Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12895

Polda Kepri Gelar Seri Terakhir Kepri Offroad

0
Ketua Panitia Kepri Trofhy Offroad 2017 Helmi Santika (tengah) didampingi panita pelaksana Lukito dan Agnes memberikan keterangan pelaksanaan Kepri Trophy Offroad di Tanjung Pinang saat jumpa pers di Mapolda Kepri, senin (20/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri menggelar seri terakhir dari Kepri Offroad seri terakhir di tahun ini. Gelaran diperuntukan bagi offroader yang ada diseluruh Indonesia. Ketua Panitia Kepri Offroad seri ketiga, Helmy Santika mengatakan bahwa pagelaran ini untuk menumbuhkan rasa cinta pada tanah air.

“Tempatnya selalu berubah-ubah tiap tahunnya. Pada seri terakhir ini, kami laksanakan di dua tempat yakni Bintan dan Tanjungpinang,” katanya, Senin (20/11).

Para peserta nantinya tak hanya dapat memacu andrenalinnya. Tapi juga dapat sekaligus menikmati indahnya alam Bintan dan Tanjungpinang. Even ini ada tiga kegiatan yang kami adakan yakni adventure, Special Stage (SS) dan Special Kopentensi Speed. “Untuk adventure akan dilaksanakan di sepanjang jalan dari Bintan ke Tanjungpinang. Special Speed dan Special Kopetensi Speed diadakan di Tanjungpinang,” ungkapnya.

Tak hanya offroad saja. Helmy mengatakan bahwa akan digelar juga bakti sosial ke masyarakat sekitar. “Kami akan mendatangi Panti Asuhan. Dan menyantuni orang-orang yang tidak mampu,” ucapnya.

Ia berharap dengan Kepri Offroad yang digelar secara berkelanjutan. Dapat memberikan dampak untuk pariwisata. “Semakin sering terekspos, semakin mengundang penasaran orang untuk menikmati alam di Kepri,” tuturnya.

Sementara itu Lukita Rahardjo selaku pimpinan lomba, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi izin. Dan untuk hadiah yang disipakan, jumlahnya Rp 50 juta. Tak hanya uang, tapi juga ada doorprize berupa motor. “Dan masih banyak doorprize menarik lainnya,” ucapnya.

“Jadwalnya itu Adventure Club itu Jumat, Special Stage Sabtu dan Minggu digelar Special Konpetensi Speed,” ungkapnya.

Lukita mengatakan acara Offoad ini didukung oleh berbagai pihak mulai dari IMI Kepri, IOF, S Super, Ditlantas Polda Kepri dan Pengprov Kepri. (ska)

Lake Toba Film Festival 2017, Nonton Film Sambil Kemah di Pinggiran Danau Toba

0

Lake Toba Film Festival (LTFF) 2017, digelar 1-3 Desember 2017 mendatang.

Acara yang digagas Rumah Karya Indonesia (RKI) ini disetting Kemah 1000 Tenda. Lokasinya ada di pinggiran Danau Toba, Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Ketua panitia RKI, Ojax Manalu menyebut, ada beberapa kegiatan menarik di event tersebut. Pertama malam penganugerahan. Setelah itu, workshop film, screening film atau kemah film, 1000 tenda, pentas budaya, sharing travelling dan travelling video sharing.

“Lake Toba Film Festival yang dibalut dengan Kemah Film 1000 Tenda merupakan dukungan dari teman-teman traveller di Indonesia khususnya Sumut, terhadap eksisnya keberadaan budaya leluhur sejak dahulu,” kata Ojax, Senin (20/11).

Ojax menjelaskan, LTFF 2017 adalah sebuah bentuk festival film yang berjuang mengangkat harkat dan martabat film-film lokal di kancah indsutri film yang berbasis kearifan budaya masyarakat Indonesia. Isu-isu kebudayaan dengan spirit kreatifitas dan inovasi tanpa batas dapat dikembangkan dan mampu menyentuh dinamika sosial di wilayah pedesaan.

“Danau Toba dipilih dengan alasan Sumatera Utara memiliki potensi perfilman yang kaya dari sudut kebhinekaan, lingkungan, dan budaya. Lewat film festival ini diharapkan kreatifitas anak muda dari seluruh daerah di Indonesia khusuanya Sumatera Utara akan mampu mengungkapkan kondisi kekinian kearifan lokal nusantara,” jelas Ojax.

