Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 1316

2 Pekan Operasi Patuh Seligi 2025, Didominasi Pelanggaran Sepeda Motor

0
Satlantas Polresta Barelang membagikan stiker dan brosur himbauan keselamatan berkendara.

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang selama 2 pekan Operasi Patuh Seligi 2025 melakukan 526 penindakan. Selain itu, polisi mengeluarkan 1051 teguran kepada pengendara.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan dalam penindakan tersebut, pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor.

Pelanggarannya terdiri dari berboncengan lebih dari 1 sebanyak 169 pelanggaran, tidak menggunakan helm SNI sebanyak 119 pelanggaran, dan melawan arus 100 pelanggaran.

“Seluruh penindakan dengan metode Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile,” ujarnya.

Sedangkan pelanggaran roda empat atau mobil berjumlah 138 pelanggaran. Terdiri menggunakan hp saat berkendara 73 pelanggaran, dan tidak menggunakan safety belt 65 pelanggaran.

“Selama operasi kita juga rutin melakukan kegiatan preventif dengan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli,” katanya.

Afid menambahkan pihaknya rutin melakukan pembinaan, penyuluhan, dan imbauan keselamatan berkendara menggunakan spanduk, leafler, bilboard, dan sticker dan. Kegiatan ini mencapai 2268 kali.

“Harapan kita setelah operasi ini, masyarakat atau pengendara tetap mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Diketahui, Operasi Patuh Seligi 2025 ini berlangsung selama 2 pekan ini, yakni 14 hingga 27 Juli mendatang. Pperasi bertemakan Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas.

Selama operasi, polisi menyasar kepada 7 pelanggaran lalu lintas yang kerap menyebabkan kecelakaan di jalan. Seperti pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara yang masih di bawah umur, dan pengendara motor yang berboncengan lebih dari 1 orang.

Kemudian pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara mobil yang tidak menggubakan safety belt, pengendara yang dipengaruhi alkohol, pengendara melawan arus, serta pengendara yang melebihi kecepatan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel 2 Pekan Operasi Patuh Seligi 2025, Didominasi Pelanggaran Sepeda Motor pertama kali tampil pada Metropolis.

STARGAZER Cartenz Mendapat Sambutan Hangat di GIIAS 2025, Jadi Terfavorit di Sesi Test Drive Pengunjung Booth Hyundai

0

batampos – Partisipasi PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 disambut dengan antusiasme tinggi dari para pengunjung. Sejak hari pertama pembukaan hingga hari ketiga, STARGAZER Cartenz menjadi daya tarik utama di antara jajaran kendaraan Hyundai, menarik perhatian sekaligus menjadi pilihan teratas dalam sesi test drive.

Respons positif terhadap inovasi dan kualitas STARGAZER Cartenz menegaskan besarnya minat pasar terhadap produk yang baru saja diluncurkan secara global pada Rabu (23/07) lalu. Antusiasme ini memperkuat komitmen Hyundai untuk terus menghadirkan pengalaman mobilitas yang relevan dan sesuai dengan preferensi konsumen di Tanah Air.

Ju Hun Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan,
“STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X di GIIAS 2025 merupakan langkah penting bagi kami dalam menghadirkan kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami mempersembahkan keduanya sebagai ‘The Real Indonesian Car’ yang dirancang untuk jalanan Indonesia, dengan karakteristik kuat, kenyamanan tinggi, dan fitur inovatif guna memenuhi kebutuhan konsumen lokal. Ke depannya, kami juga siap membawa model ini ke pasar global sebagai bagian dari komitmen kami menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi berstandar global.”

STARGAZER Cartenz sebagai “The Real Indonesian Car” menjadi sorotan utama dan menarik perhatian signifikan dari pengunjung. Desain aerodinamis dengan garis elegan serta interior yang luas dan nyaman menjadi daya tarik tersendiri. Fitur-fitur unggulannya mencakup sistem keselamatan canggih Hyundai SmartSense (HSS) dengan Front Parking Distance Warning dan Smart Cruise Control with Stop & Go untuk kenyamanan ekstra. Fitur lainnya seperti Built-in Navigation dan opsi Captain Seat turut meningkatkan pengalaman berkendara secara keseluruhan.

