Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 13280

Ada Bazar Ramadan 2017 di Gedung Sapta Pesona

0
ilustrasi

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar Pesona Bazar Ramadan 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2017 mendatang di Gedung Sapta Pesona Lantai 1 Kemenpar, Jakarta.

Acara ini digagas oleh Badan Pembina Rohani Islam (Binrohis) Kemenpar dan didukung penuh oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar.

Ketua Binrohis Kemenpar Hariyanto mengatakan, even ini dilaksanakan sebagai gagasan kreatif dari Binrohis Kemenpar dalam rangka menyemarakan momentum bulan Ramadan dan sebagai ajang bakti pada masyarakat umum dari Kemenpar.

“Acara ini rencananya akan diisi dengan Bazar sembako murah, pakaian dan kuliner. Acara akan dimeriahkan oleh pertunjukan seni bernuansakan Religi, baik tari, penyanyi dan musik religi,” ujar Hariyanto yang juga diamini Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Asdep  Segmen Pasar Personal Kemenpar Wawan Gunawan.

Hariyanto menambahkan, Binrohis dan Kemenpar mentargetkan pengujung yang datang ke acara tersebut sebanyak 1000 orang dan acara prosesi pembukaan akan dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarman pada tanggal 19 Juni 2017.

“Intinya adalah acara ini lebih kepada menyemarakkan Ramadan dengan kegiatan-kegiatan positif dan memperkenalkan budaya kita dengan Bazar,” ujar Hariyanto yang diamini Wawan.

Wawan menambahkan, untuk bazar rencananya akan diisi dengan sembako murah, pakaian dan kuliner. “Untuk suasana tempat acara akan didesain dengan artistik dengan stilasi nuansa Ramadan. Acara akan dimeriahkan pula oleh pertunjukan Seni bernuansakan Religi seperti Tari Mojang Berdzikir, Tari Pesona Ramadan, penyanyi dan musik etnik bernuansa religi,” beber Wawan.

Wawan juga menyebutkan kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama sinergis antara Babinrohis, Korpri Dharma Wanita Kemenpar beserta seluruh jajaran Kemenpar, dan didukung pula oleh Kementerian Lembaga terkait seperti Baznas, Kemendag, Kemenkominfo, dan sebagainya termasuk unsur media.

Kemenpar memang memiliki banyak event saat Ramadan. Selain Bazar, kegiatan-kegiatan daerah yang kaitannya dengan Ramadan juga banyak didukung oleh Kemenpar. Yang baru saja dilaksanakan dan sukses adalah Kenduri Ramadan di Batam yang sukses membius Wisman Singapura dan Malaysia, Cahaya Ramadan di Aceh, Semarak Wisata Ramadan di Pusdai Bandung, dan Khazanah Ramadan di Lombok NTB.

Menpar Arief Yahya mengatakan bahwa kegiatan Ramadan dan wisata Religi juga berpotensi untuk pariwisata Indonesia. Sejak H-1 Ramadan 1438 H, smartphone Pria asal Banyuwangi itu dipenuhi ucapan “Marhaban Ya Ramadan” Mantan Dirut Telkom yang tinggal di Bandung itu juga sibuk menjawab satu per satu, ribuan messages yang mampir ke Blackberry “pegangan” nya itu. Bagaimana aktivitas kepariwisataan di bulan Puasa?

“Wisatawan Nusantara sudah pasti turun, orang memilih berada di rumah, hemat energi, menahan lapar dan dahaga. Wisman asal Singapore dan Malaysia juga memilih stay, tidak banyak bergerak, dari tahun ke tahun seperti itu. Wisman Timur Tengah juga turun, namun kegiata  Pesona Ramadan dengan menggelar dan mendukung berbagai event akan membuat Ramadan di Indonesia lebih berarti,” sebut Menpar Arief Yahya.

Tetapi begitu Lebaran tiba, jutaan orang bergerak dalam waktu yang bersamaan. Peak season di wisnus, apalagi bersamaan dengan liburan pertengahan tahun.

