Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 13281

Hadapi MEA, 70 Peserta Angkatan Kerja Muda Ikuti Bimtek

0

batampos.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menggelar Fasilitasi Bimbingan Teknis dan Sertifikasi SKKNI bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan kerja muda di Aula Gedung Nasional Tanjunguban, Senin (12/6).

Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai Senin (12/6), hingga Kamis (15/6), diikuti 70 peserta yang didominasi para angkatan Kerja Muda yang ada di Kabupaten Bintan. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), di Provinsi Kepri.

Kepala Balai Besar dan Pengembangan Komunikasi dan Informasi Medan Ikbar menjelaskan kegiatan ini digagas langsung oleh Kementerian Kominfo dengan semangat Nawa Cita untuk membangun produktivitas rakyat, agar dapat memiliki daya saing diera Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan semangat dan persaingan menyongsong untuk kemajuan ekonomi kedepan secara global,” ucapnya.

Ikbar juga menekankan Kegiatan ini dilaksanakan guna menyiapkan SDM yg memenuhi kompetensi bidang ilmu dan tersertifikasi sesuai dengan amanat Permenkominfo nomor 5 tahun 2015 yang merupakan turunan dari UU nomor 3 tahun 2003.

Kegiatan Bimtek ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir.

“Kegiatan ini banyak membantu menyiapkan kualitas anak muda Bintan sebagai generasi harapan bangsa,” ungkapnya usai memberikan kata sambutan.

Menurutnya Bintan secara geografis terletak di wilayah strategis yg berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga dirasa sangat penting untuk membentuk angkatan kerja yang mampu berdaya saing.

“Pemkab Bintan, saat ini terus berupaya agar putra daerah mampu memimpin posisi strategis yg ada di perusahaan-perusahaan di Bintan,” katanya.

“Kita sudah menghadapi era digitial. Semua serba online jadi tenaga-tenaga ahli di bidang TIK sangat dibutuhkan” sambungnya. (cr20)

Penyeludupan BBM, Nakhoda Kapal MT Trans Honer Kabur

0

batampos.co.id – Penyidik Polres Bintan terus mendalami kasus dugaan penyelundupan sekitar 159 ton solar di Terminal I BBM Tanjung Uban, Bintan. Enam pelaku telah berstatus tersangka, sedangkan kapten kapal MT Trans Honer dan para krunya dikabarkan kabur.

“Di mana kapten dan krunya? mereka kabur,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan setelah memimpin rapat satgas pangan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Senin (12/6).

Saat ditanya kenapa kapalnya tidak ditahan? Adi Kuasa tak menjawab secara detail. Menurutnya, saat ini pihaknya telah memanggil sejumlah saksi untuk menguatkan penyidikan. Bahkan penyidik juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak antara lain dengan Kementerian Perdagangan dan pihak Kejaksaan Negeri.

“Sementara sampai sebatas penyidikan, sore ini (kemarin) rencananya kami akan turun ke lokasi kembali,” kata Adi Kuasa Tarigan.

Sebelumnya, Pertamina Tanjunguban dibantu kepolisian mengungkap penyelundupan BBM di Terminal I BBM Tanjunguban. Enam orang diamankan yakni Ahmad Hidayat surveyor dari PT Surveyor Indonesia, pekerja outsourcing yakni Yurzeri Visady, Denny Yolanda, Densi dan Agus M Zakaria. Modusnya, mereka menggunakan selang memindahkan BBM dari tangki pertamina ke kapal MT Trans Honer. (cr21)

Dinkes dan BPOM Incar Takjil Mengandung Boraks

0

batampos.co.id – Mengantisipasi beredarnya takjil yang mengandung boraks dan zat berbahaya, tim dari Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes dan BPOM menyisir kios jajanan berbuka puasa di beberapa titik di kawasan Bintan, Senin (12/6).

“Tim dari Kesmas Dinkes dan BPOM akan mengambil sampel takjil secara acak untuk dibawa ke Laboratorium, guna memastikan kandungan pada makanan tersebut,” kata Kadinkes Bintan dr Gama.

Dikatakannya, jika makanan takjil itu ada mengandung boraks atau bahan pewarna buatan yang berbahaya, maka pihaknya akan memberikan pembinaan. “Karena yang menjual rata-rata usaha di rumah tangga, maka kami akan langsung bina,” katanya.

Sementara itu, PPNS Disperindag Kabupaten Bintan Setya Kurniawan mengatakan, hasil rakor Satgas fokus menekankan pada kegiatan. Untuk Balai POM dan Dinkes pada pengawasan makanan dan obat-obatan, sedangkan Disperindag tetap akan mengawasi ketersediaan pasokan dan distribusi pangan, juga non pangan seperti LPG.

