Senin, 20 April 2026
Beranda blog Halaman 1315

PSSI Mulai Proses Naturalisasi 2 Calon Striker Timnas Indonesia Pekan Depan

0
Ketua umum PSSI, Erick Thohir, menjawab pertanyaan pewarta di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/7/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

batampos – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkap perihal kemungkinan dua calon penyerang naturalisasi debut dengan Timnas Indonesia pada September. Dia menyebut proses alih warga negara kedua pilar tersebut akan dimulai pekan depan.

Erick Thohir sebelumnya mengungkapkan bahwa dia sudah mencapai sepakat dan menjalin komitmen dengan dua pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Keduanya berposisi lini depan, yang disinyalir striker meski belum diungkap sosok dan namanya.

Ketika ditanya perkembangan terbarunya, Erick Thohir masih belum memberikan jawaban pasti. Dia hanya meminta masyarakat dan penggemar sepak bola Indonesia untuk bersabar.

“Tunggu lah. Tunggu, sabar (soal update pemain naturalisasi baru),” kata Erick di SUGBK, dikutip Selasa (22/7) malam.

“Saya sudah sampaikan, mengisi lini depan sudah pasti. Kalau di belakang, tengah, saya rasa kita cukup bisa ada pergantian-pergantian,” tambahnya.

Timnas Indonesia sendiri memang membutuhkan striker baru. Sebab, Ole Romeny yang merupakan andalan saat ini, mengalami cedera parah yang berpotensi absen panjang.

Ole Romeny sudah dipastikan tak akan pulih pada periode September, dan terancam absen di bulan berikutnya. Dua pemain keturunan untuk dinaturalisasi pun jadi salah satu solusinya.

Lantas akankah kedua pemain naturalisasi itu tersedia untuk FIFA Matchday September ketika Garuda menantang Kuwait dan Lebanon? Erick Thohir juga masih belum bisa memberikan jawaban.

Tapi satu yang pasti, Erick menyebut proses naturalisasi kedua pemain tersebut akan segera dimulai. Dia akan lapor Presiden Prabowo Subianto terlebih dahulu untuk kemudian dimulai prosesnya.

“Tergantung proses nanti pemerintah dan DPR. Saya sendiri akan melapor ke Bapak Presiden, minggu depan, saya laporkan alternatif namanya. Ya, karena memang kan harus didukung oleh pemerintah dan DPR,” terang dia.

Dua pemain keturunan itu memang jadi harapan besar untuk memperkuat Timnas Indonesia saat berjuang di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Garuda dijadwalkan menantang Arab Saudi dan Irak di grup B pada 8-14 Oktober 2025. (*)

Artikel PSSI Mulai Proses Naturalisasi 2 Calon Striker Timnas Indonesia Pekan Depan pertama kali tampil pada Olahraga.

1.056 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMKN 1 Batam, Dibekali Nilai Positif dan Wawasan Kamtibmas

0
Kegiatan MPLS SMK Negeri 1 Batam. Foto. Dok SMKN 1 Untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 1.056 siswa baru SMKN 1 Batam secara resmi mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dimulai sejak awal pekan ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lebih dalam lingkungan sekolah, teman, guru, serta budaya yang akan mereka jalani selama masa pendidikan.

Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kehadiran para siswa baru. Ia menyebut MPLS adalah proses penting dalam membentuk karakter siswa sejak awal masuk sekolah.
“Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh peserta didik baru di sekolah tercinta ini. Kami sangat bangga dan bahagia menerima kalian sebagai bagian dari keluarga besar sekolah ini,” ujarnya.

Selama MPLS, siswa dibekali informasi dan motivasi untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kegiatan ini dirancang agar para siswa mampu beradaptasi dan membangun semangat kebersamaan sejak awal.

“Gunakan kesempatan ini untuk belajar, beradaptasi, dan membangun semangat kebersamaan. Sekolah ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan rasa tanggung jawab,” tambah Deden.

MPLS tahun ini juga menghadirkan pemateri dari kepolisian yang memberikan penyuluhan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Materi yang disampaikan antara lain pencegahan kenakalan remaja, perundungan (bullying), bahaya narkoba, hingga pentingnya menjaga pergaulan yang sehat.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, turut memberikan imbauan dalam sesi tersebut. Ia menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.
“Kami mengajak seluruh siswa untuk menjauhi perilaku negatif, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun aksi perundungan. Jadilah generasi yang positif dan bisa dibanggakan orang tua serta sekolah,” pesannya.

