Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1285

Suka Minum Teh Setelah Makan? Waspadai 4 Bahaya Kesehatan Ini

0
Ilustrasi minum teh (jawapos)

batampos – Banyak orang terbiasa menutup sesi makan besar dengan segelas teh, karena dianggap menyegarkan. Namun, kebiasaan ini sebenarnya menyimpan risiko kesehatan jika dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang.

Teh memang dikenal sebagai minuman kaya manfaat karena mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh. Tidak sedikit orang menjadikannya pilihan utama untuk menemani sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Akan tetapi, di balik manfaatnya, ada sisi lain yang perlu diperhatikan. Jika diminum pada waktu yang kurang tepat, teh justru bisa mengganggu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi dari makanan yang kita konsumsi.

Berikut adalah beberapa dampak negatif yang bisa terjadi jika Anda minum teh segera setelah makan berat, seperti dilansir dari Halodoc:

1. Penyerapan Zat Besi jadi Terhambat

Sebuah penelitian berjudul Effect of Tea and Other Dietary Factors on Iron Absorption menjelaskan bahwa kandungan asam fitat yang ada pada teh dapat mengganggu proses penyerapan zat gizi pada tubuh.

Interaksi antara asam fitat pada teh disebut dapat menghambat penyerapan zat besi (Fe), seng (Zn) dan Magnesium (Mg). Tubuh yang seharusnya menyerap nutrisi tersebut justru akan kehilangannya.

Konsumsi air mineral lebih disarankan daripada teh, karena air terbukti dapat membantu proses pencernaan makanan. Terlebih lagi, tubuh juga memerlukan air per hari sebanyak 8 liter jadi pastikan kebutuhan air harian mu tercukupi.

2. Risiko Terkena Anemia

Dampak berkelanjutan jika tubuh kurang mendapat asupan zat besi adalah terjadinya anemia. Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah. Jika penyerapan zat besi terganggu, maka akan berpengaruh terhadap proses pembentukan sel darah merah.

Tubuh yang mengalami anemia akan mudah merasa lemas, capek dan terlihat pucat. Hal ini terjadi karena lemahnya distribusi oksigen ke seluruh tubuh, akibat dari kurangnya jumlah sel darah merah.

3. Meningkatkan Produksi Asam Lambung

Studi dari Association Between Tea Consumption and Gastroesophageal Reflux Disease menerangkan bahwa, tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi teh dan risiko GERD secara keseluruhan.

Namun, beberapa penelitian subkelompok menduga kandungan kafein pada teh dapat menjadi faktor pemicu produksi asam lambung berlebih, yang akan mengakibatkan terjadinya masalah perut seperti GERD. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapat kesimpulan yang lebih tepat.

4. Memicu Terjadinya Konstipasi

Senyawa tanin dalam teh bersifat antidiare, yang bekerja dengan mengumpulkan protein di sekitarnya dan mengurai sekresi cairan di usus. Kandungan zat tersebut dikhawatirkan akan menjadi penyebab konstipasi.

Terlebih lagi, jika meminum teh dalam kondisi perut terisi, perilaku tersebut akan meningkatkan risiko terkena konstipasi atau sembelit.

Waktu yang Tepat untuk Minum Teh

Konsumsi teh setelah makan tidak sepenuhnya dilarang asalkan diberi jeda sekitar 30 menit sampai 2 jam, agar makanan yang masuk telah selesai dicerna. Menu makanan juga mempengaruhi, jika kamu makan seporsi daging sebaiknya tidak untuk minum setelahnya.

Dikutip dari Alodokter, daging mengandung banyak protein hewani dan zat besi. Minum teh setelah makan daging akan menghambat proses penyerapan nutrisinya, sehingga tubuh tidak akan mendapatkan manfaat dari makanan tersebut.

Hindari minum teh sebelum tidur, karena teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan kewaspadaan pada sistem otak. Teh sebaiknya dikonsumsi pada sore hari dengan suasana yang santai, teh hijau lebih direkomendasikan oleh banyak ahli karena diyakini dapat melancarkan pencernaan. (*)

Artikel Suka Minum Teh Setelah Makan? Waspadai 4 Bahaya Kesehatan Ini pertama kali tampil pada Lifestyle.