“Pasokan gas akan pelotoi. Besok (hari ini) kami akan turun ke sejumlah wilayah di Bintan untuk memantau pasokan gas,” ungkapnya. (cr21)

Lonjakan Arus Mudik Sudah Terlihat

0
Emran. F. Wijaya Satria/Batam Pos

batampos.co.id – Walau masih terhitung dua pekan lagi lebaran baru tiba, namun peningkatan jumlah penumpang arus mudik di Pelabuhan Jagoh sudah tampak dibanding hari biasa. Menurut petugas Syahbandar Dabo Singkep, Emran, peningkatan jumlah kedatangan penumpang berkisar 10 persen hingga 15 persen.

“Sudah tampak peningkatan kedatangan atau arus mudik. Di pelabuhan Jagoh peningkatan kedatangan penumpang antara 10 hingga 15 persen,” kata Emran ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/6) pagi.

Lebaran tahun lalu Emran menyatakan adanya sejumlah kendala dialami untuk memenuhi transportasi lebaran. Prediksi Emran, tahun ini kondisi tersebut mungkin berulang kembali, pasalnya tidak adanya angkutan penumpang laut atau kapal yang berasal dari Lingga. Tentunya hal ini menjadikan rentan kekurangan armada.

Selain itu, masih banyak kendala yang mestinya disampaikan atau dibicarakan dengan pemerintah provinsi. Sayangnya, aku Emran, Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga tidak hadir dalam kegiatan Rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran di Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang untuk menyampaikan sejumlah kekurangan tersebut agar dapat dipecahkan bersama.

“Saya tidak dapat menyampaikan banyak, pada kesempatan itu karena Dinas Perhubungan Lingga tidak hadir saat itu,” ujar Emran.

Pria berkumis itu juga mempertanyakan terkait kapal Lintas Kepri yang didengung-dengungkan sejak tahun lalu akan masuk dan melayani pelayaran di Kabupaten Lingga, namun hingga saat ini kapal tersebut belum juga masuk. Semestinya, masih Emran, penyampaian masalah tersebut menjadi domain Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga.

Emran juga memastikan dalam kegiatan tersebut seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri tampak hadir bahkan dari instansi pertikal seperti yang di emban Emran saat ini. Namun Emran memastikan setiap armada atau kapal yang berasal dari pelabuhan yang termasuk dalam wilayah Syahbandar Dabo Singkep telah diingatkan untuk menjaga keselamatan berlayar.

Selain itu, Emran juga terus melakukan pengecekan armada kapal angkutan penumpang secara berkala untuk menjamin keselamatan penumpang saat berlayar. Pria berkacamata itu juga mengaku telah menyampaikan sejumlah arahan untuk keselamatan kepada nakhoda.

“Minimal Nakhoda mencari tempat berlindung jika terjadi kondisi cuaca yang tidak baik,” kata Emran. (wsa)

Ditahan, Lis Berhentikan Asep

0
Asep Nana Suryana. F. Yusnadi/batampos.

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang Lis Darmasyah bersama Wakil Walikota Syahrul sepakat memberhentikan sementara Asep Nana Suryana, Dirut BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama yang terjerat kasus pungutan liar sewa lapak dan kios Pasar Bintan Centre, Tanjungpinang. Untuk itu, pihaknya segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pekan depan.

“Untuk sementara, jabatan Dirut akan dijabat oleh Pelaksana Harian,” kata Lis, Senin (12/6).

Lis mengatakan pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Untuk itu Asep masih diberikan haknya sebesar 75 persen.

“Asep tetap menerima hak-haknya sama seperti ASN lainya,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Polda Kepri telah menetapkan dua orang tersangka kasus pungli sewa lapak dan kios di pasar Bintan Centre. Tersangka pertama yakni Slamet, kordinator di Pasar tersebut yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pungli terhadap pedagang.

Sedangkan penetapan tersangka terhadap Asep Nana Suryana, karena diduga turut menikmati aliran dana dari praktek pungli dan berdasarkan pengembangan yang dilakukan tim Saber Pungli.

Dugaan pungli yang dilakukan kedua tersangka pun masuk dalam ranah hukum tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dan diancam pasal 11 junto pasal 12 huruf (a) dan pasal 12 huruf (e) junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(odi)

RDP Panlih Wagub dengan Tokoh Masyarakat

0

batampos.co.id – Panitia Khusus pemilihan wakil gubernur menggalang dukungan, dalam menuntaskan kinerjanya menyusun tata tertib dan panitia pemilihan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).

Dukungan ini digalang juga untuk mendapatkan kritik, saran dan masukan mengenai Tata Tertib dan proses teknis pemilihan wakil gubernur Kepri.

