Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 12930

ATB Bekali Karyawannya Informasi Teknis

0
Sejumlah Karyawan ATB mendapatkan penjelasan terkait teknologi yang digunakan oleh ATB dalam mengelola air bersih. DOk/Ilustrasi/Iman Suryanto

Peningkatan sumber daya manusia (SDM) di internal PT Adhya Tirta Batam (ATB) menjadi sebuah keharusan guna memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan. Mengingat ATB Memanfaatkan inovasi teknologi untuk operasional perusahaan.

Untuk itu, secara berkala ATB selalu memperbaharui informasi-informasi untuk karyawan guna meningkatkan pengetahuan di berbagai bidang.

Satu diantaranya pengelolaan manajemen untuk aliran air tanpa rekening (kebocoran air). Dimana ATB telah sukses dalam mengelola kebocoran air hingga menjadi teredah diantara perusahaan daerah air minum (PDAM) di Indonesia, yakni sebesar 15,25 persen.

“Tim NRW selalu memberikan pembaharuan edukasi terbaru ke seluruh karyawan. Seperti pengenalan hal-hal teknis di lapangan khususnya bagi karyawan di bagian pelayanan sambung baru. Hal ini bentuk komitmen ATB dalam memberikan pelayanan ke pelanggan. Sehingga bisa lebih baik lagi,” jelas Sadma Lastyanta Manager NRW ATB, Senin (11/9/2017).

Sadma juga meyebutkan, pelatihan teknis yang diberikan meliputi berbagai hal mulai dari pengenalan meter air, hingga hal-hal teknis seperti pengenalan sistem electro fusion pada jaringan pipa pelanggan.

Dimana sistem electro fusion jadi hal penting untuk diketahui dan dilakukan di semua jaringan pelanggan.

“Electro fusion bisa meminimalkan kebocoran yang terjadi pada jaringan pipa, khususnya pipa pelanggan. Kebocoran paling banyak terjadi pada pipa pelanggan yang menggunakan sambungan kompresion mecanical (proses penyambungan manual) atau non electro fusion, semua mau kita seragamkan,” tambah Sadma.

Aplikasi sistem electro fusion sudah di aplikasikan sejak lama oleh ATB ke pelanggan khususnya pelanggan yang tergabung dalam REI/ perumahan. Namun belum diaplikasikan pada pelanggan yang ada di wilayah kavling.

Untuk itu, dengan adanya edukasi ini tim terkait ATB akan mengaplikasikannya di kawasan kavling.

“Dalam waktu dekat kita akan terapkan juga pengenalan fitting dan electro fusion di jaringan pipa pelanggan di kawasan kavling, karena dari pelanggan perumahan sudah di aplikasikan, hal ini untuk menjaga kebocoran jaringan pelanggan,” lanjut Sadma.

Sistem electro fusion merupakan proses penyambungan pipa dengan menggunakan bahan plastik yang di lelehkan dengan menggunakan eleman. Jadi harus memiliki prosedur dan standarnya, sistem penyambungan dengan electro fusion cukup efektif menekan kebocoran air.

Sementara itu, kebocoran pada jaringan pipa lebih banyak terjadi pada komersial losess dan meter conection. Kebocoran pipa tentunya akan berdampak dengan terganggunya pressure ke pelanggan.

Termasuk kegiatan penyambungan tanpa melewati meteran (sambungan ilegal) mempengaruhi pelanggan resmi baik suplai dan tekanan akan terbagi.

Dengan adanya bentuk edukasi sekaligus pengenalan praktek yang di lakukan setidaknya bisa menambah pengetahuan tim dari pelayanan yang berhubungan langsung dengan pelanggan. Karena ATB kedepan akan semakin ekspansif menurunkan kebocoran.

“Kedepannya semuanya harus electro fusion sehingga tim kita juga harus siap untuk melakukan supervisi agar apa yang yang sudah di pasang tersebut sudah sesuai dengan standar yang sudah di tetapkan. Bisa mengetahui prosedur penggunaan electro fusion,” harap Sadma.

Bentuk edukasi yang disiapkan ATB untuk meningkatkan kompetensi SDM, juga sejalan dengan arah perusahaan sebagai Smart Water Company sehingga bisa memberikan pelayanan lebih ke pelanggan. (rilis)

Kaya dari Berita Hoax, Raup Rp 33 Juta Per Hari

0
ilustrasi

batampos.co.id – Salah satu negara yang paling banyak memproduksi situs berita hoax ada di Veles. Kota tepi sungai di Macedonia itu adalah rumah bagi puluhan operator situs web yang mengeluarkan cerita palsu yang dirancang untuk menarik perhatian dunia. Khususnya Amerika.