Selain itu, kata Ojax, pihaknya juga akan menampilkan Tobakustik Band. Band ini baru terbentuk pada 1 Juni 2016. Semangat yang diusung adalah melestarikan budaya serta memotivasi generasi yang sungguh berpotensi di Samosir.

“Tobakustik sudah terbukti mampu meriahkan sebuah acara. Contohnya saat mereka tampil di event Festival Pasir Putih Samosir, Batak Fiesta, horja bius, pesona budaya Batak, Jong Batak 2017 dan beberapa event lainnya,” ungkap Ojax.

Menurut Ojax, latar kegiatan ini melihat Danau Toba dan sekitarnya adalah tanah budaya. Konon mengingat pengembangan Danau Toba yang sudah berjalan pada saat ini semakin pesat.

“Kita juga dapat mengambil peran dalam prosesnya. Festival yang melibatkan kegiatan budaya harus tetap dipertahankan, perkembangan zaman dan teknologi tidak serta merta harus melunturkan budaya,” pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kegiatan LTFF 2017 ini. Menurutnya, event ini bisa menggali dan mengembangkan keragaman seni tradisi yang ada di Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya. Selain itj menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan karya seni tradisi di Sumatera Utara dan Indonesia.

“Juga merangsang minat generasi muda terhadap karya seni tradisi, membangun sinerhisitas di antara pekerja seni tradisi serta lembaga lain yang memiliki tujuan yang sama dengan lembaga, menjadikan seni tradisi sebagai salah satu industri ekonomi kreatif. Ini sejalan dengan visi dan misi pariwisata,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya berharap, generasi muda menciptakan agenda seni dan budaya berbasis kearifan lokal yang terencana dan sistematis. Sejauh ini aktivitas-aktivitas kesenian di Sumatera Utara belum memiliki grand design, masih bersifat musiman. “Kalender kegiatan ini membuka ruang kepada seniman di Sumatera Utara untuk mengekpresikan kreativitasnya,” tukas Menpar Arief Yahya. (*)

Polri Bantu Asesmen Pejabat BP Batam

0
Arief Sulistyanto (kiri) bersama Kepala BP Batam Lukita Dinasyah Tuwo bertukar cenmderamata usai menantadatangi Nota kesepahaman anatara BP Batam dengan Kepolisian Republik Indonesia di Gedung BP Batam, Senin (20/11). f Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam berkomitmen meningkatkan kompetensi dari sumber daya manusia (SDM) yang dimilikinya dengan menandatangani fakta kerjasama dengan Polisi Republik Indonesia (Polri). Dengan demikian, maka assessment atau proses pengujian untuk menentukan pejabat eselon I hingga IV dilingkungan BP Batam.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan assesment bertujuan untuk mendorong pembangunan Batam dengan meningkatkan kualitas SDM di BP Batam.”Assesment ini dibuat supaya bisa membangun lebih cepat untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepan,” jelas Lukita usai acara di Gedung BP Batam, Senin (20/11).

BP Batam kata Lukita menginginkan orang terbaik. Proses assesment yang dilakukan Polri sangat mendominasi dari penentuan posisi pejabat penting di BP Batam. “Kerjasama dengan Polri karena ingin lebih baik. Kalau calonnya belum penuhi assesment, kami akan buka lagi,” jelasnya.

BP Batam akan menyelenggarakan proses assesment pada 27 November dan 4 Desember 2017 nanti. Pesertanya diperkirakan mencapai sekitar 300 orang dan akan dilakukan secara transparan.”BP Batam akan segera melakukannya karena kebutuhannya mendesak untuk meningkatkan investasi. November kami akan kirim untuk pejabat eselon II dan III,” paparnya.

Sedangkan Kapolda Kepri, Irjen Sambudi Gusdian mengatakan fakta kerjasama ini digelar sebagai bentuk dukungan Polri terhadap BP Batam dalam reformasi struktural. Untuk meningkatkan kinerja BP Batam dibutuhkan orang yang tepat dan memiliki integrasi.

“Tugas Kepala BP sangat berat sehingga dibutuhkan orang-tepat, berkompeten dan berintegritas dalam mengelola BP Batam,” jelasnya.

