Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 1317

Final Indonesia vs Vietnam Gunakan VAR, Vanenburg Berharap Pertandingan Lebih Fair

0
Timnas U-23 siap tempur di laga final AFF U-23 2025 kontra Vietnam di Stadion GBK. (@timnasindonesia)

batampos – Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam partai puncak ASEAN U-23 Championship 2025 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (29/7) pukul 20.00 WIB. Laga ini tak hanya menjadi final ideal antar dua tim terkuat turnamen, tapi juga menjadi ajang balas dendam bagi Garuda Muda atas kekalahan dramatis dari Vietnam di edisi 2023.

Yang menarik, final kali ini dipastikan akan menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) untuk pertama kalinya sepanjang turnamen. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Manajer Timnas U-23 Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar.

“Final pakai VAR. Insyaallah pakai VAR. Sudah resmi diumumkan,” ujar Zaki kepada wartawan saat mendampingi latihan resmi timnas di Stadion Madya.

Kehadiran teknologi VAR mendapat sambutan positif dari pelatih Indonesia, Gerald Vanenburg. Menurutnya, VAR dapat meningkatkan keadilan dan sportivitas pertandingan. Namun, pelatih asal Belanda itu juga menyayangkan VAR baru diterapkan di partai final.

“Besok tentu luar biasa karena akan ada VAR. Tapi sejujurnya, VAR seharusnya sudah digunakan sejak awal turnamen. Banyak kejadian sebelumnya yang mestinya bisa dikoreksi dengan bantuan VAR,” kata Vanenburg dilansir dari Antara.

Vanenburg mengingatkan bahwa final nanti bukan hanya soal gengsi, tetapi juga emosi. Pasalnya, Indonesia punya motivasi tambahan setelah kekalahan menyakitkan dari Vietnam dua tahun lalu di final Piala AFF U-23 2023. Saat itu, Garuda Muda kalah adu penalti 5-6 setelah bermain imbang di waktu normal.

Dalam hal kesiapan pemain, Vanenburg memastikan bahwa beberapa pilar andalannya dalam kondisi siap diturunkan, termasuk striker Jens Raven, gelandang Toni Firmansyah, dan bek Arkhan Fikri. Meski demikian, pelatih 61 tahun itu menegaskan akan berhati-hati terhadap kondisi Arkhan yang baru pulih dari cedera.

“Semua pemain utama dalam kondisi oke, termasuk Arkhan. Tapi saya harus ekstra hati-hati, karena dia baru pulih dari cedera dan masih punya masa depan panjang,” tegas Vanenburg.

Pertemuan Indonesia vs Vietnam kali ini menjadi pengulangan duel final yang layak ditunggu. Kedua tim tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal. Indonesia menyingkirkan Thailand lewat drama adu penalti 7-6, sementara Vietnam mengalahkan Filipina 2-1 di semifinal.

Laga final ini akan berjalan lebih adil dengan kehadiran VAR. Teknologi ini dinilai mampu meminimalisir keputusan kontroversial yang bisa merugikan tim.

Kini, harapan besar disematkan kepada para pemain muda Indonesia untuk mengangkat trofi ASEAN U-23 di depan publik sendiri. Dengan teknologi VAR di sisi mereka dan semangat balas dendam yang menyala, Garuda Muda siap mengepak sayap menuju gelar juara. (*)

Artikel Final Indonesia vs Vietnam Gunakan VAR, Vanenburg Berharap Pertandingan Lebih Fair pertama kali tampil pada Olahraga.

Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 Varian Stratus Mendominasi di Indonesia

0
Ilustrasi: Pasien covid-19. (Istimewa) (Antara)

batampos – Varian baru Covid-19 yang dijuluki Stratus atau XFG kini mendominasi kasus infeksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa varian XFG menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Tanah Air sejak Juni 2025, menggantikan varian sebelumnya.

Berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, varian XFG tercatat menyumbang 100% kasus Covid-19 di bulan Juni, naik dari 75% pada bulan Mei.

Dalam laporan resmi Kemenkes, disebutkan bahwa pemantauan virus dilakukan melalui 39 Puskesmas, 35 rumah sakit, dan 14 balai karantina kesehatan yang tersebar di pintu masuk negara.

“Pada minggu ke-28 (6–12 Juli), dari 427 spesimen yang diperiksa, ditemukan 20 kasus positif Covid-19 dengan positivity rate sebesar 4,68%,” tulis laporan tersebut, dikutip Senin (28/7).

