Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 12943

2018, Pemko Batam Fokus Bangun Sekolah

0
Pekerja mengecor tiang SMKN 8 Farmasi di Dapur 12, Sagulung, Selasa (5/9). SMKN 8 ini akan digunakan pada tahun 2019 mendatang. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan tahun 2018 mendatang fokus pada proyek fisik infrastruktur sekolah. Terkait pengadaan, termasuk rencana pengadaan 350 komputer bakal batal.

“Udah saya bilang kalau perlu dihilangkan saja (pengadaan komputer), saya lebih utama ke fisik,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kemarin.

Ia menyampaikan, rencana pihaknya bukan tanpa alasan. Menurutnya fokus pembangun proyek fisik seperti Ruang Kelas Baru (RKB) dan Unit Sekolah Baru (USB) diyakini dapat menyelesaikan persoalan daya tampung yang kerap terjadi di Batam tiap tahunnya.

“Biar selesai masalahnya,” ucapnya.

Bahkan ia menampik pihaknya main-main dengan anggaran jika pihaknya kembali membatalkan pengadaan pengadaan 35 komputer. Justru langkah itu diambil sebagai bentuk keseriusannya terhadap penggunaan anggaran yang tepat dan lebih berdayaguna.

“Mana ada istilah main-main, kita kerja serius supaya masalah selesai. Pendidikan lagi masalah nih, tiap tahun terima murid, lokal tak ada,” ujarnya.

Lagipula, kata Rudi, rencana tersebut belum diputuskan baru pembahasan di DPRD Batam.

Menurutnya, jika dari pengadaan tersebut akan cukup dibangun satu sekolah. “Beli 350 komputer berapa duit itu, kan lumayan bisa stu sekolah. Tapi tergantung pembahasan lagi lah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Batam menyampaikan rencana pembelian 350 komputer 2018 mendatang. Beberapa anggota DPRD Batam menyoroti pengadaan tersebut, karena Disdik justru tak tahu akan disalurkan kemana komputer-komputer tersebut kelak.

Hingga kemudian, Kepala Disdik Muslim Bidin menyampaikan pengadaan tersebut dimungkinkan akan gagal, karena Pemko Batam fokus pada pengadaan fisik. Rencana pembatalan ini menyulut reaksi Sekretaris Komisi IV DPRD Batam Udin P Sihaloho, ia menyampaikan Disdik bermain dengan anggaran yang diajukan.

Udin berpendapat postingan anggaran terkait pengadaan komputer tersebut harus dilanjut. Sebab, tak mungkin DPRD kembali menggelar rapat hanya karena penyusunan anggaran Disdik yang belum matang.

“Tak mungkin rapat lagi. Banyak mitra Komisi IV yang akan dibahas. Dulu mereka ngotot dan sekarang kita ngotot meneruskan.Notulennya sudah dibuat,” beber Udin. (cr13)

Golkar Batam Buka Seleksi Bacaleg

0
Partai Golongan Karya. Foto: istimewa

batampos.co.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Batam mulai hari ini, Senin (11/9) akan membuka penjaringan bakal calon anggota legislatif, baik untuk internal maupun eksternal partai.

Penjaringan atau seleksi bakal calon anggota legislatif DPD Partai Golkar Batam ini nantinya dipimpin oleh tim 9 partai Golkar Batam, Yunus Muda.

“Ini bisa kita sebut proses seleksi awal atau audisi lah. Kami ingin mematangkan lebih awal siapa saja yang akan maju mencalonkan diri jadi bakal calon anggota legislatif 2019 baik mereka yang dari internal partai Golkar sendiri maupun dari luar partai Golkar seperti tokoh misalnya,” ujar Ketua DPD Partai Golkar, Ruslan Ali Waschin didampingi Yunus Muda, Sabtu (9/9) sore.

Nantinya Golkar Batam akan mencari bacaleg yang kuotanya sebanyak 120 persen dari jumlah kuota kursi di masing-masing dapil di Batam.

“Misalnya dalam satu dapil kuota kursi yang harus diperebutkan 10 kursi, kami akan mencari bacaleg sebanyak 12 kursi atau 120 persen. Dari 120 persen bacaleg nantinya, 20 persennya kita berikan ke calon dari luar Partai Golkar,” terang Yunus Muda.

Untuk seleksi atau bisa dikatakan assessment bacaleg resminya nantinya akan dimulai pada tahun depan di bulan Maret.

“Seleksi bacaleg ini, kita ingin mencari kandidat caleg yang layak untuk dicalonkan. Apakah bacaleg ini dikenal masyarkat Batam, seperti apa dilingkungan tempatnya tinggal, seperti apa kariernya, semuanya itu akan kami seleksi dan kami nilai,” kata Yunus Muda.

Golkar Batam sendiri optimis akan memperoleh 10 kursi di Kota Batam pada 2019 saat Pileg nantinya.

“Minimal kalau tak mendapatkan 10 kursi, ya kita pertahankan tujuh kursi seperti yang sudah ada saat ini di DPRD Batam,” terang Ruslan mengakhiri. (gas)

 

BP Batam Siap Digitalisasi Semua Perizinan

0

batampos.co.id – Batam memang masih tetap menarik dan seksi bagi investor asing. Terutama dari negara tentangga, Singapura. Namun ada banyak kendala berinvestasi yang dikeluhkan investor. Badan Pengusaha (BP) Batam pun menyadari itu dan siap berbenah, termasuk mendigitalisasi semua bentuk perizinan.

Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami, mengatakan sejak awal Batam memang ditujukan untuk investasi. Jadi BP Batam pun memberikan prioritas yang sangat tinggi terhadap investasi. BP Batam bekerja untuk menggaet investasi, terutama investasi asing dan tidak menutup kemungkinan investasi dari dalam negeri.

