Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 14154

BC Batam Musnahkan Barang Bukti Hasil Penindakan

0
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Nugroho.
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Nugroho.

batampos.co.id – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam melakukan pemusnahan barang-barang hasil penindakan. Adapun jenis barang-barang yang dimusnahkan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam berupa bawang sebanyak 4.770 Kg, Sarden sebanyak 600 kaleng, barang kena cukai berupa minuman mengandung alkohol dengan berbagai merek sebanyak 965 botol dan 14.352 kaleng, dan rokok dengan berbagai merek sebanyak 1.794.480 batang.

“Atas barang-barang hasil penindakan tersebut, dalam jangka waktu yang ditentukan statusnya akan menjadi barang milik negara, dimana pengadministrasian dan pengelolaannya dilakukan oleh kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang,” ungkap Nugroho, Kamis (14/4).

Selanjutnya Nugroho menjelaskan untuk barang-barang milik negara tersebut sesuai persyaratan-persyaratan tertentu pemanfaatannya bisa dilelang, ditetapkan status penggunaan, dihibahkan, atau dimusnahkan berdasarkan keputusan Menteri Keuangan.

“Pelaksanaan pemusnahan harus sesuai dengan keputusan Menteri Lingkungan Hidup, tidak boleh menyebabkan atau berdampak pencemaran terhadap lingkungan. Maka dari itu, pelaksanaan pemusnahan kita lakukan di gudang Batuaji bekerja sama dengan PT Desa Air Cargo,” katanya.

Lebih lanjut Nugroho mengatakan alasan pihaknya bekerja sama dengan PT Desa Air Cargo karena mereka telah memiliki perlengkapan yang memadai dalam hal pemusnahan barang-barang.

“Mereka perusahaan yang sudah profesional dan telah kita percayakan dalam hal pemusnahan barang-barang,” pungkas Nugroho. (eggi)

Mustofa Widjaja: Siapa pun yang Memimpin BP Batam, Anda Harus Loyal

0
Suasana sertijab.
Suasana sertijab.

batampos.co.id – Mengakhiri kata sambutannya, Mustofa Widjaja berpesan kepada seluruh karyawan dan karyawati BP Batam untuk tetap terus belajar dan meningkatkan kinerjanya untuk BP Batam dan juga masyarakat sehingga BP Batam semakin jaya.

“Siapa pun yang memimpin BP Batam, Anda-anda harus loyal bekerja secara maksimal dan profesional,” pesan Mustofa pada acara pisah sambut dan serah terima jabatan Kepala BP Batam di Balairung Sari Lantai 3 Gedung Bida Annex I BP Batam, (13/4/2016).

Mantan Kepala BP Batam yang telah menjabat sejak tahun 2005 s/d 2016 Mustofa Widjaja mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh karyawan BP Batam atas sumbangsih dan kerjasamanya.

“Batam dapat seperti sekarang ini karena berkat jerih payah kita semua, dan kita tidak boleh berhenti disini, kita harus terus bekerja dengan penuh semangat untuk membangun Batam agar lebih baik,” lanjut Mustofa.

“Saat ini saya akan menyampaikan tongkat estafet yang sudah saya jalankan sejak tahun 80an saya berada di Batam, dan ini harus di teruskan kepada para generasi penerus sehingga kita dapat terus bekerja tanpa keraguan dalam membangun Batam untuk menjadi lebih baik,” imbuhnya.

Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh para pimpinan BP Batam terdahulu. Hatanto membenarkan ucapan Mustofa bahwa apa yang kita lihat dan nikmati pembangunan di Batam ini tidak lepas dari jerih payah Mustofa dan tim.

Hantanto mengajak semua karyawan BP Batam bekerja lebih giat lagi.

“Presiden Jokowi meminta kita semua agar dapat memberikan kontribusi utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi diatas 7 persedn bagi Indonesia,” ingat Hatanto.

Acara diakhiri dengan penyerahan buku hasil agenda memori karya bakti dari masing-masing pejabat BP Batam yang lama kepada pajabat BP Batam yang baru dan di teruskan dengan sesi foto bersama.

Acara ini dihadiri Ketua Dewan Pengawas Kawasan Iman Santoso beserta para jajarannya dan lebih dari 400 orang karyawan BP Batam. (rilis)

Human Error, Pemicu Laka Lantas di Batam

0
Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Arman. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Arman. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Sejak 1 April hingga 13 April 2016, Unit Laka Lantas Polresta Barelang telah mecatat 25 kasus kecelakaan di jalan raya. Dalam 25 kecelakaan tersebut, diantaranya 5 orang meninggal dunia, 15 orang mengalami luka berat, dan 20 orang mengalami luka ringan.