Dan, setiap klik di situs mereka menambahkan uang tunai ke rekening bank pemilik akun-akun tidak bertanggung jawab ini. Lebih dari 100 situs web dilacak di Veles sini selama minggu-minggu terakhir kampanye pemilihan presiden AS pada 2016. Sebagian besar berita itu memproduksi berita hoax yang sebagian besar mendukung kandidat dari Partai Republik, Presiden Donald Trump.

Salah seorang pelopor industri ini adalah anak sekolah bertutur kata lembut. Dilansir CNN, penghobi petenis berusia 24 tahun itu hanya meminta dipanggil Mikhail demi melindungi identitasnya. Saat “bertugas” dia mengubah nama menjadi Jesica. Hobinya, bikin meme prop-Trump di Facebook.

Situs web dan halaman Facebook yang Jesica aktifkan, melayani pembaca konservatif di AS. Cerita-cerita itu bersifat politis dan penuh kebohongan. ”Saya tidak peduli, karena orang banyak membaca,” katanya. ”Saat saya berusia 22 tahun, saya punya berpenghasilan lebih dari seseorang (di Macedonia) yang belajar sepanjang hidupnya.”

Mikhail mengklaim mendapatkan USD 2.500 (setara Rp 33 juta) per hari dari iklan di situs webnya. Sementara pendapatan bulanan rata-rata di Macedonia hanya USD 426 (setara Rp 6 juta). Fantastis.

Keuntungan utamanya berasal dari layanan iklan seperti AdSense Google, yang menempatkan iklan bertarget di seluruh web. Setiap klik mengirimkan sedikit uang ke pembuat konten. Mikhail mengatakan bahwa dia telah menggunakan keuntungannya untuk membeli rumah dan membayar uang sekolah adiknya.

Mantan mahasiswa hukum tersebut mengatakan dia pernah memiliki 15 karyawan -termasuk dua penulis di AS. Situs terakhirnya saja memiliki sekitar 1,5 juta pengikut Facebook, kebanyakan di AS.

Namun situs itu diblokir beberapa bulan yang lalu setelah Facebook dan Google mulai membobol situs berita palsu. Mikhail sekarang melakukan operasi ulang dan tujuannya jelas. Pemilihan presiden Amerika 2020. ”Tujuan utama saya adalah menyiapkan situs seperti sebelumnya, siap menghadapi pemilihan berikutnya di Amerika,” katanya.

Ada juga Mirko Ceselkoski yang memiliki lebih dari satu dekade pengalaman menjalankan situs web yang menargetkan pembaca Amerika. Dia memulai dengan situs yang mengkhususkan diri pada tip kesehatan. Sampai kemudian dia tergoda bikin situs hoax.

Ceselkoski sekarang menghabiskan hari-harinya untuk mengajar anak-anak muda di Macedonia untuk bikin situs hoax. Dia mengatakan kepada murid-muridnya bahwa mereka akan mendapatkan setidaknya USD 1.200 (setara Rp 16 juta) per bulan dari situs web mereka. ”Ada komunitas besar di sana. Tidak ada lagi yang bisa dikerjakan. Ini menyebar seperti api.”

Ceselkoski memperkirakan bahwa sekitar 100 muridnya sekarang mengoperasikan situs berita politik yang fokus di pasar AS. Dia membantu siswa membuat situs web mereka terlihat profesional, menirukan situs yang sah, dan menggunakan alamat web seperti usaelectionnews.com, everydaynews.us, dan trumpvision365.com.

Para siswa juga belajar memilih cerita virus. Kuncinya, Ceselkoski mengatakan, menemukan sebuah kisah yang sudah tren di AS, kemudian membuatnya menjadi lebih sensasional. “Judulnya adalah bagian yang paling penting,” katanya.

Ceselkoski membual bahwa setidaknya empat mahasiswanya adalah jutawan dan banyak yang membeli mobil Jerman mahal – Porsche, Mercedes, dan BMW.(*)

(tia/CNN/JPC)

Ada 60 Lebih Perizinan Pemko di Mal Pelayanan Publik

0
Ruang  BPM-PTSP Pemko Batam .

batampos.co.id – Sekitar 60 perizinan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan masuk Mall Pelayanan Publik (MPP). Namun demikian, sebagai langkah awal akan diutamakan perizinan yang sudah memiliki sistem online.

