event tahun ini. Dan berharap bisa terus mengubah mindset masyarakat
serta mengekspose pariwisata di Bali yang tidak kalah indah dengan luar negeri.

“Ini juga sebagia ajang bagi 15 tenand objek wisata seperti dari kebun binatang, adventure company, kopi luak, tempat hiburan dan pariwisata di Bali untuk bertemu dengan direct market. Harapan kita gebyar ini akan dilakukan rutin tapi dengan tematik berbeda, karena banyak objek wisata di Bali yang tidak terekspos,” katanya.

Agung Ngurah mengaku optimitis pasca kesuksekan Gebyar Wisata 2017 akan memberikan dampak pemberitan serta menegaskan bahwa pariwisata di Bali masih aman, meskipun Gunung Agung berstatus awas.

“Sekaligus ini menjadi jawaban bahwa pariwisata di Bali masih aman, jadi jangan ragu berwisata di Pulau Dewata,” ajaknya.

Senada dengan para anggota PUTRI, Menteri Pariwisata Arief Yahya yang belum lama meninjau langsung kondisi Bali juga menyebut Bali masih aman untuk dikunjungi. Destinasi wisata di Pulau Dewata masih sangat
siap menerima kunjungan wisatawan. Terkecuali memang beberapa destinasi di areal kawasan rawan bencana (KRB) yang jumlahnya tidak begitu banyak.

“Bali tetap aman untuk dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Kami pun sudah siap dengan berbagai jenis antisipasi jika memang benar akan ada erupsi (Gunung Agung),” katanya.

Berbagai kegiatan berskala Internasional yang digelar di Bali dalam waktu dekat siap diselenggarakan dan tidak ada pembatalan kegiatan. Hal ini tentu akan menjadi penanda ke publik internasional bahwa kawasan wisata di Bali masih sangat aman dari aktivitas vulkanis Gunung Agung.

“Wisatawan tidak perlu khawatir. Pemerintah telah mempersiapkan dan antisipasi segala sesuatunya. Pemerintah melalui Bali Tourism Hospitality siap sepenuhnya. Silakan ke Bali, jangan pernah tertinggal dengan keindahan Bali dan segala aktivitasnya,” ujar Menteri
Pariwisata Arief Yahya. (*)

 

Dangkong Dance Festival 14 Oktober 2017 di Karimun

0

Anda ingin mengeksplor wisata keren di Karimun? Yang masih penasaran, segera kosongkan jadwal 14 Oktober 2017. Silakan nikmati kerennya Dangkong Dance Festival di Kabupaten Karimun, Kepri.

Festival ini bakal dihadiri 8 grup tari dari Malaysia dan Singapura.

“Ini festival budaya Melayu. Silakan datang dan nikmati destinasi wisata yang keren di Kabupaten Karimun, Kepri,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Zamri, Senin (9/10).

Pengisi acaranya ada banyak. Dari Indonesia, ada 15 grup tari dari kabupaten Solok, kabupaten Bintan, kabupaten Meranti, Tanjung Pinang, Pelawan dan Karimun. Sementara dari mencanegara, ada 8 grup tari dari Malaysia dan Singapura.

“Ini sekaligus memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Karimun yang jatuh pada 12 Oktober 2017,” tambahnya.

Berpusat di Panggung Rakyat Putri Kemuning, Coastal Area Tanjung Balai Karimun festival ini tidak hanya untuk melestarikan kesenian Melayu, tetapi juga menjadi ajang promosi wisata budaya Karimun. Festival Dangkong Dance itu sendiri masuk ke dalam jadwal Festival Bahari Kepri yang dilangsungkan 14 – 21 Oktober 2017.

Dan tak hanya budayanya saja yang bisa dinikmati. Leisurenya pun sangat oke. Karena di kawasan sebelah barat Singapura dan Batam itu, ada banyak destinasi yang bisa disambangi. Viharanya banyak.

Dari mulai Vihara Cetiya Vidya yang dibangun 1926, Vihara Bodhi Maitreya, Vihara Sasana Diepa hingga kuil tua Pek Kong, ada di sana.

Wisata pantainya juga banyak yang oke. Nuansa pedesaan di pulau tropis bisa Anda nikmati di Meral atau Pasir Panjang.