“Sejak awal Batam dicanangkan sebagai kawasan industri, kami melakukan berbagai cara untuk menarik investor dari negara tetangga dan negara lainnya. Sekarang, lihat investasi di Batam sudah lebih dari 800-an PMA, akumulasi dari tahun 70-an,” jelas Deputi Bidang Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam ini kepada Batam Pos, Selasa (5/9).

Sampai kini, lanjut Gusmardi, BP Batam terus berkomitmen untuk meningkatkan investasi di Batam. Badan Pengusahaan (BP) Batam telah melakukan berbagai terobosan selama satu tahun ini untuk mempermudah investasi di Batam. Terbosan tersebut, yakni meperbaiki layanan perizinan yang diperlukan dalam berinvestasi. Serta perbaikan peraturan dan regulasi.

Terobosan ini berupa perbaikan sistem dari manual menjadi online (digital) di seluruh layanan yang dimanfaatkan oleh investor. Program ini diklaim bisa memberikan kemudahan investor, terutama dalam hal perizinan.

Gusmardi menyebut telah memangkas berbagai birokrasi perizinan. Sistem tersebut diterapkan dalam berbagai layanan seperti izin investasi tiga jam (i23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) yang sangat diapresiasi oleh investor.

Dengan program i23J ini investor mendapatkan kemudahan atau fasilitas karena sekaligus memperoleh 8 jenis produk perizinan investasi. Delapan jenis perizinan tersebut yakni; izin investasi, akta perusahaan dan pengesahan, NPWP, Tanda Daftar Perusahaan, izin Rencana Penggunaan Kerja Asing (RPTKA), Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTKA), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P), dan Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

Dengan izin tersebut, lanjutnya, perusahaan yang memanfaatkan program i23j bisa segera menjalankan usahanya. Bahkan dengan program i23J, investor juga mendapatkan fasilitas KILK yang terhubung dengan kawasan industri yang ada di Batam.

Program tersebut, lanjutnya, memungkinkan bagi perusahaan yang telah mendapatkan izin investasi/izin prinsip, baik dari PTSP Pusat maupun PTSP di daerah setempat, dapat langsung melakukan konstruksi sambil secara paralel mengurus izin lainnya seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Lingkungan (UKL/UPL, Amdal), dan perizinan pelaksanaan daerah lainnya sepanjang telah memenuhi Tata Tertib Investasi Kawasan Industri (Estate Regulation), serta tidak ada syarat minimal investasi.

“Itulah kemudahan yang diberikan, seperti yang diminta Presiden Jokowi, kemudahan berusaha. Itu sudah kita lakukan sejak September 2016 dan diapresiasi pengusaha,” katanya.

Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami (keempat dari kiri) menyerahkan delapan dokumen perizinan lewat program i23J kepada Direktur PT Asus Technology Indonesia, Benjamin didampingi pengusaha ternama Batam, Abidin Hasibuan, beberapa waktu lalu._F Rifki

Sejalan dengan itu, beber Gusmardi lagi, BP Batam bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam berikan fasilitas percepatan importasi jalur hijau. Perusahaan baru yang sudah mendapat fasilitas i23J dan masih dalam tahap konstruksi dapat memperoleh layanan jalur hijau agar dapat mempercepat pengeluaran importasi mesin, barang, dan atau peralatan di pelabuhan.

“Jalur hijau atau green channel ini melancarkan lalu lintas kebutuhan baku perusahaan di Batam. Investor bisa mendapatkannya selama tidak ada catatan buruk oleh BC. Itu sangat cepat sejak 2016,” jelas Gusmardi.

Selain itu, BP Batam memperkuat pelayanan online Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB). Baik untuk idnustri maupun keperluan konsumen. SIKMB memudahkan pengusaha mengurus dan mendapat perizinan keluar masuk barang dalam waktu lebih cepat dan tanpa harus harus melalui perantara.

“Jadi cepat dengan aplikasi ini. Hanya 4 hari. Kita targetkan pada akhir tahun ini kita bisa keluarkan izin paling lama satu hari atau one day service,” tegas Gusmardi.

Lalu dari segi peraturan atau regulasi, Batam sebagai kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (BP), memiliki insentif dan fasilitas khusus sendiri. Seperti pembebasan pajak bea masuk, bea-cukai, dan PPN. Jadi semua barang dan bahan yangg masuk untuk produksi ke FTZ tidak perlu bayar bea masuk, PPN impor, dan cukai. Bebas PPN di Batam berlaku 70 tahun sejak 2005. Tak hanya itu, Di wilayah FTZ, status kepemilikan lahan yang diberikan kepada investor berlaku hingga 70 tahun. “Ini hukumnya pasti dan kuat,” jelas dia.

Bila penerapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam tentunya akan membawa beragam keuntungan yang lebih bagi investor. Selain banyak insentif, durasi sewa lahan di Batam akan lebih panjang dari sebelumnya, yakni dari 70 tahun menjadi 80 tahun.Aturan itu, kata Gusmardi, tertuang dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Undang-undang tersebut mengamanatkan status kepemilikan lahan untuk pemilik Hak Guna Bangunan (HGB) bisa mencapai 80 tahun.

Sewa lahan hingga 80 tahun ini akan menjadi daya tarik baru bagi invetor, khususnya investor asing. Sebab jika dibandingkan dengan negara tetangga, durasi sewa lahan di Batam jauh lebih lama. Di Vietnam misalnya, sewa lahan maksimal hanya 60 tahun. Lalu sekarang dikurangi lagi sehingga tinggal 30 tahun.

Terkait dengan lahan untuk investasi, Gusnardi mengatakan BP Batam selalu siap membantu investor yang baru. Saat ini, lanjutnya, ada 24 kawasan industri di Batam yang masih memiliki lahan yang bisa digunakan oleh investor.

“Kalau ada investor yang cari lahan, kita akan bantu dan kita arahkan ke kawasan industri. Kita bisa fasilitasi (para investor) untuk bertemu dengan pengelola kawasan industri,” katanya.