Kemenkes menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat dan pelaku perjalanan terhadap penyebaran varian baru ini. Meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa XFG diklasifikasikan sebagai ‘varian dalam pemantauan’ dengan risiko rendah secara umum, lonjakan rawat inap dan tingkat penularannya yang tinggi menjadikan XFG sebagai varian yang patut diwaspadai.

Imbauan Kemenkes kepada Masyarakat

Guna menekan penyebaran varian XFG, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk:

– Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten;

– Mengikuti etika batuk dan bersin agar tidak menularkan virus kepada orang lain;

– Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer;

– Menggunakan masker saat berada di kerumunan atau saat mengalami gejala batuk, pilek, atau demam;

– Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, apalagi jika ada riwayat kontak dengan faktor risiko;

– Khusus bagi pelaku perjalanan, jika mengalami gejala saat bepergian, diimbau untuk segera melapor ke awak atau personel alat angkut, maupun petugas kesehatan di bandara, pelabuhan, atau PLBN setempat.

Dengan dominasi varian XFG di Indonesia dan potensi penyebarannya yang tinggi, Kemenkes berharap masyarakat tetap waspada dan tidak lengah terhadap ancaman Covid-19, meskipun tingkat keparahan penyakit belum meningkat secara signifikan. (*)

Artikel Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 Varian Stratus Mendominasi di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Jawab Isu Peredaran Beras Oplosan, Beberapa Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium

0
Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri mengambil sejumlah sampel beras dari pasar modern dan swalayan di Batam untuk diuji di laboratorium, Senin (28/7).

batampos – Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri mengambil sejumlah sampel beras dari pasar modern dan swalayan di Batam, Senin (28/7). Langkah ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait isu peredaran beras oplosan di Kepulauan Riau.

“Kami lakukan pengambilan sampel sebagai bentuk respons atas kekhawatiran masyarakat,” ujar Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, Senin (28/7).

Kenapa mengambil sampel beras di Batam, menurutnya, daerah Batam disebut-sebut sebagai pemasok beras oplosan untuk ke wilayah Kepri lainnya. Sehingga untuk memastikan hal itu, tim Satgas bergerak untuk mengambil sampel beras.

“Batam sempat disebut-sebut sebagai salah satu daerah pemasok beras oplosan,” ungkapnya.

Baca Juga: Update Kasus Kaveling Bodong di Batam, Kapolresta: Pemeriksaan Saksi dan Bukti

Dijelaskannya, tim Satgas melakukan pembelian beberapa merek beras yang beredar di pasaran untuk diuji laboratorium. Merek-merek yang diambil sampelnya antara lain:, Anak Ajaib (distribusi oleh PT Rintis Sejahtera Makmur), Pohon Cemara (PT Karya Usaha Pangan), Minang Raya (PT Usaha Kiat Permata), SPHP Bulog (Perum Bulog), Jawa Raya Premium (PT Usaha Kiat Permata).

“Contoh beras tersebut kemudian diserahkan ke PT Mutu Agung Lestari Tbk untuk dilakukan uji laboratorium,” jelas Ruslaeni.

Ia menjelaskan, proses pengujian bertujuan memastikan kualitas dan keamanan beras yang beredar di wilayah Kepri, serta mendeteksi kemungkinan adanya praktik pengoplosan atau pemalsuan mutu.

“Biasanya hasil uji lab keluar dalam waktu maksimal dua minggu. Tapi kami harap bisa lebih cepat,” katanya.

Baca Juga: Polisi Imbau Orangtua di Batam Lebih Ketat Awasi Anak di Luar Jam Sekolah

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Kepri juga telah menguji beberapa merek beras lain seperti Harumas, Dunia Kijang Super, Wan Lixiang, Royal Banana, dan Uni Minang. Langkah ini menjadi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan sesuai standar mutu.

Adapun tindak lanjut dari pengambilan sampel ini meliputi koordinasi dengan laboratorium penguji serta monitoring lapangan terhadap para distributor dan jalur distribusi beras di Batam. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Jawab Isu Peredaran Beras Oplosan, Beberapa Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium pertama kali tampil pada Metropolis.

