Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13205

Suhu Yo Chu Terancam 10 Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Polisi telah resmi menetapkan Suhu Yo Chu Hi alias Hendra dan Dani Bagas Pratama sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan dan eksploitasi anak di bawah umur, Rabu (30/8). Saat ini, Dani sudah ditahan. Sementara Yo masih diburu polisi.

“Dia (Suhu Yo, red) kita jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancamannya 10 tahun penjara,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Gima Sunarya, Rabu (30/8) siang.

Agung menjelaskan, penetapan Suhu Yo Chu dan Dani sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan pada Selasa (29/8) sore lalu. “Untuk tersangka Bagas, sudah di Polres dan telah kita mintai keterangannya sejak Senin (28/8) lalu,” tutur Agung.

Selain menetapkan dua orang tersangka, kata Agung, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini. Tersangka baru mengarah pada orang yang berperan merekrut anak-anak tersebut untuk dipekerjakan sebagai petugas kebersihan di Vihara Purnama Mahayana, Nongsa, Batam.

“Cuma masih kita dalami lagi untuk tersangka baru. Dia orang yang di Jawa bertugas sebagai perekrut anak-anak ini,” bebernya.

ilustrasi

Dikatakan Agung, terkait dugaan pencabulan yang dilakukan oleh Suhu Yo Chu terhadap anak-anak itu, Sat Reskrim Polresta Barelang akan melakukan koordinasi dengan Mabes Polri atau Polda Metro Jaya untuk mengusutnya. “Setelah dapat Suhu itu nanti, baru kita koordinasi menyangkut pencabulannya,” bebernya.

Kaporesta Barelang, Kombes Hengki, membenarkan saat ini pihaknya tengah mengejar tersangka Suhu Yo Chu alias Hendra yang diduga sedang berada di Jakarta.

“Besok (hari ini, red) akan kami ekspose hasilnya,” kata Hengki saat ditemui di Mapolda Kepri, Rabu (30/8).

Hengki menjelaskan, saat ini pengusutan kasus tersebut masih fokus pada dugaan eksploitasi anak. “Karena kasus dugaan cabul itu lokusnya di Jakarta,” tuturnya. (cr1/ska)

7 Cara Kencangkan Otot Miss V Kencang Kembali, untuk para Ladies

0
ilustrasi

batampos.co.idLadies, jangan biarkan otot Miss V Anda kendur.

Dilansir dari Boldsky, Rabu (30/8) ada beberapa cara membuat area Miss V kembali kencang dan menggoda.

Tentunya ada beberapa cara alami untuk membuat otot Miss V kembali kencang seperti saat sebelum menikah dan melahirkan.

Saat ini, banyak orang mencoba minyak dan krim yang dijual. Banyak pula perempuan mencoba minum berbagai obat untuk mengencangkan otot Miss V.

Mereka berpikir bahwa kelonggaran area Miss V karena seringkali bercinta. Hal itu ternyata mitos. Jika alasannya karena melahirkan, hal itu masuk akal. Faktor lainnya karena usia, obesitas, stres, dan lainnya.

Ini tujuh cara ampuhnya:

1. Senam Kegel

Latihan kegel adalah senam yang melibatkan kekencangan otot panggul dan melepaskannya. Cara ini bisa memperkuat otot di sekitar organ intim. Latihan ini bisa dilakukan setiap hari, itu juga, dimana saja.

2. Squats

Olahraga ini baik untuk otot Miss V. Dengan jongkok pasti menguatkan otot panggul sehingga otot Miss V kembali mencengkram.

3. Yoga

Ada postur yoga tertentu yang membantu menguatkan otot pelvis. Yoga juga membantu mengendalikan otot panggul melalui kontraksi dan metode ekspansi yang sistematis.

4. Herbal

Obat herbal jamu-jamuan semacam jahe dan kunyit juga baik untuk Miss V. Hal itu adalah tanaman obat yang dikemas dengan zat antiinflamasi yang memperkuat otot panggul.

5. Makanan Sehat

Konsumsilah makanan yang mengandung fitoestrogen. Beberapa contohnya adalah wortel, delima, biji wijen, kedelai, fenugreek dan lainnya. Cobalah memasukkannya ke dalam makanan rutin. Nutrisi di dalamnya dapat membantu menjaga area intim tetap kencang.