Menurutnya, masa remaja adalah masa penting dalam pembentukan karakter, sehingga perlu diarahkan dengan kegiatan yang bermanfaat. Ia juga mengingatkan agar para siswa bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar untuk kelas XI dan XII belum berlangsung secara maksimal selama MPLS berlangsung. Deden menjelaskan bahwa kegiatan belajar untuk kelas tersebut masih difokuskan melalui sistem daring (during), karena sebagian besar tenaga pengajar terlibat dalam kegiatan MPLS.

“Karena MPLS baru berakhir pada Jumat mendatang, maka fokus kami masih pada kegiatan pengenalan sekolah. Aktivitas belajar siswa kelas XI dan XII tetap berlangsung secara daring agar tidak terganggu,” katanya.

Selama pelaksanaan MPLS, siswa baru juga dikenalkan dengan fasilitas sekolah, organisasi siswa, serta tata tertib dan nilai-nilai yang berlaku di lingkungan SMKN 1 Batam. Hal ini diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif dalam proses belajar ke depan.

Dengan berakhirnya MPLS pada akhir pekan ini, SMKN 1 Batam berharap seluruh siswa baru dapat segera menyesuaikan diri dengan kehidupan sekolah dan menjalani proses pendidikan dengan semangat yang tinggi. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel 1.056 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMKN 1 Batam, Dibekali Nilai Positif dan Wawasan Kamtibmas pertama kali tampil pada Metropolis.

Di Karimun, Kebanyakan Istri Gugat Cerai, Terbanyak karena Pertengkaran

0
Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun, mencatat ada 291 perkara perceraian disemester pertama tahun 2025 yang didominasi cerai gugat dari pihak istri.f.TRI HARYONO/BATAMPOS

batampos– Pengadilan Agama (PA) Tanjung Balai Karimun mencatat di semester pertama tahun 2025 ini, jumlah pengajuan perkara perceraian mencapai 291 perkara. Apabila dibandingkan pada tahun 2024 semester pertama terjadi penurunan perkara perceraian yaitu ada 302 perkara.

” Kalau perkara pengajuan perceraian hampir tidak jauh beda dibandingkan tahun lalu. Dan, masih didominasi cerai gugat dari pihak istri,” terang humas PA Tanjung Balai Karimun Rahman Aziz Yustandar kepada Batam Pos, Selasa (22/7).

Ia menjelaskan untuk cerai gugat yang dilakukan pihak istri ada 216 perkara sedangkan cerai talak oleh suami ada 75 perkara disemester pertama tahun ini. Apabila dibandingkan semester pertama tahun 2024 lalu cerai gugat yang dilakukan oleh pihak istri ada 234 perkara dan cerai yang diajukan oleh suami ada 68 perkara.

BACA JUGA: Angka Perceraian di Lingga Meningkat Tajam, Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

” Untuk semester pertama tahun ini, pengajuan cerai gugat oleh istri maupun cerai talak oleh suami ada penurunan perkara,” jelasnya.

Masih kata Rahman lagi, masih tingginya kasus perceraian di kabupaten Karimun dikarenakan adanya perselisihan dan pertengkaran terus menerus antara suami dan istri yang mencapai 152 perkara. Selain itu meninggalkan salah satu pihak, baik itu ditinggal suami maupun ditinggal istri ada 26 perkara dan faktor penyebab lainnya.

” Saat pengajuan perceraian, alasan sering cekcok antara suami dan istri secara berkepanjangan. Artinya, antara suami dan istri tidak ada solusi untuk berdamai dalam memperbaiki rumah tangganya. Padahal, sudah dilakukan mediasi agar tidak melakukan gugatan perceraian,” tuturnya.

Sementara itu pantauan di PA Tanjung Balai Karimun, masyarakat yang sedang melakukan sidang perceraian maupun mediasi sedang berlangsung. Baik itu dari pihak suami maupun istri yang membawa keluarga masing-masing dalam menyampaikan argumentasi pendapatnya.

” Jadi saksi kawan nih, saya harap bisa berdamailah. Kasihan anak-anaknya masih kecil,” ucap salah seorang warga Karimun saat menanti panggilan sidang.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Di Karimun, Kebanyakan Istri Gugat Cerai, Terbanyak karena Pertengkaran pertama kali tampil pada Kepri.