“Itulah panen kedua orang-orang pariwisata, jika panen pertamanya liburan akhir tahun,” sebut Arief Yahya.

Mirip, antara Tourism, Telecommunication, dan Transportation! Sama-sama memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain.

Di Tourism, yang dipindahkan adalah travellers, tourist, wisatawan, dengan segala keribetannya. Di Transportation, yang dipindahkan adalah penumpang orang dan barang atau cargo. Sedangkan di Telco, yang dipindahkan adalah suara (voice), gambar dan gambar bergerak (video), dan data.

“Ketiganya sama-sama memiliki peak season, high season dan low season. Ketiganya berhadapan dengan masalah jarak, waktu, kecepatan,” jelas Arief Yahya.Kecuali destinasi Bali, yang tidak terlalu banyak terpengaruh di wisman. Karena target originasi mereka juga banyak wisman. “Dan di situlah yang terus kami genjot untuk mengejar target kunjungan,” ungkapnya.(*)

Industri Shipyard dan Pendukung Migas Batam Kelimpungan

0
foto: smoe.com

batampos.co.id – Industri shipyard dan peralatan migas di Batam sudah lesu, dan ada beberapa perusahaan yang gulung tikar. Salah satu perusahaan shipyard yang cukup ternama PT SMOE yang terletak di Kawasan Industri Terpadu Kabil, juga terkena imbas akibat lesunya perekonomian dunia.

Manager HRD SMOE, Eldiansyah mengutarakan SMOE saat ini ibarat orang yang sedang di air yang kedalamannya hingga dagu.

“Kami butuh pijakan, agar bisa bernapas dengan baik,” katanya saat dihubungi Batam Pos, kemarin.

Ia mengatakan proyek pengerjaan peralatan migas SMOE sudah habis dari Mei lalu. Proyek terakhir yang dilaksankan pihak SMOE permintaan dari Rusia.

“Hingga akhir tahun ini, belum ada project baru lagi,” tuturnya.

Namun Eldiansyah memastikan, pihaknya tak akan menyerah begitu saja dengan keadaan yang ada. Eldiansyah memastikan tahun depan SMOE akan mengerjakan beberapa proyek lagi, sehingga bisa dapat berjalan walaupun lambat.

“Kami secara mandiri mencari proyek-proyek baru. Kami menawarkannya ke Jakarta dan beberapa negara lainnya,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai harapan apa yang diminta SMOE untuk pemerintah, agar bisa menghidupkan kembali industri Shipyar dan peralatan migas. Eldiansyah enggan berkomentar mengenai hal tersebut.

“Tanyakan saja ke BSOA (Batam Shipyard and Offshore Association), Mas,” ucapnya.

Eldiansyah mengatakan saat ini karyawan SMOE seluruhnya berjumlah sekitar 200 orang. Apakah dulu sempat sampai 8 ribu orang?

“Iya memang, tapi itu karena ada project kami ambil tambahan orang. Sekarang project tak ada,” ujarnya.

Mengenai Upah Minumum Sektoral yang cukup tinggi, yakni sekitar Rp 3,4 juta. Eldiansyah mengatakan pihaknya akan mengikuti sistim yang ada.

“Saya sudah sounding ke President Direktur, kita ikuti saja,” ungkapnya. (ska)

Pesona Ramadhan Banten

0
foto: akolodnerphotography.com

Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Asosiasi Industri Kreatif dan Pelaku Usaha (ASIPA), dan Kemenpar bersinergi dalam satu event, Pesona Ramadhan Banten.

Sambil memperkenalkan beragam destinasi, produk-produk unggulan Banten, dan branding Pesona Indonesia, event perdana itu menjadi momentum pas.

Plt Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Indonesia Nusantara Kemenpar RI Hariyanto menjelaskan, branding Pesona Indonesia merupakan bentuk komitmen untuk mempromosikan pariwisata secara menyeluruh public. Termasuk Banten yang memiliki potensi Pariwisata, dan punya satu kawasan yang sudah dijadikan destinasi prioritas, Tanjung Lesung.

