Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 13279

Terkait UMS, Gubernur Kepri Persilakan Pengusaha Gugat

0
ilustrasi

batampos.co.id – Polemik Upah Minimum Sektoral sebesar Rp 3.469.004, masih terus bergulir. Gubernur Kepri Nurdin Basirun mempersilahkan para pengusaha untuk menuntut penurunan UMS di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Silahkan saja,” kata Nurdin Basirun saat ditemui sesuai Rapat Koordinasi mudik di Mapolda Kepri, Rabu (14/6).

Ia mengatakan penetapan UMS ini sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Pihak Provinsi mendapatkan rekomendasi dari Walikota, dan dia mempelajari hasil yang diajukan oleh pihak Pemerintah Kota Batam.

“Gak serta merta kami tetapkan, tapi kami pelajari dulu. Baru setelah itu, kami keluarkan,” ungkapnya.

Nurdin mengatakan keputusan UMS sebesar itu sudah final. Namun pihaknya mempersilahkan pihak-pihak yang tak puas untuk mengajukan kembali UMS.

Ajuin saja, biar nanti kami pelajari lagi,” tuturnya singkat sembari berlalu. (ska)

Presiden Jokowi: Jaga Pertumbuhan Positif Pariwisata Bali

0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada Menpar Arief Yahya untuk menjaga agar positive growth pada kedatangan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata Bali harus dijaga agar tetap bertumbuh.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta dua sektor unggulan yang dimiliki Provinsi Bali dipertahankan tetap tinggi. Yakni keberlangsungan pertumbuhan, untuk menyejahterakan masyarakat dan kemajuan The Island of God yang menjadi andalan

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat memmbuka Rapat Terbatas (Ratas) tentang evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program prioritas di Provinsi Bali, di kantor kepresidenan, Rabu (14/6).

Presiden mengatakan, Bali memiliki keunggulan tersendiri karena perekonomiannya bukan digerakkan oleh pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah. Tetapi justru dimotori sektor pariwisata dan industri kreatif, yang lebih mengandalkan pada modal budaya dan kreativitas.

“Bahkan dengan modal budaya dan kreativitas itu Provinsi Bali telah memberikan warna yang positif bagi citra Indonesia di mata dunia, karena wisatawan mancanegara lebih mengenal Bali dibandingkan Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

Karena itu, pada rapat yang dihadiri Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Presiden meminta keberlangsungkan dua sektor unggulan Pulau Dewata harus tetap dijaga.

“Momentum pertumbuhan dua sektor ini harus dijaga keberlangsungannya. Sehingga betul-betul bisa memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan rakyat Bali dan juga kemajuan Bali,” harapnya.

Menpar Arief Yahya menyebutkan, Bali memang menjadi ikon Pariwisata Indonesia. Sama seperti Thailand, yang sudah menjadi ikon Pariwisata Asia Tenggara. “Betul kata Pak Presiden Jokowi, Bali tidak terpengaruh oleh komoditas Sumber Daya Alam lain, seperti Oil and Gas (minyak dan gas), Coal (batubara), dan CPO (minyak kelapa sawit). Bali benar-benar digerakkan ekonominya oleh sector Pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Arief Yahya.

Karena itu, sudah tepat Presiden Jokowi menempatkan Pariwisata sebagai core economy bangsa dan dijadikan sector prioritas. Selain itu juga membangun 10 Bali Baru, sebagai destinasi prioritas yang dikembangkan untuk memeratakan sector Pariwisata yang ada di tanah air.

Ke-10 destinasi Bali Baru itu adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Borobudur (Joglosemar), Bromo Tengger Semeru (Jatim), Mandalika (Lombok), Komodo Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sultra) dan Morotai (Maltara).(*)

Wisata Rohani di Batam selama Ramadan

0
foto: yusuf hidayat / batampos

Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Batam menggelar acara Kenduri Ramadan. Tujuannya menarik wisatawan asal Singapura dan Malaysia.

