Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 12839

Harga Cabai Merah kembali Pedas

0
ilustrasi. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Seminggu terakhir harga cabai merah di pasaran Batam naik hingga dua kali. Bahkan kini, harga perkilo cabai merah keriting mencapai Rp 50 ribu.

Asman, penjual sayur mayur di pasar Tos 3000 Jodoh mengatakan dalam seminggu harga cabai naik dua kali. Dari yang awalnya hanya Rp 30 ribu, naik menjadi Rp 35 ribu sekilo dan kini harga perkilo Rp 45 ribu.

“Udah seminggu lalu naik. Dibandingkan tiga hari lalu juga naik,’ terang pria asal Sumatrabarat ini.

Kenaikan harga diduga faktor cuaca yang kerap hujan. Banyak dari tanaman cabai yang tidak tumbuh sempurna dan membuat cabai cepat busuk.

“Katanya karena hujan. Pastinya kami tak tahu, kami hanya ikut harga dari toke,” jelas Asman.

Meski harga cabai merah naik, harga cabai rawit tetap bertahan Rp 24 ribu hingga Rp 28 ribu perkilo. Sedangkan cabai setan (Jawa) malah turun harga dari Rp 40 ribu perkilo jadi Rp 28 ribu perkilo.

“Cabai yang lain masih murah, yang mahal cabai merah keriting,” imbuh Asman.

Sementara di pasaran Bengkong, harga cabai merah keriting Rp 50 ribu perkilonya. Sedangkan cabai rawit Rp 30 ribu perkilo.

“Harga cabai memang mahal, Rp 50 ribu sekilo,’ tukasnya.

Sementara untuk harga bawang merah (Jawa) berkisar Rp 22 ribu hingga 28 ribu perkilo. Bawang burma (impor) juga masih mahal Rp 15 ribu perkilo.

Tak hanya cabai yang semakin pedas, harga jeruk nipis dipasaran juga semakin asam. Bahkan harganya lebih dibandingkan jeruk manis. Jeruk manis perkilonya hanya Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu perkilo. Sementara jeruk nipis dijual Rp 30 ribu perkilo.

“Jeruk nipis memang lagi mahal,” pungkas Sriayu penjual di Bengkong. (she)

 

Pemko Batam Berniat Renov Masjid Raya Batam

0
foto: yusuf hodayat / batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tampaknya serius ingin menata Masjid Raya Batam (MRB). Rencananya, masjid yang jadi ikon Batam ini bakal direnovasi, jika proses penyerahan aset dari BP Batam kepada Pemko Batam tuntas.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, masjid yang mulai dibangun tahun 1999 dan rampung tahun 2001 ini sudah waktunya untuk direnovasi.

“Kalau tak direnovasi masih bagus tak? kalau saya pribadi maunya direnovasi,” kata Rudi di acara pelantikan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Batam di Golden Prawn, Bengkong, Minggu (8/10).

Di depan ratusan tokoh agama dan tokoh masyarakat, mantan anggota DPRD Batam ini menyampaikan keinginan agar lahan di depan masjid diberi atap, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan.

“Nanti saya mau lahannya yang di bawah itu ditutupi saja atasnya, sehingga acara masyarakat bisa di sana juga,” ucapnya.

Usai acara, kepada pewarta Rudi menyampaikan rencana-rencana tersebut memang belum final, karena perlu pembicaraan lebih lanjut dengan berbagai pihak, termasuk membicarakan hal ini dengan pihak imam dan pengurus MRB.

“Saya tawari dulu ke para ulama, kita mau dudukkan, kita bahas sama-sama. Konsepnya belum ada, baru rencana mengonsepkan,” ujarnya.

