Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 1320

Jaksa Kembalikan Berkas Penyidikan Penyelewengan Pertalite di SPBU Kabil ke Polisi

0
Polda Kepri saat menyegel nozel bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabil, Nongsa.

batampos – Penyidikan dugaan penyelewengan BBM bersubsidi jenis pertalite oleh operator SPBU Kabil yang dilakukan Ditkrimsus Polda Kepri dikembalikan Jaksa. Alasannya, hasil penyidikan masih kurang, dan minta penyidik melengkapi.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Zamrul Aini mengatakan saat ini pihaknya tengah melengkapi petunjuk dari jaksa. Pada pengembaliaan berkas, jaksa memberikan petunjuk untuk dilengkapi.

“Kami sedang melengkapi hasil penyidikan yang masih kurang,” ujar Zamrul.

Zamrul tak bisa menjelaskan terkait apa hasil penyidikan yang kurang menurut jaksa. Alasannya karena hal itu masuk ke ranah penyidikan.

Baca Juga: Pemasangan Kanstin Tanpa Pelebaran Jalan di Bengkong Picu Kemacetan, Warga Ngeluh

“Intinya kami melengkapi, jika sudah lengkap akan kami kembalikan lagi ke jaksa,” sebutnya.

Disinggung terkait tersangka, menurut Zamrul dalam perkara tersebut hanya ada satu tersangka. Penetapan tersangka berdasarkan beberapa alat bukti yang kuat.

“Untuk tersangka masih satu, berdasarkan alat bukti yang kami sidik,” tegas Zamrul.

Sementara Kasi Penkum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf belum bisa dikonfirmasi terkait pengembalian berkas ke polisi. Namun beberapa waktu lalu, Yusnar menyebutkan bahwa jaksa akan mengembalikan berkas karena masih ada yang kurang.

Baca Juga: Pendaftaran Khusus Calon Siswa Tambahan di Kantor Disdik Batam Resmi Ditutup

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka Dedy yang telah bekerja 13 tahun di SPBU Kabil, Batam, ditetapkan sebagai tersangka karena menyalahgunakan QR code MyPertamina milik konsumen lain. Sebanyak 38 barcode yang diperoleh melalui mesin Automatic Data Capture (ADC) digunakan untuk membeli BBM subsidi ke dalam jeriken.

BBM itu kemudian dijual ke pembeli yang tidak berhak, termasuk anak-anak di bawah umur. Modus tersebut diduga telah dilakukan sejak awal tahun 2025, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp2 miliar. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Jaksa Kembalikan Berkas Penyidikan Penyelewengan Pertalite di SPBU Kabil ke Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

PKL Bincen Ditertibkan Satpol PP, Mengeluh Lapak Relokasi di Pasar Sore Tak Layak

0
Para PKL di kawasan Bincen Tanjungpinang saat ditertibkan oleh petugas Satpol PP Tanjungpinang, Kamis (10/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Kamis (10/7/2025). Sebanyak 36 pedagang dipindahkan ke Pasar Sore Bincen, yang berjarak tak jauh dari lokasi sebelumnya.

Namun, para pedagang mengaku belum sepenuhnya siap untuk berjualan di lokasi relokasi. Mereka menilai fasilitas di Pasar Sore masih belum memadai.

Salah satu pedagang, Mida, menyebutkan meja lapak yang tersedia terlalu tipis dan tidak tahan lama.

“Mau pindah ke Pasar Sore, tapi semua mejanya harus tebal. Karena kita jualan bukan sehari dua hari, tapi bertahun-tahun,” ujar Mida saat ditemui di lokasi penertiban.

Selain soal meja, Mida juga mengeluhkan kondisi atap pasar yang bocor ketika hujan deras. Ia berharap pengelola pasar segera melakukan perbaikan agar pedagang merasa nyaman.

“Apalagi sewa lapaknya cukup mahal. Ada yang Rp500 ribu sampai Rp1 juta per bulan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Mida menyebut lokasi baru juga sepi pembeli. Hal ini berbeda jauh dibandingkan saat mereka masih berjualan di trotoar, yang kerap didatangi pelanggan tanpa harus turun dari kendaraan.