“Strategi promosi Kemenpar adalah Branding, Advertising, Selling, atau disingkat BAS. Branding untuk pemasaran nusantara adalah Pesona Indonesia, dan brand untuk mancanegara menggunakan Wonderful Indonesia,” kata Hariyanto.

Hal itu dia sampaikan mewaliki Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara, Esthy Reko Astuty, dalam acara Rangkaian Pesona Ramadhan Banten Sosialisasi Branding Pesona Indonesia di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, Curug, KP3B, Kota Serang (13/6).

Menurut Hariyanto, Kemenpar berkewajiban mensosialisasikan branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia kepada masyarakat, agar memudahkan dalam berpromosi. Seperti yang sering disebut-sebut Menpar Arief Yahya, produk Pariwisata Indonesia adalah destinasi. Brandingnya, Pesona dan Wonderful Indonesia. Tanpa branding, produk itu terlalu sulit dikenal oleh pasar atau originasi dalam jangka panjang.

Arief Yahya yang ahli branding dan menjadi ketua tim National Branding yang ditunjuk Presiden Joko Widodo itu menyebut branding, atau PR-ing, adalah janji produk (promise), kepada customers. Dan jika janji itu ditepati, akan menjadi reputasi (reputation). PR, itu Promise to Reputation.

“Kalau kita sudah membranding, itu sama dengan menjanjikan kepada wisatawan, jika mereka ke destinasi yang kita branding, mereka akan mendapatkan sensasi yang sama dengan dia tangkap dari janjinya dalam promosi. Atraksi kita memang sudah hebat, tinggal dibranding, maka akan menjadi reputasi yang berimpact jangka panjang,” jelas Arief Yahya.

Hariyanto menambahkan, branding itu dia sosialisasikan melalui komunitas Genpi Indonesia –termasuk GenPIBanten yang sudah terbentuk–,  media, pelaku usaha pariwisata, pemerintah dan semua yang tergerak untuk mengangkat dunia wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, Banten memiliki banyak destinasi wisata. Diantaranya wisata bahari, ekowisata, wisata minat khusus, ekowisata, industri dan lainnya. Banten memiliki 7 wonders yang menjadi perekat atau magnet bagi wisatawan.

“Kemenpar sangat giat mempromosikan Indonesia sebagai destinasi terbaik dunia, dengan Branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. Banten akan ikut mewujudkan program Kemenpar itu untuk mengeksplorasi kekayaan wisata Indonesia,” ujar Eneng.

Wanita berparas cantik itu menambahkan, branding itu merupakan komitmen, loyalitas, dan komunikasi wisata kepada masyarakat.

Rangkaian Pesona Ramadan Banten yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Asipa Banten itu menampilkan produk dan ekonomi kreatif seluruh kabupaten dan kota se Banten.

Aktivitasnya, dengan acara lomba kreasi, demo masak bebek dari ICA (Indonesia Chef Association), lomba design batik daerah dan kreasi lomba lainnya yang mengangkat nilai wisata Banten. (*)

Gita Savitri Hadir pada SMESCO Halal Lifestyle Trend 2017, Hari Ini

0

SMESCO Halal Lifestyle Trend 2017 memasuki hari kedua, Rabu (14/06).

Acara yang dihelat oleh Halal Lifestyle dengan SMESCO dan Kementerian Pariwisata akan berlangsung ramai hari ini. Sebab, ajang edukasi gaya hidup Halal ini akan menampilkan penampilan dari Selebgram dan Vlogger Tanah Air ‘Gita Savitri Devi’.

Selebgram yang telah memiliki ratusan ribu followers di akun Instagramnya itu akan berkolaborasi dengan Zoya Cosmetics dalam rangkaian Demo Makeup.

Bahkan, selebgram yang mengenyam pendidikan di Jerman itu juga akan unjuk gigi lewat suara emasnya kepada para pengunjung. Pasalnya, dia akan bernyanyi tiga buah lagu untuk menghibur seluruh pengunjung dan tenan yang ada dalam acara.