Bagi Anda yang mencari lokasi rekreasi, Pulau Karimun menawarkan keindahan pantai berpasir putih yang panjang membentang, snorkeling, dan tentu saja hidangan sea food yang lezat, seperti ikan, kepiting, udang dan tiram yang masih segar sebab baru ditangkap dari laut.

Dua pulau tujuan wisata yang populer adalah Terkulai dan Soreh. Pantai Palawan dan Pantai Pongkar menawarkan pantai berpasir putih yang ideal untuk olah raga air dan relaksasi di bawah pohon-pohon palem.

Pulau Telunas di Karimun juga telah berkembang menjadi sebuah resort liburan dan merupakan tempat favorit tujuan para ekspatriat Singapura dan para pelajar.

Aksesnya? Sangat mudah. Untuk menuju Karimun, terdapat banyak feri yang menghubungkan kota ini dengan Singapura, Johor di Malaysia, Batam dan Bintan.

“Wilayahnya sangat seksi. Baharinya world class, kulinernya lezat, budayanya juga sangat oke. Silakan ke Karimun. Dijamin Anda akan happy saat berwisata ke sana,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti.

Wisman pun akan terus didorong masuk ke kawasan border area ini. Jadi selain Batam dan Bintan, ada Karimun yang akan mem-back up target kunjungan wisman ke Kepri yang dipatok di angka 2,2 juta di 2017.

“Saya yakin ini bisa diraih. Yang senang budaya Melayu, Karimun lah tempatnya. Kebetulan budayanya punya kedekatan dengan Malaysia dan Singapura. Ketika mereka memiliki kedekatan secara kultur, tentu mereka akan tertarik. Tidak hanya sebagai destinasi wisata, tapi juga silaturahmi terhadap leluhur mereka yang juga berasal dari sini,” tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikut buka suara. Menurutnya, Dangkong Dance Festival yang menjadi bagian Festival Bahari Kepri, dapat mengangkat pariwisata Kepri.

“Letaknya juga sangat strategis. Berbatasan dengan Malaysia dan Singapura. Ini menjadi keuntungan tersendiri. Jadi dari mulai event, atraksi, hingga akses, semua harus digarap secara serius. Kalau komitmen daerah kuat, pariwisata pasti cepat tumbuh, terus adakan acara yang bisa memantik mereka datang ke negara kita,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

 

Dorong Potensi Pariwisata Halal, Banten Siap Bangun Museum Umroh

0
ilustrasi. foto: meciko

Berbagai cara terus dikembangkan untuk menggarap potensi pariwisata halal. Salah satunya Provinsi Banten yang dijadikan proyek percontohan sejumlah obyek wisata halal karena memiliki potensi untuk dikembangkan di dunia pariwisata Indonesia.

“Kami sadar potensi pariwsata halal di Banten sangat besar. Oleh karenanya baik destinasi dan atraksi serta kuliner harus disiapkan secara matang. Kami juga bersyukur di Banten akan dibangun Museum Umroh. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri, semoga bisa cepat direalisasikan dan akan menjadi destinasi wisata yang sangat bagus,” ujar Public Relation Ittihadul Muballiqin Muhammad Yanvi Alex.

Hal itu disampaikan seusai munas ke-8 DPP Ittihadul Muballighin (Ittihad) sekaligus meperingati hari jadinya ke-40 di Hotel Kyriad Airport Jakarta, sabtu (7/10).

Alex yang juga menjabat ketua Badan Otonom Lembaga Amil Zakat Ittihadul Muballighin (Lazim) mengatakan, pada Munas yang juga didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu juga secara resmi meluncurkan Komite Umroh Haji & Industri Halal (KUHI). KUHI ini nantinya akan menjadi bisnis Muballighin secara nasional maupun internasional.

“Sesuai dengan arahan Kemenpar bahwa kita sama-sama bergerak untuk meningkatkan pendapatan maupun kunjungan wisatawan agar mampu mencapai target yang diharapkan. Dengan adanya KUHI ini minimum pengelola haji dan umroh dari Arab Saudi akan kita ajak untuk mengunjungi Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut lagi, Alex mengatakan dengan KUHI nantinya bisa membawa wisman khususnya dari negara Timur Tengah untuk berlibur ke Indonesia. Destinasi halal pun sudah disiapkan untuk di promosikan. Selain itu KUHI sedang menyiapkan wisata kuliner berupa program Indonesia Halal Food sebagai daya tarik untuk merangsang wisman muslim menyambangi Indonesia.

