Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 1320

Angka Pernikahan di Batam Turun Signifikan, Analisis Kemenag Ungkap Alasannya

0
Ilustrasi. jawapos.com

batampos – Angka pernikahan di Kota Batam mengalami penurunan signifikan sepanjang paruh pertama tahun 2025. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Batam, tercatat hanya 2.768 peristiwa nikah terjadi dari Januari hingga Juni 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh perubahan regulasi batas usia minimal menikah. Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan, menyebut aturan terbaru menaikkan batas usia menikah dari 16 menjadi 19 tahun untuk perempuan, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2019.

“Kan ada perubahan usia dari 16 tahun menjadi 19 tahun. Sudah pasti ini mempengaruhi, karena mereka harus menunda pernikahan mereka sampai pada usia yang sudah ditetapkan negara,” katanya, Senin (28/7).

Perubahan ini membawa dampak signifikan, terutama di kalangan remaja yang sebelumnya menikah dini. Kini, mereka harus menunggu hingga usia yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Jawab Isu Peredaran Beras Oplosan, Beberapa Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium

Namun, bukan hanya soal usia. Faktor kesiapan finansial dan mental juga turut memengaruhi turunnya angka pernikahan. Kata Budi, banyak pasangan muda memilih menunda pernikahan demi mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang lebih stabil.

“Karena kebutuhan bertambah usai menikah itu. Jadi banyak pasangan yang memilih mempersiapkan pernikahan mereka dengan matang. Meskipun sudah memasuki usia menikah, namun banyak yang menunda pernikahan karena faktor ini,” ujarnya.

Faktor kesiapan mental pun tak bisa diabaikan. Menurutnya, banyak perceraian terjadi karena pasangan belum matang secara psikologis.

“Banyak persoalan yang muncul, tentu dibutuhkan mental yang kuat untuk menjaga agar pernikahan itu bertahan. Kesiapan mental ini juga bisa mencegah terjadinya perceraian pada pernikahan,” ujar dia.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenag Batam memperkuat edukasi pranikah melalui program bimbingan selama dua hari bagi calon pengantin. Bimbingan ini dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) dan menyasar semua pasangan yang hendak menikah.

“Nanti petugas KUA akan memberikan pengetahuan bagaimana membina rumah tangga yang baik, sehingga bisa membuat pernikahan itu berjalan baik,” kata Budi.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman agama, komunikasi keluarga, pengelolaan konflik, serta manajemen keuangan rumah tangga.

Baca Juga: Jalanan dari Simpang Panbil Menuju ke Kepri Mall Macet Parah di Jam Sibuk

Tak hanya berhenti di situ, Kemenag juga menjalankan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (Brus) di berbagai sekolah di Batam. Program ini bertujuan membentuk kesadaran dini akan pentingnya kesiapan menikah.

“Kami ingin anak remaja ini berpikir dengan matang dan memahami pernikahan itu seperti apa. Sehingga mereka bisa mempersiapkan dengan baik,” katanya.

Data internal Kemenag menunjukkan mayoritas pasangan yang bercerai berasal dari kelompok usia muda. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi penting untuk membangun keluarga yang lebih tangguh.

Sebagai perbandingan, pada bulan Desember 2024 lalu, tercatat 650 peristiwa nikah terjadi di seluruh wilayah Batam. Angka ini mencerminkan tren yang cukup tinggi dibandingkan bulan-bulan di semester awal 2025, yang rata-rata hanya sekitar 450-550 pernikahan per bulan.

Dari sisi wilayah, kecamatan dengan jumlah pernikahan tertinggi selama semester pertama 2025 adalah Sagulung dan Nongsa, masing-masing mencatat ratusan peristiwa nikah. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Angka Pernikahan di Batam Turun Signifikan, Analisis Kemenag Ungkap Alasannya pertama kali tampil pada Metropolis.

