Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 13176

Satu Siswa Lolos Masuk Kedokteran UII Yogja

0
Gusta Narizki (Jilbab hitam) siswi asal SMAN 1 Palmatak lolos seleksi di UII Jogjakarta. F.ist

batampos.co.id – Perintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas sudah berupaya mengirimkan tiga lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) terbaik ke fakultas kedokteran Universitas Islam Indonesia Jogjakarta. Namun sayangnya hanya satu saja yang lolos seleksi yakni, Gusta Narizki, Asal SMA N 1 Palmatak.

Sementara dua lainnya yakni M. Ramalan dari SMA N 1 Siantan dan Natal Martatilani asal SMA N 1 Jemaja Jemaja dinyatakan gagal pada pengumuman hasil seleksi yang sudah diumumkan pada hari Senin (24/7) kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas Andi Agrial, menjelaskan jika ke depan pihaknya akan tetap mengupayakan agar dua siswa yang gagal seleksi tersebut bisa diberikan kesempatan kedua pada seleksi berikutnya.

“Nanti kita akan kesana untuk membicarakan mengenai MoU dengan pihak UII, karena kita belum bisa MoU jika belum lulus tes,” ungkap Andi kepada wartawan kemarin.

Ketika ditanya mengenai peringkat saat seleksi, Andi, mengaku belum tahu. Padahal peringkat menentukan besaran biaya kuliah persemester. Semakin tinggi peringkat saat seleksi maka semakin murah biaya semester. Andi, mengaku hanya tahu berita siswa yang lolos seleksi. Untuk lebih terangnya katanya setelah dari UII.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengirimkan tiga lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) terbaik untuk mengikuti tes di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Ketiga anak tersebut yakni Muhammad Ramlan, lulusan SMA N 1 Siantan, Natal Martatilani dari SMA 1 Jemaja dan Gustina Rizki dari SMA 1 Palmatak.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Kepulauan Anambas Asiah, mengatakan, ketiga anak ini merupakan juara umum disekolah mereka sehingga atas persetujuan kepala daerah mereka mendapatkan kesempatan untuk masuk UII.

Tes di UII tersebut dilaksanakan secara obyektif dan dilaksanakan dua tahapan. “Tanggal 10 Juli kemarin mereka dikirim ke Jogja. Tes pertama dilaksanakan pada 16 Juli besok, pengumuman hasil tes pada tanggal 19 Juli,” ungkap Asiah, kepada wartawan kamis (13/7)

Jika lulus tes pertama, maka dapat melanjutkan tes berikutnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli. Pengumuman tes kedua pada tanggal 24 juli, jika dinyatakan lulus, maka ketiga anak tersebut sudah dipastikan sudah masuk menjadi mahasiswa di UII.

“Nika tidak lulus pada tes pertama, mereka dinyatakan gagal dan langsung dipulangkan,” ungkapnya.

Namun jika mereka menduduki ranking pertama pada hasil tes, maka mereka akan mendapatkan keringanan biaya kuliah persemester. Untuk peringkat satu sampai peringkat enam hasil tes tersebut, cukup membayar uang smester Rp 175 juta. “Pembayaran tertinggi Rp 225 juta per smester,” ungkapnya. (sya)

Yusriana Pimpin Pramuka Kwaran Karimun

0
Seluruh Peserta Musran Kwaran Kwartir Karimun berfoto bersama usai pemilihan ketua, Sabtu (29/7). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Hasil musyawarah ranting (Musran) Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Karimun memilih Yusriana Susanti sebagai ketua, Sabtu (29/7). Selain pemilihan ketua, agenda Musran Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Karimun juga menyusun kepengurusan masa bakti 2017-2020, sekaligus laporan pertanggungjawaban pengurus lama 2014-2017.

Wakil Ketua Kwartir Ranting Pramuka Karimun, Yanuar Yahyanati mengatakan, sejak kepemimpinan Pramuka Kwartir Ranting Karimun oleh almarhum Hery Seiono, eksistensi kepramukaan di wilayah Kecamatan Karimun telah memberikan kontribusi ke masyarakat.

“Walaupun almarhum sudah tidak ada, organisasi kepramukaan Kwartir Ranting Karimun tetap berjalan. Masa kepengurusan yang lama sudah habis, maka kita melakukan pemilihan kepengurusan yang baru,” ujar Yanuar, Minggu (30/7).