“Kami sudah inventarisi ada lebih 60 perizinan, ini khusus dari pemko. Yang mana dulu? yang sudah online kami utamakan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, usai memimpin rapat persiapan (MPP) di kantor Walikota , kemarin.

Setelah perizinan berbasis online masuk, perizinan lain akan menyusul baik yang manual maupun perizinan yang sedan dalam proses ke online. Beberapa sistem yang sudah online yang bakal masuk terlebih dahulu seperti, izin Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) juga Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2)

“Tak bisa sekaligus, bertahap nanti. Karena, disamping kekurangan tenaga dan sisi IT kita, makanya kita bikin tahapan,” ucapnya.

Hal lain yang tengah digenjot persiapannya yakni memadukan data antar instansi terkait. Menurutnya Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah memerintahkan bagian Adiminstrasi Umum untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Supaya hari H nanti dapat terlaksana sesuai rencana,”imbuhnya.

Sementara kesiapan BP Batam juga instansi vertikal di Batam siap masuk ke MPP. Hal ini telah dibicarakan beberapa kali di Jakarta dan dipimpin langsung Menpan RB Asman Abnur. “Mereka siap, intinya dalam satu atap,” ucapnya.

Dinas teknis yang akan mengelola MPP kelak adalah Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Batam. Kepala DPM PTSP Batam, Gustian Riau mengatakan walau induk pengelolaan oleh Pemko Batam namun dalam pengurusan izin dilakukan instansi masing-masing.

“Soal pegawai masing-masing, imigrasi ya imgrasi, beacukai ya beacukai, begitu juga yang lain,” kata Gustian.

Berlokasi di Sumatera Promotion Center (SPC), mall ini ditempati dengan sistem sewa pada pengelola gedung. Lantai satu untuk perizinan, sementara lantai dua untuk ruang pertemuan .

“Dua bulan awal yakni November dan Desember dari Pemko Batam, dana APBD. selanjutnya masing-masing. Tapi soal angka (jumlah sewa) saya lupa, repot (mudah lupa, red) saya kalau sudah angka,”pungkasnya. (cr13)

Mobil Eks DPRD Batam, Bisa saja Dilelang

0
Seorang wartawan sedang melihat mobil dinas DPRD Batam. F Cecep Mulyana/batam Pos

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin mengaku pihaknya belum membicarakan secara detail terkait pemanfaatan mobil dinas yang bakal ditarik dari DPRD Batam kelak. Namun demikian, opsi melelang mobil-mobil ini bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan.

“Mau kita lelang atau apa, nantilah. Kemungkinan lelang ada, yang jelas kita mengacu pada aturan yang ada,” kata Jefridin di kantor walikota, Selasa (12/9) siang.

Pada sisi lain, ia menyampaikan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mobil-mobil dinas ada yang rusak, walau jumlah pasti ia belum dapatkan.

“Kalau mobilnya bagus pasti dimanfaatkan, kalau tidak kita lihat dululah nanti. Saya belum bahas detail, namun ada langkah konkrit mau kita apakan aset ini daerah ini nanti,” paparnya.

Kini mobil-mobil dinas aset Pemko Batam yang dipakai anggota DPRD Batam belum ditarik. Menurutnya, pihaknya masih menunggu anggaran tunjangan transportasi untuk anggota DPRD cair.

“Dalam waktu dekat kita akan surat agar mobilnya dikembalikan. Tapi kami tunggu terkait tunjangan itu, udah dianggarakan tapi belum bisa digunakan. Kalau sudah keluar, mobilnya bisa ditarik,”katanya.

Ketentuan terkait penarikan mobil dinas juga disampaikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi Senin (11/9). “Sebelum dapat tunjangan, tak diambil (mobilnya). Tunggu dibayarkan dulu,” kata Rudi

Menurut Rudi, setelah ditarik mobil ini akan dibuat tanda khusus sesuai dengan nama OPD yang akan menggunakannya. Misalnya mobil Dinas Bina MArga akan diberi label Bina Marga, begitupun OPD-OPD lain.