Untuk itu dalam waktu dekat ini, ia menjadwalkan akan mengundang imam dan pengurus MRB untuk membicarakan pengembangan MRB. “Saya undang semuanya, bicarakan kondisi masjid kita ini,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan merenovasi masjid yang dirancang arsitek kenamaan Indonesia Achmad Noeman ini, akan menambah kebanggaan sendiri untuk Batam, disamping Masjid Agung di Batuaji yang kini sedang proses pembangunan.

“Sehingga nanti kita punya dua masjid yang kita bisa banggakan,” pungkasnya. (cr13)

Pria 46 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

0
foto: eggi / batampos

batampos.co.id – Seorang pria asal Aceh ditemukan meninggal dunia di Hotel Bali, Lubukbaja, Sabtu (7/10) malam. Pria yang diketahui bernama Fadil, 46 itu diduga meninggal dunia karena sakit.

Nurhidayati, reseptionis Hotel Bali mengatakan, Fadil ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIB di kamar 229 yang ia tempati sejak Kamis (5/10) lalu.

“Dia biasanya disini bersama dengan kawannya. Kawannya ramai main ke sini. Tapi waktu meninggal tadi dia sendiri,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian.

Dijelaskannya, awalnya teman Fadil bernama Nasir hendak mengantarkan makan malam kepada Fadil, karena kondisinya sedang sakit. Sementara, kamar Fadil terkunci dari dalam.

“Kawannya ini menelpon dia (Fadil, red) tapi gak diangkat. Kemudian temannya ke resepsionis minta kunci cadangan, karena takut terjadi apa-apa,” katanya.

Usai mendapatkan kunci cadangan itu, Nasir bersama sekuriti hotel, Zulkifli langsung bergegas menuju ke kamar Fadil di lantai dua untuk mengecek kondisinya.

Di dalam kamar, Nasir dan Zulkifli melihat Fadil dalam keadaan terbaring menghadap ke kanan di atas tempat tidur. Mereka awalnya menduga Fadil sedang istirahat.

Namun, saat Nasir hendak membangunkannya, tangan dan kaki Fadil terasa dingin dan pada saat itu juga, diketahui bahwa Fadil telah meninggal dunia.

Usai menemukan Fadil meninggal, Nasir langsung menghubungi paguyuban masyarakat Aceh, serta menghubungi kerabatnya di Aceh.

“Semalam dia memang sakit. Temannya datang untuk lihat dia sakit, kemudian di gosok sama balsem, dia muntah-muntah,” katanya.

Ditambahkan Nurhayati, Fadil sudah sering menginap di hotel tersebut. Sebab, yang diketahuinya selama ini Fadil sering pulang pergi ke Malaysia.

“Kalau teman-temannya tidak tahu di kamar berapa. Biasanya kalau ngumpul orang ini ramai, mereka biasa ambil tiga kamar. Mereka ini jual baju bekas gitu, jadi sering pulang pergi ke Malaysia,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Kapolsek Lubukbaja Kompol Muhammad Chaidir membenarkan adanya temuan seorang pria yang meninggal di dalam kamar 229 Hotel Bali.

Dari pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, Fadil memang mengalami sakit. Sabtu (7/10) sekira pukul 05.00 WIB, Fadil sempat meminta untuk dicarikan tukang urut, karena mengeluhkan sakit dibagian dadanya.

“Setelah di urut, kondisinya sempat membaik. Kemudian dia bersama temannya Nasir juga keluar dari hotel sekitar pukul 05.30 WIB, ” ujarnya.

Usai jalan-jalan, Fadil pun bersama Nasir kembali ke hotel sekira pukul 11.00 WIB. Usai mengantar Fadil, Nasir saat itu tidak langsung pulang, mereka sempat mengobrol sebentar.

“Sekitar pukul 18.00 WIB, Nasir datang lagi untuk mengantar makan malam. Sewaktu mengantar makanan itu diketahui bahwa ia telah meninggal dunia,” jelasnya.

Chaidir menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Fadil. Dugaan sementara, Fadil meninggal dunia karena sakit.

“Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Pihak keluarganya juga sudah dihubungi,” imbuhnya. (cr1)

Presiden: Banyak Regulasi Hambat Inovasi

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo mengapresiasi inovasi mobil dan motor listrik yang dikembangkan Dahlan Iskan. Namun sayang, kata Presiden, saat ini masih banyak aturan dan regulasi di dalam negeri yang menghambat langkah inovatif anak bangsa.

“Saya senang ada inovasi mobil listrik. Itu harus kita kejar, tapi negara kita ini kebanyakan regulasi,” kata Presiden sebelum memberikan pengarahan dalam menyikapi Transformasi Media di Era Digital di Graha Pena Surabaya, Minggu (8/10).

Jokowi pernah menghitung ada 42 ribu regulasi, mulai dari undang-undang sampai peraturan wali kota (perwali). Berbagai regulasi itu yang menyebabkan Indonesia tak bisa bergerak cepat mengejar ketertinggalan inovasi.

Regulasi itu juga berpotensi menjerat mereka yang mencoba berinovasi.

“Kita ini lucu banget. Ada orang yang inovatif, ingin melakukan inovasi. Yang namanya inovasi atau percobaan itu kan bisa berhasil juga bisa gagal. Waktu gagal dipermasalahkan. Bagaimana ini coba?” ujar pria asal Solo itu.

Apa yang disampaikan Jokowi itu memang tergambar pada sejumlah perkara di dalam negeri. Misalnya saja kasus pembuatan prototipe mobil listrik yang dilakukan Dasep Ahmadi untuk keperluan APEC 2013. Wanprestasi yang terjadi dalam kontrak pembuatan prototipe itu justru diarahkan pada ranah pidana korupsi. Kasus itu tak hanya menyeret Dasep. Tapi juga Dahlan Iskan yang dianggap turun serta hanya karena inisiator mobil listrik.

Menurut Jokowi, legislatif sudah saatnya tidak membuat banyak aturan baru. Cukup dengan melakukan revisi yang mengarah pada percepatan-percepatan sebuah inovasi.

“Sehingga kita tidak sekedar orientasinya prosedur, tapi juga berorientasi pada hasil,” katanya. Pemerintah sendiri pernah memangkas sejumlah regulasi yang dianggap menghambat inovasi dan pembangunan. Namun justru pemangkasan regulasi itu dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita harus obrak-abrik yang seperti ini agar kita bisa berlomba melakukan inovasi,” ujar Jokowi.

Selain itu dia juga berharap perguruan tinggi ikut bertransformasi dengan merancang kurikulum yang bisa menjawab persoalan bangsa. Misalnya dengan membentuk jurusan-jurusan atau fakultas yang sesuai perkembangan zaman.

Jokowi juga menaruh harapan pada para pengusaha agar ikut andil dalam memberikan ruang pada para inovator dalam negeri. “Apa yang dilakukan Pak Dahlan ini bagus,” imbuhnya.

Dahlan Iskan bersama Presiden Joko Widodo di acara di GrahaPena Jawa Pos, Surabaya, Minggu (8/10). foto: Dite Surendra / Jawa Pos

Sebelum memberikan pengarahan di hadapan para direksi dan pimpinan Jawa Pos Group, Jokowi memang sempat melihat langsung sejumlah inovasi karya anak negeri yang dibina Dahlan Iskan. Misalnya mobil listrik Selo karya Ricky Elson dan Kupu-kupu Malam Jogjakarta.

Selain mobil, ada juga motor listrik DI Molik besutan Duta Jaya Mobil dan Himpunan Bengkel Binaan YDBA Jawa Timur. Serta motor listrik TakeRun yang dirakit SMK Takeran Magetan. Selain kendaraan listrik, Dahlan juga tengah membina inovasi tenaga Thorium. Teknologi itu sedang dikembangkan untuk generator dan peralatan sterilisasi. Inovatornya ialah Yudi Utomo, seorang ilmuwan nuklir Indonesia.

