Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 13229

Dua Hari, Seribuan Orangtua Ajukan Surat Pindah Sekolah dari Batam

0

batampos.co.id – Warga Batam masih terlihat antre untuk mengurus surat pindah rayon (daerah) keluar dari Batam di Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, Sekupang (13/6/2017).

Kasi Kesiswaan Peserta didik dan pembangunan karakter SD, Syarif mengatakan permintaan pengurusan surat rayon keluar dari Batam memang untuk SD lebih banyak dibanding surat pindah untuk SMP.

“Hari ini sudah hampir 700 pengajuan yang kami proses, dan
diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah,” kata Syarif, Selasa (13/6/2017).

Alasan orang tua memindahkan anaknya karena mereka ikut pindah atau pulag ke kampung halaman. Untuk membantu proses pengeluaran surat dengan cepat, Disdik menyiapkan 5 operator.

“Khusus rekomendasi untuk siswa kelas enam SD yang akan
melanjutkan ke tingkat SMP di luar Batam, sedangkan rayon untuk siswa kelas 1-5 SD pindah sekolah ke SD luar Batam,” terang pria yang baru enam bulan menjabat ini.

Sementata itu, Kepala Bidang Pendidikan SMP, Hernowo menuturkan permintaan surat pindah rayon untuk SMP tidak sebanyak SD, hingga sekarang jumlah surat yang telah dikeluarkan mencapai 368 surat.

“Masih standar saja. Tidak terlalu banyak,” kata Hernowo.

Menurutnya permintaan ini bisa saja meningkat mengingat sudah diumumkannnya kelulusan tingkat SD kemarin. “Banyak yang pulang kampung dan kami telah memprediksi ini sebelumnya,” ujarnya.

Pantauan batampos.co.id di Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, antrean permintaan surat pindah rayon masih tetap ramai memasuki hari kedua. Ratusan orangtua telah mengantri di depan kantor Disidik Batam, tidak sedikit yang membawa serta anak mereka.

Sebagian orangtua juga telah mengajukan surat semalam sudah daftar,” kata Desma warga Aviari, Batuaji ini.

Perempuan yang sebelumnya berjualan di Pasar Seken, Aviari ini menuturkan bisanis dagangan yang ia jalani selama ini tidak berjalan seperti dulu lagi. “Keadaannya sudah berbeda, sekarang lebih terasa sulitnya, kalau dulu masih bisa bertahan, tapi sekarang sepertinya mau lanjutkan di Medan Sumatera Utara saja,” kata perempuan penjual sepatu ini.

Dia menuturkan telah menjual seluruh aset termasuk barang dagangn kepada orang lain. Hasil itu dibawa ke kampung sebagai modal jualan. “Coba di kampung dulu lah,” kata dia.(cr17)

Hari Ini 2.134 Pemudik Tinggalkan Batam dengan Kapal Pelni

0

 

Para penumpang yang akan melakukan mudik dengan menggunakan kapal pelni saat naik ke kapal di Pelabuhan Batuampar, Selasa (13/2). Sekitar dua ribu penumpang kapal pelni ini melakukan mudik tujuan jakarta. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Suasana mudik Lebaran mulai terasa. Ribuan penumpang dari pelabuhan Batuampar tujuan Tanjung Priok terlihat memenuhi pelabuhan Batuampar Selasa (13/6/2017) pagi. Sebagian besar dari mereka, hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di kampung halaman masing-masing.

Kepala Pelni Cabang Batam, Ending Wahyudi mengatakan, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Batuampar pagi tadi sebanyak 2.134 orang. Jumlah penumpang akan terus mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Tujuan pulau Jawa puncaknya pada hari Jumat (16/6/2017). Kalau untuk tujuan Belawan tanggal 21 dan 23,” ujarnya.