6. Pueraria Mirifica

Tanaman ini dapat mengembalikan kadar estrogen. Mengandung fitoestrogen seperti deoxymiroestrol dan miroestrol. Tapi ramuan herbal ini mungkin juga memiliki efek samping. Karena itu harus mengikuti resep dokter.

7. Alat Peraga Miss V

Berbentuk seperti cone atau kerucut. Adalah perangkat medis yang terutama digunakan sebagai alat peraga saat melakukan berbagai jenis latihan otot pelvis.

Umumnya, perempuan yang menderita inkontinensia urin atau sering buang air kecil, menggunakan alat ini. Caranya dengan memasukkan alat itu ke dalam Miss V dan mencoba menahannya untuk beberapa saat untuk memperkuat otot.

Namun, sebaiknya konsultasikan lebih dahulu dengan dokter kecantikan untuk belajar lebih banyak tentang cara menggunakannya. (ika/JPC)

Harian Batam Pos Dibaca 223.536 Orang

0

batampos.co.id – Nielsen Media Riset, lembaga riset media dan periklanan, mengeluarkan hasil survei tentang keterbacaan (readership) surat kabar harian yang terbit dan beredar di Batam. Hasil survei yang diselenggarakan selama Mei hingga Juni 2017 itu menempatkan Batam Pos sebagai surat kabar yang paling dikenal oleh warga Batam.

Menurut Nielsen, popularitas (top of mind) Batam Pos mencapai 54 persen di mata pembaca. Tempat kedua disusul Posmetro Batam dengan angka 29 persen. Sedangkan koran lainnya terbitan Batam menyusul di bawahnya.

Survei Nielsen juga menempatkan Batam Pos sebagai surat kabar dengan pembaca terbesar, yakni 223,536 orang. Posmetro Batam berada di tempat kedua dengan pembaca sebanyak 216,817 orang.

Survei ini juga menyebutkan alasan pembaca memilih surat kabar adalah, informasi yang disajikan bisa dipercaya.

General Manager Batam Pos Guntur Marchista Sunan menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pembaca di Batam dan Kepulauan Riau. “Ini jadi bahan evaluasi kami untuk memberikan yang lebih baik lagi kepada pembaca dan warga Batam dan Kepri serta para relasi kami,” ujarnya. (cr13)

TOP OF MIND

Batam Pos 54 persen
PosMetro Batam 29 persen
Koran lokal A 12 persen
Koran lokal B 5 persen
Koran lokal C 0 persen

JUMLAH PEMBACA

Batam Pos 223,536
Posmetro Batam 216,817
Koran lokal A 197,573
Koran lokal B 126,595
Koran lokal C 75,063
Tanjungpinang Pos 32,665
Koran nasional 906

 

PROFIL PEMBACA BATAM POS

1. 75 persen pembaca Batam Pos menggunakan layanan perbankan
2. 1 dari 5 pembaca Batam Pos memiliki asuransi
3. 47 persen pembaca Batam Pos memiliki mobil
4. 91 persen pembaca Batam Pos memiliki sepeda motor
5. 40 persen pembaca Batam Pos bepergian dengan pesawat dalam satu tahun terakhir
6. 95 persen pembaca Batam Pos memiliki ponsel
7. 1 dari 4 pembaca Batam Pos berminat membeli rumah dalam 5 tahun ke depan

Sumber: Nielsen Media Riset

 

 

 

 

 