Sam melanjutkan bahwa Polri memilih untuk membantu BP Batam karena pihaknya memiliki fasilitas di Mabes Polri dan Polda.”Softwarenya ada sama kami yang biasa kami gunakan untuk membantu pemerintah daerah dan sekarang dapat dimanfaatkan BP Batam,” paparnya.

Dalam menentukan siapa yang akan menjadi pejabat, BP Batam tetap memiliki kuasa penuh untuk proses seleksi.”Kami hanya fasilitasi saja,” imbuh Sam.

165 personel kepolisian akan membantu dalam proses assesment ini.”Pelaksanaan untuk assesment eselon III di Polda dan eselon II di Mabes Polri sehingga bisa berjalan dengan baik. Prosesnya akan diserahkan ke bapak Kepala BP Batam,” pungkas Sam. (leo)

Gubernur Siapkan Tiga Nama Pengganti Lis

0

Batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mulai mempelajari rekam jejak pejabat-pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaring tiga nama yang akan dipersiapkan sebagai kandidat Penjabat Walikota Tanjungpinang menggantikan Lis Darmansyah yang masa tugasnya berakhir 17 Januari 2018 mendatang.

“Pak Gubernur sudah meminta kami untuk menyiapkan laporan rekam jejak masing-masing pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS. Arif Fadillah menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Menurut Sekda, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Salah satu syaratnya adalah, usulan yang disampaikan Gubernur ke Kemendagri adalah tiga nama. Tentu untuk mendapatkan tiga nama ini, perlu dilakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pejabat yang dimaksud nantinya.

“Artinya tidak sembarangan pejabat yang akan diusulkan. Karena harus memenuhi syarat sesuai dengan kepangkatan yang ditetapkan,” paparnya.

Lebih lanjut katanya, dirinya sudah meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri untuk segera membuat laporan terkait rekam jejak masing-masing pejabat. Laporan itu nanti, akan disampaikan kepada Gubernur. Dijelaskannya, melalui laporan itu juga, Gubernur akan menentukan tiga nama pilihan.

“Masa kerja Penjabat Walikota Tanjungpinang cukup panjang. Yakni lebih kurang delapan bulan. Sehingga butuh sosok yang militan. Apalagi banyak pekerjaan menenanti,” jelasnya.

Disebutkan Arif, Gubernur tentunya menginginkan penjabat yang bisa bersinergi. Apalagi di tahun 2018 banyak pekerjaan besar yang akan dilakukan Pemprov Kepri untuk membangun Tanjungpinang. Hal itu, sudah pasti membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Intinya adalah harus bisa bersinergi. Selain itu bisa menjadi penetraliser bagi ASN di Pemko Tanjungpinang untuk tidak terlibat politik praktis di Pilkada nanti,” tutup Arif Fadillah.

Terpisah, Kepala BKD Kepri, Firdaus mengatakan pihaknya sudah menerima perintah Sekda Kepri selaku Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Pemprov Kepri. Menurut Firdaus, laporan tersebut akan disiapkan dalam waktu dekat ini. Apalagi usulan ke Kemendagri adalah minimal satu bulan sebelum berakhirnya masa jabatan.

“Sesuai dengan yang diminta, baik prestasi maupun kinerja masing-masing pejabat akan kami siapkan,” ujar Firdaus, kemarin.(jpg)

BP Batam Kaji Usulan GMF

0
 F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo telah bertemu dengan pihak Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia serta koleganya dari Mitsui, KLM dan Air France, minggu lalu. Dalam pertemuan ini, pihak GMF mengajukan beberapa usulan.

“Kami sedang mengkaji hal ini,” katanya, Senin (20/11).

Lukita enggan membeberkan lebih jauh soal usulan ini. Namun ia berjanji dalam dua minggu semua usulan dan hasil dari pertemuan akan dijawab oleh jajaran BP Batam nantinya. “Ada hal-hal yang mereka butuhkan. Dan itu butuh kajian yang mendalam,” ucapnya.

Dari informasi yang didapat Batam Pos, pembahasan pihak Hang Nadim dengan GMF sudah selesai untuk bagian teknis. Pembahasan selanjutnya soal kebijakan-kebijakan. Dalam hal ini, tentunya berhubungan langsung dengan jajaran kepemimpinan BP Batam.