Ada dua calon yang diajukan pengurus dan anggota untuk pemilihan ketua, yakni Yusriana Susanti dan Remson yang mempunyai hak suara sebanyak 31 orang. Pemilihan dilakukan dengan sistem pemungutan suara.

“Selamat buat Yusriana Susanti yang meraih 27 suara. Sedangkan Ramson memperoleh 4 suara. Semoga dapat membawa organisasi pramuka Karimun terus mengukir prestasi sesuai dengan moto bekerja bersama, bersama bekerja,” terang Yanuar.

Sementara, ketua terpilih, Yusriana Susanti menegaskan akan segera membentuk kepengurusan serta program kerja secara pertahun. Selain itu, akan melakukan koordinasi dengan instansi vertikal seperti pihak kepolisian, TNI Angkatan Laut dan Angkata Darat.

”Saya juga akan merangkul senior-senior untuk memberikan masukan dalam membuat program kerja dan Kwarcab Kabupaten Karimun, ” ujar Yusriana.

Masih kata Ina panggilan akrabnya, organisasi kepramukaan sebagai wadah untuk mengumpulkan generasi muda agar dapat hidup mandiri melalui pelatihan yang diharapkan bisa mengali kreatifitas keahlian diri generasi muda itu sendiri. Selain itu juga dapat membentengi diri dari pengaruh negatif yang bebas tanpa habatan melalui media sosial. (tri)

Jaringan 4G Indosat Ooredoo Menjangkau Seluruh Batam

0
Peserta jalan santai yang digelar Indosat bersiap star mengelilingi komplek SP Plaza, Sagulung, Minggu (30/7). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Indosat Ooredoo terus meningkatkan pengalaman layanan digital terbaik bagi pelanggan dengan memperluas jaringan 4G tercepat yang menjangkau seluruh wilayah Batam.

Sebagai bentuk perayaan tersedianya jaringan 4G tercepat Indosat Ooredoo di Batam, IM3 Ooredoo menggelar jalan sehat di Alun-alun SP Plaza, Sagulung, Minggu (30/7). 2.000 warga Sagulung dan sekitar ikut menyemarakkan jalan sehat itu.

Head of Region Sumatera, Swandi Tjia mengatakan jalan sehat ini merupakan bentuk apresiasi bagi masyarakat, khusus pelanggan IM3 Ooredoo di Batuaji dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, mereka berkomitmen untuk membuat teknologi yang dapat diakses dan dinikmati oleh semua orang.

“Kami bangga menghadirkan layanan jaringan 4G tercepat dengan cakupan yang lebih luas di wilayah Batam. Dengan perluasan jaringan ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Batam secara cepat dan stabil,” ujar Swandi Tjia.

Selain itu, dengan layanan jaringan 4G tercepat itu, masyarakat bisa merasakan kebebasan internetan kapan saja melalui internet kecepatan tinggi dengan IM3 Ooredoo, serta berbagai layanan yang mudah diakses, terjangkau, dan sederhana.

“Pelanggan bisa mangeakses internet tanpa khawatir, seperti chatting, posting, browsing dan menelpon ke semua operator dengan tarif Rp1/detik,” katanya.

Dia menambahkan, pelanggan yang menelpon minimal Rp1.000 per hari, juga langsung mendapat gratis kuota 30MB.

“Ini adalah inovasi terbesar dan paling berani dengan menggabungkan dua keuntungan, aplikasi terbaik dan tarif nelpon terbaik dalam satu paket yang tidak ada,” jelasnya. (cr19)

Kapal Transko Elang Langsung Tenggelam Saat Diluncurkan di Galangan

0
foto: istimewa

batampos.co.id – Hanya dalam hitungan menit, sebuah kapal tugboat yang telah rampung dikerjakan di galangan kapal (shipyard) PT Bandar Abadi, Tanjunguncang malah tenggelam. Ironisnya, kapal bernama Transko Elang itu tenggelam saat sedang diluncurkan (launching) pada Jumat (28/7/2017).

Ini musibah yang jarang terjadi saat kapal yang baru saja dikerjakan dan hendak dipakai langsung tenggelam pada kedalaman laut sekitar 5 meter di galangan kapal PT Bandar Abadi.