Melalui kemudahan-kemudahan pelayanan dan perizinan yang diberikan, Batam akan menjadi magnet bagi para investor untuk berinvestasi. Pihaknya optimistis Batam punya prospek bagus tujuan investasi dibandingkan negara-negara lain, khususnya di kawasan sekitar. Menurut dia, Batam punya modal cukup kuat untuk diperhitungkan. Batam masih punya daya saing karena memiliki dan memberikan fasilitas yang lebih baik dari negara lain seperti Vietnam.

“Batam punya bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia, punya pelabuhan dan fasilitas i23J tersebut sangat kompetitif bagi pengusaha,” katanya.

Berbagai perubahan dan perbaikan sistem yang telah diaplikasikan oleh BP Batam diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan mewujudkan Batam sebagai jendela investasi di Indonesia. (uma/leo)

Andalan Baru Ekonomi Batam, Industri Digital

0

Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Kamis (7/9), di Singapura menumbuhkan harapan baru untuk perbaikan perekonomian Batam. Jokowi dan Lee sepakat mengembangkan industri digital dan Batam sebagai penghubungnya.

Sebagai kawasan perdagangn dan pelabuhan bebas (FTZ), Jokowi meminta ekonomi Batam menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. “Ke depan Batam harus mampu menjadi kota dengan industri manufaktur berteknologi tinggi, dan pariwisata berbasis digital,” ujarnya.

Berbasis digital yang dimaksudkan Jokowi bukan hanya mendirikan industri kreatif. Bukan juga hanya di sektor pariwisata, tapi di semua lini bisnis potensial yang bisa dikembangkan di Batam dan wilayah lainnya di Kepri.

Di sektor industri animasi contohnya. Jokowi memuji langkah Chairman Citramas Group, Kris Taenar Wiluan yang telah mengawali industri digital di Nongsa. Mulai dari membangun Infinite Studio, sebagai pusat animasi dan studio film bertaraf internasional, hingga menbangun The Scene, kawasan hunian hotel (condotel) bernuansa kota film yang memadukan lokasi produksi film dengan suasana pariwisata.

Paling baru, membuat Nongsa Digital Park. Sebuah ekosistem mandiri untuk industri kreatif dan digital. Jokowi berharap, kelak Nongsa Digital Park bisa seperti Silicon Valley, daerah selatan San Francisco, California, Amerika Serikat, tempat para perusahaan yang bergerak dalam bidang IT berkantor dan membangun pusat datanya. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain, Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, Yahoo!, dan lainnya.

“Ini awal yang baik dan pemerintah sangat mendukung langkah tersebut,” kata Jokowi.

Di sektor industri manufaktur, Jokowi juga berharap Batam bisa menghadirkan industri berteknologi tinggi. Industri yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini. Ia mencontohkan industri telepon selular (ponsel) dan sejenisnya.

Di Batam, industri yang bergerak di bidang ini, harus mampu menyesuaikan teknologi mereka dengan keinginan pasar. Sehingga bisa mengerjakan produksi ponsel pintar (smartphone) dari brand-brand besar dunia. Mulai dari sektor hulu hingga hilirnya. Begitupun untuk produk IT atau elektronik lainnya.

Begitupun industri galangan kapal. Jokowi berharap lahir industri galangan berskala besar yang mampu mengerjakan pesanan kapal berspesifikasis khusus. Baik dalam hal ukuran maupun teknologi. Pelaku usaha galangan kapal harus mampu menyesuaikan permintaan pasar.

Para pelaku industri galangan kapal juga harus mampu menyajikan informasi digital tentang potensi industri tersebut di Batam. Mulai dari lokasi industri galangan kapal yang tersedia, spesifikasi, kemampuan produksi, jenis kapal yang bisa diproduksi, biaya-biaya untuk berbagai spesifikasi kapal, dan semua aspek tentang galangan kapal secara detail. Termasuk pengiriman, SDM, dan lainnya.

Dengan begitu, calon pemesan tidak sulit mengakses informasi apapun terkait kapal yang akan mereka pesan maupun untuk perbaikan atau perawatan kapal.

“Jadi Batam tak hanya sekadar tujuan, tapi juga hub atau penghubung masuknya investasi di berbagai bidang ke Indonesia,” kata Jokowi.

Di bidang perizinan, Jokowi mengingatkan Pemda di Batam maupun di Pemprov Kepri, supaya menyiapkan infrastruktur pelayanan perizinan yang berbasis digital. Semua bentuk perizinan harus bisa didigitalisasi dan sesederhana mungkin. Sehingga lebih cepat, mengurangi kontak pemohon dengan pemberi izin agar tak terjadi pungli, dan kemudahan lainnya. Tantangan ini harus bisa dijawab Pemda karena Batam kini ditetapkan jadi penghubung industri digital.

***

CEO Invinite Studios Batam Michael Wiluan (baju Pink) memberikan penjelasan kepada Kepala Pemerintahan Monako Pangeran Albert berkunjungan Ke Kinema Studio di Nongsa, tempo lalu. F-Cecep Mulyana/Batam Pos

Chairman Citramas Group, Kris Taenar Wiluan, mengakui posisi Batam sangat strategis dalam berbagai bidang. Bahkan bukan hanya Batam, tapi Bintan dan Karimun menjadi tumpuan suksesnya pembangunan ekonomi di Kepri.

Sebagai kota kepulauan, Kris menyebutkan Batam memang layak menjadi digital hub. Ia juga sepakat digital hub yang dimaksudkan Jokowi tidak diartikan sempit, melainkan lebih luas.

Namun, untuk mewujudkan itu, harus diawali dengan modernisasi dan pembenahan infrastruktur maritim, sehingga fungsi Batam sebagai digital hub dari Singapura ke berbagai daerah di Indonesia, khususnya dalam bidang wisata, industri kreatif, dan manufaktur, bisa dicapai.

