Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13298

Empat Tahun Rida K Liamsi Riset Sultan Mahmud Muzaffar Syah

0
Budayawan Kepri Rida K Liamsi memberikan pemaparan saat peluncuran dan Bedah Buku Mahmud Sang Pembangkang di Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi Tanjungpinang, Senin (17/7) malam.
F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Peluncuran dan bedah buku “Mahmud Sang Pembangkang” menjadi sesuatu istimewa bagi Budayawan Melayu Kepulauan Riau Dato’ Sri Lela Budaya Rida Kaliamsi. Kegiatan tersebut bertepatan dengan hari jadinya yang ke 74 tahun. Tokoh-tokoh melayu ternama Kepri hadir dalam acara itu.

“Butuh waktu empat tahun bagi saya untuk melakukan riset tentang Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Karena minimnya referensi, mengetuk jiwa saya untuk membuat sebuah biografi tentangnya,” ujar Rida K Liamasi, tadi malam disela-sela peluncuran buku Mahmud Sang Pembangkang di Gedung Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf, Tanjungpinang, Senin (17/7) tadi malam.

Menurut Rida, semulanya ia ingin meluncurkan buku tersebut pada 8 Juli lalu. Karena merupakan haulnya Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Akan tetapi, karena sesuatu hal, keinginan tersebut menjadi tertunda. Meskipun demikian, peluncuran hari ini (kemarin,red) tetap saja menjadi sesuatu yang spesial baginya. Karena merupakan hari kelahirannya yang ke 74 tahun.

“Boleh dikatakan peluncuran dan kegiatan bedah buku ini sangat emosial tentunya. Karena menjadi hadiah yang luar biasa di hari jadi yang ke 74 ini,” papar Rida.

Dijelaskan Rida, Sultan Mahmud mempunyai peran strategis. Kata Rida, saat ini jejak-jejak peninggalan sultan tersebut sudah semakin pudar. Sementara ia merupakan Anggota Kehormatan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI), tentu punya tanggungjawab moral untuk menggali, mengumpulkan tentang sejarah yang sangat berharga. Atas dasar itu, ia berharap melalui buku ini, dirinya bisa berbagi dan membangkitkan kembali semangat perjuangan Sultan Mahmud ditengah-tengah masyarakat sekarang ini.

“300 halaman yang ada di dalam buku ini menceritakan tentang militannya seorang Sultan Mahmud Muzaffar Syah. Bahkan gambar yang ada di cover buku adalah merupakan sosok Sultan tersebut,” tutup Rida.

Pada kegiatan yang ditaja oleh Yayasan Jembia Emas tersebut, secara simbolis Rida juga membagi-membagikan bukunya kepada sejumlah tokoh terpilih. Seperti tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kepri, Huzrin Hood, Badan Perpustkaan dan Arsip Daerah, Pemprov Kepri. Selain itu, Rida juga memberikan hasil karyanya kepada Sekwan DPRD Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Bupati Lingga, Alias Welo dalam sambuatannya mengatakan, hadirnya buku biografi tentang Sultan Mahmud Muzaffar Syah ini menjadi titik balik  yang tepat. Diakuinya, Kepri sangat beruntung memiliki tokoh budaya seperti Rida K Liamsi. Apalagi dengan kepeduliannya yang tinggi, diharapkan bisa memberikan semangat.

“Dunia harus tahu, bahawa Melayu itu pernah berjaya. Mari kita jaga, jangan sampai melayu kehilangan bentuknya. Pemkab Lingga tentunya sangat memberikan apresiasi, semoga kehidupan negeri ini kedepan menjadi gemilang dan terbilang,” ujar Alias Welo.(jpg)

Kisah Petualangan Wanderlust Berkahir di Berakit

0
Kapal penyelundup sabu satu ton diamankan di Dermaga Bea dan Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (16/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kapal Wanderlust dengan nomor 667001455 berhasil diamankan pihak Bea Cukai Batam berdasarkan dari nota informasi dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai pusat. Dari data tersebut disebutkan kecepatan kapal 20 knot, titik koordinat terakhir, nama kapal, lalu panjang kapal 30 meter dengan lebar 4 meter.