Ending menjelaskan, untuk keberangkatan menuju Tanjung Priok pada Jumat (16/6) mendatang akan menggunakan kapal bantuan, KM Umsini. Sementara, untuk tiket kelas ekonomi hingga kelas I dengan tujuan Tanjung Priok sudah habis terjual sejak beberapa minggu yang lalu.

“Penjualan tiket masih ada sampai sekarang. Tapi hanya untuk tiket yang non seat, kalau tiket kelas sudah habis semua,” katanya.

Ending menambahkan, untuk mengangkut pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pelni diberikan dispensasi untuk mengangkut penumpang hingga mencapai 3.700 orang.

“Tiket yang terjual tujuan Tanjung Priok sampai saat ini sudah mencapai 2.200 lebih,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) AKP Reza Tarigan menghimbau kepada seluruh penumpang untuk tidak membawa barang yang berlebihan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang bawaan penumpang.

“Kita minta kepada seluruh penumpang untuk menjaga barang bawaannya. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan karena itu dapat mengundang pelaku kejahatan,” ujarnya. (cr1)

Batam Pos dan DKI Tour Umrah Santuni Anak Yatim

0
Perwakilan dari Batam Pos, Manager SDM dan umum Batam Pos, Elmi Gusti (jilbab orange) menyerahkan bantuan sembako dan santunan kepada anak panti asuhan Muhiddin di Permata Rhabayu yang diterima pengurus pantia suhan Sunarsih, Sagulung, Selasa (13/6/2017). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Batam Pos bekerja sama dengan DKI Tour dan Travel Umrah menyalurkan bantuan paket sembako dan perlengkapan mandi serta pakain kepada anak yatim di rumah singgal Al Muhiddin di perumahan Permata Rhabayu blok E/10, Seilangkai, Sagulung, Selasa (13/6/2017) pagi.

Sebanyak 24 orang anak yatim yang berada di rumah singgah tersebut tampak ceriah saat didatangi rombongan Batam Pos yang menyerahkan bantuan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi. Dipimpin oleh Asih Sunarsi ibu pengurus rumah singgah, anak-anak yatim tersebut menyambut baik kedatangan rombongan Batam Pos. “Waduh merepotkan lagi. Ini yang kedua kali loh Batam Pos ke sini (serah bantuan),” kata Asih mengawali percakapan dengan rombongan yang datang.

Ya tiga tahun yang lalu Batam Pos juga pernah menyerahkan bantuan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama khususnya anak yatim di rumah singgah tersebut. Momen Lebaran tahun tahun ini Batam Pos yang bekerja sama dengan DKI Tour dan Travel Umrah kembali melaksanakan kegiatan serupa berupa bantuan paket sembako dan perlengkapan mandi serta pakain untuk anak-anak yatim di sana. “Ini sebagai bentuk tali kasih dari Batam Pos dan DKI Tour dan Travel untuk berbagi kasih di bulan yang penuh berkah ini. Kami berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat buat adek-adek disini,” ujar Direktur Bisnis Batam Pos Usep Rs, kemarin.

Kepada anak-anak yatim di rumah singgah tersebut, Usep berharap agar tetap semangat belajar dan beribadah agar kelak bisa sukses serta berguna bagi negara dan agama.

Senada disampaikan oleh pemilik DKI Tour dan Travel Umrah H Herlando yang berharap agar bantuan tersebut menjadi berkah bagi anak yatim yang ada di rumah singgah Al-Muhidin. “Jangan dilihat nilainya, kami ikhlas memberikan bantuan dan semoga jadi berkah buat kita semua,” ujar Herlando.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian DKI Tour dan Travel Umrah di bulan suci Ramadan ini untuk berbagi dengan para anak yatim dan para fakir.”Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami karena bisa berbagi dengan para anak yatim dan para fakir,” ujarnya.

Melalui Amil Zakat Masjid Raya Batam, DKI Tour dan Travel yang berkantor di ruko Tiban Mas juga menyerahkan bantuan Shodaqoh sejumlah Rp 20 juta untuk didistribusikan kepada para mustahiq. Bantuan tersebut diserahkan kepada Direktur LAZ masjid Raya dan disaksikan oleh para jemaah jelang shalat Taraweh, Minggu (4/6) lalu.

