Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12892

BP Batam Siapkan Lahan, Pemko yang Bekerja

0
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo (kiri) berjabat tangan dengan Walikota Batam Muhhamad Rudi  F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam diminta segera membicarakan lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan drainase diberikan ke Pemko Batam. Harapan ini seiring rencana Pemko Batam menangani masalah banjir di Batam.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, hingga kini belum ada informasi terbaru dari BP Batam terkait harapan tersebut. Ia mengungkapakn, pembukaan lahan untuk drainase saat ini tak sepenuhnya tanah milik pemerintah.

“Hari ini yang saya buka kan sementara itu, milik orang semua, pemerintah hanya satu hingga dua meter, kita buka sampai ada yang 8 meter, 10 meter hingga 50 meter,” papar Rudi, kemarin.

Menurutnya kewenangan soal lahan bukan pada Pemerintah Daerah (Pemda) namun di BP Batam. Untuk itu, ia berharap BP Batam yang kini dipimpin Lukita Dinarsyah Tuwo dapat merespon cepat keinginan Pemko Batam tersebut. Termasuk lahan yang sudah dialokasikan swasta dan diperlukan untuk pengembangan drainase.

“Kalau kami butuh lima meter, kasih lebih tujuh hingga delapan meter atau lebih,” harap Rudi.

Ia juga menyampaikan keinginannya agar ada satu lokasi penampungan air buangan (banjir) di Batam. Lagi-lagi, rencana ini perlu lahan khusus. Kini yang terjadi air buangan langsung ke laut.

“Ini kalau boleh, nanti airnya kan bisa diolah, ini lagi-lagi di Pak Lukita. Beliau siapkan lahan, kami yang bekerja,” ucapnya.

Ia mengklaim Pemko Batam telah memiliki desain, namun belum bisa disampaikan hingga ada keputusan soal lahan. Secara umu, ia berharap lahan yang diberikan BP Batam kelak sesuai dengan rencana pembangunan oleh Pemko Batam.

“Yang penampungan tadi memang butuh daerah yang rendah. Tapi yang lain disesuiakn, jangan di lembah atau bukit,”pungkasnya. (cr13)

Ajak Anak Gemar Membaca

0
Murid SD negeri 004 Meral Barat sedang membaca buku dari perpustakaan keliling yang dibawa Babinkamtibmas. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Bhabinkamtibmas Polsek Meral yang bertugas di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat kemarin (20/11) pukul 09.30 WIB mendatangi SDN 004 dengan membawa puluhan buku untuk dibaca oleh anak-anak di sekolah tersebut.

“Bhabinkamtibmas kita kita siapkan untuk menjadi perpustakaan keliling. Artinya, selain bertugas untuk meningkatkan silaturahmi di wilayah Kecamatan Meral Barat juga di sepeda motor yang selalu dibawa dilengkapi dengan puluhan buku bermacam-macam judul. Hal ini tjuannya, agar sekali-sekali singgah di sekolah dasar dan buku yang dibawa dapat dibaca oleh anak-anak,” ujar Kapolsek Meral, AKP Syaiful Badawi.

Buku-buku tersebut diharapkan bisa menambah ilmu pengetahuan. Misalnya, buku cerita tentang sejarah Indonesia, pendidikan bahasa Indonesia dan yang lainnya. Syaiful berharap gemar membaca terpupuk sejak usia dini.

“Yakni, anak-anak sejak usia dini untuk gemar membaca. Artinya, anak-anak kita yang masih usia dini tidak hanya kenal dengan gadget pada zaman yang sudah serbah canggih sekarang. Buku jangan ditinggalkan. Memang, dengan gadget juga bisa menambah ilmu pengetahuan, tapi jika digunakan secara benar. Tapi, tidak semua hal bisa didapat dari gadget,” jelasnya.

Kegiatan perpustakaan keliling ini, lanjut Syaiful, bukan baru pertama kali dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kecamatan Meral Barat. Namun, sudha beberapa kali dilakukan di sekolah tingkat SD yang ada di wilayah kerja seorang Bhabinkamtibmas. Hal ini juga sejalan dengan program Promoter Kapolri yang menginginkan seorang polisi itu harus mampu melaksanakan berbagai kegiatan positif di mana ditempatkan. (san)

Setya Novanto masih Merasakan Nyeri, Kursi Jabatan Cari Pengganti

0

bartampos.co.id – Setelah resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (19/11) malam, Setya Novanto meninggalkan dua jabatan penting. Yakni Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar. Kini, dua posisi tersebut menjadi ‘rebutan’ para kader partai berlambang pohon beringin itu.

Untuk jabatan Ketua Umum, Novanto telah mengambil haknya dengan menunjuk Sekretaris Jenderal Idrus Marham sebagai Plt Ketum Golkar.
Namun jabatan Plt Ketum Golkar ini masih akan dibahas dalam rapat pleno Partai Golkar yang rencananya akan digelar hari ini, Selasa (21/11).