“Nantinya Lazim akan turut menggairahkan industri pariwisata dengan berbagai terobosan dan program yang sudah disusun dan direncanakan. Salah satunya adalah dengan mendirikan Museum Umroh. Rencananya museum tersebut akan segera didirikan dan berlokasi di wilayah Banten,” ucap Alex.

“Dengan adanya museum ini tentu akan menjadi daya tarik pariwisata di dalam negeri, sebab sejauh ini belum ada tempat khusus yang memberi informasi mengenai berbagai hal tentang umroh, mulai dari sejarah umroh di Indonesia maupun hal menarik lainnya yang berkaitan dengan ibadah ke Tanah Suci,” tambahnya.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menyebut, Potensi kunjungan wisata halal ke Banten masih tergolong tinggi dan masih bisa membidik pangsa pasar Timur Tengah yang masih terbuka lebar. Oleh sebab itu sangat tepat jika Museum Umroh siap dibangun di sana.

“Untuk menggaet pangsa pasar tersebut kami telah menyiapkan empat pilar pengembangan wisata halal. Pilar pertama yakni terkait kebijakan dan regulasi. Berbicara kedua hal tersebut tentu sangat berkaitan dengam pemerintah pusat dan daerah,” ucap Esthy yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo.

Pilar kedua yaitu pemasaran. Menurut Esthy, destinasi wisata harus melihat kebutuhan pasar. Adapun pilar ketiga dan keempat terkait dengan pengembangan aneka atraksi dan akses transportasi. “Hal itu bertujuan supaya wisatawan merasa nyaman dan sesuai dengan tujuan wisata halal,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Indonesia telah berhasil naik satu peringkat dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2017, dari posisi ke tiga dari posisi empat. Ke depannya ia meyakini Indonesia bisa melampaui Malaysia dan UEA yang kini di peringkat dua teratas.Panduan industri wisata halal dunia seperti GMTI bisa jadi acuan Indonesia untuk membenahi wisata halal.

“Semua PR wisata halal Indonesia termasuk infrastruktur, kebersihan dan higienitas, harus bisa dikuantifikasi sehingga arah perbaikannya jelas,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

 

Butuh Rp 3 M untuk BLUD Usaha Kecil

0
Produk kreasi kerajinan tangan dari limbah laut. Foto: Fatih Muftih / Batam Pos.

batampos.co.id – Kementerian Koperasi dan UKM mengundang Pemko Batam untuk pemaparan rencana pembangunan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang rencananya akan dibangun di Bengkong, Senin (9/10). Butuh anggaran sekitar Rp 3 Miliar untuk pembangunan gedungnya.

“Kami lagi di Jakarta sekarang (kemarin,red). Kami mau memaprkan kesiapan kita untuk membangun BLUD ini. Kalau anggaran Kami perkirkan mencapai Rp 3 miliar,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Suleman Nababan.

Ia mengatakan saat ini persiapan sudah hampir 100 persen. Lahan yang ada di dekat kawasan wisata Golden Prawn Bengkong sudah siap pakai. Kalau ini langsung disetujui kementerian, maka di 2018 awal akan mulai pembangunan.

“Kami tunggu saja. Kalau semua kelengkapan sudah ditandatyangani pak Walikota. Kami mau bergerak cepat,’ katanya.

Ia mengatakan BLUD ini nantinya bisa menjadi wadah bagi pelaku UMKM meningkatkan produksi dan potensinya. Di mana di BLUD ini nantinya semua hasil kerajinan bisa dipasarkan.

“Jadi sejumlah turis nanti bisa melihat hasil kerajinan yang dipasarkan di sini. Sejumlah stand yang mendukung UMKM akan bisa dilihat di sini,” katanya.

Anggota komisi II DPRD Kota Batam Mulia Rindo Purba mengatakan BLUD ini memang sangat bagus untuk perkembangan UMKM. Di mana selama ini banyak pelaku UMKM yang kesulitan memasarkan hasil produksinya. Termasuk kesulitan untuk pengembangan kualitas produksi.

“Di sini nanti kan ada juga pendampingan. Jadi ini memang harus benar-benar didukung,” katanya. (ian)

Industri Fashion Muslim Perkuat Destination Brand Indonesia

0

Indonesia memiliki peluang besar menjadi kiblat fashion muslim dunia. Hal ini tidak lepas dari jumlah populasi Muslim yang besar di Indonesia.