Selain STARGAZER Cartenz, kendaraan lain yang dapat dicoba langsung oleh para pengunjung selama GIIAS 2025 mencakup CRETA N Line, KONA Electric, PALISADE Hybrid, dan SANTA FE Hybrid. Respons positif terhadap berbagai model Hyundai terlihat jelas di antara para pengunjung.

Selain sesi test drive, Hyundai juga menghadirkan berbagai aktivitas seru dan interaktif di booth-nya. Pengunjung dapat menikmati beragam permainan yang dirancang untuk menguji ketangkasan, pengetahuan, dan kecepatan sambil merasakan pengalaman yang menyenangkan. Beberapa permainan yang tersedia di antaranya: Feature Toss, Find Cartenz, Finger Football, hingga simulasi balapan Hyundai x Asphalt 9. Setiap aktivitas memberikan kesempatan untuk mengumpulkan stamp yang bisa ditukarkan dengan merchandise eksklusif dari Hyundai.

Promo Spesial GIIAS 2025

Hyundai menghadirkan berbagai promo menarik selama GIIAS 2025 untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang melakukan pembelian kendaraan Hyundai. Penawaran spesial tersebut antara lain:

● Hadiah langsung senilai total Rp1,3 miliar*, berlaku untuk pembelian semua model kendaraan Hyundai

● Early Bird (Shopping Voucher senilai Rp2 juta) khusus* untuk pembelian STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X

● Genuine Accessories & SUV Safety Upgrade Program*:
○ Free Door Visor khusus CRETA
○ Free Dashcam khusus TUCSON & VENUE
○ Free Voucher Shell senilai Rp6 juta khusus SANTA FE & PALISADE

● myHyundai Benefit hingga Rp19 juta* dari berbagai rekan myHyundai selama GIIAS

● Trade-In Program*:
○ ICE Model mendapatkan Rp5 juta
○ EV Model mendapatkan Rp10 juta
○ Kendaraan terdampak banjir mendapatkan Rp20 juta

● Hyundai Finance Program*:
○ Uang muka (DP) rendah mulai dari Rp15 juta
○ Bunga 0% dengan DP 20% hingga 3 tahun
○ Angsuran ringan mulai dari Rp1 juta per bulan selama 3 tahun

● Gratis servis berkala* hingga 5 tahun atau 75.000 km (mana yang tercapai lebih dahulu) khusus untuk VENUE, TUCSON, SANTA FE, dan PALISADE

● EV Charging Benefit*:
○ Gratis public charging sebesar 50 kWh/bulan selama 1 tahun + AC home charger
○ Gratis public charging sebesar 150 kWh/bulan selama 3 tahun

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan langsung pengalaman berkendara dari berbagai lini mobil Hyundai di GIIAS 2025! Kunjungi booth HMID untuk mendapatkan pengalaman lengkap terhadap kendaraan dan ekosistem layanan Hyundai terbaru. (*)

Artikel STARGAZER Cartenz Mendapat Sambutan Hangat di GIIAS 2025, Jadi Terfavorit di Sesi Test Drive Pengunjung Booth Hyundai pertama kali tampil pada Lifestyle.

Berkas Kasus Solar Ilegal Dilimpah Dinyatakan Lengkap

0
KM Rizki Laut IV saat diamankan karena diduga mengangkut solar ilegal. f.ist

batampos – Kasus dugaan muatan 11 ton BBM jenis solar tanpa izin oleh kapal KM Rizki Laut IV akhirnya dinyatakan lengkap oleh jaksa. Yang artinya, kasus tersebut dalam waktu dekat akan bergulir di Pengadilan Negeri Batam.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Argya Satrya Bhawan mengatakan berkas dugaan pengangkutan bbm tanpa izin dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa.