Menariknya lagi, acara ini dimeriahkan oleh penampilan World Muslimah 2014 singer El Alice. Penyanyi cantik itu akan berkolaborasi dengan Islah Blo Q Academy.

Tak berhenti sampai di situ, rangkaian ini juga akan diisi dengan Fashion Show dari brand Tanah air Malika.

Mengulik beragam talkshow inspiratif dan edukatif dari berbagai narasumber. Diantaranya, talkshow seputar ‘Creative Content’ oleh Beauty blogger sekaligus Hijabers United Pipit N.

Talkshow tetang Halal Trend oleh Sekretaris Percepatan Wisata Halal Kemenpar oleh Bapak Tazbir Abdullah. Bincang mengenai Komunitas Menjadi Entrepeneur bersama Hijabers Community. Hingga, Heavenly Blush ‘Manfaat & Kesehatan Yoghurt’.  Lalu, ditutup dengan buka puasa bersama komunitas.

Industri halal yang menyokong gaya hidup halal sudah menjadi fenomena gloval yak tak mungkin bisa dinafikan oleh masyarakat Indonesia.

“Gaya hidup halal itu adalah segala hal yang kita jalani dalam hidup yang bukan sekedar memenuhi ketentuan agama tapi juga mengandung kebaikan, keselamatan, keadilan, kesehatan dan tak lupa gaya atau style,” kata Sapta Nirwandar, pencetus konsep Halal Lifestyle Indonesia dan ketua Halal Lifestyle Center.

Ketua Panitia Penyelenggara, Leonardi Anil berharap event ini akan menjadi edukasi bagi kesadaran untuk menjalankan gaya hidup halal.

‘’Bahwa halal itu sehat, halal itu baik. Sehingga umat Islam bisa menjadikan acara ini sebagai arahan perkembangan tren untuk gaya hidup halal,’’ katanya. (*)

Lonjakan Penumpang Mulai Terlihat di Hang Nadim

0
Calon penumpang Pesawat memadati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (9/6/2017). Foto: Cecep Mulyana/batam Pos

batampos.co.id – Lebaran Idul Fitri masih dua minggu lagi, tapi masyarakat Batam sudah mulai pulang mudik ke kampung halamannya masing-masing. Tercatat dari 6 Juni hingga 11 Juni penumpang yang sudah keluar Batam sebanyak 44884 orang. Sedangkan yang datang sebanyak 43.644 orang.

General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan arus mudik mulai terlihat walau tak terlalu banyak.

“Dari 6 sampai 11 Juni itu, paling tinggi pada 8 Juni sebanyak 9637 orang yang berangkat dan 9456 orang yang datang,” katanya, Senin (12/6).

Jumlah ini cukup tinggi, mengingat rata-rata penumpang yang berangkat atau datang sekitar 6 ribuan orang. Suwarso menjelaskan pada

Selasa (6/6) penumpang yang datang 6.078 orang,

  • Rabu (7/6) 6.998 orang,
  • Kamis (8/6) 9.637 orang,
  • Jumat (9/6) 7.754 orang,
  • Sabtu (10/6) 7.393 orang, dan
  • Minggu (11/6) 7024 orang.

“Sedangkan yang datang dari Selasa (6/6) hingga Minggu (11/6) itu, 5987, 6897,9456,7423,6987 dan 6894 orang,” ujarnya.

Sementara itu untuk ketersedian tiket, Suwarso mengatakan masih ada beberapa kursi yang tersedia.

“Masih ada, walau terbatas,” katanya. (ska)

Defisit, OPD Tunda Sejumlah Proyek

0
ilustrasi

batampos.co.id – Perkiraan defisit hingga Rp 241 miliar memaksa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunda proyek. Seperti Dinas Cipta Karya yang menunda pembangunan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Menurut Kepala Dinas Cipta Karya, Suhar, penundaan proyek senilai Rp 7 miliar tersebut karena Disnaker masih bisa menempati kantor yang lama untuk sementara waktu.

