Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1307

Menelusuri Keindahan Mangrove Kawal River Agro Resort, Wisata Alam Hits di Bintan

0
Sejumlah wisatawan turun dari perahu usai menikmati keindahan wisata mangrove di Kawal River Agro Resort, Bintan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Wisata mangrove di Kawal River Agro Resort bisa menjadi pilihan destinasi yang sempurna. Terletak di kawasan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, tempat ini menyuguhkan pesona hutan bakau yang masih alami dan asri.

Wisatawan akan diajak menyusuri sungai di tengah rimbunnya pepohonan mangrove dengan menggunakan speedboat selama kurang lebih 45 menit.

Perjalanan ini bukan sekadar berlayar, tetapi juga menjanjikan pengalaman visual yang menenangkan dan tentunya instagramable.

Akar-akar bakau yang menonjol dan daun-daun hijau membentuk lorong alami yang menakjubkan, menciptakan latar foto yang memesona.

“Selain melihat keindahan vegetasi mangrove, wisatawan juga bisa menyaksikan satwa liar seperti monyet, ular, hingga kunang-kunang saat malam hari,” ungkap Siska, Staf Reservasi dan Marketing Kawal River Agro Resort, saat ditemui, Senin (7/7).

Jika beruntung, wisatawan bahkan dapat melihat burung bangau putih yang terbang rendah di atas permukaan air.

Waktu terbaik untuk menikmati tur ini adalah sore hari sekitar pukul 16.00-17.00 WIB, di mana panorama matahari terbenam di Jembatan Kawal menjadi pemandangan penutup yang sempurna.

Bagi penyuka suasana magis, malam hari sekitar pukul 19.00 WIB adalah saat yang tepat karena ribuan kunang-kunang akan menari di antara pepohonan.

Tidak hanya itu, Kawal River Agro Resort juga menyediakan berbagai aktivitas seru lainnya seperti memancing, kolam renang, barbekyu, dan api unggun.

Untuk keluarga dengan anak kecil, tersedia pula lapangan basket, lapangan bulutangkis, serta area bermain anak dengan kelinci-kelinci lucu. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Menelusuri Keindahan Mangrove Kawal River Agro Resort, Wisata Alam Hits di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

PKL Tarempa Kena Ultimatum Satpol PP, Gerobak Bisa Disita!

0
Petugas Satpol PP saat menegur dan memberikan imbauan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Bermadah, Tarempa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di area Taman Bermadah, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat peringatan keras dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Petugas menilai para pedagang tidak tertib karena kerap meninggalkan gerobak dan barang dagangan di lokasi usai berjualan.

“Ini kawasan kantor. Kalau gerobak ditinggal, pelayanan terganggu dan pemandangannya jadi semrawut,” ujar Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Anambas, Barry Narwan, Senin (7/7).

Barry menegaskan Satpol PP tidak melarang PKL mencari nafkah di area perkantoran, tetapi kebersihan dan ketertiban harus dijaga. “Mereka memang tak punya izin. Kami toleransi karena dekat taman bermain anak, tapi syaratnya tertib,” katanya.

Satpol PP memberi batas tiga kali teguran. Jika tak digubris, gerobak akan diangkut ke pos Satpol PP sebagai efek jera. “Kalau masih bandel, kami sita gerobaknya,” tegas Barry.

Penertiban akan dilakukan berkala demi menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman bagi pengunjung taman maupun pegawai kantor di sekitarnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel PKL Tarempa Kena Ultimatum Satpol PP, Gerobak Bisa Disita! pertama kali tampil pada Kepri.

Akibat Gangguan Layang-layang, AirNav Indonesia Beberkan 21 Pesawat Batal Terbang dan Mendarat di Bandara Soetta

0
Ilustrasi sejumlah petugas Air Traffic Control (ATC) memandu pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

batampos– AirNav Indonesia mencatat sebanyak 21 pesawat batal terbang dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terhitung sejak 4-6 Juli 2025 akibat gangguan layang-layang. Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno mengatakan pihaknya bahkan sempat mengeluarkan peringatan khusus kepada pilot atau Notice to Airman (NOTAM) terkait gangguan layang-layang di area Bandara Soekarno-Hatta tersebut.