Dukungan lantas didapatkan dari para tokoh masyarakat Kepri. Sebagaimana yang dilangsungkan pada Senin (12/6) kemarin, DPRD Kepri melangsungkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua LAM, BP3KR, FKUB dan Zurriat Raja Penyengat.

“Intinya kami bertukar pikiran dalam RDP ini,” kata Ketua Pansus pemilihan wagub, Surya Makmur kemarin.

Dalam tapat dengar pendapat kemarin, lanjut Surya, masing-masing tokoh masyarakat menanyakan mengenai persyaratan calon. “Mereka juga menanyakan bagaimana jika calon tak memenuhi syarat,” sambung politisi Demokrat ini.

RDP lantas menghasilkan restu dari para tokoh-tokoh masyarakat, beriring harapan kepada pansus untuk menyegerakan kinerjanya. “Pansus diharapkan dapat bekerja dengan baik, profesional dan sesuai aturan. Masyarakat menunggu kerja Pansus agar segera menghasilkan Wagub,” beber Surya. (aya)

Temuan BPK Hanya Rp 59 Miliar

0

batampos.co.id – Kekuatan APBD Kepri 2017 yang semula nilainya Rp 3,3 triliun tereduksi sekitar Rp99 miliar. Persoalan itu disebabkan berbedanya perhitungan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD Kepri 2016 antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Pemprov Kepri. Konsekuensinya sejumlah rencana kegiatan 2017 akan dipangkas.

“Perhitungan kita Silpa APBD Kepri 2016 adalah sebesar Rp159 miliar. Kenyataan dari hasil audit BPK, Silpa rilnya hanya Rp59 miliar lebih,” ujar Kepala Badan Penelitian Perancanaan dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin menjawab pertanyaan media di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Senin (12/6).

Menurut Nahar, menyiasati kondisi yang terjadi sekarang ini, akan dilakukan rasionaliasi kembali terhadap sejumlah rencana kegiatan. Karena anggaran yang akan disesuaikan adalah belanja modal. Kebijakan ini dilakukan adalah untuk menghindari terjadinya kurang bayar atau kewajiban kepada pihak ketiga di akhir tahun anggaran nanti.

Masih kata Nahar, saat ini sedang berlangsung sinkronisasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di lingkungan Pemprov Kepri. Karena yang memutuskan kegiatan-kegiatan mana yang ditunda pelaksanaanya adalah kepala OPD langsung. Dijelaskan Nahar, apabila tahapan ini selesai, selajutnya adalah pembahasan ditingkat TAPD Pemrov Kepri.

“Setelah tahapan selesai, sebelum dibahas ditingkat dewan. Maka akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Bapak Gubernur. Khusus pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama,” papar Nahar.

Lebih lanjut Nahar menjelaskan, kondisi ril mengenai jumlah yang dirasionaliasi akan terlihat pada APBD Perubahan nanti. Karena ada kemungkinan meningkatnya pendapatan. Selain itu masih ada harapan dari Dana Bagi Hasil (DBH). Disebutkan Nahar, harapan potensial untuk menambah pundi-pundi pendapatan daerah adalah melalui sektor labuh jangkar.

“Kenyataannya harapan tersebut belum terwujud. Karena masih belum kita terima,” tutup Naharuddin.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Iskandarsyah mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan terkait berkurangnya nilai APBD Kepri 2017. Karena melesetnya perhitungan Silpa APBD 2016. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, Kepri sebenarnya sudah bisa memungut pendapatan dari sektor labuh jangka.

“Kita harus kreatif untuk mencari pendapatan baru. Sehingga ketika kondisi seperti ini, tidak mengganggu rencana pembangunan yang sudah dibuat,” papar Iskandarsyah.(jpg)

PT Timah Bagikan Seribu Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa

0
Karyawan PT,Timah (persero )Tbk H.Robert menyerahkan paket sembako gratis untuk warga kurang mampu. F. Humas PT.Timah untuk batampos.

batampos.co.id – Menyambut bulan suci Ramadan, dan merayakan hari raya Idul Fitri 1438 H, PT.Timah (Persero) Tbk membagikan 1.000 paket sembako gratis untuk kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Karimun.

Penyerahan 1.000 paket sembako dibagikan langsung pihak PT.Timah untuk Pulau Kundur 400 paket, Karimun 400 paket, dan Kecamatan Moro 200 paket, beberapa waktu lalu.

Kepala Unit Produksi Wilayah Kepri dan Riau Edi Satyawarman menyebutkan jika bantuan 1.000 paket sembako sebagai kepedulian PT.Timah (persero) Tbk kepada masyarakat kurang mampu. Tujuanya untuk berbagi kebahagian di bulan suci Ramadhan sekaligus dalam menyambut hari raya idul fitri. Kegiatan ini dilakukan setiap tahunya sebagai bentuk kepedulian PT.Timah terhadap masyarakat di sekitar wilayah tambang.