Pelabuhan Nongsapura yang dijalankan manajemen PT Nongsa Terminal Bahari (NTB) menjadi pelabuhan percontohan pertama di Kepri yang menjalankannya lewat kesepakatan kerja sama marketing dengan Singapore Cruise Centre (SCC) Singapura sebagai satu-satunya pengelola feri terminal di negara itu.

“Kerja sama peningkatan lalu lintas feri terminal ini salah satu wujud Batam jadi gate penghubung. Jadi kita harus buat kerja sama ini semua berjalan,” ujar salah satu dari 150 konglomerat terkaya di Indonesia tersebut.

Keterbukaan dan kecepatan informasi di era digital teknologi saat ini menjadi alasan utamanya dalam menjalin kerjasama antar negara ini. Menurutnya, ini semua ada kaitannya dengan perbaikan regulasi keamanan, marketing, imigrasi, dan bea cukai.

“Nah bagaimana supaya sinkron kerja sama ini? Ya, dengan konsep digital. Tapi tetap harus memilah dan memilih,” ujar Kris.

Hal ini telah ia buktikan dengan membangun kawasan terpadu di Nongsa. Mulai dari Nongsa Resort, pusat pengembangan animasi digital dan studio film (Infinite Studio), lokasi wisata yang juga Condotel bernuansa film (The Scene), serta yang baru saja dikembangkan, Nongsa Digital Park, sebuah ekosistem mandiri industri kreatif dan digital yang mendukung media digital di Indonesia dan Singapura.

Dia menyebutkan, di era terbuka sekarang, masing-masing industri di berbagai negara berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik. Seperti misalnya maskapai penerbangan Singapura yang memberikan tiket murah seharga 50 dolar Singapura ke Puket. Dengan begitu, para pengguna jalur penerbangan seperti traveler otomatis akan memilih penerbangan dari negara itu ke Thailand dengan pelanggan tak terbatas dari berbagai penjuru dunia lewat pesanan digital.

Demikian juga Malaysia yang kini mengembangkan pusat perbelanjaan terpadunya di Johor Bahru dan kota industri baru di Port Klang yang menggabungkan lima pulau. Meski tertinggal beberapa langkah dari Singapura, namun Malaysia sukses dengan kecepatannya membaca peluang.

“Nah Kepri, Batam. Kita dianugerahi alam dan pulau-pulau yang bagus, culture yang beragam harus dibangun seperti ini. Meskipun bagus tapi kalau lambat berbenah, ya jangan harap maju,” tegasnya.

Lantas bagaimana upaya perbaikannya? Kuncinya, kata Kris, tarik investor bekerjasama dengan Singapura.

Mengingat potensi ekonomi di Batam sudah mulai berubah dari industri reguler ke era industri kreatif berbasis ekonomi digital, maka Batam harus berbenah.

“Era digital sudah datang. Bagaimana pun kita harus menguasainya. Caranya dengan membangun SDM yang berkualitas, andal, dan kompetitif,” ujarnya.

Di Nongsa saja, saat ini ada 400 digital worker dari berbagai wilayah di Indonesia yang dipekerjakan. Karya mereka sudah dapat banyak penghargaan di berberbagai ajang internasional, seperti Emmy Award. Batam di Indonesia sudah mengembangkannya di Infinite Studio dan Nongsa Digital Park.

Saat ini saja, ungkapnya, tujuh opticable pendukung industri kreatif digital di Nongsa sudah masuk. Kalau itu sudah dioperasikan oleh para pekerja binaannya, maka cakupan mereka bukan hanya meliputi Singapura dan Indonesia saja, melainkan ke seluruh dunia.

“Supaya itu berjalan sempurna, dibutuhkan kerja sama,” ucapnya.

Menurutnya, jalinan kerja sama Batam-Singapura itu penting. Batam harus mampu menjadi penyedia sektor atau lahan peruntukan perindustrian untuk Singapura, seperti manufaktur dan pariwisata.

“Nah kita, mau tak mau harus menerima financial hub-nya ada di Singapura. Intinya harus simbiosis mutualisme. Jangan mau dimanfaatkan saja seperti selama ini, tapi sama-sama memanfaatkan,” tegasnya.

Benahi Perizinan

Pemerhati Ekonomi yang juga pengusaha asal Batam, Johannes Sulistyawan menyebutkan, Pemprov Kepri, khususnya Pemerintah Kota Batam dan BP Batam harus berbenah jika benar-benar ingin bangkit dari keterpurukan ekonomi saat ini.

“Benahi regulasi perizinan, perhatikan kenaikan upah minimum regional, keamanan kawasan, dan lain-lainnya. Dengan begitu iklim investasi meningkat,” ujarnya.

Johannes menyebutkan, salah satu masalah krusial yang membuat investor enggan menanamkan modalnya di Batam adalah regulasi perizinan yang berbelit dan status hukum lahan yang masih tak jelas.

“Pemko dan BP harus segera menyelesaikan ini. Jangan bisanya mengajak masuk investor tapi segala hal di dalamnya rumit. Jadinya, seringnya hanya menjadi wacana tanpa praktik. Itu masalahnya,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Radjagukguk menyebutkan berbagai persoalan yang menghambat iklim investasi di Batam selama ini sangat cepat terbaca di Singapura. Seperti penetapan upah minimum kota (UMK) yang naik setiap tahun, demonstrasi, kepastian hukum terkait lahan, regulasi perizinan, lalu lintas barang yang melibatkan syahbandar dan bea cukai, pengaturan BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan yang terpisah, serta tidak adanya insentif seperti tax amnesty atau tax holiday seperti yang selama ini dilakukan Malaysia dan Vietnam untuk menarik para investor masuk ke negaranya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong menyebutkan, potensi industri kreatif termasuk industri digital yang berkembang di Indonesia saat ini dianggap berpengaruh besar dalam membangun ekosistem standar global.