Selain itu, Indonesia juga memiliki ragam konten lokal yang dapat dipadupadankan dengan pola desain fashion muslim sehingga akan memberikan ciri yang kuat dalam industri fashion muslim dunia. Hal ini tentunya akan menambah destination brand bagi yang ujungnya dapat menunjang pariwisata Indonesia.

Untuk itu Kementerian Pariwisata selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat mengusung visi tersebut. Salah satunya Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) 2017 yang akan berlangsung pada 12 hingga 15 Oktober mendatang di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Ajang yang diinisiasi Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD) ini akan menjadi sarana mempromosikan karya para desainer modest fashion Indonesia ke pentas dunia sekaligus mendukung pariwisata yang tahun ini menargetkan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara di tanah air.

“Ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendorong teman-teman baik industri, private dan juga asosiasi untuk mencapai tujuan itu (Kiblat Fashion Muslim Dunia,red). Bahwa mereka yang memiliki aktivitas dan kita mendorong dan mempromosikannya dengan baik,” ujar Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti usai peluncuran IMFD 2017, Senin (9/10) siang di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Menurut Esthy, fashion dan pariwisata merupakan bagian penting dari industri kreatif. Fashion menjadi magnet pariwisata Indonesia yang kuat serta memberikan kontribusi yang besar bagi sektor pariwisata. Selain kuliner dan souvenir.

“Sebagian besar pengeluaran wisatawan dibelanjakan untuk ketiga produk ini selain akomodasi hotel dan transportasi,” kata Esthy.

Dengan jumlah dan potensi yang besar tersebut, lanjut Esthy, Indonesia harus dapat memainkan perannya dengan baik. Jangan sampai Indonesia justru menjadi pangsa pasar dari fashion muslim dunia.

“Tapi sebaliknya. Ini menjadi peluang bisnis yang luar biasa yang kalau tidak kita tangkap kita hanya akan menjadi pasar,” kata Esthy.

Untuk itu ia mendorong para fashion designer, khususnya modest fashion, untuk dapat memaksimalkan konten-konten lokal yang dimiliki Indonesia. Seperti diketahui, nature and cultural resouces di Indonesia masuk ke dalam urutan 20 besar dunia.

“Harus memasukkan konten lokal. Karena itu memang menjadi ciri kita. Baik tentun, batik, atau kita punta mutiara dan batu-batuan, semua itu bisa menjadi kombinasi,” ujarnya.
Ia pun mengajak para asoasiasi, kementerian/lembaga lain untuk dapat bersama-sama mencapai hal tersebut dengan berbagai kegiatan.

“Kita di pariwisata sangat memanfaatkan ini untuk menjadi daya tarik untuk wisatawan. Sehingga destination brand kita menjadi lebih kaya, sebagai kiblat fashion muslim dunia,” ujar Esthy.

Project Director IMFW 2017, Jeny Tjahyawati mengatakan, perkembangan fashion yang sangat pesat belakangan ini menjadi daya tarik tersendiri khususnya pada modest fashion yang memberikan inspirasi fashion kepada para pecinta mode secara global.

“Daya tarik ini bisa saling bersinergi mengingat fashion dapat menjadi bagian menarik yang dapat ditawarkan ke sektor lain, yakni industri pariwisata,” ujar Jeny.

Sehingga keduanya bisa saling berkolaborasi untyuk mempromosikan Indonesia dan memperlihatkan potensi fashion Indonesia yang pada akhirnya turut mendongkrak kunjungan wisatawan.

Ia pun mengakui bahwa konten lokal akan menjadi pembeda dan kekuatan utama yang dapat menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia.

“Kreativitas desainer Indonesia begitu mumpuni dan memiliki daya saing global dalam karya-karya apik mereka. Dengan sentuhan material lokal yang kerap digunakan para desainer tanah air, tentunya menjadi daya tarik tersendiri tidak saja bagi modest fashion tetapi juga promosi efektif bagi Indonesia di kancah dunia,” kata Jeny.

IMFW 2017 akan menghadirkan 150 booth dan para wirausaha muda bertalenta serta 60 karya dari para desainer tanah air dan mancanegara.