Mahasiswa Demo Polresta Tanjungpinang Desak Tuntaskan Kasus Pengeroyokan

0
Demo mahasiswa polresta Tanjungpinang
Sejumlah mahasiswa saat menggeruduk Mapolresta Tanjungpinang Jalan Ahmad Yani, Selasa (29/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sejumlah mahasiswa mendatangi Mapolresta Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (29/7/2025), untuk menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan mandeknya penanganan kasus pengeroyokan.

Mereka mendesak aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan korban yang disebut-sebut belum mendapatkan kejelasan sejak dilaporkan pada Maret lalu.

Pantauan Batam Pos, aksi berjalan tertib dan dikawal ketat puluhan anggota kepolisian. Para mahasiswa menyuarakan orasi secara bergantian di depan halaman Polresta.

“Kami mendesak Polresta menindaklanjuti laporan korban pengeroyokan. Terakhir kami mendapat informasi, kasus ini belum diproses lebih lanjut sejak Maret,” ujar Yogi, koordinator aksi.

Yogi menyoroti kasus pengeroyokan yang terjadi di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) bernama Majestik. Ironisnya, menurut dia, korban pengeroyokan justru kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

“Ini yang kami nilai janggal. Korban sudah jadi tersangka, padahal ia juga melapor atas dugaan pengeroyokan. Kami akan terus kawal kasus ini sampai jelas,” tegasnya.

Menanggapi aksi tersebut, Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poernowo, menegaskan bahwa kasus ini tetap ditangani dengan serius oleh penyidik. Ia menjelaskan, sejauh ini sudah enam orang saksi dimintai keterangan.

“Masih ada beberapa pihak yang belum memenuhi panggilan penyidik, tapi kami tetap lanjutkan proses penyelidikan. Rekonstruksi juga akan segera dilakukan di lokasi kejadian,” jelas Agung.

Terkait penetapan tersangka, Agung menegaskan hal itu dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang dinilai cukup. “Kasus ini terus berlanjut. Kami pastikan penanganannya sampai tuntas dan ada kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Mahasiswa Demo Polresta Tanjungpinang Desak Tuntaskan Kasus Pengeroyokan pertama kali tampil pada Kepri.

Mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun

0
Mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie( tengah berkacamata) semasa hidupnya. (Dok.JawaPos.com).

batampos – Kwik Kian Gie yang merupakan mantan Menteri Koordinator (Menko) Ekonomi era Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gusdur yang meninggal dunia, pada Senin (28/7) pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.

Kabar meninggalnya Kwik Kian Gie disampaikan Sandiaga Uno melalui unggahan Instagram pribadinya pada Senin (28/7) malam.

“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” demikian unggahan Sandiaga Uno.

Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935. Eks Menko sekaligus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas (2001 hingga 2004) era Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarno Putri meninggal di usia ke 90 tahun.

Tak hanya dikenal sebagai pejabat negara. Kwik merupakan sosok ekonom dan politikus senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sebelum terjun sebagai praktisi, Kwik tercatat pernah melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama satu tahun untuk tahap persiapan sebelum terbang ke Rotterdam, Belanda, untuk melanjutkan studi di Nederlandsche Economische Hogeschool pada tahun 1963.

Setelah selesai studi di Belanda, Kwik Kian Gie tak langsung pulang ke Indonesia. Kwik bekerja dulu sebagai asisten atase kebudayaan dan penerangan Kedutaan Besar RI di Den Haag, selama satu tahun.

Kemudian, ia menjadi direktur perusahaan perkebunan NV Handelsonderneming IPILO, Amsterdam. Saat di Belanda itu pula, Kwik melangsungkan pernikahan hingga memiliki tiga anak.

Kwik tercatat baru pulang ke Indonesia setelah 7 tahun tinggal di Belanda. Tepatnya pada 1970, Kwik Kian terjun ke dunia bisnis dengan memimpin lembaga keuangan nonbank, yaitu Indonesia Financing & Investment Company selama tiga tahun.