Informasi yang didapat, tenggelamnya kapal tersebut diduga karena adanya kesalahan teknis saat proses menurunkan kapal ke laut. Kapal yang sudah rampung dikerjakan itu mulanya tak ada hambatan saat didorong atau diluncurkan ke laut. Namun beberapa saat setelah berada di atas laut, kapal tersebut mendadak miring dan tenggelam secara perlahan. “Mungkin ada yang tak beres dengan prosedur peluncurannya, makanya jadi miring kapal saat masuk ke laut,” kata sumber di lapangan.

Proses peluncuran kapal sendiri dilakukan sejak sore hari. Namun karena badan kapal yang cukup besar kapal tersebut tenggelam secara perlahan. “Kalau tenggelam sampai miring sekitar pukul 01.00 WIB lah. Karena lama juga dia miring baru tenggelam. Itu pun tak semua tenggelam,” ujar sumber itu lagi.

Tenggelamnya kapal tugboat itu juga menyita perhatian pihak kepolisian dan Basarnas untuk sama-sama melakukan evakusi dan sampai Minggu (30/7), kapal tersebut diinformasikan sudah dievakuasi kembali ke lokasi perusahaan.
“Semua sudah beres mas, tak perlu diliput lagi,” kata petugas keamanan di gerbang masuk perusahaan galangan kapal tersebut.

Pihak PT Bandar Abadi sendiri menolak untuk memberikan komentar. Mereka bahkan berharap agar tenggelamnya kapal tersebut tidak dibesar-besarkan sehingga perkembangan industri galangan kapal di Batam tidak down ke depannya karena sepi pesanan.

“Kalau dibesar-besarkan, orang tak mau buat kapal di Batam lagi nanti. Kalau itu terjadi banyak orang yang menerima dampaknya. Pengangguran akan tambah banyak,” ujar petugas itu lagi.

Sementara itu Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko membenarkan adanya insiden tersebut. Namun demikian dia tak banyak berkomentar sebab kejadian itu ditangani secara bersama dengan pihak Polair Polda Kepri.”Tak ada korban jiwa, intinya sedang kami tangani,” ujar Sujoko. (eja)

Orchard View Optimistis Hadapi Pasar Properti Batam

0

batampos.co.id – Pengembang papan atas, Agung Podomoro Land, meluncurkan hunian terbarunya, Apartemen Orchard View Batam, Sabtu (29/7). Sebanyak 75 persen dari 420 unit yang tersedia langsung terjual di hari pertama peluncurannya itu.

Apartemen Orchard View berada dalam satu kawasan dengan Orchard Park Batam. Menurut Senior Marketing Manager Orchard Park Batam, Tedi Guswana, Orchard View akan dibangun dalam dua tower dengan total apartemen 1.200 unit. Tahap awal yang diluncurkan merupakan tower I, yakni Tower Verde setinggi 14 lantai dengan 420 unit apartemen.

“Orchard View dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare berbentuk dua tower dengan jumlah apartemen 1.200 unit,” kata Tedi di sela peluncuran Tower Verde Orchard View Batam, Sabtu (29/7) lalu.

Tedi menjelaskan, pembeli 75 persen unit tower I didominasi warga Kepri, yakni sekitar 60 persen. Sementara 15 persen sisanya merupakan warga luar Kepri.

Selain Tower Verde, unit di tower II juga sudah ramai peminat. Tedi menyebut, sampai saat ini setidaknya ada 600 calon pembeli yang sudah membayarkan tanda minat untuk semua unit Apartemen Orchard View.

“Maka tidak tertutup kemungkinan dalam waktu dekat segera diluncurkan untuk penjualan tahap II,” jelas Tedi.

Menurut Tedi, tingginya animo konsumen ini menunjukkan pasar properti di Batam mulai bergairah. Karenanya, pihaknya optimistis penjualan apartemen dan hunian di kawasan Orchard Park akan terus meningkat.
“Dengan analisa pasar yang matang, meski di tengah kelesuan perekonomian saat ini, kami justru tetap konsisten untuk meluncurkan hunian baru khususnya untuk mengakomodir kalangan menengah yang ingin tinggal di kawasan Orchard Park Batam,” terangnya.

Tedi menjelaskan, Orchard View merupakan apartemen mewah berkonsep one stop green living ini. Tahap pertama pembangunan apartemen ini akan dimulai pada awal Januari 2018 mendatang. Diawali dengan proses pemasangan tiang pancang dan dilanjutkan dengan pemasangan pondasi serta struktur bawah bangunan pada delpaan bulan kemudian.