“Ini yang kami usulkan. Ini saja, yang lain masih jalan semua, contohnya masjid agung di Tanjungucang yang kini tengah lelang,” ucap Suhar.

Sementara itu, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Batam Herman Rozie mengisyaratkan pembangunan beberapa taman akan terdampak. “Nantilah kita pikirkan dulu, kita ini defisit,” ucapnya di kantor walikota.

Kini pihaknya tengah mendata dan mempelajari proyek mana yang akan ditunda. Ia mengaku defisit adalah perkara yang tidak diinginkan karena banyak proyek Disperkimtan adalah proyek fisik. “Detailnya memang saya belum tahu terkait defisit ini, tapi yang jelas kita kena,” kata dia.

Sementara itu Wali Kota Batam Muhammad Rudi memastikan defisit tak menganggu proyek infrastruktur prioritas yang kini gencar dibangun. “Contohnya jalan, tetap lanjut,” kata dia, singkat.

Sebelumnya, perkiraan defisit Rp 241 miliar disampaikan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, perkiraan tersebut didapatkan setelah pihaknya menggelar rapat internal, beberapa waktu lalu.

Amsakar menyebutkan, keadaan ini memaksa pihaknya menunda banyak pekerjaan fisik yang belum sempat dilaksanakan. “(Proyek) yang belum dimulai di hold dulu, dipangkas dulu, udah ada (perkiraannya) saya tak bisa sampaikan karena banyak sekali,” ucap Amsakar ketika ditanya satu contoh proyek yang bakal ditunda.

Agar lebih terkelompok, ia mengatakan dirinya dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menginventarisasi proyek yang bakal ditunda. “Kami minta OPD sampaikan ke kita,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada prinsipnya Pemko Batam awalnya tak tinggal diam dengan keadaan ini, namun beberapa alternatif pendapatan daerah seperti upaya peningkatan retribusi parkir dengan parkir langganan berakhir gagal. “Kita sama-sama berat 2017 ini, semoga akan baik lagi, kita sama-sama berdoa,” harapnya. (cr13)

Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Polsek Sagulung

0

llustrasi

batampos.co.id – Polsek Sagulung menyediakan tempat penitipan kendaraan bagi warga yang hendak mudik lebaran ke kampung halaman. “Bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya silakan saja, penitipan ini tidak dipungut biaya,” ujar Kapolsek Sagulung, AKP Hendrianto, Selasa (13/6/2017).

Dia mengatakan penitipan kendaraan roda dua maupun roda empat bisa di mulai H-7 atau bagi warga yang sudah bersiap untuk mudik. Sedangkan bagi warga yang tak ingin menitipkan kendaraan di Polsek, diminta untuk melapor ke RT atau kantor polisi. Tujuannya, memudahkan pengawasan.

“Kami punya lahan yang cukup, bisa untuk kendaraan roda dua dan roda empat juga,” kata Hendrianto.

Namun, kata Hendrianto, penitipan kendaraan ini ada syaratnya. Pemudik harus menyerahkan kendaraannya bersama identitas yang jelas. “Bukan kendaraan hasil curian,” terang Bapak berkulit putih ini.

Selain itu, Warga Seibeduk juga tak perlu bingung dan risau. Polsek Seibeduk juga menyiapkan lahan bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya selama mudik lebaran. “Kendaraannya harus milik sendiri. Nitipnya juga sekalian dengan kunci, foto copy BPKB juga STNK,” kata Polsek Seibeduk AKP Rizani.

Selain itu, ia mengingatkan tingkat kejahatan pada masa mudik Lebaran diprediksi meningkat. Sehingga diharapkan pemudik  memastikan jendela, pintu rumah, pintu pagar, dan pintu masuk lainnya dalam keadaan terkunci baik sebelum meninggalkan rumah.

