
batampos – Gunung Bintan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, menjadi saksi berkibarnya Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Puluhan penggiat alam dan mahasiswa pencinta alam dari berbagai komunitas mendaki gunung setinggi 336 mdpl itu untuk menggelar upacara pengibaran bendera, Sabtu-Minggu (16-17/8).
Sebelum pendakian, rombongan menggelar doa bersama di kaki gunung. Dengan ransel di punggung, mereka menapaki jalur setapak yang licin sisa kabut pagi, ditemani vegetasi hijau khas Gunung Bintan. Perjalanan ditempuh sekitar satu setengah jam hingga tiba di puncak.
Setelah mendirikan tenda dan bermalam di ketinggian, para penggiat alam melaksanakan upacara pada Minggu pagi. Mereka berdiri tegak memberi hormat saat bendera Merah Putih dikibarkan, sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat.
“Kegiatan ini bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia,” kata Misbach, salah seorang penggiat alam.
Ia menyebut kegiatan ini diikuti berbagai komunitas, di antaranya Komunitas Penggiat Alam Setapak (Kompas), Wak Outdoor Brotherhood, Bintan Petualang, Muda Trip, Melancoy Coy, Mapala UMRAH, Mapala Stisipol Raja Haji, dan Mapala STAIN Sultan Abdurrahman.
Selain upacara, komunitas juga melaksanakan operasi bersih-bersih sampah mulai dari kaki hingga puncak Gunung Bintan. Mereka mengimbau wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan dan membawa kembali sampah plastik.
“Kesadaran menjaga kebersihan adalah hal penting. Jangan tinggalkan sampah plastik di gunung,” tegas Misbach.
Gunung Bintan sendiri dikenal sebagai ikon wisata alam di tengah Pulau Bintan. Meski ketinggiannya kurang dari 400 meter, gunung ini menawarkan panorama hutan tropis, udara sejuk, dan keindahan yang memikat wisatawan. (*)
Reporter: Yusnadi Nazar
Artikel Penggiat Alam Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Bintan pertama kali tampil pada Kepri.