“IMFW menjadi sebuah wadah bagi para pelaku modest fashion untuk secara luas turut mengagungkan kreatifitas melalui karya mereka. IMFW akan menjadi platform modest fashion untuk memperlihatkan adu kreasi dari para pelaku desainer serta keragaman karya desainer modest fashion kelas dunia,” ujar Jeny.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi bakal terselenggaranya Indonesia Modest Fashion Week 2017 yang pada dua tahun kemarin menggunakan nama “Indonesia Islamic Fesyen & Produk (IIFP)”. Ia bersama presiden adalah orang-orang yang yakin bahwa ekonomi kreatif termasuk pariwisata di dalamnya akan menjadi koor ekonomi bangsa.

“Fashion merupakan bagian dari industri kreatif. Sehingga akan memiliki dampak dan saling menunjang dengan pariwisata,” ujar Menpar Arief Yahya.

Terlebih dengan semangat Indonesia Incorporated yang tinggi dari masing-masing Kementerian/Lembaga terkait dalam mewujudkan visi tersebut.

“Bekraf misalnya dengan program inkubasi, kementerian perdagangan, dan lainnya. Dengan semangat ini, tentunya visi Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia pada 2020 akan tercapai. Bahkan tidak mustahil akan lebih cepat,” ujar Arief Yahya.(*)

Dukung Annual Meeting IMF WBG 2017, Kemenpar Siapkan 60 Paket Wisata

0

Pertemuan tahunan (Annual Mettings) Internasional Monetary Fund – World Bank Group (AM IMF WBG) yang akan berlangsung di Bali bulan Oktober 2018 nanti akan menjadi peristiwa bersejarah bagi industri pariwisata di Indonesia.

Berbagai persiapan juga ikut dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk memuluskan pertemuan IMF-World Bank itu. Baginya, momen Annual Meeting IMF World Bank ini menjadi ajang untuk mempromosikan Bali, Bali and Beyond, dan Wonderful Indonesia secara konkret.

“Dalam waktu bersamaan, akan ada 18.000 delegasi atau wisman baru yang masuk ke Bali. AM IMF WBG 2018 akan dihadiri oleh 189 negara anggota yang terdiri dari para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Di luar delegasi resmi, lanjut Menpar Arief, acara ini juga akan dihadiri perwakilan lembaga kerja sama ekonomi global dan regional, lembaga masyarakat sipil, kalangan swasta dan akademisi, serta media dari seluruh penjuru dunia.

“Ini saat nya untuk lebih mempopulerkan destinasi-destinasi wisata di Indonesia kepada dunia, terlebih lagi para delegasi dan undangan uang datang merupakan top eksekutif sehingga dampak berganda dan nilai ekonomi yang dihasilkan juga relatif besar, spending bagi peserta AM IMF WBG lebih besar daripada wisatawan leisure yaitu sekitar USD 2.000 per orang,” lanjutnya.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Nia Niscaya menambahkan, diluar pembangunan fisik, untuk mempromosikan pariwisata di AM IMF WBG 2018, Kemenpar juga telah menyiapkan 60 paket wisata untuk mempromosikan destinasi Bali dan 6 destinasi lainnya (Lombok, Komodo, Yogyakarta, Tana Toraja, Danau Toba dan Banyuwangi) bagi delegasi AM IMF WBG.

“Promosi 60 paket wisata ini merupakan hasil kerjasama antara Kemenpar dengan industri yang tergabung dalam ASITA ( Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies) dan Dinas Pariwisata.” ujar Nia Niscaya.

Untuk Bali, disediakan total 33 paket wisata, diantaranya 28 Paket Sightseeing Bali berupa paket golf, yoga, spa, snorkeling dan diving, semuanya paket 1 hari yang membutuhkan waktu antara 8 ampe 10 jam. “Dua paket Bali Cruises dan 3 paket beruopa Napak Tilas Presidenb Obama selama di Bali. Ini paket untuk 1 hari dan 5 hari,” paparnya.

Untuk lombok ditawarkan 5 paket gilis island menginap 2, 3 dan 4 hari. Komodo dengan 7 paket overland komodo dan flores.”Sedangkan Yogyakarta 5 paket borobudur prambanan dan juga paket napak tilas Obama selama 3 hari dan 2 malam,”tuturnya.

“Juga disediakan empat Paket Tour Tana toraja overland tour 3,4 hari, lima paket menikmati eksotika Danau Toba dengan sekali terbang menuju bandara silangit atau kualanamu dan juga 1 Paket ke Banyuwangi via Gilimanuk.”

