Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 13295

85,5 Ton Beras dari Jawa Mulai Masuk Karimun

0

batampos.co.id – Pasokan beras dari Pulau Jawa untuk Karimun sudah mulai masuk. Yakni beras sebanyak 85,5 ton. Beras tersebut diangkut menggunakan kapal laut, Kamis (18/5).

Pasokan beras puluhan ton tersebut diharapkan mampu menambah persediaan beras di Karimun serta mampu menutupi kekurangan beras premium dan komersil di Karimun.

”Berdasarkan laporan manifets atau daftar muatan dari kapal kargo DJO No 2 yang berangkat dari Pelabuhan Sunda Kepala tujuan ke Tanjungbalai Karimun memang ada membawa muatan beras prremium dan layak komersil berbagai merek sebanyak 73 ton. Dan, saat ini kaopal sudah sampai dan sedang melakukan pembongkaran muatan di Parit Rampak, Kecamatan Meral,” ujar agen pelayaran PT Rempak Karimun Line, Andre, kemarin.

Ada juga kapal kargo KM Bahari 22 yang membawa muatan beras yang diageninya, dalam dua hari ke depan dari Jakarta akan masuk ke Tanjungpinang. Hanya saja jumlahnya tidka banyak. Hanya 12,5 ton saja, tidak sebanyak muatan kapal kargo DJO.

Kebutuhan beras di Kabupaten Karimun Karimun dalam satu bukan atau selama Ramadan mencapai 2.900 ton. Sementara, persediaan beras yang ada saat ini hanya mencapai 700 sampai 800 ton saja. Sehingga, saat ini Kabupaten Karimun masih kekurangan dua ribu ton. (san)

Ihsan Hilang Saat Mancing

0

batampos.co.id – Ihsan, 26, warga Jalan Pramuka Tanjungpinang, tenggelam dan hilang saat memancing di wilayah perairan Desa Telukbakau, Kecamatan Gunung Kijang pada Rabu (17/5) sekitar pukul 15.30 WIB kemarin.

Kasatpolair Polres Bintan, AKP Norman DJ mengatakan Ihsan yang pergi memancing menggunakan sampan ciau bersama rekannya Ari pada pukul 12.00 WIB.

“Saat kejadian, sampan yang mereka tumpangi terbalik. Saat itu Ari langsung berenang menuju kelong cacak yang ada didekatnya dan berteriak minta tolong. Kemudian ada warga bernama David yang mengetahui langsung menolong menggunakan speed boat kecil,” sebutnya, Kamis (18/5).

Usai mendapatkan Ari, David lantas mencari Ihsan, namun karena setelah dicari keliling lokasi sampan terbalik. Ihsan tidak ditemukan hingga saat ini. Kemudian Ari dilarikan ke RSUD Kepri di Batu 8 untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami bersama aparatur pemerintah setempat dan TNI AL saat ini sedang melakukan pencaharian, namun sampai siang ini masih nihil,” ucapnya.

Norman mengimbau kepada masyarakat yang beraktifitas di laut, agar dapat lebih hati-hati dan waspada, bila perlu menggunakan life jacket untuk alat keselamatan. (cr20)

Bus Sekolah Terguling, 31 Pelajar Dilarikan ke RSUP

0
Bus sekolah BP 7452 DA 9kiri) kecelakaan dengan mobil Pikap warna hitam BP 8333 TA (kanan) di simpang Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, Kamis (18/5). F. Choki/batampos.

batampos.co.id – Bus sekolah BP 7452 DA kecelakaan dengan mobil Pikap warna hitam BP 8333 TA disimpang Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, Kamis (18/5). Akibatnya sebanyak 31 pelajar SMP dan SMA, serta tujuh penumpang dan satu sopir mobil Pikap dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Tanjungpinang, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Informasi yang dihimpun, 31 pelajar yang menjadi korban kecelakaan ini merupakan siswa dari SMAN 1 Teluk Bintan, yang berjumlah sebanyak 21 orang dan 10 siswa dari SMPN 6 Bintan.

Salah satu saksi mata, Sayet 52, mengatakan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, ini berlangsung sangat cepat. Dimana bus sekolah yang datang dari arah Toapaya, tiba-tiba dihantam keras oleh Pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Tanjungpinang.

“Bus dan Pikap itu lajunya sama-sama kencang. Sehingga tabrakan pun tak bisa dihindarkan. Dengan menghantam keras bagian tengah dari samping kiri bus, sampai sempat terbalik dua kali, dan terseret jauh dari bahu jalan,” terang Sayet dilokasi kejadian.