“Dari informasi itu, kami Kalkulasikan. Dengan kecepatan kapal itu, maka diperkirakan datangnya Jumat (14/7). Tapi kami tunggu-tunggu, gak datang-datang juga,” kata Kepala Seksi Penindakan P2 Bea Cukai Batam, Slamet Pramono, Senin (17/7).

Saat itu, kata Slamet. BC telah bersiap-siap menghadang kapal tersebut dengan menggunakan 3 unit speedboat di sekitar perairan Mumbing, Mapor, Tanjungberakit, Bintan. Tapi kapal dengan cat berwarna putih tersebut, tidak kunjung datang.

Petugas bea cukai tetap menunggu dengan sabar. Ternyata kapal tersebut baru sampai di perairan Tanjungberakit itu pada pukul 07.22.

“Mereka menurunkan kecepatan hingga 9 knot, itulah menyebabkan mereka lambat sampai di tempat penyergapan,” ucapnya.

Pada pukul 07.22 itu kata Slamet, speedboat bernomor BC7005 melihat kapal yang dicurigai melintas. Lalu dengan satu komando, ketiga speedboat milik Beacukai tersebut melakukan penyergapan. Dan kapal tersebut langsung diperiksa oleh petugas Beacukai.

Dari tangan awak kapal, ditemukan beberapa kelengkapan dokumen. Dari dokumen yang diamankan tersebut, kapal disebutkan berasal dari Vietnam. Tapi setelah diselidiki, ternyata kapal itu berasal dari Sierra Leone, salah satu negara yang berada di Afrika Barat. Tapi petugas BC sudah menduga bahwa dokumen ini dipalsukan.

“Warna kapal dan namanya sudah diubah. Dan hal itu sudah biasa,” tuturnya.

Setelah kapal itu berhasil diamankan, kata Slamet pihaknya segera menyerahkan ke pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan mendalam.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya, Irjen Iriawan mengatakan kapal itu saat memasuki Indonesia melalui jalur perairan barat. Kapal itu menyisiri perairan bagian barat Sumatera. “Tidak tau juga, apakah disana paling lemah pengawasannya, sehingga dipilih jadi jalur masuk. Tapi kami akan dalami lagi hal ini,” tuturnya.

Lalu setelah kapal itu membongkar barang muatannya di Perairan Anyer, Serang. Kapal tersebut berangkat keluar Indonesia melalui jalur tengah. Dengan menyisiri perairan Belitung, lalu hingga sampai ke Kepri lalu direncanakan bertolak ke perairan Internasional untuk menuju kembali ke Taiwan. Tapi sesampai di Tanjungberakit, kapal tersebut sudah terlebih dahulu disergap Beacukai.

Iriawan mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami modus kapal tersebut. Lalu juga dermaga tempat bersandarnya kapal, dan hotel dekat dermaga juga menjadi perhatian pihak kepolisian. “Aneh juga kok mereka tahu hotel itu tidak lagi dioperasikan. Ini menjadi tanda tanya. Apa ada kesengajaan atau tidak, itu yang kami dalami,” tuturnya.

Dari informasi didapat Batam Pos, kelima orang awak Kapal itu dibawa pihak kepolisian ke Jakarta pada Senin (17/7) pukul 20.00, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (ska)