Demo 28 Agustus, Begini Prediksi Berdasarkan Ilmu Date Selection Menurut Ahli Bazi

0
Konsultan Bazi yang juga pakar pengembangan diri dan bisnis Yorita Laksmi, Jakarta, Rabu (27/8). (Estu Suryo/JawaPos.com)

batampos – Usai demonstrasi yang berakhir ricuh di depan Gedung DPR RI Senayan, pada Senin (25/8), sejumlah elemen masyarakat akan kembali menggelar aksi serupa pada Kamis (28/8). Kali ini dari kalangan buruh, dengan tuntutan diantaranya, penghapusan outsourcing, kenaikan upah minimum 8,5-10,5 persen pada 2026, reformasi pajak, kenaikan PTKP, revisi UU Ketenagakerjaan.

Nah, jika demo 25 Agustus kemarin, cukup chaos dan mengganggu aktivitas masyarakat baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, akan seperti apakah kondisi demo hari ini? Konsultan Bazi yang juga pakar pengembangan diri dan bisnis Yorita Laksmi memberikan analisisnya, dari kacamata ilmu Date Selection, atau ilmu pemilihan hari baik dalam budaya Tiongkok.

Berdasarkan ilmu metafisika Tiongkok, kata Yorita, tanggal 28 Agustus 2025 adalah waktu yang sangat baik untuk melakukan manifestasi. Atau disebut dengan Heavenly Wish Day. Tanggal 28 Agustus 2025 adalah hari yang sangat baik jika kita mempunyai keinginan untuk diwujudkan alias melakukan manifestasi.

“Sekarang apa nih yang menjadi isu untuk demo tersebut? Kalau isunya ini sudah jelas, apa yang menjadi keinginannya sudah jelas, ini mudah sekali. Semesta sangat, sangat mendukung untuk mewujudkan keinginan tersebut,” kata Yorita kepada JawaPos.com, Rabu (27/8).

Berdasarkan ilmu Date Selection, tanggal 28 Agustus 2025 juga menjadi hari yang baik untuk melakukan renovasi. Memperbaiki sebuah bangunan. Bangunan dalam konteks aksi ini, bisa berarti sistem atau kebijakan.

“Mengapa bagus untuk memperbaiki sebuah bangunan? Karena elemen tanah pada hari itu energinya Yin Earth,” lanjut Yorita. Energi Yin Earth ini bisa diasosiasikan sebuah tanah yang lembek, atau sebuah tanah yang mudah dibentuk.

Bakal Kondusif atau Ricuh?

Atas dasar ini juga, Yorita memberikan wanti-wanti, baik kepada para pendemo maupun aparat yang berjaga di lapangan. “Nah, ketika tanah ini mudah dibentuk atau kalau kita melihat demo, bagaimana situasi si pendemo dan si penjaga kemanana ini. Apakah dia mudah dihasut atau tidak? Kuncinya di situ,” tutur Yorita.

“Kalau si pendemo ini mudah dihasut atau mudah diprovokasi, yang terjadi adalah mudah sekali terjadi keributan,” ungkap Yorita. Pastilah, lanjut Yorita, yang menjadi harapan masyarakat adalah demo tidak berakhir ricuh, tetapi aspirasi bisa tersampaikan.

Oleh karena itu, menurutnya, ada tiga kunci sukses untuk demo yang tenang. Pertama, pendemo dan aparat mempunyai kekuatan untuk menahan diri. Kedua, tahu batasan masing-masing, tahu tugas masing-masing. Ketiga, mengedepankan welas asih.

“Jadi, untuk teman-teman yang besok turun demo jangan sampai terprovokasi. Apapun yang terjadi di lapangan, teman-teman harus bisa kuat untuk menahan diri,” katanya.