“Itu yang bikin kami keluar dari pasar. Di luar ramai pembeli, sedangkan di dalam sepi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Tanjungpinang, Fery Andana, menyatakan bahwa penertiban dilakukan secara persuasif dan telah melalui proses sosialisasi sebelumnya. Langkah ini diambil agar para pedagang tidak lagi menggunakan trotoar sebagai tempat berdagang.

“Tempat yang disediakan jauh lebih baik. Sudah ada atap, jadi saat hujan dagangan mereka tidak kehujanan,” kata Fery.

Fery menegaskan, jika masih ada pedagang yang nekat kembali berjualan di trotoar, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai Peraturan Daerah.

“Kalau satu dua pedagang masih berjualan di luar, pembeli pasti larinya ke sana. Itu tidak adil bagi yang sudah taat aturan. Kalau masih melanggar, bisa sampai ke pidana,” tegasnya.

Reporter: M. Ismail

Artikel PKL Bincen Ditertibkan Satpol PP, Mengeluh Lapak Relokasi di Pasar Sore Tak Layak pertama kali tampil pada Kepri.

Jordi Amat Resmi Gabung Persija Jakarta

0
Jordi Amat berlatih bersama Persija di Depok, mengenakan jersey nomor 21. (Dok.persija)

batampos – Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat resmi berseragam Persija Jakarta di musim depan. Ia akan menggunakan nomor punggung 21 yang merupakan angka favoritnya sejak kecil.

Persija Jakarta memboyong Jordi Amat dari klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim dengan kontrak dua tahun dan opsi perpanjangan satu tahun. Pembelian ini dilakukan Macan Kemayoran untuk menambah kekuatan di barisan pertahanan.

Bersama klub ibu kota, pemain 33 tahun ini akan merasakan atmosfer perdana pentas di liga Indonesia yang mulai musim depan bertajuk Super League.

Jordi mengaku adaptasinya berjalan lancar, terlebih ia telah beberapa kali bertanding di Jakarta ketika bersama tim nasional. Di Persija Jakarta, ia juga telah mengenal beberapa rekan tim yang pernah bersamanya di kamp skuad Garuda.

“Adaptasi berjalan sangat bagus. Saya pun mengenal beberapa rekan setim dari tim nasional. Skuadnya banyak diisi pemain muda. Selain itu, saya pikir akan ada lebih banyak pemain yang datang. Jadi, saya senang berada di sini,” ucap eks Swansea itu.

Di Persija Jakarta, Jordi akan mengenakan jersey bernomor punggung 21. Ia mengungkapkan memilih nomor tersebut lantaran itu adalah angka favoritnya sejak kecil.

“Di sini saya akan menggunakan nomor punggung 21 karena memang itu adalah nomor favorit sejak kecil,” katanya seperti dikutip dari laman resmi klub, Kamis (10/7).

Kendati merupakan nomor favorit, Jordi mengaku jarang menggunakannya dan lebih sering memakai nomor 5 atau 4 seperti saat ia membela timnas.

“Di sini saya bisa menggunakannya jadi itu sangat bagus untuk saya. Saya membedakan nomor saat di timnas dan klub,” tandasnya. (*)

Artikel Jordi Amat Resmi Gabung Persija Jakarta pertama kali tampil pada Olahraga.

Septia Siregar Curhat Soal Dugaan Perselingkuhan Putra Siregar

0
Septia Siregar curhat di media sosial soal dugaan perselingkuhan suaminya, Putra Siregar. (Instagram: septiasiregar17)

batampos – Septia Yetri Opani atau akrab disapa Septia Siregar mencuri perhatian publik atas curhatannya di akun media sosial menyinggung dugaan perselingkuhan sang suami, Putra Siregar, dengan perempuan lain.

Dalam unggahannya tersebut, Septia mengunggah foto Putra Siregar sedang bersama perempuan dalam rangka membeli perhiasan. Septia merasa telah ditelantarkan sejak sang suami diduga selingkuh dengan perempuan lain.

“Aku juga mau dong dibeliin emas dan dipakaikan kayak gitu. Kapan terakhir beliin aku emas? Dan buat cewek yang dipakaikan harusnya tahu diri itu suami orang!” tulis Septia Siregar kesal.