“Kalau teknis sudah selesai. Kalau bagian kebijakan itu, dengan kepala BP Batam,” ucap General Manager Marketing Bandara Internasional Hang Nadim, Dendi Gustinandar.

Masuknya GMF ini, tak bisa dilepaskan juga dari rencana BP Batam untuk melakukan revitalisasi Bandara International Hang Nadim Batam. Lukita menuturkan pihaknya sedang menyusun master plan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Semula direncanakan akan selesai pertengahan Desember.

Namun Lukita menyebutkan, Master Plan ini baru selesai akhir Januari tahun depan. “Itu termasuk dalam program seratus hari kerja BP Batam. Tapi kalau cepat selesai, yahh bagus,” ungkapnya

Lukita memberikan sedikit bocoran, terkait dengan master plan Hang Nadim itu. Ia mengatakan pihaknya menginginkan Hang Nadim jadi banadara yang modern. Serta terintegrasi dengan pelabuhan yang ada di Batam.

“Pusat logistik, sekaligus jadi bandara yang menarik untuk wisatawan,” ucapnya.

Sehingga, kata Lukita orang-orang yang datang ke Batam akan tercengan dengan kemegahan fasilitas Hang Nadim nantinya. Untuk pembangunan bandara ini, Lukita akan menyerahkan ke pihak-pihak yang memberikan penawaran yang menarik.

“Nantinya setelah master plan selesai baru mengundang, pihak-pihak tersebut,” pungkasnya. (ska)

8 ASN Anambas Diusulkan Dipecat

0

batampos.co.id – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas usulkan pemecatan terhadap delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung kasus pidana korupsi.

Delapan pegawai yang dimaksud yakni Yuri Dextarius (Dinkes), Syarifuddin (Dinkes), Willy Indra (Sekretariat Pemkab Anambas), Surya Darma Putra (PU), Said Damri (Mantan Kadinkes), Effian (Bapepda), dr Tajri (Dinkes), dan Raja Ishak (Kepala Dinas Pariwisata).
Yuri Dextarius, Syarifuddin dan Said Moh Damri tersandung kasus korupsi pengadaan BBM, sevice dan sparepart puskesmas keliling.

Willy Indra, Surya Darma dan Effian tersandung kasus korupsi infrastruktur daerah, dr Tajri kasus korupsi alkes, dan Raja Ishak tersandung kasus DED fiktif. Syarifuddin, Surya Darma Putra, sudah dinyatakan bebas dan sekarang sudah kembali bekerja di Lingkungan Pemkab Anambas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kepulauan Anambas Linda Maryati, mengatakan, pihaknya sedang melengkapi berkas sebagai dasar pemecatan. Lalu akan diusulkan kepada Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. “Jadi nanti akan diusulkan ke Bupati dan kami akan melampirkan putusan pengadilan terkait vonis sebagai dasar pemecatan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/11).

Menurutnya, hal tersebut merunut pada UU ASN nomor 5 tahun 2014 pasal 87 ayat 4d. PNS (sekarang ASN, red) diberhentikan tidak dengan hormat karena dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana yang dilakukan dengan berencana.

“Tidak hanya UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, kita juga merunut pada PP 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil (PNS). Jadi setiap pegawai yang tersandung kasus korupsi, baik itu berencana dan penyalahgunaan wewenang tidak ada ampun,” ujarnya.

Linda mengakui, BKPSDM akan mulai menerapkan kedisiplinan bagi pegawai yang melanggar aturan dan perundang-undangan. Menurutnya, kebijakan itu untuk mempertegas kepada pegawai agar tidak menyalahgunakan wewenang dan melakukan korupsi. “Memang selama ini belum ada penetapan terkait pemecatan. Tetapi mau tidak mau kami harus menjalankan aturan yang sudah tertera dalam undang-undang,” katanya. (sya)

Ruang Redaksi Mendadak Jadi Booth Imigrasi

0

Pengurusan paspor kali ini tak seperti biasa. Riuh gelak tawa terdengar. Suasana riang ini memenuhi ruangan 3 X 5, yang biasanya jadi ruang rapat Batam Pos. Ruangan inilah menjadi booth imigrasi sementara waktu. Terlihat dua petugas foto paspor Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, dengan telaten dan sabar mengarahkan para pemohon yang semuanya karyawan Batam Pos serta keluarganya.