Setiba di Graha Pena Jawa Pos Surabaya, Jokowi memang terlihat antusias dengan berbagai karya inovasi anak negeri yang dipajang di lobi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak langsung naik ke tempat acara. Warna kuning ngejreng mobil listrik Selo rupanya cukup menarik perhatian Jokowi. Saat mengamati Selo, Jokowi sempat berbincang dan menanyakan pengembangan kendaraan listrik pada Dahlan.

Langkah Jokowi juga terhenti ketika melihat tiga motor listrik yang dipajang di lobi dalam Graha Pena. Di sana memang dipamerkan tiga motor listrik. Antara lain TakeRun, DI Molik dan Gesits (karya tim kendaraan listrik Institut Teknologi 10 November Surabaya).

Jokowi mengatakan perubahan teknologi yang sangat cepat tidak bisa dihindari. Inovasi-inovasi yang terjadi secara global akan membawa sejumlah perubahan lanskap. Mulai perubahan lanskap politik, ekonomi sampai interaksi sosial.

Pada Jokowi, Dahlan sempat memaparkan sejumlah kegiatan inovator dalam negeri yang tengah dibinanya. Juga menceritakan sejumlah kendalanya. Misalnya soal pengembangan rancangan reaktor nuklir yang kemungkinan sulit mendapatkan izin di Indonesia.

Dahlan menceritakan pula soal pengembangan inovasi tenaga thorium untuk sterilisasi. Menurut Dahlan selama ini proses sterilisasi dilakukan di Cikarang. Barang-barang dari Jatim selama ini harus diangkut ke Cikarang dulu untuk sterilisasi baru dibalikan lagi ke daerah asal.

“Ini ruwet sekali dan saya tahu Pak Presiden benci sekali dengan keruwetan seperti ini,” katanya. (gun/ayu/deb/eko/jpgroup)

Berbelanja sembari Diburu Waktu = Seru !

0

Ia mengaku tak menyesal meski stiker bonus tak didapatnya. Kepuasan berburu belanjaan dengan dibatasi waktu tertentu itulah yang dirasakan Syari Agustiani, peserta Family Shopping (famshop) minggu ini.

Syari Agustiani datang bersama tantenya, Elli dan saudara perempuannya, Jurnalis Fitri, Sabtu (7/10) sore. Sebelum dimulai, Syari diarahkan panitia Family Shopping (famshop), Cindy dan Andri mengenai tata cara ikut program famshop yang digelar Batam Pos bekerjasama dengan BPR Sejahtera Batam (SB) tiap seminggu sekali ini.

Panita famshop juga menjelaskan ke pengunjung JC Supermarket Batam City Square (BCS) Mall tentang cara berlangganan Batam Pos dengan mudah.

“Cukup datang ke stan kami di sini JC Supermarket sekarang ini, daftarkan diri anda berlangganan Batam Pos, atau datang langsung ke Graha Pena lantai II,” ujar Andri menjelaskan ke pengunjung.

Syari disarankan agar tak mengambil barang belanjaan di atas harga Rp 20 ribu. Peserta hanya diperbolehkan mengambil satu item barang pada produk yang sama. Panitia juga menjelaskan soal bonus Rp 250 ribu yang tersimpang di antara produk tertentu.

“Cari barang belanjaan, jangan barang melebihi harga yang kami tentukan, sembari mencari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk. Bila tersisa waktu, lanjutkan berbelanja. Bila bonus didapat, total modal belanjanya Rp 750 ribu,” ujar Andri.

Usai mendapat pengarahan, Syari dibantu tante dan saudara perempuannya diperbolehkan mensurvei terlebih dahulu tempat belanjaan di setiap sudut lorong rak barang di JC Supermarket BCS Mall.

