Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 1294

Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif

0

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Festival Mancing Ngarong V di Pantai Camar Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7/2025), dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU ke-78.

Amsakar mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Batam.

Di samping sebagai wadah membangun energi kolektif masyarakat, Festival Mancing Ngarong juga berpotensi untuk mendorong pengembangan potensi wisata bahari di Kota Batam.

“Kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi kita dalam membangun Batam lebih baik. Untuk membuat suatu lompatan dalam pembangunan Batam, kita harus menumbuhkan spirit bersama dengan dukungan seluruh stakeholder,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Amsakar juga mendorong agar tradisi ini masuk dalam kalender event pariwisata Batam.

Selain melestarikan kearifan lokal, ia meyakini tradisi yang sarat nilai budaya ini dapat menarik minat wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara.

“Tradisi ini layak untuk kita jaga dan lestarikan. Semangat seperti ini juga harus terus kita rawat agar Batam bisa tumbuh lebih baik,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan antara lain Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam Harlas Buana, Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Komandan Lanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Hendro Sukamdani, dan Kepala Stasiun Bakamla Batam Mayor Bakamla Margaretha Kirana Lestari. (*)

Artikel Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif

0

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka Festival Mancing Ngarong V di Pantai Camar Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7/2025), dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU ke-78.

Amsakar mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Batam.

Di samping sebagai wadah membangun energi kolektif masyarakat, Festival Mancing Ngarong juga berpotensi untuk mendorong pengembangan potensi wisata bahari di Kota Batam.

“Kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi kita dalam membangun Batam lebih baik. Untuk membuat suatu lompatan dalam pembangunan Batam, kita harus menumbuhkan spirit bersama dengan dukungan seluruh stakeholder,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Amsakar juga mendorong agar tradisi ini masuk dalam kalender event pariwisata Batam.

Selain melestarikan kearifan lokal, ia meyakini tradisi yang sarat nilai budaya ini dapat menarik minat wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara.

“Tradisi ini layak untuk kita jaga dan lestarikan. Semangat seperti ini juga harus terus kita rawat agar Batam bisa tumbuh lebih baik,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan antara lain Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam Harlas Buana, Ketua DPRD Batam Kamaluddin, Komandan Lanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Hendro Sukamdani, dan Kepala Stasiun Bakamla Batam Mayor Bakamla Margaretha Kirana Lestari. (*)

Artikel Dukung Pelestarian Kearifan Lokal, Amsakar Achmad Ajak Masyarakat Batam Bangun Energi Kolektif pertama kali tampil pada Metropolis.

Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat

0

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengikuti kegiatan Gowes Santai bersama Polda Kepri, Minggu (20/7/2025).

Keduanya menempuh rute mulai dari Pollux Habibie, melewati sejumlah titik strategis seperti Bundaran Madani dan Kantor BP Batam, lalu berakhir di kawasan Orchard Park Batam Center.

Selain memperkuat sinergi antarinstansi, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat Batam.

“Kegiatan ini sederhana, tapi memiliki manfaat yang besar. Kita sehat, bahagia, dan semakin kompak. Kebersamaan seperti ini juga harus terus kita jaga dalam membangun Kota Batam yang lebih baik,” ujar Amsakar Achmad.

Senada, Li Claudia turut mendorong agar kegiatan tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk terus melanjutkan tradisi ini sebagai agenda rutin. Dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian akan pentingnya kesehatan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi upaya pemerintah bersama Polda Kepri untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kondusif Batam sebagai kota ramah investasi.

“Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi, momen ini sekaligus menjadi kolaborasi antarinstansi demi ekosistem investasi Batam yang stabil,” ujar Li Claudia.

Turut hadir Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin; Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Perencanaan Infrastruktur BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan Strategis BP Batam, Budi Susilo dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo. (*)

Artikel Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat pertama kali tampil pada Metropolis.

Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat

0

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengikuti kegiatan Gowes Santai bersama Polda Kepri, Minggu (20/7/2025).

Keduanya menempuh rute mulai dari Pollux Habibie, melewati sejumlah titik strategis seperti Bundaran Madani dan Kantor BP Batam, lalu berakhir di kawasan Orchard Park Batam Center.

Selain memperkuat sinergi antarinstansi, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat Batam.