“Nanti ada semacam identitasnya,” pungkas Rudi. (cr13)

Pemko Akan Terapkan KILK di Sektor Pariwisata

0
Wisatawan asal Cina. f.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Layanan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) dinilai berampak besar bagi layanan perizinan di Batam. Ke depan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menjajal peluang penerapan KILK di sektor pariwisata.

“Kalau sekarang masih (diterapkan) untuk sektor industri, kami akan cari peluang di sektor pariwisata,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Batam, Gustian Riau di kantor walikota, Selasa (12/9) siang.

Ia meyakini penerapan KILK pada sektor ini menggenjot potensi yang besar dari sektor yang notabene menyumbang pendapatan daerah yang kerap naik tiap tahun ini. Dengan memanfaatkkan KILK, investor peminat sektor pariwisata, seperti yang akan bangun resort maupun hotel tak perlu lagi takut dengan ‘momok’perizinan yang susah.

“Pariwisata ini besar potensinya, makanya perlu diperhatikan,”ucapnya.

Ia mengatakan, langkah ini sejatinya sejalan dengan keinginan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang ingin mengembangkan sektor pariwisata andalan baru Batam selain sektor industri.

“Pak wali kita, sudah amanatkan kembangkan sektor pariwisata,”imbuhnya.

Sementara itu, hingga kini sumbangsih KILK dari sektor industri kini telah menyumbang nilai investasi Rp 1,1 triliun dari dua perusahaan di kawasan Industri Kabil. “Kalau yang di Batamindo ada juga yang manfaatkan untuk perluasan pabrik,” ucapnya.

Dikutip laman Badan Koordinasi Penanaman Modal, melalui program KLIK ini, investor yang telah mengantongi izin prinsip atau izin investasi, diperkenankan untuk langsung memulai konstruksi pabriknya sambil mengurus izin-izin lain yang berlaku di daerah.

KLIK sejatinya adalah sebuah fasilitas dimana investor bisa terus melangsungkan persiapan usahanya berupa pembangunan konstruksi begitu mendapatkan izin prinsip meski belum memiliki izin lain seperti Izin Mendirikan Bangunan, Izin Lingkungan?amdal, UKL/UPL, dan berbagai izin pelaksanaan daerah.

Dengan catatan, selama memulai konstruksi, investor diwajibkan tetap mengurus izin-izin tersebut. Izin-izin yang belum dimiliki tersebut wajib diselesaikan sebelum seluruh pembangunan konstruksi untuk kegiatan berproduksi selesai. Setelah izin dan konstruksi selesai, pihak investor baru diperbolehkan untuk melakukan kegiatan produksi dan mulai berbisnis. (cr13)

Dinas Bina Marga Kejar Kejar Target Pembangunan Infrastruktur

0

batampos.co.id – Menyisakan waktu kurang lebih dua bulan lagi, Pemko terus mengejar pengerjaan sejumlah pembangunan infrastruktur. Tahun ini Pemko menjanjikan pelebaran jalan menjadi proyek prioritas.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur mengatakan pengerjaan proyek infrastruktur di September ini sudah berjalan kurang lebih 70 persen.

“Masih ada 30 persen lagi hingga November nanti,” kata dia, Selasa (12/9).

Yumasnur menyebutkan beberapa pelebaran seperti di Jalan Fisabilillah juga terus dikebut pelaksanaanya. Ia menejelaskan memang ada pelebaran yang sedikit mengalami masalah karena masalah lahan. Namun hal ini masih terus dicarikan solusinya termasuk menghubungi pemilik lahan.

“Permasalahan pasti ada, namun kami berusaha menyelesaikan sehingga proyek bisa berjalan,” terangnya.

Dia menambahkan saati ini pihaknya tengah berusaha menyelesaikan pelebaran lengan Jalan dari Simpang Jam menuju BCS Mal. Saat ini tengah dalam pengerjaan.

“Jika Fly over selesai tentu ada penumpukan kendaraan di titik tersebut, makanya kita harus kerja cepat, agar tidak terjadi kemacetan,” sebutnya.

Pemanfaatan lengan jalan ini diharapkan menjadi solusi saat jalan layang sudah difungsikan. Meskipun saat ini masih ada masalah dengan lahan, pihaknya yakin proyek tersebut bisa selesai sesuai target.