Berpengalaman di bidang perkebunan, Kwik Kian pun membuka usaha pengelolaan perkebunan di bawah PT Jasa Dharma Utama hingga mendirikan PT Altron Panorama Electronics. Tak berhenti jadi pengusaha, Kwik akhirnya terjun total ke dunia pendidikan dan politik.

Dari sisi pendidikan, Kwik Kian bersama dua rekannya, Kaharudin Ongko dan Djoenaedi Joesoef, ia mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Institut Bisnis Indonesia (STIE IBII). Sedangkan untuk dunia politik, Kwik bergabung dengan PDI.

Karier di dunia politiknya pun moncer, Kwik Kian berhasil melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI hingga dipercaya menjadi Wakil Ketua MPR RI. Bahkan, ia pun tercatat pernah menjadi salah satu penasihat ekonomi dari pasangan calon No. Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pada Pemilu Presiden 2019. (*)

Artikel Mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun pertama kali tampil pada News.

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam U-23 di Final Piala AFF U-23 2025

0
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg memimpin latihan teknik perdana tim.di Stadion Madya Gelora Bung Karno. (FOTO: Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

batampos – Ujian berat menanti Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg dalam menyusun pemain, utamanya starting XI Garuda Muda untuk menghadapi final Piala AFF U-23 2025 melawan Vietnam U-23. Juru taktik asal Belanda itu harus memutar otak mengingat keterbatasan skuad yang ada.

Trofi Piala AFF U-23 2025 sudah di depan mata. Timnas Indonesia U-23 berpeluang mendapatkannya di rumah sendiri, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta jika mampu menang atas Vietnam U-23 pada Selasa (29/7) malam.

Peluang Timnas Indonesia U-23 meraih gelar tersebut cukup terbuka mengingat mereka berstatus tuan rumah. Garuda Muda akan berjuang di final dengan dukungan belasan bahkan mungkin puluhan ribu suporter.

Di satu sisi, Vietnam U-23 bukan lawan sembarangan. Mereka punya catatan apik dengan menjadi juara bertahan dalam dua edisi terakhir. Bahkan di Piala AFF U-23 2025, Vietnam U-23 selalu meraih kemenangan dalam waktu 90 menit dari fase grup hingga babak semifinal.

Apalagi, tantangan besar dihadapi Garuda Muda yakni keterbatasan skuad. Setidaknya ada tiga pilar yang sampai saat ini masih diragukan tampil. Mereka adalah Toni Firmansyah, Jens Raven, dan juga Arkhan Fikri.

Ketiganya mengalami masalah fisik dan cedera. Arkhan Fikri cedera sejak usai laga melawan Filipina U-23 di fase grup, Toni Firmansyah cedera saat menghadapi Malaysia U-23, sedangkan Raven meninggalkan pertandingan semifinal kontra Thailand U-23 dengan terpincang-pincang.

Situasi ini membuat Gerald Vanenburg diprediksi akan melakukan perubahan dalam starting XI Timnas Indonesia U-23. Terutama di lini depan, di mana Hokky Caraka bisa jadi akan tampil sebagai ujung tombak.

Hokky Caraka nantinya akan dibantu oleh dua winger yang piawai jadi pelayan, yakni Rahmat Arjuna dan juga andalan PSM Makassar, Victor Dethan.

Bergeser ke lini tengah, Muhammad Ferarri diyakini akan berubah posisi ke sektor gelandang. Dia akan menjalankan peran menjaga keseimbangan tim bersama dengan Robi Darwis dan juga Rayhan Hannan.

Adapun di lini belakang, tak banyak perubahan. Kuartet Achmad Maulana Syarif, Kadek Arel, Kakang Rudianto, dan Dony Tri Pamungkas diyakini jadi harapan Garuda Muda untuk jadi tembok kokoh.