Al Nassr Siapkan Dana Fantastis untuk Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea

0
Marc Cucurella. (Sumber: thetimes.co.uk)

batampos – Bek kiri Chelsea Marc Cucurella, kembali menjadi incaran klub elite. Kali ini tawaran datang dari Timur Tengah.

Al Nassr dikabarkan siap mengajukan tawaran fantastis sebesar 60,7 juta Poundsterling atau setara Rp 1,27 triliun untuk memboyong pemain asal Spanyol tersebut ke Saudi Pro League. Menurut laporan Fichajes, langkah ini bukan hanya inisiatif manajemen Al Nassr.

Superstar mereka, Cristiano Ronaldo, disebut secara khusus meminta klub untuk menjadikan Cucurella sebagai target utama di bursa transfer musim panas ini. Ronaldo, yang baru saja meneken perpanjangan kontrak dengan klub, ingin memperkuat lini pertahanan Al Nassr dengan pemain berkualitas Eropa.

Meski sempat tampil mengecewakan pada musim pertamanya di Stamford Bridge usai dibeli dari Brighton & Hove Albion dengan harga tinggi, Cucurella berhasil membalikkan keadaan. Dalam waktu 12 bulan terakhir, dia bertransformasi menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia.

Puncaknya adalah saat dia membantu timnas Spanyol menjuarai Euro 2024 dan membawa Chelsea memenangkan gelar Piala Dunia Antarklub. Performanya yang konsisten kini membuatnya menjadi pilihan utama pelatih Enzo Maresca di sisi kiri pertahanan The Blues.

Situasi ini membuat Chelsea berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, tawaran besar dari Al Nassr bisa menjadi keuntungan finansial yang signifikan. Di sisi lain, melepas pemain kunci di usia emas bisa mengganggu rencana jangka pendek klub, terutama di musim transisi bersama pelatih baru.

“Tidak diragukan lagi, Cucurella kini menjadi salah satu bintang sejati Chelsea. Dia selalu masuk starting line-up dan jadi andalan Maresca,” tulis laporan Fichajes.

Cucurella masih memiliki tiga tahun tersisa dalam kontraknya. Namun durasi tersebut tergolong pendek untuk ukuran standar Chelsea yang biasanya mengikat pemain muda dalam kontrak jangka panjang. Hal ini bisa membuat pemain berada dalam posisi tawar yang kuat untuk meminta perpanjangan kontrak dengan gaji yang lebih tinggi.

Chelsea belum menunjukkan niat untuk melepas Cucurella. Apalagi, mereka baru saja menjual Joao Felix secara permanen ke Al Nassr dalam kesepakatan transfer yang sudah diselesaikan beberapa waktu lalu. Melepas dua pemain utama ke klub yang sama di satu jendela transfer bisa menimbulkan kesan negatif di mata publik dan suporter.

Namun demikian, desakan dari Ronaldo dan nilai transfer yang menggiurkan bisa memaksa The Blues untuk membuka pembicaraan. Apalagi, dengan kebijakan finansial yang ketat dari Premier League, Chelsea perlu terus menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan.

Meski tergolong senior dalam skuad Chelsea saat ini, Cucurella masih berusia 27 tahun dan menjadi salah satu dari hanya empat pemain di usia tersebut di tim. Sebagian besar skuad saat ini diisi pemain muda di bawah usia 25 tahun sesuai dengan kebijakan transfer Boehly sejak mengambil alih klub. Hal ini justru menempatkan Cucurella dalam posisi unik: cukup senior untuk jadi pemimpin, tapi masih cukup muda untuk tampil maksimal di level tertinggi.

Masalahnya, jika Chelsea tidak segera memperpanjang kontraknya, dalam waktu satu tahun lagi Cucurella bisa memasuki tahun-tahun krusial yang memungkinkan dia bebas berbicara dengan klub lain.

“Chelsea tidak akan membiarkan kontraknya menyisakan dua tahun tanpa pembicaraan serius. Diskusi penting seputar masa depannya sangat mungkin dilakukan dalam waktu dekat,” tulis laporan yang sama.

Kendati demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub. Apakah mereka akan melepas bek andalan ke Arab Saudi dengan mahar besar, atau mempertahankannya dan membangun skuad yang lebih stabil di bawah Enzo Maresca?