Yumasnur

“Kemarin saya sudah laporkan kepada pimpinan terkait hal ini, saat ini kami masih berusaha,” ujar Yumasnur. (cr17)

Tergiur Gaji Tinggi, 20 Warga Sumsel Terlantar di Sagulung

0
Korban di Mapolsek Sagulung.
foto: eusebius / batampos

batampos.co.id – Polsek Sagulung grebek sebuah rumah di komplek Villa Mitra Center blok C/4, RT12/ RW 19, kelurahan Seilangkai, Sagulung, Selasa (12/9) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari dalam rumah tersebut polisi mengamankan 27 orang pria dan wanita.

Informasi yang didapat, 20 orang dari kelompok yang diamankan itu merupakan korban penipuan lowongan kerja. Mereka adalah warga Sumatera Selatan dan Sumatera Utara yang sudah sebulan lebih ditelantarkan begitu saja di rumah berlantai dua itu.

Keberadaan mereka di Batam karena dijanjikan oleh salah satu oknum penyalur tenaga kerja yang ada di Palembang untuk bekerja sebagai sales alat kesehatan di Batam dengan gaji yang dijanjikan hingga Rp 3 juta perbulan. Gaji yang dijanjikan itu merupakan gaji pokok Rp 1,3 juta serta gaji tambahan dari komisi hasil penjualan alat-alat kesehatan.

Namun setelah sebulan bekerja mereka tak mendapat gaji pokok yang dijanjikan itu. Bahkan komisi hasil penjualan alat kesehatan juga tak bisa dicicip. Jatah makan ke para korban juga dibatasi hanya dua kali sehari.

Warga sekitar yang prihatin dengan kondisi ke 20 korban itu akhirnya menginformasikan ke Mapolsek Sagulung, dengan harapan agar polisi bisa menyelesaikan persoalan mereka.

“Kasihan saja tengok mereka. Masa disuruh jualan keliling jalan kaki dan makanpun dibatasi. Sudah gitu mereka tak digaji lagi. Inikan tidak benar,” ujar Yani, seorang warga.

Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto kepada Batam Pos menuturkan, penggerebekan itu bukan sebuah penangkapan tapi merupakan upaya pihak kepolisian untuk menyelamatkan 20 orang tersebut tersebut dari dugaan kasus penipuan lowongan kerja.

“Mereka ini korban. Dijanjikan kerja ternyata ditelantarkan. Dua orang diantaranya adalah anak dibawa umur,” ujar Hendrianto.

Untuk menindak lanjuti dugaan kasus penipuan tenaga kerja itu, saat ini Polsek Sagulung kata Hendrianto, juga sudah mengamankan satu orang pria sebagai koordinator yang terindikasi sebagai pelaku penipuan serta enam orang lain yang menjabat sebagai supervisor.

“Yang mempekerjakan mereka itu satu orang katanya di Palembang (masih DPO). Yang kita amankan sebagai tersangka, baru satu orang. Dia sebagai koordinator di Batam sini. Dari rumah itu total yang diamankan 27 orang. 20 orang terindikasi sebagai korban penipuan lowongan kerja. Sementara enam lainnya juga pekerja namun jabatannya supervisor,” terang Hendrianto.

Untuk kasus tersebut sambung Hendrianto, pihaknya masih mempertimbangkan pasal apa yang akan dijerat.

“Antara pasal penipuan (lowongan kerja) dan juga UU Perlindungan anak karena ada dua korban anak dibawa umur. Ini akan kami dalami lagi,” ujar Hendrianto.

Petrus Satpam perumahan Mitra Center menuturkan, ke 20 korban yang diamankan itu memang warga baru yang ngontrak di perumahan itu. Meskipun sudah sebulan tinggal di perumahan itu, Petrus mengaku tak tahu persis apa pekerjaan mereka.

“Saya malah tak tahu kalau mereka ini korban penipuan. Mereka memang banyak di rumah itu tapi tak tahu kerjanya apa. Sudah sebulan lebih mereka disitu,” ujar Petrus. (eja)

Huang alias Ahui dan Agustin alias Ani Ditangkap Polisi

0
Kapolsek Lubukbaja Kompol Muhamad Chaidir mmemberikan keterangan kronologis penangkapan dua pelaku penipuan saat ekpos di Mapolresta Barelang, Selasa (12/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tim Buser Polsek Lubukbaja membongkar jaringan penipuan hingga lebih dari Rp 2 miliar, sekaligus membeku dua tersangkanya yakni atas nama Huang alias Ahui dan Agustin alias Ani.