Mereka bakal bahu membahu untuk mengawal pertahanan akhir Timnas Indonesia U-23 yang dikawal oleh kiper Muhammad Ardiansyah. Penjaga gawang PSM Makassar kembali jadi harapan untuk jadi penjaga terakhir.

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23

(4-3-3):

Muhammad Ardiansyah (PG); Achmad Maulana Syarif, Kadek Arel, Kakang Rudianto, Dony Tri Pamungkas; Muhamamd Ferarri, Robi Darwis, Rayhan Hannan; Rahmat Arjuna, Hokky Caraka, Victor Dethan.

Artikel Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam U-23 di Final Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

3 Kebiasan Ini Bisa Bikin Gen Z Memiliki Pola Hidup

0
Olah raga. (Sumber freepik)

batampos – Saat ini banyak sekali kegiatan dan faktor yang mempengaruhi pola kesehatan hidup kita. Khususnya untuk anak muda sekarang yang dikenal dengan sebutan Gen Z.

“Sehat adalah suatu keadaan dimana individu tidak hanya terbebas dari penyakit fisik, melainkan secara mental dapat mengaktualisasikan diri dan berkontribusi terhadap lingkungan sosial,” tulis World Health Organization dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (29/7).

Berikut tiga kebiasaan sehat yang bisa diterapkan Gen Z

1. Olahraga
Olahraga seperti pilates, yoga, gym, dan lari saat ini menjadi olahraga favorit yang sedang disukai oleh banyak generasi.

Studi dari Disease Control and Prevention (CDC) menemukan manfaat dari olahraga fisik, yaitu mengurangi risiko serangan jantung dan penyakit kardiovaskular, menurunkan kadar kolesterol, mengurangi risiko beberapa jenis kanker, mengurangi risiko diabetes tipe 2, memperkuat otot dan tulang, dan meningkatkan kualitas tidur.

2. Tidur
Aktivitas padat dapat mengorbankan waktu istirahat sampai larut malam. Adanya konsumsi kafein berlebihan bisa mengganggu siklus tidur.

“Remaja berusia 13 – 18 tahun membutuhkan waktu 8 – 10 jam tidur/hari. Orang dewasa berusia 18 tahun ke atas membutuhkan 7+ jam/hari,” tulis CDC dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (29/7).

American Psychological Association (APA) merekomendasikan tips agar tidur malam lebih nyenyak:
– Biasakan tidur tanpa teknologi
– Tidur pada jam yang sama setiap hari
– Tidur lebih awal jika tidak cukup tidur di malam hari
– Hindari konsumsi kafein pada sore hari
– Tidur siang selama 20 – 25 menit di sore hari

3. Pola diet dan nutrisi
Gen Z sangat menyukai makanan dan minuman manis yang tidak baik untuk kesehatan.

“Studi meta analisis terhadap 8,5 juta partisipan menunjukkan bahwa Sugar Sweetened Beverages (SSBS) meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 26% dan obesitas sebesar 55%,” tulis Malik (2019) dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (29/7).

Komposisi makanan yang benar harus terdapat karbohidrat, protein hewani, sayuran, dan buah dengan jumlah yang sesuai. Konsumsi air mineral minimal 8 gelas/hari dan jangan meminum minuman manis berlebihan. (*)

 

Reporter Juliana Belence

 

Artikel 3 Kebiasan Ini Bisa Bikin Gen Z Memiliki Pola Hidup pertama kali tampil pada Lifestyle.

Final Indonesia vs Vietnam Gunakan VAR, Vanenburg Berharap Pertandingan Lebih Fair

0
Timnas U-23 siap tempur di laga final AFF U-23 2025 kontra Vietnam di Stadion GBK. (@timnasindonesia)

batampos – Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam partai puncak ASEAN U-23 Championship 2025 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (29/7) pukul 20.00 WIB. Laga ini tak hanya menjadi final ideal antar dua tim terkuat turnamen, tapi juga menjadi ajang balas dendam bagi Garuda Muda atas kekalahan dramatis dari Vietnam di edisi 2023.