Belum diketahui siapa identitas perempuan yang diduga sebagai selingkuhan Putra Siregar. Namun, Septia menyinggung adanya perlakuan sang YouTuber yang juga pengusaha memberikan treatment spesial kepada karyawannya.

“Karyawan kayak istri. Istri kayak janda,” ungkap Septia Siregar yang sejumlah unggahan curhatannya diunggah ulang di Instagram Lambe Turah.

Dia membongkar dugaan perselingkuhan Putra Siregar dengan perempuan lain karena merasa sudah tidak kuat. Septia khawatir kondisinya akan tambah buruk jika tidak menumpahkan kesedihan dan emosinya.

“Aku cuma sudah gak tahan, itu saja. Selama aku tahan, aku diam,” ungkap Septia Siregar. (*)

Artikel Septia Siregar Curhat Soal Dugaan Perselingkuhan Putra Siregar pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gerobak dan Barang Dagangan Dilarang Ditinggal di Trotoar dan Taman Kota

0
Petugas Satpol PP menegur PKL yang berjualan di trotoar lorong gambir, Senin (13/5). f.peri

batampos– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang menerbitkan surat edaran terkait penertiban gangguan terhadap jalur hijau, taman kota, fasilitas umum, serta jalan dan angkutan di kawasan Pasar Bintan Center dan sekitarnya.

Surat edaran bernomor B/300/7/6.2.01/2025, tertanggal 6 Juli 2025, ditujukan kepada pengelola pasar, pemilik dan penyewa kios, serta pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di wilayah tersebut.

Dalam surat edaran itu, Satpol PP mengimbau agar seluruh pihak tidak memanfaatkan jalan dan trotoar di luar peruntukannya. Aktivitas berjualan, menempatkan barang dagangan, atau meninggalkan peralatan usaha di jalur hijau, taman kota, dan fasilitas umum tanpa izin dari pemerintah daerah juga tidak diperbolehkan.

BACA JUGA: PKL Tarempa Kena Ultimatum Satpol PP, Gerobak Bisa Disita!

Kepala Satpol PP Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim menjelaskan, aturan tersebut didasarkan pada Peraturan Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 7 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini, lanjutnya, dapat dikenakan pidana kurungan hingga tiga bulan atau denda maksimal Rp50 juta, sebagaimana tercantum dalam Pasal 25 Ayat (1).

Oleh sebab itu, Satpol PP Tanjungpinang meminta kerja sama dari seluruh pihak-pihak terkait untuk menaati ketentuan dalam Surat Edaran tersebut.

“Apabila hingga 10 Juli 2025 masih ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ibrahim, Rabu (9/7). (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Gerobak dan Barang Dagangan Dilarang Ditinggal di Trotoar dan Taman Kota pertama kali tampil pada Kepri.

Pendaftaran Khusus Calon Siswa Tambahan di Kantor Disdik Batam Resmi Ditutup

0
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam membuka layanan posko di Gedung Gurindam, Rabu (2/7).
Layanan posko ini dibuka khusus bagi siswa yang sama sekali belum mendaftar sekolah. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Layanan posko pendaftaran khusus bagi calon siswa yang sama sekali belum terdaftar sekolah di Gedung Gurindam, Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam resmi ditutup pada Selasa (8/7). Posko ini dibuka sebagai solusi terakhir bagi siswa yang terlewat dari tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan rekapitulasi jumlah siswa yang mendaftar melalui posko tersebut, sekaligus penempatan ke sekolah yang masih memiliki rombongan belajar (rombel).

“Sedang kita rekap, nanti kita infokan,” ujar Tri saat dikonfirmasi, Rabu (9/7).

Dari hasil pemantauan sementara, wilayah Sagulung dan Kecamatan Sungai Beduk tercatat sebagai kecamatan dengan jumlah pendaftar terbanyak di posko khusus ini. Menurut Tri, berbagai alasan menyebabkan orang tua tidak mendaftarkan anaknya saat masa SPMB reguler dibuka.

Baca Juga: Transformasi Layanan, RSBP Batam Bidik Status Rumah Sakit Rujukan Nasional dan Internasional

“Rata-rata seluruh kecamatan di mainland ada yang datang ke posko. Tapi yang paling banyak dari Sagulung dan Sei Beduk,” tambahnya.