“Waktu-waktu seperti ini biasa dimanfaatkan pencuri. Mereka menyatroni rumah-rumah kosong yang ditinggal pemudik,” jelas Pria asal Bengkalis ini.

Dia menambahkan, penitipan kendaraan selama masa mudik tersebut merupakan bentuk pelayanannya kepada masyarakat agar masyarakat bisa mudik dengan tenang. (cr19)

Bandara Hang Nadim Rentan Penyelundupan Sabu

0
ilustrasi sabu dan ekstasi yang pernah diamankan.
foto: humas Hang Nadim

batampos.co.id – Polda Kepri mengamanakan narkotika jenis sabu seberat 1,09 kg dari tangan Sk dan S di Bandara Internasional Hang Nadim pada 18 Mei lalu.

Dari pengembangan kasus yang dilakukan pihak kepolisian, tersangka Sk sudah sebanyak 3 kali mengirimkan barang haram tersebut.

Wakil Direktur Ditresnarkoba AKBP, Hernowo mengatakan modus yang dilakukan para tersangka yakni dengan memasukan sabu tersebut didalam sepatu.

“Dari Sk kami menemukan 504 gram sabu, sementara S sebanyak 505 gram,” katanya, kemarin.

Hernowo mengatakan modus yang mirip seperti ini, sudah dua kali diungkapkan oleh pihak kepolisian. Penangkapan Sk dan S, kata Hernowo bermula dari pengembangan yang dilakukan pihak kepolisian. Lalu didapat informasi akan ada yang mengirimkan sabu ke Bandung, Jawabarat memalui Bandara Internasional Hang Nadim.Berdasarkan informasi tersebut pihak kepolisian bergerak, dan menemukan orang yang disebutkan informan tersebut.

“Pada mulanya tersangka ini mengelak membawa sabu saat kami amankan di dalam terminal,” ujarnya.

Tak percaya begitu saja dengan ucapan pelaku ini. Pihak Ditresnarkoba Polda Kepri mengeledah para tersangka. Dan akhirnyad ditemukan barang haram tersebut, disembunyikan didalam sepatu para tersangka.

Para tersangka ini, kata Hernowo memanfaatkan minimnya fasilitas untuk pengawasan narkoba di bandara tersebut. Ia mengatakan sudah membuktikan sendiri, betapa lemahnya sistim tersebut. “saya pernah bersama kepala Avsec untuk membuktikan hal tersebut,” tuturnya.

Ia menjelaskan merekontruksi penyelundupan narkoba, dengan menyuruh anggotanya membawa narkoba ke dalam terminal Hang Nadim. Barang haram tersebut disembunyikan di sepatu anggota tersebut. “Kenyataanya lolos, hingga ruang tunggu. Inilah yang berusaha diatasi dengan koordinasi yang kuat antar instansi,” tuturnya.

Sabu seberat 1,09 kg gram tersebut dimusnahkan pihak kepolisian pada Rabu (13/6) lalu, yang disaksikan oleh para tersangka, pengacara, jaksa, BNNP Kepri, dan berbagai instansi lainnya. “Pemusnahan ini ada kewajiban, sesuai dengan amanah UU,” ujarnya. (ska)

Dua Hari, Seribuan Orangtua Ajukan Surat Pindah Sekolah dari Batam

0

batampos.co.id – Warga Batam masih terlihat antre untuk mengurus surat pindah rayon (daerah) keluar dari Batam di Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, Sekupang (13/6/2017).

Kasi Kesiswaan Peserta didik dan pembangunan karakter SD, Syarif mengatakan permintaan pengurusan surat rayon keluar dari Batam memang untuk SD lebih banyak dibanding surat pindah untuk SMP.

“Hari ini sudah hampir 700 pengajuan yang kami proses, dan
diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah,” kata Syarif, Selasa (13/6/2017).

Alasan orang tua memindahkan anaknya karena mereka ikut pindah atau pulag ke kampung halaman. Untuk membantu proses pengeluaran surat dengan cepat, Disdik menyiapkan 5 operator.