Sedangkan para penumpang mobil Pikap juga terpental jauh ke arah badan jalan. “Begitu kejadian polisi dibantu warga langsung mengevakuasi semua pelajar dan penumpang Pikap ke RSUP untuk mendapatkan perawatan,” lanjutnya.

Nina Idora 15, siswa yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut mengatakan sebelum kecelakaan terjadi sopir dan seluruh penumpang sudah mengetahui ada Pikap yang melaju kencang dari arah Tanjungpinang, sehingga sang sopir sempat mengklekson beberapa kali.

“Sebenarnya sudah nampak dan sudah klakson, tapi gak ada yang mau ngalah,karena dua-duanya sama-sama kencang. Tabrakan pun gak bisa dielakkan,” terangnya di RSUP Tanjungpinang.

Gadis yang duduk dibangku kelas X SMAN 1 Bintan, ini mengakui bus yang ditumpanginya itu sempat terseret dan terbalik dua kali setelah ditabrak Pikap.

“Rasanya kayak mimpi. Semuanya teriak dan nangis ketakutan saat itu. Apalagi aku yang duduk paling depan, sempat terjepit dibangku,” ungkapnya.

Beruntung lanjutnya polisi dan warga langsung membantu untuk mengevakuasi satu persatu pelajar yang berada di dalam bus.

“Gak mau lagi naik bus. Ini yang terakhir. Takut kejadian lagi,” tuturnya.

Nina juga mengakui aksi ugal-ugalan sopir, yakni Suwanto, 31, juga sudah sering terjadi dan kerap membuat pelajar ketakutan.

“Kami takut juga kadang-kadang kalau mau berangkat sekolah. Supirnya suka bawa kencang-kencang,” sebutnya.

Ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk semuanya, agar lebih berhati-hati kedepannya

“Supir itu maunya hati-hati aja. Gak usah terlalu laju. Yang penting pelan tapi pasti sampai,” pintanya.

Unit Laka Pos Gesek, Bripda Al Razak, mengatakan untuk semua korban kecelakaan, baik pelajar maupun penumpang pikap kini sudah mendapatkan perawatan dari pihak medis RSUP Tanjungpinang.

“Sopir bus sudah kami amankan di Pos Gesek, beserta bus dan pikap. Ini dilakukan untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Asep Akbar Hikmana, juga dijadwalkan akan turun langsung untuk melakukan analisa penyelidikan lanjutan Technikal Insiden Anality (TIA) dilokasi kecelakaan, Jumat (19/5).

“Kami belum bisa pastikan siang atau pagi. Namun pastinya besok (hari ini, red) pak Dir Lantas akan langsung datang ke Bintan, untuk meninjau tempat kecelakaan terjadi,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menegaskan kejadian ini merupakan murni kecelakaan lalu lintas.

“Kami sudah melihat kondisi langsung dari pelajar yang menjadi korban. Alhamdullilah semuanya sudah berangsur membaik. Hanya ada beberapa yang masih mendapatkan perawatan intensif dari pihak medis, yakni satu orang mengalami patah tulang di bahu kiri, dan lainnya mengalami luka di kepala dan kaki,” terang Apri saat menjenguk pelajar di RSUP Tanjungpinang.

Apri menuturkan untuk pembiayaan perobatan bagi siswa, semuanya akan ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja dan juga akan dibantu Pemkab Bintan.

“Alhaamdullilah, dana asuransi dari Jasa Raharja sudah dikeluarkan. Masing-masing pelajar mendapatkan Rp 10 juta, untuk membantu biaya perobatan,” ungkapnya.

Menurutnya kejadian ini, tentunya harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan semua aspek yang menyangkut terkait keselamatan bagi pelajar di Kabupaten bintan.

“Kami akan segera mengevaluasi semua aspek, mulai dari kondisi rambu jalan, sopir, bus dan lainnya. Ini untuk mengantisipasi agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi kedepannya,” jelasnya.

Politisi partai Demokrat ini menambahkan pihaknya segera berkoordinasi untuk mengundang pihak Satuan Kerja agar lebih memperhatikan kondisi jalan, baik dari rambu lalu lintas maupun lainnya.