Yang jelas, kehadiran tawaran dari Al Nassr akan menjadi ujian penting bagi Chelsea dalam hal manajemen aset, strategi skuad, dan visi jangka panjang klub. Dengan musim baru yang semakin dekat, keputusan terkait masa depan Cucurella bisa menjadi cermin arah perjalanan The Blues ke depan. (*)

Artikel Al Nassr Siapkan Dana Fantastis untuk Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea pertama kali tampil pada Olahraga.

Efek Buruk Tidur Dekat HP: Otak Tidak Istirahat hingga Risiko Kanker

0
Ilustrasi main hp
Ilustrasi. F. Freepik

batampos  –

Tidur yang berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Idealnya, seseorang membutuhkan waktu tidur minimal 7 jam di ruangan yang nyaman. Namun, kebiasaan banyak orang yang masih memainkan handphone sambil rebahan sebelum tidur, bisa memunculkan dampak negatif.

Tak jarang, handphone dibiarkan berada di dekat kepala atau di atas tempat tidur hingga pagi. Padahal, kebiasaan ini menyimpan sejumlah risiko serius. Radiasi elektromagnetik dari perangkat elektronik seperti handphone dapat mengganggu proses pemulihan tubuh saat tidur.

Berikut empat bahaya tidur dekat handphone yang perlu diwaspadai, seperti diulas dokter Yuliana dalam akun instagram @dr.yuliana.cht:

1. Otak Tidak Bisa Beristirahat Total

Saat handphone berada di atas kasur, otak sulit benar-benar istirahat. Notifikasi yang terus muncul membuat otak aktif kembali, bahkan saat sudah terlelap. Ini bisa menyebabkan tidur terganggu dan kualitas istirahat menurun.

2. Tidur Gagal “Recharge”

Sinar biru dari layar handphone terbukti menghambat produksi hormon melatonin—hormon yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, tubuh gagal masuk ke tahap tidur nyenyak. Bangun pagi pun terasa lelah dan lesu.

3. Risiko Ledakan Baterai

Mengisi daya baterai semalaman dengan posisi handphone di atas kasur berisiko memicu panas berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan ledakan atau kebakaran. Dianjurkan mengisi baterai di permukaan keras seperti meja, bukan di tempat tidur.

4. Paparan Radiasi Jangka Panjang

Radiasi yang dipancarkan handphone dapat berdampak buruk jika terpapar terus-menerus dalam jangka panjang. Beberapa penelitian menyebut risiko gangguan kesehatan seperti kanker dan hambatan pertumbuhan anak bisa meningkat akibat paparan radiasi berlebih.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, penting membatasi penggunaan handphone sebelum tidur. Jauhkan perangkat dari tempat tidur setidaknya satu meter. Kesadaran terhadap pola tidur yang sehat sangat penting demi tubuh yang bugar dan siap beraktivitas di esok hari.  (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Efek Buruk Tidur Dekat HP: Otak Tidak Istirahat hingga Risiko Kanker pertama kali tampil pada Lifestyle.

Jawa Pos Nilai Klaim Nany Widjaja soal PT DNP Tidak Berdasar dan Menyesatkan

0
Kuasa Hukum Jawa Pos Daniel Julian Tangkau. (Foto: Dok. Jawa Pos)

batampos – Kuasa hukum Jawa Pos menanggapi klaim kepemilikan saham PT Dharma Nyata Press (DNP) yang disampaikan oleh pihak Nany Widjaja. Dalam pernyataan resminya, mereka menilai bahwa klaim yang mendasarkan kepemilikan pada pencatatan nama pribadi di Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham adalah menyesatkkan dan mengabaikan bukti substantif kepemilikan perusahaan.

“Pihak NW (Nany Widjaja) selalu berargumen bahwa nama Jawa Pos tidak tercatat di AHU, hanya NW yang tercatat. Namun, mereka tidak pernah bisa membantah puluhan dokumen dan bukti-bukti yang menunjukkan posisi sah Jawa Pos atas PT Dharma Nyata Press,” ujar Tim Kuasa Hukum Jawa Pos, Daniel Julian Tangkau, Rabu (16/7).

Menurut Daniel, Jawa Pos memandang upaya pihak Nany Widjaja yang kini mengklaim kepemilikan penuh atas PT DNP sebagai bentuk upaya “balik badan” dan penghapusan sejarah yang tercatat dan terdokumentasi dalam berbagai dokumen yang ia buat sendiri (Nany Widjaja).