“Alhamdulillah tahun ini PT.Timah (Persero) Tbk dapat berbagi dengan masyarakat berupa 1.000 paket sembako gratis dan sudah dibagikan dengan lancar. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karimun serta Pemerintah Kabupaten Karimun,” terang Edi Stayawarman.

Pembagian sembako gratis dilaksanakan sebagai rangkaian dari sinergi BUMN guna meringankan beban masyarakat. Dalam hal ini kami berharap dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat untuk menjaga keberadaan PT.Timah (persero) Tbk agar dapat melaksanakan aktifitas dengan aman, nyaman dan kondusif. (ims)

Ada Sel Mewah di Penjara

0
Sel mewah bandar narkoba jaringan Freddy Budiman (Ist for JawaPos.com)

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) mendapati sel HC, anggota jaringan narkotika Freddy Budiman di Lapas Cipinang dipenjara dalam sel mewah.

Dari sumber Jawa Pos, HC tinggal sendirian di sel tersebut. Di sel itu terdapat fasilitas TV LCD berukuran besar. TV yang terpasang ditembok penjara. Di atas TV itu terdapat sebuah air conditioner (AC) yang membuat sel begitu dingin.

Tak hanya itu, di meja yang ada di sel, terdapat tiga buah handphone serta sebuah laptop bermerk Mac Book. Sel itu lebih layak disebut hotel.

Saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari membenarkannya. Menurutnya, bahkan ditemukan adanta perangkat closed circuit television (CCTV) di dalam dan luar sel tersebut. ” untuk detilnya, nanti akan dijelaskan Kepala BNN ya,” paparnya.

Perlu diketahui, HC ditangkap karena bersama dengan Freddy Budiman membuat pabrik narkotika di wilayah Tangerang. Didatangkan ekstasi kelas satu yang akan dipecah menjadi empat ekstasi di pabrik tersebut.

Ekstasi tersebut berasal daru benua biru atau eropa. Tak hanya ekstasi, ditemukan juga sabu sabu dari pabrik yang dikelola keluarga Freddy tersebut. (idr/JPK)

Kisah Jimat Panglima Soedirman

0
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

batampos.co.id – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/6) mengatakan, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia menjadi bukti peran rakyat dari kalangan kiai dan ulama.

Sebab, kata dia, jauh sebelum adanya Sumpah Pemuda, jauh sebelum bangsa ini merdeka, anak-anak bangsa ini dididik oleh para kiai.

Gatot menegaskan para kiai dan santri itulah yang berjuang memerdekakan bangsa ini, bukan TNI. Karena saat itu TNI belum lahir.

“Marilah kita memahami sejarah bangsa, khususnya sejarah jauh sebelum bangsa ini merdeka,” imbuh Gatot Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Gatot juga menuturkan, tentang peran Jenderal Soedirman dalam masa kemerdekaan Indonesia.

“Tahukah saudara siapa Jenderal Soedirman? Beliau adalah santri. Beliau bekerja menjadi guru dan kemudian menjadi kepala sekolah. Maka tak heran kalau sebagian orang memanggil beliau Pak Dir, sebagian lainnya memanggil beliau Kiai. Kiai Soedirman,” tuturnya.

Gatot mengungkapkan, Jenderal Soedirman merupakan sosok yang saleh. Bahkan diakuinya, ketika Soedirman bergerilya ke hutan, tidak pernah berhenti dari berzikir.

Kemudian, sambung mantan Pangkostrad ini, salah seorang pengikut Jenderal Soedirman pernah menanyakan tentang jimat.

“Pak Kiai itu pakai jimat apa kok selalu lolos dari sergapan Belanda. Ketika diberondong peluru Pak Kiai juga selamat. Apa jimatnya Pak Kiai?’ tanya pengikut beliau,” ungkap Gatot.

“Dijawab Jenderal Soedirman, ‘Kamu mau tahu jimatku? Kamu tahu air kendi yang selalu aku bawa ini? Jimat pertamaku, aku selalu dalam keadaan suci. 24 jam setiap hari aku menjaga wudhu.”

“Kalau batal aku langsung wudhu lagi. Jimat keduaku, aku menjaga sholatku. Jimat ketigaku, aku berjuang hanya untuk negara dan bangsa ini tanpa pernah secuil pun memikirkan diriku pribadi,” kata Gatot menirukan dialog Jenderal Soedirman.

Selain itu kata Gatot, Jenderal Soedirman itu tidak pernah mengeluh serta tidak pernah marah.

“Pemimpin pertama tentara Indonesia adalah seorang ulama, Kiai, dan dia Jenderal Soedirman,” tegasnya. (flo/dms/JPG)