Kades Bakong Mengganti Dana Desa Rp 215 Juta 

0
Dukun Roni (kiri) dan Saifudin saat reka ulang melakukan ritual. F Polres Lingga untuk Batam Pos.
batampos.co.id – Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko memastikan Kepala Desa Bakong, Sapiudin, mengganti dana desa sebesar Rp 215 juta yang ludes digunakan dukun, jika dana tersebut tidak diganti maka Sapiudin akan turut terjerat hukum karena menggunkan dana desa untuk kepentingan pribadi.
“Kades bertanggungjawab untuk mengembalikan dana desa yang sudah digunakan untuk dukun. Kalau tidak diganti Kades turut dikenakan hukuman,” ujar Suharnoko kepada, Rabu (30/8) siang.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Bakong, Sapiudin mengaku telah dihipnotis oleh dukun bernama Roni. Akhirnya, Sapiudin menggunakan dana desa sebesar Rp 215 juta. Dana tersebut diberikan secara berangsur hingga beberapa kali pemberian dana desa tersebut.
Pertama kali kejadian, Roni yang telah memperlihatkan aksi memakan jarum di depan Sapiudin meminta uang sebesar Rp 35 juta untuk membeli ayam hitam sebagai tumbal buat keselamatan Sapiudin. Selanjutnya kejadian terus berlangsung hingga beberapa kali penggunaan dana Desa Bakong mencapai Rp 215 juta.
Yang lebih mengejutkan lagi, Saifudin juga menyerahkan dana desa sebesar Rp 66 juta kepada Roni setelah mengatakan pembangunan jembatan desa yang sedang dibangun akan membawa kesialan pada Sapiudin. Sehingga Sapiudin menyerahkan dana desa sebesar Rp 66 juta untuk diserahkan kepada dukun yang mengaku akan menyerahkan sesajian kepada datok yang merasuki tubuhnya.
Kasus ini terbongkar setelah Kepala Desa Bakong Sapiudin tidak mendapat penjelasan penggantian dana yang telah digunakan oleh Roni untuk sejumlah ritual yang dilakukan.
“Sebelumnya, dukun itu berjanji akan mengembalikan dana tersebut dengan berlipat ganda,” ujar Suharnoko menjelaskan kronologis kejadian.
Suharnoko juga mengaku akan mengawal kasus ini terus hingga proses penggantian dana desa sesuai dengan jumlah yang digunakan rampung. Proses tersebut agar tidak mengganggu pembangunan Desa yang semestinya berjalan dengan baik.
Dengan kejadian ini, Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi menghimbau kepada seluruh Kepala Desa di wilayah hukum Polres Lingga untuk menjaga dana desa yang dipercayakan Negara dan supaya digunakan sesuai peruntukannya.
“Kami saat ini terus melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana desa. Jika dibutuhkan pembimbingan kami juga akan membantu hal tersebut supaya tidak terjadi pelanggaran,” kata Ucok. (wsa) 

Ingat Kopi, Ingat Toraja

0

Ingat kopi, ingat Toraja. Itulah pesan utama Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae di Festival Kopi dan Kuliner 2017, kawasan Agrowisata Pango-Pango, Sabtu (26/8).

Lewat kopi, Bupati Nicodemus ingin mengubah image Toraja dari kesan mengerikan ke wisata yang menyenangkan.

“Saya ingin ubah image Toraja dari mengerikan ke menyenangkan. Wisatanya tak hanya masuk ke gua kuburan. Ada juga wisata kopi yang menyenangkan,” ungkap Bupati Nicodemus, Sabtu (26/8).

Nicodemus menggaransi, siapapun pasti happy saat berwisata kopi di Toraja. Panoramanya sangat keren. Daerahnya dikelilingi banyak bukit dan gunung berketinggian 1700 mdpl. Di ketinggian seperti ini, udara sejuk dijamin bakal setia menyapa setiap tamu.

Citarasanya? Sudah diakui dunia. Di panggung dunia, Toraja justru lebih identik dengan kopi. Dari mulai kawasan Nordik-Skandinavia, Finlandia, Denmark, Swedia, Belanda hingga Jepang, sudah ‘dijajah’ Kopi Toraja. Di sejumlah negara tadi, kopi berlabel nama toraja (toraja arabica coffee) mendapat tempat istimewa: dipajang sangat mencolok di kafe-kafe bergengsi di sana.”Ini satu lagi bukti bahwa Kopi Toraja sudah mendunia,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti. Saat didampingi Kabid Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo, wanita berkerudung itu juga punya niatan yang sama dengan Bupati Nicodemus. Dia ingin melihat Toraja bisa berkibar di level dunia lewat wisata kopi.

“Di Jepang sudah ada lebih dari 5.000 restoran dan kafe yang menyuguhkan Kopi Toraja. Jadi sangat mungkin mengembangkan wisata kopi. Dan Festival Kopi dan Kuliner 2017 ini sebagai langkah awalnya.,” ungkap Esthy.

Esthy pun mengusulkan agar Toraja mendorong kopi sebagai komoditas unggulan yang dapat dijadikan sebagai objek pariwisata. Misalnya dengan menikmati secangkir kopi arabica Toraja sambil berkeliling perkebunannya.