Penyerahan bantuan tersebut juhga disaksikan oleh imam Masjid Raya Batam H.A Ridho Amin, ketua Kadin Kepri M Ma’ruf serta ketua Persatuan Muballigh kota Batam H Zulkarnain Umar.

Bantuan untuk anak yatim di rumah singgah Al-Muhiddin diserahkan oleh rombongan Batam Pos yang dipimpin oleh manajer CSR Batam Pos Jamil serta sejumlah manajer lainnya. (eja)

Jadi Bidan di Hinterland Harus Mengabdi Selama 10 Tahun

0


batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengangkat 23 bidan yang bertugas di hinterland sebagai calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Batam, Selasa (13/6) pagi.

“Mereka adalah bidan yang bertugas di hinterland. Masa tugasnya dari 7 hingga 10 tahun,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan ?Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Batam M Sahir.

Menurutnya, seiring pengangkatan tersebut tidak rotasi tugas bagi para bidan tersebut. Artinya, akan tetap ditugaskan pada pusat kesehatan yang kini jadi tempat mereka mengabdi. “Rata-rata mereka tugas di Puskesmas Pembantu di pulau-pulau. Contohnya di pustu Rempangcate, tersebar mereka, di berbagai pulau,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi kepada bidan-bidan tersebut mengingatkan walau masih berstatus CPNS belum PNS, agar tak main-main dalam bekerja. Terutama terkait anggaran.

“Bekerjalah sesuai dengan tugas, dan patuhilah aturan,” harapnya.

Menurutnya, peringatan tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya terkait sistem penganggaran pihaknya meminta diawasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ” Jadi semua diawasi,” kata Rudi. (cr13)

Telat Input Data, Hasil PPDB di Sekolah Unggulan Belum Diketahui

0
Orangtua dan anaknya mengantri saat mendaftarkan anaknya sekolah di SMPN 3 Seiharapan, Sekupang, Senin (5/6/2017). Orangtua dan anaknya sudah antris emenjak subuh demi mendaftarkan anaknya sekolah. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan orangtua calon siswa SMP baru mendatangi SMPN 3 Batam. Mereka kecewa karena hasil PPDB anaknya belum bisa diketahui hari ini (13/6). Padahal sesuai jadwal, harusnya hasil seleksi itu telah diumumkan.

“Saya sudah dua kali ke sini, tapi hasilnya belum ada juga,” kata Neli, salah satu orang tua, Selasa (13/6/2017).

Neli menuturkan berdasarkan informasi yang didapat dari sekolah, pengumuman menunggu dari Disdik Batam. Pihak sekolah beralasan belum menyelesaikan penginputan hasil ujian sekolah SD.

“Katanya mereka baru terima nilai sore kemarin, jadi belum selesai input, kami diminta menunggu hingga sore paling lambat besok (14/6/2017),” ujarnya.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan Toni, pria asal Batuaji ini mengaku sistem yang dimiliki sekolah lambat. “Masa Pengumuman harus menunggu dari dinas, kemarin katanya sistem online. Seharusnya diumumkan tanggal 10 Juni lalu, hingga sekarang belum juga. Pihak sekolah dan dinas harus transparan dalam mengumumkan hasil seleksi ini, jangan sampai ada anggapan macam- macam dari orangtua,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala SMPN 3 Batam, Wiwik Darwiyanti mengaku operator sekolah tengah berusaha menyelesaikan penginputan data nilai ujian sekolah yang baru diterima sore kemarin. “Makanya hasil PPDB belum keluar, karena menunggu nilai ini selesai di input, setelah itu akan langsung diumumkan,” kata Wiwik.

Dia mengatakan tidak ada yang disembunyikan dalam proses PPDB ini, semua hasil ditampilkan pada website resmi sekolah dan Disdik Batam.

