batampos.co.id – Penerbangan pertama musim haji tahun di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, 31 Juli. Penerbangan haji kali ini, dilakukan pada malam hari. Hal ini agar tidak menganggu jalannya penerbangan reguler.
“Kloter (kelompok terbang) pertama akhir bulan,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Sabtu (8/7).
Selain malam hari, jadwal penerbangan haji disebutkan Suwarso juga dilayani pada dini hari. Ia mengatakan berdasarkan jadwal yang diterima hingga saat ini, kloter pertama haji akan berangkat pada pukul 20.00.
“Kloter selanjutnya rata-rata pada dini hari,” tuturnya.
Perubahan tak hanya pada waktu keberangkatan saja. Suwarso menuturkan jumlah kloter yang di layanani Bandara Internasional Hang Nadim Batam juga bertambah pada tahun ini. Sebelumnya hanya melayani sebanyak 20 kloter saja, tapi tahun ini menjadi 27 kloter.
Sekitar 11 ribu calon jamaah haji yang akan diangkut itu berasal dari Provinsi Kepri, sebagian Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
“Tahun lalu itu hanya sebanyak 9.800 orang jamaah yang kita layani,” ujarnya.
Nantinya seluruh penerbangan haji langsung dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam menuju Arab Saudi menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines. Sedangkan untuk mengangkut jamaah haji berasal dari luar Kepulauan Riau, juga dengan menggunakan moda transportasi laut.
“Saat ini belum tahu, maskapai apa yang akan membawa calon jamaah haji dari luar Kepulauan Riau,” ujarnya.
Namun ada juga calon jamaah haji dibawa dari daerahnya hanya menggunakan kapal laut saja seperti Pulau Bintan. (ska)
Alien yang duduk seperti penumpang manusia. (Alpharetta Police Department)
batampos.co.id – Seorang officer polisi di Alpharetta, Georgia, AS, menghentikan sebuah mobil karena ngebut.
Rupanya yang duduk di kursi samping pengemudi bukanlah manusia. Melainkan sesosok berwarna kelabu, kepalanya besar dengan dua mata gelap dan bulat berkilauan. Tangan dan kaki-kakinya kurus. Alien.
Alien itu didudukkan persis seperti penumpang manusia. Posisinya rapi dan tertib. Seat belt terpasang dengan benar. Setelah shock-nya hilang, barulah si polisi menyadari bahwa makhluk extraterrestrial tersebut hanyalah boneka seukuran manusia.
’’Petugas kami menghentikan mobilnya karena dia ngebut di kecepatan 135 km/jam. Tapi, kemudian si penumpang mengalihkan perhatiannya,’’ ujar George Gordon, juru bicara kepolisian Alpharetta, sebagaimana dikutip AP.
George menjelaskan, pihaknya tidak mempermasalahkan kecepatan si pengemudi. Sebab, kecepatan 135 km/jam hanya sedikit di atas kecepatan rata-rata di sana. Si petugas hanya mempertanyakan kenapa si alien bisa nyasar di mobilnya.
’’Si pengemudi tidak menjawab ketika ditanya,’’ katanya.
Polisi pun hanya memberikan peringatan lisan, lalu memotret alien tersebut. Aneh, menurut dia. Ah, kayak tidak pernah lihat piring terbang saja di rumah. (Yahoo/fam/c14/na)
Yasushi Kobayashi, 61, punya hobi aneh, mengoleksi busana perempuan, kebanyakan pakaian dalam.
Yang jadi masalah, dia mengumpulkan pakaian imut-imut tersebut dari jemuran tetangga.
Aksi terakhir Kobayashi tertangkap kamera CCTV jalan pada pertengahan April. Saat itu dia terlihat sedang mengambil sembilan pakaian yang digantung di luar sebuah persewaan kostum. Gara-gara itu, dia harus ditahan sejak Selasa (4/7). Ketika polisi menanyakan alasan dia mencuri, jawaban Kobayashi mencengangkan.