“Itu acaranya sebulan penuh. Dan setiap tahun selalu saja ada wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia yang datang ke Batam,” ungkap Ketua Ketua Panitia Muhlis bin Machin, Selasa (13/6).

Lantas apa yang mereka kerjakan di Batam saat Ramadan menyapa? Wisata kuliner, jelas tidak bisa dilakukan saat siang hari. City tour juga kurang begitu bisa dinikmati wisatawan Melayu.

“Mereka ke Batam mencari aktivitas rohani. Di Singapura azan tidak boleh pakai pengeras suara. Sementara di Batam mereka bisa sepuasnya mendengarkan azan dengan pengeras suara,” tambah Mukhlis.

Selain itu,  wisatan Melayu asal Singapura dan Malaysia, biasanya lebih enjoy bersedekah ke Batam. Sumbangan berupa hewan kurbannya bisa lebih banyak. Dan di Batam, mereka bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat Batam yang terkenal ramah.

“Alasan lainnya ya itu tadi. Dengan harga yang sama, mereka bisa membeli hewan kurban dua kali lebih banyak dibanding bila mereka membeli di negaranya. Mereka lebih enjoy begitu. Apalagi setelah wisata religi mereka bisa berwisata belanja. Harga di Batam juga jauh lebih murah dari Singapura dan Malaysia,” tambahnya.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kabid Wisata Budaya Wawan Gunawan, juga seirama. Tren perjalanan wisata saat Ramadan, menurutnya telah banyak berubah. Dari sekadar mencari udara segar, menikmati indahnya alam baik pegunungan maupun wisata pantai, bergeser menjadi mencari ketenangan diri.

“Wisata religi sangat identik dengan wisata berbasis keyakinan. Di dalamnya ada wisata ziarah dan halal yang sekarang dikenal dengan Family Friendly Tourism. Wisata religi merupakan bagian dari wisata budaya,” kata Esthy.

Dalam pandangannya, telah terjadi pergeseran tren kepariwisataan dari “sun, sand and sea¡± menjadi ¡±serenity, sustainability, and spirituality”.

“United Nations World Tourism Organization (UNWTO) memperkirakan sekitar 330 juta wisatawan atau 30% dari keseluruhan wisatawan global akan berbondong-bondong ke situs-situs religius di seluruh dunia. Kunjungan itu baik yang berdasar pada motif spiritual ataupun kognitif,” ungkapnya.

Menpar Arief Yahya juga ikut merespon aktivitas wisata religi di wilayah crossborder. Dia mengatakan, terjadinya peningkatan tren wisata religi saat ini karena setiap orang ingin memenuhi kebutuhan rohaniah mereka.

“Dalam setiap tubuh manusia ada roh dan jiwa, dan roh ini yang harus diisi salah satunya dengan mendatangi tempat-tempat yang menurut mereka suci. Saat kehidupan mereka telah mapan, maka akan semakin mengarah ke spiritualitas,” jelasnya.

Karenanya, rumus 3A, yang terdiri dari akses, atraksi dan amenitas, harus diperkuat agar wisata religi mampu menyedot wisatawan dari Asia Tenggara, seperti Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.

“Aksesibilitas, menyangkut infrastruktur ke lokasi harus baik terutama untuk wisatawan yang sudah berusia lanjut.

Atraksi di tempat wisata religi juga harus variatif sehingga wisatawan bisa betah saat berkunjung. Amenitas atau fasilitas juga perlu diperhatikan menyangkut ketersediaan akomodasi di sekitar lokasi. Langkah terakhir adalah promosi oleh semua pelaku pariwisata. Elemenelemen tersebut akan mampu memberi kontribusi untuk mencapai target wisatawan mancanegara,” katanya. (*)

Ceritakan Mudik Kamu dengan Tagar #PesonaMudikLebaran

0
ilustrasi

Mudik selalu menarik. Mudik selalu asyik. Jutaan pemudik pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran. Orang-orang rela antre, berdesak-desakan serta macet panjang demi bisa melaksanakan tradisi Mudik Lebaran.