“Untuk berkas perkara sudah lengkap,” ujar Argya, kemarin.

Menurut dia, penyidik juga sudah melakukan tahap 2 atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. Sehingga pihaknya tinggal menunggu informasi dari jaksa kapan dilimpahkan ke pengadilan hingga bersidang.

“Karena sudah menjadi wewenang jaksa, kami tinggal menunggu jadwal sidang nantinya,” jelas Argya.

Sebelumnya, kuasa hukum dari tersangka sempat mempraperadilkan Polda Kepri terkait proses penangkapan Nahkoda Kapal KM Rizki Laut, serta penyitaan barang bukti. Meski begitu, Pengadilan Negeri Batam menolak gugatan peradilan itu, sehingga proses penyidikan dilanjutkan oleh Polda Kepri.

Seperti diketahui, KM Rizki Laut IV diamankan Ditreskrimsus Polda Kepri di perairan Sagulung pada 29 Mei lalu. Dari penggeledahan, petugas menemukan 11 ton solar yang diangkut tanpa dokumen resmi. Kapal tersebut kini dititipkan di Dermaga Ditpolairud Polda Kepri di Sekupang.

Polisi juga telah melayangkan panggilan terhadap sejumlah pihak yang diduga terkait, termasuk pemilik kapal dan pemilik BBM. Namun hingga kini, mereka belum memenuhi panggilan penyidik.

Dalam perkara ini, MF Nahkoda Kapal dijerat dengan dua regulasi berbeda. Pertama, Pasal 323 ayat (1) jo Pasal 219 ayat (1) UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, karena berlayar tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Syahbandar. Kedua, Pasal 40 angka 8 UU No 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 53 UU Migas, karena mengangkut BBM tanpa izin usaha niaga. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Berkas Kasus Solar Ilegal Dilimpah Dinyatakan Lengkap pertama kali tampil pada Metropolis.

Pejabat Struktural dan Petugas Lapangan DLH Batam Sudah Diperiksa Polisi, Kasus Dugaan korupsi Retribusi Sampah

0
Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos– Sampai saat ini, Polresta Barelang sudah memeriksa 10 saksi khusus untuk mengungkap kasus dugaan korupsi retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Dari saksi saksi yang sudah diperiksa,menurut Kaporesta BArelang,Kombes Zaenal Arifin, ada pejabat structural di lingkungan DLH Kota Batam. Selain itu ada juga petugas lapangan atau yang mengutif retribusi sampah ari masayarakat langsung.

”10 saksi udah diperiksa, Mereka berasal dari berbagai lapisan, mulai dari pejabat struktural di lingkungan DLH Kota Batam hingga petugas lapangan yang bertugasmemungut retribusi sampah dari masyarakat,” sebut Kapolresta.

Menurut Kapolresta penyelidikan kasus ini telah bergulir sejak Maret 2025, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terhadap layanan pengangkutan sampah serta indikasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan dari sektor retribusi ini.

BACA JUGA: Sampah Tak Terangkut, Sagulung Dipenuhi TPS Liar

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan.
“Masalah retribusi sampah ini sedang kami telusuri. Pemeriksaan terhadap para saksi terus kami lakukan,” kata Zaenal usai menghadiri kegiatan di Pengadilan Negeri Batam, Senin (28/7).

Penyelidikan oleh Polresta Barelang ini menjadi angin segar bagi upaya penegakan hukum di sektor tata kelola lingkungan. Kombes Zaenal memastikan, pihaknya akan mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi ini.

“Kami bekerja profesional dan transparan. Siapapun yang terlibat, pasti akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” katanya .

Penyelidikan ini tak lepas dari sorotan publik terhadap menurunnya kualitas layanan pengelolaan sampah di kota industri ini. Ironisnya, di tengah kampanye pemerintah kota untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, realisasi pendapatan retribusi justru menunjukkan angka yang tidak stabil dan cenderung tidak mencapai target.