“Ada peningkatan kasus laka lantas pada bulan ini, total kerugiannya mencapai 131 Juta,” ungkap Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Arman, Kamis (14/4).

Arman menjelaskan tingginya angka kecelakaan lalu lintas tersebut di sebabkan oleh faktor human error atau kesalahan dari manusianya sendiri.

“Untuk faktor utamanya human error,” pungkasnya singkat.

Kejadian terbaru terkait laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di penurunan Bukit Daeng dari arah Batam Center menuju Tanjunguncang, Rabu (13/4).

Akibat dari kejadian ini, pengemudi sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu meninggal ditempat setelah terlindas mobil crane yang dikemudikan Beni.

Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Embung Fatimah. (eggi)

Semrawut, Bahu Jalan Dijadikan Area Parkir

0
Mobil dan motor di depan BCS Mall parkir di bahu jalan sehingga membuat jalan kerap macet. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Mobil dan motor di depan BCS Mall parkir di bahu jalan sehingga membuat jalan kerap macet. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Parkir liar masih menjamur di sejumlah ruas jalan di Batam. Nyaris di setiap sudut Kota, dimana ada keramaian pasti ada juru parkir. Kondisi ini menambah kemacetan dan kesemrawutan. Belum lagi ulah para juru parkir liar yang membiarkan kendaraan parkir berjejer di pinggir jalan dan kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Parkir liar tumbuh subur di sepanjang jalan depan Mega Mall. Padahal jelas, ada rambu larangan parkir. Begitu pun di jalan raya depan May Mart Batamcenter serta di depan BCS Mall, Baloi. Setiap harinya di lokasi ini selalu dipenuhi jejeran kendaraan roda dua maupun empat parkir. Pemilik kendaraan tampak tak peduli dengan keberadaan rambu-rambu.

Mirisnya, petugas parkir di lokasi mengaku sebagai petugas resmi yang dipekerjakan oleh Pemko Batam. Itu ditunjukkan mereka dengan menggunakan seragam warna orange lengkap dengan atribut layaknya petugas parkir resmi. “Kita di sini ada izin bos. Bukan asal-asalan tempat parkir,” ujar salah seorang juru parkir di depan Bank Mandiri Batamcenter.

Jawaban yang diberikan juru parkir tersebut terlihat asal-asalan. Pasalnya, di lokasi tersebut ada rambu-rambu yang menyebutkan larangan parkir. Pengendara motor melihat ada tukang parkir itu, tentunya seolah-olah jalan ini lokasi parkir umum. “Kalau mau jelas ke pengelola saja. Sama kayak parkir lain motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000,” lanjutnya.

Permandangan serupa juga terlihat di bundaran depan gedung Otorita Batam atau tepatnya di depan Kantor Pos, Batamcentre. Di sepanjang jalan ini, juga ada larangan parkir dan dijaga oleh beberapa orang juru parkir “Ada tukang parkirnya, berarti boleh dong parkir di sini,” ujar Heni, salah seorang pengendara mobil yang tengah parkir di depan Bank Mandiri.

Anton, warga sekitar May Mart Batamcenter mengaku, permasalahan ini terjadi akibat pembiaran dan tak adanya tindakan tegas dari dinas terkait. Selain menimbulkan kemacetan, ia mengaku keberadaan parkir ini membuat waktunya terbuang.

“Harusnya ada tindakan tegas dari pemerintah. Masak jalan raya dijadikan area parkir,” keluhnya.

Sementara itu, Kabid Lalulintas dan Angkutan umum Dishub Batam Faisal Riza yang dihubungi belum bisa memberikan keterangan terkait parkir liar tersebut. Beberapa kali dihubungi, ia tidak mengangkat sambungan ponselnya. (rng)

Sering Diancam, Sopir Bus Trans Batam Demo Minta Perlindungan

0
Sopir Bus Trans batam saa demo di depan kantor Wali Kota batam, Kamis (14/4/2016). Foto: usep/bp
Sopir Bus Trans batam saa demo di depan kantor Wali Kota batam, Kamis (14/4/2016). Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Jika sebelumnya ratusan sopir angkutan kota (angkot) demo menolak pembukaan rute baru bus Trans Batam, kini giliran sopir bus Trans Batam yang demo. Mereka menuntut perlindungan dari Pemko Batam karena mereka kerap mendapat intimidasi dari sopir angkot lainnya.