Yang menarik, final kali ini dipastikan akan menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) untuk pertama kalinya sepanjang turnamen. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Manajer Timnas U-23 Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar.

“Final pakai VAR. Insyaallah pakai VAR. Sudah resmi diumumkan,” ujar Zaki kepada wartawan saat mendampingi latihan resmi timnas di Stadion Madya.

Kehadiran teknologi VAR mendapat sambutan positif dari pelatih Indonesia, Gerald Vanenburg. Menurutnya, VAR dapat meningkatkan keadilan dan sportivitas pertandingan. Namun, pelatih asal Belanda itu juga menyayangkan VAR baru diterapkan di partai final.

“Besok tentu luar biasa karena akan ada VAR. Tapi sejujurnya, VAR seharusnya sudah digunakan sejak awal turnamen. Banyak kejadian sebelumnya yang mestinya bisa dikoreksi dengan bantuan VAR,” kata Vanenburg dilansir dari Antara.

Vanenburg mengingatkan bahwa final nanti bukan hanya soal gengsi, tetapi juga emosi. Pasalnya, Indonesia punya motivasi tambahan setelah kekalahan menyakitkan dari Vietnam dua tahun lalu di final Piala AFF U-23 2023. Saat itu, Garuda Muda kalah adu penalti 5-6 setelah bermain imbang di waktu normal.

Dalam hal kesiapan pemain, Vanenburg memastikan bahwa beberapa pilar andalannya dalam kondisi siap diturunkan, termasuk striker Jens Raven, gelandang Toni Firmansyah, dan bek Arkhan Fikri. Meski demikian, pelatih 61 tahun itu menegaskan akan berhati-hati terhadap kondisi Arkhan yang baru pulih dari cedera.

“Semua pemain utama dalam kondisi oke, termasuk Arkhan. Tapi saya harus ekstra hati-hati, karena dia baru pulih dari cedera dan masih punya masa depan panjang,” tegas Vanenburg.

Pertemuan Indonesia vs Vietnam kali ini menjadi pengulangan duel final yang layak ditunggu. Kedua tim tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal. Indonesia menyingkirkan Thailand lewat drama adu penalti 7-6, sementara Vietnam mengalahkan Filipina 2-1 di semifinal.

Laga final ini akan berjalan lebih adil dengan kehadiran VAR. Teknologi ini dinilai mampu meminimalisir keputusan kontroversial yang bisa merugikan tim.

Kini, harapan besar disematkan kepada para pemain muda Indonesia untuk mengangkat trofi ASEAN U-23 di depan publik sendiri. Dengan teknologi VAR di sisi mereka dan semangat balas dendam yang menyala, Garuda Muda siap mengepak sayap menuju gelar juara. (*)

Artikel Final Indonesia vs Vietnam Gunakan VAR, Vanenburg Berharap Pertandingan Lebih Fair pertama kali tampil pada Olahraga.

Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 Varian Stratus Mendominasi di Indonesia

0
Ilustrasi: Pasien covid-19. (Istimewa) (Antara)

batampos – Varian baru Covid-19 yang dijuluki Stratus atau XFG kini mendominasi kasus infeksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa varian XFG menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Tanah Air sejak Juni 2025, menggantikan varian sebelumnya.

Berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, varian XFG tercatat menyumbang 100% kasus Covid-19 di bulan Juni, naik dari 75% pada bulan Mei.

Dalam laporan resmi Kemenkes, disebutkan bahwa pemantauan virus dilakukan melalui 39 Puskesmas, 35 rumah sakit, dan 14 balai karantina kesehatan yang tersebar di pintu masuk negara.