Alasan yang umum ditemui antara lain karena domisili kurang dari satu tahun, kelengkapan dokumen seperti akta kelahiran yang belum tersedia, hingga orang tua yang hanya memilih satu sekolah saat pendaftaran daring. Beberapa juga diketahui menargetkan sekolah tertentu, seperti SMPN 6 Batam, yang sudah kelebihan kuota dan tidak lagi bisa menampung siswa tambahan.

“Bahkan pendaftar yang sudah berlebih di sekolah tertentu pun tidak kita fasilitasi. Kita arahkan ke sekolah terdekat dengan domisili,” jelas Tri.

Ia memastikan bahwa proses layanan posko yang berlangsung sejak Rabu (2/7) hingga Senin (8/7) berjalan dengan lancar dan kondusif. Mayoritas yang datang ke posko disebut merupakan orang tua calon siswa sekolah dasar (SD).

“Alhamdulillah semua proses kemarin berjalan aman dan terkendali,” katanya.

Baca Juga: Pajak Reklame dan PBB-P2 Jadi Andalan Pemko Batam Dongkrak PAD 2026

Tri menegaskan bahwa layanan posko ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Batam agar tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal pendidikan hanya karena persoalan teknis atau ketidaktahuan prosedur pendaftaran.

Selama proses SPMB, lanjut Tri, sejumlah kendala teknis memang ditemukan, terutama pada jalur zonasi. Tercatat sebanyak 984 kasus di jenjang SD dan 441 kasus di SMP terkait penggunaan Kartu Keluarga (KK) yang belum berusia satu tahun.

“Ini tentu berdampak pada sistem penilaian zonasi. Ada juga yang menggunakan KK dari luar Batam atau alamat yang tidak sesuai,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pendaftaran Khusus Calon Siswa Tambahan di Kantor Disdik Batam Resmi Ditutup pertama kali tampil pada Metropolis.

Kekurangan Dokter di RSUD Tanjungbatu masih Berlanjut

0
Pjs Sekda Karimun, Djunaidy. F. Ichwanul Fahmi/Batam Pos

batampos– Rencana Pemerintah Kabupaten Karimun untuk meningkatkan pelayanan
kesehatan masyarakat di RSUD Tanjungbatu dengan cara merekrut dokter baru segera
dilaksanakan.

Mengingat, dokter dua dokter tambahan yang bertugas rumah sakit tersebut berasal dari dokter yang bertugas di Puskesmas dan juga ada dari rumah sakit.

”Sampai saat ini dua dokter setiap bulan masih ditempatkan di RSUD Tanjungbatu secara
bergiliran. Ini disebabkan keterbatasan tenaga dokter di RSUD Tanjungbatu, sehingga, kita
menerapkan sistem rolling atau bergantian,” ujar Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy kepada Batam Pos, Rabu (9/7).

BACA JUGA: Pemerintah Pusat Dukung Program Beasiswa Dokter Spesialis Pemprov Kepri

Namun, tambahnya, tentunya penempatan dokter secara bergantian tidak bisa dilakukan secara kontinyu. Sehingga, sesuai dengan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun untuk merekrut dua orang dokter umum untuk ditempatkan di sana akan segera dilaksanakan. Dan, untuk pembiayaannya akan diambild ari dana BLUD RSUD Tanjungbatu.

”Kajian ke berbagai lembaga terkait sudah dilakukan bahwa dana BLUD bisa digunakan untuk
membayar gaji dokter. Untuk itu, sesuai target dalam waktu 6 bulan atau sebelum akhir tahun sudah ada dokter yang berhasil direkrut. Untuk pembukaan perekrutan dokter umum akan dilakukan langsung RSUD Tanjungbatu,” jelasnya.

Untuk proses penerimaan, lanjut Djunaidy, selain akan diumumkan secara terbuka, juga
disarankan kepada Dinas Kesehatan untuk menjalin kerja sama dengan relasi dari fakultas
kedokteran umum yang ada di wilayah Riau dan Sumatera. Tujuannya, agar proses perekrutan bisa segera selesai. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Kekurangan Dokter di RSUD Tanjungbatu masih Berlanjut pertama kali tampil pada Kepri.