“Karena sebenarnya energi tanggal 28 Agustus itu adalah hari yang sangat baik untuk memanifestasikan sesuatu atau kalau di ilmu Date Selection itu Heavenly Wish Day, itu bagus banget untuk memanifestasi sesuatu. Nah, udah jelas apa yang menjadi tujuan kamu ketika demo, itu bisa tercapai dengan baik ketika teman-teman tidak terprovokasi,” pungkas Yorita. (*)

Artikel Demo 28 Agustus, Begini Prediksi Berdasarkan Ilmu Date Selection Menurut Ahli Bazi pertama kali tampil pada News.

Kapolresta Barelang Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi

0

 

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin memberikan penghargaan kepada Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang, Ipda Ely Asmiyanti, Rabu (27/8). F.Budi untuk Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, memberikan penghargaan kepada sejumlah personelnya, Rabu (27/8). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025.

Zaenal mengatakan penghargaan diberikan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa setiap kerja keras, inovasi, dan pengabdian tulus dari anggota Polresta Barelang akan selalu dihargai. Semoga dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Adapun penghargaan yang diberikan meliputi berbagai kategori, antara lain keberhasilan meraih juara dalam pawai kendaraan hias tingkat Kota Batam, partisipasi dalam lomba gerak jalan 17 km dan 5 km, serta prestasi dalam Turnamen Badminton Veteran U-85 Tingkat Kota Batam.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel yang berperan sebagai pelatih Pasukan Paskibraka dan pelatih Lomba Gerak Jalan.

“Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi teladan positif bagi personel lainnya dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan institusi,” kata Zaenal.

Ia menegaskan, semangat peringatan HUT RI ke-80 harus dijadikan momentum untuk memperkuat soliditas dan profesionalisme Polri.

“Melalui apresiasi ini, mari kita tingkatkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat pengabdian agar Polresta Barelang semakin dicintai masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang, Ipda Ely Asmiyanti, yang menerima penghargaan pawai kendaraan hias, mengaku senang.

“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat agar lebih baik dalam melayani masyarakat. Sesuai amanat Pak Kapolresta, kita akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Kapolresta Barelang Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Minilab Narkoba di Apartemen Mewah Lengkap, Tersangka Segera Diserahkan ke Jaksa

0

 

Polisi membeberkan hasil penangkapan minilab narkoba dari sebuah apartemen di Batam.

batampos – Kasus dugaan laboratorium narkoba skala kecil (minilab) di apartemen mewah kawasan Harbour Bay, Batam, dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi Kepri. Dengan begitu, penyidik Ditresnarkoba Polda Kepri segera melakukan tahap II, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Anggoro Wicaksono, membenarkan hal tersebut. “Berkas perkara sudah dinyatakan lengkap. Saat ini kami menunggu jadwal pelimpahan tahap II,” ujarnya, Rabu (27/8).

Sebelumnya, polisi membongkar praktik produksi narkoba di Apartemen Harbour Bay Residence. Dari penggerebekan itu, ribuan butir ekstasi, sabu, ketamin, hingga cairan vape mengandung zat anestesi etomidate berhasil diamankan.

Pengungkapan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, pada Senin (26/5), polisi menangkap TZ di kamar 1210, lantai 12 apartemen tersebut. Dari kamar itu ditemukan minilab rumahan lengkap dengan peralatan produksi. Barang bukti yang diamankan antara lain 4.839 butir ekstasi, 182,65 gram sabu, 405,8 gram happy water, 454 butir happy five, 3.266 gram ketamin, 415 botol ketamin HCl, serta 139 liquid vape berisi etomidate.

Menurut Anggoro, TZ meracik ketamin secara otodidak dengan mengeringkan cairan menggunakan oven sebelum dikemas ulang dalam bentuk serbuk. Ia juga mengolah cairan etomidate menjadi liquid vape siap edar. “Bahan baku diduga diperoleh dari seorang WN Malaysia berinisial S yang kini masuk DPO,” jelasnya.

Polisi menduga sebagian produk olahan TZ telah beredar di Batam dengan sistem penjualan langsung antarindividu.

