Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13184

Sanki Jual Barang Kedaluwarsa Mulai Diterapkan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, secara simbolis memusnahkan 652 jenis barang expired yang diperoleh saat Inspeksi Mendadak (Sidak) selama dua bulan terakhir yang dilakukan oleh tim insepeksi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Anambas.

Usman Kepala Disperindagkop & UKM, KKA mengatakan, pemusnahan barang tersebut baru dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati KKA Abdul Haris, usai upacara hari Kesadaran Nasional Kamis silam.

“Barang yang dimusnahkan bermacam-macam ada makanan seperti roti, kue, minuman seperti sirup dan lainnya,” ungkap Usman Minggu (20/8)

Sebenarnya sejak mulai berlakunya Undang-Undang (UU) no 23 dimana kewenangan di tarik oleh Provinsi, pihaknya sudah tidak memiliki kewenangan lagi, namun dengan kondisi di Anambas tentunya mesti ada inisiatif agar peredaran barang kadaluarsa tidak semakin menjadi.

“Ini sudah di depan mata kita tak mungkin dibiarkan. Kami telah berkoordinasi dengan pihak provinsi.”bebernya.

Saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan provinsi belum lama ini, pihaknya sudah mengusulkan untuk membuat Peraturan Gubernur, agar pemerintah daerah dapat melaksanakan pengawasan. “Kita sudah usulkan ini ke Provinsi mudah-mudahan segera dapat direalisasikan,” ujarnya.

Regulasi yang tertuang dalam Pergub tambah Usman, agar ada sanksi bagi para pedagang yang berani menjajakan barang daganganya yang sudah kadaluarsa. “Saat ini pedagang yang menjual barang kedaluwarsa tidak ada sanksi, jadi mereka tenang-tenang saja memajang barang dagangannya,” sesalnya.

Dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen memang ada sanksi yakni maksimal hukuman lima tahun dan uang denda sebesar Rp 2 miliar bagi pedagang yang tertangkap menjual barang kadaluarsa. Yang sudah diusulkan ke Provinsi bagi pedagang yang tertangkap tangan didenda sesuain dengan harga barang kadaluarsa yang dijual.

“Misal harga sirup 1 botol Rp10.000. maka pedagang didenda juga Rp10.000,” tegasnya.

Saat ini langkah cepat yang sudah dilakukan adalah dengan melakukan sidak setiap minggunya di warung-warung dan toko serta minimarket. (sya)

Pemkab Akan Genjot PAD dari PBB

0

batampos.co.id – Hingga tahun 2017 ini, pemerintah kabupaten Natuna masih memutar otak mencari formulasi dan strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pasalnya PAD yang dikelola daerah saat ini hanya senilai puluhan miliar setiap tahun.

Minimnya Kas daerah melalui PAD membuat Natuna tidak bisa berbuat banyak. Selama ini daerah masih menghandalkan kucuran anggaran dari pemerintah pusat, salah satunya melalui dana perimbangan migas.

Bupati Natuna Hamid Rizal, mengakui bahwa PAD masih sangat minim, yang dikelola hanya puluhan miliar. Namun Pemda masih terus berupaya menggenjot PAD.

“Sejauh ini sangat kecil PAD dikeloka, hanya puluhan miliar setiap tahun. Tetapi kita akan berupaya terus untuk meningkatkan PAD”, ujar Hamid kemarin.

Menurutnya, sektor yang akan digenjot untuk meningkatkan PAD adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selain itu, pemerintah juga akan mengoptimalkan pendapatan daerah melalui retribusi daerah.

Hamid optimis, keuangan dan perekononomian Natuna akan terus membaik. Apalagi tidak lama lagi, sentra Kelayan dan perikanan terpadu di Selat Lampa akan beroperasi.

“PAD akan digunakan, tentu yang potensial itu dari sektor PBB dan Retribusi daerah. Nanti pelelangan di Selat lampa akan diatur regulasinya” ujar Hamid.

Mendongrak PAD ini kata Hamid, perlu kebersamaan seluruh OPD. Tidak ada lagi ego sektoral di OPD. Saling membahu meningkatkan PAD.

Sebelumnya Pemda Natuna sudah merevisi dan menaikkan PBB, namun baru diwilah Kecamatan Bunguran Timur. Kenaikan PBB mencapai 200 persen dari dari nilai objek pajak.