“Kegiatan ini sederhana, tapi memiliki manfaat yang besar. Kita sehat, bahagia, dan semakin kompak. Kebersamaan seperti ini juga harus terus kita jaga dalam membangun Kota Batam yang lebih baik,” ujar Amsakar Achmad.

Senada, Li Claudia turut mendorong agar kegiatan tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk terus melanjutkan tradisi ini sebagai agenda rutin. Dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian akan pentingnya kesehatan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi upaya pemerintah bersama Polda Kepri untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kondusif Batam sebagai kota ramah investasi.

“Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi, momen ini sekaligus menjadi kolaborasi antarinstansi demi ekosistem investasi Batam yang stabil,” ujar Li Claudia.

Turut hadir Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin; Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Perencanaan Infrastruktur BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan Strategis BP Batam, Budi Susilo dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo. (*)

Artikel Gowes Santai BP Batam–Polda Kepri, Pererat Silaturahmi dan Wujudkan Batam Sehat pertama kali tampil pada Metropolis.

Diluncurkan Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih Kuala Sempang, Bintan Diharapkan Suplai Kebutuhan Industri

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura meninjau gerai unit sembako Kopdes Merah Putih di Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Senin (21/7/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih Se-Indonesia termasuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Senin (21/7/2025).

Presiden Prabowo hadir langsung di Desa Bentangan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, sementara koperasi lainnya di seluruh Indonesia mengikuti secara daring.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa koperasi merah putih milik rakyat dan harus diawasi secara ketat terutama di era teknologi saat ini.

BACA JUGA: Koperasi Merah Putih Terbentuk di 51 Desa dan Kelurahan, Dorong Perekonomian Masyarakat Bintan

Ia juga meminta kepala desa untuk ikut mengawasi koperasi-koperasi tersebut.

“Ketua koperasi harus kalian (kepala desa) awasi,” ujar Prabowo.

Setelah diluncurkan oleh Presiden, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meninjau gerai unit sembako milik Kopdes Merah Putih di Desa Kuala Sempang.

Ansar menekankan bahwa koperasi ini merupakan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk menjamin keberlangsungan pangan masyarakat.

Kopdes Merah Putih di Desa Kuala Sempang sendiri terletak strategis di antara kawasan Bintan Industri Estate (BIE) Lobam dan kawasan wisata Bintan Resort Lagoi.

Ansar berharap koperasi ini dapat menyuplai kebutuhan pokok penting di kawasan industri Lobam dan kawasan pariwisata Lagoi.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang transparan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat desa.

Ia meminta dinas terkait berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam mengawasi koperasi desa merah putih.

Di Kabupaten Bintan sendiri, pembentukan kelembagaan koperasi merah putih di tingkat desa kelurahan Se-Bintan telah mencapai 100 persen.

“Saat ini kita mulai dari Kopdes Merah Putih di Desa Kuala Sempang sebagai percontohan nasional di Kepri, semoga koperasi yang lainnya dapat segera menyusul,” harapnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Diluncurkan Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih Kuala Sempang, Bintan Diharapkan Suplai Kebutuhan Industri pertama kali tampil pada Kepri.

Pemeriksaan Saksi Terus Bertambah Terkait Kebakaran Kapal di PT ASL

0
Lokasi Galangan Kapal PT ASL Tanjunguncang, Batam. F.Eusebius

batampos – Kasus kebakaran kapal MT Federal II di galangan kapal PT ASL, Tanjunguncang, Batuaji masih bergulir di Satreskrim Polresta Barelang. Namun, penyebab kebakaran ini belum bisa disimpulkan polisi.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan pihaknya terus menyelidiki kasus ini dengan memeriksa para saksi dari berbagai pihak “Saksi terus bertambah. Yang diperiksa sudah 25 orang,” ujarnya.

Adapun 25 saksi yang diperiksa tersebut terdiri dari karyawan PT ASL Shipyard, karyawan subkontraktor dari PT Manchar Marine Batam (MMB) dan PT Ocean Pulse Solution (OPS), serta para korban.

“Sekarang kita menunggu hasil uji ilmiah atau scientific investigation dari Tim Puslabfor,” kata Zaenal.

Zaenal menjelaskan hasil uji ilmiah atau scientific investigation dari Tim Puslabfor tersebut akan menentukan penyebab atau asal api. Kemudian pihaknya nanti akan menentukan langkah atau proses selanjutnya terhadap perusahaan.