”Tadi pagi (kemarin, red) Idrus ke rumah saya, menyampaikan itu kepada saya,” ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, di kantor DPP Partai Golkar, Senin (20/11).

Agung menyebut bahwa Idrus tidak menunjukkan surat penunjukan itu kepada dirinya. Namun, dirinya meyakini pada saat pleno nanti Idrus akan menyampaikan sikap dari Novanto itu.

”Kami mendukung keputusan Ketum Golkar atas saudara Idrus,” ujarnya.

Hanya saja, Dewan Pakar Golkar sedikit berbeda dengan Novanto soal posisi Sekjen yang bakal ditinggal oleh Idrus jika benar menjadi Plt Ketum. Novanto telah menunjuk Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif Yahya Zaini sebagai Sekjen. Namun Dewan Pakar juga merekomendasikan tiga nama lain, yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Lamhot Sinaga, atau Sarmuji.

”Kami nilai Pak Yahya sudah mendapat tugas untuk persiapan pemilu, itu jauh lebih berat,” kata Agung terkait pertimbangan menolak Yahya.

Penetapan Plt Ketum, lanjut Agung, diharapkan bisa merumuskan langkah-langkah strategis. Agung berharap Plt Ketum bisa segera melakukan konsolidasi partai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Munaslub). Ini menngingat posisi Plt Ketum tidak memiliki kuasa seperti Ketum yang definitif. ”Kami harap bisa digelar paling lambat akhir Desember,” ujarnya.

Sementara untuk Ketua DPR, Agung menyebut Golkar memiliki hak penuh untuk menunjuk kadernya menggantikan Novanto. Namun saat ini hal itu belum dipikirkan. ”Itu belum jadi fokus kami,” ujarnya.

Penunjukan Idrus sebagai Plt Ketum Golkar masih menuai pro-kontra di internal Golkar. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia I (Jawa-Sumatera) Nusron Wahid menyatakan, siapapun bisa menjadi Plt Ketum, asalkan mendapat persetujuan dalam pleno Partai Golkar nanti.

”Belum tentu (Idrus), bisa Ketua Harian (Nurdin Halid), bisa Sekjen, bisa juga Airlangga (Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, red),” kata Nusron.

Menurut Nusron, sebelum menunjuk Plt Ketum, pleno Partai Golkar harus membahas isu yang tak kalah penting. Pleno harus mengetok palu keputusan untuk menonaktifkan Novanto dari jabatan Ketum terlebih dahulu.

Baru setelah itu, kata Nusron, pleno menetapkan pimpinan sementara atau Plt Ketum Golkar. Secara pribadi, Nusron melihat Airlangga lebih tepat menjadi Plt Ketum Golkar.

”Pak Airlangga itu punya peluang. Apalagi wonge bagus, habis ketemu Presiden, iya kan? Ya kalau soal itu, bagus wonge, kan njawani, kalem. Tapi semua masih proses,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Harian Golkar Nurdin Halid menegaskan secara otomatis dirinya akan menjadi ketua rapat pleno Golkar, hari ini. ”Kalau Ketua Harian sesuai AD/ART otomatis, saya besok (hari ini) hanya mengantar pleno,” kata Nurdin.

Jika forum menginginkan agenda penetapan Plt Ketum, dirinya siap untuk memimpin agenda itu. Namun, secara pribadi Nurdin cenderung akan menolak jika nantinya ada yang memintanya menjadi Plt Ketum. ”Yang pasti NH tidak berminat,” ujar cagub Golkar di pilgub Sulawesi Selatan itu.

Dukungan agar Airlangga menjadi Plt Ketum Golkar juga disampaikan Mantan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang juga Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan. “Pak Airlangga orangnya baik,” kata Luhut di Komplek Istana Kepresidenan, kemarin.

Namun Luhut mengingatkan, Golkar merupakan partai yang cukup matang untuk menentukan keputusan yang terbaik. Sehingga ia meminta pihak-pihak di luar partai tidak terlalu ikut campur.

“Biarlah Golkar berproses sendiri, jangan kita terlalu banyak nyampurin, nanti bikin suasana tidak enak,’’ lanjutnya.

Sementara itu, Airlangga Hartarto cenderung menghindar ketika disinggung mengenai rencana pleno Partai Golkar hari ini. ’’Kita Tunggu undangan pleno,” ujarnya saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, kemarin. Dia baru saja melapor kepada Presiden mngenai hasil kunjungan kerja ke Thailand baru-baru ini.

Pada bagian lain, Idrus tidak mau menjawab terkait keputusan Novanto yang menunjuk dirinya sebagai Plt Ketum. Menurut Idrus, pembahasan Plt Ketum baru akan dilakukan pada pleno yang rencananya digelar pukul 13.00 WIB hari ini. ”Silahkan nanti lihat di pleno,” kata Idrus.