“Target penyelesaian pembangunan dalam kurun 30 bulan, atau selesai pada 2020,” sebutnya.

Di setiap tower tersedia unit dengan tipe studio, studio plus, two bedroom, two bedroom corner, dan three bedroom. Menariknya, Orchard View dihiasi taman nan luas dengan desain lanskap paling indah karena memakai konsultan lanskap Caribbean International. Selain itu, memiliki perspektif laut dan taman karena bangunan yang dibuat merupakan sebuah masterpiece vertical.

Soal harga, Tedi menyebut dimulai dari Rp 400 jutaan dan dapat dibayar dengan 36 kali cicil. Terdiri dari lima kali pembayaran pertama sebagai DP dari 20 persen harga jual. “Khusus pembelian di hari pertama peluncuran, diberikan keuntungan untuk mencicil sampai 48 kali bayar,” paparnya.

Bahkan tepat di malam peluncuran tahap I Orchard View, pihaknya memberikan apresiasi bagi konsumen Orchard View melalui Gala Dinner Premiere yang mendatangkan magician Romy Rafael dan penyanyi ibukota. Tak tanggung-tanggung, tersedia grand prize berupa emas 25 gram yang langsung diundi di akhir acara.

Kemudian pada akhir tahun ini akan kembali diundi grand prize berupa dua mobil Honda HRV untuk konsumen tahap I sekaligus untuk konsumen tahap II.

“Melihat antusias masyarakat, kami semakin terpacu untuk segera meluncurkan tahap II Orchard View Batam,” ungkap Tedi. (nji)

Hadirkan Artis Trio Macan, Joni Iskandar dan Komedian Bedu

0
Dirut PT.Timah (Persero) Tbk, Bupati Karimun dan komisaris utama potong tumpeng dalam rangka perayaan HUT PT.Timah (persero) Tbk ke 41 di Prayun Minggu, (30/7). F. Imam/Batam Pos.

batampos.co.id – Pesta rakyat menyemarakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 PT.Timah (persero) Tbk, digelar di lapangan tenis Prayun Kundur, Minggu (30/7) kemarin. Tidak hanya karyawan, untuk menghibur masyarakat, PT.Timah Tbk menghadirkan artis ibu kota Tri Macan, Joni Iskandar dan komedian Bedu.

Kehadiran artis ibukota ini, mampu menghapus dahaga akan hiburan bagi masyarakat. Pesta rakyat yang dihadiri Dirut PT.Timah Riza Pahlevi Tabrani, jajaran komisaris, bupati Karimun Aunur Rafiq serta tamu undangan lainnya, berlansung meriah.

Perayaan HUT PT.Timah (persero) Tbk diawali dengan pelepasan balon dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Dirut PT.Timah (persero) Tbk M.Riza Pahlevi Tabrani didampingi Bupati Karimun Aunur Rafiq, dan Komisaris Utama Fachri Ali. Dalam sambutannya, Dirut PT.Timah (persero) Tbk mengaku gembira dapat menggelar pesta rakyat dalam rangka merayakan HUT ke-41 PT.Timah. Pesta rakyat sebagai bentuk syukur kepada Allah atas produksi bijih timah selama ini.

“Alhamdulillah antusias masyarakat, karyawan dengan acara pesta rakyat mudah-mudahan dapat memberikan hiburan bagi masyarakat dan karyawan. Harapan kami agar karyawan setelah acara dapat lebih semangat bekerja,” tegas M Riza Pahlevi.

Di sisi lain, dukungan dari masyarakat serta pemerintah, dinilai sangat luar biasa. Oleh karenanya, PT Timah (Persero) Tbk berupaya membalas kepercayaan tadi dengan menyajikan pesta rakyat. “Inilah salah satu cara kami untuk menghibur dan meberikan keceriaan masyarakat,” terang Riza Pahlevi.

Sementara Aunur Rafiq mengapresiasi atas perhatian PT.Timah (persero) Tbk memberikan hiburan kepada masyarakat Kundur dan Karimun. Diharapkan langkah ini dapat dicontoh bagi sejumlah perusahaan yang ada di Karimun.

Rangkaian acara puncak HUT PT.Timah (persero) Tbk dimulai pagi hari senam zumba, demo masak Chef Ragil dan Ellise Jakarta, hiburan tri macan dan gues star Joni Iskandar dari Jakarta. Sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial sunat masal dan donor darah. (ims)

Kisah Siti Aisyah Membangun Sujak Motor

0
Siti Aisyah

Keikhlasan, rendah hati, serta kesabaran luar biasa-lah yang membuat Siti Aisyah bisa menjejak sukses seperti saat ini. Simak kisahnya.