Tahun ini Menteri Pariwisata meluncurkan hastag #PesonaMudikLebaran, yang mengumpulkan komentar dan laporan netizen untuk tema mudik massal yang unik.

Mudik pun ternyata bisa menggunakan sepeda sebagai moda ransportasi menuju kampung halaman.

Bertajuk #GowesMudik2017, Komunitas Pekerja Bersepeda yang tergabung Bike to Work (B2W) Indonesia akan mudik ke kampung halaman dengan bersepeda.

“Tercatat sebanyak 55 pe-gowes yang akan melakukan mudik dengan menggunakan sepeda, mereka ada yang jalan sendiri-sendiri, atau berkelompok sesuai dengan jadwal libur dan tujuan daerah masing-masing,” kata Poetoet Soedarjanto, Ketua B2W Indonesia, Rabu (14/6).

Komunitas B2W Indonesia ini dibentuk berawal dari kelompok penggemar kegiatan sepeda gunung (Komunitas Jalur Pipa Gas) yang punya semangat, gagasan dan harapan akan terwujudnya udara bersih di perkotaan yang kemudian menggagas kampanye pertama penggunaan sepeda ke tempat kerja pada 6 Agustus 2004 yang lalu.

Poeteoet menambahkan, #GowesMudik 2017 ini ingin menunjukkan bahwa sepeda bisa menjadi alat transportasi alternatif dan dari sisi ibadah bersepeda jarak jauh sambil berpuasa sesuatu hal yang bisa dilakukan.

“Program #GowesMudik2017 ini boleh diikuti oleh siapa saja dan dari komunitas apa saja, Gowes ini juga menunjukkan bahwa puasa tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermalas-malasan dan tidak produktif,” ungkapnya.

Pria yang dipanggil Om Ndlahom di komunitasnya ini sendiri akan melakukan acara #Gowesmudik ini bersama dengan kelima orang temannya.

“Insya Allah, kita akan berangkat berlima menuju Madiun, berangkat tanggal 16 Juni dan perjalanan akan memakan waktu sekitar 5-6 hari dan kita akan sempatkan istirahat dan berhenti di beberapa desinasi wisata sepanjang perjalanan, seperti di Api Abadi Mrapen Blora, Ungaran dan Ambarawa,” lanjutnya.

Menanggapi kegiatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Kemenpar berharap kegiatan positif terus dilakukan dan dikembangkan.

“Di Kemenpar ada tiga produk besar yang menarik minat wisatawan, yaitu wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Pariwisata olahraga adalah bagian dari wisata buatan,” kata Esthy yang dibenarnya Menpar Arief Yahya.

“GowesMudik2017 ini Lifestyle yang unik, Motor sudah ‘mainstream, jadi dengan gowes bisa sekalian mudik, olahraga, juga bisa mengunjungi destinasi wisata yang ada. Kemenpar sudah siapkan destinasi wisata terbaik sepanjang jalur mudik untuk melepas lelah,” ujar Esthy yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo.

Eddy menambahkan, GowesMudik2017 bukan sekadar untuk memperlihatkan gaya berbeda. Tapi, bertujuan kampanye lingkungan bagi masyarakat.

“Sepeda memang baik bagi lingkungan, karena bebas polusi dan mengurangi penggunaan bahan bakar. Tapi Safety Reading harus dijaga,  untuk  keselamatan bagi pe-gowes, karena tingkat padatnya kendaraan yang mudik. Jadi Pe-Gowes bisa selamat sampai di kampung halamannya untuk merayakan liburan bersama keluarga. Selamat Ber-Gowes,” tukasnya.(*)

Keindahan Bali dan Gili Trawangan Buai Peserta Famtrip dari Eropa

0

Kementerian Pariwisaa (Kemenpar) mengajak travel agent dan tour operator (TA/TO) 6 negara Eropa melakukan Familiarization Trip (Famtrip).