Main Layang-layang di Dekat Bandara Bisa Dipidana Maksimal 3 Tahun Penjara dan Denda hingga Rp 1 Miliar

0
Ilustrasi anak-anak bermain layang-layang. (jpg)

batampos – Pemerintah melalui AirNav Indonesia mencatat sudah puluhan penerbangan batal terbang dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten. Hal itu tak lain akibat adanya gangguan layang-layang yang ada di sekitar bandara.

Merespons hal itu, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan sekitar bandar udara.

Khususnya untuk melakukan edukasi, patroli, dan langkah penindakan tegas terhadap segala aktivitas yang membahayakan keselamatan penerbangan.

Sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, ada ancaman pidana dan denda bagi mereka yang tetap nekat membuat gangguan di sekitar bandara. Salah satunya adalah mereka yang menerbangkan layang-layang.

“Pasal 421 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, disebutkan bahwa Setiap orang membuat halangan (obstacle), dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa dalam keterangannya, Rabu (9/7).

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno-Hatta Putu Eka Cahyadhi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan operasional penerbangan di sekitar bandar udara.

“Kami minta kesadaran dan keikutsertaan masyarakat untuk menjaga keselamatan penerbangan dengan tidak menerbangkan layang-layang, drone, bermain laser, atau objek udara lainnya dalam radius yang membahayakan,” jelas Putu Eka Cahyadhi.

Putu juga menjelaskan bahwa dalam regulasi Undang-Undang Nomor 1 Tentang Penerbangan telah secara jelas mengatur terkait dengan Kawasan Keamanan Operasional Penerbangan (KKOP) di bandar udara.

Dalam aturan itu juga dipastikan bahwa kawasan sekitar bandara harus steril karena untuk kegiatan operasi penerbangan dalam rangka menjamin keselamatan penerbangan.

Adapun kegiatan bermain layang-layang di KKOP merupakan salah satu bentuk kegiatan yang membahayakan keselamatan operasional penerbangan.

Itu sebabnya, pemerintah akan segera membentuk Satgas Bersama Penanganan Gangguan Layang-Layang dan melaksanakan fungsi dan peran masing-masing stakeholder sesuai dengan kewenangannya.

“Satgas ini akan melaksanakan kegiatan penyuluhan/pembinaan, kegiatan penertiban dan kegiatan penegakan hukum sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,” pungkas Putu Eka. (*)

Artikel Main Layang-layang di Dekat Bandara Bisa Dipidana Maksimal 3 Tahun Penjara dan Denda hingga Rp 1 Miliar pertama kali tampil pada News.

Pemasangan Kanstin Tanpa Pelebaran Jalan di Bengkong Picu Kemacetan, Warga Ngeluh

0
Ilustrasi pemasangan kanstin.

batampos – Proyek pembangunan jalan di kawasan Bengkong, Batam, tepatnya dari sekitar Golden Prawn menuju Ocarina, dikeluhkan warga. Meski pelebaran jalan belum dilakukan, pemasangan kanstin pembatas median jalan sudah berlangsung. Kondisi ini mempersempit ruas jalan yang ada dan memperparah kemacetan, terutama pada jam sibuk.

Warga menilai pelaksanaan proyek tersebut tidak mempertimbangkan dampak lalu lintas secara menyeluruh. Di lapangan, median jalan telah dipasang di sejumlah titik, tetapi tidak dibarengi dengan pelebaran jalan terlebih dahulu.

“Jalan belum dilebarkan, tapi pembatas jalan udah dipasang. Jadinya malah sempit banget, apalagi pas pagi dan sore, kendaraan numpuk semua,” kata Hamdan, warga Bengkong Laut, Rabu (9/7).

Baca Juga: Jalan Rusak ke Pelabuhan Sagulung Mulai Ditambal, Warga Harap Perbaikan Menyeluruh

Kemacetan kian parah di persimpangan empat menuju Hotel Golden View. Median jalan di titik itu telah ditutup, tapi belum tersedia jalur putar balik yang memadai di sekitarnya. Akibatnya, banyak pengendara harus menempuh jarak lebih jauh untuk berbalik arah, menambah kepadatan lalu lintas di jalan utama.

“Biasanya saya bisa langsung belok ke arah Golden View, sekarang harus mutar jauh. Tapi di sekitar situ gak ada U-turn, jadi semua kendaraan nyangkut di jalan sempit itu. Ini jelas gak efisien,” kata pengendara lainnya.