“Kemarin hasil tes sudah kami umumkan, tinggal menunggu hasil kalkulasi keseluruhan saja, jadi harap bersabar,” terangnya.(cr17)

Provinsi Khusus Barelang Mulai Diperjuangkan

0


batampos.co.id –  Kondisi Batam saat ini dinilai sangat buruk. Tak hanya salah dalam tata kelola pemerintah, namun dari segi ekonomi Batam jauh terpuruk. Pertumbuhan ekonomi Batam hanya dua persen, jauh lebih kecil dari inflasi. Dan jika tak segera dibenahi, Batam bisa menjado daerah gagal.

Kemarin, beberapa tokoh masyarakat Batam yang tergabung dalam Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Barelang mendeglarasika Pembentukan Propinsi Khusus Barelang. Pembentukan Provinsi Khusus dinilai menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi sejumlah persoalan di Batam. Terutama dalam dualisme kepemimpinan di Batam.

Deklarasi tersebut menyatakan perlunya pembentukan Provinsi Khusus Barelang.

Bahwa untuk itu, akan segera bekerja dengan sungguh, tulus dan ikhlas demi kemajuan pembangunan Pulau Batam, Renpang, Galang dan Pulau-Pulau sekitarnya. Serta tercapainya cita-cita Batam sebagai ujung tombak ekonomi nasional.

Hal-hal teknis yang terkait diperlukan dalam pembentukan Provinsi Khusus Barelang akan dopersiapkan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Ketua Umum Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Barelang, Taba Iskandar mengatakan Perjuangan Pembentukan Propinsi Khusus Baraleng didirikan oleh sejumlah tokoh yang memiliki dan pemikiran yang sama. Dimana mereka bersama-sama ingin mencari solusi terbaik untuk Batam kedepannya. Apalagi ditengah lesunya pertumbuhan ekonomi di Batam.

“Pembentukan Propinsi Khusus Barelang ini kami tuangkan dalam pokok-pokok pikiran. Dan selama hal ini berlangsung, kami sangat terbuka menerima kritik dan saran,” kata Taba , di Harmoni One, Minggu (11/6/2017a) sore.

Dijelaskannya, pembentukan daerah khusus barelang hanya ingin menyelamatkan Batam dari ketepurukan. Tak ada maksud lain, apalagi untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Apalagi, sejak awal dibangun, Batam bukan didesain untuk bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Tapi lebih untuk bersaing dengan negara luar diantaranya Singapura, Malaysia, Thailand dan lainnya.  Namun sayang, saat Batam masih memakai jurus 4, negara global ternyata sudah menguasai jurus 12. Hal itu menjadikan Batam terlihat jauh tertinggal dibanding megara lain, padahal Batam memiliki potensi yang sangat luar biasa.

“Kenapa khusus? Karena ekonominya dan wilayah Batam ini sangat strategis dan ini tidak bisa dihilangkan. Kalau ada daerah khusus semua potensi bisa diurus, karena sudah ada kepastian hukum,” tegas Taba.

Menurut dia,  pihaknya akan melakukan kajian akademis untuk menunjukan keseriusan untuk membentuk propinsi khusus barelang. Kajian ini ditargetkan selesai akhir tahun 2017. Dalam kajian itu nantinya tak hanya menjelaskan seperti apa struktur pemerintahan, namun juga potensi yang bisa digali untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah.

“Kami beberapa kali sudah melakukan diskusi dengan sejumlah tokoh seperti Pak Habibie , dan  Pak Jimly Asshiddiqie, tentu kami harapkan ada masukan dari masyarakat dan pihak lainnya,” terang Taba.