Idrus menyebut bahwa dirinya sudah menghubungi sejumlah sesepuh Partai Golkar. Pada intinya, para sesepuh meminta agar segera dilakukan konsolidasi. Konsolidasi internal itu menurut Idrus juga sudah disetujui oleh Novanto, dan menjamin tidak akan menghalang-halangi proses internal Golkar yang akan terjadi.

”Ya, Pak Novanto mengikhlaskan semua sesuai dengan mekanisme yang ada dan tidak akan melakukan sesuatu yang menghambat mekanisme-mekanisme, baik di Golkar maupun DPR,” kata Idrus. (bay/byu/jpg)

Aturan Pajak Berubah Lagi

0

batampos.co.id – Segala cara dilakukan pemerintah untuk memperkecil kegagalan pencapaian penerimaan pajak. Salah satunya, dinamisasi pajak penghasilan (Pph) pasal 25. Lewat mekanisme itu, wajib pajak (WP), terutama perusahaan, bisa mengangsur pajak lebih besar apabila keuntungannya melebihi proyeksi.

Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Perpajakan Kadin Herman Juwono tidak keberatan dengan upaya pemerintah tersebut.

’’Jadi, kalau WP itu memperoleh penghasilan lebih besar, ya pajak bulanannya lebih gede lagi atau ditambahin setoran bulanannya. Jadi, kami support karena upaya tersebut bukan ijon, tapi dinamisasi,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.

PPh pasal 25 merupakan pembayaran pajak penghasilan secara angsuran per bulan. Hingga Oktober ini, penerimaan pajak baru mencapai Rp 858,05 triliun atau 66,8 persen dari target dalam APBNP 2017 sebesar Rp 1.283,6 triliun.

Pakar perpajakan Yustinus Prastowo menuturkan, upaya dinamisasi yang dilakukan pemerintah untuk menutup kekurangan penerimaan tahun ini bisa saja dilaksanakan. Dia menambahkan, sebenarnya dinamisasi merupakan istilah lama yang sering digunakan sesuai dengan Peraturan Dirjen (Perdirjen) Nomor 537 Tahun 2000.

Dengan adanya dinamisasi itu, perusahaan atau WP badan pada tahun berjalan yang labanya meningkat hingga 150 persen harus menaikkan jumlah setoran PPh bulanannya. Namun, jika labanya menurun sampai 75 persen, yang bersangkutan juga dapat mengajukan pengurangan angsuran setoran pajaknya.

’’Jadi, memang tidak menggeser pembayaran (ijon, red), tapi hanya menaikkan (atau menurunkan) setoran pada bulan-bulan berjalan. Cara itu sangat mungkin efektif untuk menggenjot penerimaan, apalagi setoran di kantor-kantor pajak besar tersebut bisa sampai Rp 30 triliun. Itu bisa mengurangi gap,’’ jelasnya kemarin.

Direktur eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) tersebut melanjutkan, yang menjadi pertanyaan adalah mulai kapan pemerintah melakukan upaya dinamisasi PPh pasal 25 itu. Sebab, setidaknya penyampaian adanya perubahan setoran PPh kepada WP terkait dilakukan minimal tiga bulan sebelum dirinya menyetor dengan tarif baru. Sebab, setelah tiga bulan, baru bisa tecermin kinerja perusahaan tersebut.

“Kalau memang ada upaya dinamisasi, seharusnya dari kemarin-kemarin Ditjen Pajak mengirimkan surat pemberitahuan kepada WP yang bersangkutan. Setidaknya mulai Oktober ini, jadi Desember dia membayar dengan tarif baru,” tuturnya. Jika pemberitahuan terlambat, dinamisasi itu tak akan berdampak.

Sebelumnya, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama menekankan bahwa pemerintah tidak melakukan ijon, tapi dinamisasi tarif PPh pasal 25. Dia tidak menyebutkan secara pasti kapan upaya dinamisasi tersebut dilakukan. Dia hanya menyatakan bahwa upaya dinamisasi itu biasanya dimulai pada Juli.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati juga menekankan, dalam pengumpulan penerimaan pajak yang semakin mendekati batas akhir, pihaknya akan melakukan identifikasi data WP. Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak memberlakukan sistem ijon untuk menggenjot penerimaan pajak hingga akhir tahun ini. Identifikasi berasal dari sejumlah data, termasuk amnesti pajak.

“Kami kenali potensi penerimaan pajak yang memang selama ini teridentifikasi tapi tidak terkoleksi. Jadi, saya tidak melakukan ijon,” imbuhnya. (ken/c22/sof/jpg)

Angin Puting Beliung Sapu Pulau Bouw

0
Warga mengabadikan kejadian angin puting beliung yang terjadi di Pulau Bouw, Tanjunguban, Senin (20/11). F. Idha untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Warga Pelantar Kampung Mentigi, Tanjunguban berhamburan ke luar rumah setelah melihat angin puting beliung di Pulau Bouw, Senin (20/11). Mereka takut tempat tinggal mereka tersapu angin yang cukup besar tersebut.