Tangkap Kapal Penyelundup 1 Ton Sabu, DPRD Batam Apresiasi Kinerja Polisi

0
Anggota Komisi I DPRD Batam, Helmy Hemilton. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos.co.id – Kinerja aparat keamanan untuk mengungkap kasus penyelundupan 1 ton narkoba jenis sabu di Anyelir, Banten dan perairan Tanjungberakit, Bintan Kepri diapresiasi DPRD Kepri. Selain karena kapal penyelundup yakni Wanderlust dan sejumlah warga negara asing, banyak nyawa masyarakat Indonesia juga bisa diselamatkan.
Apalagi kata anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Batam Helmy Hemilton, pengungkapan kasus ini sebagai yang terbesar di Indonesia selama ini.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja polisi dan Bea Cukai yang sudah bekerja keras mengungkap kasus ini. 1 ton sabu itu tidak bisa dianggap sepele karena ada ribuan bahkan jutaan nyawa anak bangsa yang dipertaruhkan,” ujar Helmy menanggapi kasus ini, Senin (17/7/2017).
Menurut dia, perairan Kepri secara umum sangat strategis dan ini dapat dimanfaatkan sindikat narkoba internasional untuk mendistribusikan barang haram tersebut ke daerah lain di tanah air bahkan negara tetangga.
“Polisi telah memutus mata rantai peredaran narkoba secara global,” katanya.
Ia juga mengingatkan pihak berwajib untuk tidak berpuas diri dengan pengungkapan kasus sabu terbesar ini karena diyakininya masih banyak sindikat narkoba yang memanfaatkan luasnya wilayah perairan Kepri sebagai jalur pelayaran dan distribusi.
“Tentunya perang terhadap narkoba tidak hanya sampai disini karena pangsa pasarnya masih tetap ada,” katanya.
Seperti diketahui, jajaran Polda Metro Jaya, Polda Kepri, Bea Cukai Batam dan TNI AL berhasil menangkap kapal Wanderlust di perairan Kepri, Sabtu (15/7/2017). Kapal ini menyelundupkan 1 ton sabu dari Taiwan ke Banten melalui perairan Kepri. Lima warga negara asing turut diringkus di kapal berbendera Leone Siera tersebut.
Sementara 1 ton sabu yang mereka selundupkan telah diamankan bersama 4 WNA lainnya di Anyelir Banten pekan lalu. (spt)

Lima Penyelundup 1 Ton Sabu Telah Dievakuasi ke Jakarta

0

 

Salah satu ABK kapal Wanderlust warga Taiwan digiring anggota polisi diatas kapal saat reka ulang penangkapan di Dermaga Bea Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Minggu (16/7). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Lima warga negara asing yang dicokok di kapal Wanderlust, kapal yang diamankan di perairan Tanjungberakit, Bintan karena menyelundupkan 1 ton sabu ke Anyelir, Banten kini dipindahkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta.

Kelima sindikat itu yakni Kuo Chun Hsiung, Juang Jin Sheng, Kuo  Chun Yuan, Sun Kuo Tai dan Sun Chih Feng.

Mereka diterbangkan dari Batam ke Jakarta Kelima tersangka terbang dari Batam menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 159 sekitar pukul 20.00 WIB malam tadi (17/7/2017).

Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan membenarkan pemindahan para tersangka tersebut. “Ya memang dibawa ke Jakarta,” ujar Herry.

Informasi yang dihimpun batampos.co.id, selain tersangka, polisi juga membawa sejumlah barang bukti yang disita kecuali kapal Wanderlust yang masih berada di pelabuhan Bea Cukai, Tannunguncang.

Diberitakan sebelumnya, kapal.Wanderlust diamankan pada Sabtu (15/7/2017) lalu.(spt)

Sebelum Lebaran, Setya Novanto Sudah Disetujui Jadi Tersangka

0
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Setya Novanto berbicara kepada awak media tak lama setelah terpilih, Selasa (17/5/2016). Foto: Desyinta/JawaPos.com

batampos.co.id – Lika-liku mengenai nasib Ketua DPR Setya Novanto dalam sengkarut kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP akhirnya terjawab sudah. Setelah sekian kali lolos dari jeratan hukum, Setya Novanto akhirnya resmi ditetapkan tersangka oleh KPK.

”Setelah mencermati fakta persidangan kedua terdakwa Irman dan Sugiharto dalam kasus e-KTP, KPK menemukan bukti permulaaan yang cukup seorang lagi sebagai tersangka. KPK Menetapkan saudara SN (Setya Novanto), ” terang Ketua KPK Agus Raharjo, dalam konferensi pers di kantornya Senin (17/7) petang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, kesepakatan untuk menaikkan status hukum petinggi Partai Golkar ini dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri kemarin.’’Untuk ekspose (gelar perkara) terakhir Rabu (21/6) pagi. Penyidik paparkan materi ke pimpinan dan pimpinan akhirnya setuju menaikkan status hukum yang bersangkutan menjadi tersangka, ‘’ tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Kamis (6/7).

Dalam gelar perkara tersebut, selain dihadiri penyidik dan pimpinan, juga turut dihadiri sejumlah pejabat teras KPK di Deputi Penindakan. Mereka saling beradu argumentasi perihal pendapatnya, terkait penetapan Setnov sebagai tersangka, sebelum akhirnya keputusan bulat diambil.