Tahap kedua pengungkapan dilakukan pada Selasa (3/6), ketika polisi menangkap tersangka lain berinisial DZ di kawasan Pelita VII. DZ diduga berperan sebagai kurir yang beberapa kali mengirim liquid etomidate ke Jakarta melalui jasa ekspedisi.

Atas perbuatannya, TZ dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU Narkotika, Pasal 62 UU Psikotropika, serta Pasal 435 dan 436 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup.

Sementara DZ dikenai Pasal 35 jo Pasal 436 UU Kesehatan dengan ancaman minimal lima tahun penjara. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Minilab Narkoba di Apartemen Mewah Lengkap, Tersangka Segera Diserahkan ke Jaksa pertama kali tampil pada Metropolis.

Bintan Ekspor 28 Ribu Ayam Hidup ke Singapura Lewat Pelabuhan Sripayung

0
Ekspor ayam
Kontainer berisi ayam hidup diekspor ke Singapura melalui Pelabuhan Sripayung, Tanjungpinang pada Rabu (27/8) malam. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 28.512 ekor ayam hidup asal Bintan diekspor ke Singapura melalui Pelabuhan Sripayung, Tanjungpinang, Rabu (27/8) malam.

Satu per satu kontainer berisi ayam hidup dimuat ke kapal Regent Libra. Sebelum masuk ke dalam kapal, kontainer terlebih dahulu disemprot air untuk menjaga kondisi ayam tetap segar selama perjalanan laut sekitar 10 jam menuju Singapura.

Vice President Head of Feed Operation Sumatera PT Japfa Comfeed Indonesia, Anwar Tandiono, menyebut ada enam kontainer berisi ribuan ayam hidup yang dikirim ke Negeri Jiran kali ini.

“Ini sudah keenam kalinya kita ekspor ayam hidup ke Singapura,” kata pria yang akrab disapa Acai.

Menurutnya, permintaan ayam dari Singapura cukup tinggi. Namun, pihaknya membatasi jumlah pengiriman untuk memastikan kebutuhan masyarakat lokal tetap terpenuhi.

Saat ini, produksi ayam dari kandang Japfa di Bintan mencapai 400 ribu ekor per bulan. Japfa menargetkan peningkatan produksi hingga 600 ribu sampai 800 ribu ekor per bulan agar bisa melakukan ekspor lebih rutin.

“Dengan peningkatan produksi, kita susun jadwal apakah sebulan dua kali atau empat kali pengiriman,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bintan, drh Iwan Berri Prima, memastikan ayam yang diekspor dalam kondisi sehat.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan. Hasilnya semua sehat,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Bintan Ekspor 28 Ribu Ayam Hidup ke Singapura Lewat Pelabuhan Sripayung pertama kali tampil pada Kepri.

Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief Tak Penuhi Panggilan KPK

0
Dirjen PHU Hilman Latief. (MCH 2025)

batampos – Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief, tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (27/8). Hilman Latief sedianya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan tahun 2024.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan Hilman meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. Hilman beralasan sudah memiliki agenda lain, khususnya rapat dengan DPR RI.

“Terkait dengan pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini terhadap saudara Dirjen PHU, yang bersangkutan meminta untuk dilakukan penjadwalan ulang,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (27/8).

Menurut Budi, pihaknya akan berkoordinasi untuk menentukan penjadwalan ulang terhadap Hilman Latief. Namun, Budi belum membeberkan secara rinci terkait waktu penjadwalan ulang kepada Hilman Latief.

“Nanti kami sampaikan untuk koordinasi waktu penjadwalannya. Pemeriksaannya nanti akan diatur ulang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Budi menyatakan penyidik KPK akan mendalami peran dan inisiatif terkait penggeseran kuota haji yang disebut melibatkan pihak Kemenag maupun asosiasi penyelenggara perjalanan ibadah haji.

“KPK akan memanggil semua pihak, mulai dari Kementerian Agama, asosiasi, hingga biro perjalanan haji. Penggeseran kuota ini 50-50. Sejak awal kami dalami motif dan inisiatifnya, apakah berasal dari kementerian atau ada unsur bottom up dari asosiasi dan travel haji,” jelas Budi.