Mendagri Ungkap Ada Perusahaan Besar Terlibat Kasus Beras Premium Oplosan

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (R. Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut memberi perhatian soal kasus oplosan beras premium yang ditaksir rugikan negara hampir Rp 100 Triliun. Tito menyebut, ada perusahaan besar yang ikut main dalam aksi jahat tersebut.

Hal ini diungkap olehnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 secara daring pada Selasa (22/7). Dia mengungkapkan, ada ironi besar yang terjadi saat ini. Saat stok beras di Indonesia begitu melimpah dan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog menyentuh 4,6 juta ton, tertinggi sejak kemerdekaan, namun harga beras justru naik trennya.

“Kenapa? Salah satunya adalah (karena, red) ada temuan dari Kementerian Pertanian yang melihat bahwa ada beberapa praktek tidak baik. Terjadi distribusi tidak baik pasca panen,” ungkapnya.

Dia mengatakan, ada sejumlah perusahaan yang melakukan kecurangan dalam penjualan beras. Pertama, mengurangi takaran jumlah beras yang dijual. Dia mencontohkan, pada beras kemasan 5 Kilogram (Kg) ternyata hanya diisi 4,5 Kg. Artinya, ada 0,5 kg yang dikorupsi atau digelapkan. “Ini 0,5 kilogram per kantong, kali berapa juta kantong?” ungkapnya.

Modus kecurangan kedua adalah pengoplosan beras. Perusahaan mencampur beras kualitas premium dengan kualitas medium, yang kemudian dijual dengan harga premium.

“Ini dilakukan perusahaan-perusahaan, ada yang perusahan besar, bayangkan,” katanya. Sayangnya, ia tidak merinci perusahaan mana saja yang terlibat dalam aksi kejahatan ini.

Kecurangan ini, lanjut dia, bahkan membuat Presiden Prabowo Subianto menyebut mereka vampir sang penghisap darah. “Artinya menghisap darah rakyat. Rakyat yang harusnya ditolong malah darahnya dihisap, membuat beban rakyat menjadi tinggi,” tuturnya.

Merujuk dari data BPS, inflasi beras dari data seminggu terakhir, terjadi kenaikan jumlah daerah yang mengalami kondisi ini. Dari awalnya 178 daerah menjadi 205 daerah kabupaten/kota pada minggu ketiga Juli.

Dalam rapat tersebut, ia juga turut menyoroti soal inflasi Bawang Merah yang masih mendominasi. Begitu pula cabai rawit.

Menurutnya, meski keduanya bukan makanan pokok namun kenaikan harga dari dua komoditas tersebut tak boleh disepelekan. Mengingat peran keduanya cukup penting dalam bagian produk rempah yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia.

Karenanya, Tito meminta agar data dari BPS jadi acuan pemerintah daerah (pemda) untuk mencermati betul kondisi di wilayahnya. Terutama, di daerah yang terdeteksi inflasinya cukup tinggi di pekan ketiga Juli ini. Seperti Jakarta, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Gorontalo.

“Jangan sampai di atas 3,5 persen. Tolong data ini benar-benar dipakai jadi warning,” tegasnya.

Dia juga meminta pemda segera rapat dengan BPS dan asosiasi pedagang untuk membedah soal penyebab inflasi di daerahnya. Apakah terkait supply atau distribusi.

Tito menyebut, masalah inflasi ini selalu mendapat atensi khusus oleh presiden. Minimal dua kali dalam sebulan, presiden selalu mengupdate hal ini padanya baik secara langsung maupun via telepon.

Dalam kesempatan yang sama, Mantan Kapolri ini turut menyinggung mengenai implementasi program strategis nasional. Dia menegaskan, bahwa program strategis nasional telah diatur dalam Undang-Undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Di mana, ada kewajiban dari pemerintah daerah untuk ikut menjalankan program strategis nasional dari pusat. “Pasal 67 poin f jelas sekali bahasanya, kewajiban daerah, kepala daerah wakil kepala daerah melaksanakan program strategis nasional,” ungkapnya.