Semuanya diajak mengunjungi Desa Tenganan, Pura Besakih di Bali, Gili Trawangan, Lombok serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Famtrip yang digelar selama seminggu dari 7-14 Juni 2017 ini merupakan program Kemenpar. Tujuannya untuk mengenalkan dan melihat langsung destinasi-destinasi yang ada di Bali serta di luar Bali

(Beyond Bali). Nantinya peserta Famtrip bisa membuat paket-paket khusus ke negaranya masing-masing,” ujar Deputi Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana didampingi Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika (ETTAA) Nia Niscaya, Senin (12/6).

I Gde Pitana mengatakan, famtrip ini diikuti sebanyak 10 orang TO/TA berasal dari Jerman, Italia, Belanda, Polandia, Bulgaria, Perancis yang nantinya menjual paket wisata ke Indonesia. Pada hari pertama tiba di Bali rombongan menginap di Ramada Bintang Bali Resort di Jalan Kartika Plaza, Kuta. Disambung dengan makan malam masakan khas Bali, Bebek Tepi Sawah.

Di hari kedua peserta langsung persiapan untuk pembukaan BBTF di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), malam harinya peserta famtrip melakukan Gala Dinner acara pembukaan BBTF di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park.

Di hari ketiga, Agenda peserta famtrip masih mengikuti BBTF untuk melakukan pertemuan dengan seller selama satu hari penuh, diakhiri dengan makan malam di kawasan Nusa Dua. di hari berikutnya Sabtu (11/6), peserta melakukan pertemuan terakhir dengan sellers untuk dealing, diakhiri dengan farewell party di ITDC Nusa Dua.

Dalam agenda Famtrip hari Minggu (11/6), rombongan singgah Pura Besakih, lalu mengunjungi Taman Air Tirta Gangga di Desa Tenganan, salah satu desa tradisional yang ada di Bali. Di destinasi wisata keren itu para peserta diajak melihat persiapan tradisi pelaksanaan perang pandan yang ditampilkan di Pesta Kesenian Bali 2017. Selain itu, itu peserta juga diajak melihat kerajinan tenun adat Bali yang proses pembuatannya lebih dari dua tahun. Selanjutnya, peserta juga diajak untuk bermain tradisional yaitu sabung ayam, sambil mempraktekkan permainan tradisional itu.

“Sangat senang melihat tradisi di Bali, sangat unik, ini tidak ada di negara saya, very nice,” ucap salah peserta Famtrip asal Perancis, Lagoune Amine.

Di hari keenam, rombongan melanjutkan perjalanan dilanjutkan menuju Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggunakan kapal cepat dari pelabuhan Padang Bai, Bali. Pesona tiga Gili, langsung membius peserta Famtrip saat menyentuh jernihnya air laut di Gili Trawangan.

Di sana seluruh peserta diarahkan ke lokasi Gili Eco Resort, sebuah project mengenai penanaman karang secara buatan (Bio Rock) yang ada di Pulau Gili, baik Gili Trawangan, Gili Air maupun Gili Meno. Setelah itu, peserta diajak snorkling di spot karang biru yang berada di Gili Meno.

“Wow, saya berenang bersama penyu tadi, sungguh dekat. Itu sangat

indah. Banyak ikan berwana-warni dan coral yang sangat indah, amazing!” ucap Alberto Alves Da Silva, peserta Famtrip asal Rusia yang jago juga dalam hal free diving.

Seperti diketahui, dua per tiga coral di dunia ada di Indonesia, tidak salah jika wisatawan banyak yang mengagumi potensi bahari Pariwisata Indonesia.

Keesokan harinya, Famtrip program Kemenpar ini akan mengunjungi 10 Destinasi Prioritas yaitu Mandalika yang juga ada di NTB. Di Mandalika mereka bermalam di Novotel Lombok Resort and Villas. Destinasi di Mandalika, peserta menuju Pantai Kuta Lombok yang merupakan Pantai Terindah Di Kawasan Mandalika Pulau Lombok.