Selain Hilman Latief, KPK pada hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah agen travel haji dan umrah, yakni Direktur Utama PT Annatama Purna Tour, Budi Darmawan, serta Komisaris PT Ebad Al-Rahman Wisata sekaligus Direktur PT Diva Mabruro, H. Amaluddin.

Kasus dugaan korupsi ini diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp 1 triliun. KPK terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk pejabat Kemenag, penyelenggara travel, serta pihak terkait lainnya untuk mengungkap skema dugaan penyimpangan kuota haji tambahan tahun 2024.

Dalam pengusutan kasus ini, KPK telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri. Mereka di antaranya, mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), eks staf khusus (stafsus) Menag Ishfah Abidal Aziz (IAA), dan pihak travel Fuad Hasan Masyhur (FHM).

Pencegahan dilakukan demi memastikan ketiga pihak tersebut tetap berada di wilayah Indonesia selama proses penyidikan berlangsung. Meski telah masuk tahap penyidikan, KPK belum mengumumkan secara terbuka siapa saja pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidikan itu dilakukan dengan menerbitkan sprindik umum melalui jeratan Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2021 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief Tak Penuhi Panggilan KPK pertama kali tampil pada News.

Dulu Adu Akting dengan Rano Karno, Nihayah Kini Setia Jadi Guru Ngaji di Tanjungpinang

0
Nihayah
Nihayah saat mengajar anak-anak mengaji di Masjid Agung Al Hikmah Kota Lama Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Lebih dari tiga dekade lalu, sorot kamera sempat memuja seorang perempuan istimewa asal Tanjungpinang. Ia pernah berdiri di bawah gemerlap lampu panggung hiburan, menjadi bintang film nasional, bahkan beradu akting dengan artis papan atas. Namun kini, jalan hidup yang dipilih jauh berbeda: menjadi cahaya Qur’ani bagi anak-anak di Kota Lama.

Sore itu, Ba’da Asar 3 Rabiul Awal 1447 Hijriah, bertepatan dengan Rabu (27/8), lantunan ayat suci terdengar syahdu dari dalam Masjid Agung Al Hikmah, Tanjungpinang.

Di sudut ruang, seorang perempuan berhijab duduk bersama puluhan anak yang tekun mengaji. Sesekali ia membetulkan catatan menggunakan jemari kakinya.

Dialah Nihayah (66), perempuan tanpa kedua tangan yang justru tumbuh dengan semangat pantang menyerah. Namanya sempat mewarnai dunia perfilman Indonesia era 1990-an. Pada 1992, ia membintangi film Kuberikan Segalanya garapan sutradara Galeb Husein.

Berperan sebagai Anisah, gadis difabel penderita kanker, aktingnya begitu kuat hingga mengantarnya meraih Penghargaan Khusus Dewan Juri Festival Film Indonesia (FFI) 1992 untuk kategori Pemeran Utama Perempuan.

Dalam film berdurasi 112 menit itu, Nihayah beradu akting dengan nama besar seperti Deddy Mizwar, Rano Karno, HIM Damsyik, Anwar Fuady, hingga Paramita Rusady. Prestasi itu menjadikannya sosok difabel pertama yang diakui dunia film nasional.

Namun, jalan tak selalu mulus. Terlahir tanpa tangan, Nihayah sudah terbiasa menjalani hidup dengan keterbatasan. Setelah merasakan singkatnya ketenaran, ia memilih jalur berbeda: mengabdi di jalan Allah. Sejak 1999, ia konsisten mendidik anak-anak belajar mengaji di Masjid Agung Al Hikmah, Tanjungpinang.

“Dulu kami sempat merasakan dunia seni dan hiburan. Tapi hati selalu ingin kembali kepada Allah, mengajar anak-anak Al-Quran,” ucap Nihayah dengan suara teduh.

Hampir 25 tahun terakhir, Nihayah mengasuh TPA Al Hikmah, kini dengan lebih dari 60 murid. Ia mengajarkan Iqro, Juz Amma, hingga tafsir dasar, serta menanamkan akhlak. Lebih dari sekadar membaca Al-Quran, anak-anak belajar tentang keteguhan hati dan keikhlasan.