Sekarang, skala prioritas pengembangan Indonesia dalam sektor ini adalah sektor pariwisata.

“Pemerintahan telah menetapkan pariwisata sebagai leading sektor. Seluruh kementerian dan komunitas di Indonesia wajib mendukung,” ujarnya.

Dia menyebutkan, sesuai dengan misi Indonesia Go Digital 2020, diharapkan mampu menciptakan 1000 teknopreneur, satu juta petani dan nelayan dengan fokus kunci bidang industri yang terhubung dengan kepariwisataan.

“Di Indonesia, saat ini tengah dikembangkan di Nongsa Village (Batam,red),” ujarnya.

Dalam menarik investor kali ini, Thomas menyebutkan, Indonesia kini tengah berbenah, mengembangkan proyek pembangunan dari infrastruktur kawasan ke setiap sektor mulai dari transportasi, produk lokal, wisata, kuliner, dan keterbukaan informasi.

“Kami membutuhkan kerjasama pihak ketiga to finance the infrastructure project in Indonesia, khususnya di zona BBK (Batam, Bintan, Karimun), Toba, Mandalika, Sulawesi, dan Belitung,” jelasnya.

Dalam pertemuan para investor itu, para pengusaha Singapura menyebutkan siap berinvestasi di Indonesia. “Asal ada kepastian hukum dan jaminan regulasi cepat. Saya kira kami siap,” ujar Chairman Federasi Bisnis Singapura (SBF), Teo Siong Seng. (nur/cha)

Airi Sawah dengan Pompa Tenaga Solar Cell

0

Sudah sebulan ini saya melakukan uji coba: pasang panel surya untuk pengairan. Listrik yang dihasilkan tenaga surya itu untuk menggerakkan pompa air. Untuk mengairi tanaman di musim kemarau. Seperti kemarau yang kering sekarang ini.

Berhasil. Itu kata pelaksana di lapangan. Saya tidak bisa melihatnya sendiri. Lokasi uji coba itu di Jombang.

Tidak mungkin saya bisa ke sana. Saya hanya menerima laporan. Tertulis dan video. Dan lisan. Terlihatlah di video itu: pompanya mengeluarkan air. Air dari dalam tanah. Cukup untuk tanaman 20 ha.

Ide itu lahir dari kegelisahan. Mengapa penggunaan solar cell di Indonesia selalu mahal karena harus dikaitkan dengan baterai. Seolah solar cell tidak bisa mandiri. Padahal, solar cell-nya murah. Tapi, karena baterainya mahal, jadinya keseluruhan proyek solar cell jadi mahal.

Ini karena solar cell selalu dimaksudkan untuk menghasilkan penerangan. Baik di rumah tangga maupun untuk penerangan jalan. Mataharinya hanya ada di siang hari. Padahal, listriknya diperlukan di malam hari.

Mau tidak mau listrik yang dihasilkan dari tenaga matahari harus disimpan dulu di baterai. Agar bisa dipakai di malam hari. Akhirnya harga listrik dari tenaga matahari selalu lebih mahal daripada listrik PLN.

Maka, saya terus berpikir mencari jenis penggunaan listrik yang bukan untuk penerangan. Agar tidak memerlukan baterai.

Untuk keperluan apa ya yang tidak perlu kehadiran baterai? Lalu, saya ingat ketika masih sering keliling ke desa-desa dulu. Baik selagi masih menjabat Dirut PLN lebih-lebih selagi menjabat menteri BUMN.

Saat itu saya melihat banyak petani yang menggunakan genset. Tentu saja genset minyak solar atau bensin. Untuk menghidupkan pompa pengairan.

Di mana-mana saya melihat genset yang bising. Juga kotor. Dari tumpahan-tumpahan minyak. Yang mengganggu lingkungan.

Maka, muncullah ide itu. Menggunakan solar cell untuk menggerakkan pompa air. Toh mengairi tanaman tidak harus malam hari. Petani bisa melakukannya siang hari. Saat matahari bersinar terik.

Dengan demikian, tidaklah perlu baterai. Maka, pikiran saya langsung ke pertanyaan ini: adakah pompa air DC dijual di pasaran?

Logika saya, listrik yang dihasilkan solar cell adalah DC. Berarti pompanya harus DC. Agar tidak perlu membeli inverter. Untuk mengubah listrik DC menjadi AC.

Maka, agar uji coba itu cepat terlaksana, saya ambil jalan pintas: mencari pompa air DC di internet. Yang harganya termurah. Ketemu. Adanya di RRT. Saya pun langsung membelinya. Lengkap dengan solar cell-nya. Dan instrumen lainnya.

Begitu peralatan dari RRT tiba, tidaklah sabar untuk mencari lokasi uji coba. Ketemu. Di Jombang Utara. Yang tanahnya lebih kering di saat kemarau.

Ups. Di Jombang. Berarti saya tidak bisa melihat langsung uji coba itu. Gak masalah. Saya percayakan sepenuhnya kepada tim yang menjalankannya. Saya puas dengan uji coba itu. Siapa tahu ini bisa jadi solusi untuk para petani.

Dalam hati saya bersyukur. Menemukan bidang yang sangat pas untuk pemanfaatan solar cell. Yang tidak bergantung pada baterai. Yang manfaatnya besar untuk rakyat pedesaan. Yang tidak perlu beli bahan bakar yang mahal.

Memang saya menghadapi pertanyaan ini: bagaimana kalau musim hujan? Yang sehari penuh mendung terus? Tidak ada sinar matahari? Tentu tidak masalah.

Logikanya jelas. Kalau musim hujan kan tidak perlu menghidupkan pompa itu. Air kan sudah datang sendiri dari langit.