“Anak-anak dulu yah, yang foto,” kata petugas imigrasi, Edo Gita Bagaskara.

Edo membedakan perlakuan dalam melayani anak-anak dengan orang dewasa. Dengan anak-anak Gita berusaha ceria, senyum dan mencandai anak-anak itu. Hal ini dilakukan, agar anak-anak itu mau lihat kamera saat di foto.

“Hayoo matanya lihat kamera yah. Lihat sini, satu, dua, tiga, ” ujarnya.

Begitu bunyi ckrekkk, beberapa anak langsung pergi dari tempat foto. Pemuda yang baru satu tahun tugas di Batam hanya tersenyum-senyum melihat tingkah anak-anak itu. Sembari membantu anak yang difoto tadi melakukan sidik jari digital, ia mengatakan perlu banyak waktu untuk melakukan proses biometrik ke anak-anak.

“Makanya anak-anak kami dahulukan,” ujarnya.

Ia mengatakan mengatur orang dewasa tak terlalu susah. Karena bakal nurut, kalau diminta melihat kamera atau sidik jari. “Tapi kalau anak-anak, susah-susah gampang,” katanya sembari tersenyum.

Edo menuturkan bahwa harus memiliki trik-trik khusus, agar anak-anak tersebut bisa melaksanakan proses foto ini hingga selesai. “Kalau untuk bayi, kami harus bersabar menunggu mata mereka menatap kamera,” ungkapnya.

Proses biometrik dilakukan petugas imigrasi kali ini. Tak sama dengan di Kantor Imigrasi. Biasanya satu persatu masuk ke dalam ruangan. Tapi kali ini dalam satu ruangan, hampir belasan orang. Tak hanya yang sedang memohon pembuatan paspor. Tapi yang tak mengurus pasporpun ikut melihat proses ini.

Hal ini terasa sangat menarik dan unik bagi mereka. Karena baru kali ini, adanya pembuatan paspor “jemput bola”. Bukan pemohon yang mendatangi Kantor Imigrasi. Tapi petugas imigrasi yang mendatangi pemohonnya.

Proses biometrik ini, disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto. Ia mengatakan ini adalah terobosan terbarunya. Dulunya program ini untuk manula, atau yang sedang sakit. Sehingga tak bisa datang ke kantor imigrasi, untuk menjalani proses pembuatan paspor.

“Tapi saat saya baru menjabat sebagai Kepala Kantor di sini, saya melihat antusias warga mengurus paspor cukup tinggi,” ucapnya.

Sehingga terbersitlah, ide untuk menjalankan pembuatan paspor “jemput bola”. Ia mengatakan syarat untuk mendapatkan pelayanan perekaman dan pembuatan paspor jemput bola ini, minimal jumlah yang mengajukan paspor di satu perusahaan atau instansi pemerintah sebanyak 50 orang.

Perusahaan tersebut terlebih dahulu harus melengkapi data serta dokumen pembuatan atau perpanjangan paspor. Dokumen itu semua nantinya, diantar ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, beserta sepucuk surat.

“Surat permintaan resmi untuk mendapatkan layanan paspor mobile. Tapi tentunya tak bisa serta merta langsung kami datang. Permohonan itu kami verifikasi terlebih dahulu,” ucapnya.

Edo Gita Bagaskara (tengah) dan Nazer Zulkifli merekam data karyawan dan keluarga Batam Pos di Redaksi Batam Pos, Senin (20/11). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

Lucky mengatakan tahapan verifikasi ini, dirinya sendiri yang menentukan. Apakah perusahaan atau instansi ini bisa mendapatkan layanan paspor mobile ini.

Dengan adanya program ini, ia berharap dapat mengurangi tumpukan pemohon di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam. “Harapannya begitu,” ungkapnya.

Pelayanan paspor jemput bola ini, disambut baik oleh seluruh karyawan Batam Pos. Yashinta, wartawati Batam Pos terlihat jemari berdansa diatas keyboard. Sekali-sekali kepalanya menyembul disela-sela komputer, untuk mendengarkan apakah namanya sudah dipanggil atau belum. Namun belum jua, terdengar ada yang memanggil namanya. Wanita yang baru saja bersuami itu, kembali fokus menetap layar komputer.