“Notam bernomor A1912/25 tersebut menegaskan bahwa semua lalu lintas penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan akan mengalami keterlambatan,” kata Avirianto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/7).

Dia juga mengatakan, penerbitan NOTAM itu dilakukan karena penerbangan layang-layang di sekitar bandara sangat membahayakan keselamatan pesawat.

“Alasan kami menerbitkan NOTAM adalah karena aktivitas penerbangan layang-layang difinal approuch area sangat membahayakan keselamatan pesawat yang mau take-off atau landing di Bandara Soekarno-hatta,” tambahnya.

Selanjutnya setelah NOTAM diterbitkan, Avirianto mengungkapkan, petugas Air Traffic Controller (ATC) terpaksa mengalihkan pendaratan sebanyak sembilan pesawat kebandaralain (divert). Kemudian enam pesawat diperintahkan untuk go around alias membatalkan pendaratan dan terbang kembali.

“Lalu lima pesawat diminta untuk melakukan pembatalan prosedur pendekatan (approach), serta satu pesawat diinstruksikan untuk kembali ke bandara asal (return to base),” ungkapnya.

Atas sejumlah pembatalan dan keterlambatan itu, AirNav Indonesia memohon maaf kepada seluruh pengguna jasa penerbangan yang terdampak oleh keputusan para pemandu pesawat di menarakontrol Bandara Soekarno-Hatta.

Menurutnya, tak ada alasan lain yang dilakukan atas kebijakan itu, selain ancaman keselamatan. ”Alasan petugas kami melakukan itu cuma satu, yaitu karena adanya ancaman keselamatan. Tidak lain,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Akibat Gangguan Layang-layang, AirNav Indonesia Beberkan 21 Pesawat Batal Terbang dan Mendarat di Bandara Soetta pertama kali tampil pada News.

Konektivitas Gas Natuna-Anambas ke Batam Ditarget Rampung 2025

0
Ilustrasi. F. Dok. Jawa Pos

batampos – Proyek konektivitas gas dari wilayah Natuna dan Anambas menuju Kota Batam ditargetkan rampung pada tahun 2025. Proyek ini merupakan bagian dari strategi pemanfaatan sumber daya gas alam untuk mendukung ketahanan energi kawasan industri Batam.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Darwin menyampaikan bahwa penyambungan pipa gas tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI), anak perusahaan PT PLN (Persero).

“Ini sepenuhnya dikerjakan oleh PLN EPI. Gubernur berharap pengerjaan berjalan lancar dan segera mengalirkan gas dari Laut Natuna Utara ke Batam,” ujar Darwin, Senin (7/7).

Ia menjelaskan bahwa jalur gas eksisting saat ini berasal dari Lapangan Migas di Laut Natuna Utara yang disalurkan melalui pipa West Natuna Transportation System (WNTS) sepanjang 470 kilometer menuju Singapura.

Sementara itu, koneksi gas ke Batam akan menggunakan cabang pipa laut (sub-sea tie-in) dari jalur utama tersebut ke Pulau Pemping, sepanjang 4,5 kilometer.

“Setelah itu, dari Pulau Pemping ke Batam, pipa sepanjang 13 kilometer sudah dibangun sejak 2015 oleh PLN Batam dan UBE,” jelas Darwin.

Ia memastikan, pembangunan sambungan pipa ke Pulau Pemping akan dilaksanakan oleh PLN EPI tahun ini.

Darwin menambahkan bahwa Gubernur Kepri bersama perwakilan kawasan industri dan pemangku kepentingan telah mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Energi DPR RI.

Dalam rapat itu disepakati bahwa proyek konektivitas gas ke Batam harus diselesaikan dalam tahun 2025.