“Lintas barat ini merupakan aset nasional. Jadi Saya dan Kapolres Bintan serta stake holder lainnya sepakat akan membahas ini dengan perwakilan satker yang memiliki kewenangan dengan jalan ini, agar bisa lebih memperhatikan kelengkapan jalan, sehingga kecelakaan yang terjadi tidak terulang lagi,” imbuhnya.

Pantauan Batam Pos di lapangan, dari total 31 pelajar yang sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUP Tanjungpinang, 27 diantaranya, kini sudah pulang ke rumah masing-masing. Sementara 4 pelajar lainnya masih dirawat intensif karena mengalami luka cukup serius dibagian tangan, kepala, dan kaki. (cr20)

BP Batam Dukung Keterbukaan Informasi Publik

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sangat mendukung keterbukaan informasi publik. Dukungan ini untuk meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Untuk mewujudkannya, BP Batam menggelar sosialisasi bagi anggota Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BP Batam pada Rabu (18/5).

“Kinerja PPID dalam mendukung keterbukaan informasi publik harus terus ditingkatkan mengingat BP Batam mendapat peringkat 6 dalam keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi Pusat (KIP) pada tahun kemarin untuk lembaga non kementerian,” kata Kepala Subdit Humas BP Batam, Ferdiana Sumiartony.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang dari perwakilan PPID di 22 unit kerja BP Batam. “Maka dengan sosialisasi ini, pejabat PPID dapat memahami pentingnya peranan PPID dalam penegakan UU Nomor 14 Tahun 2008 dalam memberikan pelayanan informasi publik kepada masyarakat,” tambah Ferdiana.

Sedangkan Komisioner KIP, Yhannu Setiawan mengatakan BP Batam sudah masuk dalam kategori badan publik dengan keterbukaan informasi yang cukup informatif secara nasional.

“Menata kelola informasi memang bukan hal yang mudah. Butuh waktu karena informasi itu bersifat dinamis,’ jelasnya.

BP Batam tetap masuk dalam monitoring KIP tiap tahunnya.”Salah satu media yang dapat diukur apakah informasi itu tersedia melalui website BP Batam yang telah aktif dan dimonitor dalam pemeringkatan KIP tiap tahunnya,” pungkas Yhannu.(leo)

Pemkab Dukung Program Berobat Gratis

0
Bupati Bintan, Apri sujadi (baju putih) menjenguk salah satu warga yang dirawat di Puskesmas Kawal saat sidak untuk memastikan pelayanan medis yang diberikan Puskesmas kepada masyarakat di Kabupaten Bintan. F. Kominfo Bintan untuk batampos.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menekankan kepada seluruh petugas medis Puskesmas di Kabupaten Bintan, agar tetap selalu mengutamakan untuk memberikan pelayanan medis terbaik bagi masyarakat.

Ini dilakukan untuk mendukung program berobat gratis yang menjadi fokus Pemkab Bintan, saat ini.

“Semua petugas Puskesmas, mulai dari Kepala hingga perawat harus betul-betul mengutamakan yang namanya pelayanan. Dan pelayanan yang baik harus bisa dirasakan semua warga disini (Bintan, red),” ungkap Apri saat melakukan inspeksi mendadak di Puskesmas Kawal dan Puskesmas Toapaya, Rabu (17/5).

Dalam kunjungan ini Apri juga menyempatkan diri mengecek langsung pelayanan pasien yang sedang menunggu, guna mendapatkan pelayanan dan pertolongan medis.

“Tujuan kami ini untuk memastikan apakah pelayanan berobat gratis sudah berjalan dengan baik atau belum. Tapi setelah kami lihat alhamdullilah pelayanan yang diberikan semuanya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Politisi partai Demokrat ini juga memberikan arahan terkait beberapa perbaikan sarana dan prasarana penunjang Puskesmas. Hal ini dilakukan demi terwujudnya perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saya harapkan agar petugas Puskesmas harus bisa tersenyum dalam melayani, bekerja keras, cerdas dan juga ikhlas dalam memberikan pelayananan,” imbuhnya. (cr20)

Thailand Berhasil Paksa Facebook untuk Kooperatif

0
Foto Raja Thailand Maha Vajiralongkorn yang sepertinya dipermasalahkan pemerintah (kiri). . (Athit Perawongmetha/Reuters, Facebook.)

batampos.co.id – Thailand memaksa Facebook untuk menghapus foto-foto candid Raja Maha Vajiralongkorn hingga pukul 10.00 waktu setempat kemarin (16/5).

Batas waktu itu sudah habis.