Kuasa hukum menjelaskan bahwa pada era 1990-an, pencatatan aset atas nama pribadi direksi sebagai bagian dari kebijakan internal perusahaan dan merupakan praktik umum di era itu. Namun, pencatatan tersebut bersifat administratif dan tidak mengubah hak kepemilikan aset yang tetap berada di bawah entitas Jawa Pos.

“Sejak awal, Jawa Pos menyadari bahwa secara administratif saham PT DNP memang dicatat atas nama Ibu Nany Widjaja. Itu dilakukan karena kepercayaan terhadap direksinya. Tapi bukan berarti seenaknya bisa didaku menjadi milik pribadi ybs, harus diteliti secara substansial” tegas Daniel.

Dokumen yang mendukung pernyataan ini sangat banyak, mulai dari laporan perusahaan, bukti pembayaran, hingga notulen rapat RUPS yang dihadiri dan disetujui oleh Nany Widjaja sendiri. Sebenarnya, sejak akhir 2000-an setelah wafatnya pendiri Jawa Pos Eric Samola, perusahaan telah melakukan proses balik nama untuk seluruh aset yang masih tercatat atas nama direksi.

“Puluhan anak perusahaan lainnya telah dikembalikan, dan PT Dharma Nyata Press adalah salah satu yang tersisa. Dalam rapat-rapat tersebut, Ibu Nany Widjaja juga hadir dan tidak pernah membantah, jadi ini semua ada ceritanya bukan ujug-ujug” ucapnya.

Akta Notaris dan Dividen Rutin

Salah satu dokumen kunci yang disorot adalah Akta Notaris Otentik No. 14 Tahun 2008, yang dibuat dan ditandatangani sendiri oleh Nany Widjaja. Dalam akta itu, dia menyatakan bahwa seluruh dana untuk PT DNP bersumber dari Jawa Pos dan menyebut pencatatan nama pribadinya hanya formalitas administratif. Bahkan, dia memberi kuasa penuh yang bersifat permanen hingga kepada ahli warisnya.

“Dividen pun selama bertahun-tahun dibayarkan secara rutin kepada Jawa Pos. Maka sangat mengherankan jika setelah tidak lagi menjabat di Holding Jawa Pos, beliau mengklaim PT DNP sebagai milik pribadi,” tambah Daniel.

Ia menggambarkan situasi ini dengan analogi sederhana. “Ibarat perusahaan membeli mobil dan BKPB mobil diatas namakan karyawan yang dipercaya. Bukti pembayarannya jelas dari perusahaan, mobilnya digunakan untuk operasional perusahaan, dan bahkan ada surat pernyataan dari si karyawan bahwa mobil bukan milik pribadinya tapi milik perusahaan. Kemudian berselang beberapa tahun, saat diminta balik nama, karyawan itu mengklaim mobil adalah miliknya karena kebetulan namanya ada di BPKB. Ini jelas tidak bisa diterima secara moril.”

Berujung Laporan Polisi

“Awalnya sudah diupayakan secara kekeluargaan, tetapi tidak ada titik terang. Berdasarkan rangkaian peristiwa dan dokumen yang ada dari Direksi Jawa Pos, kami melihat adanya indikasi mens rea—niat jahat—kuncinya, karena sejak awal yang bersangkutan tahu bahwa PT DNP bukan miliknya. Namun setelah diberhentikan dari posisi direktur di Jawa Pos, sikap beliau berubah. Tidak hanya menolak mengembalikan saham anak perusahaan tersebut, bahkan terindikasi sejumlah deviden ditarik untuk kepentingan pribadi,” ungkap Daniel.

Dividen Rp 89 Miliar Tak Pernah Diserahkan

Salah satu hal yang menjadi perhatian serius manajemen Jawa Pos adalah temuan mengenai penarikan dividen dari PT DNP oleh pihak Nany Widjaja pada tahun 2017 senilai Rp 89 miliar.

“Padahal sebelumnya dividen selalu diserahkan secara rutin ke Kami. Tapi tahun itu justru tidak disetorkan. Ini tindakan ngawur dan di luar kelaziman. Padahal, selama bertahun-tahun sebelumnya, semuanya berjalan sesuai dengan mekanisme perusahaan,” kata Hidayat Jati salah satu Direktur Jawa Pos.

Pihak Jawa Pos menyatakan komitmen penuh untuk mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Terlebih, dalam kasus ini sudah terdapat penetapan tersangka oleh penyidik.