Perjalanan hidup Nihayah berawal dari Tanjungpinang, lahir pada 2 Juni 1959. Ia sempat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Riau, sebelum berhenti karena ayahnya wafat.

Hidup lalu membawanya pada dunia perfilman lewat sang abang ipar, sutradara Galeb Husein. Kini, kehidupannya berputar 180 derajat.

“Alhamdulillah, kami bisa mengajar anak-anak dengan ilmu bermanfaat. Semoga menjadi amal jariyah,” tuturnya penuh syukur.

Bagi Nihayah, panggung sejati bukan lagi sorotan kamera, melainkan mihrab masjid yang setiap hari menyimpan lantunan Al-Quran anak-anak bimbingannya.

Dari aktris film hingga guru ngaji, kisah hidupnya adalah teladan bahwa pengabdian tak selalu lahir dari kemewahan, melainkan dari hati yang ikhlas.

“Inilah panggung sejati kami sekarang,” ucapnya sambil tersenyum. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Dulu Adu Akting dengan Rano Karno, Nihayah Kini Setia Jadi Guru Ngaji di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Sudewo Tolak Mundur dari Jabatan Bupati, Minta Warga Pati Tetap Kompak

0
Bupati Pati, Jawa Tengah Sudewo usai memenuhi panggilan KPK, Jakarta Rabu (27/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Bupati Pati Sudewo secara tegas enggan mengundurkan diri dari jabatan orang nomor satu di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Desakan mundur itu sempat bergema di Kabupaten Pati, setelah dirinya menetapkan kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen.

Politikus Partai Gerindra itu menyatakan dirinya akan tetap konsisten menjadi kepala daerah di Kabupaten Pati.

“Saya akan istiqomah, akan amanah untuk membangun Kabupaten Pati untuk sebaik-baiknya,” kata Sudewo usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (27/8).

Sudewo yang menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pembangunan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu meminta warga Pati untuk bersama-sama kompak membangun Kabupaten Pati.

“Saya mendukung masyarakat untuk tetap solid,” tegasnya.

Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pun telah mengimbau Bupati Pati, Sudewo, tetap harus menjalankan tugas pemerintahan seperti biasa meski tengah menghadapi isu pemakzulan. Tito menekankan, proses politik tersebut memiliki mekanisme yang jelas, sesuai peraturan perundang-undangan sehingga tidak boleh mengganggu jalannya roda pemerintahan daerah.

“Saya sampaikan bahwa pemerintahan tetap berjalan, sesuai aturan undang-undang, bupati kan tetap bisa berjalan,” ucap Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/8).

Tito menjelaskan, meski DPRD memiliki hak untuk mengajukan pemakzulan, pemerintahan tetap harus berjalan normal, sampai ada putusan final dari Mahkamah Agung (MA).

Tito menjelaskan, meski DPRD memiliki hak untuk mengajukan pemakzulan, pemerintahan tetap harus berjalan normal, sampai ada putusan final dari Mahkamah Agung (MA).

Ia mencontohkan kasus serupa pernah terjadi di Jember, Jawa Timur, di mana Bupati tetap menjalankan pemerintahan, meski DPRD setempat mengajukan pemakzulan.

“Sama seperti dulu waktu di Jember, Jember juga pernah ada pemakzulan oleh DPRD, tetap berjalan pemerintahnya oleh bupati waktu itu, Jember, dan kemudian dari DPRD-nya mereka memenuhi kuorum, menyampaikannya kemudian kepada Mahkamah Agung, nanti Mahkamah Agung yang menjadi wasitnya,” ujar Tito.

Sebagaimana diketahui, isu pemakzulan terhadap Bupati Pati disuarakan setelah adanya kenaikan PBB P2 sebesar 250 persen. Kenaikan PBB P2 itu memicu unjuk rasa yang memicu kerusuhan di Kabupaten Pati, pada Rabu (13/8).

Di tengah unjuk rasa itu, DPRD Kabupaten Pati menggelar sidang paripurna mendadak dan menyepakati pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk memakzulkan Bupati Pati, Sudewo.