“Pada minggu ke-28 (6–12 Juli), dari 427 spesimen yang diperiksa, ditemukan 20 kasus positif Covid-19 dengan positivity rate sebesar 4,68%,” tulis laporan tersebut, dikutip Senin (28/7).

Kemenkes menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat dan pelaku perjalanan terhadap penyebaran varian baru ini. Meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa XFG diklasifikasikan sebagai ‘varian dalam pemantauan’ dengan risiko rendah secara umum, lonjakan rawat inap dan tingkat penularannya yang tinggi menjadikan XFG sebagai varian yang patut diwaspadai.

Imbauan Kemenkes kepada Masyarakat

Guna menekan penyebaran varian XFG, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk:

– Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten;

– Mengikuti etika batuk dan bersin agar tidak menularkan virus kepada orang lain;

– Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer;

– Menggunakan masker saat berada di kerumunan atau saat mengalami gejala batuk, pilek, atau demam;

– Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, apalagi jika ada riwayat kontak dengan faktor risiko;

– Khusus bagi pelaku perjalanan, jika mengalami gejala saat bepergian, diimbau untuk segera melapor ke awak atau personel alat angkut, maupun petugas kesehatan di bandara, pelabuhan, atau PLBN setempat.

Dengan dominasi varian XFG di Indonesia dan potensi penyebarannya yang tinggi, Kemenkes berharap masyarakat tetap waspada dan tidak lengah terhadap ancaman Covid-19, meskipun tingkat keparahan penyakit belum meningkat secara signifikan. (*)

Artikel Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 Varian Stratus Mendominasi di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Jawab Isu Peredaran Beras Oplosan, Beberapa Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium

0
Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri mengambil sejumlah sampel beras dari pasar modern dan swalayan di Batam untuk diuji di laboratorium, Senin (28/7).

batampos – Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kepri mengambil sejumlah sampel beras dari pasar modern dan swalayan di Batam, Senin (28/7). Langkah ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait isu peredaran beras oplosan di Kepulauan Riau.

“Kami lakukan pengambilan sampel sebagai bentuk respons atas kekhawatiran masyarakat,” ujar Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, Senin (28/7).

Kenapa mengambil sampel beras di Batam, menurutnya, daerah Batam disebut-sebut sebagai pemasok beras oplosan untuk ke wilayah Kepri lainnya. Sehingga untuk memastikan hal itu, tim Satgas bergerak untuk mengambil sampel beras.

“Batam sempat disebut-sebut sebagai salah satu daerah pemasok beras oplosan,” ungkapnya.

Baca Juga: Update Kasus Kaveling Bodong di Batam, Kapolresta: Pemeriksaan Saksi dan Bukti

Dijelaskannya, tim Satgas melakukan pembelian beberapa merek beras yang beredar di pasaran untuk diuji laboratorium. Merek-merek yang diambil sampelnya antara lain:, Anak Ajaib (distribusi oleh PT Rintis Sejahtera Makmur), Pohon Cemara (PT Karya Usaha Pangan), Minang Raya (PT Usaha Kiat Permata), SPHP Bulog (Perum Bulog), Jawa Raya Premium (PT Usaha Kiat Permata).

“Contoh beras tersebut kemudian diserahkan ke PT Mutu Agung Lestari Tbk untuk dilakukan uji laboratorium,” jelas Ruslaeni.

Ia menjelaskan, proses pengujian bertujuan memastikan kualitas dan keamanan beras yang beredar di wilayah Kepri, serta mendeteksi kemungkinan adanya praktik pengoplosan atau pemalsuan mutu.

“Biasanya hasil uji lab keluar dalam waktu maksimal dua minggu. Tapi kami harap bisa lebih cepat,” katanya.

Baca Juga: Polisi Imbau Orangtua di Batam Lebih Ketat Awasi Anak di Luar Jam Sekolah

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Kepri juga telah menguji beberapa merek beras lain seperti Harumas, Dunia Kijang Super, Wan Lixiang, Royal Banana, dan Uni Minang. Langkah ini menjadi bagian dari pemantauan berkelanjutan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan sesuai standar mutu.