Pengalaman tersebut diyakini bakal diminati para pelancong lokal maupun internasional. “Di Jepang itu kan kopi paling mahal Toraja. Harganya Rp169.000 per cangkir. Dari situ kita bisa create wisata kopi Toraja. Kita jual keindahan Toraja lewat kopi,” kata Esthy.

Menpar Arief Yahya juga sepakat dengan bawahannya. Apalagi, modal Toraja sudah sangat kuat. Selain sudah dikenal dunia, Toraja sempat dijuluki Queen of Coffee. Mantan Dirut Telkom itupun menyelipkan harapan untuk mengangkat derajat Toraja lewat wisata kopi.

”Kopi Toraja sudah sangat bagus. Pilih channel yang tepat, bikin event yang mendunia, pilih endorser dengan dibarengi gerai-gerai berkelas,” kata Arief Yahya., Menteri Pariwisata RI.

Bagi Menpar Arief Yahya, keragaman kopi nusantara adalah kekuatan yang luar biasa. Dan itu bisa didorong menjadi kekuatan atraksi pariwisata Indonesia. “Ajak turis ikut menyemai kopi, melihat sendiri penanaman, penyiangan, pemetikan, dan pengolahan biji kopi hingga siap diseruput di cangkir bambu, story line wisata Kopi Toraja bisa naik kelas,” ucapnya. (*)

 

Atlet Hapkido Kepri Juara Umum

0
Dewan Penasehat Hapkido Cabang Tanjungpinang, Laksma TNI Ribut Eko Suyatno (jaker hitam), Berbincang Dengan Kontingen Hapkido Sesampainya di Bandara RHF Tanjungpinang. F Lantamal IV untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kontingen beladiri Hapkido Tanjungpinang, Kepri keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Hapkido yang di selenggarakan di Jogyakarta selama dua hari dimulai pada, 26-27 Agustus lalu, dengan menyabet 13 medali emas, 9 medali Perak dan 13 medali Perunggu.

Kepulangan atlet yang mengharumkan nama Provinsi Kepri dalam kancah nasional tersebut pun langsung disambut Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ribut Eko Suyatno, yang merupakan Dewan Penasehat Hapkido cabang Tanjungpinang, di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (29/8) malam.
“Selamat atas prestasi yang telah diraih kontingen Hapkido Tanjungpinang, yang berhasil keluar sebagai juara umum,” ujar Ribut.
Dikatakan Ribut, dari medali yang berhasil diraih tersebut dua diantaranya disumbangkan oleh prajurit Yonmarhanlan IV yakni Serda (mar) Hutasoit dan Prada (mar) Rafa yang berhasil menyabet medali emas dan perunggu.
“Ini tentunya tidak lepas dari hasil kerja keras seluruh kontingen yang berlatih dengan sungguh-sungguh hingga akhirnya berhasil membawa pulang prestasi yang sangat luar biasa,” kata Ribut.
Sementara itu, Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV Tanjungpinang, Letkol (Marinir) Didik, menambahkan Hapkido merupakan seni bela diri yang populer dikalangan sipil dan militer. Seperti yang dikembangkan dikalangan Yonmarhanlan IV dengan ciri yang memakai teknik kuncian, bergulat, tendangan, pukulan, lemparan, serangan tusukan dan sabetan.
“Beladiri ini (Hapkido) sangat dinamis dan elektrik, namun sangat mematikan. Beladiri ini salah satu bentuk pertahanan diri. Yang mana ini sudah berkembang di Eropa, Australia dan sejumlah negara Asia termasuk Indonesia,” ujarnya.
Dikatakan Didik, pihaknya telah menetapkan beladiri tersebut wajib dikuasai oleh prajurit Marinir. Sebab, beladiri itu cocok untuk kalangan militer seperti di sejumlah negara lain.
“Beladiri ini kolaborasi teknik melumpuhkan lawan dengan pemahaman dan memanfaatkan titik kelemahan yang ada pada anatomi tubuh manusia,” pungkasnya.(ias)

Gala Dinner untuk Yachter Dunia di Pantai Maurole, NTT

0

Senin, (28/8), 9 kapal pesiar mini (yacht) bersandar di Pantai Maourole, Kab. Ende, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ke Pantai Mourole menjadi bagian reli bahari berskala internasional bertajuk Wonderful indonesia Sail 2017. Di antara merekaberasal dari Swiss, Australia dan Kanada.