Pantai indah berpasir putih nan indah ini terletak di sebuah desa yang bernama Desa Kuta. Selain memiliki keindahan alam yang sangat mempesona, Di desa ini juga dalam setahun sekali diadakan Festival Bau Nyale.

Selama di Lombok, Desa Sade tidak luput dari kunjungan rombongan Famtrip. Kebudayaan suku Sasak menarik para peserta. Suku Sasak yang mendiami daerah Lombok, menggunakan bahasa Sasak itu sendiri. Suku ini sangat mempertahankan keaslian suku dan adat istiadatnya ini memiliki keunikan tersendiri. Di sana para peserta juga melihat kerajinan tenun dan membeli tenun sebagai buah tangan untuk di bawa, sebelum pulang ke negara masing-masing.

Tanggapan Menteri Pariwisata Arief Yahya? Sangat positif. Bali dan Lombok, menurut dia, sudah sering menjadi langganan juara dunia dalam kontes apapun.

“Potensi wisata kita memang world class semua. Bali dan Lombok sudah sering menjadi langganan juara dunia. Fam Trip ini akan memperkaya pemahaman TA/TO Eropa tentang potensi wisata di Bali dan Lombok,” ucapnya. (*)

Apartemen Itu Terbakar Habis

0

batampos.co.id – Sebuah apartemen berlantai 24 di London, Inggris dilalap api, Rabu (14/6/2017) pagi waktu setempat.

Api pun melahap bangunan Grenfell Tower yang terletak di Jalan Latimer, White City, London, itu.

Kejadian tersebut menimbulkan kepanikan. Pasalnya, saat kejadian, sebagian besar penghuni apartemen masih berada di dalam unit mereka. Mereka berteriak minta tolong untuk diselamatkan dari balkon. Ada yang nekat turun dengan tali atau membuat jalinan dari sprei untuk menyelamatkan diri dengan keluar apartemen.

Api tersebut menyebar dari lantai dua sampai ke atap. Ada 200 pemadam kebakaran yang berjuang untuk memadamkan api. Polisi, 40 mobil PMK, dan helikopter ikut membantu pemadaman dan penyelamatan penghuni.

”Asap yang dihasilkan dari kebakaran itu sangat banyak. Baunya menyengat. Bagunan itu terbakar habis. Hanya sebagian kecil yang masih belum tersentuh api,” ujar Tim Downey, seorang warga yang tinggal 600 meter dari kompleks apartemen itu.

”Semua jendela hancur. Reruntuhan berjatuhan. Panas luar biasa. Api tersebut menyala mengelilingi blok itu,” sambungnya menceritakan mengenai gedung yang dibangun pada 1974 itu.

Tim pemadam kebakaran London mengatakan kalau mereka berusaha keras untuk memblok api agar tidak berlanjut. ”Kami juga terus berusaha menyelamatkan penghuni yang masih terjebak dalam gedung,” ujar seorang petugas PMK.

Api itu merambat dengan cepat. Gedung Grenfell Tower berlantai 24 itu pun berselimut api. Sebagian penghuni masih berada di dalam gedung ketika api

Dibutuhkan 200 personel PMK dengan 40 mobil damkar yang diterjunkan untuk memadamkan api di gedung yang terletak di bagian barat London, Inggris itu.

Korban sementara, enam orang tewas dan 50 lain mendapatkan perawatan di RS dengan berbagai penyebab. Api yang diduga berawal dari lantai dua, menyebar dengan cepat sampai lantai atap. Gedung berusia 43 tahun yang dibangun pada 1974 itu pun dilalap api. Usaha keras pemadam kebakaran tidak mampu menyelamatkannya. Seluruh bagian gedung hangus.

Saksi mata mengatakan kalau mereka mendengar orang-orang di dalam gedung berteriak minta tolong.  Gedung yang terletak di North Kensington itu terdiri atas 120 rumah dan ditinggali 500 orang.