Usai mensurvei, Syari kembali ke garis start yang ditentukan panitia famshop. Kali ini waktu yang diberikan peserta famshop untuk berbelanja lumayan panjang yakni sembilan menit. Begitu semua siap, panitia famshop memberi aba-aba dimulainya famshop dengan membunyikan sirine toa.

Begitu sirine berbunyi, Syari dibantu tantenya mencari barang belanjaan. Sedangkan saudara perempuannya, Jurnalis Fitri bertugas mendorong troli belanjaan.

Rak barang yang pertama dimasuki adalah rak yang menyediakan aneka jenis sirup kemasan botol. Di rak tersebut, Syari mencoba mengambil beberapa produk sirup sebelum dipilihnya satu produk sirup ke dalam troli belanjaannya.

Syari kembali mengarahkan troli yang didorong saudara perempuannya menuju rak yang menyediakan aneka produk pelembut serta pewangi pakaian. Beberapa produk pewangi pakaian kembali dibolak-balikkan kemasannya sebelum satu produk dipilihnya untuk dimasukkan ke troli belanjaannya.

Berikutnya Syari mengarahkan trolinya menuju rak yang menyediakan aneka produk saus sambal dan kecap manis kemasan botol. Di sana Syari kembali mengambil satu produk saus sambal dan kecap manis dimasukkan ke dalam troli belanjaan.

Kali ini, baik Syari ataupun tantenya mencoba mencari-cari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk pewangi pakaian. Semua produk pewangi pakaian dibolak-balikkannya, di ambilnya satu persatu, namun stiker bonus yang dimaksud belum bisa ditemukan.

Berikutnya Syari kembali berbelanja dengan memasuki lorong rak yang menyediakan aneka jenis produk kapur barus pewangi. Salah satu produk kapur barus tersebut diambilnya.

“Ayo lebih fokus lagi cari stiker bonusnya. Lebih gampang loh nyari stiker bonusnya kali ini. Kami kan sudah ngasih petunjuk, stiker bonus kami tempelkan di salah satu produk pewangi dan pelembut pakaian. Ini waktu menyisakan tiga menit lagi, masih cukup mencari stiker bonus,” ujar Andri dan Cindy memberitahukan ke peserta famshop.

Syari bersama tante dan saudara perempuannya, kembali untuk kedua kalinya memasuki lorong yang menyediakan aneka jenis produk pewangi dan pelembut pakaian untuk mencoba mencari keberadaan stiker bonus.

Tak terasa waktu berburu belanja tinggal menyisakan beberapa detik lagi. Peserta famshop kali ini seperti menghiraukan berburu stiker bonus dan lebih fokus berburu barang belanjaannya.

“Stop, waktu berburu barang belanjaan sudah habis. Silakan peserta langsung menuju kasir di depan,” ujar panitia mengarahkan peserta untuk menghentikan perburuan belanjaannya.

Troli belanjaan didorong ke lorong kasir. Saat pengecekan dang menghitung jumlah harga barang oleh panitia dibantu kasir, tak satupun produk yang dilarang diambil, masuk dalam troli belanjaan Syari.

Setelah semua barang belanjaan dihitung, total barang yang diambil oleh Syari mencapai Rp 707.400. Kelebihan belanjaan sebanyak Rp 207.400 harus dibayar dari koceknya sendiri oleh peserta.

“Panitia sudah memberikan petunjuk yang jelas sih mengenai keberadaan stiker bonus tertempel di salah satu produk pelembut dan pewangi pakaian. Saya coba bolak-balik tak dapat juga, memang belum rejeki kali ya. Yang kami cari dalam famshop ini kan sensasi berbelanja dibayarin loh, apalagi belanjaanya harus dibatasi waktu. Jadi rasanya itu tegang, panik, harus berburu dengan waktu, tapi capeknya tak terasa, soalnya seru sih,” ujar Syari.

Pada penutupan acara famshop, panitia menggelar kuis berhadiah ke pengunjung JC Supermarket BCS Mall. Pertanyaan yang dilontarkan seputar produk Batam Pos atau BPR Sejahtera Batam.