Mereka mendapatkan sambutan hangat dari penduduk lokal berupa jamuan gala dinner dengan menu khas seperti ikan bakar cakalang, cap cay cumi dan sate ikan lengkap dengan lontong aregau. Selain makanan, warga juga menampilkan tarian tradisional dari kelompok bermain lengkap dengan pakaian adat Maurole.
Sajian tidak kalah menarik adalah, opera dewi padi diperankan oleh pemuda-pemudi setempat.

Bukan cuma bersandar dan menikmati suasana eksotis Pantai Maurole, pagi hari sebelum gala dinner para yachter ini juga berkunjung ke destinasi wisata utama di Ende, danau tiga warna Kelimutu di Taman Nasional Kelimutu, Ende, NTT.

Pelaksana Tugas Analisis Data Pasar Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Sutarjo menjelaskan, sambutan terhadap para yachter ini bentuk atensi luas masyarakat Maurole terhadap kegiatan pariwisata di Ende.

Kegiatan ini untuk menyambut para pelayar sejak berlayar sejak Juli dan mereka kini berada di Ende. Sambutan ini bagian dari karakter masyarakat setempat menyambut turis asing dan kegiatan pariwisata di Ende,” ujar Sutarjo didampingi I Nyoman Wija Sugiantara mewakili bidang promosi Wisata Bahari Kemenpar.

Dalam kesempatan ini, Sutarjo sekaligus mempromosikan wisata -wisata di Ende. Yachter bisa menjelajahi destinasi wisata di Ende dalam waktu singkat “Dari Maulore, Anda bisa menjelajahi banyak tempat selama perjalanan satu hari. Sekitar Maulore banyak sekali atraksi budaya, serta wisata alam. Silahkan expore,” ujar Sutarjo.

Dia melanjutkan, banyak pulau kecil bisa diakses dari Maulore seperti Pulau Hopping di mana para yachter bisa snorkling lengkap dengan panorma gugusan batu koral. “Tempat indah untuk menikmati suasana pantai penuh dengan kedamaian,” sambung Sutarjo.

Kepala Dinas Pariwisata Ende, Derson Duka menambahkan, Ende memiliki segudang potensi daya tarik wisata di mana arus dan pergerakan para pelaku wisata dunia di perairan ini mesti dianggap sebagai peluang mengangkat dan mendayagunakan berbagai potensi sumber daya alam dan budaya Indonesia.

“Karena itu, saya mengajak para sailors mengunjungi berbagai obyek wisata di wilayah ini dari berbagai sisi berbeda,” tandasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat datang untuk para wisatawan yachter. “Selamat menikmati bahari negara kami, dan keramahan masyarakat Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Grand Fondo New York Indonesia, Ajak Pesepeda Gowes Lintasi Alam Lombok

0

Pembaca batampos.co.id, silakan ke Lombok, 3 September 2017. Ada Gowes Lintas Alam Grand Fondo New York Indonesia yang bisa dinikmati di sana.

“Kami tidak butuh waktu lama untuk meyakinkan GFNY bahwa Lombok akan menjadi tempat yang luar biasa untuk event ini. Prosesnya hanya sekitar dua bulan. Dengan segala keindahannya, kami yakin Lombok akan memberi kesan menawan yang takkan terlupakan, khususnya kepada para peserta dari mancanegara,” ujar Axel Moeller, selaku promotor sekaligus penyelenggara GFNY Indonesia.

Di Lombok nanti, para peserta GFNY Indonesia akan ditantang dua macam rute sesuai pilihan peserta. Pertama, dengan jarak tempuh 80 km untuk peserta non kompetisi. Satunya lagi 180 km untuk kompetisi. Di jarak tempuh 180 km, para peserta mendapatkan chip timing. Dengan begitu, kemampuan masing-masing peserta pun terekam lebih detail.

“Di Lombok nanti, dua rute yang diperlombakan adalah 80 dan 180 km. Dan sebagai event “gowes lintas alam”, panorama rute menjadi daya tarik utama Grand Fondo,” lanjut Axel.

Axel memang tak asal bicara. Karena di Lombok nanti, seluruh peserta gowes lintas alam akan disambut panorama keren di sepanjang rute dari start sampai finis.

Salah satu suguhan yang menawarkan kombinasi ujian berat buat para peserta sekaligus view yang menawan adalah di kawasan Nambung. Rute didominasi tanjakan ekstrim, tapi di sepanjang rute itu ada nuansa kampung khas Indonesia yang bisa dinikmati.