“Kenaikan PBB ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan PAD,” ujar Hamid.(arn)

Mike Juarai Ironman 70.3 Bintan

0
Ratusan peserta mengikuti event Iron Man di Lagoi Bay Bintan, Minggu (20/8). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dua atlet Selandia Baru keluar sebagai juara Ironman 70.3 Bintan di Lagoi Bay Lagoi, Bintan, Minggu (20/8) kemarin. Mike Philip berhasil mengalahkan juara bertahan Fredrik Croneborg atlet asal Swedia dan berhak berdiri di atas podium juara I Ironman 70.3 Bintan kategori laki-laki.

Rekannya senegara, Amelia Watkinson juga berhasil merebut podium juara
I Ironman 70.3 Bintan kategori perempuan. Pengumuman para pemenang diumumkan secara resmi pihak Meta Sport sebagai penyelenggara event olahraga dunia Ironman 70.3 Bintan bekerjasama dengan PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) Lagoi dan Indofood setelah tiga atlet baik kategori laki-laki serta perempuan berhasil mencatatkan waktu tercepat.

Dalam rilisnya, Meta Sport menyatakan Mike Philip menjadi atlet tercepat di olahraga yang mengabungkan renang, balap sepeda dan lari di Ironman 70.3 Bintan. Pria bertubuh jangkung itu mencatat kan waktu 3 jam 54 menit dan 37 detik.

Juara kedua diraih Domenico Passuello. Hanya selisih 3 menit dari Mike Philips, atlet asal Italia ini mencatatkan waktu 3 jam, 57 menit dan 18 detik. Sedangkan, juara bertahan Ironman 70.3 Bintan, tahun 2016, Fredrik Croneborg puas berada di juara ketiga dengan mencatatkan waktu 4 jam, 1 menit dan 55 detik.

Sementara itu, Amelia Watkinson atlet dinobatkan sebagai juara I Ironman 70.3 Bintan, karena mengungguli juara tahun lalu, Kate Bevilaqua. Sedangkan posisi kedua diraih Anna Eberhardt asal Hungaria dan Kate Bevilaqua harus puas di juara 3 dengan catatan waktu 4 jam, 41 menit dan 46 detik.

Usai masuk garis finis, Mike mengaku senang. Kemenangannya di Ironman 70.3 Bintan adalah di luar dugaan. Ia juga mengaku tidak ada persiapan selain latihan rutin.

Ditanya tentang Bintan, ia menuturkan, area tanding di Bintan sangat menantang. Karena itu, atlet harus bekerja keras, dari berenang sejauh 1,9 kilometer, bersepeda 90 kilometer dan berlari 21.1 kilometer.

“Harus kerja keras untuk mencapai garis finis,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata RI, Rizki Handayani mengatakan Kemenpar sangat mendukung event Ironman 70.3 Bintan. Event Ironman harus terus dikembangkan karena saat ini olahraga dan pariwisata sudah menjadi gaya hidup.

Bahkan, Kepri umumnya dan Bintan khususnya memiliki posisi yang sangat diuntungkan, karena letaknya dekat dengan Singapura dan Johor, Malaysia. “Baru-baru ini kita ada kerjasama dengan 50 pelaku industri pariwisata di Kepri,” katanya.

Bahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan operator feri di Batam, Bintan dan Karimun, agar menurunkan harga tiket feri dari Singapura ke Batam, Bintan dan Karimun menjadi 20 dollar singapura. “Itu khusus non Indonesia, belinya juga per paket. Boleh beli paket 3 hari 2 malam atau paket lainnya,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama agar event di Singapura yang digelar 3 hari, setidaknya bisa 1 hari di gelar di Kepri. “Produk Kepri dan Singapura itu beda, makanya kita coba agar wisatawan di sana bisa ke Kepri,” tukasnya.

Sebelumnya, pelepasan atlet Ironman 70.3 Bintan dilakukan di pantai Lagoi Bay Bintan sekitar pukul 06.00 pagi. Hadir di pelepasan itu, asisten I bidang Ekonomi Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Wabup Bintan Dalmasri Syam, Group General Manager PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC), Abdul Wahab, Head of Corporate Indofood Indrayana dan General Manager Administrasi Aditya Laksamana, serta Kadis Pariwisata Bintan
Luki Zaiman Prawira. (cr21)

Pemerintah akan Naikkan Cukai Rokok, Tahun Ini

0

batampos.co.id – Pemerintah kembali menargetkan kenaikan penerimaan cukai rokok tahun ini.