Lebih lanjut Nia menjelaskan semua paket promosi paket wisata tersebut akan dipromosikan secara intensif melalui media on line dan media cetak berupa booklet dengan edisi luks. Paket Wisata yang dipromosikan dapat diakses lebih detail pada situs resmi www.am2018bali.go.id dan pengunjung dapat melakukan pemesanan online booking dan payment melalui web tersebut.

Situs resmi tersebut juga akan memuat penjelasan informasi terbaru terkait rangkaian kegiatan menuju penyelenggaraan AM 2018, pariwisata Indonesia secara umum dan beberapa artikel penunjang sesuai dengan destinasi yang dipromosikan. Promosi langsung yang dilakukan pada situs resmi merupakan terobosan pertama yang dilakukan oleh Host Government.

Promosi paket wisata tersebut akan dipromosikan secara intensif melalui media on line dan media cetak berupa booklet dengan edisi luks. Paket Wisata yang dipromosikan dapat diakses lebih detail pada situs resmi www.am2018bali.go.id dan pengunjung dapat melakukan pemesanan online booking dan payment melalui web tersebut.

Situs resmi tersebut juga akan memuat penjelasan informasi terbaru terkait rangkaian kegiatan menuju penyelenggaraan AM 2018, pariwisata Indonesia secara umum dan beberapa artikel penunjang sesuai dengan destinasi yang dipromosikan. Promosi langsung yang dilakukan pada situs resmi merupakan terobosan pertama yang dilakukan oleh Host Government.

Untuk mensukseskan paket promosi Wisata ini Kemenpar bersama Kemenkeu akan mengadakan pameran dengan tema “Voyage to Indonesia” di Gedung World Bank pada tanggal 11 s.d. 14 Oktober 2017.

“Dengan berbagai terobosan pemesanan paket wisata yang dimudahkan secara langsung pada situs resmi, dapat membuka lebih banyak kesempatan kepada seluruh delegasi/peserta meetings untuk tertarik mengunjungi Indonesia terutama Bali dan destinasi lainnya sesuai dengan paket yang ditawarkan,” tandasnya.(*)

 

Pemko Batam Kejar Target 100 Wajib Pajak Online Tahun Ini

0

 

Ilustrasi

batampos.co.id – Target 100 Wajib Pajak (WP) yang memakai sistem pajak online di tahun 2017 diprediksi akan sulit tercapai. Pasalnya, berdasarkan data Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam hingga bulan ke-10 ini, baru 61 WP yang memakai sistem pajak online.

“Total sampai sekarang 61 WP,” kata Kepala BP2RD, Raja Azmansyah singkat, Senin (9/10).

Ia pun tak bisa memastikan angka 100 WP ini bisa tercapai di akhir tahun. Mengingat sampai saat ini, pengadaan peralatan pajak online sendiri masih dalam progres dengan Bank Jabar Banten (BJB).

“Iya kami masih komunikasikan dengan mitra bank kita,” lanjutnya.

Seperti diketahui, penerapan sistem pajak online ini diberlakukan bagi pengusaha restoran, hotel, tempat hiburan, mall dan parkir. Sedangkan lokasi yang telah dipasang diantaranya, Hotel Novotel, Montigo Resort, JCO Nagoya Hill, Nongsa PoinMc Donald, Hotel The Hills, parkiran BCS dan DC Mall.

Sistem ini disebut mampu mengurangi perjumpaan antara manusia dan manusia. Setiap masyarakat yang membayar pajak akan terkoneksi dengan sistem yang ada di Pemko Batam. Ketika pembayaran sudah di enter disistem maka otomatis pajak masuk ke kas daerah. Sistem ini mampu meminimalisir kebocoran.

Anggota DPRD Batam, Aman meminta BP2RD komitmen dengan targetnya. Apalagi penerapan pajak online ini sangat membantu di dalam meminimalisir pertemuan antara pemungut pajak dengan wajib pajak.

“Inikan sudah bulan 10. Tinggal dua bulan lagi untuk mengejar target,” katanya.

Sehingga di tahunj 2018 nanti, BP2RD bisa menargetkan lagi WP yang sudah terpasang pajak online.

Ditambahkan dia, melalui sistem ini, diproyeksi PAD Batam mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Karena semuanya sudah tersistem. Prediksi kami PAD naik 30-40 persen. Makanya target-target ini harus bisa tercapai,” tegas Aman. (rng)