Pesona ini ikut dilirik Kemenpar. Lewat divisi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal, Kemenpar pun ikut memberikan supporting di even ini. “Ekonomi, commercial dan social value, semuanya ikut terangkat. Dan setelah mengikuti lomba dan kembali ke negara masing-masing, para bikers ini akan menjadi duta-duta pariwisata yang akan mengenalkan Lombok NTB secara lebih luas,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.

Dampak positif lainnya datang dari media value. Esthy meyakini, sport tourism di Lombok, Nusa Tenggara Barat itu punya dampak langsung dan media value yang tinggi. “Ini yang menjadi salah satu pertimbangan mengapa Kemenpar gencar mendorong kegiatan sport tourism internasional di Tanah Air,” lanjutnya.

Sadar akan potensi tadi, even ini pun digarap dengan sangat serius. Rute lomba diset dengan menonjolkan seluruh destinasi andalan Lombok. Dan semuanya, langsung dikawal Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.

“Rute GFNY Lombok Indonesia ini akan dimulai dari kawasan utara Senggigi. Setelah menyusuri rute pantai di sisi kanan, pergowesan lalu memasuki kota Mataram. Setelah Patung Sapi dan Monumen Seribu Masjid, perjalanan berlanjut menuju Sekotong Bawah, melintasi kawasan pedesaan,” ujar Hendry.

Logistiknya juga sudah disiapkan. Bagi peserta yang kehausan, panitia sudah menebar banyak pos minum dari titik start hingga garis finish. “Total ada 8 pos minum. Pos minum pertama ada km 40. Di situ peserta bisa beristirahat sejenak sambil menikmati panorama laut dan memanfaatkan momen berselfie di Pelabuhan Lembar,” lanjutnya.

Kemudian dilanjutkan menuju Sekotong Tengah. Di sepanjang jalan, peserta akan mendapatkan sensasi lain ketika menyusuri persawahan, daerah penambangan emas, dan dua pasar tradisional.

Jalur yang paling menantang saat tiba di kawasan Nambung. Inilah rute menanjak yang akan sangat melelahkan karena treknya naik turun bukit. “Lajurnya sempit, jurang sungai di samping kiri, tapi pesona indahnya pedesaan ini akan menjadi momen yang tak terlupakan. Nanti ada sebuah tanjakan dengan titik kemiringan hampir 60 derajat dan para peserta terpaksa menuntun sepedanya, mereka mendapatkan sebuah lokasi yang luar biasa indah. Bisa dinikmati sepuasnya,” lanjut Hendry.

Dari Nambung, perjalanan dilanjutkan menuju Batu Jangkih, yang treknya masih perbukitan, sampai persis tengah hari di KM 100 di daerah Batu Jai. Di tempat ini para peserta bisa beristirahat lagi dan bersantap siang.

Setelah itu perjalanan kembali ke arah utara, Lombok tengah, terus menuju Pusuk Pass, dengan pemandangan Gunung Rinjani di kejauhan, berbelok di Nipah, Malimbu, dan kembali ke Senggigi dan finis juga di Santosa Resort. Sesi tes rute ini berakhir pada sekitar pukul 4 sore, alias menghabiskan waktu sekitar 10 jam untuk menempuh jarak sejauh 180 kilometer.

“Pasti mengasyikkan. Jalannya mulus, bersih, polusinya sedikit karena jumlah kendaraan relatif sedikit. Jadi, nyaman sekali untuk ber-gowes ria,” tambahnya.

Bagi Menpar Arief Yahya, Lombok, punya nilai strategis dalam pengembangan destinasi wisata. Brand Lombok sudah mulai dikenal, karena Halal Destination, Halal Honeymoon Destination dan destinasi Mandalika sebagai 10 Bali Baru.

“Soal panorama, Lombok sudah di atas rata-rata. Sangat layak untuk dieksplor. Ayo semua datang ke Lombok ya, ikut ber-gowes ria,” ajak Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya bahkan tak ragu menyebut sport tourism seperti GFNY ini akan menaikkan pamor Lombok sebagai destinasi utama Pariwisata Indonesia.