Data dari laman resmi Sistem Pendapatan Daerah Kota Batam menunjukkan fluktuasi tajam dalam capaian retribusi selama empat tahun terakhir:
Tahun 2022, Target Rp 50 miliar, realisasi hanya Rp 35,95 miliar (71,90%). Tahun 2023, Target naik menjadi Rp 60 miliar, tapi realisasi turun ke Rp 34,45 miliar (57,42%), Tahun 2024 Target turun ke Rp 45,85 miliar, namun realisasi meningkat menjadi Rp 38,59 miliar (84,16%). Tahun 2025 (hingga Juli). Dari target Rp 57,85 miliar, baru tercapai Rp 18,26 miliar (31,57%)

Rendahnya tingkat pencapaian pendapatan retribusi tersebut semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam sistem pengelolaannya. Tim penyidik juga telah memeriksa para kolektor retribusi guna menelusuri kemungkinan adanya praktik korupsi atau manipulasi setoran di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DLH Kota Batam belum memberikan pernyataan resmi terkait penyelidikan tersebut. Namun, desakan publik agar pemerintah kota melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DLH semakin menguat, seiring harapan akan pengelolaan sampah yang lebih bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. (*)

Reporter: Azis

Artikel Pejabat Struktural dan Petugas Lapangan DLH Batam Sudah Diperiksa Polisi, Kasus Dugaan Retribusi Sampah pertama kali tampil pada Metropolis.

Kartini 1945 Hadir di Anggrek Sari

0
Chef Simbian Chua (depan), bersama Cindy Mega Putri (tengah) dan Rolend Santoso memperlihatkan produk unggulan mereka di Kartini 1945, toko kue berkonsep Peranakan.

batampos – Kartini 1945 resmi membuka cabang terbarunya yang diawali potong pita di Ruko Anggrek Sari ASCC No. 17 Batamcenter, Sabtu (26/7). Toko kue yang mengusung konsep dapur klasik bergaya Peranakan ini langsung disambut antusias. Ratusan loyang kue, mulai dari lapis legit hingga bika ambon nangka, ludes terjual di hari “Grand Opening” tersebut.

Grand Opening Kartini Bakehouse berlangsung meriah dan dihadiri puluhan tamu undangan istimewa.

Usaha ini digagas oleh tiga sosok muda, Cindy Mega Putri, Rolend Santoso, dan Chef Simbian Chua, seorang food influencer di Singapura yang telah dikenal luas di media sosial. Kartini 1945 sebelumnya telah hadir di Singapura, Baloi hingga Habourbay dan kini melebarkan sayap dengan mengusung konsep Peranakan Heritage.

“Saya tak suka dengan laki-laki yang selingkuh, yang berpikir perempuan tidak bisa tanpa mereka. Nama “Kartini” dipilih bukan sekadar simbol, tetapi sebagai bentuk pembuktian sosok perempuan yang membawa perubahan.,” ujar Chef Simbian disela grandopening.

Chef Simbian menjelaskan bahwa semua produk dibuat segar setiap hari tanpa bahan pengawet, menggunakan bahan premium seperti butter merek Wijsman. Filosofinya sederhana: kue yang baik tidak perlu disimpan lama, cukup dibeli segar dan dinikmati hari itu juga.

“Kami tidak produksi massal. Jika hari ini habis, silakan datang lagi besok. Semuanya homemade dan terbatas. Untuk rasa pastinya kami jamin sangat premium, boleh dicoba,” jelasnya.

Salah satu produk unggulan yang menjadi viral dalam pembukaan ini adalah Bika Ambon rasa nangka. Selain karena rasanya yang khas dan harum, kue ini diklaim sebagai satu-satunya Bika Ambon di Batam yang menggunakan butter Wijsman.
Satu loyang dijual seharga Rp 155 ribu.