”Saya mengumpulkan pakaian perempuan karena saya suka memakainya. Nyaman, gitu,” paparnya sebagaimana dikutip Japan Today.
Saking cintanya, selama tiga dekade terakhir, Kobayashi sudah mengumpulkan lebih dari seribu pakaian, dalam dan luar. Sasaran utamanya, jemuran ”setempat” dan mesin-mesin laundry yang beroperasi dengan sistem koin.
Pria yang bekerja di jasa pengiriman barang itu menjelaskan, seluruh koleksi, eh, curiannya, disimpan rapi di rumah.
”Aku merawatnya dengan baik supaya nggak cepat rusak,” kata Kobayashi. Rupanya obsesi dia adalah menjadi nenek-nenek…. (Fox News/fam/c10/na)
batampos.co.id – Toko berbasis dariling (online) elevenia resmi menggandeng Go-Send, sebagai mitra kurir untuk menyediakan layanan pengiriman dalam satu hari (Same Day Delivery Service). Sebagai tahap awal, layanan ini bisa digunakan oleh pelanggan di wilayah Jabodetabek.
“Layanan ini diselenggarakan karena semakin banyak permintaan dari buyer untuk bisa mendapatkan barang dalam waktu cepat,” kata GM Customer Service elevenia, Juan Almer dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/7).
Seiring berkembangnya industri bisnis digital, pihaknya melihat adanya perkembangan waktu pengiriman di mana saat ini durasi pengiriman barang bisa dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan dulu.
Juan menambahkan pengiriman memang menjadi faktor yang paling sulit dikontrol oleh pebisnis online karena ada keterlibatan pihak ketiga, yakni partner logistisik sebagai penyedia jasa. Di sisi lain, demografi, jarak, dan ukuran wilayah-wilayah tertentu di Indonesia menjadi tantangan tersendiri terutama dalam menjangkau daerah-daerah
terpencil.
“Maka menjadi sangat penting bagi pebisnis online untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan logistik terpercaya,” jelasnya.
Saat ini, elevenia membutuhkan waktu sekitar 2,96 hari untuk melakukan pengiriman barang. Jumlah rata-rata ini meningkat dibandingkan dengan durasi waktu pengiriman di tahun 2016, yang membutuhkan sekitar 3,22 hari.
Elevenia sendiri pernah melakukan survei kepuasan pelanggan di akhir tahun 2016 lalu. Hasilnya, sebanyak 14 persen responden mengharapkan pengiriman cepat dan gratis ketika mereka berbelanja di online platform. Buyer juga merasa senang ketika mereka senantiasa mendapatkan notifikasi status pemesanan dan status pengiriman barang mereka secara akurat baik itu melalui SMS atau email.
“Untuk itu, kami terus berusaha meningkatkan kualitas pengiriman dan memenuhi ekspektasi pelanggan, salah satunya dengan memberikan layanan Same Day Delivery Service ini,” paparnya.
Elevenia memutuskan bekerja sama dengan Go Send karena telah terbukti memiliki pengalaman yang terbaik dalam memberikan layanan Same Day Delivery Service. Go-Jek, sebagai penyelenggara layanan ini, telah memiliki teknologi yang terintegrasi dan bisa dikembangkan bersama dengan teknologi yang dimiliki oleh elevenia.
Elevenia menggandeng Go-jek untuk layaanaan antara cepat (Istimewa/dok elevenia)
Saat ini, layanan Same Day Delivery Service ini bisa dipilih oleh customer khusus di wilayah Jabodetabek dengan jarak antar sejauh 40 kilometer. Sedangkan untuk jam operasional pelayanan pick-up produk dari driver Go-Jek ke mitra seller, dilakukan dari jam 08.00–15.30 WIB. Jika buyer melakukan melakukan pembayaran di luar jam operasional, maka pengiriman barang akan dilakukan keesokan harinya.