Akhirnya setelah kesepakatan tercapai dibuatlah surat Laporan Kejadian Tindak Pidana Korupsi (LKTPK).

Surat perintah penyidikan (Sprindik) sendiri baru ditanda tangani usai lebaran, karena menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan politikus partai berlambang beringin tersebut sebagai tersangka.

Sebagai informasi, sebelumnya terkait sengkarut perkara ini, dalam surat dakwaan JPU KPK, Setya Novanto bersama-sama mantan Ketua Fraksi Demokrat Anas Urbaningrum, disebut-sebut merupakan pihak yang mengatur proses persetujuan anggaran proyek e-KTP di DPR.

Atas lobi-lobi yang dilakukan keduanya, jaksa menengarai Setnov dan Andi Narogong mendapat jatah 11 persen (Rp 574,2 miliar). Hal yang sama juga didapat Anas Urbaningrum dan Muhammad Nazaruddin, yakni sebesar 11 persen (Rp 574,2 miliar). Atas tudingan yang dialamatkan terhadapnya, Setnov beberapa kali telah membantah terlibat dalam perkara ini.(wnd/jpg

Disduk Batam Telah Distribusikan 42 Ribue-KTP ke Seluruh Kecamatan

0
Petugas menunjukkan E-KTP. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

SEKUPANG (BP) – Bagi warga Batam yang mengajukan e-KTP pada bulan September hingga Desember tahun 2016 agar mengecek e-KTP anda ke kantor kecamatan masing-masing. Pasalnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam telah mencetak e-KTP tersebut dan mendistribusikannya ke kantor kecamatan.

Jumlah e-KTP yang telah didistribusikan ke kecamatan menurut Kelapa Disdukcapil Kota Batam, Said Khaidar, sebanytak 42 ribu keping.

“Total ada 42 ribu keping blanko e-KTP dan semua sudah selesai dicetak dan sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan,” Said Khaidar, siang tadi, Senin (17/7/2017).

Warga yang sudah mengajukan di bulan September-Desember 2016 mungkin bisa akan menerima infomasi melalui pesan singkat bahwa e-KTP yang bersangkutan telah selesai diproses dan bisa diambil.

Said menjelaskan sebelumnya pencetakan e-KTP diserahkan ke masing-masing kecamatan, namun karena pertimbangan lain, seluruh alat cetak ditarik kembali ke kantor Disdukcapil. “Biar lebih cepat pengerjaan, makanya kita ambil alih, jika ditemukan kdata yang tidak cocok kita bisa cepat mengecek ke pusat, karena semua pusat datanya ada di kantor,” terang pria yang pernah menjabat Kabag Tata Pemerintahan Kota Batam ini.(ska)

Tumbuhkan Etos Kerja yang Baik

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menghadiri pembukaan seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu (15/7) malam. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Nurdin Basirun mengajak masyarakat, khususnya pegawai di lingkungan Pemprov Kepri untuk terus menumbuhkan etos kerja yang baik. Etos kerja yang baik akan mendorong pegawai untuk memberi yang terbaik buat negeri ini.

“Etos kerja yang baik dibutuhkan untuk mengantar daerah kita pada kemajuan,” kata Nurdin usai menghadiri peresmian Akademi Bela Negara (ABN) oleh Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Ahad (16/7) pagi.

Nurdin menegaskan, dengan etos kerja yang baik, upaya-upaya membangun Kepri sesuai visi misi akan semakin mudah. Termasuk semangat kebersamaan untuk mewujudkan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu yang sejahtera, berakhlak mulia, sejahtera dan unggul di bidang maritim.

Selain etos kerja yang baik, disiplin yang tinggi juga diperlukan untuk mewujudkan itu. Nurdin sendiri menerapkan disiplin tinggi di lingkungan kerjanya. Kehadiran dengan absensi finger print, misalnya saat ini semakin baik.

“Disiplin yang baik akan memudahkan kerja dan membant masyarakat dengan memberi pelayanan yang prima,” kata Gubernur Nurdin.

Soal ABN, Nurdin menyebutkan pesan Presiden Jokowi bahwa semakin penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme dan membangun soliditas sesama anak bangsa dalam merawat gotong royong. Hal-hal seperti itu, kata Nurdin juga harus semakin tumbuh di Kepulauan Riau yang sangat bhineka ini.