Kali ini pengunjung JC Supermarket BCS Mall yang beruntung dari kuis Batam Pos adalah Modesta, warga Komplek Puri Loka 2 Blok B Nomor 8 Seipanas dan berhak mendapatkan voucher gratis berlangganan Batam Pos selama sebulan penuh. ***

 

Pinjaman Serba Guna dengan Bunga Ringan, ya, KSG Fix Duo

Seiring dengan kebutuhan hidup yang semakin bervariasi dan permintaan nasabah untuk bunga yang lebih murah, BPR Sejahtera Batam (BPR SB) menghadirkan produk pinjaman yakni KSG Fix Duo dengan promo bunga mulai dari 6.88 persen dan dimana pinjaman tersebut bisa digunakan untuk keperluan apa saja seperti biaya pernikahan, pendidikan anak, liburan, renovasi rumah, pengobatan dan keperluan konsumtif lainnya.

Disamping itu, jangka waktu kredit bisa dicicil sampai dengan delapan tahun sesuai dengan kemampuan keuangan anda.

Jangan lupa BPR SB juga menghadirkan SB Superboom periode Mei 2017 sampai Mei 2018 dengan total hadiah Rp 500 juta atau setengah miliar rupiah yang hadiah utamanya berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia dan ratusan hadiah menarik lainnya.

Ato segera bergabung menjadi nasabah BPR SB. Menangkan dan rasakan ekstra kejutan berkali-kali. Cukup dengan mengagunkan BPKB motor atau mobil, sertifikat rumah, ruko, gudang, emas antam, bilyet deposito SB ke BPR SB dan dapatkan kemudahan kredit serba guna dengan biaya murah.

Kunjungi segera kantor operasional BPR SB di berbagai wilayah di Batam seperti di Komplek Tanjungpantun Blok A Nomor 13-14 Jodoh, Komplek Pertokoan Aviari Pratama Blok A4 Nomor 8 Batuaji, Komplek Citra Mas Blok A Nomor 4 Penuin, Komplek Pertokoan Botania Garden Blok A1 Nomor 2 Batamkota, dan di Komplek Pertokoan Mitra Raya Blok A Nomor 1 Batamkota. (gas)

 

7 Upaya agar Ranjang Bergoyang Kencang

0
ilustrasi

Posisi bercinta dapat mendukung perempuan agar mudah mencapai orgasme. Ada banyak posisi yang disukai kaum hawa agar mereka dapat mencapai klimaks saat bercinta. Sebab, posisi yang itu-itu saja juga bisa membuat hubungan ranjang menjadi jenuh.

Seperti diketahui, hanya 25 persen perempuan mencapai orgasme melalui penetrasi. Faktanya, justru lebih banyak perempuan mengalami orgasme dengan stimulasi pada area klitoris. Namun, tak banyak posisi bercinta tak dilakukan dengan tepat.

Dilansir dari Pop Sugar, Senin (2/10) ada tujuh posisi yang menguntungkan perempuan agar mendapatkan kesenangan dan kepuasan maksimal saat bercinta.

Ini dia tujuh posisi bercinta favorit yang bisa bikin si ladies klepek-klepek dan nagih:

1. Sit to Stand

Posisi ini membuat perempuan tidur menghadap ke kasur atau tengkurap sambil menekuk kakinya ke arah punggung. Kemudian pasangan tinggal melakukan penetrasi dari arah belakang. Bisa juga sesekali sang perempuan melingkarkan kaki ke pinggang pasangan. Posisi ini membuat perempuan nyaman dan langsung mengenai area G-Spot.

2. Doggy Style

Tentu posisi ini menguntungkan bagi perempuan. Karena pasangan hanya tinggal melakukan penetrasi dari belakang dan juga langsung mengenai area klitoris dan G-Spot.