Hal yang sama juga, dilakukan oleh Adiansyah. Wartawan yang sehari-hari pos di Pemko Batam ini. Sembari mengetik hasil berita didapatnya hari, ia melihat-lihat ke arah pintu ruang rapat.

“Siapa tahu namaku disebut,” ucapnya.

Saat ditanya soal pelayanan paspor Imigrasi Batam ini. Pemuda kelahiran 26 tahun yang lalu itu, dengan mengancungkan dua jempolnya. “Mantap,” ujarnya dengan semangat.

Baru kali ini, ia merasakan pelayanan jemput bola. “Baiknya instansi lain juga menirukan program ini. Bagus dan pelayanan maksimal,” tuturnya.

Begitu mau berkomentar lebih lanjut. Terdengar panggillan namanya. Sehingga ia dengan cepat berlari arah sumber suara. “Akhirnyaa,” ucapnya singkat.

Hampir seluruh karyawan Batam Pos, mengapresiasi pelayanan jemput bola ini.

Cukup lama juga waktu yang dibutuhkan petugas imigrasi Batam, untuk menyelesaikan proses biometrik. Sekitar 4,5 jam, waktu yang mereka habiskan untuk merekam data foto dan sidik jari.

“Kalau di kantor juga sama Mas, sampai jam segini juga kami balik,” kata Nazer, yang menjadi tandem Edo dalam proses biometrik kali ini.

Tapi walau beitu, ada kepuasan di wajah kedua pemuda. Mereka sangat senang, bisa melayani masyarakat.

Pelayanan paspor jemput bola ini, sudah dilakukan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam. Sebelumnya mereka sudah melakukan perekaman di sekolah prestasi, dan global. Di Sekolah Global ada sebanyak 70 orang anak-anak yang mengurus paspor.

Kasi Perizinan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Hari mengatakan antusiasme instansi, sekolah, lembaga, hotel, sangat tinggi dengan program baru ini. Sehingga setiap harinya, selalu saja surat permohonan untuk mendapatkan layanan paspor mobile ini. “Ini sudah ada beberapa tempat yang menanti, Novotel, SMP Al Azhar, SMA 5,” ungkapnya.

Ia mengatakan Lucky sosok pimpinan yang menunjukan rasa kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Sehingga bisa melahirkan terobosan-terobosan baru, yang disenangi masyarakat. “Pendekatan dan kepedulianya ke masyarakat patur diancungi jempol,” ujarnya. (Fiska Juanda)

BP Batam Siapkan Lahan, Pemko yang Bekerja

0
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo (kiri) berjabat tangan dengan Walikota Batam Muhhamad Rudi  F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam diminta segera membicarakan lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan drainase diberikan ke Pemko Batam. Harapan ini seiring rencana Pemko Batam menangani masalah banjir di Batam.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, hingga kini belum ada informasi terbaru dari BP Batam terkait harapan tersebut. Ia mengungkapakn, pembukaan lahan untuk drainase saat ini tak sepenuhnya tanah milik pemerintah.

“Hari ini yang saya buka kan sementara itu, milik orang semua, pemerintah hanya satu hingga dua meter, kita buka sampai ada yang 8 meter, 10 meter hingga 50 meter,” papar Rudi, kemarin.

Menurutnya kewenangan soal lahan bukan pada Pemerintah Daerah (Pemda) namun di BP Batam. Untuk itu, ia berharap BP Batam yang kini dipimpin Lukita Dinarsyah Tuwo dapat merespon cepat keinginan Pemko Batam tersebut. Termasuk lahan yang sudah dialokasikan swasta dan diperlukan untuk pengembangan drainase.

“Kalau kami butuh lima meter, kasih lebih tujuh hingga delapan meter atau lebih,” harap Rudi.

Ia juga menyampaikan keinginannya agar ada satu lokasi penampungan air buangan (banjir) di Batam. Lagi-lagi, rencana ini perlu lahan khusus. Kini yang terjadi air buangan langsung ke laut.

“Ini kalau boleh, nanti airnya kan bisa diolah, ini lagi-lagi di Pak Lukita. Beliau siapkan lahan, kami yang bekerja,” ucapnya.

Ia mengklaim Pemko Batam telah memiliki desain, namun belum bisa disampaikan hingga ada keputusan soal lahan. Secara umu, ia berharap lahan yang diberikan BP Batam kelak sesuai dengan rencana pembangunan oleh Pemko Batam.