“Tolong jaga keselamatan kami dari intimidasi, kami ini melayani masyarakat,” teriak para sopir di depan kantor Pemko Batam, Kamis (14/4/2016).

ya, sopir bus Trans Batam belakangan ini memang sering mendapat teror dari sejumlah orang yang mengaku sopir angkutan umum (angkot). Mereka mengancam hingga menghadang bus Trans Batam di tengah jalan. Akibatnya, para sopir Trans Batam ini, tidak bisa bekerja dengan tenang karena takut.

Ilham, salah satu sopir bus Trans Batam yang melayani trayek Batamcenter-Batuaji, mengaku menerima ancaman dan bus yang kendarainya dihadang di tengah jalan dari orang yang mengaku sopir angkot.

”Salah satu di antara mereka mengenakan penutup wajah dan membawa besi,” ungkapnya kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id) dalam perjalanan Batamcenter-Batuaji, Jumat (25/3/2016) lalu.

Menurutnya, perlakuan yang diterimanya itu, setelah terjadi unjuk rasa yang dilakukan ratusan sopir angkot yang mendesak pengurangan jam operasional bus Trans Batam, beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan peristiwa tersebut terjadi ketika dia berangkat dari halte Mega Mall, Rabu (24/3/2016) lalu sekitar pukul 17.20 WIB.

”Saat bus berada di Simpang Kara atau depan Duta Mas, tiba-tiba ada lima orang yang mengaku sopir angkot menghadang bus Trans Batam di tengah jalan,” ungkapnya.

Mereka mengancam agar bus Trans Batam rute Batamcenter-Batuaji tidak beroperasi pukul 17.00 WIB. ”Saya sendiri bingung dan takut, apalagi penumpang. Saat itu, ada sekitar 20 penumpang yang saya angkut,” ujar Ilham, kala itu. (nur/cr16/rng)

Baca Juga:
> Dishub Batam Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penamparan Kernet Trans Batam
> Bus Trans Batam Dipukul Besi, Sopirnya Diancam

Rudi Perintahkan Kepala SKPD Segera Bayar Gaji Honorer Pemko Batam

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyatakan telah mengintruksikan pada Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar mencairkan gaji para pegawai honorer di dinasnya masing-masing.

“Saya sudah perintahkan untuk dibayar,” ujar Rudi saat dijumpai di Planet Holiday Hotel Jodoh, Rabu (13/4).

Namun, yang terjadi di lapangan belum sesuai dengan instruksi Wali Kota Batam itu. Pasalnya, masih ada beberapa dinas yang belum membayar gaji tenaga honorer.

Sayangnya, Rudi mengaku belum mengetahui jika ternyata di lapangan masih ada SKPD yang belum membayar upah para pegawai kontrak tersebut. “Memang ada yang belum?” Rudi balik bertanya.

Beberapa dinas yang tercatat belum mencairkan gaji pegawai honorernya antara lain Dinas Sosial dan Pemakaman, serta Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam.

Salah seorang pegawai honorer di Kominfo, sebut saja A, mengaku belum menerima gaji sejak bulan Januari lalu. “Belum, tak tahu kapan,” kata A, kemarin.

Ia juga mengaku tak tahu apakah pencairan gaji itu akan diakumulasi (rapel) sejak Januari lalu atau hanya dibayarkan sekali untuk bulan terakhir saja. “Belum tahu,” katanya lagi.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Pemko Batam, Syahir tak mau berkomentar terkait pembayaran gaji tersebut. Ia juga tak menjawab ketika ditanya terkait hasil verifikasi terhadap pegawai honorer di lingkungan Pemko Batam. “Tanya ke Pak Wali saja,” katanya. (rna)

Nasib Guru Honorer Pemko Batam, Gaji Sering Terlambat, Sebulan Hanya Terima Rp 500 Ribu

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Nasib guru honorer di Batam sangat memprihatinkan. Bukan hanya pembayaran gajinya yang sering terlambat. Juga karena nilainya sangat jauh di bawah UMK. Ada yang digaji hanya Rp 500 ribu sebulan.

NS, seorang guru di sekolah negeri di Batamcenter mengaku sudah mengajar di sekolah itu hampir dua tahun. Selama itu juga gajinya hanya Rp 500 ribu. Alasan dari pihak sekolah, gajinya adalah dari dana BOS.

“Saya sudah dua tahun di sini. Katanya gajinya hanya seperti itu, terpaksa saya terima, mau tidak mau. Dari pada saya tidak kerja,” katanya.