Lapis legit mereka juga tak kalah menarik. Ada 11 varian rasa, diantaranya original, prune, onde-onde, matcha, durian, moka, nutella, hingga cranberry. Semua dibuat dengan resep eksklusif dan tak menggunakan bahan pengawet. Harganya mulai dari Rp 300 ribu. Kartini 1945 juga mengusung prinsip No Pork No Lard, sehingga dapat dinikmati lebih luas oleh semua kalangan

Konsep interior toko dirancang menyatu dengan filosofi namanya hangat, otentik, dan kental nuansa klasik. Lemari kayu tua, toples kaca berisi jajanan tempo dulu, serta hiasan keramik khas Peranakan menciptakan suasana yang membawa pelanggan seperti kembali ke masa kecil di rumah nenek.

Owner Kartini 1945 Cindy Mega Putri,
menjelaskan ia bersama rekannya ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda bukan hanya kue enak, tapi juga pengalaman dan nilai. Karena itu, pihaknya mulai memperhatikan dari segi rasa, kualitas hingga kemasan yang didesain sendiri, dengan motif bunga.

“Kami percaya dapur bukan hanya tempat memasak, tapi juga ruang bercerita, membangun tradisi, dan menciptakan koneksi antar generasi,” kata Cindy.

Meski baru dibuka, kapasitas produksi harian Kartini Bakehouse sudah mampu mencapai 240 loyang per hari. Namun tim produksi tetap dibatasi agar kualitas tetap terjaga.

“Kami bukan pabrik, tapi dapur keluarga yang serius,. Untuk hari pertama grand Opening sudah habis ratusan kotak. Saya juga mengucapkan terimakasih kepda semua pihak yang telah mendukung,” tambah Cindy.

Salah satu tamu mengapresiasi cabang baru Kartini 1945 di Anggrek Mas. Sebab produk yang dijual sangatlah premium dengan harga yang murah.

“Teksturnya lembut, tidak terlalu manis, tidak bikin eneg. Harganya juga masuk akal untuk kue sekelas ini karena bahan bahannya premium,” ungkap Juli. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel Kartini 1945 Hadir di Anggrek Sari pertama kali tampil pada Metropolis.

Tindaklanjuti Kekhawatiran Soal Beras Oplosan, Sejumlah Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium

0
Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri mengambil sejumlah sampel beras dari pasar modern dan swalayan di Batam, Senin (28/7).

batampos – Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri mengambil sejumlah sampel beras dari pasar modern dan swalayan di Batam, Senin (28/7). Langkah ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait isu peredaran beras oplosan di Kepulauan Riau.

“Kami lakukan pengambilan sampel sebagai bentuk respons atas kekhawatiran masyarakat,” ujar Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, Senin (28/7).

Kenapa mengambil sampel beras di Batam, menurutnya, daerah Batam disebut-sebut sebagai pemasok beras oplosan untuk ke wilayah Kepri lainnya. Sehingga untuk memastikan hal itu, tim Satgas bergerak untuk mengambil sampel beras

“Batam sempat disebut-sebut sebagai salah satu daerah pemasok beras oplosan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, tim Satgas melakukan pembelian beberapa merek beras yang beredar di pasaran untuk diuji laboratorium. Merek-merek yang diambil sampelnya antara lain:, Anak Ajaib (distribusi oleh PT Rintis Sejahtera Makmur), Pohon Cemara (PT Karya Usaha Pangan), Minang Raya (PT Usaha Kiat Permata), SPHP Bulog (Perum Bulog), Jawa Raya Premium (PT Usaha Kiat Permata)

“Contoh beras tersebut kemudian diserahkan ke PT Mutu Agung Lestari Tbk untuk dilakukan uji laboratorium,” jelas Ruslaeni.

Ia menjelaskan, proses pengujian bertujuan memastikan kualitas dan keamanan beras yang beredar di wilayah Kepri, serta mendeteksi kemungkinan adanya praktik pengoplosan atau pemalsuan mutu.

“Biasanya hasil uji lab keluar dalam waktu maksimal dua minggu. Tapi kami harap bisa lebih cepat,” katanya.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Kepri juga telah menguji beberapa merek beras lain seperti Harumas, Dunia Kijang Super, Wan Lixiang, Royal Banana, dan Uni Minang. Langkah ini menjadi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan sesuai standar mutu.