Persoalannya justru ini: harga pompa air DC itu mahal. Langkah saya berikutnya adalah ini: tetap saja harus dicoba menggunakan pompa air AC. Bukan DC. Memang diperlukan inverter. Tapi bisa diatasi.

Harga inverter mungkin lebih murah dari selisih harga pompa DC. Apalagi, tujuan uji coba berikutnya harus ini: menggerakkan SMK untuk bisa membuat inverter.

Pasti bisa. Dan pasti murah. Bahkan, langkah berikutnya lagi adalah: menggerakkan SMK untuk membuat pompa air AC yang efisien. Pasti bisa. Harus bisa. Tidak terlalu rumit.

Impian akhir kita harus ini: mengganti seluruh pompa air di sawah-sawah dengan tenaga surya yang pompa airnya bikinan anak bangsa. Yang inverter-nya bikinan anak bangsa. (*)

Oleh: Dahlan Iskan

Bingung, Gugup tapi Mengasyikkan

0
Pemenang Family Shoping mengambil belanja yang ada di lorong JC Supermarket Nagoya Hill, Lubukbaja, Sabtu (9/9/2017). F. Dalil Harahap/Batam Pos

Begitu panitia Family Shopping (famshop) membunyikan sirine tanda dimulai berburu belanjaan, Sarinah didampingi saudaranya Jane langsung bergegas mendorong trolinya. Namun mereka sempat bingung, barang apa yang akan dicari pertama kali.

Sarinah datang bersama saudara perempuannya, Jane, Sabtu (9/9) sore. Sebelum Family Shopping (famshop) dimulai, Sarinah diberi pengarahan dari panitia acara famshop, Cindy dan Andri mengenai tata cara mengikuti program famshop yang digelar Batam Pos bekerjasama dengan BPR Sejahtera Batam (SB) tiap seminggu sekali ini.

Sarinah disarankan agar tak mengambil barang belanjaan diatas harga Rp 20 ribu. Peserta hanya boleh mengambil satu item barang pada produk yang sama. Panitia juga menjelaskan soal bonus Rp 250 ribu yang tersimpan di antara produk tertentu.

“Terpenting cari barang yang diingikan dahulu sembari mencari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk. Bila waktu masih tersisa, boleh dilanjutkan belanjanya. Bila bonus didapat, total modal belanjanya harus minimal Rp 750 ribu,” ujar Andri.

Usia mendapat pengarahan, pelanggan Batam Pos yang tinggal di Ruko Seruni Blok B Nomor 5 Seipanas ini diperbolehkan mensurvei tempat belanjaan di setiap sudut lorong rak barang di JC Supermarket BCS Mall.

Sarinah dan Jane kembali ke garis start yang ditentukan panitia famshop. Waktu yang diberikan peserta famshop berbelanja hanya tujuh menit. Begitu semua siap, panitia memberi aba-aba dimulainya famshop dengan membunyikan sirine toa.

Begitu sirine dibunyikan, Sarinah yang bertugas mencari barang belanjaan segera berlari ke lorong atau rak barang belanjaan. Sedangkan Jane bertugas mendorong troli belanjaan.

Saat hendak memasuki rak barang, kedua peserta famshop ini sempat kebingungan, barang apa yang akan dicari dan lorong mana yang pertama hendak dimasuki.

Akhirnya mereka memasuki lorong yang menyediakan aneka produk coklat olahan dan dimasukkan ke troli. Sarinah bergegas kembali memasuki lorong yang menyediakan aneka produk sabun mandi. Di lorong tersebut, beberapa produk sabun mandi diambilnya.

Kedua peserta ini tak seperti peserta biasanya yang berlari cepat memburu barang belanjaannya. Kedua peserta famshop kali ini tampak santai, memilih-milih barang yang hendak dimasukkan ke troli belanjaannya.

Beberapa produk belanjaannya dibolak-balikkan kemasannya untuk mencari stiker bonus Rp 250 ribu. Mereka kembali bergegas mencari barang belanjaan incaran lainnya.

“Waktu sudah berjalan dua menit lebih, ayo peserta lebih semangat lagi memburu barang belanjaannya sembari mencari keberadaan stiker bonusnya. Itu troli belanjanya, setengah pun masih belum terisi barang belanjaan,” ujar panitia famhsop mengingatkan ke peserta.

Waktu tinggal menyisakan satu setengah menit lagi. Kedua peserta tampak sudah menyerah dalam berburu stiker bonus. Keduanya lebih fokus untuk mencari lagi barang belanjaan incarannya.

Pada detik-detik akhir, Sarina dan Jane mengambil produk detergen untuk cadangan dirumahnya yang akan habis.

“Stop, waktu berburu barang belanjaan sudah habis. Silakan peserta langsung menuju kasir,” ujar panitia mengarahkan peserta untuk menghentikan perburuan belanjaannya.

Troli belanjaan didorong ke lorong kasir. Saat pengecekan barang oleh panitia dibantu kasir, tak satupun produk yang dilarang diambil, masuk dalam troli belanjaan Sarinah dan Jane.

Setelah semua barang belanjaan dihitung, total barang yang diambil oleh Liha mencapai tak sampai Rp 500 ribu atau tepatnya hanya Rp 400 sekian ribu. Sisa uang belanjaan Rp 13 ribu lebih tersebut oleh peserta harus dikembalikan ke panitia famshop.

“Bingung saya tadi harus mengambil barang apa dulu ya, makanya tak dapat stiker bonus. Asyik juga jadi peserta famshop, meski agak tegang, soalnya harus fokus barang apa yang harus saya ambil,” terang Sarinah.

Pada penutupan acara famshop, panitia menggelar kuis berhadiah ke pengunjung JC Supermarket di BCS Mall. Pertanyaan yang dilontarkan seputar produk Batam Pos dan BPR Sejahtera Batam.