Sementara Dewan Pertimbangan, Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Khusus Barelang, Soerya Respationo tidak menapik nantinya wacana ini akan menghadapi pro dan kontra dari sejumlah pihak. Namun ia berharap hal itu bisa diselesaikan dengan duduk bersama untuk mencari pendapat yang tepat. Jika pendapat dari yang pro bisa diterima, maka yang kontra harus legowo menerima wacana tersebut. Begitu juga dengan pendapat yang kontra bisa menyakinkan, pihaknya juga akan menerima dengan baik.

“Kita harus berbicara dengan menggunakan kajian. Jangan hanya berkoar-koar di media sosial atau media online. Intinya harus duduk bersama dan berbicara dengan data. Jangan dipolitisi,” harap mantan Wakil Gubernur Kepri ini ditempat yang sama.

Dijelaskannya, Kepri khususnya Batam memiliki banyak potensi yang belum digali. Hal itu diduga karena salahnya tata kelola yang dilakukan pemerintah. Bahkan ia memiliki data jika pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan pertama 2017 sangat lambat. Hal itu dikhawatirkan akan membuat batam menuju kehancuran.

“Tahun ini paling buruk secara ekonomi. Hal ini diduga karena adanya salah kelola dan bisa menjerumuskan Batam sebagai daerah gagal. Siapa saja warga Batam punya tanggungjawab moral untuk memperbaiki kondisi Batam. Filosofinya jangan sampai mati dilumbung padi,” bebernya.

Dijelaskannya, pemikiran yang salah jika Batam menjadi Provinsi Khusus lantas Kepri semakin tertinggal. Meski selama ini Batam dinilai menjado tulang punggung untuk Kepri. Namun daerah seperti Natuna dan Anambas juga dinilai memiliki potensi yang sangat luar biasa.

“Hanya saja potensi itu belum dikelola dengan baik. Dan ini tentu nanti kita juga perlu diskusi dengan pemerintah daerah. Jadi jangan ada anggapan Kepri tidak bisa kalau tidak ada Batam. Semuanya punya potensi, hanya saja belum digali.” Beber Soeryo.

Menurut dia persolan Batam  sebenarnya tidak lepas dari kelalian pemerintah pusat. Dimana sebenarnya dalam Undang-Undang 53/1999 dijelaskan dalam jangka waktu 12 bulan sejak aturan tersebut keluar harus segera di bentuk aturan atau peraturan pemerintah yang mengatur hubungan kerja BP Batam dan Pemko Batam.

Namun sampai saat ini aturan tersebut tak kunjung keluar. Bahkan permasalahan di Batam terus berlanjut sampai sekarang. Kendati demikian Soerya tetap menyambut baik jika saat ini ada etikad baik daru pusat untuk menyelesaikan persoalan di Batam, melalui komado langsung Menko Perekonomian.

“Masalahnya sebenarnya di PP itu tadi, Undang-Undang 53/1999 masih berlaku. Meski undang-undang yang lain sudah ada,” katanya.

Bahkan ia menilai Menko Darmin salah cara dalam mengatasi persoalan di Batam. Dimana Darmin sebagai Ketua Kawasan dinilai tidak pas memberi solusi atas permasalahaan di Batam yang telah berlarut-larut.

“Pendapat saya, pak Menko Darmin salah mendiagnosa penyakit di Batam. Sehingga obat yang diberikan pun salah. Jadi sakit Batam tak kunjung sembuh,” tegas Soeryo. (She).

Mahasiswa Poltekes Bagikan 1.800 Jilbab

0
Lis memakaikan langsung jilbab yang dibagikan pada pejalan kaki di Pelataran Laman Boenda. F Humas Pemko Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Tanjungpinang membagikan 1.800 jilbab kepada pengendara dan pejalan kaki di Pelataran Laman Boenda, Kawasan Tepi Laut, Minggu (11/6).

“Ramadan inilah momen yang tepat untuk menebar kebaikan. Jadi mahasiswa semangat untuk menyelenggarakan gerakan bagi ribuan jilbab,” ujar Dirut Pokltekes Kemenkes Tanjungpinang, Novian Aldo ketika dikonfirmasi, kemarin.