Adapun tindak lanjut dari pengambilan sampel ini meliputi koordinasi dengan laboratorium penguji serta monitoring lapangan terhadap para distributor dan jalur distribusi beras di Batam. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel Tindaklanjuti Kekhawatiran Soal Beras Oplosan, Sejumlah Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium pertama kali tampil pada Metropolis.

Tommy Divonis 3 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penipuan Investasi Ikan Rp2,4 Miliar

0
Terdakwa Tommy alias Ah Bing, divonis 3 tahun penjara dalam perkara penipuan investasi pengadaan ikan ekspor senilai lebih dari Rp2,4 miliar. Foto Aziz Maulana/Batam Pos

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis pidana penjara selama 3 tahun kepada terdakwa Tommy alias Ah Bing, dalam perkara penipuan investasi pengadaan ikan ekspor senilai lebih dari Rp2,4 miliar.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Feri Irawan bersama dua hakim anggota Rinaldi dan Irfan Lubis, Senin (28/7).

Dalam amar putusannya, majelis menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

“Menimbang bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, barang bukti, dan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan, serta mempertimbangkan pasal yang dikenakan, majelis hakim memutuskan menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun kepada terdakwa dan menetapkan agar tetap berada dalam tahanan,” ujar Hakim Feri Irawan dalam sidang terbuka.

Vonis hakim ini sedikit lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang sebelumnya menuntut hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.

Dalam surat dakwaan, JPU memaparkan bahwa kasus ini bermula dari pertemuan antara terdakwa dan korban bernama Sammy di Pelabuhan Sekupang, Batam, pada 6 Februari 2023. Untuk meyakinkan korban, Tommy mengaku sebagai Direktur PT Ratu Banten Selatan dan PT Ratu Bayan Selatan yang disebut-sebut bergerak di sektor ekspor-impor hasil laut.

Tak hanya itu, Tommy juga mengklaim sebagai tokoh adat Sulawesi Selatan dan mantan anggota TNI.

Ia bahkan menunjukkan berbagai foto dirinya berpakaian militer dan adat kepada korban.

Setelah berhasil memperoleh kepercayaan, Tommy menawarkan skema investasi pengadaan ikan jenis kakap dan tenggiri sebanyak 30 ton, dengan janji keuntungan tinggi mencapai **60 hingga 70 persen.

Korban yang tergiur dengan potensi imbal hasil tersebut, akhirnya menyetujui investasi sebesar 220 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp2,42 miliar dengan mentransfer sejumlah dana ke rekening atas nama Tommy.

Dalam sidang, JPU juga membeberkan sejumlah barang bukti penting, termasuk: Bukti transfer uang dari korban ke empat rekening berbeda atas nama Tommy, masing-masing senilai Rp552 juta, Rp601 juta, dan Rp720 juta. Surat pemesanan dua unit ruko, Bukti pembayaran dari S3S Worldwide PTE LTD, Serta dua buah flashdis* berisi foto percakapan WhatsApp antara korban dan terdakwa, serta dokumentasi penipuan lainnya.

Barang bukti yang tidak berkaitan langsung dengan hak-hak korban, seperti flashdisk dan dokumen palsu, dirampas untuk dimusnahkan.

Dengan putusan ini, majelis hakim juga memerintahkan agar terdakwa tetap menjalani penahanan. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Tommy Divonis 3 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penipuan Investasi Ikan Rp2,4 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Program Satu Rekening Satu Pelajar Sasar SMP di Anambas

0
Pelajar menabung
Sosialisasi gemar menabung ke pelajar SMP Negeri 5 Batu Tambun. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Anambas menggencarkan edukasi literasi keuangan melalui program Satu Rekening Satu Pelajar.

Program ini menyasar para siswa SMP di Anambas, Kepulauan Riau, sebagai langkah awal menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia dini.