Namun, foto-foto putra mendiang Raja Bhumibol Adulyadej yang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan itu masih bisa dilihat. Facebook juga masih bisa diakses secara normal.

’’Pengadilan menerbitkan surat perintah pemblokiran untuk 34 laman dan mengupayakan untuk 97 laman lagi. Tapi, sejauh ini belum ada satu pun yang dikirimkan ke Facebook,’’ kata Takorn Tantasith, pejabat National Broadcasting and Telecommunication Commission (NBTC) Thailand. Karena itu, pemerintah pun urung memblokir Facebook.

Semula, pemerintah mengancam menutup akses Facebook di Thailand jika sampai batas waktu yang ditetapkan 131 laman yang memuat foto Vajiralongkorn dan seorang perempuan tersebut masih ada. Namun, kesalahan teknis yang dilakukan pengadilan membuat pemerintah tidak berdaya. Foto-foto Vajiralongkorn yang terlihat santai dengan kaus dalam kuning itu pun masih eksis di dunia maya.

Selain karena kesalahan teknis, Takorn menyatakan, pemerintah membatalkan ancamannya karena Facebook sangat kooperatif. Sejak punya kantor perwakilan di Thailand pada 2015, Facebook aktif menghapus unggahan berupa tulisan dan gambar yang bertentangan dengan hukum lese majeste.

Facebook juga memblokir situs-situs tautannya yang memuat konten bernada menghina kerajaan. (BBC/thenation/hep/c22/sof)

Ini Tanggapan Amsakar Soal Kader Nasdem Demo Tolak Kenaikan Tarif Listrik

0
Wakil Walikota Batam Amsakar Achamad memberikan penjelasan kepada warga yang demo didepan Kantor Pemko Batam, Selasa (16/5). Para pendemo menolak kenaikan listrik 45 persen olehPLN Batam karena sangat memberatkan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id- Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Batam Amsakar Achmad mengomentari keikutsertaan sejumlah kader Nasdem dalam aksi tolak kenaikan tarif listrik Batam, Selasa (17/5/2017).

Dia menegaskan, aksi kader tersebut merupakan aksi spontan dan  bukan atas nama DPC Nasdem Batam, bahkan secara kepartaian terkait listrik Batam belum pernah didiskusikan. Menurutnya, aksi tersebut semata-mata reaksi kader karena kenaikan tarif listrik Batam menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Terus terang soal aksi kemarin yang diikuti kader itu aksi yang spontan. Ini terkait, hajat hidup orang banyak atau kepentingan yang lebih luas,” terang Amsakar, Rabu (17/5).

Dia menyebutkan, sebelum aksi tersebut berlangsung para kader meminta pendapat dirinya. “Saya sampaikan saya tidak akan menyuruh dan saya juga tidak melarang, ini perkara aspirasi, tolong besok (saat demo) sesuai dengan ketentuan normatif dan jangan destruktif,” papar dia.

Pada demo Selasa (16/5) terlihat jelas bendera partai Nasdem turut dikibarkan, bahkan salah satunya bertuliskan Nasdem Dewan Pimpinan Wilayah Kepulauan Riau. Untuk diketahui, bicara soal partai Nurdin Basiun merupakan Ketua DPW Nasdem Kepri yang kini mejabat sebagai gubernur Kepri.

“Berarti ada unsur dari DPW juga, kalau ternyata ada bendera DPW di situ,” katanya.

Satu hal yang dia tegaskan, dirinya yang juga Wakil Wali Kota Batam bersama Sekretaris DPW Nasdem Kepri Muhamamad Rudi yang juga menjabat Wali Kota Batam tidak punya kepentingan lain selain mengabdi kepada rakyat Batam. Menurutnya, memperjuangkan tarif listrik Batam ditinjau kembali merupakan implementasi kepercayaan rakyat pada diri mereka sebagai pemimpin di daerah.

“Ini kadang-kadang membuat kami Rudi-Amsakar kurang tidur. Tak ada kepentingan kami terkait isi dompet, jualan politik, ini cerita hajat hidup orang banyak, ini cerita kepentingan warga Batam,” terangnya.

Sementara itu, dalam kapasitasnya sebagai pimpinan daerah, Amsakar bersama Rudi berkomitmen memperjuangkan agar angka kenaikan listrik Batam dikaji ulang. Termasuk harapan tarif listrik yang telah diteken Gubernur Kepri Nurdin Basirun beberapa waktu lalu agar ramadhan ini hingga ada keputusan selanjutnya ditangguhkan dan kembali ke tarif lama.