Adapun tindak lanjut dari pengambilan sampel ini meliputi koordinasi dengan laboratorium penguji serta monitoring lapangan terhadap para distributor dan jalur distribusi beras di Batam. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Jawab Isu Peredaran Beras Oplosan, Beberapa Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium pertama kali tampil pada Metropolis.

Al Nassr Siapkan Dana Fantastis untuk Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea

0
Marc Cucurella. (Sumber: thetimes.co.uk)

batampos – Bek kiri Chelsea Marc Cucurella, kembali menjadi incaran klub elite. Kali ini tawaran datang dari Timur Tengah.

Al Nassr dikabarkan siap mengajukan tawaran fantastis sebesar 60,7 juta Poundsterling atau setara Rp 1,27 triliun untuk memboyong pemain asal Spanyol tersebut ke Saudi Pro League. Menurut laporan Fichajes, langkah ini bukan hanya inisiatif manajemen Al Nassr.

Superstar mereka, Cristiano Ronaldo, disebut secara khusus meminta klub untuk menjadikan Cucurella sebagai target utama di bursa transfer musim panas ini. Ronaldo, yang baru saja meneken perpanjangan kontrak dengan klub, ingin memperkuat lini pertahanan Al Nassr dengan pemain berkualitas Eropa.

Meski sempat tampil mengecewakan pada musim pertamanya di Stamford Bridge usai dibeli dari Brighton & Hove Albion dengan harga tinggi, Cucurella berhasil membalikkan keadaan. Dalam waktu 12 bulan terakhir, dia bertransformasi menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia.

Puncaknya adalah saat dia membantu timnas Spanyol menjuarai Euro 2024 dan membawa Chelsea memenangkan gelar Piala Dunia Antarklub. Performanya yang konsisten kini membuatnya menjadi pilihan utama pelatih Enzo Maresca di sisi kiri pertahanan The Blues.

Situasi ini membuat Chelsea berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, tawaran besar dari Al Nassr bisa menjadi keuntungan finansial yang signifikan. Di sisi lain, melepas pemain kunci di usia emas bisa mengganggu rencana jangka pendek klub, terutama di musim transisi bersama pelatih baru.

“Tidak diragukan lagi, Cucurella kini menjadi salah satu bintang sejati Chelsea. Dia selalu masuk starting line-up dan jadi andalan Maresca,” tulis laporan Fichajes.

Cucurella masih memiliki tiga tahun tersisa dalam kontraknya. Namun durasi tersebut tergolong pendek untuk ukuran standar Chelsea yang biasanya mengikat pemain muda dalam kontrak jangka panjang. Hal ini bisa membuat pemain berada dalam posisi tawar yang kuat untuk meminta perpanjangan kontrak dengan gaji yang lebih tinggi.

Chelsea belum menunjukkan niat untuk melepas Cucurella. Apalagi, mereka baru saja menjual Joao Felix secara permanen ke Al Nassr dalam kesepakatan transfer yang sudah diselesaikan beberapa waktu lalu. Melepas dua pemain utama ke klub yang sama di satu jendela transfer bisa menimbulkan kesan negatif di mata publik dan suporter.

Namun demikian, desakan dari Ronaldo dan nilai transfer yang menggiurkan bisa memaksa The Blues untuk membuka pembicaraan. Apalagi, dengan kebijakan finansial yang ketat dari Premier League, Chelsea perlu terus menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan.

Meski tergolong senior dalam skuad Chelsea saat ini, Cucurella masih berusia 27 tahun dan menjadi salah satu dari hanya empat pemain di usia tersebut di tim. Sebagian besar skuad saat ini diisi pemain muda di bawah usia 25 tahun sesuai dengan kebijakan transfer Boehly sejak mengambil alih klub. Hal ini justru menempatkan Cucurella dalam posisi unik: cukup senior untuk jadi pemimpin, tapi masih cukup muda untuk tampil maksimal di level tertinggi.