Jokowi juga berharap agar ABN Partai Nasdem bisa melahirkan kader bangsa yang mempunyai etos kerja yang baik. Kemudian disiplin nasional yang baik serta moralitas baik.

“Saya harap lahir kader-kader bangsa yang bisa merawat demokrasi. Marilah kita terus gelorakan kesadaran kebangsaan kita. Kita jaga UUD 1945, kita jaga kebhinekkaan kita, NKRI. Kita harus isi ulang, kita harus isi kader-kader bangsa dengan jiwa-jiwa mulia,” kata Jokowi.

Nurdin menghadiri peresmian ABN setelah malam harinya mengikuti pembukaan
Seleksi Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXIV tahun 2017 di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) oleh Menteri Agama RI Luqman Hakim, Sabtu (15/7) malam di Islamic Centre Tarakan.

Menurut Nurdin Basirun kehadirannya di Tarakan adalah untuk memberi motivasi para peserta STQN dari Kepri.

“Bagi saya, kehadiran saya ini penting guna memberi motivasi kafilah kami. Kita ingin para peserta kamu tampil prima dan pulang dengan hasil yang tidak mengecewakan tentunya. Sama dengan yang diinginkan oleh Provinsi lainnya,” kata Nurdin.

Dalam pada itu, Menteri Luqman Hakim menyebutkan, ajang STQ adalah sarana untuk meningkatkan kemampuan seni baca dan menghafal alquran. Adapun STQ sudah dilakukan sejak lama dan akan tetap terus dilaksanakan oleh Pemerintah.

Disamping itu, STQ menurut Luqman adalah salah satu syiar Islam dan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Serta menjadi daya rekat antar umat beragama.

“Indoneaia adalah negara muslim di dunia yang paling sering menyelenggarakn kegiatan STQ dan MTQ, serta kegiatan keagamaa. Lainnya. Dimulai dari tingkat Desa dan seterusnya. Oleh sebab itu alquran harus menjadi penuntun umat dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan bernegara,” katanya. (bni)

Nurdin Tandatangani Pemberhentian Lamen

0

batampos.co.id – Jabatan Lamen Sarihi sebagai Ketua DPRD Bintan, dipastikan sudah berakhir.

Ini ditandai dengan ditandatanganinya surat pemberhentian Lamen Sarihi sebagai Ketua DPRD Bintan oleh Gubernur Kepri.

“Jabatan pak Lamen sebagai Ketua DPRD sudah berakhir. Kemungkinan sebentar lagi DPRD segera menerima surat yang sudah ditandatangani pak Nurdin Basirun. Selanjutnya kami tinggal mengatur jadwal pelantikan ketua baru, yakni pak Nesar,” jelas Ketua Fraksi Golkar DPRD Bintan, Fiven Sumanti, Minggu (16/7).

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Bintan, ini menjelaskan untuk proses pergantian pasca ditandatanganinya Surat Keputusan (SK) pemberhentian yang ditandatangani Gubernur Kepri Nurdin Basirun, tidak membutuhkan waktu lama.

Dirinya juga memperkirakan pada bulan Agustus mendatang, dipastikan untuk pelantikan ketua baru siap untuk dilaksanakan.

“Prosesnya gak lama. Sekitaran berapa minggu mungkin semuanya sudah selesai,” terangnya.

Fiven menambahkan dengan adanya pergantian Ketua DPRD Bintan, ini dipastikan suasana kerja serta keharmonisasian diantara seluruh anggota fraksi Golkar yang duduk di DPRD Bintan, akan kembali normal dan lancar. Sehingga segala keputusan dan target kerja DPRD akan mudah untuk dilaksanakan.

“Mudah-mudahan kalau sudah diganti segala polemik yang ada akan selesai. Doakan saja semoga proses pergantiannya bisa segera mungkin untuk dilakukan,” tutupnya. (cr20)

“Mahmud Sang Pembangkang” Diluncurkan Hari Ini

0
Rida K Liamsi. Foto: Aulia Rahman/batampos

batampos.co.id – Budayawan termasyhur yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau, Rida K Liamasi kembali menuang gagasan yang ada dimindanya ke dalam sebuah buku yang berjudul “Mahmud Sang Pembangkang”.