3. Lotus

Posisi ini membuat pasangan lebih intim. Penetrasi dilakukan dengan cara saling duduk berhadapan. Posisi intim ini memberikan stimulasi klitoris yang optimal.

4. Misionaris Kombinasi

Lakukan dengan gaya misionaris seperti biasa. Perempuan bisa tidur menghadap pasangan dengan diberi dua bantal di bagian bokong. Sehingga G-Spot akan mudah terstimulasi.

5. Cowgirl

Disebut juga woman on top. Artinya ketika perempuan berada di atas maka akan dengan mudah melakukan kontrol terhadap area klitoris.

6. Flat Doggy

Posisi ini mirip seperti doggy style. Hanya saja posisi perempuan melakukannya sambil tidur tengkurap. Kemudian penetrasi dilakukan oleh pasangan dengan memeluk dari belakang atau atas tubuh perempuan.

7. Posisi Sendok

Perempuan pada posisi ini memiringkan tubuhnya seperti sendok. Lalu mengangkat kaki sebelahnya. Lalu penetrasi dilakukan pasangan sambil berhadapan. Maka posisi ini membuat perempuan nyaman dan mudah mencapai orgasme. (ika/JPC)

Sweet Fifty’s, Ladies

0
ilustrasi

batampos.co.id – Menopause menjadi fase yang akan dilewati perempuan memasuki masa lanjut usia. Rata-rata perempuan akan mengalami fase ini di usia 50 tahun ke atas.

Banyak hal yang akan dirasakan saat menopause mulai datang. Di antaranya insomnia, sering berkeringat dan panas di malam hari, hingga menggangu sensasi kehidupan seksual.

Banyak perempuan takut fase ini akan membuat hubungan ranjang bersama suami tak harmonis lagi. Boldsky, Selasa (12/9) memberikan saran bagi perempuan agar tak khawatir saat memasuki masa menopause terutama pengaruhnya pada hubungan intim.

1. Butuh Lubrikasi

Bagi beberapa perempuan, di fase ini mereka mungkin kehilangan gairah untuk berhubungan seks. Sebab menopause bisa membuat bercinta menyakitkan. Solusinya gunakan pelumas saat berhubungan intim akan lebih membantu menikmati ‘permainan’.

2. Temukan Variasi

Menopause bisa membuat putus asa bagi pasangan untuk menjalani kehidupan seksual. Konsultasikan hal itu dengan dokter dan banyak membaca referensi yang tepat untuk mengatasinya, serta lakukan berbagai variasi posisi.

3. Krim Estrogen

Saat menopause sering membuat bercinta terasa menyakitkan. Bisa diatasi dengan krim estrogen sesuai saran dokter.

4. Eksplorasi

Pasangan harus memahami dan memgerti fase ini. Kadang kala pria tidak memahami kondisi alamiah yang terjadi pada perempuan. Kenali tubuh dan ajak pasangan untuk mengeksplorasi berbagai kesenangan yang membuat nyaman.

5. Tetap Bisa Terangsang

Terkadang ada perempuan yang tidak merasakan perubahan sama sekali. Otak adalah organ seksual terbesar. Hal itu bisa mempengaruhi pikiran seseorang. Karena itu, perempuan tetap bisa terangsang dan bergairah saat bercinta meski berada di fase ini.  (ika/JPC)

Land Management System

0

Pada Jumat 6 Oktober 2017 telah dilaksanakan soft launching Land Management system (LMS) Online melalui sosialisasi dengan melibatkan 10 developer.

Dengan fasilitas ini developer tidak perlu datang ke PTSP untuk ngurus ijin cukup dari kantor masing-masing saja.

Jadi layanan ini sudah jauh lebih maju dari konsep PTSP karena pemohon cukup melakukan permohonan ijin-ijinnya dari rumah bahkan dari Smart phone masing-masing.