“Jawa Pos menaruh kepercayaan penuh kepada institusi Polri yang tengah menangani perkara ini. Kami berharap kebenaran material dapat ditegakkan, sejarah mencatatnya” pungkas Jati. (*)

Artikel Jawa Pos Nilai Klaim Nany Widjaja soal PT DNP Tidak Berdasar dan Menyesatkan pertama kali tampil pada News.

Jalanan dari Simpang Panbil Menuju ke Kepri Mall Macet Parah di Jam Sibuk

0
Proyek pelebaran jalan Ahmad Yani beberapa waktu lalu. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kemacetan parah nyaris melumpuhkan ruas jalan Ahmad Yani, Selasa (29/7) pagi ini. Jalan itu membentang dari simpang Panbil hingga Kepri Mall. Antrean kendaraan mulai terlihat padat merayap sekitar pukul 07.30 WIB, menyebabkan laju kendaraan melambat signifikan hingga nyaris terhenti.

Pantauan di lapangan, kondisi ini diduga kuat karena tingginya volume kendaraan yang bertepatan dengan jam sibuk berangkat kerja dan sekolah. Diperparah, tidak adanya petugas yang mengatur lalu lintas di sejumlah titik persimpangan utama turut memperburuk situasi.

Pengendara yang terjebak dalam kemacetan harus ekstra bersabar. Antrean kendaraan tampak memanjang hingga beberapa kilometer, membuat waktu tempuh menjadi jauh lebih lama dari biasanya.

Baca Juga: Dorong QRIS ke Wilayah 3T, BI Kepri Kerjasama Pemerintah Setempat

Jalan Ahmad Yani dari simpang Kepri Mall hingga simpang Panbil memang sedang dalam proses pelebaran. Hingga Jumat (25/7), ruas jalan sepanjang 3,8 kilometer itu kini sudah dilebarkan menjadi lima lajur, memberikan harapan besar bagi kelancaran lalu lintas di kawasan strategis tersebut.

Pantauan di lapangan, sebagian besar pekerjaan fisik utama sudah rampung, terutama pada jalur dari simpang Kepri Mall hingga mendekati simpang Panbil. Beberapa bagian bahkan telah selesai disemenisasi dan tinggal menunggu tahap pengaspalan.

Meski begitu, pengerjaan di sekitar simpang Panbil masih terus dikebut. Pekerjaan di titik simpang Panbil saat ini fokus pada pembukaan row jalan baru yang akan menjadi bagian dari lajur tambahan. Proses semenisasi juga tengah berlangsung intensif di area tersebut. (*)

Reporter: M Syaban

Artikel Jalanan dari Simpang Panbil Menuju ke Kepri Mall Macet Parah di Jam Sibuk pertama kali tampil pada Metropolis.

Laga Final Piala AFF U-23 2025 Indonesia vs Vietnam Malam Ini, Sarat Gengsi dan Diprediksi Berlangsung Sengit

0
Timnas U-23 siap tempur di laga final AFF U-23 2025 kontra Vietnam di Stadion GBK. (@timnasindonesia)

batampos – Laga puncak ASEAN U-23 Championship 2025 antara Timnas Indonesia U-23 kontra Vietnam U-23 bakal tersaji dalam atmosfer panas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (29/7) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini tak sekadar soal perebutan gelar juara, tapi juga adu gengsi dan momen pembuktian generasi emas sepak bola Indonesia.

Antusiasme publik pun kian membuncah. Tak hanya karena laga ini digelar di rumah sendiri, tapi juga karena lawan yang dihadapi adalah Vietnam, tim tangguh yang menyandang status juara bertahan dalam dua edisi terakhir.

Garuda Muda menjejak final dengan perjuangan luar biasa. Di babak semifinal, skuad asuhan Gerald Vanenburg menyingkirkan Thailand lewat adu penalti dramatis 7-6, usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Sementara itu, Vietnam melenggang ke partai puncak dengan mengalahkan Filipina 2-1 di laga empat besar.

Indonesia tampil impresif sejak babak grup. Di Grup A, Garuda Muda meraih dua kemenangan termasuk kemenangan telak 8-0 atas Brunei dan satu hasil imbang kontra Malaysia. Dari total empat laga hingga semifinal, Indonesia mencetak 10 gol dan hanya kebobolan satu kali.