Apakah isi buku tersebut merupakan bentuk kerisauannya tentang negeri ini atau pemikiran cerdasnya yang akan memberikan inspirasi bagi pemimpin dalam membangun negeri?

Apabila tidak ada aral melintang peluncuran buku tersebut akan digelar di ruang multimedia Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi Kepulauan Riau yang ada di Tanjungpinang pada hari ini, Senin (17/7).

“Tidak dinafikan lagi, Lingga punya peran yang sangat strategis bagi lahirnya Kepulauan Riau maupun Republik ini,” ujar Rida K Liamsi, Minggu (16/7) di Tanjungpinang.

Pria yang bergelar Dato’ Sri Lela Budaya tersebut bukan hanya piawai dalam bidang tulis menulis. Tetapi juga cerdas dalam memberikan pemikiran yang menghasilkan karena yang berguna. Salah satunya adalah Festival Sungai Carang (FSC) yang membuat banyak orang tercengang. Berangkat dari pemikiran yang dimilikinya, Rida mengajak seluruh masyarakat melayu untuk kembali menyelami dan memahami sejarah dengan benar, khususnya sejarah kesultanan Lingga.

Menurut penulis buku Megat tersebut, andai saja Sultan Mahmud tidak ke Lingga dan membangun istana disana sebagai bentuk legitimasi mempertahankan kedaulatan dari penjajah, mungkin Kepulauan Riau ini tidak ada. Atas dasar itulah ia memandang Lingga memegang peran yang begitu strategis bagi lahirnya Provinsi dan Republik ini.

“Kita Sudah menyumbang bahasa kita, kita juga sudah menyumbang wilayah kedaulatan kita, jadi kalau ada sampai Lingga tidak diperhatikan Pemerintah, entahlah tak tau lagi nak cakap apa,” papar Rida.

Meskipun belum diluncurkan, Rida sedikit menyinggung sedikit apa yang tersurat dalam buku barunya itu. Yakni terkait pergerakan gerilya yang menjadi andalan Sultan Mahmud dalam melawan Belanda. Ia berharap, lahirnya buku “Mahmud Sang Pembangkang” ini hendaknya menjadi pelecut semangat untuk menjadikan negeri terbilang dan gemilang.

“Masyarakat melayu harus datang, khususnya warga Lingga, ini adalah momentum untuk kita memahami fakta sejarah yang benar, selain dapat ilmu nanti bisa mendapatkan juga buku,” tutup Ayahanda, Teddy Jun Askara (TJA) tersebut.

Apabila tidak ada halangan, pada peluncuran buku hari ini, pantia akan menghadirkan pembicara-pembicara terbilang. Baik itu tokoh budayawan, akademisi dan politisi yang ada di Provinsi Kepri.(jpg)

Jaksa Sumbang 30 Kantong Darah

0

batampos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Adhiyaksa (HBA) ke 57 tahun. Kejati Kepri, menyumbangkan sebanyak 30 kantong darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Tanjungpinang.

Ketua Umum HBA, Ferytas mengatakan dalam kegiatan tersebut selain dirinya, Wakajati Kepri, Asri Agung, pejabat dan seluruh Jaksa di Kejari Tanjungpinang serta lima orang perwakilan Badminton club Tanjungpinang.

“Pelaksanaan donor itu disejalankan dengan penutupan Pekan Olah Raga (POR) di lingkungan Kejati yang telah dilaksanakan sekaligus pemberian hadiah,” ujar Ferytas.

Dikatakan Ferytas, pelaksanaan donor darah tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud dan bentuk kepedulian jajaran Kejati Kepri dalam bakti sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan darah selama ini melalui PMI Kota Tanjungpinang.

“Dari hasil 30 kantong donor darah yang didapatkan ini, diharapkan dapat menambah stok darah di PMI Tanjungpinang untuk kebutuhan masyarakat yang memerlukan,” kata Ferytas.

Diterangkan Ferytas, sebelumnya beberapa cabang olahraga telah dipertandingkan pihaknya. Mulai dari senam sehat dan olahraga lainnya. Selain itu, pihaknya juga menggelar pertandingan untuk anak-anak diantaranya pembacaan ayat suci Al Quran.

“kami juga berikan hadiah doorprice dengan hadiah utama satu unit sepeda motor,” pungkasnya.(ias)