Selain itu, jika dalam 1×24 jam buyer tidak melakukan pembayaran, maka pesanan akan dianggap batal. Produk yang dapat dibawa dengan menggunakan layanan ini adalah produk dengan berat maksimal 7 kilogram dan dimensi panjang 40 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 17 cm.
Biaya pengiriman yang dibebankan untuk layanan Same Day Delivery Service ini adalah sebesar Rp 15 ribu dan dibayarkan bersamaan dengan pembelian produk, sehingga ketika buyer menerima produk, dia tidak perlu lagi melakukan pembayaran kepada driver Go-Send. (cr1/JPG)
batampos.co.id – Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Batam menilai keberadaan transportasi berbasis aplikasi atau online sangat menguntungkan konsumen. Baik dari segi harga dan pelayanan, transportasi online menjadi kebutuhan konsumen terhadap angkutan umum yang selama ini tidak didapatkan mereka pada transportasi konvensional.
“Kita menyayangkan revisi Permenhub (Peraturan Menteri Perhubungan) 27 Tahun 2017 tentang penyelenggara Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Sebab, sejak diberlakukan 1 Juli 2017 lalu, permenhub ini telah mengkebiri hak konsumen mendapatkan transportasi murah,” ujar Ketua YLK Batam Fachri, Jumat (7/7).
Ia melihat pemerintah tidak pro kepada masyarakat. Bukan saja konsumen sebagai pengguna jasa. Penyedia trasnportasi online yang sejatinya membuka lapangan pekerjaan sendiri ikut dikebiri oleh peraturan pemerintah sendiri. Menggunakan satu kekuatan pemerintah untuk mengebiri hak konsumen dan hak-haknya pelaku usaha.
“Biarkan mereka bersaing. Mana mereka yang lebih baik itulah yang menang, biar masyarakat yang nilai,” tuturnya.
Fachri menilai, sebenarnya kehadiran transportasi online akibat minimnya lapangan pekerjaan. Ia pun mengaku heran, mengapa masyarakat yang berinisiatif membuka lapangan pekerjaan sendiri malah dibatasi pemerintah. Begitu juga masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan taksi online yang bertarif murah, efektif dan efisien.
“Apa salahnya konsumen mendapatkan tarif yang lebih murah. Seharusnya ini kewajiban pemerintah menyediakan transportasi yang aman, nyaman, murah kepada masyarakatnya,” tegasnya.
Bila melihat transportasi online di Batam, baik ojek maupun taksi, Fachri menilai armada yang digunakan jauh di atas kata layak. Begitu juga sisi pelayanan, tidak sama yang didapatkan dari transportasi konvensional.
“Makanya kita sayangkan juga batas bawah yang ditetapkan dari permenhub tersebut. Sehingga secara tak langsung melalui batas bawah ini, masyarakat tak lagi mendapatkan transportasi murah dari transportasi online,” sesalnya.
Seperti diketahui permenhub mengatur tarif batas bawah Rp 3.500 per kilometer dan batas atas Rp 6.000 untuk taksi online yang beroperasi di wilayah satu yaitu Sumatera, Jawa dan Bali. Selain regulasi tentang tarif, akan diberlakukan aturan baru tentang kuota ketersediaan taksi online di setiap wilayah di seluruh Indonesia.
Pengaturan kuota tersebut tentu akan berdampak negatif bagi pemesanan konsumen terhadap taksi online ketika permintaan memuncak. Karena akan mengurangi kualitas ketepatan waktupenjemputan di lokasi pemesanan konsumen yang selama ini oleh aplikator dipatok paling lamaenam menit harus sudah ada di lokasi penjemputan konsumen.
“Artinya, antisipasi pemerintah sendiri tidaklah baik,” bebernya.
“Kita tak tahu apakah ada yang mengendalikan pemerintah atau pihak ketiga. Kita tak tahu,” tambahnya.
Ditambahkan Fachri, hadirnya transportrasi online telah mampu mengubah perilaku konsumen untuk tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi sebagai biang kemacetan di jalan raya.