”Ini seperti kejadian yang hanya ada di film-film horor. Semua ini mengerikan. Ada penghuni yang berteriak untuk menolong anaknya. Dia pun melempar anaknya dari jendela untuk diselamatkan orang di bawahnya,” ujar seorang saksi mata.

Kisah mengenai anak yang dilempar orang tuanya tidak hanya satu. Ada seorang ibu yang berteriak minta tolong agar bayinya bisa diselamatkan.

”Jendelanya sudah hancur. Ibu itu hanya memberikan kode bahwa dia akan melemparkan bayinya. Kami tidak bisa mendengarkan apa yang dikatakannya. Karena dia berada di lantai 9 atau 10,” kata saksi mata yang lain.

”Dia benar-benar melemparkan bayi itu dan seorang lelaki menangkapnya,” sambungnya. (BBC/tia/JPK)(dailymail/CNN/BBC/tia/JPK)

Warga Tembesi Ditemukan Gantung Diri

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Lesman, 50, ditemukan gantung diri di rumahnya di RT2/RW13 Kelurahan Tembesi, Rabu (14/6).

Warga Kampung Tembesi Lestari ini pertama kali ditemukan tetangga rumahnya sekitar pukul 11.30 WIB.

Diduga, Lesman gantung diri karena depresi dengan penyakit yang dideritanya.

“Saya heran, sejak pagi kok dia (korban,red) tak keluar. Biasanya dia masak di depan rumahnya menggunakan kayu bakar,” ujar Nova dan Petrus tetangga korban.

Karena curiga, kedua pasangan suami istri ini memanggil korban, namun Lesman tak menyahut.

Bersama tetangga yang lain, warga mengecek rumah Lesman.

“Pintunya ternyata gak dikunci, hanya diganjal pakai sapu,” kata keduanya.

Warga langsung terkejut karena melihat kondisi Lesman yang sudah tergantung di pintu masuk kamar rumahnya.

“Kami langsung lapor pak RT,” jelas Nova.

Rumah Lesman yang bekerja sebagai pemulung dan penambal ban ini langsung ramai dikunjungi warga sekitar.

Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto mengatakan diduga kuat korban bunuh diri karena depresi dengan penyakitnya itu. “Ditubuhnya tak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Hendrianto.

Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. (cr19)

Beef Malbi, Semur Khas Palembang, Ladies, Mari Dicoba….

0

batampos.co.id – Jika di Pulau Jawa ada semur daging sapi, maka di Palembang punya daging malbi atau Beef Malbi.

Malbi adalah sebutan untuk semur atau daging campuran kecap di Palembang.

Berbuka puasa tak ada salahnya dengan mencoba kreasi resep Beef Malbi. Beda kota tentu beda rasa. Jika di Pulau Jawa memiliki cita rasa semur yang manis gurih, Beef Malbi Palembang lebih memberikan cita rasa asam manis. Chef Hotel Aston Marina, I Gusti Agung Made Kartika Arya Wiguna menjelaskan apa beda semur dan malbi hingga cara memasaknya.

“Malbi itu semur, bedanya ada rasa asam sedikit. Mengapa? Karena malbi menggunakan asam Jawa. Rasa manisnya juga dari gula merah. Beda dengan semur yang rasa manisnya berasal dari kecap,” kata Chef Arya kepada JawaPos.com.
Bahan-bahan :

  • Daging sapi 0,5 kilogram
  • Bawang merah 5 siung untuk diiris
  • Bawang putih 5 siung
  • Kecap manis 4 sendok makan
  • Air asam Jawa 1 sendok makan
  • Kecap asin 1 sendok makan
  • Kayu manis 1 buah
  • Gula merah diparut 2 sendok makan
  • Air secukupnya
  • Minyak goreng

Bumbu Dihaluskan :

  • Jahe 25 gram
  • Kemiri
  • Pala
  • Garam
  • Merica 1 sendok makan

Cara membuat :

Semua bumbu yang dihaluskan ditumis jadi satu, kemudian tambahkan bawang putih. Saat sudah harum, masukkan daging. Lalu tambahkan air secukupnya, rendam, dan masak hingga air mendidih.