Rencana itu ditentang Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI).

“Tahun 2016, produksi sudah turun 6 miliar batang, menyebabkan target cukai tidak tercapai. Di tahun 2017 volume masih terus turun, sampai tengah tahun 2017 sudah turun 5,4 persen. Kalau cukai dinaikkan lagi tahun depan makin berat untuk industri,” kata Ketua Media Center AMTI Hananto Wibisono dalam keterangan tertulis, Minggu (20/8).

Menurut Hananto, untuk membantu industri sehat lagi, diharapkan tidak ada kenaikan cukai tahun depan. Sebab, pemerintah 2 tahun ini sudah menaikkan cukai tinggi, 15 persen di tahun 2016 dan 10,5 persen di tahun 2017.

AMTI berpandangan kenaikan harga dan cukai rokok merupakan kebijakan yang harus dirumuskan secara hati-hati dan komprehensif dengan mempertimbangkan dampak yang dapat ditimbulkan terhadap seluruh mata rantai industri tembakau nasional.

Sebab, di industri ini lebih dari 6 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan penghidupannya, seperti petani, pekerja, pabrikan, pedagang dan konsumen.

“Ada 2 juta petani tembakau dan pekerjanya. Untuk cengkih ada 1,5 juta petani dan pekerjanya, 600.000 tenaga kerja pabrikan rokok, dan 2 juta pedagang,” paparnya.

Hananto menambahkan, kenaikan harga dan cukai rokok juga harus memperhatikan kondisi industri dan daya beli masyarakat saat ini, karena jika dipaksakan kenaikan yang sangat tinggi akan menimbulkan masalah-masalah baru dan menjadi kontraproduktif.

Dia menjelaskan industri hasil tembakau nasional tengah mengalami situasi yang sulit di tahun ini dimulai dengan kenaikan target penerimaan cukai sebesar 15 persen di awal tahun 2016 telah menyebabkan volume IHT menurun rerata sebesar 4,8 persen pada tahun 2016.

“Perlu menjadi catatan bahwa kenaikan harga maupun tarif cukai yang terlalu tinggi akan berdampak negatif pada keberlangsungan industri ini, baik dari sisi penerimaan negara, serapan tenaga kerja maupun keberlangsungan petani tembakau dan cengkeh Indonesia,” katanya.

Sebagai referensi, di tahun 2013-2015, menurut data Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM), sudah ada 30 ribu pekerja di Industri IHT yang terkena PHK. Padahal, kenaikan cukai pada saat itu hanya berkisar diantara 7-9 persen per tahun. Kenaikan harga atau tarif cukai eksesif akan dibarengi dengan menurunnya kemampuan daya beli masyarakat.

“Jika daya beli turun maka konsumen akan mensiasati dengan mencari rokok yang lebih murah, dengan ini sudah tentu target pendapatan cukai tidak mencapai target, diperburuk lagi kenaikan cukai yang berlebihan akan menyuburkan pertumbuhan rokok ilegal,” katanya.

Kondisi itu, kata dia, akan merugikan semua pihak, baik pemerintah dalam hal pembayaran pajak dan cukai cukai, industri legal dan ratusan ribu tenaga kerjanya, serta konsumen.

Sebagai informasi lebih dari 70 persen penjualan rokok masuk ke kas negara dalam bentuk cukai, PPN, serta pajak rokok daerah. Sisanya merupakan biaya produksi, distribusi, dan upah tenaga kerja.

“Perlu menjadi catatan penting bahwa dengan tingkat cukai saat ini, perdagangan rokok ilegal telah mencapai 11,7 persen dari produksi nasional (berdasarkan studi dari beberapa Universitas nasional),” tegasnya.

Menurutnya hal itu sangat kontraproduktif dengan upaya pengendalian konsumsi rokok, peningkatan penerimaan negara, dan perlindungan tenaga kerja yang dicanangkan pemerintah selama ini. Untuk itu, kata dia, AMTI menilai menaikkan harga dan cukai rokok secara berlebihan bukanlah solusi yang efektif dalam menekan prevalensi merokok.