Karenanya, bagi yang mangkir bisa dikenakan sanksi. Adapun sanksi yang diberikan bisa berupa teguran hingga pemberhentian. “Kalau seandainya tetap tidak dilaksanakan juga dapat dilakukan pemberhentian tetap. Dapat diberhentikan tetap kalau tidak melakukan, tidak mendukung program strategis nasional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ada sekitar 12 program strategi nasional yang dicanangkan pemerintah yang tertuang dalam visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Program-program tersebut antara lain lumbung pangan, sekolah rakyat, koperasi desa Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, Makan Bergizi Gratis, hingga Pembangunan Rumah Sakit Berkualitas. (*)

Artikel Mendagri Ungkap Ada Perusahaan Besar Terlibat Kasus Beras Premium Oplosan pertama kali tampil pada News.

Sering Mengalami Nyeri Dada? Ketahui Gejala GERD dan Cara Pengobatannya

0
Ilustrasi asam lambung kambuh. (freepik)

batampos – Dari berbagai macam penyakit yang dapat kita alami, penyakit atau kelainan pada sistem pencernaan kita adalah sesuatu yang cukup umum dialami. Salah satunya adalah asam lambung.

Dilansir dari Halodoc, penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux (GERD) adalah sebuah kondisi yang dapat dicirikan dengan sensasi panas di esofagus atau kerongkongan kita akibat asam lambung.

Mereka yang menderita kondisi ini sering kali merasakan nyeri pada ulu hati, heartburn, dada bagian bawah dan perut.

Penyakit ini biasanya dapat terjadi atau kambuh beberapa kali seminggu. Tapi ada beberapa orang yang dapat mengalaminya setiap hari.

Penyebab

Dilansir dari Alodokter, penyebab kondisi GERD ini adalah melemahnya otot lower esophageal sphincter atau LES. Karena itu hilangnya kemampuan menahan asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan.

Apabila hal ini terus terjadi, kondisi ini dapat mengiritasi lapisan kerongkongan yang kemudian akan terjadi peradangan.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan GERD:

-Obesitas
-Kehamilan
-Usia lanjut
-Kebiasaan berbaring atau tidur setelah makan
-Gastroparesis
-Gangguan jaringan ikat
-Penyakit bawaan
-Terjadi luka pada kerongkongan akibat operasi
-Efek samping obat-obatan

Ada beberapa kebiasaan buruk pula yang dapat memperparah GERD:

-Merokok atau terpapar asap rokok
-Diet ekstrim atau telat makan saat puasa
-Sering makan porsi besar atau makan di tengah malam
-Suka makan makanan asam, berlemak atau pedas
-Suka minum minuman berkafein, alkohol atau soda
-Memiliki gangguan kecemasan atau stres

Gejala

Dilansir dari Siloam Hospitals, salah satu gejala paling umum saat mengalami penyakit GERD adalah sensasi panas pada dada.

Selain itu, para penderita GERD juga mengalami:

-Mual
-Rasa pahit di mulut
-Pembusukan gigi
-Makanan kembali ke mulut dari esofagus
-Kesulitan untuk menelan
-Batuk kronis
-Sakit tenggorokan
-Bau mulut

Apabila kondisi ini makin parah, para penderitanya dapat merasakan:

-Nyeri dada
-Hilangnya selera makan atau gangguan makan
-Sering muntah
-Kesulitan menelan
-Pucat dan lemah
-Muntah darah
-Melena
-Hilangnya berat badan tanpa sebab

Komplikasi

Dilansir dari Mayo Clinic, apabila GERD tidak diobati segera akan terjadi peradangan pada esofagus, yang kemudian juga menyebabkan berbagai komplikasi.

Esophagitis adalah kondisi yang disebabkan oleh asam lambung menghancurkan lapisan esofagus. Kondisi ini menyebabkan pendarahan dan peradangan, yang juga menyebabkan kita susah menelan.

Esophageal stricture terjadi karena kerusakan pada esofagus bagian bawah akibat asam lambung yang kemudian meninggalkan bekas-bekas luka. Bekas luka ini dapat mempersempit saluran pencernaan, yang kemudian membuat kita susah menelan makanan.

Barrett esophagus dapat terjadi karena kerusakan pada esofagus akibat asam lambung pula. Bekas-bekas yang ditinggalkan dapat meningkatkan resiko kanker esofagus.