Maklum, Selain even ini merupakan seri dunia GFNY 2017/2018. Selain Lombok, Indonesia, tuan rumah lain untuk GFNY 2017/2018 adalah Brasil (6 Agustus 2017), Deutscland (3 September 2017), Provence (30 September-1 Oktober 2017), Cozumel Meksiko (12 November 2017), Chile (26 November 2017), Bali (4 Februari 2018), Colombia (11 Maret 2018), Uruguay (18 Maret 2018), Costarica (22 April 2018), Jerusalem (27 April) dan Malaysia (29 April).

Puncakya akan digelar di New York, 20 Mei 2018. “Nah, ini kesempatan untuk berpromosi tentang atraksi Lombok yang komplit. Kalau peluang promosi bisa dimaksimalkan, maka Lombok akan semakin cepat menjadi destinasi kelas dunia,” kata Arief Yahya. (*)

BC Kembali Tangkap Puluhan Ribu Ponsel

0

batampos.co.id – Kapal Patroli BC dari Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun Rabu (30/8) dini hari di perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri kembali berhasil melakukan pencegahan terhadap speedboat yang membawa sekitar 30 ribu smartphone atau ponsel pintar yang berasal dari Singapura tanpa dokumen kepabeanan.

Kasi Humas di Subdit Humas dan Penyuluhan Kantor BC Pusat, Devid Yohannis Muhammad yang dikonfirmasi Batam Pos melalui ponselnya membenarkan tentang penangkapan ponsel oleh kapal patroli BC di Tanjunguban. ”Hanya saja, keterangan secara terperinci belum disampaikan kepada kita. Seperti berapa jumlah seluruhnya, karena sedang dilakukan pencacahan atau penghitungan,” ujarnya.

Termasuk juga, katanya, untuk nama sarana penangkut dan hal lainnya, seperti dari mana asal dan kemana tujuan muatan, dari keterangan pihak penangkap atau bidang penindakan masih melakukan pengembangan terhadap kasusnya. Jika nanti sudah ada keterangan yang lengkap, maka akan disampaikan.

Farjiya, mantan Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun (sekarang menjabat sebagai Kepala Kanwil DJBC Jateng dan DIY, red) yang kemarin melaksanakan pisah sambut secara terpisah menyebutkan, selama dirinya menjabat di Kepri modus penyelundupan ponsel itu dikategorikan ada tiga pola dan muara atau tujuannya ke pesisir Pantai Timur Sumatera, mulai dari Jambi, Tembilahan, Tanjung Buton dan Riau.

”Yakni, modus yang pertama yang dilakukan dengan cara membawa langsung ponselnya dari Singapura menuju ke salah satu daerah di pesisir Pantai Timur Sumatera. Kemudian, cara yang kedua dengan cara ship to ship (STS) atau transfer di tengah laut. Dari luar negeri kapalnya berlabuh di OPL ditransfer ke speedboat yangmenjemputnya ke tengah laut. Dan, selanjutnya dibawa ke daerah yang saya sebutkan tadi. Terakhir dengan modus barangnya dari luar negeri transit di daerah Barelang dan kemudian dimasukkan ke dalam speedboat untuk dibawa ke daerah Riau,” jelasnya.

Data yang dihimpun Batam Pos, penangkapan ponsel pintar sebanyak 30 ribu unit yang dikemas di dalam kotak kardus dilakukan kapal patroli BC Kanwil Khusus DJBC Kepri di perairan Tanjung Uban. Puluhan ribu ponsel pintar ini diangkut menggunakan speedboat yang menggunakan lima mesin dengan masing-mnasing mesin berkekuatan 200 PK. Meski awalnya speedboat berhasil melarikan diri, namun akhirnya dapat amankan dan dibawa ke markas Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun. Dari penegahan ini, lima orang diamankan termasuk tekong atau nakhoda speedboat. (san)