“Edukasi publik dan kampanye mengenai bahaya merokok lebih diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” tutupnya.

Sampai dengan Juli 2017, volume produksi turun 4,6 persen. Akan tetapi pemerintah memprediksi di nota keuangan turun 3 persen buat keseluruhan di tahun 2017. Industri dinilai sudah stagnan 3 tahun terakhir. (ika/JPC)

Kaum Hawa pun Bisa Alami Mimpi Basah

0
ilustrasi

Pop Sugar, Minggu (20/8/2017) melansir, bukan hanya pria, perempuan juga bisa ‘menegang’ dan mengalami mimpi basah.

Ya, Perempuan sangat bisa mengalami mimpi tengah asyik bercinta dan bangun tidur seolah sudah mencapai orgasme. Di pagi hari pun, banyak perempuan yang merasakan ingin bercinta seolah gairahnya bangkit seperti layaknya Mr P.

Sebuah studi menemukan bahwa 37 persen perempuan mengalami orgasme saat tidur, sementara lebih dari 70 persen mengalami mimpi seksual.

Menurut sebuah studi dari Kinsey Institute, di mana peneliti mengukur dan mengamati Miss V saat tertidur, peneliti menemukan aliran darah meningkat ke klitoris dengan cara yang sama seperti mengalir ke bagian Mr P.

Hal ini terjadi karena saat tidur, norepinephrine menurun, yang berkontribusi terhadap banyak hal di dalam tubuh, termasuk tekanan darah dan respons. Sehingga tubuh merasa lebih rileks.

Peningkatan aliran darah di daerah genital ini bisa membangkitkan tubuh secara seksual bahkan saat tidur.

“Inilah sebabnya mengapa beberapa perempuan terbangun dari tidur dengan rasa hangat atau sensasi yang hebat di daerah genital setelah mengalami orgasme tidur,” kata Seksolog Klinis dan Psikoterapis dr. Kristie Overstreet, PhD.

Mr P dan Miss V Tak Jauh Berbeda

Mr P dan Miss V dibuat dari jaringan ereksi yang sama. Mereka homolog satu sama lain dan mengalami kesenangan dan gairah dengan cara yang sangat mirip.

Sebenarnya, dalam beberapa minggu pertama di dalam rahim ibu, Mr P dan Miss V identik satu sama lain. Masuk akal bahwa kedua organ vital akan memiliki kemampuan untuk menjadi terangsang dan membesar dan bahkan menghasilkan orgasme saat tidur dengan cara yang sama pula.

Bisa Multiorgasme

Hal lain yang menakjubkan seseorang bisa mengalami multiorgasme saat sedang tidur. Namun tak seluruhnya. Secara biologis, semua perempuan bisa memiliki kemampuan itu namun tapi tidak semua melakukannya.

“Beberapa perempuan dapat mengingat mimpi erotis atau seksual yang mereka alami. Sama seperti perempuan dapat mengalami multiorgasme saat mereka terjaga, mereka dapat Juga merasakannya saat mereka tidur, “kata Overstreet.

“Mereka akan mengalami pembesaran di daerah klitoris dan dan juga terjadi peningkatan pelumasan,” ungkapnya. (ika/JPC)

Siap-siap Produk Sony Bakal Menyapa Indonesia

0

batampos.co.id – Sony Music Entertainment Japan (SMEJ) memperkenalkan serangkaian produk teknologi interaktif yang berkaitan dengan musik, permainan dan edukasi Anime Festival Asia (AFA) 2017 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Utara untuk kali pertama. Beberapa di antaranya sudah tidak asing lagi oleh anak muda Indonesia.

’’Rangkaian teknologi kami bawa untuk diperkenalkan di Indonesia. Semua produk ini merupakan komitmen SMEJ untuk memberikan pengalaman hiburan terbaik bagi konsumen,” ujar Chief Producer SMEJ, Masako Masuda saat ditemui JawaPos.com di JIExpo Kemayoran, Minggu (20/8).

Secara keseluruhan, ada enam produk yang diperkenalkan oleh SMEJ. Yakni, anywhereVR yang merupakan bagian dari ekosistem Playstation Virtual Reality (PSVR), Volly, Nawatobi Jumper, Daifuku-kun, Shinkukan Dolls, Mitene dan Tama.