“Pusaran angin puting beliung cukup besar dan kuat, kami yang tinggal
di dekat pelantar nelayan kampung mentigi berhamburan keluar dari
rumah dan menyaksikan angin puting beliung itu,” kata seorang nelayan
bernama Amran, kemarin siang.

Namun kekhawatiran warga sirna setelah lebih dari 10 menit berputar di langit pulau Bouw, Lobam itu langsung menghilang. “Tiba-tiba anginnya menghilang di langit Pulau Bouw,” katanya.

Warga lainnya, Idha melihat pusaran angin puting beliung dari jauh. Waktu itu ia berada di salah satu kedai kopi tak jauh dari pelabuhan. “Tak berani keluar, apalagi waktu itu hujan deras diiringi suara deru angin dan petir yang sangat keras,” kata bapak dua anak
ini.

Camat Bintan utara Azwar ketika dihubungi batam pos mengakui kejadian
itu. Untungnya kejadian itu tidak sampai ke pemukiman warga di Tanjunguban. (cr21)

 

Tak Cuma Jual Kecap

0

Lemari penghargaan Batam Pos makin sesak. Beragam award silih ganti berdatangan. Baik untuk individu maupun antarperusahaan media.

Empat bulan menjabat sebagai General Manager (GM) Batam Pos, saya semringah. Media ini dihuni oleh orang-orang hebat. Punya kualitas, pekerja keras, dan cerdas.

Memimpin raksasa media sekelas Batam Pos tidaklah mudah. Penuh tantangan. Banyak faktor X. Yang paling kentara adalah persaingan antarmedia dan gempuran online.
Namun dengan keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, membuat semuanya terasa mudah. Teamwork menjadi modal utama.

Buktinya ya itu tadi. Deretan penghargaan yang terus berdatangan.

Sejak saya memimpin koran dengan tagline “Pertama, Terbesar, Terpercaya” ini, beragam penghargaan bergengsi berhasil diraih. Di bidang jurnalistik, kami berhasil menyabet Best Five Headline JPG Award, kemudian yang terbaru “merajai” Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2017–juara foto Kategori Pilihan Dewan Juri atas nama Dalil Harahap, sedangkan wartawan Batam Pos atas nama Suparman meraih Juara I karya tulis untuk kategori Feature Media Cetak.

Tak hanya di bidang jurnalistik, di dunia olahraga pun Batam Pos unjuk gigi. Beberapa waktu lalu, untuk pertama kalinya sejak sembilan kali ikut ambil bagian, Batam Pos menjadi juara Turnamen Futsal Media Bright PLN Batam 2017.

Penghargaan itu dihitung sejak saya memimpin. Namun, ketika ditarik ke belakang, penghargaan yang diraih Batam Pos sudah sangat banyak. Lebih banyak. Sampai saya tidak bisa menghitungnya. Termasuk di antaranya gold winner di ajang Indonesia Print Media Award (IPMA) hingga Indonesia Young Readers Award (IYRA).

Dari generasi ke generasi, Batam Pos selalu menyabet penghargaan. Semua yang terpampang di lemari piala menjadi bukti sahih bahwa Batam Pos memang dahsyat.

Wajar saja jika media yang diterbitkan oleh PT Sijori Interbintana Pers itu menjadi the real market leader newspaper di Kepulauan Riau (Kepri). Mengalahkan para kompetitor lainnya.
Tak sekadar meraih penghargaan. Kebesaran Batam Pos juga bisa dilihat dari berbagai event yang digelar. Kalau sudah Batam Pos yang bikin acara, pesertanya pasti membeludak. Pokoknya tidak mengecewakan.

Sejak Departemen Event Organizer (EO) dibentuk 1 September 2017, beragam event bergengsi digelar. Tamunya pun tidak main-main.

Wajar jika event Batam Pos selalu dianggap terspektakuler, terheboh, dan terbesar. Meski masih seumur jagung, lihat kiprah tim EO Batam Pos berikut ini.

Pertama, Aerobic Competition & Zumba Fitness Party. Bahkan, Bapak Zumba Indonesia, Junko untuk pertama kalinya datang ke Batam. Disusul coaching clinic bersama pelatih fenomenal Indonesia, Indra Sjafri.

Event lainnya yang bikin heboh adalah Batam Pos Auto Show. Diler berbagai mobil ambil bagian. Event itu sekaligus bukti bahwa Batam Pos terus berupaya memberi spirit di tengah buruknya ekonomi.

Tak sampai di situ. Di saat bersamaan juga digelar Kejurnas Rally Wisata. Event itu digelar dengan menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Yang terbaru tentu saja Batam Fun Adventure bekerja sama dengan Nuvasa Bay, Sea Forest Adventure, dan Palm Springs Golf & Country Club, serta didukung JNE Express, Batam FM, RS Awal Bros Batam, Best Western Premier Hotel, Sanford Mineral Water, Honda, Entrasol, PT Forisa Nusapersada (Forisa), Celebrity Fitness dan lainnya.