Dua Cawagub Belum Memenuhi Syarat

0
batampos.co.id – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)
Tanjungpinang di Batam mengungkapkan fakta, yakni usulan yang disampaikan Partai Pengusung Sani-Nurdin (Sanur) untuk dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) disimpulkan prematur.
Lantaran masing-masing calon belum memenuhi syarat sesuai
dengan Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016.
“Benar, hasil kesimpulannya memang kedua calon wagub belum
didukung dengan syarat-syarat yang ditentukan,” ujar Pengacara
Gubernur Kepri, Andi Asrun, Rabu (30/8)
Menurut Andi, meskipun keputusan yang disampaikan PTUN hanya bersifat administratif, tetapi harus menjadi pegangan bagi
masing-masing partai pengusung. Dijelaskannya, merujuk dari
hasil tersebut dua nama yang sekarang ini disampaikan ke DPRD
Kepri juga belum lengkap.
Masih kata Andi Asrun, prematurnya usulan tersebut memberikan konsekuensi negatif kepada Gubernur. Karena dinilai
asal-asalan menyampaikan usulan. Padahal, posisi Gubernur
hanya meneruskan rekomendasi bersama partai pengusung Sanur.
“Di dalam persidangan tersebut juga didapati, bahwa partai
pengusung Sanur masing-masing mengedepan ego sektoral partai. Karena tidak pernah duduk bersama untuk menuntaskan persoalan ini,” paparnya.
Diakuinya, kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga menjadi
celah terjadinya gugatan ke meja pengadilan. Dijelaskannya,
kenapa salah satu partai pengusung Sanur, yakni Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) melayangkan gugatan ke PTUN.
“Karena mekanisme yang ditempuh diinternal partai pengusung
salah. Calon yang diajukan, harus mendapatkan rekomendasi dari masing-masing partai pengusung,” jelasnya.
Disinggung mengenai Peraturan DPRD Kepri tentang tata tertib
(tatib) Pemilihan Wakil Gubernur. Disebutkannya, dirinya sudah
mempelajari masing-masing item dari peraturan tersebut. Ia
hanya mengkritisi tentang syarat calon Wakil Gubernur.
“Jika Peraturan DPRD dibuat mengacu pada Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, maka seorang calon harus berhenti terbih dahulu. Artinya bukan dengan membuat pernyataan mengundurkan diri,” tutup Andi.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Provinsi Kepri, Abdul Basit
mengatakan, gugatan yang mereka layangkan bukan untuk
menghambat proses pemilihan Wagub Kepri. Tetapi adalah bentuk protes, karena keputusan yang dibuat bukan kolektif kolegial.
“Masing-masing partai pengusung tidak pernah duduk semeja
sampai saat ini. Sekarang ini bukan hanya mencari Wagub,
tetapi menentukan orang yang tepat untuk duduk menjadi Wagub,” ujarnya.
Masih kata Basit, selagi persoalan diinternal partai pengusung
tidak dituntaskan, maka proses pemilihan Wagub sulit
terlaksana. Dijelaskannya, ditengah kondisi ekonomi Kepri yang
sedang merosot, tidak cukup jika hanya menyandang status Wakil Gubernur.
“Kita juga ingin, Wagub Kepri punya kontribusi khusus bagi
bangkitnya ekonomi Kepri. Artinya kita harus menentukan figur
yang punya gagasan hebat, dan punya kemampuan individu, serta jaringan ekonomi yang kuat. Baik secara nasional maupun
internasional,” paparnya.
Seperti diketahui, Berdasarkan Peraturan DPRD Kepri Nomor 02
Tahun 2017 tentang Tatib Pemilihan Wakil Gubernu lewat pasal
14 dijelaskan, calon Wakil Gubernur yang diusulkan harus
memenuhi beberapa persyaratan.
Adapun persyaratan tersebut adalah, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpendidikan paling rendah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau sederajat, berusia paling rendah 30 (tiga puluh) tahun.
Berikutnya adalah mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan
kesehatan menyeluruh dari Rumah Sakit Pemerintah, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau bagi mantan terpidana telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana,  tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
Selain itu, tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang
dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian,
menyerahkan daftar kekayaan pribadi, tidak sedang memiliki
tanggungan utang secara perseorangan dan/atau secara badan
hukum yang menjadi tanggungjawabnya yang merugikan keuangan negara, tidak sedang dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan memiliki laporan pajak pribadi, menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sejak ditetapkan sebagai Calon Wakil Gubernur.
Kemudian ada juga, menyatakan secara tertulis pengunduran diri
sebagai Anggota Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara
Republik Indonesia, dan Aparatur Sipil Negara serta Kepala
Desa atau sebutan lain sejak ditetapkan sebagai Calon Wakil
Gubernur, berhenti dari jabatan pada Badan Usaha Milik Negara
atau Badan Usaha Milik Daerah sejak ditetapkan sebagai Calon
Wakil Gubernur, dan mempunyai pandangan dan komitmen untuk memajukan Provinsi Kepulauan Riau.(jpg)