“Kemungkinan dalam waktu dekat ini hasilmya keluar. Baru bisa disimpulkan apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian,” katanya.

Diketahui, kebakaran ini terjadi saat kapal tengah docking atau pemeliharaan. Kemudian api muncul dan menyambar 9 orang pekerja. Untuk korbN yang tewas berjumlah 4 orang, luka berat 4 orang, dan luka ringan 1 orang.

“Akan kita informasikan nanti. Dan kita akan ambil langkah setelah hasilnya didapati,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Pemeriksaan Saksi Terus Bertambah Terkait Kebakaran Kapal di PT ASL pertama kali tampil pada Metropolis.

Lagi, 232 WNI Dipulangkan dari Malaysia, Ada Bayi dan Balita

0

batampos – Proses deportasi Warga Negara Indonesia (WNI) secara besar-besaran masih berlanjut dari Malaysia. Di mana masih ada ribuan WNI di Malaysia yang tengah ditahan menunggu giliran untuk dideportasi.

Sebanyak 232 WNI kembali dipulangkan dari Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center, Senin (21/7).

Proses deportasi itu difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk otoritas keimigrasian Malaysia dan Tim Pelayanan dan Pelindungan WNI dari KBRI Kuala Lumpur.

Pemulangan dilakukan dalam dua gelombang menggunakan dua kapal feri berbeda dari Terminal Internasional Pasir Gudang, Johor. Rombongan pertama yang terdiri dari 83 orang diberangkatkan pukul 10.00 pagi, disusul rombongan kedua berjumlah 149 orang satu jam kemudian.

Dalam rombongan pertama, terdapat 61 laki-laki, 16 perempuan, serta enam anak-anak—empat anak laki-laki dan dua anak perempuan. Sementara itu, pada rombongan kedua, jumlah laki-laki jauh lebih dominan, yakni 124 orang, bersama 21 perempuan, serta empat anak-anak.

Mereka sebelumnya menjalani proses detensi di dua lokasi, yakni Depot Tahanan Imigresen (DTI) Kemayan, Pahang, dan Jabatan Imigresen Putrajaya. Seluruh proses pemulangan berlangsung di bawah pengawasan ketat tim Satgas Pelindungan dari KJRI Johor Bahru dan KBRI Kuala Lumpur.

Salah seorang WNI yang enggan disebutkan namanya mengaku empat bulan lalu melahirkan di rumah tahanan. Ia ditangkap dalam kondisi hamil karena tidak memiliki dokumen resmi.

“Anak saya usia 4 bulan. Suami saya masih di Malaysia, “ ujarnya.

Ia mengaku baru satu tahun bekerja di Malaysia, kemudian menikah dengan sang suami dan memiliki anak.

“Belum tahu seperti apa nantinya, yang jelas berharap bisa bertemu lagi dengan suami,” terang wanita muda ini.

Pelaksana Fungsi Konsuler 2 KJRI Johor Bahru, Leny Marliani mengatakan setibanya di Pelabuhan Batam Centre, para deportan disambut oleh Tim P4MI Batam, petugas Imigrasi, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Selanjutnya, mereka diarahkan ke Tempat Singgah Sementara P4MI Batam untuk pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

“Ratusan WNI ini berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Selatan, NTB, hingga Sulawesi Selatan,” ujar Leny.

Menurut Leny, proses ini merupakan bagian dari Program M, kerja sama yang dibangun antara Imigrasi Malaysia dan Perwakilan RI di Semenanjung Malaysia untuk memulangkan sebanyak 7.200 WNI/PMI selama dua tahun. Hingga Juli ini, sudah ada 1.000 WNI yang berhasil dideportasi melalui jalur tersebut.

“Secara keseluruhan, hingga 21 Juli 2025, KJRI Johor Bahru telah memfasilitasi deportasi dan repatriasi 3.456 WNI,” jelasnya. Ia menambahkan, pemulangan dilakukan secara aman, manusiawi, dan tetap menjunjung martabat para WNI.

Kepada seluruh WNI di Malaysia, KJRI kembali mengingatkan pentingnya menaati aturan keimigrasian negara setempat. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menjadi pendatang tanpa izin. Selesaikan dokumen sebelum bekerja agar keberadaan di luar negeri tidak bermasalah,” kata Leny. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Lagi, 232 WNI Dipulangkan dari Malaysia, Ada Bayi dan Balita pertama kali tampil pada Metropolis.