Pengobatan

Penyakit ini untungnya dapat ditangani secara mandiri pada tahap yang belum parah. Kita dapat menghindari makan besar atau berat pada malam hari, mempertahankan berat badan ideal, meninggikan kepala saat tidur, makan dengan porsi kecil tapi sering dan berpantang makanan yang berlemak, pedas atau asam.

Akan tetapi, dokter-dokter biasanya akan memberikan atau menyarankan beberapa obat yang dapat kita konsumsi. Seperti antasida, H2 blocker dan inhibitor pompa proton.

Apabila sudah parah, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk menyembuhkan kondisi ini. (*)

 

Artikel Sering Mengalami Nyeri Dada? Ketahui Gejala GERD dan Cara Pengobatannya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Wagub Nyanyang Pimpin Panen Raya Rumput Laut di Karimun

0

batampos-Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memimpin panen raya rumput laut di Desa Sugie, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun, Senin (21/7) lalu. Ia mendorong penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk peningkatan hasil produksi.

“Potensi kelautan dan perikanan kita luar biasa. Selain potensi budi daya ikan yang mencapai lebih dari 27 ribu ton per tahun, budi daya rumput laut juga sangat menjanjikan,” ujar Wagub Nyanyang.

Menurut Nyanyang, potensi budi daya rumput laut di Provinsi Kepri merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis maritim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Karena berdasarkan data tahun 2024, produksi rumput laut Kepri telah mencapai 15.861 ton, dan angka tersebut dinilainya masih sangat mungkin untuk terus ditingkatkan.

“Rumput laut adalah komoditas unggulan yang potensinya masih sangat terbuka luas untuk dikembangkan. Ini bisa menjadi sumber penghasilan baru yang sangat bernilai bagi masyarakat pesisir,” jelasnya.

BACA JUGA: Penghasilan Menjanjikan, Nelayan Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah Kumpulkan Rumput Laut Rengkam

Mantan Legislator DPRD Provinsi Kepri tersebut juga menyoroti peluang pasar ekspor sebagai aspek penting dari pengembangan rumput laut. Lebih lanjut katanya, sebagian besar hasil rumput laut dari Kepri saat ini telah diekspor ke berbagai negara.

“Kalau sebagian besar hasil panen rumput laut kita bisa diekspor, tentu ini peluang besar yang tidak boleh kita sia-siakan. Kepri punya potensi, tinggal bagaimana kita kelola secara maksimal,” jelasnya lagi.

Saat ini, lokasi budi daya rumput laut di Kepri masih terkonsentrasi di beberapa wilayah seperti Sugie Besar (Karimun), Belakang Padang (Batam), dan Singkep Pesisir (Lingga). Wagub berharap ke depan potensi tersebut bisa diperluas ke wilayah lainnya di Kepri.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi tepat guna dalam pengelolaan budi daya agar produksi yang dihasilkan memenuhi standar mutu ekspor internasional.

“Kita harus masuk ke fase berikutnya, yaitu pemanfaatan teknologi dalam proses budidaya. Sehingga produk yang kita hasilkan benar-benar berkualitas dan berdaya saing tinggi di pasar luar negeri,” pungkasnya.

Adapun jumlah rumput laut yang berhasil di panen dari lokasi Sugie, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun adalah sebanyak 100 ton. Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Said Sudrajat, Anggota Tim Percepatan Pencapaian Target Pembangunan Provinsi Kepri Nurdin Basirun.(*)

Artikel Wagub Nyanyang Pimpin Panen Raya Rumput Laut di Karimun pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Gelar Management Exposé, Sampaikan Hasil Feasibility Study Jalur RORO Batam–Johor

0

batampos – Kegiatan ini dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, dan diikuti lebih dari 40 peserta dari berbagai instansi, seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, Badan Karantina Indonesia, serta PT ASDP Indonesia Ferry.

Forum ini menghadirkan tiga pembicara ahli dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) UGM, yang menjadi mitra BP Batam dalam kajian ilmiah tersebut, yakni:

  • Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip.HE, Ph.D. (Ketua Tim Ahli),
  • Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D. (Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota),
  • Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S.T., M.Sc. (Ahli Ekonomi Kebijakan Publik).