Untuk informasi, Volly adalah sebuah bola plastik seukuran bola voli sesungguhnya. Tetapi, bisa merekam kata-kata, jika digoyangkan akan mengulang kata tersebut dengan bermacam-macam suara. Semakin cepat digerakkan, semakin cepat juga suaranya berganti-ganti.

Untuk Nawatobi Jumper, merupakan aplikasi game lompat tali yang terkoneksi dengan pinggang gamers. Semakin tinggi gamers melompat, semakin tinggi nilai yang diraihnya. Sedangkan Daifuku-kun, aplikasi game dengan karakter lucu khas Jepang, mirip tama-gochi.

Shinkukan Dolls, aplikasi game penjelajahan suatu kota, pemain berperan sebagai Shinkukan Dolls tersebut. Mitene dan Tama, adalah software yang bisa menangkap gambar ke layar televisi melalui sensor. Saat diperkenalkan, menggunakan kucing sebagai karakter utamanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, SMEJ punya komitmen untuk tidak hanya memberikan hiburan dari perangkatnya. Tetapi juga soal edukasi kepada konsumen. Lantaran pengunjung AFA 2017 memiliki rentang umur yang tidak terbatas, maka SMEJ membawa produk universal untuk semua usia.

“Produk-produk yang kami bawa, kami anggap sejalan dengan visi dan misi AFA,” kata Masako.

Selain memasarkan produknya, lanjut Masako, SMEJ juga bertujuan menginspirasi masyarakat Indonesia melalui fitur teknologi mereka. “Kami berusaha menghadirkan inovasi terbaik kami. Selain itu, kami juga ingin melihat bagaimana reaksi masyarakat Indonesia terhadap produk kami,” tutupnya. (cr3/JPC)

Cahaya Mobil Listrik dari Sosok Nur

0

Pemecah telur kendaraan listrik nasional adalah Surabaya. ITS. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Memang, Mario Rivaldo dari Bandung sudah membuatnya lima tahun lalu. Sudah pula diuji coba di mana-mana. Tapi belum pernah masuk pasar komersial. Tepatnya belum dapat izin.

Memang pula sudah banyak sepeda motor listrik di pasar, tapi belum bisa disebut kendaraan nasional. ITS-lah yang secara nyata menandatangani kontrak komersial produksi kendaraan listrik. Antara ITS dan PT Garasindo. Perusahaan itulah yang akan memproduksi Gesits, sepeda motor listrik made in ITS. Itulah kontrak komersial pembuatan kendaraan listrik nasional pertama dalam sejarah Indonesia. ITS bersejarah. Di bidang kendaraan listrik nasional.

Semua itu tidak bisa dipisahkan dari peran kepemimpinan seorang doktor di ITS bernama Nur Yuniarto. Yang mendapat dukungan penuh dari rektornya. Sejak tahun 2011 sampai rektornya yang sekarang: Prof Dr Ir Joni Hermana MSc.

Nur dalam bahasa lain berarti cahaya.

Saya memang melihat cahaya itu dari pribadi Dr Nur yang satu ini. Saya juga melihat cahaya itu terefleksi pada buku baru yang segera terbit. Dialah yang menulis buku itu. Judulnya Kendaraan Listrik: Teknologi untuk Bangsa. Maka ketika Dr Nur (nama lengkapnya Mohammad Nur Yuniarto) meminta saya menuliskan kata pengantar untuk buku barunya ini, saya tidak pikir panjang. Langsung saya sanggupi.

Dr Nur di mata saya adalah pribadi yang menarik. Tampilannya seperti seorang rocker. Badannya berisi. Rambutnya gondrong. Celananya belel. Bajunya nyaris urakan. Kalau saja dulu saya pertama bertemu dia di sebuah plaza, pastilah saya tidak menyangka sosok ini seorang doktor lulusan Manchester, Inggris.

Yang juga menarik adalah Dr Nur ternyata bukan doktor teknik elektro. S-1-nya memang diraih di ITS, tapi ambil teknik mesin. Doktornya yang dari Manchester itu juga teknik mesin. Tapi, perjuangannya untuk mobil listrik luar biasa. Dialah ketua tim kendaraan listrik ITS. Salah satu program unggulan ITS yang sangat berhasil.