Sementara itu, Vietnam berada di Grup B yang hanya berisi tiga tim. Meski begitu, anak-anak asuh Kim Sang Sik tampil efisien, mengalahkan Laos (3-0) dan Kamboja (2-1). Mereka mengoleksi total tujuh gol dan kebobolan dua kali sepanjang turnamen.

Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg, menegaskan bahwa target utama timnya adalah menang dalam waktu normal. Namun ia juga menyatakan kesiapannya jika laga harus ditentukan lewat adu penalti.

“Kami ingin menang dalam 90 menit. Tapi kalau harus penalti, itu soal mental dan keberuntungan. Yang penting, anak-anak sudah buktikan mental mereka saat lawan Thailand,” ujar Vanenburg.

Di sisi lain, pelatih Vietnam U-23, Kim Sang Sik, menilai timnya berada dalam kondisi ideal dan percaya diri menyambut laga final.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya dengan baik. Kami yakin bisa mengalahkan Indonesia. Performa pemain kami terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya,” kata pelatih asal Korea Selatan itu.

Kim juga menyinggung soal stamina lawan yang dianggap lebih terkuras karena melewati babak semifinal dengan durasi 120 menit.

“Indonesia bermain lebih lama saat semifinal. Kami sudah menganalisis permainan mereka dan bersiap menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah. Tapi saya rasa kedua tim tetap sama-sama lelah,” tuturnya.

Bagi pecinta sepak bola nasional yang ingin menyaksikan langsung laga final ini, pertandingan akan disiarkan secara langsung dan juga bisa ditonton melalui stasiun televisi nasional Indosiar dan live streaming resmi yang tersedia di platform Vidio.com.

Laga final ini merupakan pertemuan ketiga Indonesia dengan Vietnam di partai puncak turnamen level U-23. Terakhir, di edisi 2023, Garuda Muda harus menyerah dari Vietnam lewat adu penalti. Sementara gelar terakhir Indonesia diraih pada 2019 saat mengalahkan Thailand 2-1.

Kini, kesempatan membalas dendam sekaligus mengakhiri puasa gelar terbuka lebar. Jika berhasil juara, Indonesia akan menyamai pencapaian Vietnam dengan dua gelar juara Piala AFF U-23 sejak turnamen pertama kali digelar pada 2005. (*)

Artikel Laga Final Piala AFF U-23 2025 Indonesia vs Vietnam Malam Ini, Sarat Gengsi dan Diprediksi Berlangsung Sengit pertama kali tampil pada Olahraga.

Di Karimun, Harga Bawang Naik, Suasana Pasar Sepi Pembeli

0
Aktivitas para pedagang pasar Puan Maimun dipagi hari sepi pembeli akibat daya beli masyarakat menurun, f,TRI

batampos– Di akhir bulan Juli ini, beberapa harga komoditi sembako terjadi kenaikan di pasar tradisional maupun semi modern di Karimun. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagang, ESDM Karimun Basori kepada Batam Pos mengatakan, ada beberapa komoditi sembako yang terjadi kenaikan harga beberapa hari inii.

” Hanya beberapa komoditi sembako aja ada kenaikan paling tinggi Rp5.600 per kilogram yaitu bawang putih Rp41.333 sekarang dari Rp34.667 per kilogram,” terangnya, Senin (28/7).

BACA JUGA: Daging Beku di Karimun Masih Kosong, Bawang Merah Langka dan Mahal

Selain itu ada juga cabai merah Rp42.000 dari sebelumnya Rp41.333 per kilogram, kemudian bawang merah Rp62.667 dari sebelumnya Rp61.667 per kilogram, bawang bombai Rp24.667 dari Rp29.667 per kilogram. Sedangkan, komoditi sembako lainnya mulai dari beras, gula pasir, migor, daging ayam, telur ayam masih stabil harganya.

” Alhamdulillah, untuk pasokan sembako masih tersedia. Terutama, beras masih cukup hingga pertengahan bulan Agustus mendatang dan kita terus melakukan koordinasi dengan distributor agar tetap tersedia sembako,” ungkapnya.

Sementara pantauan dipasar Puan Maimun, terlihat sepi pembeli para pedagang menunggu pembeli sambil bercanda dengan teman-temannya yang sebelah. Sedangkan, pedagang basar seperti jualan ikan maupung daging beku dan daging segar terlihat sepi juga.