Kepada masyarakat, Amsakar berjanji membawa harapan tersebut ke provinsi dan juga menyampaikan dalam rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Rabu (17/5), kemarin. Menurut dia, FKPD menyepakati agar Pemko Batam menyampaikan surat ‘harapan’ ke pemerintah provinsi Kepri.

“Hari ini (kemarin) kami atas nama Pemerintah Kota Batam akan buat suratnya, besok (hari ini) kami kirim,” pungkasnya. (cr13)

Crowde Cara Bantu Petani dari Lintah Darat

0
Para Petani dan CEO Crowde Yohanes Sugihtononugroho (Istimewa for JawaPos.com)

batampos.co.id – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia dengan penghasilan dari sektor pertanian yang sangat melimpah. Namun, kenyataannya, para petani di Indonesia 2,3 kali lebih miskin dibandingkan masyarakat pada umumnya.

Ini mendorong Crowde, sebuah perusahaan startup di bidang agrikultur menjembatani petani dan investor melalui sebuah platform digital untuk memberikan dampak positif kepada para petani dan masyarakat Indonesia secara luas. Caranya, dengan membuat platform terbuka bagi masyarakat untuk berinvestasi dengan cara memberi modal kepada para petani.

“Sistem peminjaman dari bank di Indonesia saat ini masih sulit diakses oleh para petani. Hal ini menyebabkan lintah darat atau tengkulak dengan mudah mengambil untung yang sangat banyak dari petani. Kualitas hidup para petani menurun karena tidak bisa menikmati hasil kerja keras mereka secara utuh akibat besarnya bunga pinjaman,” ungkap CEO Crowde, Yohanes Sugihtononugroho dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu malam (17/5).

Caranya mudah, cukup membuka website Crowde di crowde.co, lalu berinvestasi mulai dari Rp 10 ribu.  Selain sudah membantu para petani kemudian keuntungan antara petani dan investor akan dibagi saat hasil panen dengan periode dan ekspektasi keuntungan yang telah ditetapkan.

“Sudah sistematis. Saat awal investasi dan saat panen kami beritahukan kepada investor. Bahkan kami ajak investor meninjau lahan panennya. Kami mengajak para petani di Bogor, Sukabumi, Yogyakarta dan sebagian pulau Jawa. Biar investor mengetahui bagaimana sih yang mereka investasikan dan apa yang ditanam,” tambah Yohanes.

Rata-rata komoditi yang ditanam adalah sayuran yang bisa cepat panen di bawah enam bulan seperti cabai. Selain itu ada juga padi, yang bisa dipanen rata-rata tiga kali panen dalam setahun.

Para petani mengakui dengan adanya sistem ini, mereka tak perlu repot mengembangkan lahan pertanian. Sering juga mereka terjerat modus-modus lintah darat yang meminjamkan modal tinggi.

“Selama ini kami para petani cukup mengalami kesulitan modal dalam mengembangkan pertanian kami, sebagai petani kecil tentu sangat sulit mendapatkan kredit dari bank, sedangkan bila kami bekerjasama dengan tengkulak, bunganya sangat tinggi,” ungkap Iwan salah seorang petani cabai asal Bogor.

Crowde hadir sebagai solusi untuk permasalahan di bidang agraria. Begitu banyak kesempatan menarik dan menguntungkan bagi Teman Crowde, yakni para investor, yang dapat turut membantu para petani meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Crowde memberi kesempatan berinvestasi yang menguntungkan bagi Teman Crowde maupun petani dengan sistem bagi hasil setelah panen, sesuai dengan persentase modal investasi yang diberikan.

Petani yang bergabung dalam platform ini telah terseleksi. Mereka telah memiliki pasar untuk hasil panennya sehingga para investor tak perlu takut dalam hal pemasaran. Sedikitnya ada 350 petani yang sudah bergabung dengan jumlah investor sebanyak 1000 orang. (cr1/JPG)

Meriam Giant Bow Itu Merek Chang Chong, Kondisinya…

0
Giant Bow tipe 80 seperti inilah yang mengalami insiden di Natuna kemarin. Senjata bikinan Tiongkok ini bisa memuntahkan 2.000 peluru dalam semenit. (FERY PRADOLO/INDOPOS/JPG)

batampos.co.id – Meriam Giant Bow yang mengalami insiden kemarin (17/5) adalah alutsista buatan Norinco, perusahaan persenjataan asal Tiongkok, merek Chang Chong

Dipergunakan sejak 2003, meriam tersebut adalah salah satu senjata andalan yang dimiliki TNI.