Masalahnya, jika Chelsea tidak segera memperpanjang kontraknya, dalam waktu satu tahun lagi Cucurella bisa memasuki tahun-tahun krusial yang memungkinkan dia bebas berbicara dengan klub lain.

“Chelsea tidak akan membiarkan kontraknya menyisakan dua tahun tanpa pembicaraan serius. Diskusi penting seputar masa depannya sangat mungkin dilakukan dalam waktu dekat,” tulis laporan yang sama.

Kendati demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub. Apakah mereka akan melepas bek andalan ke Arab Saudi dengan mahar besar, atau mempertahankannya dan membangun skuad yang lebih stabil di bawah Enzo Maresca?

Yang jelas, kehadiran tawaran dari Al Nassr akan menjadi ujian penting bagi Chelsea dalam hal manajemen aset, strategi skuad, dan visi jangka panjang klub. Dengan musim baru yang semakin dekat, keputusan terkait masa depan Cucurella bisa menjadi cermin arah perjalanan The Blues ke depan. (*)

Artikel Al Nassr Siapkan Dana Fantastis untuk Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea pertama kali tampil pada Olahraga.

Efek Buruk Tidur Dekat HP: Otak Tidak Istirahat hingga Risiko Kanker

0
Ilustrasi main hp
Ilustrasi. F. Freepik

batampos  –

Tidur yang berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Idealnya, seseorang membutuhkan waktu tidur minimal 7 jam di ruangan yang nyaman. Namun, kebiasaan banyak orang yang masih memainkan handphone sambil rebahan sebelum tidur, bisa memunculkan dampak negatif.

Tak jarang, handphone dibiarkan berada di dekat kepala atau di atas tempat tidur hingga pagi. Padahal, kebiasaan ini menyimpan sejumlah risiko serius. Radiasi elektromagnetik dari perangkat elektronik seperti handphone dapat mengganggu proses pemulihan tubuh saat tidur.

Berikut empat bahaya tidur dekat handphone yang perlu diwaspadai, seperti diulas dokter Yuliana dalam akun instagram @dr.yuliana.cht:

1. Otak Tidak Bisa Beristirahat Total

Saat handphone berada di atas kasur, otak sulit benar-benar istirahat. Notifikasi yang terus muncul membuat otak aktif kembali, bahkan saat sudah terlelap. Ini bisa menyebabkan tidur terganggu dan kualitas istirahat menurun.

2. Tidur Gagal “Recharge”

Sinar biru dari layar handphone terbukti menghambat produksi hormon melatonin—hormon yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, tubuh gagal masuk ke tahap tidur nyenyak. Bangun pagi pun terasa lelah dan lesu.

3. Risiko Ledakan Baterai

Mengisi daya baterai semalaman dengan posisi handphone di atas kasur berisiko memicu panas berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan ledakan atau kebakaran. Dianjurkan mengisi baterai di permukaan keras seperti meja, bukan di tempat tidur.

4. Paparan Radiasi Jangka Panjang

Radiasi yang dipancarkan handphone dapat berdampak buruk jika terpapar terus-menerus dalam jangka panjang. Beberapa penelitian menyebut risiko gangguan kesehatan seperti kanker dan hambatan pertumbuhan anak bisa meningkat akibat paparan radiasi berlebih.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, penting membatasi penggunaan handphone sebelum tidur. Jauhkan perangkat dari tempat tidur setidaknya satu meter. Kesadaran terhadap pola tidur yang sehat sangat penting demi tubuh yang bugar dan siap beraktivitas di esok hari.  (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Efek Buruk Tidur Dekat HP: Otak Tidak Istirahat hingga Risiko Kanker pertama kali tampil pada Lifestyle.