Yang juga istimewa, untuk jadi doktor, dia tidak harus melewati S-2. Dari S-1 dia langsung bisa ikut program S-3. Di Manchester University. Memang, dia harus masuk program khusus dulu satu tahun. Setelah itu harus mengikuti tes. Ternyata lulus untuk langsung S-3.

Tim kendaraan listrik ITS kini sudah mendaftarkan 10 paten. Dan yang lagi disiapkan untuk didaftarkan lebih banyak lagi: 130. Semua di bidang kendaraan listrik.

Hebatnya, Dr Nur hampir selalu berada bersama anggota tim. Sudah tidak bisa dibedakan mana mahasiswa dan mana dosen. Pakaiannya maupun sikapnya. Pekerjaannya maupun belepotannya. Dr Nur sudah seperti teman bagi mahasiswa. Dosen sekaligus teman. Bapak sekaligus anak. Kakak sekaligus adik. Kesimpulan saya, inilah kunci keberhasilan tim kendaraan listrik ITS.

Dr Nur lahir di Desa Grebek nan jauh dari Kota Purworejo, Jateng. Setamat SMAN 1 Purworejo, ia masuk Teknik Mesin ITS dan jadi lulusan terbaik tahun 1997. Hobinya memang sejalan dengan apa yang dia tekuni saat ini: ngebut. Dengan sepeda motor. Ngebut itulah yang membuat dia akrab dengan mahasiswa pada umumnya dan para pengebut pada khususnya. Lalu, ketika para pengebut itu menjadi aktivis bengkel, Dr Nur ditarik untuk menjadi ketua gengnya. Pengebut tentu tidak mengenal fakultas. Dari fakultas mana saja: elektro, mesin, dan teknik industri. Karena itu, tim kendaraan listrik ITS ini ada yang dari elektro, mesin, dan fakultas lain.

Mahasiswa anggota tim yang dari teknik mesin, Yoga, kini sudah berhasil membuat motor. Made in ITS. Yang teknik elektro sudah bisa bikin controller. Bahkan sudah bisa bikin BMS (battery management system). Termasuk merangkai baterai dalam satu sistem yang siap pakai. Inilah tiga jatung utama kendaraan listrik.

Dalam wujud kendaraan, tim ini juga sudah melahirkan produk siap produksi komersial. Bentuknya sepeda motor. Namanya Gesits. Ada huruf ITS di tiga huruf terakhirnya. Saya sudah melihat contoh karya nyata ini. Saat saya ke ITS. Mengajak guru-guru SMK Pesantren Sabilil Muttaqin Takeran, Magetan, untuk belajar pada tim ITS. SMK binaan keluarga besar saya ini ingin membuat sepeda motor listrik. Tentu harus belajar dari proyek Gesits. Yang sudah siap diproduksi secara masal. Dan yang akan memproduksi pun sudah ada: PT Garasindo. Kebetulan, pemilik Garasindo adalah alumnus ITS juga. Mereka sudah bicara sangat detail. Sudah ada kontraknya. Inilah kontrak pertama produksi kendaraan listrik made in Indonesia dalam sejarah. Antara ITS dan Garasindo.

Meski buku ini tidak diniatkan untuk meraih gelar profesor, keilmiahannya terjamin. Dr Nur punya motif yang lebih besar daripada raihan gelar. Motif utamanya untuk mendorong, menuntun, dan mencerahkan semua pihak yang concern pada mobil listrik. Dr Nur melihat pemerintah kelihatan mau sungguh-sungguh mendorong mobil listrik nasional. Dr Nur menuliskan pandangannya yang menyeluruh. Baiknya. Buruknya. Tantangannya. Peluangnya. Lengkap.

Memang, sebetulnya pemerintahlah yang bisa menjadi pendorong utama. Tidak usah bicara fasilitas. Atau insentif. Pemerintah cukup memberikan peraturan yang jelas. Tidak mbulet. Itu saja cukup. Agar tidak ada pihak yang ingin mewujudkan mobil listrik, lalu dianggap melanggar karena peraturan yang belum ada atau aturan yang masih abu-abu. Mobil listrik adalah efisiensi nasional. Bahkan global. Dr Nur menegaskan di buku ini: sebenarnya beli BBM untuk mobil itu borosnya luar biasa. Dari 100 persen BBM, hanya 1 persen yang langsung terpakai untuk menggerakkan roda. Yang 99 persen tidak langsung untuk menggerakkan roda. Hahahaaa… Maka bacalah sendiri buku ini. Jelaslah semuanya.