Keduanya tersangka ini diringkus di kawasan Kijang, Bintan, Senin (11/9) malam setelah sebelumnya sempat kabur atau menjadi buronan Polsek Lubukbaja selama beberapa bulan.

“Kedua pelaku ini kami ringkus dari tempat persembunyiaannya di Kijang malam hari. Mereka saat kita ringkus hendak keluar menggunakan sepeda motor,” ujar Kapolsek Lubukbaja, Kompol Chaidir.

Tim Buser Polsek Lubukbaja langsung membawanya ke Batam untuk dilakukan penyidikan. Kepada penyidik, Yanto dan Agustin mengaku tak hanya satu atau dua korban saja yang sudah dihipnotis dan ditipunya, tapi lebih dari lima korban di beberapa daerah.

“Pelaku ini tak hanya berdua, tapi ada banyak. Mereka merupakan satu jaringan. Modusnya mereka mencari sasaran warga tionghoa yang berduit. Korbannya dihipnotis dengan modus awalnya bertanya dimana tempat shinse berobat. Setelah diajak ngobrol dan korban terhipnotis, pelaku ini meminta harta berharga ke korban baik itu perhiasan maupun uang tunai,” terang Kompol Chaidir.

Setelah mempreteli perhiasan korbannya, Agustin dan Ahui ini mengaku ke korbannya kalau perhiasan dan uang yang sudah dimintanya itu akan disucikan atau didoakan terlebih dahulu.

“Korban yang sudah terhipnotis, diajak ke tempat persembahyangan orang cina. Di sana korban disuruh sembahyang meminta hartanya disucikan. Saat berdoa itulah, kedua pelaku kabur membawa harta korbannya,” kata Kompol Chaidir.

Dari aksinya menghipnotis dan menipu, komplotan ini sudah meraup keuntungan untuk di Batam saja mencapai Rp 500 juta lebih. Sedangkan aksi rekannya yang di Jakarta yang saat ini masih jadi DPO sudah meraup keuntungan lebih dari Rp 2 miliar.

Tak hanya di Batam dan Bintan saja banyak korban yang melapor ke polisi atas aksi komplotan kedua pelaku ini. Di beberapa daerah di luar Batam juga banyak korban yang melapor dengan modus yang sama.

“Masih ada dua orang pelaku yang saat ini masih buron dan sedang kita lacak keberadaannya,” terang Kompol Chaidir.

Saat awal ditangkap di Kijang, kedua pelaku ini, Ahui dan Agustin, berpura-pura tak bisa berbicara menggunakan Bahasa Indonesia. Setelah didesak, mereka mengaku dan bisa berbicara dalam Bahasa Indonesia.

“Kedua pelaku ini tergolong licin. Mereka berdua ini berasal dari daerah yang sama yakni di Selatpanjang. Kepada penyidik, keduanya mengaku beraksi menghipnotis dan menipu korban-korbannya sudah sejak beberapa bulan lalu. Korban yang diincar semua warga tionghoa yang berduit,” ujar Kompol Chaidir.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat pasal 278 KUH Pidana tentang pasal penipuan yang ancaman hukuman penjara maksimalnya di bawah lima tahun atau empat tahun penjara. (gas)

Laudya Cynthia Bella Pilih Sumbar untuk Foto Pre-wedding

0

batampos.co.id – Setidaknya ada dua tempat wisata populer yang dijadikan Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran Zainal Abidin saat pre-wedding.

Pertama yakni air terjun Lembah Anai. Lokasi ini terletak di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi. Lembah Anai juga termasuk bagian dari kawasan cagar alam Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 60 meter ini punya pemandangan luar biasa. Posisinya yang berada di pinggir jalan juga memanjakam mata pengunjung yang melintasi jalan tersebut. Apalagi di sekitar air terjun terdapat banyak monyet yang berkeliaran.

Lokasi pre-wedding kedua yang dipilih Laudya Cynthia Bella dan suaminya adalah Puncak Lawang. Kawasan itu merupakan nama suatu puncak dataran tinggi di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Dari tempat yang sejuk ini, pengunjung bisa melihat keindahan Danau Maninjau.

Puncak Lawang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Daerah puncak itu berada di 1.210 mdpl. Di zaman penjajahan, lokasi tersebut digunakan sebagai tempat peristirahatan bangsawan Belanda.