Kenapa Batam Pos begitu digdaya? Untuk menjawabnya, biarlah pihak independen yang menjelaskan. Survei sudah menegaskan bahwa Batam Pos paling besar.

Menurut survei Nielsen Media Riset, Batam Pos merupakan koran terpopuler dan terbesar di Batam. Survei itu dihelat Mei-Juni 2017.

Pembaca Batam Pos mencapai 223.536 orang sehari. Unggul dari media-media lain, baik grup maupun kompetitor.

Di bawah Batam Pos, bercokol Posmetro Batam dibaca 216.817 orang, disusul Tribun Batam (197.573), Koran Sindo (126.595), Haluan Kepri (75.063), Tanjungpinang Pos (32.665), serta Kompas (905).

Tak hanya paling banyak dibaca. Batam Pos juga menjadi koran paling populer di Batam. Total awareness Batam Pos mencapai 98 persen. Lagi-lagi unggul telak dari media lain.

Awareness sering dikatakan sebagai kesadaran merek. Berkaitan dengan ingatan merek di benak konsumen. Karenanya, awareness dari sebuah merek atau produk memiliki arti sangat penting bagi produsen selaku pemilik merek. Karena sebagian besar konsumen akan cenderung membeli produk yang sudah dikenal atau diingat.

Branding Batam Pos sangat melekat bagi masyarakat Batam, dan Kepri pada umumnya. Sehingga, mendapat julukan the real market leader newspaper. Para pembacanya pun masuk kategori usia produktif. 20-49 tahun.

Masih menurut Nielsen, kepercayaan terhadap informasi menjadi salah satu penyebab kenapa Batam Pos masih dipercaya.

Batam Pos menjadi lebih terpercaya lantaran dinyatakan lolos verifikasi Dewan Pers. Artinya, Batam Pos sudah sah menjadi perusahaan media.

Ini menjadi bukti bahwa Batam Pos tidak sekadar jualan “kecap”. Kami berikan bukti, bukan janji. ***

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

Kapal Patroli Pesanan Bakamla Dibikin di Batam oleh Palindo Marine

0
KN Tanjung Datu setelah diluncurkan di Galangan Kapal PT Palindo Marine, Sagulung, Senin (20/11/2017). F Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – PT Palindo Marine Batam kembali merampungkan pembangunan kapal pesanan dari dalam negeri. Senin (20/11) kemarin, giliran kapal patroli Tanjung Datu pesanan Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang diluncurkan. Menariknya, Tanjung Datu merupakan kapal patroli pertama dan terbesar yang pernah dibangun di Indonesia.

“Dan yang lebih membanggakan lagi, seluruh tahapan pembuatan kapal ini mulai dari desain perencanaan dan konstruksi fisik sampai instalasi sistem murni dikerjakan tenaga ahli putra putri bangsa,” kata Direktur PT Palindo Marine, Charles Wirawan, saat peluncuran kapal Tanjung Datu di galangan kapal PT Palindo Marine di Sagulung, Batam, kemarin.

Charles mengatakan, secara umum pembangunan kapal Tanjung Datu telah rampung. Saat ini tinggal menunggu proses uji coba sebelum akhirnya diserahkan kepada pemesan, yakni Bakamla RI.

Selain uji coba, kapal raksasa tersebut juga masih harus menjalani sejumlah pengecekan dan tes. Mulai visual inspection test dan witness NDT oleh Bereau Veritas. Tahapan ini antara lain meliputi radiograph test (RT) atau X-Ray terhadap hasil pengelasan yang lokasi dan jumlahnya ditentukan.

Charles menjelaskan, kapal Tanjung Datu dibangun dengan panjang keseluruhan 110 meter, lebar 15,50 meter, dan tinggi geladak utama 6,90 meter. Kapal ini memiliki dua unit mesin penggerak pokok dengan kekuatan masing-masing 5.300 Horse Power (Hp) dengan kecepatan maksimal 18 knot.

“Kapal ini juga dilengkapi helidek untuk landasan helikopter medium dengan berat 8 ton,” terang Charles.

Menurut Charles, kapal negara (KN) Tanjung Datu dipesan sejak Maret 2016 lalu. Peluncuran dilakukan oleh Kabiro Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bakamla, Laksamana Pertama TNI Eko Santoso, yang mewakili Kebakamla Laksamana Madya TNI Ari Suedewa bersama jajaran PT Palindo Marine yang dipimpin langsung oleh Presiden Direktur-nya, Harmanto.

Laksamana Pertama TNI Eko Santoso mengaku sangat puas dengan hasil kerja PT Palindo Marine. Dia berharap agar kapal tersebut bisa secepatnya merampungkan serangkaian uji coba dan tes, sehingga bisa segera diserahkan ke Bakamla.

Eko juga yakin, seluruh tahapan uji coba dan tes tersebut akan berhasil dilalui. Sebab selama ini hasil kerja PT Palindo Marine cukup teruji kualitasnya.