Operasi Patuh Seligi 2025, Kasat Lantas: Razia Dilakukan Temporary

0
Personel Satlantas Polresta Barelang membagikan helm ke pengendara motor dalam rangka Operasi Keselamatan Seligi 2025. F.Humas Polresta Barelang

batampos – Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan dalam Operasi Patuh Seligi 2025 pihaknya tidak melakukan penindakan dengan razia rutin. Razia hanya dilakukan bersama Tim Gabungan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepri dan Dishub Kot Batam.

“Razia tidak rutin, temporary (sementara) saja. Karena kegiatan gabungan, kita menunggu surat dari Bapenda dan Dishub,” ujarnya.

Afid menjelaskan, selama Operasi Patuh Seligi 2025 ini penindakan dilakukan dengan metode Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile. Tujuannya, untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Dengan tindakan penegakan hukum ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan demi keselamatan bersama,” katanya.

Dalam sepekan Operasi ini, Satlantas Polresta Barelang menilanh 274 pengendara dan menegur 380 pengendara. Untuk pelanggarannya terdiri dari tidak tidak mengantong SIM, STNK, serta pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan yang sah.

“Kita juga harapkan dengan penindakan ini, pengendara mampu mencegah terjadinya pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan yang menjadi fokus pengawasan,” ungkapnya

Diketahui, Operasi Patuh Seligi 2025 ini berlangsung selama 2 pekan ini, yakni 14 hingga 27 Juli mendatang. Pperasi bertemakan Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas.

Selama operasi, polisi menyasar kepada 7 pelanggaran lalu lintas yang kerap menyebabkan kecelakaan di jalan. Seperti pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara yang masih di bawah umur, dan pengendara motor yang berboncengan lebih dari 1 orang.

Kemudian pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara mobil yang tidak menggubakan safety belt, pengendara yang dipengaruhi alkohol, pengendara melawan arus, serta pengendara yang melebihi kecepatan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Operasi Patuh Seligi 2025, Kasat Lantas: Razia Dilakukan Temporary pertama kali tampil pada Metropolis.

Memperlancar Pelayaran dan Bersandar Kapal, Lantamal IV Batam Tambah Alusista

0

 

Kapal tunda milik Lantamal IV Batam tiba di Dermaga Yos Sudarso, Lantamal IV Batam, Senin (21/7). F.Humas Lantamal IV untuk Batam Pos

batampos – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam menambah kekuatan alusista berupa kapal tunda. Kapal ini berlabuh di Dermaga Yos Sudarso, Lantamal IV Batam dan diterima langsung Danlantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, Senin (21/7).

Berkat mengatakan kapal tunda ini diberi nama TD Daik. Pengadaan kapal ini merupakan bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), yang terdiri atas kapal perang (KRI), pesawat terbang, pasukan marinir, dan pangkalan.

“Kapal tunda menjadi komponen krusial karena memastikan lalu lintas pelayaran dan proses sandar kapal di pangkalan berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan TD Daik ini nantinya akan berada di jajaran Koarmada I. Yang mana pada saat ini sudah diperkuat dengan KRI yang memiliki dimensi cukup besar, sehingga dibutuhkan kapal tunda untuk bermanuver lepas maupun sandar Pelabuhan.

“Dengan penambahan kekuatan Alutsista ini, diharapkan juga dapat mendukung pemerintah Kota Batam, maupun Instansi-instansi yang membutuhkan bantuan dari Kapal TD Daik tersebut,” katanya.

Berkat menambahkan TD. Daik merupaka kapal jenis harbour tag produksi swasta dalam negeri PT Dok Bahari Nusantara. Nama daik sendiri diambil dari gunung tertinggi di kepulauan riau yang berlokasi di Pulau Lingga yang memiliki ketinggian 1.165 mdpl.

“Gunung Daik disebutkan dalam pantun klasik Melayu yang menekankan pentingnya budi pekerti yang baik, yang akan tetap dikenang meskipun tubuh telah tiada,” ungkapnya.

Kehadiran TD Daik di dermaga Yos sudarso Lantamal IV Batam turut disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan instansi maritim kota Batam. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Memperlancar Pelayaran dan Bersandar Kapal, Lantamal IV Batam Tambah Alusista pertama kali tampil pada Metropolis.