Sejumlah pengemudi ojek online juga mengeluhkan kondisi tersebut, karena berdampak langsung terhadap waktu tempuh dan penghasilan harian mereka. “Kami kehilangan banyak waktu di kemacetan. Harusnya dikerjakan bertahap, jangan bikin warga tambah stres,” kata Siswono, pengemudi ojol.

Baca Juga: Macet dan Kecelakaan Kerap Terjadi, Warga Desak Pelebaran Jalan Marina City Segera Direalisasikan

Warga berharap pihak berwenang—baik BP Batam maupun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMB-SDA)—segera mengevaluasi proyek ini, dengan menyesuaikan urutan pekerjaan agar tidak menimbulkan dampak serius bagi pengguna jalan.

“Kalau bisa, pelebaran jalan duluan. Atau minimal disediakan putaran balik di titik-titik yang ditutup. Jangan sampai warga dirugikan karena proyek yang nggak terkoordinasi,” kata Hamdan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai jadwal pelebaran jalan dan penambahan putaran balik di lokasi proyek. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Pemasangan Kanstin Tanpa Pelebaran Jalan di Bengkong Picu Kemacetan, Warga Ngeluh pertama kali tampil pada Metropolis.

PSG Babat Real Madrid 4-0 di Semifinal Piala Dunia Antarklub

0
Ousmane Dembele saat rayakan gol ke gawang Real Madrid di Piala Dunia Antarklub. (Istimewa)

batampos – Real Madrid harus angkat koper lebih awal dari ajang Piala Dunia Antarklub 2025 usai dibantai 0-4 oleh jawara Liga Champions Eropa, Paris Saint-Germain (PSG), di babak semifinal (10/7). Pertandingan yang digelar penuh gengsi itu nyaris menjadi mimpi buruk bagi pasukan Xabi Alonso, terutama di babak pertama.

Laga baru berjalan enam menit, PSG langsung menghukum kesalahan fatal lini belakang Madrid. Ousmane Dembele memanfaatkan sentuhan buruk Raul Asencio, lalu bola liar jatuh ke kaki Fabian Ruiz yang tanpa ampun menghajar bola ke gawang Thibaut Courtois.

Hanya berselang tiga menit, Dembele kembali beraksi. Kali ini ia menekan Antonio Rudiger hingga bek asal Jerman itu kehilangan bola. Dembele kemudian menggiring bola dan menyelesaikan peluang dengan tenang, membawa PSG unggul 2-0 dalam 10 menit awal.

Madrid terlihat terpukul dan kehilangan ritme permainan. Sementara PSG tampil dengan tempo tinggi dan penuh percaya diri. Hasilnya, pada menit ke-24, Ruiz mencetak gol keduanya lewat skema serangan apik dari lini belakang. Bermula dari operan kiper Gianluigi Donnarumma, bola mengalir mulus lewat tujuh sentuhan sebelum kembali bersarang di gawang Madrid.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan 3-0 untuk PSG, dan dominasi mereka bisa saja bertambah andai sejumlah peluang lain berhasil dikonversi. Madrid sendiri tampak kesulitan menciptakan ancaman berarti sepanjang 45 menit pertama.

Memasuki babak kedua, Madrid tampil lebih hidup. Fede Valverde, Jude Bellingham, hingga Kylian Mbappe yang sempat mendapat peluang terbaiknya, gagal memaksimalkan kesempatan. Satu gol PSG sempat dianulir, namun Les Parisiens akhirnya menggenapkan kemenangan mereka lewat aksi Goncalo Ramos di menit ke-87.

Penyerang pengganti asal Portugal itu menuntaskan peluang di dalam kotak penalti dengan penyelesaian tajam, lalu mempersembahkan selebrasi khusus untuk mendiang Diogo Jota, sahabat senegaranya yang baru saja wafat pekan lalu.

Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Real Madrid dan Xabi Alonso, sementara PSG melaju ke partai puncak bersama Chelsea dengan penuh percaya diri dan misi besar menaklukkan dunia. (*)

Artikel PSG Babat Real Madrid 4-0 di Semifinal Piala Dunia Antarklub pertama kali tampil pada Olahraga.