“Begitu juga armada transportasi sendiri tak harus nongkrong di pangkalan lagi. Kerja bisa dari rumah, nunggu panggilan masuk lewat aplikasi,” ucapnya.
“Harusnya mereka ini yang dikumpulkan pemerintah, diberi arahan, dan dibina. Bukan dibinasakan,” sindir Fachri.
Persaingan selalu terbuka dan masyarakat harus siap bersaing dengan perkembangan teknologi.
“Kalau tak siap ya tertindas. Kalau sekarang konsumen yang tertindas. Tak lagi bisa mendapatkan transportasi murah,” jelasnya.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Batam, Lukman Sungkar mengaku memberikan tiga rekomendasi pada aturan dalam permenhub tersebut. Ketiganya ialah penetapan batas bawah dan atas tarif bagi taksi konvensional maupun online, penentuan kuota armada dan kewajiban bagi taksi online memiliki STNK atas nama badan hukum.
Penerapan ketentuan biaya tarif bawah angkutan taksi konvensional dan online akan memberikan dua efek. Pertama, akan berimbas pada makin mahalnya biaya transportasi. Batas bawah merugikan konsumen karena tidak lagi dapat menikmati harga yang terjangkau. Kedua, menyangkut persoalan kuota jumlah kendaraan untuk taksi online.
Seorang pengengendara ojek online melintas di kawasan Batamcenter, Minggu (2/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos
KPPU juga khawatir aturan ini membuat pelaku usaha menjadi kartel. Karena banyak perusahaan transportasi yang mampu memberikan harga di bawah batas bawah tersebut,” tuturnya.
Rekomendasi KPPU lainnya menyarankan pemerintah tidak mengatur kuota atau jumlah armada taksi konvensional maupun online yang beroperasi di suatu daerah. Lukman menyatakan penentuan jumlah armada ini lebih baik diserahkan kepada mekanisme pasar. Setiap pelaku usaha diyakini akan menyesuaikan jumlah armada sesuai kebutuhan konsumen.
KPPU juga menyarankan agar pemerintah menghapus aturan tentang kewajiban untuk taksi online memiliki surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang diharuskan atas nama badan hukum.
“Rekomendasi kita sampaikan ke pusat. Khusus untuk transportasi online roda dua karena belum ada regulasi tentu setiap daerah bisa membuat regulasi,” tuturnya.
KPPU Batam sendiri, lajut Lukman, sudah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Batam dan menyampaikan pandangan mereka perihal tiga rekomendasi KPPU tersebut.
batampos.co.id – Pengadaan Kapret Berkah Masjid yang digagas Pengurus Masjid Raya Batam bersama Batam Pos sebagai media partner sudah mulai dinikmati para Jama’ah Masjid Raya Batam.
”Donasi para donatur untuk tahap pertama ini, sudah kita distribusikan. Untuk saat ini, pihak panitia Masjid Raya Batam sudah membeli 198 meter karpet sajadah turky tipe premium grade A. Dari 198 meter tersebut sudah terpasang 5 shaf di ruang utama Masjid Raya Batam. Insya Allah sudah digunakan untuk shalat Jumat hari ini (kemarin,red) ,” jelas Ketua Harian Masjid Raya Batam, Kiagus Rojali, kemarin.
Untuk itu, dalam kesempatan ini, pihaknya mengucapkan terima kasih para donatur yang telah menyumbangkan dananya dalam program Bentang 3000 M2 Kapret Berkah Masjid. Rencananya, donasi pengadaan karpet ini masih tetap dibuka hingga terpenuhi sepanjang 3000 meter persegi.
Seperti diketahui, karpet sajadah yang dibutuhkan minimal 3000 M2, dengan kualitas terbaik. Sejak Masjid Raya Batam dibangun hingga saat ini belum pernah ada peremajaan karpet sajadah. “Untuk itu, melalui program ini kami mengetuk hati para donatur untuk berpartisipasi,” jelas Kiagus Rozali.