Selanjutnya, tambahkan air asam jawa, kecap asin, garam, kayu manis, gula merah. Masak hingga daging emput dan air habis. Lalu terakhir, taburkan bawang goreng di atasnya. Beef Malbi siap disantap. (cr1/JPG)

15 ABK Tenggelam Bersama KM Avatar, 2 Masih Hilang Lainnya Terselamatkan

0
batampos.co.id – Sebuah kapal kargo berisi 15 anak buah kapal (ABK) yang semuanya warga negara Indonesia tenggelam di di wilayah Tanjung Keling Malaysia ( Selat Malaka) sekitar pukul.03.00 waktu Malaysia hari ini (14/6/2017).
Informasi yang dihimpun batampos.co.id, hingga malam ini masih ada dua ABK yakni nahkoda KM Avatar bernama Samuel Andrianto,52, dan seorang koki bernam Hermawan ,35, masih dinyatakan hilang. 
 
Upaya pencarian oleh aparat berwenang.di Malaysia masih terus dilakukan. 13 ABK lainnya telah berhasil diselamatkan dari musibah tersebut.
 
KM Avatar berangkat dari Belawan dengan tujuan Batam dengan muatan container berisikan makanan. Sekitar pukul 08.39 WIB kapal ini karam di wilayah Tanjungkeling Malaysia ( Selat Malaka) akibat ombak dan angin kencang.
Seluruh kru memilih melompat ke laut dan berusaha menyelamatkan diri dengan cara mengapung bersama container.
 
Tapi nahkoda dan koki masih dinyatakan hilang. ABK yang selamat ini ditemukan oleh kapal lain yang melintas dekat lokasi kejadian kemudian menyerahkan para.ABK tersebut ke petugas APMM Maritime Malaysia. (spt)

Mudik, Pelabuhan Punggur Buka

0
 Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Menghadapi datangnya arus mudik lebaran, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan membuka pelabuhan Punggur dan Sekupang. Namun hanya satu lantai saja yang beroperasi dari tiga lantai yang ada.

Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto mengatakan pengoperasian dalam skala terbatas ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik.

“Mengapa operasi terbatas. Karena kalau semua lantai dioperasikan, bisa timbulkan macet parah,” kata Eko tentang pengoperasian terbatas di pelabuhan Punggur, Selasa (13/6).

Eko menjelaskan secara lokasi, Pelabuhan Punggur tidak memiliki lokasi yang bagus karena berada dibawah jalan utama yang bersifat satu arah.

Sedangkan lantai tiga dari gedung baru berada tepat di pinggir jalan. Sehingga jika dioperasikan, potensi kemacetan sangat besar terjadi.”Apalagi kadang di jalan nanti ada truk atau kontainer lewat, kan tak boleh kehilangan momentum. Bisa kecelakaan nanti,” ungkapnya.

Meskipun hanya satu lantai beroperasi, namun Eko menjanjikan suasana mudik bakal aman dan nyaman. Karena lantai satu sudah dilengkapi pendingin ruangan dan musholla.”Sedangkan lantai dua dan tiga akan dibenahi dulu,” jelasnya.

Hal yang sama juga berlaku untuk Pelabuhan Sekupang. Pelabuhan ini beroperasi satu lantai karena belum memiliki sistem lift barang yang memadai.”Masih ada tambahan yang harus dilakukan. Pemisahan barang dan penumpang, sehingga masih harus ditambah lift barang,” ujarnya.

Selain itu area komersil yang ada di lantai dua belum memiliki sistem sanitasi sehingga harus dibenahi dulu.”Belum lagi masih ada kebocoran. Kami masih menanti anggaran. Kalau dipaksakan dibuka, bisa repot nanti,” pungkasnya.(leo)