Wanita Islam Kepri, Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi Peduli) Kepri, Muslimat Nahdlatul Ulama, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( Iwapi) Kota Batam, dan Asosiasi Muslimah Pengusaha Indonesia (Alisa Khadijah) adalah sederet organisasi perempuan yang kini dikomandani Siti Aisyah.

Tak hanya itu, pada 27 Mei 2017 lalu, Siti terpilih menjadi Ketua Umum Paguyuban Selingsing (Senayang, Lingga dan Singkep) Kota Batam. Padahal dulu Siti hanya dari keluarga sederhana. Ayahnya hanya seorang nelayan asli Melayu, ibunya yang asli Tionghoa mencoba merajut hidup dengan berdagang. Tapi kini ia menjadi sosok perempuan yang membanggakan bagi keluarga besar almarhum H Zahari bin Machmud dan Maharah binti Ali.

Awalnya, bermodal ijazah SMKK Jurusan Kecantikan, Siti hijrah ke Batam. Niatnya hanya satu, merantau, mencari pekerjaan, sambil membuka salon di rumah.

“Sejak ibunda Maharah meninggal, saya sudah tidak lagi tinggal di Sungai Buluh Dabo Singkep,” kata Siti di kantornya, Bengkel Sujak Motor, di Ruko Taman Niaga, Batam Center, Minggu (30/7).

Selanjutnya Siti sekolah di SMKK Negeri di Tanjungpinang. “Karena saya pikir nantinya saya bisa usaha sendiri membuka salon kecantikan. Jadi ngak perlu melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelas wanita kelahiran Lingga tahun 1973 ini.

Berdagang bagi Siti bukanlah hal baru. Sejak SD ia sudah diajar berdagang oleh ibunya. “Ibu saya orang Cina, dia menurunkan bakat jualan untuk kami. Apa saja pernah saya jual. Baju, jilbab, aksesori di DC Mall. Setiap ada bazar saya ikut di beberapa mal. Bahkan bedak yang saya pakai juga bisa jadi barang dagangan,” ujar Siti tersenyum.

Ternyata, Siti tak ingin hanya jago jualan, ia juga menjajal dunia lain. Suatu saat seorang temannya menawarkan pekerjaan di bengkel yang baru saja buka. Tawaran itu langsung dia terima untuk cari pengalaman. Kebetulan yang dibutuhkan bagian administrasi.

“Tapi memang jalannya, di sinilah saya juga bertemu suami saya, Sujak Widodo,” kenang wanita yang pernah menjadi nominator Batam Pos Enterpreneur Award tahun 2013.

Di bulan Mei tahun 1996, akhirnya Siti bersama suami mendirikan perusahaan sendiri yaitu PT. Surya Sejahtera (SS) yang merupakan kepanjangan dari Sujak Siti. ”Alhamdulillah kami dibantu pembiayaan oleh PT. Sarana Riau Ventura untuk membeli gedung dan oven serta peralatan lainnya,” katanya lagi.

Pasangan suami istri ini pun bersama-sama menjalankan usaha tersebut. Sujak bagian lapangan, sedangkan dia bagian administrasi dan keuangan. Setiap ada pekerjaan dan proyek mereka bikin presentasi. “Supaya kami bisa bersama-sama memahami kegiatan usaha yang akan kami jalankan,” ujarnya.

Dari sinilah bisnis Siti mulai menggurita, mulai bengkel Sujak Motor, pusat pelatihan otomotif modern (PPOM) Sujak Motor, menangani sampah Kota Batam, menangani limbah sawit menjadi listrik, dan listrik dengan tenaga surya. Termasuk juga merehabilitasi TPA Muara Pajar Pekanbaru dari tahun 2013 hingga kini, serta membuat antibakteri di Bandung yang saat ini sedang dalam pengerjaan.

“Kami mempunyai tugas masing-masing. Namun tetap menjaga profesionalitas di dalam tubuh perusahaan. Kedudukan di struktur perusahaan saya Komisaris Utama, bapak (Sujak) Direktur Utama,” ujar Siti mengisahkan perjalanan panjangnya untuk membangun perusahaan body repair terkenal di Batam ini.