Esun Ekspor Perdana

0

batampos.co.id – Salah satu investor baru di Batam, PT Esun Internasional Utama melepas ekspor perdana ke Singapura, Sabtu (7/10). Sebanyak lima kontainer dengan kapasitas 40 feet berangkat menuju negara tetangga tersebut dari Kawasan Industri Sekupang.

“Sebanyak lima kontainer kami akan ekspor ke Singapura dengan produk olahan barang elektronik,” kata CEO PT Esun, Doni Permana.

Esun sudah mulai berproduksi sejak 8 Juli lalu. Mereka telah mempekerjakan 150 orang dan berencana untuk menambah lagi hingga 250 orang pada tahap berikutnya.

Doni menyambut baik dukungan pemerintah dalam mewujudkan ekspor tersebut.”Kedepan kita akan terus meningkatkan dan dengan ini dapat memberikan kesempatan lapangan pekerjaan masyarakat kepada Batam,” ungkapnya.

Esun merupakan perusahaan industri yang memproduksi produk recycling manufacturing dari barang – barang daur ulang peralatan elektronik.

“Ini pencapaian bagus bagi Batam,” kata Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro yang juga hadir di lokasi.

Ia kemudian mengatakan nilai investasi pada sembulan pertama telah mencapai 765,7 juta Dolar Amerika.”Saya berharap kedepannya pemerintah bersama masyarakat saling kerjasama untuk wujudkan Batam sebagai kota investasi,” ujarnya.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang juga hadir menyampaikan penghargaan kepada PT Esun. Menurutnya disaat kondisi ekonomi Batam belum pulih, masih terdapat pengusaha yang mampu menjalankan produksi.

“Ini menjadi bukti bahwa investasi terus berjalan dan jangan dengarkan berita hoax yang tak jelas,” pungkasnya. (*)

Hang Nadim masih Menunggu DED, Renovasi Taxiway yang Ambles

0
Saat pertama kali ambles pada Agustus 2007

batampos.co.id – Pihak Bandara Internasional Hang Nadim Batam masih menunggu DED untuk pembangunan kembali Taxiway yang ambles beberapa waktu lalu.

“Kami belum tau kapannya (selesai pembangunan Taxiway,red). Tapi rasanya akhir bulan ini DEDnya sudah keluar,” kata General Manager Marketing Hang Nadim Batam Dendi Gustinandar, Sabtu (7/10).

Ia mengatakan DED Taxiway tersebut masih dalam kajian pihak konsultan. Dan setelah DED selesai, Dendi mengatakan pihak bandara tak bisa langsung bangun. Karena dikonsultasikan terlebih dahulu sama Kementrian Perhubungan. Apabila disetujui baru dilakukan perbaikan.

“Tapi tentu tak bisa dilakukan perbaikan langsung. Ada proses administrasi dulu yang dilakukan, seperti penenderan,” ungkapnya.

Terkait dengan perbaikan Taxiway itu, Dendi belum bisa memastikan kapan diselesaikan.

“Bangun aja belum, tapi nanti lihat DED lah. Kalau dibilang dua bulan bisa atau tiga bulan. Saat ini intinya tunggu DED dulu,” tuturnya.

Saat dikatakan perbaikan ini berjalan lambat, sebab ambles Taxiway dari Agustus lalu tapi belum juga selesai. Dendi membantah hal itu, menurutnya pengerjaan Taxiway ini perlu perencanaan yang matang. Dan tak bisa terburu-buru.

“Tujuan agar safe, aman,” ungkapnya.

Ia mengatakan selama ini pihaknya sudah bekerja, mulai dari menggali bagian yang ambles itu. Agar saluran air yang berada di bawah Taxiway bisa bekerja dengan optimal.

“Dan amblesnya Taxiway ini tak menganggu penerbangan. Semua penerbangan lancar, tanpa ada hambatan,” pungkasnya. (ska)

Hang Nadim untuk batampos.co.id