Ditambahkan Rozali, desain awal Masjid Raya Batam memang dirancang oleh Otorita Batam untuk tidak ada karpet. Namun berjalannya waktu, jamaah mengharapkan kenyamaan ketika berada di dalam Masjid. “Karpet ini juga bisa meredam suara pantulan soundsystem yang menjadikan kualitas suara lebih baik,” jelasnya.
Untuk itu bagi para donator yang ingin mendonasikan hartanya dalam kegiatan ini bisa mentransfer ke nomor rekening di bank CIMB Niaga: 86 000000 3100, atas nama Yayasan Masjid Raya Batam. Untuk informasi layanan bisa menghubungi Beni Ardillah 087885556624 atau Jamil Qasim (Batam Pos) 08127041497. (jaq)
Grup Band Graziacoustik yang akan tampil menghibur pengunjung Sky Light di Vanilla Hotel malam ini. Foto: Liman untuk Batam Pos
batampos.co.id – Sky Light Vanilla Hotel di Jalan Pembangunan Blok VI Penuin kini menghadirkan group band baru untuk para pengunjung. Group band dengan nama Graziacoustik ini dikenal dengan alat saxsophonenya.
Group band ini tampil setiap harinya dari pukul 20.00 hingga 00.30 WIB. Sedangkan, penampilannya akan membawa seluruh genre musik.
“Jadi setiap malam pengunjung akan dihibur band ini,” ujar Food & Beverage Manager Vanilla Hotel, Liman Marzuki, Kamis (6/7).
Band Graziacoustik terdiri dari 5 personil, diantaranya pemain gitar, bass, drum, sexsophone dan keyboard. Band ini menampilkan atau membawa lagu terbaru dari yahun 2010 hingga 2017.
“Selain dihibur band ini, pengunjung bisa menikmati aneka manakanan dan minuman yang disediakan,” tutur Liman.
Makanan yang tersedia diantaranya aneka Western food, Chinese food, dan Indonesian food. Sedangkan minumannya tersedia fresh beer.
“Khusus hari Senin ada promo Monday Madness, diskon 50 persen untuk fresh beer dan coctail,” kata Liman.
Liman menjelaskan dalam bulan ini pihaknya menghadirkan banyak promo. Diantaranya all steak diskon 40 persen, aneka wine mulai dari Rp 300 ribu, dan promo ladies night dengan free 1 gelas fresh beer.
Selain itu, masih dalam suasana Lebaran, Vanilla Hotel juga menghadirkan paket halal bi halal. Paket ini ditawar dengan harga Rp 100 ribu perpack, dan minimal pembelian 30 pack beli 10 gratis 1. “Paket ini minimal 30 orang, tetapi setiap 10 packnya gratis 1,” paparnya. (opi)
batampos.co.id – Pelaksanaan Road to Fesyar Festival Pulau Penyengat Syawal Serantau yang diwarnai dengan beberapa kegiatan lomba, sudah mendekati batas waktu tutup pendaftaran peserta, yakni Senin (10/7).
Kepala kantor cabang Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, mengangkat lomba yang menunjang pariwisata Pulau Penyengat, nyatanya banyak mengundang animo masyarakat Kepri (khususnya), untuk menjadi peserta.
Ia menyebutkan, seperti lomba fotografi yang ditargetkan 30 peserta, hingga sekarang (7/7) sudah tercatat 32 peserta yang mendaftar.
“Dan itu berkemungkinan akan bertambah hingga tutup pendaftan,” terangnya.
Begitu halnya dengan parade busana Melayu yang ditargetkan untuk 5 grup, namun yang mendaftar sudah mencapai 12 grup. Sedangkan lomba short film terdapat 20 peserta, dan tour pattern Penyengat sudah mencapai 21 peserta.