“Khusus rekomendasi untuk siswa kelas enam SD yang akan
melanjutkan ke tingkat SMP di luar Batam, sedangkan rayon untuk siswa kelas 1-5 SD pindah sekolah ke SD luar Batam,” terang pria yang baru enam bulan menjabat ini.

Sementata itu, Kepala Bidang Pendidikan SMP, Hernowo menuturkan permintaan surat pindah rayon untuk SMP tidak sebanyak SD, hingga sekarang jumlah surat yang telah dikeluarkan mencapai 368 surat.

“Masih standar saja. Tidak terlalu banyak,” kata Hernowo.

Menurutnya permintaan ini bisa saja meningkat mengingat sudah diumumkannnya kelulusan tingkat SD kemarin. “Banyak yang pulang kampung dan kami telah memprediksi ini sebelumnya,” ujarnya.

Pantauan batampos.co.id di Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, antrean permintaan surat pindah rayon masih tetap ramai memasuki hari kedua. Ratusan orangtua telah mengantri di depan kantor Disidik Batam, tidak sedikit yang membawa serta anak mereka.

Sebagian orangtua juga telah mengajukan surat semalam sudah daftar,” kata Desma warga Aviari, Batuaji ini.

Perempuan yang sebelumnya berjualan di Pasar Seken, Aviari ini menuturkan bisanis dagangan yang ia jalani selama ini tidak berjalan seperti dulu lagi. “Keadaannya sudah berbeda, sekarang lebih terasa sulitnya, kalau dulu masih bisa bertahan, tapi sekarang sepertinya mau lanjutkan di Medan Sumatera Utara saja,” kata perempuan penjual sepatu ini.

Dia menuturkan telah menjual seluruh aset termasuk barang dagangn kepada orang lain. Hasil itu dibawa ke kampung sebagai modal jualan. “Coba di kampung dulu lah,” kata dia.(cr17)

Hari Ini 2.134 Pemudik Tinggalkan Batam dengan Kapal Pelni

0

 

Para penumpang yang akan melakukan mudik dengan menggunakan kapal pelni saat naik ke kapal di Pelabuhan Batuampar, Selasa (13/2). Sekitar dua ribu penumpang kapal pelni ini melakukan mudik tujuan jakarta. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Suasana mudik Lebaran mulai terasa. Ribuan penumpang dari pelabuhan Batuampar tujuan Tanjung Priok terlihat memenuhi pelabuhan Batuampar Selasa (13/6/2017) pagi. Sebagian besar dari mereka, hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di kampung halaman masing-masing.

Kepala Pelni Cabang Batam, Ending Wahyudi mengatakan, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Batuampar pagi tadi sebanyak 2.134 orang. Jumlah penumpang akan terus mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Tujuan pulau Jawa puncaknya pada hari Jumat (16/6/2017). Kalau untuk tujuan Belawan tanggal 21 dan 23,” ujarnya.

Ending menjelaskan, untuk keberangkatan menuju Tanjung Priok pada Jumat (16/6) mendatang akan menggunakan kapal bantuan, KM Umsini. Sementara, untuk tiket kelas ekonomi hingga kelas I dengan tujuan Tanjung Priok sudah habis terjual sejak beberapa minggu yang lalu.

“Penjualan tiket masih ada sampai sekarang. Tapi hanya untuk tiket yang non seat, kalau tiket kelas sudah habis semua,” katanya.

Ending menambahkan, untuk mengangkut pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pelni diberikan dispensasi untuk mengangkut penumpang hingga mencapai 3.700 orang.

“Tiket yang terjual tujuan Tanjung Priok sampai saat ini sudah mencapai 2.200 lebih,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) AKP Reza Tarigan menghimbau kepada seluruh penumpang untuk tidak membawa barang yang berlebihan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang bawaan penumpang.

“Kita minta kepada seluruh penumpang untuk menjaga barang bawaannya. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan karena itu dapat mengundang pelaku kejahatan,” ujarnya. (cr1)