Sosialisasi digelar di dua sekolah, yakni SMP Negeri 5 Batu Tambun dan SMP Negeri 1 Jemaja Timur, Senin (28/7). Kepala BRK Syariah Cabang Anambas, Idham Khalid, menjelaskan pentingnya kebiasaan menabung, bukan hanya untuk membeli barang impian, tapi juga sebagai dana cadangan untuk kebutuhan mendesak.

“Menabung itu untuk berjaga-jaga. Bisa digunakan saat perlu biaya sekolah, alat tulis, atau kebutuhan mendadak lainnya,” ujar Idham.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dikenalkan cara membuka rekening tabungan pelajar yang simpel dan bebas biaya administrasi. Tabungan ini dirancang agar siswa bisa menyisihkan uang saku harian dan mengelolanya secara mandiri.

Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya yang langsung membuka rekening di lokasi. “Senang bisa punya rekening sendiri. Jadi uang jajan bisa disimpan buat kebutuhan nanti,” ucap Rina, siswi kelas VIII SMPN 5 Batu Tambun.

Kepala SMP Negeri 1 Jemaja Timur, Tami Nurhadi, menyambut baik program ini karena sejalan dengan pendidikan karakter dan pembentukan kebiasaan positif.

“Anak-anak jadi tahu pentingnya menabung dan belajar bertanggung jawab. Kami harap program ini terus berlanjut ke sekolah lainnya,” ujar Tami.

Program Satu Rekening Satu Pelajar merupakan bagian dari upaya BRK Syariah dalam mendukung inklusi keuangan di daerah kepulauan seperti Anambas.

Lewat program ini, setiap pelajar diharapkan memiliki rekening pribadi dan terbiasa mengatur keuangan sejak dini. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Program Satu Rekening Satu Pelajar Sasar SMP di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Musala Baitus Shalihin Resmi Dibangun, PN Batam Siap Hadirkan Ruang Ibadah yang Representatif

0
PN Batam resmi memulai pembangunan musala yang diberi nama Baitus Shalihi.

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Batam resmi memulai pembangunan musala yang akan menjadi fasilitas ibadah permanen di lingkungan pengadilan, Senin (28/7). Musala yang diberi nama Baitus Shalihin ini ditandai dengan peletakan batu pertama dalam suasana penuh kekhidmatan, diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan doa oleh perwakilan Kementerian Agama Kota Batam.

Pembangunan musala tersebut mendapat dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau, Ahmad Shalihin, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin, serta para pimpinan instansi vertikal lainnya.

Ketua PN Batam, Tiwik, menyampaikan bahwa pembangunan musala Baitus Shalihin adalah wujud nyata komitmen lembaganya dalam menyediakan fasilitas ibadah yang layak, nyaman, dan representatif bagi seluruh warga peradilan dan masyarakat sekitar.

“Musala ini tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim, tetapi kami harapkan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, ruang silaturahmi, dan simbol toleransi antarumat beragama di lingkungan PN Batam,” kata Tiwik.

Lebih jauh, Tiwik menyampaikan bahwa pembangunan rumah ibadah ini juga mencerminkan semangat kebersamaan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan spiritualitas dalam lingkungan kerja. Ia juga menyinggung perjalanan sejarah PN Batam yang berdiri berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58 Tahun 1990.

Seiring waktu, PN Batam mengalami perkembangan signifikan, termasuk peningkatan status dari kelas II menjadi kelas IA serta pembangunan gedung baru di Batam Centre yang diresmikan pada 2012.

Dalam kesempatan tersebut, Tiwik mengajak seluruh pegawai, masyarakat, serta stakeholder lainnya untuk turut ambil bagian dalam proses pembangunan musala tersebut.

“Sekecil apa pun kontribusi – baik materi, tenaga, maupun doa – sangat berarti. Ini adalah ladang amal jariyah bagi kita semua,” ujarnya .

Musala Baitus Shalihin dirancang sebagai ruang spiritual yang tidak hanya melayani kebutuhan ibadah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan harmoni sosial di lingkungan peradilan.