Dikatakan Novian, kegiatan ini sebenarnya tidak terencana secara maksimal alias mendadak. Namun dikarenakan semangatnya mahasiswa menggebu-gebu, akhirnya baksos gerakan membagi jilbab kepada masyarakat Tanjungpinang, khususnya perempuan berjalan khidmat.

Awalnya, kata Novian target jilbab yang dibagikan hanya 1.000 helai saja. Akibat banyaknya pihak yang mendukung kegiatan ini, jilbab yang terkumpul mencapai 2.000 helai.

Namun setelah disortir didapatkan 1.800 helai jilbab yang layak digunakan.

“Jadi 1.800 helai jilbab dibagikan kepada perempuan Tanjungpinang. Baik kalangan umum, pelajar maupun anak panti asuhan. Semoga keinginan mahasiswa untuk menjadikan perempuan Tanjungpinang berhijab dikabulkan,” bebernya.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Sehingga dirinya juga ikut serta turun ke lapangan dan membagikannya secara langsung kepada pengendara roda dua dan empat serta pejalan kaki.

“Aksi ini bertujuan menginspirasi dan memotivasi kaum hawa agar menjalankan kewajiban sebagai kaum muslimah dengan menggunakan jilbab,” katanya.

Mahasiswa Poltekes, kata Lis telah melakukan gebrakan yang cukup berbeda dari yang lainnya. Sebab kegiatan yang dilakukan dalam mengisi bulan yang penuh berkah ini dilaksanakan dengan sangat kreatif.

Lis memberikan apresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih kepada pihak yang berpartisipasi memberikan sumbangsih untuk saling berbagi di bulan ramadhan.

“Semoga ke depannya tak hanya mahasiswa yang mau berbagi kasih. Tapi para pelajar se-Kota Tanjungpinang juga bisa melakukannya bahkan dengan aksi bagiakn sepatu,” ungkapnya. (ary)

Pemko Batam Dukung Mobil Dinas Pakai Gas

0
ilustrasi

batampos.co.id – Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengatakan pihaknya menyambut baik bantuan konverter kit dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Perusahaan Gas Negara (PGN) sebanyak 40 unit untuk mobil dinas Pemko Batam dari total rencana yang disalurkan untuk Batam sebanyak 250 unit.

Terpasangnya konverter kit ini akan membuat mobil-mobil plat merah tak lagi menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) namun menggunakan gas.

“Ada program yang ramah lingkungan dan juga ada penghematan di dalamnya, kita harus dukung,” kata Amsakar, Senin (12/6/2017).

Menurutnya, rencana tersebut sudah lama dicanangkan, bahkan saat dirinya menjabat Kepala Disperindag dan ESDM Kota Batam. Namun saat itu ada beberapa persoalan yang harus diurai, seperti ketersediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di beberapa titik strategis serta ketersediaan konverter kit yang bantu pemerintah pusat.

“Ide saya dulu, bagaimana memang didahulukan kendaraan plat merah. Di Jakarta saja, bajaj sudah pakai ini,” ucapnya.

Kini pihaknya menunggu sosialisasi lebih lanjut dari PGN, terkait dampak positif maupun negatif pengunaan gas untuk mobil ini. Termasuk sisi hemat jika kendaraan memakai gas.

“Ini yang belum tersosialisasikan. Tapi perbandingan umumnya, biayanya hemat jadi setengah bahkan sepertiga dari biasa yang kita keluarkan,” katanya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan jika alat tersebut sudah disiapkan, pihaknya akan mempertimbangkan lebih dulu kapan tepatnya digunakan.

“Kita harus tunggu apa boleh rubah Rencana Kegiatan Anggaran (RKA)nya atau nanti sekalian perubahan anggaran, kita lihat dulu,” ucapnya.