Tiongkok bukanlah yang pertama membuat senjata jenis itu.

Giant Bow tipe 80 dengan peluru kaliber 23 milimeter yang nahas kemarin disebut-sebut terinspirasi ZU-23-2 buatan Rusia.

Giant Bow adalah senjata yang diandalkan untuk menangkal serangan udara. Karena itu, di antara 19 unit yang dimiliki Indonesia, satu disiagakan untuk melindungi angkasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam satu menit, Giant Bow bisa memuntahkan 1.500 sampai 2.000 peluru. Kecepatan luncur proyektil dari meriam itu adalah 970 meter per detik. Dengan jarak tembak pada sudut vertikal maksimum 1.500 meter dan sudut horizontal maksimum 2.000 meter.

Menurut pengamat militer Wawan Purwanto, setiap senjata yang dibeli TNI pasti sudah melewati pengecekan kualitas. “Pasti dicek,” ucapnya kepada Jawa Pos kemarin.

Wawan yakin spesifikasi dan kapasitas meriam tersebut sudah sesuai dengan standar TNI-AD.

Wawan menyatakan bahwa insiden di Natuna kemarin tidak lantas menjadikan meriam Giant Bow sebagai kambing hitam. Harus dilakukan analisis untuk menentukan apakah meriam itu tidak dipakai lagi atau sebaliknya. “Nggak bisa salahkan senjata,” tegas dia.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin menyatakan, meriam buatan China merek Chang Chong itu masuk ke Indonesia pada 2008.

“Jadi kalau disebut usang memang belum lah. Masih laik kalau menurut hemat saya, sangat laik untuk ukuran baru tujuh tahun,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5).

Senjata itu dibeli oleh TNI dan ditempatkan di batalyon artileri pertahanan udara kostrad.

“Misal batalyon Arhanud I Kostrad Divisi Infanteri I yang berkedudukan di Tangerang,” tutur pria yang akrab disapa Kang TB itu.

Karena itu, komisi I DPR, katanya, sudah meminta dengan hormat kepada TNI untuk melaporkan hasil investigasi penyebab mengapa meriam tersebut bisa meledak.

“Kami akan meminta untuk menjelaskannya di komisi I, kepada TNI khususnya TNI AD. Mengapa sebab sebab itu, nanti hasilnya seperti apa, ya kami lakukan sebuah keputusan yang terbaik,” tutur politikus PDIP itu.

Sebelumnya, saat gladi bersih Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5) pukul 11.00 WIB, meriam buatan China merek Chang Chong meledak. Akibatnya, empat prajurit tewas dan tujuh lainnya luka-luka. (dna/JPG/syn/c9/ang)

Utamakan Disiplin dalam Menjalankan Sistem Pemerintahan

0

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta kepada seluruh camat dan lurah se-Kabupaten Bintan untuk mengutamakan disiplin dalam menjalankan sistem pemerintahan, serta juga pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Dirinya juga mengharapkan agar beberapa pelayanan kepada masyarakat baik di tingkat Kecamatan maupun di tingkat Kelurahan hendaknya benar-benar bisa berjalan efektif dan efisien.

Hal ini disampaikannya dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Camat Gunung Kijang dan Kantor Lurah Kawal, Rabu (17/5). Dalam kunjungan kerjanya, Apri juga melakukan pengecekan absensi kehadiran pegawai. Menurutnya hal tersebut sangat erat kaitannya dengan kedisiplinan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang bertugas.

Dimana lanjutnya langkah ini merupakan salah satu bagian dari pengendalian pekerjaan sebagai seorang pemimpin yang harus terjun langsung ke lapangan untuk mengawasi pelaksanaan pemerintahan, serta pembangunan di daerah.

“Masing-masing sudah memiliki kewajiban dan tanggungjawab. Laksanakanlah apa yang menjadi kewajiban sebagai seorang abdi negara,” jelasnya.

Kunjungan tersebut, juga dimanfaatkan untuk melihat beberapa pelayanan kepada masyarakat, seperti pelayanan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pengurusan Kartu Keluarga (KK), surat pengantar dan lain sebagainya.

“Saya akan selalu turun langsung dan melihat pelayanan kepada masyarakat, agar semua program Pemkab Bintan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya. (cr20)