Walau bekerja bersama suami dalam satu perusahaan, Siti tetap membuat manajemen waktu.

”Sampai jam 5 sore saja untuk pekerjaan. Karena sudah delapan jam waktu dicurahkan untuk bekerja. Setelah itu waktunya buat keluarga terutama anak-anak,” jelasnya.

Impian Siti tidak muluk-muluk. Usaha lancar, organisasi berjalan dan selalu ada waktu untuk keluarga. “Intinya bahagia dunia akhirat,” katanya.

Bicara soal organisasi yang digelutinya saat ini, Siti mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah aktif di organisasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI) Kota Batam, tapi mengundurkan diri sebagai ketua karena tidak sesuai dengan prinsip-prnsip dan langkah perjuangannya.
“Ada batas-batas prinsip yang tidak sesuai. Karena itu saya memilih mundur,” ungkapnya.

Keikhlasan, rendah hati juga kesabaran yang luar biasa dimiliki Siti, membuatnya selalu Nampak bahagia. Padahal permasalahan di organisasi sering memancing emosi. “Sebelum menjauh, saya selesaikan permasalahan terlebih dahulu,” jelasnya.

Dan kini setelah tak aktif lagi di IWAPI, Siti fokus memberdayakan warga Senayang, Lingga dan Singkep yang ada di Batam, seperti mendirikan koperasi usaha bersama dan kegiatan-kegiatan sosial dan diperlukan masyarakat Selingsing di Kota Batam. “Insya Allah kebutuhan masyarakat Selingsing akan rumah singgah dan mobil ambulan akan segera dicarikan solusinya,” tuturnya mantap.

Lalu bagaimana dengan bisnis pribadinya? Siti mengaku masih bisa mengontrol bengkel. Komunikasi lewat ponsel dan sesekali datang ke bengkel menjadi cara untuk tidak membiarkan bengkel berjalan tanpa pengawasan. ***

AGNES DHAMAYANTI, Batam

Ekonomi Menunggu Obat Ayam Stres

0

Saya bersyukur kedatangan ahli yang satu ini. Yang bisa jadi teman diskusi untuk persoalan berat saat ini: ekonomi. Terutama soal makroekonomi yang diklaim sangat baik, tapi mikroekonominya seret. Seperti yang saya gambarkan dalam tulisan saya Senin lalu.

Tamu saya Jumat malam kemarin mengingatkan saya akan masa muda ahli ekonomi kita seperti Sri Adiningsih atau Aviliani. Atau masa muda Sri Mulyani. Di samping masih muda, tamu saya kali ini lebih modis. Juga lebih atraktif. Namanya Dr Denni Puspa Purbasari. Lulusan University of Colorado Boulder (PhD) dan University of Illinois at Urbana-Champaign (S-2). Sedangkan S-1-nya dari Universitas Gadjah Mada dengan nilai kelulusan terbaik dan tercepat.

Jabatan Denni saat ini adalah deputi di Kantor Staf Presiden. Yang membidangi ekonomi. Karena itu, dia bisa lebih independen dalam melihat situasi riil ekonomi kita. Bahkan, dia bisa bersikap kritis. Agar input ke Bapak Presiden bisa lebih objektif. Dalam menilai kebijakan ekononi maupun pelaksanaan kebijakan di lapangan.

Banyak yang kami bahas malam itu. Sambil menikmati semur lidah bikinan istri saya. Dr Denni menjelaskan keberadaan dana Rp 70 triliun yang bisa menggerakkan ekonomi di bawah. Yakni, dana desa, kesehatan, dan pendidikan. Dananya ada. Begitu diserap pasti langsung dibelanjakan.

Saya mengemukakan adanya fenomena ayam stres. Yang terjadi di mana-mana saat ini. Padahal, ayam tersebut ayam petelur. Karena stres, ayamnya bisa-bisa tidak mampu lagi bertelur. Ayam yang saya maksud adalah pengusaha. Sektor swasta. Mengapa para pengusaha, eh ayam petelur itu, stres?

Itu karena banyaknya kejadian yang ”anti-ekonomi”. Pengusaha tidak tenang. Kalau harga daging naik, peternak besar diancam-ancam. Rumah potong hewan dirazia. Saat harga beras naik, pedagang beras dirazia. Diancam-ancam. Dengan tuduhan yang anti-ekonomi. Dicari-cari. Lalu, muncul berita sekitar pelaporan penggunaan kartu kredit. Disusul lagi berita tentang pelaporan saldo di atas Rp 200 juta. Yang kemudian diralat menjadi di atas Rp 1 miliar. Ada pula heboh PPN tebu rakyat. Dan seterusnya.