” Sepilah bang, apalagi daging segar itupun dapat dihitung belinya tidak per kilo lagi, sedikit biasanya beli dengan ukuran nilai rupiah aja. Harga biasanya Rp180 ribu per kilogram tidak ada kenaikanlah,” kata Ucok Pahpahan.(*)

Reporter: Tri Haryono

 

Artikel Di Karimun, Harga Bawang Naik, Suasana Pasar Sepi Pembeli pertama kali tampil pada Kepri.

Dokter Ungkap Bahaya Duduk Lama di Toilet, Bisa Picu dan Perburuk Ambeien

0
Ilustrasi perempuan duduk di toilet sambil main hp.(Pexels/Miriam Alonso)

batampos – Di era digital, banyak orang terbiasa membawa ponsel ke mana-mana, termasuk ke kamar mandi. Aktivitas buang air besar (BAB) yang seharusnya selesai dalam hitungan menit, kini jadi molor karena asyik scroll media sosial.

Padahal, kebiasaan duduk terlalu lama di toilet bisa berdampak serius terhadap kesehatan saluran cerna, terutama memicu ambeien.

“Proses BAB itu sebenarnya melibatkan sistem yang kompleks. Saat feses sudah penuh, usus mengirim sinyal ke otak. Kalau otaknya tidak fokus, misalnya karena main HP, maka perintah untuk mengejan tidak optimal,” jelas dr Iwan Kristian SpB KBD.

Ia menekankan bahwa BAB bukan sekadar aktivitas fisik, tapi orkestrasi yang melibatkan otak, otot perut, usus besar, hingga otot panggul.

Jika proses ini terganggu karena tidak fokus, tubuh akan kesulitan mengeluarkan feses. Akibatnya, seseorang cenderung mengejan lebih kuat dan lama.

“Lama-lama jaringan di area dubur bisa kendor. Terutama jaringan hemoroid atau ambeien. Ini sebabnya duduk terlalu lama saat BAB sangat berisiko memicu atau memperparah ambeien,” ungkap dokter spesialis bedah digestif National Hospital itu.

Posisi duduk di toilet juga memperparah keadaan. Berbeda dengan jongkok yang memberi tekanan ideal untuk proses BAB, posisi duduk membuat area dubur menggantung tanpa penopang. “Bayangkan duduk lama dalam posisi menggantung dan sambil mengejan kuat. Jaringan ambeien bisa turun atau melorot,” ujarnya.

Selain ambeien, duduk terlalu lama di toilet bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit. Feses yang terlalu lama tertahan bisa mengeras, dan saat dikeluarkan bisa menimbulkan luka di anus.

“Kondisi ini disebut fisura ani, yakni robekan pada jaringan mukosa anus karena feses yang keras,” imbuhnya.

Duduk lama di toilet tentu juga buang-buang waktu. Idealnya, proses BAB cukup 5–10 menit saja. “Kalau sudah lebih dari itu, berarti ada yang salah, bisa dari gaya hidup atau proses koordinasi tubuhnya yang terganggu,” jelasnya.

Ia pun mengingatkan agar kebiasaan baik BAB dibentuk sejak dini melalui toilet training yang benar pada anak.

Banyak gangguan BAB pada orang dewasa berakar dari kebiasaan masa kecil. “Kalau sejak kecil tidak terbiasa BAB teratur, otak tidak terbiasa mengenali sinyal untuk buang air. Akibatnya, di usia dewasa sering terjadi gangguan BAB,” kata dr Iwan.

Jika sudah mencoba untuk fokus saat BAB, misalnya tidak bawa HP, tapi masih sulit keluar dan akhirnya tetap lama di toilet, artinya ada masalah lain, seperti konstipasi kronis.

“Bisa jadi ususnya memang malas bergerak. Jadi tidak ada dorongan untuk BAB,” kata dr Iwan.

Proses BAB, menurutnya, seperti orkestra. “Kalau satu instrumen saja kacau, entah otot tidak rileks, usus tidak dorong, atau otak tidak fokus, maka prosesnya tidak berjalan baik. Maka penting untuk membangun rutinitas yang mendukung, dari gaya hidup hingga kebiasaan saat di toilet,” pungkasnya. (*)

Artikel Dokter Ungkap Bahaya Duduk Lama di Toilet, Bisa Picu dan Perburuk Ambeien pertama kali tampil pada Lifestyle.