“Yang penampungan tadi memang butuh daerah yang rendah. Tapi yang lain disesuiakn, jangan di lembah atau bukit,”pungkasnya. (cr13)

Ajak Anak Gemar Membaca

0
Murid SD negeri 004 Meral Barat sedang membaca buku dari perpustakaan keliling yang dibawa Babinkamtibmas. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Bhabinkamtibmas Polsek Meral yang bertugas di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat kemarin (20/11) pukul 09.30 WIB mendatangi SDN 004 dengan membawa puluhan buku untuk dibaca oleh anak-anak di sekolah tersebut.

“Bhabinkamtibmas kita kita siapkan untuk menjadi perpustakaan keliling. Artinya, selain bertugas untuk meningkatkan silaturahmi di wilayah Kecamatan Meral Barat juga di sepeda motor yang selalu dibawa dilengkapi dengan puluhan buku bermacam-macam judul. Hal ini tjuannya, agar sekali-sekali singgah di sekolah dasar dan buku yang dibawa dapat dibaca oleh anak-anak,” ujar Kapolsek Meral, AKP Syaiful Badawi.

Buku-buku tersebut diharapkan bisa menambah ilmu pengetahuan. Misalnya, buku cerita tentang sejarah Indonesia, pendidikan bahasa Indonesia dan yang lainnya. Syaiful berharap gemar membaca terpupuk sejak usia dini.

“Yakni, anak-anak sejak usia dini untuk gemar membaca. Artinya, anak-anak kita yang masih usia dini tidak hanya kenal dengan gadget pada zaman yang sudah serbah canggih sekarang. Buku jangan ditinggalkan. Memang, dengan gadget juga bisa menambah ilmu pengetahuan, tapi jika digunakan secara benar. Tapi, tidak semua hal bisa didapat dari gadget,” jelasnya.

Kegiatan perpustakaan keliling ini, lanjut Syaiful, bukan baru pertama kali dilakukan oleh Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kecamatan Meral Barat. Namun, sudha beberapa kali dilakukan di sekolah tingkat SD yang ada di wilayah kerja seorang Bhabinkamtibmas. Hal ini juga sejalan dengan program Promoter Kapolri yang menginginkan seorang polisi itu harus mampu melaksanakan berbagai kegiatan positif di mana ditempatkan. (san)

Setya Novanto masih Merasakan Nyeri, Kursi Jabatan Cari Pengganti

0

bartampos.co.id – Setelah resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (19/11) malam, Setya Novanto meninggalkan dua jabatan penting. Yakni Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar. Kini, dua posisi tersebut menjadi ‘rebutan’ para kader partai berlambang pohon beringin itu.

Untuk jabatan Ketua Umum, Novanto telah mengambil haknya dengan menunjuk Sekretaris Jenderal Idrus Marham sebagai Plt Ketum Golkar.
Namun jabatan Plt Ketum Golkar ini masih akan dibahas dalam rapat pleno Partai Golkar yang rencananya akan digelar hari ini, Selasa (21/11).

”Tadi pagi (kemarin, red) Idrus ke rumah saya, menyampaikan itu kepada saya,” ujar Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, di kantor DPP Partai Golkar, Senin (20/11).

Agung menyebut bahwa Idrus tidak menunjukkan surat penunjukan itu kepada dirinya. Namun, dirinya meyakini pada saat pleno nanti Idrus akan menyampaikan sikap dari Novanto itu.

”Kami mendukung keputusan Ketum Golkar atas saudara Idrus,” ujarnya.

Hanya saja, Dewan Pakar Golkar sedikit berbeda dengan Novanto soal posisi Sekjen yang bakal ditinggal oleh Idrus jika benar menjadi Plt Ketum. Novanto telah menunjuk Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif Yahya Zaini sebagai Sekjen. Namun Dewan Pakar juga merekomendasikan tiga nama lain, yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Lamhot Sinaga, atau Sarmuji.

”Kami nilai Pak Yahya sudah mendapat tugas untuk persiapan pemilu, itu jauh lebih berat,” kata Agung terkait pertimbangan menolak Yahya.