“Kami yakin PT Palindo Marine bisa diandalkan dan bisa bersaing secara nasional ataupun internasional,” ujar Eko.

Eko mengatakan, pengadaan kapal patroli ini merupakan upaya dari Bakamla untuk terus melengkapi armada kapal patroli kenegaraan milik Bakamla yang selama ini masih kurang. Ia juga mengakui bahwa Kapal Tanjung Datu merupakan kapal patroli terbesar yang pernah dibangun di dalam negeri.

“Ini sejarah baru buat industri galangan di Indonesia. Kapal ini nantinya akan menjalankan tugas dan fungsinya menjaga keamanan laut di zona ekonomi ekslusif (ZEE) dari kapal-kapal ilegal,” ujarnya.

Nama Tanjung Datu diambil dari nama pulau yang berada di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di Kalimantan Barat. Sesuai dengan namanya, kapal ini nantinya akan berpatroli di wilayah perbatasan NKRI.

“Selama ini sering gunakan kapal perang untuk menjalankan tugas keamanan wilayah perbatasan itu. Padahal yang dihadapi sipil, makanya perlu ada kapal patroli khusus seperti ini,” tutur Eko.

Sementara Kebakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Suedewa dalam sambutannya yang dibacakan Eko menyampaikan, pengadaan kapal patroli Bakamla ini memiliki makna yang strategis bagi industri alat pertahanan dan keamanan nasional, khususnya bagi PT Palindo Marine. Keberhasilan membangun kapal raksasa itu menunjukkan bahwa putra putri Indonesia mampu bersaing dengan negara manapun untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dalam industri alat pertahanan dan keamanan.

“Ini akan mengurangi ketergantungan dengan negara lain dalam pengadaan kapal patroli seperti ini dan ini sangat dihargai pemerintah,” katanya.

Untuk itu, ke depannya, Ari berharap agar PT Palindo Marine tetap mengedepankan kualitas dan profesionalisme kerja. Sehingga perusahaan galangan kapal ini bisa terus mendapat kepercayaan dari konsumen, baik dari dalam maupun luar negeri. “Kuncinya satu, tunjukkan kalau kita ini profesional. Sajikan hasil kerja yang berkualitas,” pesan Ari.

Direktur PT Palindo Marine, Harmanto, mengaku pihaknya memang senantiasa mengutamakan kualitas produk dan ketepatan waktu dalam mengerjakan kapal pesanan konsumen.

“Itu sudah komitmen kami dari dulu. Kami berharap agar ke depannya pemerintah terus dukung kami dengan mempercayakan kami sebagai partner untuk mengerjakan kapal-kapal negara lainnya,” ujar Harmanto. (eja)

Agus Tewas Gantung Diri

0

batampos.co.id – Agus Suprianto, 18, ditemukan tewas gantung diri di Jalan Putri Duyung 4, Kilometer 6, Kelurahan Kampung Bulang, RT 01 RW 08 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Senin (20/11)sekitar pukul 12.30 WIB. Hingga kini, pihak kepolisian masih menelusuri motif kejadian tersebut.

Tante Korban, Sundari tidak percaya jika keponakannya itu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. “Sebelum saya jemput anak, dia itu masih ada. Gelagatnya juga biasa saja, seperti tak ada masalah,” terangnya.

Usai menjemput anaknya pulang sekolah, keponakannya itu sudah tiada. “Saya tahunya pas sampai di rumah. Begitu buka pintu kamar mandi, sudah lihat keponakan (Agus, red) saya tak bernyawa. Dengan posisi leher tergantung tali,” ungkap Sudarti, sambil tak kuasa menahan tangis.

Kandung Agus, Asmidah tak kuasa menahan tangis, setelah mengetahui anak tunggalnya itu meninggal dunia dengan cara menggantung diri.Iamengetahui anaknya itu meninggal dunia usai mendapat kabar dari adiknya.”Saya tahunya dari adik saya. Dia datang ke tempat kerja, sambil bilang anak saya sudah tidak ada lagi,” ungkapnya sambil menangis.

Asmidah juga mengaku tidak tahu apa yang menjadi penyebab hingga membuat anak semata wayangnya itu nekat menggantung diri. “Terakhir kami jumpa semalam sore. Itu pun ia datang ke tempat kerja saya. Dan tidak ada keanehan yang ditunjukkan. Tetap seperti biasa saja,” sebutnya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Syamsul Rizal membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab hingga membuat korban nekat bunuh diri.

“Benar, jenazah sudah kita bawa ke RSUD Provinsi Kepri. Selanjutnya akan dilakukan otopsi untuk memastikan penyebabnya, apakah murni bunuh diri atau tidak,” imbuhnya.

Diketahui korban ini merupakan anak tunggal yang bekerja sebagai buruh lepas pemanjat pohon kelapa.Agus, juga dikenal sebagai anak yang mandiri dan suka membantu orang tuanya. (cr20)

50 Tahun Indosat Ooredoo Melayani Indonesia

0

20 November 2017, Indosat Ooredoo tepat berusia 50 tahun.

Sebuah perjalanan panjang dalam memberikan layanan telekomunikasi kepada masyarakat Indonesia sejak tahun 1967 hingga kini menjadi pemain terkemuka di industri telekomunikasi Indonesia.