Ayam-ayam petelur seperti terkaget-kaget oleh suara dar-der-dor mercon. Atau granat. Atau bom. Memang suara itu sebenarnya tidak mematikan ayam. Tapi takut bertelur. Padahal, sejak lama kita sepakat bahwa peran swasta lebih dominan untuk membangun ekonomi negara. Peran negara, sebanyak apa pun uangnya, tidak akan bisa mencapai 30 persen. Apalagi kalau keuangan negara juga lagi seret.

Jumat sebelumnya saya makan pagi dengan sejumlah banker. Secara kebetulan. Di STIE Perbanas Surabaya. Setelah saya memimpin senam masal ”Dahlan Style” di situ. Mereka membenarkan adanya fenomena ayam stres tersebut. Bahkan, kata salah seorang banker itu, pembayaran lewat cheque menurun tajam. Ada ketakutan melakukan transaksi nontunai.

Kalau sampai ayam petelur kita terus stres, bagaimana kita bisa mengharapkan telur emasnya? Berupa proyek-proyek baru? Lapangan kerja baru? Bahkan pajak-pajaknya? Bisakah kita berharap kenaikan pendapatan pajak kalau ayamnya tidak bisa bertelur?

Dr Denni mendengarkan dengan baik. Lalu, ganti saya yang menjadi pendengar. Tentu tidak semuanya bisa saya share di sini. Analisisnya tajam. Kritis. Dan cerdas. Antara otak dan bibirnya seperti ada bluetooth kapasitas besar. Kecepatan berpikirnya dan kecepatan bicaranya seperti kecepatan kilat dan petir. Dr Denni memang mengkhawatirkan kalau sampai terjadi pemusatan sumber ekonomi pada negara. Dengan uraian yang gamblang dasar teorinya. Dengan bahaya-bahaya dampaknya. Dalam pembicaraan sekitar dua jam itu, saya merasa seperti mengikuti kuliah ekonomi dua semester.

Tanpa ada mercon-mercon baru pun, ayam-ayam stres tersebut perlu waktu lama untuk menenangkan diri. Sebelum kembali mampu bertelur. Apalagi kalau mercon-mercon baru ternyata masih akan terus meledak. Jangan-jangan bukan hanya mercon. Bahkan jangan-jangan granat. Mengingat tahun depan sepertinya ekonomi masih akan jadi anak tiri.

Apa boleh buat. Sementara ayam-ayamnya masih stres, berapa pun uangnya, dana negara harus kita tunggu. Apalagi kalau dana haji yang Rp 90 triliun itu jadi dipakai negara. Untuk mempercepat infrastruktur.

Rasanya akan lumayan.

Lumayan?

Entahlah. Kalau dana itu jadi dipakai untuk membiayai infrastruktur, yang bisa bernasib lumayan adalah BUMN. Artinya kembali ke sektor negara lagi. Swasta boleh tetap gigit jari.

Untungnya, Anda tidak akan gigit jari sendirian. Dana haji tersebut selama ini disimpan di bank. Berarti telah memperkuat permodalan bank. Kalau sampai dana haji Rp 90 triliun itu ditarik dari bank, berarti kemampuan bank menyalurkan kredit juga menurun.

Kita rupanya lagi memerlukan obat penenang. Yang diciptakan khusus untuk menenangkan ayam stres. *
Oleh Dahlan Iskan

Catat nih, Medsos Resmi ATB Batam

0
ilustrasi

PT Adhya Tirta Batam (ATB) selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Selain menambah jumlah kantor cabang pelayanan, ATB juga memanfaatkan media sosial agar bisa lebih mendekatkan diri ke pelanggan tanpa batas waktu.

Layanan ini bisa dimanfaatkan pelanggan agar tetap terhubung dengan ATB cukup beragam, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Website resmi ATB hingga layanan Youtube.