Penetapan Plt Ketum, lanjut Agung, diharapkan bisa merumuskan langkah-langkah strategis. Agung berharap Plt Ketum bisa segera melakukan konsolidasi partai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Munaslub). Ini menngingat posisi Plt Ketum tidak memiliki kuasa seperti Ketum yang definitif. ”Kami harap bisa digelar paling lambat akhir Desember,” ujarnya.

Sementara untuk Ketua DPR, Agung menyebut Golkar memiliki hak penuh untuk menunjuk kadernya menggantikan Novanto. Namun saat ini hal itu belum dipikirkan. ”Itu belum jadi fokus kami,” ujarnya.

Penunjukan Idrus sebagai Plt Ketum Golkar masih menuai pro-kontra di internal Golkar. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia I (Jawa-Sumatera) Nusron Wahid menyatakan, siapapun bisa menjadi Plt Ketum, asalkan mendapat persetujuan dalam pleno Partai Golkar nanti.

”Belum tentu (Idrus), bisa Ketua Harian (Nurdin Halid), bisa Sekjen, bisa juga Airlangga (Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, red),” kata Nusron.

Menurut Nusron, sebelum menunjuk Plt Ketum, pleno Partai Golkar harus membahas isu yang tak kalah penting. Pleno harus mengetok palu keputusan untuk menonaktifkan Novanto dari jabatan Ketum terlebih dahulu.

Baru setelah itu, kata Nusron, pleno menetapkan pimpinan sementara atau Plt Ketum Golkar. Secara pribadi, Nusron melihat Airlangga lebih tepat menjadi Plt Ketum Golkar.

”Pak Airlangga itu punya peluang. Apalagi wonge bagus, habis ketemu Presiden, iya kan? Ya kalau soal itu, bagus wonge, kan njawani, kalem. Tapi semua masih proses,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Harian Golkar Nurdin Halid menegaskan secara otomatis dirinya akan menjadi ketua rapat pleno Golkar, hari ini. ”Kalau Ketua Harian sesuai AD/ART otomatis, saya besok (hari ini) hanya mengantar pleno,” kata Nurdin.

Jika forum menginginkan agenda penetapan Plt Ketum, dirinya siap untuk memimpin agenda itu. Namun, secara pribadi Nurdin cenderung akan menolak jika nantinya ada yang memintanya menjadi Plt Ketum. ”Yang pasti NH tidak berminat,” ujar cagub Golkar di pilgub Sulawesi Selatan itu.

Dukungan agar Airlangga menjadi Plt Ketum Golkar juga disampaikan Mantan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang juga Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan. “Pak Airlangga orangnya baik,” kata Luhut di Komplek Istana Kepresidenan, kemarin.

Namun Luhut mengingatkan, Golkar merupakan partai yang cukup matang untuk menentukan keputusan yang terbaik. Sehingga ia meminta pihak-pihak di luar partai tidak terlalu ikut campur.

“Biarlah Golkar berproses sendiri, jangan kita terlalu banyak nyampurin, nanti bikin suasana tidak enak,’’ lanjutnya.

Sementara itu, Airlangga Hartarto cenderung menghindar ketika disinggung mengenai rencana pleno Partai Golkar hari ini. ’’Kita Tunggu undangan pleno,” ujarnya saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, kemarin. Dia baru saja melapor kepada Presiden mngenai hasil kunjungan kerja ke Thailand baru-baru ini.

Pada bagian lain, Idrus tidak mau menjawab terkait keputusan Novanto yang menunjuk dirinya sebagai Plt Ketum. Menurut Idrus, pembahasan Plt Ketum baru akan dilakukan pada pleno yang rencananya digelar pukul 13.00 WIB hari ini. ”Silahkan nanti lihat di pleno,” kata Idrus.

Idrus menyebut bahwa dirinya sudah menghubungi sejumlah sesepuh Partai Golkar. Pada intinya, para sesepuh meminta agar segera dilakukan konsolidasi. Konsolidasi internal itu menurut Idrus juga sudah disetujui oleh Novanto, dan menjamin tidak akan menghalang-halangi proses internal Golkar yang akan terjadi.

”Ya, Pak Novanto mengikhlaskan semua sesuai dengan mekanisme yang ada dan tidak akan melakukan sesuatu yang menghambat mekanisme-mekanisme, baik di Golkar maupun DPR,” kata Idrus. (bay/byu/jpg)