Tepat di usia 50 tahun ini, Indosat Ooredoo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat digital Indonesia.

Dan komitmen tersebut direfleksikan dalam berbagai kegiatan dalam rangka HUT 50 tahun Indosat Ooredoo, diantaranya Indosat Ooredoo Tempo Economic Digital Briefing, Riset Dampak Mobile Internet terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat, Indosat Ooredoo Run for Digital Digital Literacy, Peluncuran Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ke-11, Digital Race dan Innovation @Work Competition.

“50 tahun sudah kami melayani masyarakat Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1967, misi kami tidak pernah berubah, kami ingin membangun negeri melalui koneksi dan terus menghadirkan inovasi. Transformasi digital secara global telah mendorong Indonesia memasuki era digital lebih cepat, yang mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan masyarakat baik, ekonomi, dan juga gaya hidup. Kami di Indosat Ooredoo terus bekerja keras untuk memimpin transformasi digital di Indonesia guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang digital,” demikian disampaikan President Director and CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi.

Di Batam, ulang tahun inipun dirasakan perwakilan Indosat Ooredoo secara sederhana.

Indosat Ooredoo berupaya untuk dapat memenuhi tren kebutuhan masyarakat digital ini dengan berbagai layanan dan produk yang mendukung gaya hidup digital. Layanan paket data unlimited dan fleksibel, kuoto pulsa yang tidak hangus, kebebasan mengatur sendiri paket pemakaian, adalah berbagai upaya Indosat Ooredoo untuk memberikan kenyaman dan kemudahan masyarakat agar mereka dapat mengambil manfaat secara maksimal dari dunia digital. Indosat Ooredoo sukses menghadirkan IM3 Ooredoo yang menghadirkan banyak paket seperti Freedom Combo, Freedom Plus, Data Rollover, Stream On dan paket Bonus Internet hingga 20 GB.

Indosat Ooredoo Tempo Digital Economic Briefing

Kehadiran berbagai layanan tersebut tidak hanya untuk mendukung kebutuhan masyarakat, namun juga untuk mendukung pembangunan ekonomi digital. Salah satu rangkaian HUT yaitu Indosat Ooredoo Tempo Digital Economic Briefing mengangkat tema ‘Mendorong Pertumbuhan Eksponensial Ekonomi Digital 2018’. Salah satu poin penting dari acara tersebut adalah arti penting peningkatan kualitas jaringan dan infrastruktur digital serta pemerataan digital adalah kunci untuk mewujudkan visi digital nation yang dicanangkan pemerintah.

Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC)

Upaya Indosat Ooredoo untuk mempercepat pembangunan digital diantaranya melalui inisiatif menumbuhkan semangat berinovasi dan berkreasi di bidang teknologi digital di kalangan anak muda melalui program kompetisi IWIC atau Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest yang ke-11. Kompetisi ini telah menghasilkan ribuan aplikasi digital karya anak muda dan beberapa diantaranya telah dapat dinikmati oleh masyarakat. Khusus di IWIC ke-11 ini para developer akan dikenalkan dengan API Indosat Ooredoo. API atau application programming interface merupakan perangkat fungsi dan protokol untuk membangun aplikasi perangkat lunak, yang akan memberikan akses lebih cepat terhadap sebuah aplikasi untuk dapat berinteraksi dengan pelanggan.

Riset Dampak Mobile Internet thd Pengembangan Ekonomi & Sosial Indonesia

Setiap penambahan 10 persen pelanggan seluler di tanah air, meningkatkan secara positif GDP (gross domestic product atau produk domestik bruto) Indonesia sebesar 0,4 persen. Demikian hasil riset yang dilakukan Indosat Ooredoo bersama dengan Penelitian dan Pelatihan Ekonomika & Bisnis (P2EB), Fakultas Ekonomika & Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Mengambil tema “Dampak Mobile Internet terhadap Pengembangan Ekonomi dan Sosial di Indonesia”, riset ini juga memhasilkan banyak temuan dalam rangka meningkatkan manfaat positif dari mobile internet kepada masyarakat sekaligus menjadi rekomendasi kepada pemerintah.

Indosat Ooredoo Run for Digital Literacy

Sebagai bagian dari rangkaian untuk meningkatkan pengalaman digital bagi masyarakat, pelanggan dan juga internal karyawan, masih dalam rangkaian HUT ke-50, Indosat Ooredoo menyelenggarakan berbagai kegiatan antara lain Indosat Ooredoo Run for Digital Literacy, kegiatan 50K Virtual Run yang memungkinkan peserta berlari kapan pun dan dimana pun selama 30 hari untuk mencapai jarak 50 kilometer. Peserta akan memasukkan data-data setelah berlari termasuk screenshot aplikasi lari yang digunakan ke website indosatooredoo.race.id. Selain 50K Virtual Run, terdapat juga kategori 5K Run yang akan diselenggarakan pada 10 Desember mendatang di seputaran Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Kategori ini ditargetkan akan diikuti oleh 1700 pelari dari kelas Open dan Master. Peserta juga bisa mengikuti kedua kategori dan bila berhasil menyelesaikan keduanya, maka peserta akan mendapatkan 2 finisher medal yang didesain khusus sehingga dapat digabungkan satu sama lain.