Pembangunannya ditargetkan selesai dalam waktu dekat dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh elemen di lingkungan Pengadilan Negeri Batam. (*)

Reporter: Azis Maulana

Artikel Musala Baitus Shalihin Resmi Dibangun, PN Batam Siap Hadirkan Ruang Ibadah yang Representatif pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Catat Penurunan 22 Persen Pernikahan, Ini Analisis Kemenag

0
Ilustrasi pernikahan di Batam.

batampos – Angka pernikahan di Kota Batam mengalami penurunan signifikan sepanjang paruh pertama tahun 2025. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Batam, tercatat hanya 2.768 peristiwa nikah terjadi dari Januari hingga Juni 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh perubahan regulasi batas usia minimal menikah. Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan, menyebut aturan terbaru menaikkan batas usia menikah dari 16 menjadi 19 tahun untuk perempuan, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2019.

“Kan ada perubahan usia dari 16 tahun menjadi 19 tahun. Sudah pasti ini mempengaruhi, karena mereka harus menunda pernikahan mereka sampai pada usia yang sudah ditetapkan negara,” katanya, Senin (28/7).

Perubahan ini membawa dampak signifikan, terutama di kalangan remaja yang sebelumnya menikah dini. Kini, mereka harus menunggu hingga usia yang telah ditetapkan pemerintah.

Namun, bukan hanya soal usia. Faktor kesiapan finansial dan mental juga turut memengaruhi turunnya angka pernikahan. Kata Budi, banyak pasangan muda memilih menunda pernikahan demi mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang lebih stabil.

“Karena kebutuhan bertambah usai menikah itu. Jadi banyak pasangan yang memilih mempersiapkan pernikahan mereka dengan matang. Meskipun sudah memasuki usia menikah, namun banyak yang menunda pernikahan karena faktor ini,” ujarnya.

Faktor kesiapan mental pun tak bisa diabaikan. Menurutnya, banyak perceraian terjadi karena pasangan belum matang secara psikologis.

“Banyak persoalan yang muncul, tentu dibutuhkan mental yang kuat untuk menjaga agar pernikahan itu bertahan. Kesiapan mental ini juga bisa mencegah terjadinya perceraian pada pernikahan,” ujar dia.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenag Batam memperkuat edukasi pranikah melalui program bimbingan selama dua hari bagi calon pengantin. Bimbingan ini dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) dan menyasar semua pasangan yang hendak menikah.

“Nanti petugas KUA akan memberikan pengetahuan bagaimana membina rumah tangga yang baik, sehingga bisa membuat pernikahan itu berjalan baik,” kata Budi.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman agama, komunikasi keluarga, pengelolaan konflik, serta manajemen keuangan rumah tangga.

Tak hanya berhenti di situ, Kemenag juga menjalankan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (Brus) di berbagai sekolah di Batam. Program ini bertujuan membentuk kesadaran dini akan pentingnya kesiapan menikah.

“Kami ingin anak remaja ini berpikir dengan matang dan memahami pernikahan itu seperti apa. Sehingga mereka bisa mempersiapkan dengan baik,” katanya.

Data internal Kemenag menunjukkan mayoritas pasangan yang bercerai berasal dari kelompok usia muda. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi penting untuk membangun keluarga yang lebih tangguh.

Sebagai perbandingan, pada bulan Desember 2024 lalu, tercatat 650 peristiwa nikah terjadi di seluruh wilayah Batam. Angka ini mencerminkan tren yang cukup tinggi dibandingkan bulan-bulan di semester awal 2025, yang rata-rata hanya sekitar 450-550 pernikahan per bulan.

Dari sisi wilayah, kecamatan dengan jumlah pernikahan tertinggi selama semester pertama 2025 adalah Sagulung dan Nongsa, masing-masing mencatat ratusan peristiwa nikah. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Batam Catat Penurunan 22 Persen Pernikahan, Ini Analisis Kemenag pertama kali tampil pada Metropolis.