Atau, dalam kata-kata Ricky Elson: Kalau tidak ada industri nasional, para lulusan fakultas teknik tidak akan pernah melakukan pekerjaan engineering. Pekerjaan utamanya hanyalah membaca dan menganalisis katalog. Semua produk diimpor sehingga yang diperlukan adalah kemampuan membaca katalog produk orang lain. Dalam seminar di Ubaya minggu lalu, saya pun mengutipnya: Akankah kita lebih perlu mengadakan mata kuliah membaca katalog daripada engineering?

Membaca draf buku Dr Nur ini, kita mengetahui A sampai Z-nya persoalan mobil listrik Indonesia. Selamat untuk Dr Nur Yuniarto. Selamat untuk Tim Kendaraan Listrik ITS. Selamat untuk ITS. Selamat untuk Indonesia.

Tinggal, adakah dukungan untuk memajukannya? (*)

 

Oleh: Dahlan Iskan

Investasi yang Masuk Batam Mencapai 413 Juta Dolar Amerika

0
ilustrasi

batampos.co.id – Realisasi investasi yang telah mulai berjalan hingga Juni tahun 2017 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Berdasarkan data dari izin usaha yang dihimpun BP Batam, peningkatan terjadi hampir 30 persen.

“Tahun ini dari 23 proyek, nilai investasi yang dihimpun telah mencapai 413,1 juta Dolar Amerika. Sedangkan pada periode hingga Juni tahun lalu dari 33 proyek, investasinya mencapai 309,7 juta Dolar Amerika,” ucap Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, Sabtu (19/8).

Andi mengatakan hingga saat ini sebagian besar investasi yang masuk berasal dari Singapura. Bahkan perusahaan dari Eropa juga banyak yang masuk dengan memakai nama Singapura.

“Sebagian ada perusahaan asing yang beroperasi di Singapura dan juga membuka usaha di Batam. Jadi tidak melulu berasal dari Singapura,” ujarnya.

Tahun ini, kata Andi target BP Batam adalah meraup investasi sebanyak 500 juta Dolar Amerika.”Kami tetap optimis apalagi sekarang sudah dapat sekitar 413 juta Dolar Amerika,” imbuhnya.

Berbagai ragam kemudahan selalu diupayakan BP Batam seperti memperkenalkan program i23J dan KILK untuk memudahkan investor.”Dengan i23J saja sudah ada 12 investor yang hadir di Batam. Mudah-mudahan semakin banyak kedepannya,” pungkasnya.(leo)

Kiki Batal Beli Beras karena Dompet Diambil Copet

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Kiki Amanda, warga Mandalay, Sagulung batal membeli beras di pasar Fanindo.

Dompetnya yang berisikan sejumlah uang tunai hilang digondol pencopet saat berada di dalam kawasan pasar Fanindo, Sabtu (19/8) sore.

Saat mengadu ke Mapolsek Batuaji Kiki mengaku, aksi pencopetan itu terjadi saat dia berada di dalam kawasan pasar. Suasana pasar yang ramai, membuat Kiki tak sadar jika dompetnya telah diambil orang tak dikenal. “Dompet itu dalam tas yang saya jinjing. Saat mau beli beras, rupanya sudah tak ada lagi. Tas saya sudah posisi terbuka,” ujar Kiki, Minggu (20/8) pagi.

Saat ketahuan hilang dompetnya, Kiki berusaha mencari ke sepanjang lokasi pasar yang dilaluinya namun tak membuahkan hasil. Pedagang dan warga yang ada dipasar malah memastikan jika dompetnya itu sudah dicopet orang.

“Pedagang di sana juga sudah geram, katanya memang sering terjadi pencopetan di pasar itu,” ujar Kiki.

Atas kejadian itu Kiki kehilangan uang tunai sebesar Rp 200 ribu beserta KTP dan kartu ATM yang ada di dalam dompetnya.