Kata NS, nilai itu masih sangat jauh dari kata layak. Tetapi mau bagaimana lagi, ia punya keluarga yang harus dibutuhi. Terpaksa ia mengajar les di rumahnya untuk menambah penghasilannya.

“Tidak cukup sama sekali. Apalagi pembayarannya sering terlambat,” katanya.

Menurut NS, ia sudah beberapa kali meminta kepada pihak sekolah untuk menambah gajinya. Tetapi pihak sekolah memintanya untuk menanyakannya ke dinas pendidikan.

“Sudah saya minta ke pihak sekolah. Tetapi katanya itu ke dinas. Tidak tahu kejelasannya seperti apa,” katanya.

Udin P Sihaloho, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam mengatakan masalah penggajian di dinas pendidikan ini perlu dipertanyakan. Menurutnya, masih banyak guru honorer yang digaji di bawah UMK. Apalagi ada istilah guru komite, meski menurutnya, ini termasuk aneh.

“Di daerah lain mana ada istilah guru komite. Hanya di Batam yang ada itu,” katanya.

Dan menurutnya, harusnya gaji honorer itu paling tidak setara UMK. “Masa gaji hanya mengandalkan dana BOS. Mana cukup dari BOS. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya. (ian)

Bank Indonesia Dorong Program Produktif Iwaba Untuk Masyarakat

0
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi (tengah) bersama Ketua Ikatan Wanita Bank (Iwaba)  Kepri, Sandra Riana Gusti (kanan) berbagi ilmu memasak pada acara  pertemuan Iwaba sekaligus peringatan Hari Kartini di Gedung BI Perwakilan Kepri, Rabu (13/4). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi (tengah) bersama Ketua Ikatan Wanita Bank (Iwaba) Kepri, Sandra Riana Gusti (kanan) berbagi ilmu memasak pada acara pertemuan Iwaba sekaligus peringatan Hari Kartini di Gedung BI Perwakilan Kepri, Rabu (13/4). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putra akan mendorong program-program Ikatan Wanita Bank (IWABA) yang produktif untuk masyarakat. Sebab, peranan organisasi wanita cukup diperlukan untuk membantu menekan inflasi.

Gusti mencontohkan, untuk menekan inflasi pada komoditi tertentu seperti harga cabai yang kerap melambung di Batam. ”Jika saja setiap rumah ada hidropnik dengan lima polibag saja, itu bagus. Tentu ini dibutuhkan peran organisasi wanita untuk mensosialisasikannya ke ibu-ibu,” ujarnya di acara pertemuan rutin bulanan IWABA di gedung serbaguna lantai III Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Rabu (13/4).

Selain itu, lanjut Gusti, dia juga mendorong organisasi kewanitaan untuk sosialisasikan kepada masyarakat agar lebih dekat dengan lembaga keuangan. ”Sehingga budaya menabung tumbuh di tengah masayarakat,” jelasnya.

Ketua IWABA Kepri, Sandra Riana Gusti mengatakan kali ini acara digandeng dengan peringatan hari Kartini. Adapun tema yang diusung yakni ”Dengan Semangat Kartini, Kita Tingkatkan Kemandirian Guna Mendukung Pembangunan Bangsa”.

”Ini reminder, kita jangan sampai lupa peranan Kartini. Beliau salah satu pejuang tentang penyetaraan laki-laki dan perempuan,” ungkapnya.

Selama ini kata Sandra, Iwaba telah banyak melakukan program, baik untuk internal Iwaba maupun kegiatan sosial untuk masyarakat. ”Seperti baksos, kita kerap gelar jelang bulan puasa. Tahun kemarin di salah satu sekolah di Tanjunguban,” katanya.

Sandra menyadari banyak sekali organisasi kewanitaan di Batam. Dengan demikian dia berharap organisasi kewanitaan dapat bersinergi ikut serta dalam pembangunan. ”Setiap orang maupun organisasi punya kemampuan, kenapa tidak kita gabungkan kemampuan-kemampuan itu,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua tim penggerak PKK Kota Batam Marlin Agustina Rudi ditemani wakilnya Erlita Sari Amsakar. Dalam kesempatan itu, Marlin Agustina berbagi ilmu memasak dengan langsung mempraktikannya di hadapan peserta. (cr13)

Kejati Kepri Bidik Tersangka Baru Korupsi Bansos di Bakesbangpol Batam

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id  – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri terus menelisik dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Kota Batam tahun anggaran 2011-2012.