Saat ini Puncak Lawang sering digunakan untuk kejuaraan olahraga paralayang kelas internasional karena merupakan salah satu spot terbaik di Asia Tenggara. Untuk mencapai kawasan Puncak Lawang, pengunjung harus melewati perjalanan dengan 44 belokan yaitu Kelok 44.

Seperti diketahui, perjalanan cinta Bella akhirnya berlabuh ke pelaminan. Aktris berhijab itu kini menyandang status baru sebagai Nyonya Emran. Bella yang kini berusia 29 dipersunting CEO Malaysian Digest berumur 42 tahun. Akad nikah dilangsungkan di sebuah gedung area KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, akhir pekan kemaren. Maskawin pernikahan mereka yakni sebanyak 300 ringgit (Rp 941 ribu)

Pernikahan Bella dan suaminya itu berjalan tertutup bagi media. Acara berlangsung sederhana, hanya dihadiri keluarga dan teman dekat. Resepsi digelar di tempat yang sama pada malam harinya. (ded/JPC/ foto: instagram)

Batam, Bintan dan Karimun Didorong jadi KEK

0

Ada berkah baru buat masyarakat Batam, Bintan dan Karimun. Tiga wilayah yang ada di area crossborder itu didorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Goalnya, menarik para investor Singapura agar menanamkan modalnya di Batam, Bintan dan Karimun. “Perbaikan iklim usaha di Batam, Bintan dan Karimun akan meningkatkan investasi industri pengolahan dengan nilai tambah tinggi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan resmi di
Jakarta, Selasa (12/9).

Saat ini, Pemerintah Indonesia telah menyiapkan infrastruktur di Batam untuk memacu pengembangan ekonomi digital. Kawasan ini akan menjadi pusat bagi sejumlah pelaku industri kreatif di bidang digital seperti pengembangan startup, web, aplikasi, program-program digital, film dan animasi.

“Sedangkan di Bintan tengah dikembangkan Airport di lahan seluas 700 hektare. Targetnya akhir 2018 selesai. Dan juga akan dikembangkan Aerospace Industry Park di atas lahan seluas 4000 hektare,” tuturnya.

Kawasan penerbangan terpadu ini akan menjadi yang terlengkap di Indonesia. Fasilitas penunjang sangat banyak. Dari mulai sarana perbaikan pesawat, pelatihan pegawai penerbangan, serta area kawasan bisnis dan residensial, semua ada.

“Adanya bandara baru di Bintan juga menjadi alternatif wisatawan yang datang ke tiga kawasan itu yang biasanya menggunakan jalur laut,” tambahnya.

Kebetulan, Singapura merupakan mitra strategis dan investor terbesar di Indonesia. Pada 2016 lalu, nilai investasi dari Negeri Singa ini tercatat mencapai 9,2 miliar dollar AS atau di atas Jepang dan Tiongkok dengan memiliki 5.874 proyek.

Kemenperin mencatat, nilai investasi Singapura sebesar 30,9 persen dari total investasi asing di Indonesia pada sektor industri. Investasi ini menciptakan pembukaan lapangan kerja baru sebanyak 126.293 orang.

“Bahkan, Singapura tengah mengeksplorasi kesempatan investasi pada sektor industri di wilayah luar Jawa,” ungkap Airlangga.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juli 2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia naik 21,57 persen dari bulan sebelumnya. Wisman asal Singapura menempati urutan ketiga dengan jumlah kunjungan sebanyak 109,2 ribu diatas Tiongkok dan Australia yang berada dinomer satu dan dua jumlah wisman yang datang ke Indonesia.

Upaya Menperin tadi membuat Menteri Parawisata Arief Yahya makin bersemangat membangun pariwisata di wilayah perbatasan.

“Batam, Bintan dan Karimun posisinya bagus. Pulaunya berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. Dua negara itu juga pintu masuk dari negara-negara lain. Kondisi ini peluang besar untuk dimanfaatkan guna mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri,” ujar Menpar Arief.

Menpar Arief Yahya percaya akan kemampuan berbagai industri pariwisata yang ada di tiga wilayah tersebut untuk terus bersama-sama mengembangkan industri untuk terus menjadi mesin untuk mendatangkan wisman maupun wisnus ke tanah air.

“Kawasan ini sudah lumayan lengkap. Akses maupun amenitasnya sudah jadi. Mereka bahkan sudah menyiapkan bandara baru kelas internasional yang nantinya akan joint operation dengan Angkasa Pura II,” jelas Arief Yahya. (*)