“Dalam RDP yang digelar beberapa waktu lalu, sudah ditegaskan bahwa pipa gas Natuna ke Batam harus selesai tahun ini. Ini penting demi menjamin pasokan energi bagi kawasan industri dan pertumbuhan ekonomi di Kepri,” tegasnya. (*)

Reporter: M. Ismail

Artikel Konektivitas Gas Natuna-Anambas ke Batam Ditarget Rampung 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat

0
Pelepasan ekspor Wind Jacket yang dilakukan langsung oleh Amsakar.

batampos– Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri langsung seremoni pelepasan struktur wind jacket buatan Seatrium Batam Yard yang akan diekspor ke Amerika Serikat, di Seatrium Batam Yard, Senin (7/7).

Komponen raksasa itu merupakan bagian dari proyek energi angin lepas pantai Empire Wind yang dikembangkan di Pantai Timur AS. Pengiriman ini bukan sekadar transaksi ekspor biasa, melainkan simbol kemajuan industri Batam yang kian mampu bersaing di level internasional.

“Ini pencapaian luar biasa. Produk buatan Batam dipercaya untuk proyek energi terbarukan dunia. Kita patut bangga,” kata Amsakar.

BACA JUGA: Penipuan Berkedok Ekspor Ikan Kembali Disidang, Terdakwa Gunakan Identitas Fiktif Tipu Korban Capai Rp 2,4 Miliar

Empire Wind merupakan proyek penting dalam agenda transisi energi bersih global. Kehadiran Batam sebagai salah satu pemasok komponen vital dalam proyek ini menunjukkan posisi strategis kota industri tersebut dalam rantai pasok teknologi tinggi dunia.

Amsakar menyampaikan harapan besar agar keberhasilan ini menjadi batu loncatan bagi Batam dalam menarik investasi industri serupa. “Mudah-mudahan kita bisa mendatangkan proyek yang lebih besar, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak,” tambahnya.

Menurut dia, proyek ekspor ini tidak hanya menunjukkan kemampuan manufaktur lokal, tetapi juga mencerminkan potensi SDM Batam yang mampu bekerja dalam standar internasional. Kolaborasi antara perusahaan dan tenaga kerja lokal sebagai salah satu kekuatan utama Batam saat ini.

Momentum pelepasan wind jacket ini, lanjutnya, menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku industri bisa menghadirkan dampak nyata bagi ekonomi daerah.

“Kita ingin Batam menjadi salah satu simpul penting dalam ekonomi hijau dunia,” ujarnya.

Seatrium Batam Yard sendiri telah beberapa kali dipercaya untuk memproduksi struktur-struktur kompleks untuk kebutuhan ekspor. Namun, proyek Empire Wind menjadi salah satu yang paling prestisius karena menyasar sektor energi terbarukan dengan standar teknis tinggi.

Pemerintah setempat pun berkomitmen untuk terus mendukung sektor industri, terutama yang berkaitan dengan energi hijau dan manufaktur berteknologi tinggi. Amsakar menegaskan, arah pembangunan Batam ke depan adalah memperkuat daya saing melalui inovasi, investasi, dan ekspor strategis.

“Semoga ini menjadi awal dari rangkaian keberhasilan baru bagi industri Batam,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat pertama kali tampil pada Metropolis.

Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat

0
Pelepasan ekspor Wind Jacket yang dilakukan langsung oleh Amsakar.

batampos– Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri langsung seremoni pelepasan struktur wind jacket buatan Seatrium Batam Yard yang akan diekspor ke Amerika Serikat, di Seatrium Batam Yard, Senin (7/7).

Komponen raksasa itu merupakan bagian dari proyek energi angin lepas pantai Empire Wind yang dikembangkan di Pantai Timur AS. Pengiriman ini bukan sekadar transaksi ekspor biasa, melainkan simbol kemajuan industri Batam yang kian mampu bersaing di level internasional.

“Ini pencapaian luar biasa. Produk buatan Batam dipercaya untuk proyek energi terbarukan dunia. Kita patut bangga,” kata Amsakar.

BACA JUGA: Penipuan Berkedok Ekspor Ikan Kembali Disidang, Terdakwa Gunakan Identitas Fiktif Tipu Korban Capai Rp 2,4 Miliar

Empire Wind merupakan proyek penting dalam agenda transisi energi bersih global. Kehadiran Batam sebagai salah satu pemasok komponen vital dalam proyek ini menunjukkan posisi strategis kota industri tersebut dalam rantai pasok teknologi tinggi dunia.