Setelah menetapkan dua tersangka, Kejati kini fokus menyelidiki dugaan korupsi dana bansos di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batam.

Kasi Penyidikan (Kasidik) Tipidsus Kejati Kepri, Zainur Arifin Syah, mengatakan dugaan penyelewengan dana bansos di Bakesbangpol Batam ini terjadi pada anggaran insentif guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ).

“Ada dugaaan, guru TPQ yang jumlahnya ribuan itu menerima insentif lebih sedikit dari yang seharusnya. Atau bahkan tidak menerima sama sekali,” kata Zainur, Rabu (13/4/2016).

Dijelaskan Zainur, setiap guru TPQ harusnya menerima insentif Rp 150 ribu setiap bulannya. Sehingga dalam setahun, setiap guru akan menerima dana insentif sebesar Rp 1,8 juta.

“Total dana bansosnya tinggal dikalikan saja. Kalau dikali 1.000 orang saja nilainya sudah mencapai Rp 18 miliar,” terang Zainur.

Untuk itulah, Kejati Kepri memanggil ribuan guru TPQ dari 12 kecamatan se-Kota Batam untuk diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan ini sudah dimulai sejak pekan lalu di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Karena banyaknya guru TPQ tersebut, tim penyidik Kejati Kepri terpaksa melakukan pemeriksaan secara maraton. Setiap hari, satu penyidik memeriksa 300 guru TPQ. Bahkan Kejati Kepri memperpanjang waktu pemeriksaan, dari awalnya hanya sepekan menjadi dua pekan.

“Pemeriksaan mungkin akan berlangsung hingga Rabu (20/4/2016) depan. Karena jumlah gurunya banyak, makanya jadwal pemeriksaan kita tambah,” ujar Zainur.

Zainur mengakui, besar kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana bansos senilai Rp 66 miliar itu. Namun dia enggan menyebut, dari pihak mana calon tersangka baru yang kini tengah dibidik tim penyidik Kejati Kepri itu.

“Jadi jangan berasumsi dulu. Siapapun bisa jadi tersangka,” tegas Zainur.

Ditanya soal hasil sementara pemeriksaan ribuan guru TPQ se-Kota Batam, Zainur mengaku timnya sudah menemukan beberapa bukti baru yang mengarah pada calon tersangka. “Namun kami belum bisa sampaikan. Ini masih jadi bahan diskusi kami (penyidik),” katanya.

Zainur juga belum bisa menyimpulkan estimasi kerugian negara dari penyaluran dana insentif guru TPQ di Bakesbangpol Kota Batam itu. Lagipula, pemeriksaan saksi masih berlangsung dan akan terus berlanjut hingga pekan depan.

”Dari alat bukti dan keterangan saksi-saksi, nanti akan kami bawa ke auditor untuk mengetahui kerugiaannya,” katanya. (ias/she/bpos)

Dishub Batam Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penamparan Kernet Trans Batam

0
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Batam harapkan polisi tindak tegas penampar kernet Trans Batam koridor Batamcenter-Tanjung Uncang, Sandro Pahala Parhusip beberapa waktu lalu.

“Kalau dibiarkan ini tak bagus, kami harap ada tindakan yang tegas,” kata Kepala UPT Trans Batam, Abdul Madian, kemarin (13/4).

Informasi yang didapatnya, kasus tersebut tiga hari yang lalu baru masuk ke unit II Polresta Barelang. “Prosesnya sampai mana kami belum tahu,” tambah Madian.

Kini korban, kata Madian, sudah kembali masuk kerja setelah istirahat tiga hari setelah kejadian yang juga melukai tangan korban tersebut.

Menurut Madian, pihaknya berharap tindakan tegas atas pelaku insiden tersebut agar ada efek jera. “Apalagi sampai mengancam penumpang,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kernet Trans Batam koridor Batamcenter-Tanjung Uncang, Sandro Pahala Parhusip ditampar pipi bagian kiri.

Kejadian tersebut terjadi di halte samping masjid Raya Batam oleh salah satu diantara sekelompok orang yang menghadang Bus Trans Batam. Ironisnya aksi tersebut dilakukan di depan para penumpang yang didominasi perempuan.

Penganiayaan sempat dihadang penumpang, namun penumpang yang didominasi perempuan tak berhasil meredam aksi pelaku. Akibat kejadian tersebut salah satu penumpang juga menyampaikan keluhan ke Wali Kota Batam, Rudi via SMS. (cr13)

Baca juga:

Bus Trans Batam Dipukul Besi, Sopirnya Diancam