Dalam sambutannya, Fary Francis yang mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa Batam ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk menjadi role model pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang inklusif. Salah satu caranya adalah dengan menangkap peluang dari pembukaan jalur RORO Batam–Johor agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Momentum pembukaan jalur RORO ini menjadi salah satu agenda strategis nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sebagaimana target dari Bapak Presiden kepada kami selaku pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam,” ujar Fary.

Melalui Management Exposé studi kelayakan ini, Fary berharap dapat memberikan gambaran utuh dalam memperkuat infrastruktur konektivitas serta mendorong potensi ekonomi kawasan strategis di KPBPB Batam.

“Melalui exposé ini, hasil studi kelayakan pembukaan jalur RORO Batam–Johor dapat disampaikan secara komprehensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan bahwa proyek ini layak secara teknis, finansial, lingkungan, dan sosial,” jelasnya.

Adapun hasil studi kelayakan tersebut dipaparkan secara menyeluruh oleh tim PUSTRAL UGM, dengan kesimpulan bahwa proyek ini dinyatakan layak dari berbagai aspek, termasuk aspek pasar, legal, teknis dan operasional, finansial, dampak ekonomi, serta manajemen risiko.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, yang ditemui usai rapat menyatakan optimisme bahwa proyek ini dapat segera direalisasikan.

Meskipun begitu, ia mencatat bahwa ada beberapa hal yang masih perlu ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh BP Batam bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Pada dasarnya, jalur ini layak baik dari sisi infrastruktur, operasional, maupun ekonomi. Namun, tentu diperlukan sejumlah perbaikan yang harus dilakukan, seperti penetapan beberapa regulasi. Hal ini wajar karena ini adalah sesuatu yang baru, baik bagi Johor maupun Batam,” jelas Sigit.

Ia juga berharap bahwa konektivitas ini nantinya dapat mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pengembangan sektor pariwisata, perdagangan barang, dan lalu lintas kendaraan.

“Kami tentu berharap hal ini bisa segera terwujud. Dampak positifnya bagi ekonomi, pariwisata, dan perdagangan akan sangat baik bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:

  • Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional dan Sub-Regional Kemenko Perekonomian, Bobby Chris Siagian,
  • Koordinator Negara Malaysia dan Brunei Darussalam dari Kementerian Luar Negeri, Retno Supeni,
  • Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang BP Batam, Ruslan Aspan,
  • Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir, serta
  • Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni. (a)

Artikel BP Batam Gelar Management Exposé, Sampaikan Hasil Feasibility Study Jalur RORO Batam–Johor pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Gelar Management Exposé, Sampaikan Hasil Feasibility Study Jalur RORO Batam–Johor

0

batampos – Kegiatan ini dibuka oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, dan diikuti lebih dari 40 peserta dari berbagai instansi, seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, Badan Karantina Indonesia, serta PT ASDP Indonesia Ferry.

Forum ini menghadirkan tiga pembicara ahli dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) UGM, yang menjadi mitra BP Batam dalam kajian ilmiah tersebut, yakni:

  • Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip.HE, Ph.D. (Ketua Tim Ahli),
  • Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D. (Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota),
  • Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S.T., M.Sc. (Ahli Ekonomi Kebijakan Publik).

Dalam sambutannya, Fary Francis yang mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa Batam ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk menjadi role model pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang inklusif. Salah satu caranya adalah dengan menangkap peluang dari pembukaan jalur RORO Batam–Johor agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Momentum pembukaan jalur RORO ini menjadi salah satu agenda strategis nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sebagaimana target dari Bapak Presiden kepada kami selaku pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam,” ujar Fary.

Melalui Management Exposé studi kelayakan ini, Fary berharap dapat memberikan gambaran utuh dalam memperkuat infrastruktur konektivitas serta mendorong potensi ekonomi kawasan strategis di KPBPB Batam.

“Melalui exposé ini, hasil studi kelayakan pembukaan jalur RORO Batam–Johor dapat disampaikan secara komprehensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan bahwa proyek ini layak secara teknis, finansial, lingkungan, dan sosial,” jelasnya.

Adapun hasil studi kelayakan tersebut dipaparkan secara menyeluruh oleh tim PUSTRAL UGM, dengan kesimpulan bahwa proyek ini dinyatakan layak dari berbagai aspek, termasuk aspek pasar, legal, teknis dan operasional, finansial, dampak ekonomi, serta manajemen risiko.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, yang ditemui usai rapat menyatakan optimisme bahwa proyek ini dapat segera direalisasikan.