Seluruh fraksi, termasuk Partai Gerindra yang merupakan partai pengusung Sudewo, menyatakan setuju. Partai lain seperti PDIP, PPP, PKB, PKS, Demokrat, dan Golkar juga kompak mendukung langkah tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Sudewo Tolak Mundur dari Jabatan Bupati, Minta Warga Pati Tetap Kompak pertama kali tampil pada News.

Beras Premium di Batam, Tergantung Dari Impor

0
Beras premium berbagai merek yang dijual di supermarket di Batam.

batampos – Kebutuhan beras jenis premium di Kota Batam tergantung dari impor luarnegeri. Karena itu, harga beras premium di Batam jauh lebih murah dibanding daerah Indonesia lainnya. Meski begitu, beras impor yang masuk ke Batam, dilarang dibawa keluar.

Kasubdit I Indag Satreskrim Polresta Barelang, AKBP Ruslaeni, mengatakan kuota impor beras ke Batam ditetapkan secara khusus oleh BP Batam. Kuota tersebut hanya untuk konsumsi masyarakat Batam dan tidak boleh keluar daerah.

“Semua yang masuk ke Batam memang hanya untuk konsumsi lokal. Tidak bisa dipasarkan ke luar Batam,” ujarnya, Rabu (27/8).

Menurutnya, beras premium di Batam dipasok oleh importir dengan kuota yang tertentu. Yang kemudian, oleh distributor dikemas dalam berbagai merek, sesuai nama yang sudah diberi. Seperti beras merek Anak Ajaib, Padang Raya dan Harum Mas, serta merek lainnya. Merek ini bersama sejumlah brand impor lainnya mendominasi rak pasar tradisional hingga supermarket.

“Masyarakat membeli beras berdasarkan merek yang sudah terbiasa mereka konsumsi. Jadi wajar kalau brand tertentu lebih laku,” kata Ruslaeni.

Harga beras impor ini justru bisa lebih murah dibandingkan beras asal Jawa. Karena itu, beras yang dikirim dari Jawa umumnya kategori medium. “Ada juga premium dari Jawa, tapi karena harganya tinggi, begitu sampai di Batam jadi mahal ,” jelasnya.

Untuk jenis beras medium, rata-rata dipasok oleh Bulog dan didistribusikan dengan harga murah.

“Untuk medium itu contohnya beras SPHP yang didistribusi kan Bulog,”
Sebutnya.

Ruslaeni menyebut, mekanisme impor beras premium ke Batam diawasi ketat. Setiap importir mendapat kuota terbatas dari BP Batam. “Kuotanya sudah ditentukan. Kalau mereka dapat sekian ton, ya hanya itu yang boleh dimasukkan ke Batam,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum beras impor diedarkan, seluruh barang melewati proses pemeriksaan di Bea Cukai. Setelah masuk ke Batam, pengawasan dilanjutkan di tingkat distribusi. Hal ini untuk memastikan tidak ada penyimpangan, termasuk dugaan penyelundupan ke luar daerah. “Pengawasan berlapis agar benar-benar hanya untuk Batam,” tegasnya.

Kondisi ini membuat Batam unik dibanding daerah lain. Kota yang tidak memiliki sawah justru menjadi pasar besar untuk beras premium impor. Sementara di daerah lain, beras impor umumnya hanya pelengkap di pasaran.

Ruslaeni menilai kehadiran beras premium impor membantu masyarakat Batam mendapatkan pilihan dengan harga kompetitif. “Harga premium impor relatif lebih murah dibandingkan beras premium lokal dari Jawa. Jadi wajar kalau masyarakat di sini lebih banyak memilih impor,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar cermat dalam memilih produk. Setiap kemasan beras wajib mencantumkan identitas perusahaan distributor. “Kalau dilihat di bawah kemasan, ada PT siapa. Itu resmi dan diawasi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat, Batam dipastikan tetap aman dalam distribusi pangan. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Beras Premium di Batam, Tergantung Dari Impor pertama kali tampil pada Metropolis.