“Melihat animo tersebut, kami tidak membatasi jumlah peserta hingga tutup pendaftaran 10 Juli ini,” jelas Gusti.
Kegiatan yang akan digelar di Pulau Penyengat 22-23 Juli tersebut, ditargetkan akan mendatangkan pengunjung mencapai 1.000 orang. Untuk itu, beberapa tempat penginapan mulai dari rumah-rumah warga yang dijadikan homestay sudah dipersiapkan dengan matang.
“Begitu juga dengan transportasi laut bagi mereka yang ingin balik hari, masih tersedia hingga waktu yang lebih lama dari biasanya,” paparnya.
Road to Fesyar Festival Pulau Penyengat Syawal Serantau yang ditujukan menjadi wisata halal Pulau Penyengat, juga sudah diagendakan menjadi pariwisata reguler oleh Pemprov Kepri.
“Kita berharap dari kegiatan ini bisa mengembangkan potensi Pulau Penyengat menjadi destinasi wisata yang unik dan menarik wisatawan,” pungkas Gusti. (nji)
batampos.co.id – Ketua Komisi III DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, retribusi parkir yang diterima Pemko Batam tak sebanding dengan pengeluaran yang dikeluarkan untuk biaya parkir. Untuk itulah ia meminta Dinas Perhubungan agar lebih memaksimalkan pendapatan dari sektor parkir tersebut.
“Tahun ini pengeluaran gaji tenaga harian lepas petugas parkir Rp 15 miliar. Sedangkan retribusi yang masuk belum capai angka Rp 3 miliar,” kata Nyanyang, Jumat (7/7).
Ia menuding, banyaknya titik parkir liar menjadi penyebab merosotnya pendapatan dari sektor parkir tepi jalan umum. Bila tahun ini ditargetkan Rp 30 miliar dengan asumsi Rp 15 miliar untuk biaya operasional parkir. Sementara sisanya masuk ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Batam.
“Komisi III sudah menekan Dishub supaya lebih maksimalkan sektor parkir. Karena sebagaimana diketahui banyak kebocoran-kebocoran di sektor ini. Sementara biaya operasional sendiri tinggi,” tutur Nyanyang.
Selain itu, Nyanyang mengaku sudah berkordinasi dengan Dishub agar mengubah sistem perpakiran saat ini. Dari konvensional menjadi parkir online. Sebab, jika parkir dengan sistem ini masih diterapkan, mustahil target PAD dari parkir tepi jalan umum sebesar Rp 30 miliar akan tercapai hingga akhir tahun.
“Ada dua rekomendasi. pertama menertibkan parkir liar yang menjadi kebocoran PAD. Kedua mengubah sistem parkir menjadi online, dengan dimonitori oleh CCTv. Sistem ini sudah berjalan di kota-kota besar, sehingga diprediksi bisa meningkatkan PAD kita di atas Rp 30-100 miliar per tahun,” katanya.
Untuk peralatan sendiri, ia mengaku sudah harus dipikirkan dinas perhubungan. Apakah dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan titik-titik parkir yang potensial.
“Jadi ke depan parkir kita tak lagi menerima uang tunai, karena pembayaran langsung kepada mesin online tersebut,” jelasnya.
ilustrasi
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dishub Batam, Tongam mengaku saat ini jumlah titik parkir di Batam berjumlah 555 titik dari 635 titik total potensi secara keseluruhan. Dibanding tahun lalu ada penambahan sekitar 200 titik parkir baru. Penambahan paling banyak di Batuaji dan Batamkota.
“Nongsa yang sebelumnya belum ada titik parkir sekarang sudah ada,” kata Tongam.
Penambahan titik parkir ini diharapkan menjadi solusi dalam merealisasikan target rerribusi parkir tepi jalan yang sebesar Rp 30 miliar.
“Target besar. Harus maksimalkan dengan mengurangi kebocoran. Dan saat ini kita juga tengah menertibkan titik-titik parkir liar yang ada di kota Batam,” jelasnya. (rng)