Kali ini pengunjung yang beruntung adalah M. Amirullah, warga Perumahan Anggrek Mas Blok I Nomor 69 dan berhak mendapatkan souvenir cantik dari BPR Sejahtera Batam. ***

BPR SB Tawarkan KFS

Seiring meningkatnya kebutuhan modal kerja yang semakin lama semakin bervariasi, BPR Sejahtera Batam (SB) kembali menawarkan Kredit Fleksibel Sejahtera (KFS).

KFS tersebut yakni pinjaman dengan mengagunkan sertifikat rumah, ruko, dan bilyet atas penempatan deposito di BPR SB, maka nasabah atau masyarakat berhak mendapatkan promo suku bunga hanya 1,13 persen saja.

Kredit modal kerja ini ditujukan kepada masyarakat yang telah memiliki usaha dan membutuhkan dana untuk tambahan modal usaha.

Keunggulan produk BPR SB berupa KFS ini, debitur dapat menarik dana pinjaman sesuai kebutuhan dan membayar kemballi pokok pinjaman dengan tanpa jadwal.

Ayo segera hubungi kantor BPR SB terdekat yag sudah tersebar di seluruh suduh wilayah di Batam dan menjadi nasabah BPR SB. Karena KFS ini merupakan solusi tepat untuk memenuhi kebutuhan usaha nasabah atau masyarakat.

Kantor BPR SB sendiri tersebar di beberapa tempat seperti di Komplek Tanjungpantun Blok A Nomor 13-14 Sei Jodoh, di Komplek Pertokoan Aviari Pratama blok A4 Nomor 8, di Komplek Citra Mas Blok A Nomor 4 Penuin, Komplek Pertokoan Botania Garden Blok A Nomor 2 Batam Center,dan di Komplek Pertokoan Mitra Raya di Blok A Nomor 1 Batamkota. (gas)

Tak Ada Hubungan Makan Daging Kambing dengan Libido Lelaki

0
ilustrasi

Seringkali ada anggapan usai makan daging kambing maka tubuh menjadi panas dan dianggap bisa bergelora secara seksual. Usai menyantap daging kambing, bisa jadi para suami langsung ‘menerkam’ istri mereka.

Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Diah M. Utari menjelaskan beberapa makanan dikenal mempunyai fungsi untuk meningkatkan libido atau afrodisiak. Di banding kambing, beberapa ahli menyatakan bahwa afrodisiak pada buah durian lebih tinggi.

“Pendapat bahwa daging kambing mengandung afrodisiak masih kontroversi hingga kini,” tegasnya kepada JawaPos.com, Kamis (31/8).

Namun, kata Diah, di kehidupan sehari-hari membuktikan bahwa banyak orang yang mengonsumsi daging kambing merasa vitalitasnya meningkat. Bahkan banyak ahli medis yang berpendapat kemungkinan daging kambing mampu meningkatkan hormon testosteron yang membuat laki-laki bertambah libidonya.

Jika dilihat, daging kambing mempunyai kandungan lemak yang lebih rendah di banding sapi. Daging kambing memiliki kandungan energi atau kalori 154 kalori per 100 gram bahan. Kandungan protein 16,6 gram per 100 gram bahan. Kandungan lemak 9,2 gram per 100 gram bahan.

Dibanding daging sapi, daging sapi memiliki kandungan energi atau kalori 207 kalori per 100 gram bahan. Kandungan protein 17,1 gram per 100 gram bahan. Kandungan lemak 14 gram per 100 gram bahan.

“Sehingga cenderung tidak terlalu memberatkan organ tubuh yang mencerna, khususnya liver, sehingga membuat tubuh menjadi lebih nyaman, produksi hormon stabil,” kata Diah.

Dalam kondisi tersebut, menurutnya bisa jadi gairah seksual kemungkinan akan meningkat. Sebaliknya daging sapi yang mempunyai lemak tinggi akan memperberat kerja hati dan membuat tubuh merasa tidak nyaman sehingga berpengaruh juga terhadap gairah seksual.

“Gairah seksual sifatnya tidak menentu dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk hormon. Jadi rasanya agak aneh karena gara-gara makan daging kambing tiba-tiba gairah meningkat. Kemungkinan bisa juga karena sugesti,” jelasnya. (ika/JPC)

Pria Berbulu Miliki Volume Sperma Lebih Banyak, Artinya…

0
ilustrasi

Jumlah sperma menyiratkan jumlah berapa banyak volume semen yang dihasilkan. Jumlah sperma ternyata tak ada hubungannya dengan seberapa baik performa di tempat tidur dan seberapa kuat Mr P ereksi.

Lalu bagaimana cara mengetahui jumlah sperma? Bagimana juga mendeteksi jumlah sperma yang rendah? Dilansir dari Boldsky, Sabtu (9/9) ada beberapa golongan pria yang memiliki jumlah sperma yang rendah. Berikut penjelasannya:

1. Pria dengan Bulu Sedikit

Ketidakseimbangan hormon juga bisa menjadi alasan di balik jumlah sperma yang rendah. Pada beberapa pria, hal itu ternyata bisa dipengaruhi karena kurangnya bulu pada wajah.

2. Obesitas dan Terlalu Kurus

Pria dengan obesitas bisa menyebabkan penurunan kadar testosteron. Pada saat bersamaan, berat badan sangat rendah bisa mengganggu keseimbangan hormon. Dalam jangka panjang, masalah hormonal bisa mempengaruhi jumlah sperma.

3. Suara Bass

Pria dengan timbre atau jenis suara bass dan berat berpotensi memiliki jumlah sperma yang rendah. Entah ada kaitannya atau tidak, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter.

4. Otot

Pria yang tidak bisa menjaga ototnya juga memiliki jumlah sperma yang rendah. Kegemukan bisa merusak jaringan karena menurunkan kadar estrogen.