Meskipun begitu, ia mencatat bahwa ada beberapa hal yang masih perlu ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh BP Batam bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Pada dasarnya, jalur ini layak baik dari sisi infrastruktur, operasional, maupun ekonomi. Namun, tentu diperlukan sejumlah perbaikan yang harus dilakukan, seperti penetapan beberapa regulasi. Hal ini wajar karena ini adalah sesuatu yang baru, baik bagi Johor maupun Batam,” jelas Sigit.

Ia juga berharap bahwa konektivitas ini nantinya dapat mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pengembangan sektor pariwisata, perdagangan barang, dan lalu lintas kendaraan.

“Kami tentu berharap hal ini bisa segera terwujud. Dampak positifnya bagi ekonomi, pariwisata, dan perdagangan akan sangat baik bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:

  • Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional dan Sub-Regional Kemenko Perekonomian, Bobby Chris Siagian,
  • Koordinator Negara Malaysia dan Brunei Darussalam dari Kementerian Luar Negeri, Retno Supeni,
  • Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, dan Lalu Lintas Barang BP Batam, Ruslan Aspan,
  • Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir, serta
  • Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni. (a)

Artikel BP Batam Gelar Management Exposé, Sampaikan Hasil Feasibility Study Jalur RORO Batam–Johor pertama kali tampil pada Metropolis.

Sudirman Saad Ajak Mahasiswa Kolaborasi Kembangkan Industri Maritim

0

batampos – Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, menjadi narasumber dalam kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) pada Senin (21/7/2025).

Di hadapan para mahasiswa UMRAH, Sudirman Saad yang mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memaparkan potensi maritim wilayah Batam dalam kaitannya dengan program prioritas Pelabuhan Logistik Internasional Batu Ampar. Program ini bertujuan memaksimalkan potensi strategis dari jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Sudirman mengajak mahasiswa UMRAH untuk berkolaborasi dalam mengembangkan industri maritim yang sangat potensial. Hal ini tidak terlepas dari letak geografis Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri atas 96 persen lautan dan hanya 4 persen daratan.

“BP Batam saat ini sudah bergerak ke arah pengembangan industri maritim dan ingin Kota Batam menjadi katalisator dalam transformasi industri maritim,” ujarnya.

Ia melanjutkan, setiap tahunnya terdapat sekitar 82.000 kapal dan 60 juta PP kargo yang lalu-lalang di Selat Malaka. Oleh karena itu, BP Batam ingin menangkap peluang ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah transformasi pelabuhan di Kota Batam. Transformasi ini mencatatkan kinerja positif pada tahun 2024 lalu.

Melalui upaya tersebut, terjadi peningkatan arus peti kemas sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu dari 624.061 TEUs pada tahun 2023 menjadi 673.343 TEUs pada 2024. Jumlah tersebut terdiri atas 180 ribu TEUs peti kemas domestik dan 493 ribu TEUs ekspor-impor.

Selain itu, BP Batam juga telah melaksanakan sejumlah langkah strategis, seperti digitalisasi layanan pelabuhan melalui penyempurnaan Sistem Pelaporan Tersus dalam Batam Seaport Information Management System (B-SIMS), serta implementasi Batam Terminal Operating System (B-TOS) di Terminal Peti Kemas Batu Ampar.

Upaya tersebut mendapat respons positif secara internasional, ditandai dengan masuknya rute pelayaran perdana Direct Call ke China yang dimulai pada 31 Maret 2024 melalui Kapal MV SITC Hakata, dan disusul oleh rute pelayaran perdana Kapal MV Uni Active Evergreen Line pada 20 Agustus 2024.

“Sebagaimana arahan dari Bapak Presiden dan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Batam akan terus mengoptimalkan sektor-sektor strategis agar menjadi penggerak utama perekonomian nasional,” ujar pria lulusan S3 UGM tersebut.

“Upaya BP Batam ini akan berjalan lebih cepat dengan hadirnya SDM yang kuat di sektor kemaritiman. Kami mengajak seluruh mahasiswa, ayo jadi bagian penting dari masa depan industri maritim Batam–Indonesia,” pungkas Sudirman. (*)

Artikel Sudirman Saad Ajak Mahasiswa Kolaborasi Kembangkan Industri Maritim pertama kali tampil pada Metropolis.