Amsakar menyampaikan harapan besar agar keberhasilan ini menjadi batu loncatan bagi Batam dalam menarik investasi industri serupa. “Mudah-mudahan kita bisa mendatangkan proyek yang lebih besar, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak,” tambahnya.

Menurut dia, proyek ekspor ini tidak hanya menunjukkan kemampuan manufaktur lokal, tetapi juga mencerminkan potensi SDM Batam yang mampu bekerja dalam standar internasional. Kolaborasi antara perusahaan dan tenaga kerja lokal sebagai salah satu kekuatan utama Batam saat ini.

Momentum pelepasan wind jacket ini, lanjutnya, menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku industri bisa menghadirkan dampak nyata bagi ekonomi daerah.

“Kita ingin Batam menjadi salah satu simpul penting dalam ekonomi hijau dunia,” ujarnya.

Seatrium Batam Yard sendiri telah beberapa kali dipercaya untuk memproduksi struktur-struktur kompleks untuk kebutuhan ekspor. Namun, proyek Empire Wind menjadi salah satu yang paling prestisius karena menyasar sektor energi terbarukan dengan standar teknis tinggi.

Pemerintah setempat pun berkomitmen untuk terus mendukung sektor industri, terutama yang berkaitan dengan energi hijau dan manufaktur berteknologi tinggi. Amsakar menegaskan, arah pembangunan Batam ke depan adalah memperkuat daya saing melalui inovasi, investasi, dan ekspor strategis.

“Semoga ini menjadi awal dari rangkaian keberhasilan baru bagi industri Batam,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat pertama kali tampil pada Metropolis.

Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat

0
Pelepasan ekspor Wind Jacket yang dilakukan langsung oleh Amsakar.

batampos– Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri langsung seremoni pelepasan struktur wind jacket buatan Seatrium Batam Yard yang akan diekspor ke Amerika Serikat, di Seatrium Batam Yard, Senin (7/7).

Komponen raksasa itu merupakan bagian dari proyek energi angin lepas pantai Empire Wind yang dikembangkan di Pantai Timur AS. Pengiriman ini bukan sekadar transaksi ekspor biasa, melainkan simbol kemajuan industri Batam yang kian mampu bersaing di level internasional.

“Ini pencapaian luar biasa. Produk buatan Batam dipercaya untuk proyek energi terbarukan dunia. Kita patut bangga,” kata Amsakar.

BACA JUGA: Penipuan Berkedok Ekspor Ikan Kembali Disidang, Terdakwa Gunakan Identitas Fiktif Tipu Korban Capai Rp 2,4 Miliar

Empire Wind merupakan proyek penting dalam agenda transisi energi bersih global. Kehadiran Batam sebagai salah satu pemasok komponen vital dalam proyek ini menunjukkan posisi strategis kota industri tersebut dalam rantai pasok teknologi tinggi dunia.

Amsakar menyampaikan harapan besar agar keberhasilan ini menjadi batu loncatan bagi Batam dalam menarik investasi industri serupa. “Mudah-mudahan kita bisa mendatangkan proyek yang lebih besar, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak,” tambahnya.

Menurut dia, proyek ekspor ini tidak hanya menunjukkan kemampuan manufaktur lokal, tetapi juga mencerminkan potensi SDM Batam yang mampu bekerja dalam standar internasional. Kolaborasi antara perusahaan dan tenaga kerja lokal sebagai salah satu kekuatan utama Batam saat ini.

Momentum pelepasan wind jacket ini, lanjutnya, menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku industri bisa menghadirkan dampak nyata bagi ekonomi daerah.

“Kita ingin Batam menjadi salah satu simpul penting dalam ekonomi hijau dunia,” ujarnya.

Seatrium Batam Yard sendiri telah beberapa kali dipercaya untuk memproduksi struktur-struktur kompleks untuk kebutuhan ekspor. Namun, proyek Empire Wind menjadi salah satu yang paling prestisius karena menyasar sektor energi terbarukan dengan standar teknis tinggi.