Dikonfirmasi, Humas PT PGN Area Batam, Riza Buana, mengatakan bantuan tersebut merupakan bantuan dari Kementrian ESDM, pihaknya melaksanakan pemasangan di lapangan. “Diberikan rencananya 250 unit, untuk realisasinya diharapkan semester pertama  2017, sekitar Juli ini,” kata dia.

Dari 250 unit tersebut, 40 unit di antaranya untuk mobil dinas Pemko Batam. “Kami masih tunggu konverter kit-nya datang, mudahan-mudahan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (cr13)

Polisi Awasi Calo Tiket

0
ilustrasi
foto: triptrus.com

batampos.co.id– Polda Kepri akan melakukan tindakan tegas terhadap para calo-calo tiket, yang memanfaatkan momen lebaran untuk mencari keuntungan.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes POl Erlangga mengatakan pihaknya sudah memiliki berapa langkah, untuk mengatisipasi munculnya para calo di terminal bandara, dan pelabuhan yang ada di Kepri.

“Akan ada pengawasan melekat ditempat-tempat yang bakal muncul calo,” katanya, kemarin.

Mengenai pengawasan melekat ini dijelaskan oleh Erlangga, ditempat-tempat seperti bandara dan pelabuhan akan ditempatkan petugas kepolisian yang berjaga selam 24 jam.

Apa tindakan pihak kepolisian bila menemukan calo-calo tiket? Erlangga mengatakan Polda Kepri sudah meminta jajarannya memberikan tindakan hukum terhadap para calo tersebut.

“Kami juga meminta kepada masyarakat, agar bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, untuk membeli tiket. Jangan beli tiket dari calo,” ujar Erlangga.

Ia mengatakan kepada masyarakat bila menemukan calo-calo yang sedang menawarkan tiket yang melebihi batas yang telah ditentukan, agar dapat melaporkan ke kantor polisi terdekat.

“Laporkan saja ke Polsek KPP, Polres, Saber Pungli Polres atau Polda,” tuturnya.

Kapolsek Bandara Iptu Betty menambahkan pihak kepolisian tak hanya mengawasi saat mudik saja. “Hari biasa juga kita awasi,” ujarnya.

Nantinya kata Betty, akan polisi yang ditempatkan di depan terminal keberangkatan. Sebab disana biasanya para calo menawarkan tiket pada penumpang.

“Seperti yang diketahui, praktek percaloan ini sangat merugikan masyarakat,” katanya. (ska)

Pembaca batampos.co.id, Bila Anda Mudik dengan Pesawat Sudilah Check In 2 Jam sebelum Terbang

0
Calon penumpang Pesawat memadati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (9/6/2017).  F Cecep Mulyana/batam Pos

batampos.co.id – Pembaca yang hendak mudik, pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mudik menggunakan pesawat, agar check in 2 jam sebelum keberangkatan.

Himbauan ini dikeluarkan, mengingat saat arus mudik nanti para penumpang terpaksa harus mengantri lama untuk check in. Bila tidak datang lebih awal, ditakutkan para penumpang bisa terlambat untuk naik pesawat.

“Ini sebagai antisipasi saja, agar tidak tertinggal pesawat,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, kemarin.

Pada tahun-tahun lalu saat mudik, ada beberapa kasus seperti ini. Bila penumpang tak bisa cek in sebelum waktu yang ditentukan, pihak bandara atau maskapai juga tak bisa berbuat banyak.

“Semakin mendekati Idul Fitri intensitas penumpang makin tinggi,” ujarnya.

Intenasitas penumpang naik, maka antrian cek ini juga akan jadi cukup panjang dan lama. Sehingg Suwarso berharap calon penumpang agar datang lebih awal. “Datang jangan terlalu mepet dengan jadwal batas cek ini,” tuturnya.

Arus mudik dan arus balik, kata Suwarso dimulai dari tanggal 15 Juni hingga 20 Juli. “Mulai H-10 sampai H+15,” ujarnya.

Dan puncaknya pada H-3 lebaran, dimana penumpang memadati Hang Nadim sekitar 10 ribuan orang.(ska)