5. Tingkat Testosteron

Pada beberapa pria, jumlah sperma bisa turun jika kadar testosteron turun. Selain itu, massa otot yang rendah dapat menekan kadar testosteron. Testosteron menentukan penampilan yang maskulin dan juga sebagai fungsi reproduksi. Kadar testosteron bisa mempengaruhi libido dan jumlah sperma.

6. Kelelahan Ekstrem

Pria terlalu lelah bisa menjadi tanda kadar testosteron sedang rendah. Hal itu juga menyebabkan jumlah sperma menjadi rendah.

7. Pembengkakan

Penyebab lain dari rendahnya jumlah sperma adalah karena masalah pembengkakan dan nyeri pada buah zakar. Bila pembuluh darah membengkak di area itu, jumlah sperma bisa turun. Hal itu mempengaruhi tingkatkan kekuatan, vitalitas dan stamina.(ika/JPC)

Payung Teduh Hadirkan Ruang Tunggu

0
Payung Teduh di Soundrenaline 2017 pada Minggu (10/9). (Dedi Yondra/JawaPos.com)

batampos.co.id – Payung Teduh memberi keteduhan lebih bagi para penggemarnya, yakni Ruang Tunggu.

Is sebagai vokalis mengatakan bahwa album terbaru dari Payung Teduh diberi judul Ruang Tunggu.

“Pengin kasih judul Ruang Menunggu atau Ruang Tunggu. Akhirnya kami pilih Ruang Tunggu,” kata Is saat jumpa pers acara Soundrenaline 2017 di GWK Bali, Minggu (10/9/2017).

Pemilik tembang Resah itu menambahkan, album baru mereka rencananya dirilis dalam waktu dekat. Semua proses produksi telah rampung dikerjakan. Namun tidak banyak bocoran yang disampaikan Is dan kawan-kawan terkait materi album.

“Sempat diundur, jadi kami akan rilis November 2017,” ucapnya.

Sementara itu, Payung Teduh tampil memukau dalam acara Soundrenaline 2017 pada Minggu (10/9). Tembang Akad yang tengah populer tidak lupa dibawakan.

Selain lagu Akad, Payung Teduh juga menyajikan lagu lain. Seperti Menuju Senja, Berdua Saja, Tentang Gunung dan Laut, Kita adalah Sisa-sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan, Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan, dan Angin Pujaan Hujan. (ded/JPC)

Marquez Juara MotoGP San Marino

0
Marc Marquez menguasai klasemen usai menjuarai MotoGP San Marino. (AFP)

batampos.co.id – Marc Marquez, pebalap Honda Repsol tampil meyakinkan pada MotoGP San Marino di sirkuit Misano, Minggu (10/9/2017).

Marquez berhasil memecundangi Petrucci pada lap terakhir.

Performa Marquez sepanjang 28 lap memang spektakuler. Hampir terjatuh sebanyak tiga kali, sang juara bertahan MotoGP itu mampu melesat dan mengakhiri balapan dengan finis terdepan. Padahal, start Marquez tak sebagus pembalap Ducati, Jorge Lorenzo.

Lorenzo melakukan start bagus serta mengungguli Marquez, Andrea Dovizioso, dan Maverick Vinales. Malang tak bisa ditolak, untuk tak diraih. Saat tampak nyaman berada paling depan, Lorenzo terlempar dari motornya dan terjatuh di Tikungan 6 pada Lap 7. Petrucci pun mengambil alih pimpinan balapan, diikuti Marquez, dan Dovizioso.

Duel ketiga pembalap pun mulai sengit dalam memperebutkan status terbaik. Akan tetapi, kondisi trek yang masih basah dan licin, membuat para pembalap tampak berhati-hati. Setelah Dovizioso memilih untuk mengamankan posisi ketiga pada tiga lap terakhir, Marquez langsung menekan Petrucci.

Pada lap terakhir, tepatnya di trek lurus menjelang Tikungan 1, Marquez menyalip Petrucci. Sejak saat itu, The Baby Aliens melesat dan finis pertama.

Berkat kemenangan itu, Marquez sebagai pemuncak klasemen sementara dengan mengoleksi 199 poin, sama seperti Dovizioso yang berada di peringkat kedua. Petrucci dan Dovizioso melengkapi podium, sedangkan Vinales menempati posisi keempat.

Hasil Balapan MotoGP San Marino, Minggu (10/9):
1) Marc Marquez Honda 50’41.565
2) Danilo Petrucci Ducati 50’42.757 1.192
3) Andrea Dovizioso Ducati 50’53.271 11.706
4) Maverick Viñales Yamaha 50’58.124 16.559
5) Michele Pirro Ducati 51’01.064 19.499
6) Jack Miller Honda 51’06.447 24.882
7) Scott Redding Ducati 51’15.437 33.872
8) Alex Rins Suzuki 51’16.227 34.662
9) Jonas Folger Yamaha 51’35.647 54.082
10) Bradley Smith KTM 51’39.529 57.964
11) Pol Espargaro KTM 51’42.005 1’00.440
12) Alvaro Bautista Ducati 51’58.921 1’17.356
13) Cal Crutchlow Honda 52’17.153 1’35.588
14) Dani Pedrosa Honda 52’20.422 1’38.857
15) Johann Zarco Yamaha 52’43.777 2’02.212
16) Loris Baz Ducati 50’56.522 1 lap
17) Karel Abraham Ducati 51’23.991 1 lap
GAGAL FINIS – Tito Rabat Honda 35’17.899 9 lap
GAGAL FINIS – Andrea Iannone Suzuki 29’48.066 12 lap
GAGAL FINIS – Sam Lowes Aprilia 27’43.503 13 lap
GAGAL FINIS – Aleix Espargaro Aprilia 23’59.157 15 lap
GAGAL FINIS – Hector Barbera Ducati 20’17.102 17 lap
GAGAL FINIS – Jorge Lorenzo Ducati 10’59.028 22 lap

(ira/Motorsport.com/JPC)