Pemerintah setempat pun berkomitmen untuk terus mendukung sektor industri, terutama yang berkaitan dengan energi hijau dan manufaktur berteknologi tinggi. Amsakar menegaskan, arah pembangunan Batam ke depan adalah memperkuat daya saing melalui inovasi, investasi, dan ekspor strategis.

“Semoga ini menjadi awal dari rangkaian keberhasilan baru bagi industri Batam,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Walikota Batam Amsakar Lepas Ekspor Wind Jacket Tujuan Amerika Serikat pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan Lama Tanjunguban-Tanjungpinang Terancam Putus, Warga Minta Perbaikan Segera

0
Jalan Lama Tanjungpinang-Tanjunguban di Km 36, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Senin (7/7), amblas. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Jalan lama Tanjunguban-Tanjungpinang di Kilometer (Km) 36, tepatnya di Kampung Jawa, Cikolek, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Bintan, amblas dan semakin membahayakan.

Kerusakan jalan yang sudah berlangsung hampir dua tahun itu kini nyaris memutus akses penghubung antarwilayah.

Somad, salah satu pengendara, menyebutkan bahwa kondisi jalan yang rusak sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih saat malam hari karena minim penerangan.

“Kalau malam gelap, susah lihat jalan amblas. Bahaya kalau dibiarkan,” ujarnya, Senin (7/7).

Hal senada diungkapkan Dola, pengguna jalan lainnya. Ia mengatakan saat ini warga hanya bisa menggunakan satu jalur karena bagian jalan lainnya mulai ikut amblas.

“Kalau jalur satu lagi amblas juga, habis akses jalan ini. Harus cepat ditangani,” tegasnya.

Di lokasi, terlihat sebagian ruas jalan ditutup sementara menggunakan kayu dan barrier sebagai penanda dan peringatan bagi pengendara.

Camat Toapaya, Ivan Golar, menjelaskan bahwa ruas jalan yang rusak tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas PUPR sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Kepri. “Infonya sudah masuk proses perbaikan,” kata Ivan.

Sementara itu, Kepala Seksi Reservasi Jalan Dinas PUPR Kepri, Suji, membenarkan bahwa perbaikan akan dilakukan tahun ini. Pihaknya berencana mengganti dua titik kerusakan utama dengan struktur box culvert baru.

“Kita ganti total, pakai box baru,” ujar Suji.

Namun sebelum perbaikan dimulai, Dinas PUPR akan menggelar rapat teknis bersama Dinas Perhubungan, kepolisian, serta perangkat kecamatan dan desa. Rapat itu akan membahas rencana penutupan jalan sementara selama pengerjaan berlangsung.

“Rencana kita akan tutup jalan. Jumat ini baru kita bahas,” tutup Suji. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto

Artikel Jalan Lama Tanjunguban-Tanjungpinang Terancam Putus, Warga Minta Perbaikan Segera pertama kali tampil pada Kepri.

Dinas Perpustakaan Anambas Siapkan Hadiah untuk Siswa SD Berprestasi

0
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Anambas, Reny Perdayanti. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan apresiasi kepada siswa Sekolah Dasar (SD) yang meraih nilai rapor tinggi pada semester genap tahun ajaran 2024/2025.

Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk hadiah menarik, sebagai upaya mendorong budaya belajar, meningkatkan minat baca, dan memperkuat peran perpustakaan di tengah masyarakat.

“Anak-anak yang mendapatkan nilai rapor bagus akan kami beri apresiasi berupa hadiah menarik. Ini juga sebagai upaya mendorong minat baca dan kunjungan ke perpustakaan,” ujar Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Anambas, Reny Perdayanti, Senin (7/7).

Reny menjelaskan, program ini menargetkan siswa yang masuk kategori juara 1 – 3 di kelasnya, memiliki nilai tertinggi di mata pelajaran tertentu, atau memiliki rata-rata nilai memuaskan. Skema ini dirancang agar bisa menjangkau sekolah-sekolah dengan sistem penilaian yang berbeda-beda.