Innovation @Work dan Digital Race

Khusus untuk memberikan pengalaman digital kepada internal karyawan diselenggarakan kompetisi Innovation @Work dan Digital Race. Kompetisi Innovation@work 2.0 adalah kompetisi inovasi dimana setiap peserta dilengkapi dengan framework design thinking dan lean start up dalam rangka menyelesaikn problem dari pelanggan maupun internal. Sedangkan Digital Race adalah gamification yang bertujuan untuk meningkatkan fokus kepada pelanggan, dimana seluruh peserta diajak memahami produk, menggunakan dan mempromosikan produk layanan Indosat baik consumer maupun business. Hadiah dari kompetisi ini adalah kunjungan ke berbagai perusahaan digital global terkemuka di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Korea Selatan, China dan Hongkong, untuk memberi pengalaman dan wawasan digital yang sedang pesat berkembang saat ini.

Seluruh rangkaian kegiatan bertema dan bernafaskan digital tersebut sebagai wujud bahwa Indosat Ooredoo akan terus berkomitmen mengambil peran penting dalam dinamika industri telekomunikasi demi membangun masyarakat Indonesia yang digital. (*)

Warga TPA Punggur Silakan Pindah ke Rusun Pemko Batam Bantu Transportasi

0
Rumah liar (ruli). Foto: alfian/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tak menyiapkan ganti rugi untuk warga rumah liar (ruli) di TPA Punggur. Namun, warga akan disiapkan transportasi jika ingin pindah ke rumah susun.

“Butuh kendaraan hubungi kami, kendaraan kami siapkan. Kalau soal ganti rugi, mekanisme ganti rugi kan tak ada,” ucap Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkintam), Herman Rozie, kemarin.

Rumah susun yang dikelola oleh Pemko Batam tak hanya laik huni, namun juga disiapkan dengan harga terjangkau dan memang disiapkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ini jadi solusi, pasalnya Pemko Batam sejatinya tak punya wewenang terkait lahan di Batam.

“Kalau mau pindah ke rusun murah, ada yang Rp 195 ribu sampai Rp 240 ribu,” terangnya.

Ia menyampaikan, sejak awal Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad juga pernah menyampaikan jika di area TPA tidak boleh ada pemukiman. Karena area tersebut tak laik dan warganya rentan terjangkit penyakit, bahkan rawan bencana. Seperti yang diketahui beberapa waktu lalu longsor dan menyebabkan Rokayah,40, meninggal dunia.

“Awalnya kan kami surati akhir November (pindah), tapi mereka minta waktu pertengahan Desember. Ini janji mereka, setelah waktu itu harus kosong,” imbuhnya.

Selain kondisi yang tak bagus bagi warga, awal 2018 mendatang TPA tersebut bakal dikembangkan termasuk pengadaan lima bak lindi atau kolam pengolahan limbah srta pengembangan. Proyek ini merupakan bantuan Kemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dengan nilai proyek Rp 25 miliar.

“Tahun depan mulai dikerjakan, kalau Desember tidak clean and clear tak bisa mulai dikerjakan,” ucap Pelaksana Tugas Dinas Lingkungan Hidup.

Warga di lokasi tersebut harus pindah juga disampaikan Camat Nongsa Heryanto Joesoef, ia mengatakan lingkungan TPA tak cocok dijadikan tempat tinggal. “Tidak sehat, sampah banyakkan,” ujarnya.

Menurutnya, sejauh ini beberapa kali pemerintah melalui kelurahan sudah berkomunikasi dengan warga, hasilnya sebagian warga menyetuji. Lalu bagaimana denga warga yang tidak setuju.

“Masih ada rapat lanjutan. Tapi yang detail informasinya pak Herman Rozie lah ya,” imbuhnya.

Wakil Wali Kota Amsakar Acmad mengungkapkan keinginannya agar warga yang sedikitnya 471 KK di lokasi hidup laik.

“Kami akan cari apa solusi terbaik bagi mereka yang ada di sini,” ungkap Amsakar.

Kenyataannya, lokasi ini harus bebas dari pemukiman, karena alasan kesehatan dan lainnya. TPA ini berhubungan dengan sampah, dan jika mereka bermukim di sini tentu akan berdampak untuk kesehatan mereka.

“Secepatnya akan kami tuntaskan permasalahan ini, jangan sampai ada Rohiyah kedua, atau ketiga,”” tutupnya. (cr13)