Pihak kepolisian Batuaji saat dikonfirmasi mengaku tidak menindak lanjuti laporan itu, sebab Kiki hanya membuat surat kehilangan, KTP dan kartu ATM saja.

“Kalau kejadiannya tak dilaporkan. Dia hanya buat surat kehilangan saja agar diurus KTP dan ATM yang baru,” ujar salah seorang anggota Polisi di sentral pelayanan kepolisian (SPK) Polsek Batuaji.

Namun demikian untuk upaya pencegahan, kata Polisi tersebut, pihaknya tetap turun patroli ke lokasi pasar tersebut. (eja)

Kapolri Ungkap Fakta Menarik tentang Polri

0
Kapolri Jenderal Tito Karnavian

batampos.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan fakta menarik, terutama, soal mana yang lebih tahan godaan untuk tidak melakukan KKN antara polisi laki-laki dan polisi wanita (Polwan).

Jawabannya, ternyata Polwan lebih bisa menahan godaan untuk tidak berbuat curang.

’’Relatif polisi wanita kuat terhadap godaan korupsi,” kata dia di Polda Metro Jaya, Minggu (19/8).

Oleh sebab itu, dia ingin memberikan reward kepada para perempuan korps Bhayangkara. Yakni, bisa menjabat posisi strategis. Tujuannya jelas, supaya bisa mencegah KKN dan menjaga nama baik Polri.

’’Akan menarik polisi-polisi wanita di jabatan-jabatan penting,’’ imbuhnya seperti dilansir jawapos.com.

Jenderal bintang empat itu lantas mencontohkan Wakil Ketua Komisioner AFP (Kepolisian Australia) yang dijabat seorang Polwan. Begitu juga dengan Kepala Antiteror Inggris yang dipimpin Polwan. Namun di Indonesia, Tito sampai prihatin karena kebanyakan Polwan hanya bertugas mengurus konsumsi saja.

Menurut mantan Kapolda Papua itu, Polwan seharusnya diberi kesempatan yang sama dengan polisi laki-laki. Sebab, pendidikan yang dilalui oleh Polwan disebutnya sama.

“Mereka juga dididik untuk bisa nangkap maling dan lainnya. Di jabatan-jabatan operasional, dilatih, dididik apalagi di Akpol. Sayang sekali mereka hanya untuk mengantar minum dan makanan,” tegas dia.

Saat ini, sudah ada Polwan yang menjadi jenderal bintang satu. Harapan supaya Polwan bisa menduduki jabatan strategis tidak main-main. Tito ingin ada Polwan yang menjadi kepala kepolisian daerah bertipe A.

“Sekarang sudah ada empat Brigjen Polwan. Saya yakin masih banyak potensi-potensi lain di Polwan ini,” kata dia di Polda Metro Jaya, Minggu (19/8).

Bukan tanpa alasan Tito ingin Polwan menjadi kepala polisi daerah tipe A. Sebab, sejauh ini masih sedikit Polwan yang meraih karir di kepolisian dengan jenjang hingga ke tingkat Kapolda. Yang pernah misalnya, Brigjen (Purn) Rumiah Kartaredjo sebagai Kapolda Banten tahun 2008-2010.

“Nanti kami akan mencari Polwan yang bagus, yang tepat untuk menjadi kapolda. Bukan hanya Kapolda Tipe B. Jadikan Kapolda bintang dua. Tipe B sudah pernah di Banten,” papar dia.

Sejauh ini, kata dia hanya ada satu jenderal Polwan yang bintang dua, dan itu telah menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yakni Basaria Pandjaitan. Ke depannya, mereka akan menyeleksi lagi Polwan yang ada untuk menjadi jenderal bintang dua.

Terpenting kata Tito, Polwan calon kapolda harus siap mengubah kultur negatif di Polri dan tahan godaan KKN. Dia yakin, ketika Polwan menjadi pemimpin, akan memberikan banyak warna baru. Apalagi, sebagai perempuan, Polwan lebih care dengan anggotanya dibanding bapak-bapak.

’’Laki-laki mungkin kadang kurang peduli. Polwan punya kelebihan sebagai perempuan yang kuat terhadap godaan korupsi, dan sensitif terhadap perasaan orang lain,’’ jelasnya. (elf/JPC)