“Karena di setiap sekolah berbeda, ada yang pakai sistem peringkat, ada yang tidak. Jadi kami buat beberapa kategori penilaian,” imbuhnya.

Uniknya, proses verifikasi nilai tidak dilakukan melalui kerja sama dengan pihak sekolah, melainkan langsung melalui siswa. Mereka diwajibkan membawa bukti nilai rapor ke Dinas Perpustakaan untuk diverifikasi secara mandiri.

“Tidak boleh diwakilkan. Siswa harus datang sendiri membawa rapor. Ini juga menjadi bagian dari proses membangun kedekatan antara siswa dan perpustakaan,” tegas Reny.

Hingga saat ini, tercatat sudah 21 siswa yang mendaftar. Dinas menargetkan 50 siswa akan terjaring dalam program ini sebelum pengumuman pemenang pada Sabtu (12/7), di Kantor Perpustakaan Anambas.

Adapun hadiah yang disiapkan berupa peralatan sekolah seperti buku tulis, pena, pensil, hingga kotak pensil. Reny menekankan bahwa apresiasi ini bukan sekadar pemberian hadiah, melainkan langkah kecil membangun budaya literasi di Anambas.

“Kami ingin anak-anak terbiasa mencintai buku dan belajar. Dengan memberi penghargaan kepada mereka yang berprestasi, kami berharap semangat membaca dan belajar akan terus tumbuh,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Dinas Perpustakaan Anambas Siapkan Hadiah untuk Siswa SD Berprestasi pertama kali tampil pada Kepri.

Pipa 500 mm Bocor Akibat Pergeseran Tanah, BP Batam Ganti Pipa Baja Diganti Pipa PE

0
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, saat meninjau lokasi kebocoran. (BP Batam untuk Batam Pos)

batampos– BP Batam tengah menggesa perbaikan jaringan pipa air bersih berdiameter 500 milimeter yang mengalami kebocoran di kawasan Hotel Vista. Kebocoran ini terjadi akibat pergeseran tanah dan berdampak pada gangguan suplai air bersih di sejumlah wilayah sekitarnya.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas terganggunya layanan air bersih. Pihaknya telah mengambil langkah cepat agar suplai air bisa kembali normal dalam waktu dekat.

“BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan gangguan ini secepatnya. Saat ini perbaikan jaringan pipa tengah dilakukan oleh Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan,” katanya, usai melakukan peninjauan di lokasi, Senin (7/7).

BACA JUGA: Ada Pekerjaan Perbaikan Pipa di Depan Hotel Vista, Waspadai Gangguan Layanan

Daerah terdampak akibat kebocoran ini meliputi kawasan Tanjunguma, Perumahan Sandona, Baloi View, dan sekitarnya. Di beberapa titik, tekanan air menurun drastis hingga suplai air bersih terhenti.

Menurut Tuty, perbaikan dilakukan dengan mengganti pipa lama berbahan baja dengan pipa Polyethylene (PE) yang dinilai lebih fleksibel dan tahan terhadap pergeseran tanah. Itu diharapkan dapat meminimalisir potensi kebocoran serupa di masa mendatang.

Untuk membantu warga yang terdampak lebih dari 24 jam, BP Batam melalui Air Batam Hilir menyiapkan armada mobil tangki air bersih. Warga yang membutuhkan dapat mengoordinasikan permintaan melalui Ketua RT/RW atau perangkat kelurahan.

“Kami siap mendistribusikan air bersih melalui mobil tangki bagi pelanggan terdampak. Koordinasi bisa dilakukan secara kolektif dan kami layani melalui call center resmi Air Batam Hilir,” kata dia.

Layanan pengaduan dan permintaan tangki air dapat diakses melalui berbagai saluran resmi BP Batam, termasuk call center, media sosial, dan situs resmi. Perbaikan kemungkinan selesai dalam waktu singkat sehingga suplai air bersih bisa kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Pipa 500 mm Bocor Akibat Pergeseran Tanah, BP Batam Ganti Pipa Baja Diganti Pipa PE pertama kali tampil pada Metropolis.