Dengan media sosial ini, nantinya para pelanggan bisa menyampaikan informasi seputar ATB. Hingga mendapatkan berbagai informasi seputar ATB, baik dari pelayanan, gangguan suplai, kebocoran pipa, hingga berinteraksi tentang pemakaian air pada pelanggan

“Layanan media sosial ini kita sediakan untuk pelanggan. Sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal. Dan ini merupakan kedekatan kami dengan pelanggan. Jejaring sosial ini juga bisa digunakan untuk mensosialisasikan program-program yang sudah dirancang ATB serta mendapatkan informasi seputar ATB dengan lebih mudah,” jelas Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Selasa(25/7).

Layanan di dunia maya ini juga sebagai bentuk pendukung agar pelanggan  tetap bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan ATB. Seperti menanyakan mengenai meter air, tagihan yang melonjak tinggi, terkadang ada juga yang menanyakan nomor pelanggan, karena pelanggan yang bersangkutan kehilangan faktur sehingga kesulitan saat akan membayar tagihan ATB

Seperti pelanggan Nermi Samosir, ikut berkomentar dalam akun facebooknya, ia menulis “Alhamdulilah, terimakasih juga untuk ATB Batam yang berusaha untuk segala kekurangan dan selalu meningkatkan perbaikan, untuk selalu memberikan yang terbaik bagi kami masyarakat Batam, berkat perbaikan yang dilakukan sekarang daerah kami Jupiter residence dan sekitarnya sudah lancar mari masyarakat Batam kita dukung dan mendoakan buat kelancaran ATB Batam,” ujar status Nermi.

Untuk bergabung di Media Sosial ATB bisa mengakses Website ATB di www.atbbatam.com , atau di Facebook (ATB Batam), Twitter (@atbbatam) , Instagram (atb.batam) serta Youtube (ATB Batam). (*)

Satu Keluarga Disekap, Ruko Dirampok

0
Eampat kawanan perampok berhasil mengambil barang-barang berharga dari Toko Harapn Rezeki, di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Sabtu (29/7), dini hari.

batampos.co.id – Naas dialami Eni, 28, dan keluarganya, segala barang berharga dari rumah dan toko miliknya raib dicuri oleh empat kawanan perampok, Sabtu (29/07) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Eni adalah pemiliki Toko  Harapan Rezeki di Jalan Pantai Trikora RT 001 RW 001 Desa Teluk Bakau. Saat kejadian, dirinya dan juga anaknya AD, 6, adiknya Dedi, serta Sekuriti toko, Buana, sempat disekap kawanan perampok tersebut selama 15 menit.

“Mereka ada empat orang dengan postur tubuh tinggi besar dan pakai penutup muka serta sarung tangan. Begitu masuk, kami langsung diikat di dalam rumah dan mereka beraksi. Tapi ada satu orang yang membawa parang,” terang Eni saat ditemui di kediamannya, Minggu (30/7).

Ia menuturkan kejadian perampokan yang terjadi malam itu berlangsung sangat cepat, dan mereka berhasil membawa kabur barang berharga yang ada di dalam rumah dan juga toko.

Diantaranya barang berharga dari rumah berupa uang tunai Rp 20 juta, 1 unit hp merek Samsung A7, 1 unit hp merek Samsung A5, 1 unit hp Samsung note 3, 1 unit samsung tab3, 1 unit iphone 5, 2 unit hp nokia senter, 1 unit hp blackberry, serta 2 cincin emas.

Sedangkan dari toko pelaku mengambil uang tunai sebanyak Rp. 5 juta, 20 slop rokok surya 16, 10 slop rokok sampoerna, serta 20 selop rokok Lucky strike mild.

“Diperkirakan hampir seluruh kerugian mencapai Rp 60 jutaan. Sebab habis dia (pelaku, red) mengambil seluruh isi yang ada di rumah, terus dilanjutkan lagi mengambil isi yang di toko, dengan meminta kunci sama kami yang posisinya lagi terikat,” terangnya.

Tak hanya itu saja, lanjutnya segala rekaman atau DVR CCTV yang ada di dalam toko juga ikut diambil pelaku itu.

“Pokoknya semua diambil mereka. Tidak ada yang tersisa,” ungkapnya dengan nada kesal atas persitiwa itu.

Setelah pelaku berhasil mengambil semua barang yang diinginkan, mereka langsung pergi bersamaan.

Dan tak berselang lama Eni langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Kijang.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Gunung Kijang, AKP Hendriyal membenarkan kejadian tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus ini masih sedang kita tangani, para tersangka masih kita lacak keberadaannya,” imbuhnya. (cr20)